• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESAIN INTERIOR TROPICAL FRUIT CENTER DI SURAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "DESAIN INTERIOR TROPICAL FRUIT CENTER DI SURAKARTA"

Copied!
129
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

DESAIN INTERIOR TROPICAL FRUIT CENTER

DI SURAKARTA

(Dengan Pendekatan Komersial dan Edukatif)

Telah disetujui oleh Pembimbing untuk di Uji

di hadapan Dewan Penguji

Disusun Oleh

REGISTA ASHARI SULISTYO

C0808039

Pembimbing 1

Drs. Djoko Panuwun, M.Sn

NIP. 19540425 198601 1 001

Pembimbing 2

Anung B Studyanto, S.Sn, MT

(2)

commit to user

PENGESAHAN

Telah disahkan dan dipertanggung jawabkan pada sidang Tugas Akhir

Jurusan Desain Interior Fakultas Sastra dan Seni Rupa

Universitas Sebelas Maret Surakarta

Pada Tanggal 10 Juli 2012

Penguji :

Ketua Drs. Soepriyatmono, M.Sn ( )

NIP. 19560117 198811 1 001

Sekretaris Lu’lu’ Purwaningrum, S.Sn, MT ( )

NIP. 19770612 20012 2 003

Penguji 1 Drs. Djoko Panuwun, M.Sn ( )

NIP. 19540425 198601 1 001

Penguji 2 Anung B Studyanto, S.Sn, MT ( )

NIP. 19710816 200501 1 001

Mengetahui :

Ketua Jurusan Desain Interior

Anung B Studyanto, S.Sn, MT

(3)

commit to user

PERNYATAAN

Nama : Regista Ashari Sulistyo

NIM : C 0808039

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Laporan Tugas Akhir yang berjudul

“ Desain Interior Tropical Fruit Center di Surakarta Dengan Pendekatan Komersial dan Edukatif” adalah benar-benar karya sendiri, bukan plagiat dan

dibuatkan oleh orang lain. Hal-hal yang bukan karya saya, dalam Laporan Tugas

Akhir ini diberi tanda citasi (kutipan) dan ditunjukkan dalam daftar pustaka.

Apabila dikemudian hari terbukti pernyataan ini tidak benar, maka saya

bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan Tugas Akhir dan gelar

yang telah diperoleh.

Surakarta, 10 Juli 2012

Yang membuat pernyataan

Regista Ashari Sulistyo

(4)

commit to user

PERSEMBAHAN

Karya ini kupersembahkan kepada :

1. Ibu dan bapak serta kakak dan

keponakanku tercinta

2. Saudara-saudariku se-Desain

Interior, UNS

3. Semua teman-temanku yang

sudah mendukung saya, dalam

segi materi, doa, dan suport

4. Temen spesialku yang kuliah

dijurusan Sastra Inggris D3 yang

sudah membuat aku percaya diri

bahwa aku bisa menyelesaikan

(5)

commit to user

MOTTO

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada

kemudahan. Maka apabila kamu telah

selesai (dari sesuatu urusan),

Kerjakanlah dengan sungguh-sungguh

(urusan) yang lain.

(QS. Al-Insyirah. 94 :6-7)

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita

adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba

itulah kita menemukan dan belajar membangun

(6)

commit to user

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas

segala rahmat serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan

penyusunan konsep “Desain Interior Tropical Fruit Center di Surakarta Dengan Pendekatan Komersial dan Edukatif”.

Penyusunan penulisan ini diajukan untuk melengkapi laporan Tugas Akhir

sebagai persyaratan menempuh gelar Sarjana di Jurusan Desain Interior, Fakultas

Sastra dan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Dalam kesempatan kali ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada

pihak-pihak yang telah memberikan penjelasan, pengarahan, serta memberikan

motivasi dan do’a demi kelancaran proses pengerjaan dan penyelesaian penulisan laporan TA ini. Tidak lupa pula penulis juga ingin mengucapkan terima kasih

kepada:

1. Kedua Orang Tua saya, yang telah memberikan dukungan baik dari segi

moril maupun materiil.

2. Anung B Studyanto, S.Sn, M.T selaku Ketua Jurusan Desain Interior UNS.

3. Iik Endang S.W, S.Sn, M.Ds selaku koordinator tugas akhir

4. Drs. Djoko Panuwun, M.Sn dan Anung B Studyanto, S.Sn, M.T selaku dosen

pembimbing tugas akhir yang selalu memberikan pengarahan.

5. Seluruh dosen, staff dan rekan-rekan di Jurusan Desain Interior UNS,

Terimakasih atas ilmu, pengalaman dan nasihatnya yang sangat berguna bagi

saya.

6. Semua sahabat yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang telah

membantu menyelesaikan Tugas Akhir penulis.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan penulisan ini,

namun dengan penuh harapan semoga penulisan ini dapat bermanfaat bagi penulis

maupun pembaca.

Surakarta, 10 Juli 2012

(7)

commit to user

DESAIN INTERIOR TROPICAL FRUIT'S CENTER DI SURAKARTA

(Dengan Pendekatan Komersial dan Edukatif)

Regista Ashari Sulistyo1 Drs. Djoko Panuwun, M.Sn 2

Anung B Studyanto, S.Sn, MT3

ABSTRAK

2012. Tropical Fruit's Center merupakan tempat penjualan dan sarana informasi yang berhubungan dengan buah, khususnya buah-buahan tropis. Pemilihan topik Tropical Fruit's Center ini didasari oleh beberapa hal, salah satunya adalah Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis, negara yang kaya akan buah-buahan tropis. Namun keberadaannya masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Indonesia.

Perancangan interior Tropical Fruit's Center dipusatkan pada area – area yang berkaitan dan berhubungan langsung dengan pengunjung, yaitu Lobby, Fruit's store, Resto, dan Healthy Bar. Selain itu juga terdapat ruang penunjang, yaitu Kantor, Musholla, Lavatory, Gudang, Ruang Karyawan, Pantry.

Tropical Fruit's Center ini diasumsikan berada di Surakarta, karena daerah ini merupakan kota yang sedang berkembang, belum tersedia pusat penjualan buah-buahan tropis yang memiliki nilai komersil dan edukatif.

Merancang sebuah tatanan interior yang dapat menunjang kegiatan pengunjung untuk berbelanja dan mendapatkan informasi seputar buah, dengan penataan display yang ergonomis dan pola sirkulasi radial digunakan untuk memecahkan berbagai perbedaan kepentingan, fasilitas, tingkat mobilitas dan aktifitas yang ada. Diikuti dengan penerapan organisasi ruang radial untuk mendukung system sirkulasi sehingga mempermudah pengunjung untuk menuju ruang yang dikehendaki tetapi dengan memperhatikan terlebih dahulu ruangan lain di sekitar ruang yang dijadikan pusat atau center.

Tema perancangan yang digunakan yaitu “tropis”. Tema ini diambil karena negara

Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis, dan buah-buahan yang dijual khusus buah-buahan tropis yang khususnya tumbuh di negara Indonesia. Perancangan fasilitas komersial dan edukatif yang menjual buah-buahan tropis dan dapat menunjang kegemaran masyarakat terhadap buah tropis. Dengan begitu para masyarakat penggemar dan pengkonsumsi buah memiliki sebuah wadah atau pusat untuk berbelanja buah-buahan tropis, bersantai sambil menikmati produk makanan dan minuman kesehatan, sekaligus mendapatkan wawasan lebih tentang manfaat dan fungsi buah-buahan sebagai fasilitas yang disediakan pada Tropical Fruit's Center

Perancangan interiornya mulai dari interior system, elemen pembentuk ruang, elemen pengisi ruang, hubungan antar ruang, pengorganisasian ruang mengacu pada literature dan tinjauan lapangan serta mempertimbangkan unsur desain, prinsip desain, dan menciptakan tema suasana tropis.

1

Mahasiswa Jurusan Desain Interior dengan NIM C 0808039

2

Dosen Pembimbing 1

3

(8)

commit to user

TROPICAL FRUITS CENTER INTERIOR DESIGN IN SURAKARTA

(By Approaching Commercial and Educative Method)

Regista Ashari Sulistyo4 Drs. Djoko Panuwun, M.Sn 5

Anung B Studyanto, S.Sn, MT6

ABSTRACT

2012,Tropical Fruits Center is multi-function place, it can be used as market and fruits information media especially tropical fruits. In selecting Tropical Fruits Center topic is based by a few reason, one of the most important reason is

Indonesia is tropical country and it has many kinds of fruits type, but it isn’t used

maximally by Indonesian.

Tropical Fruits Center design is designed and located in the public area where everybody can find easily. Tropical Fruits Center are divided into some area, they are; Lobby, Fruits Store, Restaurant and Healthy Bar. Tropical Fruits Center also has supporting and additional rooms such as; Office, Mosque, Lavatory, Store, Employee Area and Pantry.

Tropical Fruits Center is assumed in Surakarta , because Surakarta is developing city which has big potential for tropical fruit market and Tropical Fruits Center is the first fruits design concept in Surakarta.

By designing new fruit concept design, it can stimulate people to come and shop. And also people can get the access of any kind of fruits. By ergonomist displaying and circulation radial design, it makes people easier to find destination room by passing the other room without ignoring design of the other rooms which is center of the place.

Tropical Fruits Center uses “Tropis” topic because Indonesia is a tropical country which usually produce and sale tropical fruits. Tropical Fruits Center can stimulate people sense to buy and love tropical fruits. So Tropical Fruits Center is multifunction place, it is designed not only to sale tropical fruits but it can be pleasure place where everybody can buy healthy and fresh fruits and enjoy the atmosphere. And the important thing is people can get all the information of tropical fruits in Indonesia.

4

Mahasiswa Jurusan Desain Interior dengan NIM C 0808039

5

(9)

commit to user

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... . i

HALAMAN PERSETUJUAN ... . ii

HALAMAN PENGESAHAN ... . iii

PERNYATAAN ... . iv

PERSEMBAHAN ... . v

MOTTO ... . vi

KATA PENGANTAR ... . vii

ABSTRAKSI ….……….. . viii

ABSTRACT ……… . ix

DAFTAR ISI ... . x

DAFTAR GAMBAR ... . xvi

DAFTAR TABEL ... . xviii

DAFTAR SKEMA ... . xix

BAB I PENDAHULUAN……….... 1

1.1 LATAR BELAKANG ……….……...…... 1

1.2 BATASAN MASALAH …..……… 4

1.3 RUMUSAN MASALAH ……...………... 4

1.4 TUJUAN ……… 4

1.5 SASARAN ……….... 5

1.6 MANFAAT ………... 5

1.7 METODE PERANCANGAN ……….…...… 6

1.8 METODE PENGUMPULAN DATA ………...… 10

1.9 METODE PENGOLAHAN DATA ………... 11

1.10 METODE ANALISIS DATA ………..….... 11

1.11 BAGAN METODE PERANCANGAN ………..……. 12

1.12 SISTEMATIKA PENULISAN ………..…….. 13

BAB II KAJIAN LITERATUR ………...... 15

(10)

commit to user

2.2 TINJAUAN BUAH ………..…….… 17

2.2.1 Definisi Buah dalam Arti Botani ……... 17

2.2.2 Buah dalam Arti Holtikultura atau Pangan…….. 17

2.2.3 Macam Buah-Buahan dan Kandungan Nutrisi... 18

2.2.4 Warna Buah Serta Khasiatnya ………... 22

2.3.2.4 Prinsip Desain Sarana Penjualan …….... 31

2.3.3 Cafe / Resto ……….… 32

2.3.3.1 Sistem Pelayanan ……… 33

2.3.3.2 Jenis Menu Menurut Waktu Penyajian .. 34

(11)

commit to user

2.7.1 Ergonomi dan Antropometrik ……… 44

2.7.2 Estetika ……….. 45

2.7.3 Material Bahan ……….. 46

2.7.4 Struktur ……….. 46

2.8 WARNA ……….. 47

2.9 INTERIOR SYSTEM ……….. 52

2.9.1 Sistem Penghawaan (Thermal System) ………….. 53

2.9.1.1 Penghawaan Alami (Natural Thermal) ..… 54

2.9.1.2 Penghawaan Buatan (Artificial Thermal) .. 54

2.9.2 Sistem Pencahayan (Lighting System) ………….. 57

2.9.2.1 Pencahayaan alami (Natural Lighting) ….. 58

2.9.2.2 Pencahayaan Buatan (Artificial Lighting).. 59

2.9.3 Sistem Akustika ……….. 67

2.9.3.1 Akustik Ruang ……… 68

2.9.3.2 Akustik Lingkungan ………... 69

2.9.4 Sistem Keamanan ……… 70

2.9.4.1 Sistem Pengamanan Terhadap Bahaya Kebakaran ………... 71

2.9.5.2 Sistem Keamanan Dari Ancaman Kejahatan Manusia ……….. 72

BAB III KAJIAN LAPANGAN ………..…….. 73

3.1 LATAR BELAKANG MASALAH ………..…...… 73

3.5 LOKASI ……… 73

3.3 KAPASITAS DAN LUASAN ………. 73

3.3 OPERASIONAL ………..……....……… 73

3.5 ELEMEN PEMBENTUK RUANG ……….… 73

3.6 SIRKULASI ………. 74

3.8 DATA NON FISIK ……….. 75

3.5 PENGGUNA RUANG ………. 75

3.9 AKTIFITAS ………. 76

(12)

commit to user

3.11 DOKUMENTASI ………. 76

BAB IV PROGAMMING .………..... 79

4.1 ANALISA EXISTING ………. 79

4.1.1 Asumsi Lokasi ……….. 79

4.1.2 Potensi Lingkungan ………. 80

4.2 PROGRAMING ………... 81

4.2.1 Status Kelembagaan …...………. 81

4.2.2 Struktur Organisasi ………. 81

4.2.3 Spesifikasi Kerja ………. 82

4.2.4 Sistem Operasional ………. 83

4.3 PROGRAM KEGIATAN ………. 83

4.3.1 Kegiatan Tropical Fruit Center ………... 83

4.3.2 Pola Kegiatan ... 84

4.2 ANALISA KEBUTUHAN RUANG ………... 86

4.5 FASILITAS RUANG ………..……… 87

4.6 BESARAN RUANG ……… 88

4.7 SISTEM ORGANISASI RUANGAN ………. 94

4.7.1 Pertimbangan ……….. 94

4.7.2 Alternatif Pengorganisasian Ruang ………. 94

4.8 SISTEM SIRKULASI ……….. 95

4.9 ZONING GROUPING ………. 97

BAB V KONSEP DESAIN .………... 100

5.7 IDE GAGASAN ……….. 100

5.2 KONSEP DESAIN ……….. 100

5.3 TEMA DESAIN ………. 101

5.4 DESAIN LAYOUT ……… 101

5.5 PEMBENTUK RUANG ………. 102

5.5.1 Lantai ………. 102

5.5.2 Dinding ……….. 103

(13)

commit to user

5.5.4 Pintu dan Jendela ……… 105

5.6 DESAIN INTERIOR SYSTEM ……….. 105

5.6.1 Pencahayaan ……… 105

5.6.2 Penghawaan ……… 105

5.6.3 Akustik ……… 106

5.7 DESAIN FURNITURE ……… 106

5.8 DESAIN ELEMEN ESTETIS ………. 106

5.9 SKEMA BAHAN DAN WARNA ……….. 106

5.10 SISTEM KEAMANAN ………... 107

BAB VI PENUTUP ……….… 108

6.1 KESIMPULAN ………... 108

6.2 SARAN ……… ... 109

DAFTAR PUSTAKA……….…110

LAMPIRAN………..112

Denah Asli ... 112

Denah Perubahan ... 113

Denah Interior ... 114

Layout.. ... 115

Floor Plan ... 116

Ceiling Plan ... 117

Potongan AA’ –BB’ ... 118

Potongan CC’–DD’ ... 119

Potongan EE’ ... 120

Potongan FF’ ... 121

Detail Konstruksi 1,2,3…..………. ... 122

Detail Konstruksi 4,5 ... 123

Daftar Furniture 1 ... 124

Daftar Furniture 2 ... 125

Daftar Furniture 3 ... 126

(14)

commit to user

Detail Furniture 1 ... 128

Detail Furniture 2 ... 129

Detail Furniture 3 ... 130

Detail Furniture 4 ... 131

Perspektif 1,2 ... 132

(15)

commit to user

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Hoky Buah ... 7

Gambar 2.2 Hoky Buah ... 8

Gambar 2.3 Lai-lai Market ... 8

Gambar 2.4 Area Store Lai-lai Market ... 9

Gambar 2.5 Lai-lai Market ... 9

Gambar 2.6 Kafe Buah ... 9

Gambar 2.7 Rumah Nutrisi ... 10

Gambar 2.8 Food Court ... 10

Gambar 2.9 Rumah Nutrisi ... 10

Gambar 2.10 Tempat Konsultasi ... 10

Gambar 2.11 Besaran Ruang Sesuai Ergonomi Retail Shop ……… ... 28

Gambar 2.12 Standar Konter Makan ……….. . 33

Gambar 2.13 Standar Jarak Bersih Antar Kursi (syool) Tempat Makan ... 33

Gambar 2.14 Jarak Bersih Untuk Pelayanan Pramusaji Dan Sirkulasi Pada Tempat Makan ... 33

Gambar 2.15 Unit Indoor AC Split Yang Dipasang Di Dinding ... 56

Gambar 2.16 Lampu Fluorescent ... 64

Gambar 2.17 Lampu HID (High Intensisity Discharge Lamps) ... 65

Gambar 2.18 Fire Estinguisher Dan Hidrant Kebakaran ... 71

Gambar 3.1 Bangunan Luar Dan Cafe Total Buah ... 76

Gambar 3.2 Display Penjualan Dan Suasana Interior ... 77

Gambar 3.3 Display Buah ... 77

Gambar 3.4 Interior Total Buah... 78

Gambar 3.5 Display Buah ………. . 78

Gambar 4.1 Lokasi Perancangan Tropical Fruit Center ... 80

Gambar 4.2 Zona Sirkulasi ... 88

(16)

commit to user

Gambar 4.4 Besaran Ruang Ergonomi Retail Store ... 89

Gambar 4.5 Besaran Ruang Ergonomi Restoran ... 90

Gambar 4.6 Besaran Ruang Ergonomi Office ... 92

Gambar 4.7 Besaran Ruang Ergonomi Toilet ... 93

(17)

commit to user

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Analisa Kebutuhan Ruang Pengunjung ... 86

Tabel 4.2 Analisa Kebutuhan Ruang Staff Pengelola ... 86

Tabel 4.3 Alternatif Pengorganisasian Ruang ... 95

Tabel 5.1Analisa Bahan Dan Kegunaan Pada Lantai ... 102

Tabel 5.2 Analisa Bahan Dan Kegunaan Pada Dinding ... 104

(18)

commit to user

DAFTAR SKEMA

Skema 1.1 Bagan Metode Perancangan ... 12

Skema 4.1 Struktur Organisasi Tropical Fruit Center ... 81

Skema 4.2 Pola Kegiatan Pengunjung Tropical Fruit Center ... 85

Skema 4.3 Hubungan Antar Ruang ... 97

Skema 4.4 Zoning ... 99

(19)

DESAIN INTERIOR TROPICAL FRUIT'S CENTER DI SURAKARTA

(Dengan Pendekatan Komersial dan Edukatif)

Regista Ashari Sulistyo1

Drs. Djoko Panuwun, M.Sn 2 Anung B Studyanto, S.Sn, MT3

ABSTRAK

2012. Tropical Fruit's Center merupakan tempat penjualan dan sarana informasi yang berhubungan dengan buah, khususnya buah-buahan tropis. Pemilihan topik Tropical Fruit's Center ini didasari oleh beberapa hal, salah satunya adalah Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis, negara yang akan kaya bermacam-macam buah-buahan tropis. Namun keberadaannya masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Indonesia.

Perancangan tematis dipusatkan pada area – area yang berkaitan dan berhubungan langsung dengan pengunjung, yaitu Lobby, Fruit's store, Resto, dan Healthy Bar. Selain itu juga terdapat ruang penunjang, yaitu Kantor, Musholla, Lavatory, Gudang, Ruang Karyawan, Pantry.

Perancangan Tropical Fruit's Center ini diasumsikan berada di Surakarta. Dipilihnya daerah Surakarta karena daerah ini merupakan kota yang sedang berkembang, dan kota Surakarta ini belum tersedia wadah yang menjual buah-buahan tropis dan memberikan informasi tentang buah.

Sistem sirkulasi radial digunakan untuk memecahkan berbagai perbedaan kepentingan, fasilitas, tingkat mobilitas dan aktifitas yang ada. Diikuti dengan penerapan organisasi ruang radial untuk mendukung system sirkulasi sehingga mempermudah pengunjung untuk menuju ruang yang dikehendaki tetapi dengan memperhatikan

1

Mahasiswa Jurusan Desain Interior dengan NIM C 0808039

2

Dosen Pembimbing 1

3

Dosen Pembimbing 2

terlebih dahulu ruangan lain di sekitar ruang yang dijadikan pusat atau center.

Tema perancangan yang digunakan yaitu “tropis”. Tema ini diambil karena negara Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis, dan buah-buahan yang dijual khusus buah-buahan tropis yang khususnya tumbuh di negara Indonesia.

(20)

commit to user

DESAIN INTERIOR

TROPICAL FRUIT'S CENTER

DI SURAKARTA

(Dengan Pendekatan Komersil dan Edukatif)

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk Memenuhi sebagian Persyaratan

Guna Melengkapi Gelar Sarjana Seni Jurusan Desain Interior

Fakultas Sastra dan Seni Rupa

Universitas Sebelas Maret

Disusun oleh :

REGISTA ASHARI SULISTYO

C0808039

JURUSAN DESAIN INTERIOR

FAKULTAS SASTRA DAN SENI RUPA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(21)

commit to user

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Saat ini kesehatan masyarakat disekitar lingkungan kita berada

dalam kondisi yang cukup memprihatinkan atau relatif rendah. Hal ini

terutama disebabkan oleh kondisi lingkungan yang kurang terawat seperti

adanya penebangan hutan, banyaknya polusi, dll, dan juga penyebab dari

diri sendiri seperti seringnya makan junk food, kurang olahraga, dll, yang

menimbulkan bebagai macam penyakit. Untuk dapat meningkatkan

kesehatan masyarakat perlu dilakukan berbagai upaya baik dari

peningkatan kualitas keadaan lingkungan sekitar dan juga kesadaran diri

sendiri.

Beberapa waktu yang lalu pemerintah telah merencanakan sebuah

program bernama INDONESIA SEHAT 2010. Gambaran masyarakat

Indonesia di masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan

kesehatan adalah masyarakat, bangsa dan Negara yang ditandai oleh

penduduknya hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat,

memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang

setinggi-tingginya di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Program ini dirancang untuk menciptakan sebuah lingkungan yang

kondusif bagi terwujudnya keadaan sehat yaitu lingkungan yang bebas

dari polusi, tersedianya air bersih, sanitasi lingkungan yang memadai,

perumahan dan pemukiman yang sehat, perencanaan kawasan yang

berwawasan kesehatan serta terwujudnya kehidupan masyarakat yang

saling tolong menolong dengan memelihara nilai-nilai budaya bangsa.

Perilaku masyarakat Indonesia Sehat 2010 yang diharapkan adalah

yang bersifat proaktif untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan,

mencegah resiko terjadinya penyakit, melindungi diri dari ancaman

penyakit serta berpartisipasi aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat.

Salah satu hal penting yang sangat berpengaruh dalam kesuksesan

(22)

commit to user

mengatakan di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat (men sana

in corpora sano) maka dari itu untuk dapat meningkatkan kesehatan

lingkungan maka kesehatan diri sendiri pun juga sangat penting untuk

diperhatikan. Jika masyarakatnya sehat maka lingkungannya pun juga

sehat.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk dapat meningkatkan

kesehatan pribadi adalah dengan memperbanyak makan buah. Peningkatan

kesehatan dengan memperbanyak makan buah sekiranya cocok untuk

diterapkan mengingat sebagai Negara tropis, Indonesia sangat kaya akan

buah. Sayang konsumsi buah-buahan masyarakat kita masih relative

rendah jika dibandingkan dengan Negara-negara lain yang tidak memiliki

sumberdaya sebagai penghasil buah. Apalagi mengingat bahwa

bahan-bahan makanan ini mengandung komponen gizi dan non gizi yang snagat

besar peranannya bagi kesehatan. (Sehat optimal dengan Buah par.9)

Buah telah dimanfaatkan sejak ribuan tahun yang lalu untuk

dikonsumsi dan diolah secara alami tanpa menggunakan campuran apa

pun. Kandungan zat gizi seperti vitamin dan mineral terbanyak bersumber

dari dan buah. Namun pada kenyataannya cukup banyak orang yang

kurang sadar akan pentingnya buah. Kelompok masyarakat yang ada

umumnya belum mengerti fungsi dan manfaat buah, namun banyak juga

orang dewasa bahkan lansia yang juga tidak menyukainya. Jika sejak kecil

seorang anak dibiasakan untuk makan buah maka hal itu akan terbawa

sampai ia besar. Buah selain bermanfaat bagi kesehatan karena dapat

mencegah timbulnya penyakit ternyata juga dapat bermanfaat bagi

kecantikan. Bahan-bahan alamiah seperti buah segar banyak mengandung

vitamin A dan vitamin C. Oleh karena itu bila dikonsumsi zat itu akan

memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan kulit wajah.

Usaha ini dapat dilakukan dari dalam dan luar tubuh. Bahan segar alami

yang sering kita temukan di dapur dapat digunakan untuk merawat

kecantikan. Selain mudah didapat, murah dan berkhasiat prima, karunia

alam ini jauh dari efek samping yang merugikan. Yang bisa terdapat dalam

(23)

commit to user

Agar masyarakat dapat terbiasa mengkonsumsi buah maka perlu

dibuat sebuah pusat dimana dapat diketahui dan dipelajari mengenai

berbagai macam buah tropis terutama yang ada di Indonesia beserta

manfaatnya. Hingga saat ini Indonesia masih belum mempunyai sebuah

wadah yang dapat memberikan informasi mengenai buah tropis. Yang ada

hanyalah sebuah tempat yang menjual berbagai macam buah dengan

rancangan interior yang biasa dan kurang menarik. Selain itu elemen

interiornya juga kurang diolah sehingga tampak kurang menarik dan

kurang sesuai dengan standar yang ada.

Fasilitas yang dibutuhkan seperti gallery sebagai tempat dimana

dapat diperoleh sebagai informasi mengenai buah, ruang seminar sebagai

tempat dimana dapat dilakukan suatu pertemuan untuk membahas

mengenai pemanfaatan atau penemuan-penemuan baru mengenai buah

yang bermanfaat bagi tubuh, store dimana tempat ini menjual buah secara

lengkap dengan kualitas yang bermutu tinggi sehingga masyarakat dapat

dengan mudah memperoleh buah, seed shop yang menjual bibit dari buah

untuk ditanam dirumah sehingga selain dapat menyalurkan hobinya

msayarakat juga dapat menikmati hasilnya. Selain dikonsumsi secara

langsung atau segar, buah sangat baik bagi kesehatan apabila diolah dalam

bentuk salad, jus karena dapat mencegah dan mengobati berbagai macam

penyakit, oleh karena itu dibutuhkan sebuah tempat yaitu healthy bar yang

menyediakan salad dan bebagai macam komposisi buah dalam bentuk jus

yang baik bagi tubuh. Selain itu juga memperkenalkan masyarakat bahwa

buah bisa diolah menjadi beberapa produk makanan yang disukai

(24)

commit to user

1.2 BATASAN MASALAH

9 Batasan pada perancangan ini adalah merancang desain interior sebuah

pusat perbelanjaan buah tropis yang disebut "Tropical Fruit Cnter" di

kota Surakarta dengan luasan interior 1200m2- 1500m2.

9 Obyek yang dkerjakan dibagi menjadi sub-sub berikut :

- Lobby

- Area Store

- Healty Bar

- Resto

9 Penjualan dibatasi buah-buahan yang hidup di iklim tropis sesuai yang

ada di indonesia dan hanya beberapa jenis buah yang mengandung

kandungan nutrisi bagi kesehatan tubuh.

1.3 RUMUSAN MASALAH

Sejalan dengan latar belakang masalah dan pembatasan masalah di

atas, maka dalam perancangan ini penulis merumuskan masalah yang akan

dikaji sebagai berikut.

9 Bagaimana merancang Tropical Fruit's Center pada area store, lobby,

dan resto pada penekanan sistem display, agar pengunjung merasa

nyaman berada di dalam ruang?

9 Bagaimanakah merancang interior Tropical Fruit's Center dengan

konsep modern tropis?

9 Bagaimana menghadirkan suasana interior komersil dan edukatif pada

Tropical Fruit's Center dengan tetap mempertimbangkan faktor

keamanan, kenyamanan, serta nilai estetik?

1.4 TUJUAN

Tujuan dari rumusan masalah diatas, yaitu:

9 Merancang sebuah tatanan interior yang dapat menunjang kegiatan

pengunjung untuk berbelanja dan mendapatkan informasi seputar

(25)

commit to user

9 Merancang sebuah fasilitas public space dengan menghadirkan

suasana iklim tropis pada interior Tropical Fruit's Center.

9 Merancang sebuah public space sebagai tempat untuk berbelanja

buah-buahan tropis dan mendapatkan informasi seputar tentang buah

dengan tatanan interior yang dapat menunjang kegiatan pengunjung

dengan pola sirkulasi yang sesuai perancangan.

1.5 SASARAN

1. Sasaran desain

a. Merancang interior dengan mempertimbangkan kebutuhan,

aktivitas dan fasilitas pada “Tropical Fruit Center”.

b. Merancang interior dengan mempertimbangkan faktor keamanan,

kenyamanan, serta nilai estetik sebagai ciri khas “Tropical Fruit

Center”.

2. Sasaran pengunjung

a. Penggemar buah

b. Masyarakat umum

c. Industri produk makanan dengan bahan buah

1.6 MANFAAT

1. Bagi Penulis/ Desainer

a. Dapat mengembangkan ide dan gagasan untuk merencanakan dan

merancang suatu interior yang disesuaikan dengan kebutuhan

pengguna, pengunjung dan fungsi dari ruang – ruang yang ada di

dalam “Tropical Fruit Center”.

b. Mendapatkan pengalaman dalam merencanakan, mengolah dan

memecahkan masalah yag ada di dalam proyek perencanaan dan

(26)

commit to user

2. Bagi Dunia Akademik

a. Mengetahui bentuk perkembangan interior sebuah “Tropical Fruit

Center”.

b. Memperkenalkan salah satu bentuk perkembangan interior baru

dalam dunia akademik.

3. Bagi Masyarakat

a. Dapat memberikan wawasan dan pengetahuan tentang “Tropical

Fruit Center”.

b. Menjadi sebuah sarana hiburan baru yang mampu dijadikan

sebagai wadah untuk berkumpul, menjalin hubungan sesama

komunitas, berbagi informasi dan pengalaman di kalangan

penggemar buah.

c. Sebagai alternatif atau solusi desain bagi masyarakat yang akan

membuka sebuah usaha yang berhubungan dengan buah.

1.7 METODE PERANCANGAN

Data yang diperlukan dalam perancangan Tropical Fruit Center berupa:

a. Data lapangan meliputi :

• Data fisik dan non fisik pemakai. Data ini berisi tentang aktifitas

atau kebiasaan pengunjung dan staf/pengelola. Data ini diperlukan

untuk menyusun program dengan anthoprometri dan ergonomi

yang sesuai dengan penggunanya.

• Data mengenai struktur organisasi dan job description.

• Data mengenai pola aktifitas pengguna yang meliputi pengunjung

dan pengelola. Data ini diperlukan untuk merancang program

ruang, menentukan keluasan sesuai dengan jumlah, aktifitas dan

status pemakai, serta sifat dari ruang.

(27)

commit to user

b. Data Tipologi (pembanding)

Data ini diperlukan untuk membandingkan proyek perancangan

dengan proyek-proyek sejenis. Dalam data ini diperlukan data fisik

maupun non fisik yang ada dan mengambil untuk menghasilkan

perancangan yang terbaik. Data tipologi diperoleh melalui survai lapangan

yang dilakukan pada:

Hokky Buah

Hokky Buah merupakan sebuah toko buah yang tidak hanya

menjual buah saja tetapi juga menjual sayur, makanan dan produk impor.

Lokasinya terletak di tengah kota uaitu Jalan Taman AIS Nasution 29

Surabaya. Toko ini buka setiap hari dari jam 09.00-22.30. Untuk

pendistribusian buahnya tidak hanya berasal dari petani tetapi juga dari

kebun milik pribadi yang berada di Medan. Pembagian kerja karyawannya

dibagi menjadi 2 shift dan masing masing shift sekitar 7 jam kerja.

Pada Hokky buah ini lantainya menggunakan keramik dengan

beberapa warna yang berbeda untuk membedakan ruangnya. Plafon

terbuat dari gypsum yang difinishing dengan cat warna putih. Pencahayaan

alami berasal dari sinar matahari yang masuk melalui jendela dan pintu

sedangkan pencahayaan buatan berasal dari lampu. Penghawaan alami

berasal dari pintu sedangkan penghawaan buatan berasal dari AC. Karena

ada cukup banyak buah dan sayur yang harus disimpan dalam display yang

berpendingin maka AC harus selalu dinyalakan untuk menjaga

(28)

commit to user Gambar 2.1 Hoky Buah

Gambar 2.2 Hoky Buah

Lai Lai Market

Lai Lai Market Buah merupakan sebuah tempat yang produk

utamanya adalah menjual buah dan sayur. Selain menjual makanan dan

produk impor serta produk local/tradisional. Lokasinya terletak di Jalan

Arjuna 36 Malang. Toko ini buka setiap hari dari jam 08.30-22.00. Untuk

pendistribusian buahnya berasal dari beberapa petani dan dari distributor.

Jumlah pegawainya sekitar 10 orang dan bekerja dengan system shift.

Pada Lai Lai Market Buah ini lantainya menggunakan keramik

warna krem. Plafon terbuat dari gypsum yang difinishing dengan cat

warna putih. Pencahayaan alami berasal dari sinar matahari yang masuk

melalui jendela dan pintu sedangkan pencahayaan buatan berasal dari

lampu. Penghawaan alami berasal dari pintu sedangkan penghawaan

buatan berasal dari AC. Buah dan sayur didisplay pada display biasa dan

display berpendingin. Pada ruangan ini AC harus selalu dinyalakan untuk

menjaga kesegaran buah dan sayur terutama yang diletakkan pada display

(29)

commit to user Gambar 2.3 Lai-lai Market

Gambar 2.4 Area Store Lai-lai Market

Gambar 2.5 Lai-lai Market Gambar 2.6 Kafe Buah

Rumah Nutrisi

Rumah Gizi merupakan salah satu tempat yang memberikan

informasi mengenai masalah kesehatan, menjual berbagai jenis pangan

organik, jasa ketering, serta kursus makanan sehat. Rumah Gizi terletak di

Jalan Raya Kendangsari 33A Surabaya. Jam operasionalnya buka setiap

hari dari jam 09.00 – 17.00. Untuk pangan organiknya ada yang organik

dan semi organic. Produk-produk yang dijual ada yg berasal dari supplier

tetapi ada juga yang tanam sendiri.

Pada area customer service dan kasir, kantin, store lantainya

menggunakan keramik. Pada area klinik menggunakan karpet dan pada

area dapur menggunakan plesteran. Dinding terbuat dari bata plesteran

yang difinishing dengan cat warna putih. Hanya bagian dapur saja yang

menggunakan tripleks yang difinishing cat warna putih. Penghawaan alami

berasal dari jendela dan pintu sedangkan pencahayaan buatan berasal dari

AC. Pencahayaan alami berasal dari jendela dan pintu sedangkan

(30)

commit to user

Gambar 2.7 Rumah Nutrisi Gambar 2.8 Food Court

Gambar 2.9 Rumah Nutrisi Gambar 2.10 Tempat Konsultasi

1.8 METODE PENGUMPULAN DATA

Metode pengumpulan data yang akan digunakan adalah:

a. Studi Literatur

Studi pengenalan masalah yang berhubungan dengan perancangan

interior pusat buah tropis yang nantinya akan dimasukan sebagai data

yang bersifat membantu dalam proses analisa sampai pada proses

perancangan ini. Data berupa artikel dan tulisan ini diperoleh dari

berbagai media antara lain buku, majalah, dan media elektronik seperti

internet.

b. Survai Lapangan

Peninjauan langsung terhadap lokasi proyek dengan mengadakan

pengamatan terhadap lokasi perancangan dan juga lingkungan sekitar

untuk mencari detail-detail kecil yang nantinya akan menunjang

(31)

commit to user

1.9 METODE PENGOLAHAN DATA

Data-data yang terkumpul diolah lebih lanjut dengan cara

menyortir dan membandingkan antara data lapangan dan data literatur.

Data yang diperoleh dari hasil survai, wawancara, dan internet

dibandingkan dengan data-data literatur. Apakah kenyataan dilapangan

sudah sesuai dengan literatur atau belum. Hal ini dapat menghasilkan

data yang akurat, sehingga data yang dihasilkan pun dapat menjawab

semua permasalahan yang ada dilapangan.

1.10 METODE ANALISIS DATA

Metode analisis yang akan dilakukan adalah dalam bentuk induktif,

dimana disimpulkan standar-standar yang ideal dalam perancangan

interior sebagai pusat informasi. Kemudian data-data lapangan dianalisis

dengan model deduktif untuk mengetahui apakah program ruang tersebut

sesuai dengan standart-standart ideal yang telah ditentukan. Setelah itu

dilakukan analisis perbandingan dengan tempat serupa lainnya yang

hampir sama dan ditarik kesimpulan-kesimpulan desain mana yang

(32)

commit to user

1.11 BAGAN METODE PERANCANGAN

Proyek Perancangan

Survai

Lapangan Literatur

Data Survai

Menyusun Data

Analisis Data

Programing

Sirkulasi mengalir

Desain Terpilih

Bentuk Tekstur

rata

Desain warna

(33)

commit to user

1.12 SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika penulisan dalam Desain Interior Tropical Fruit’s Center ini

adalah :

BAB I PENDAHULUAN

Berisi tentang latar belakang masalah , batasan masalah,

rumusan masalah, tujuan, sasaran perancangan, manfaat,

metodologi penelitian dan sistematika penulisan.

BAB II KAJIAN TEORI

Kajian Teori berisi tentang uraian tentang prinsip teori/

kajian teoritis mengenai proyek Desain Interior Tropical

Fruit’s Center yang meliputi pembahasan teori tentang

cokelat secara umum yang mencakup di dalamnya

pengertian, sejarah perkembangan, manfaat, pengertian

besaran ruang, jenis ruang, pola organisasi ruang,

komponen pembentuk ruang, sistem interior, serta

pertimbangan desain.

BAB III KAJIAN LAPANGAN

Studi Lapangan berisi tentang hasil observasi di lapangan,

sebagai dasar atau acuan untuk mangkaji desain yang sesuai

untuk sebuah public space yang akan didesain. Segala

keadaan yang berada di lapangan memberi gambaran

mengenai kondisi yang diharapkan sesuai kebutuhan

penggunanya. Data observasi yang diperoleh dari lapangan

mampu menjadi masukan dalam perencanaan maupun

sebagai bahan pembanding dan pengayakan bagi proses

analisa dari konsep Desain Interior Tropical Fruit’s Center.

BAB IV ANALISA DESAIN

Berisi analisa perencanaan dan perancangan yang diperoleh

dari kajian teoritis dan hasil observasi lapangan yang

(34)

commit to user

Disini diuraikan tentang ide/gagasan yang melatarbelakangi

terciptanya perancangan desain interior.

BAB V KESIMPULAN

Berisi tentang kesimpulan dari hasil analisa data , evaluasi

konsep perencanaan dan perancangan serta keputusan

(35)

commit to user

BAB II

KAJIAN LITERATUR

2.1 PENGERTIAN JUDUL

Pengertian judul “ Desain Interior Tropical Fruit Center "dengan

perencanaan perancangan di Surakarta dengan Pendekatan Edukatif dan

Komersil, adalah sebagai berikut :

Desain

9 Rancangan, rencana suatu bentuk dan sebaginya.

(Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1993 : 138)

9 Suatu sistem yang berlaku untuk segala macam jenis

perancangan dimanan titik beratnya adalah melihat sesuatu persoalan

tidak secara tepisah atau tersendiri melainkan sebagi suatu kesatuan

dimana satu masalah dengan lainnya saling kait mengkait. (Desain

Interior, 1999 : 12)

Interior

9 Ruang dalam suatu bangunan, yang mengungkapkan tata

kehidupan manusia melalui media ruang. (Ensiklopedi Nasional

Indonesia, 1991 : 197)

9 Bagian dalam gedung (ruang, dsb), tatanan perabot

(hiasan, dsb) di ruang dalam gedung. (Kamus Besar Bahasa

Indonesia,1993 : 483).

(Sumber : Wikipedia 2012)

Tropical

9 Mengenai daerah sekitar khatulistiwa. (Kamus Umum Bahasa

Indonesia edisi III 1089)

Fruit

9 Buah-Buahan atau bagian tumbuhan yang berasal dari bunga atau

putik, biasanya berbiji.

9 Untuk menyatakan nama bermacam-macam buah.

(36)

commit to user

Center

9 Centre (pusat) adalah the middle point of a circle or sphere, equidistant

from every point on the circumference or surface- titik tengah dari

sebuah lingkaran atau bulatan, mempunyai jarak yang sama dari setiap

titik pada lingkaran atau permukaan.

(Sumber : Oxford Dictionary)

Surakarta

9 Juga disebut Solo atau Sala, adalah kota yang terletak di Provinsijawa

tengah,indonesia. Sisi timur kota ini dilewati sungai yang terabadikan

dalam salah satu lagukeroncong,bengawan solo. (Wikipedia).

Edukatif

9 Edukatif adalah penyampaian pembelajaran, atau pengetahuan

(Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Komersil

9 Komersil adalah berhubungan dengan niaga atau perdagangan,

dimaksudkan untuk diperdagangkan dan bernilai niaga tinggi,

kadang-kadang mengorbankan nilai-nilai lain menjadikan sesuatu sebagai

barang dagangan.(Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Modern Tropis

9 Konsep modern tropis adalah gaya yang memadukan arsitektur

tradisional yang beradaptasi dengan iklim tropis dan dikembangkan

sesuai kebutuhan dan tatanan hidup masyarakat modern. Bahkan

arsitektur modern tropis bisa dikatakan simbol modernitas baru yang

memiliki nilai estetika khas bangunan tropis yang modern. Yakni

ramah lingkungan tropis, trendi, keabadian model bangunan, baik dari

segi desain dan seni, serta dari aspek kebutuhan, iklim, fungsi, dan

lingkungan sekitar. (Wikipedia).

Jadi, “Desain Interior Tropical Fruit’s

Center di Surakarta dengan pendekatan komersial dan edukatif ” adalah

sebuah tempat terencana yang tidak hanya sekedar untuk berbelanja dan

(37)

commit to user

mempunyai berbagai fasilitas rekreasi dan informasi tentang manfaat dan

fungsi buah sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ingin mencari

nuansa baru, relaksasi dan informasi menarik seputar buah tropis dengan

nuansa dan tema interior yang disesuaikan dengan manfaat buah bagi

kesehatan tubuh (fresh and healty).

2.2 TINJAUAN BUAH

2.2.1 Definisi Buah dalam Arti Botani

Buah merupakan organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan

modifikasi lanjutan bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus

dan melindungi biji, Buah dengan pengertian ini disebut juga buah sejati

untuk membedakan dengan buah yang terbentuk dari organ lain. Buah

seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan

baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai bahan macam produk

metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin,

mineral. (http:/id.wikipedia.org/wiki/Buah)

2.2.2 Buah dalam Arti Holtikultura atau Pangan

Buah dalam pengertian holtikultura atau pangan merupakan

pengertian yang dipakai oleh masyarakat luas. Dalam pengertian ini,

batasan buah menjadi longgar. Setiap bagian tumbuhan di permukaan

tanah yang tumbuh membesar dan (biasanya) berdaging atau banyak

mengandung air dapat disebut buah. Dapat dijumpai, buah dalam

pengertian botani yang digolongkan sebagai sayur-sayuran, seperti buah

tomat, buah cabai, polong kacang panjang, dan buah ketimun. Namun

demikian, dapat dijumpai pula, buah tidak sejati yang digolongkan sebagai

buah-buahan, seperti "buah" jambu monyet (yang sebetulnya merupakan

pembesaran dasar bunga; buah yang sejati adalah bagian ujung yang

berbentuk seperti monyet membungkuk), "buah" nangka (pembesaran

tongkol bunga; buah yang sejati adalah isi buah nagka yang berwarna

putih (Jw. Beton), bergetah, sedangkan bagian "daging buah" yang

dimakan orang adalah tenda bunga), atau "buah" nanas

(38)

commit to user

2.2.3 Macam Buah-Buahan dan Kandungan Nutrisi

1. Alpukat

Alpukat mengandung lemak sehat oleat (omega-9), vitamin E, zat

besi, tembaga, kalium, seram, asam folat, dan vitamin B6. Fungsinya

membantu pembentukan sel darah merah, melembutkan dan

mengencangkan kulit melalui pembentukan kolagen, mencegah

anemia, membentuk reaksi basa dalam tubuh sehingga kekebalan

tubuh meningkat, mengendalikan kadar kolesterol jahat LDL dan

menaikkan kadar kolesterol baik HDL, membantu meringankan luka

lambung dan radang usus besar, merupakan pencahar.

2. Anggur

Anggur mengandung gula alami levulosa, magnesium, fruktosa, zat

besi, dan aneka antioksidan (antara lain glugation). Fungsinya

meningkatkan fungsi ginjal dan pencernaan, memacu prosees

pembuangan racun dalam hati, memperbaiki kekebalan

tubuhmembantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia,

penyedia energi seketika, pencahar alami ( terutama kulit buah dan

bijinya), memacu peremajaan sel dan penghambat penuaan.

3. Apel

Apel mengandung serat dan pektin, vitamin C, kuersetin. Fungsinya

sebagai pembersih racun dalam usus, meningkatkan kekebalan tubuh,

mencegah flu dan penyakit infeksi lain, menjaga kesehatan mata,

mengendalikan tekanan darahdan kadar gula darah, mengurangi resiko

stroke dan serangan jantung, menurunkan resiko kangker,

menggiatkan sistem limfatik serta fungsi ginjal dan saluran kencing.

4. Belimbing

Belimbing mengandung serat dan pektin, vitamin C, klaium,

betakaroten. Fungsinya menurunkan resiko kangker mengatasi

tekanan darah tinggi, membantu menyusutkan kadar kolesterol dan

trigliserida darah, mengurangi risiko stroke dan serangan jantung,

melancarkan buang air besar dan mengobati sembelit, mengatasi

(39)

commit to user

(Apriaji, Wied H. 17)

5. Delima

Delima mengandung vitaminC, kalium, polifenol, beragam

antioksidan di antaranya flavonoid, asam punisat. Fungsinya

mencegah dan mengatasi pembentukan kerak lemak pada dinding

pembuluh darah, mengendalikan hipertensi, menyusutkan resiko

stroke dan serangan jantung, meredakan diabetes, memperkecil resiko

kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengatasi flu,

meredakan demam, mengatasi gangguan menopause akibat

ketidakseimbangan hormon estrogen. (Apriadji, Wied H.10)

6. Jambu Biji

Jambu biji mengandung vitamin C, kalium, kalsium, fosfor, sulfur,

klorin, pektin. Fungsinya menaikan kekebalan tubuh, menggiatkan

sistem limfatik dan mengatasi kanker, mencegah keropos tulang

dengan cara membantu penyerapan mineral. Khasiat jambu biji merah

lebih baik dibandingkan yang putih atau kuning karena lebih kaya anti

oksidan betakaroten. (Apriadji, Wied H. 10)

7. Jeruk Lemon dan Jeruk Nipis

Jeruk lemon dan jeruk nipis mengandung bioflavonoid, terpen,

limonen, kalium, magnesium, kalsium, fosfor, tembaga, seng, zat besi,

mangan, vitamin C, vitamin B1. Fungsinya menggiatkan fungsi hati

dan ginjal menguras racun, mengaktifkan fungsi otak, membuat rileks,

meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi flu dan demam,

memperkecil resiko kanker. (Apriadji, Wied H. 10-11)

8. Jeruk Manis: Jeruk Besar (Jeruk Bali)

Kandungan yang terdapat di dalamnya adalah vitamin C,

pektin, limonen, hesperidin. Fungsinya meningkatkan kekebalan

tubuh, mengendalikan kadar kolesterol darah, memperkecil resiko

stroke dan serangan jantung, mengatasi radang, mengurangi resiko

(40)

commit to user

9. Kelapa

Kelapa mengandung serat, asam laurat, asam kaprat. Fungsinya

untuk mengontrol kadar kolesterol maupun trigliserida dan gula darah,

menyusutkan resiko stroke dan jantung, menyediakan energi seketika

karena lemak sehatnya bisa langsung diedarkan dalam darah,

mengatasi hiperrtensi, (Apriadji, Wied H.12)

10.Mangga

Mangga mengandung gula buah, asam galat, vitamin C,

betakaroten , serat dan pektin. Fungsinya memperbaiki pencernaan,

menggiatkan fungsi pembersihan racun dalam tubuh, menyusutkan

risiko stroke dan serangan jantung, mengurangi risiko kanker,

meremajakan sel, meredakan demam, dan meredakan bau badan.

11.Markisa

Markisa mengandung serat dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin

C, vitamin E, asam folat, kalium, magnesium. Fungsinya memperbaiki

kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan

sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel,

menggiatkan fungsi hati dan ginjal, mengatasi radang saluran kencing.

12.Melon: Melon Hijau, Melon Jingga

Mengandung serat cairan kaya nutrisi dan zat fitokimiawi, antara

lain kalium, karotenoid, klorofil, vitamin C. Fungsinya memperbaiki

kekebalan tubuh, memacu peremajaan kulit lewat kemampuannya

menggiatkan pembentukan kolagen, memperlancar pembersihan racun

dalam tubuh, mengendalikan hipertensi, memperkecil risiko kanker,

menurunkan kadar kolesterol berlebihan, menyusutkan risiko strroke

dan serangan jantung, dan menghambat penuaan.

13.Nanas

Nanas mengandung vitamin C, betakaroten, anzim bromelin,

iodium, kalium, mangan. Fungsinya meningkatkan kekebalan tubuh,

meredakan flu dan mempercepat penyembuhan penyakit,

mengaktifkan fungsi pencernaan dan mengatasi sembelit, mengatasi

(41)

commit to user

risiko stroke dan serangan jantung. (Apriadji, Wied H., 11)

14.Pepaya

Pepaya mengandung vitamin C, betakaroten, vitamin E, kalsium,

fosfor, zat besi, serat dan pektin, enzim papain. Fungsinya

mengaktifkan fungsi lambung, mengatasi sembelit, meredakan

demam, memebersihkan kelebihan lendir (dahak, ingus, dll) akibat

kondisi tubuh terlalu asam, meremajakan sel, dan antikanker.

15.Pisang

Pisang mengandung serat dan pektin, kalium, gula buah mudah

dicerna. Fungsinya memperbaiki sistem pencernaan (pisang

merupakan makan alami bagi bakteri baik di dalam usus besar),

mengatasi sembelit, diare, dan gangguan lambung, meredakan tekanan

darah tinggi, membantu rileksasi dan memperbaiki mood, penyedia

energi instan, segera memulihkan kesehatan ketika baru sembuh dari

sakit, menyusutkan risiko stroke dan serangan jantung.

16.Rambutan

Rambutan mengandung vitamin C, kalsium, fosfor, zat besi, niasin,

gula buah fruktosa. Fungsinya meredakan demam, sumber alami

energi seketika, meredakan stres pikiran dan ketegangan fisik.

(Apriadji, Wied H. 11)

17.Semangka

Semangka mengandung kalium, natrium, betakaroten, sitrulin.

Fungsinya meningkatkan kekebalan tubuh lewat kemampuannya

sebagai pembentuk basa, memacu sistem pembuangan racun dalam

tubuh, memacu gairah dalam seks, meredakan tekanan darah tinggi,

menggiatkan peremajaan sel.

18.Sirsak

Sirsak mengandung gula buah fruktosa, serat, vitamin C, vitamin

B1 dan B2, kalsium, fosfor, kalium. Fungsinya mengatasi gangguan

asam urat, meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal flu,

membantu pengobatan batu empedu, mengatasi kelebihan kolesterol

(42)

commit to user

19.Stroberi

Stroberi mengandung vitamin C, pektin, betakaroten, antosianin,

asam elagat, zat besi. Fungsinya mengatasi diare, mengendalikan

kadar kolesterol dan trigliserida darah, memacu peremajaan sel,

mengatasi anemia, peluruh air seni, antikanker, meredakan nyeri sendi

pada gangguan asam urat dan atritis rematoid. (Apriadji, Wied H. 11)

2.2.4 Warna Buah Serta Khasiatnya

Warna merah, seperti stroberi, jambu biji merah, apel merah, tomat

merah, menandakan kekayaan antosianidin. Buah berwarna merah

memiliki keunggulan khasiat menyusutkan kemungkinan serangan

kanker, mengontrol kadar gula darah, memacu peremajaan sel

sehingga dapat mempercepat penyembuhan dan mempermudah

penampilan, menggiatkan kerja organ-organ vital seperti hati, jantung,

ginjal.

Warna jingga atau kuning merupakan pertanda bertumpuknya

kandungan betakaroten, lutein, likopen, vitamin C. Contohnya wortel,

tomat, semangka merah, semangka kuning, melon jingga, jeruk,

mangga, pepaya dan nanas. Buah berwarna jingga atau kuning

menyimpan kekuatan sebagai pereda serangan virus dan bakteri

(seperti pada gangguan keputihan, flu, radang), menghalangi

kemungkinan munculnya sel kangker, meredam produksi berlebihan

kolesterol jahat LDL sehingga memperkecil resiko stroke dan

serangna jantung, menggiatkan laju peremajaan sel.

Warna hijau, khususnya hijau pekat, menyiratkan pekatnya

kandungan klorofil, kalsium, zat besi serta belerang dalam buah.

Contohnya pada melon hijau, apel hijau, alpukat, anggur hijau

memiliki keunggulan khasiat menetralkan racun-racun dalam tubuh,

menekan pertumbuhan laju sel lewat batas yang bisa berkembang

menjadi kangker, menggiatkan fungsi organ-organ pencernaan seperti

(43)

commit to user

Warna biru atau ungu, seperti pada anggur biru, anggur ungu,

merupakan petunjuk berlimpahnya kandungan antosianin. Khasiat

terkuat dari buah warna biru atau ungu adalah menyusutkan

kemungkinan terserang kangker, merangsang dan meningkatkan laju

peremajaan sel sehingga baik sebagai terapi pemulihan baru sembuh

dari sakit berat atau peremajaan kulit agar penampilantampak lebih

segar dan lebih muda.

Warna putih mengisyaratkan berlimpahnya kandungan mineral.

Contoh buah warna putih diantaranya pisang, kelapa muda,

bengkoang. Jus yang terbuat dari buah berwarna putih memiliki

keunggulan mengontrol kesehatan saraf (antara lain sebagai pereda

stres), menyusutkan resiko kangker dan menekan perrtumbuhan sel

kangker, melemahkan virus dan bakteri sehingga dapat dimanfaatkan

untuk mengatasi gangguan kesehatan akibat serangan virus atau

bakteri seperti flu, keputihan dan radang. (Apriaji, Wied H 4-5)

2.2.5 Penggunaan Buah

Buah dapat dikonsumsi dengan berbagai cara. Salah satunya adalah

dengan mengolahnya menjadi salad dan jus yang salad ini cukup

populer di kalangan masyarakat atau dengan memakannya secara

langsung dalam keadaan segar. Dengan mengkonsumsi buah dalam

bentuk salad dan jus dipercaya dapat meningkatkan kesehatan. Salad

buah kaya akan kandungan vitamin dan mineral, serta bisa dibuat

rendah lemak dan kaya serat. Daun hijau serta buah berwarna kuning

tua adalah sumber vitamin C, buah lain mengandung vitamin C, asam

folat, besi, magnesium.

2.2.6 Manfaat Salad

Konsumsi satu porsi salad perhari memiliki manfaat kesehatan

yang sangat besar dibandingkan yang selama ini kita ketahui. Hal itu

dilaporkan dari hasil pengamatan para peneliti terhadap lebih dari

(44)

commit to user

dilakukan oleh UCLA School of Public Health dan Louisiana State

University Health Sciences Center.

Mereka yang mengonsumsi salad dengan campuran saos salad di

dalam tubuhnya memiliki kandungan vitamin C, E, B6 dan asam folat

yang kadarnya tinggi. perlu diketahui, nutrisi tersebut sangat penting

untuk meningkatkan sistem imun dan menekan terjadinya obesitas,

penyakit jantung dan penyakit kronik lainnya. Konsumsi satu porsi

salad perhari sangat baik untuk meningkatkan status nutrisi kita.

Hanya dengan mengonsumsi setengah mangkuk sayuran setiap

harinya sudah memperoleh sebanyak 2000 kalori.

Buah segar yang terdardapat di salad juga memiliki manfaat yang

sangat baik untuk pencernaan karena mengandung serat yang tinggi

serta antioksidan untuk peningkatan sistem inum. Salad tidak hanya

bermanfaat untuk penambah sedapnya rasa salad, namun juga

meningkatkan absorbsi dan nutrisi yang dikonsumsi. Karena bukan

hanya nutrisi dari buahan namun juga sayuran menyebabkan absorbi

tubuh berjalan dengan baik, tapi sejumlah lemak juga dibutuhkan

untuk tindakan absorbi nutrisi, seperti likopen dan alpha/beta karoten.

2.2.7 Manfaat Jus

Minum jus baru menjadi kebiasaan banyak orang suka

makan-makan di restoran. Itupun jus dengan tambahan sirup gula atau susu

kental manis. Bertentangan dengan manfaat vitamin C dalam buah

segar, gula pasir dalam sirup atau susu kental manis justru menyikut

vitamin C untuk adu cepat mencapai inti sel. Padahal, inti sel secara

alami merupakan kerajaan bagi vitamin C, sebagai pusat komando

sistem kekebalan tubuh. Jika posisi vitamin C digantikan oleh gula,

maka kekebalan tubuh merosot. Karena itu, mengapa tidak menjauhi

gula pasir, bila dalam tubuh kita dapat menikmati rasa manis gula.

Gula buah lebih sehat dibanding gula pasir, karena tidak bersaing

(45)

commit to user

Jus sayuran mungkin ada yang rasanya aneh, sehingga kita tidak

lega meminumnya. Berbeda dengan buah yang didalamnya terdapat

kandungan gula, jus sayur tidak mungkin menghasilkan rasa manis

alami. Namun kita tidak perlu menambahkan sirup, gula, atau susu

kental manis karena hanya akan mengurangi efek terapeutik atau

pengobatan. Oleh karena itu dapat diganti dengan bahan alami lain

yang dapat dimanfaatkan sebagai pemantap cita rasa atau dengan

mengkombinasikan antara buah dan sayur sehingga dapat diperoleh

jus yang sehat.

Minum jus buah dan jus sayuran merupakan bagian dari terapi

untuk hidup sehat. Seluruh bahan untuk membuat jus tidak perlu

dimasak terlebih dahulu. Semuanya bahan mentah. Proses pembuatan

jus tanpa pemasakan ini menjaga kandungan enzim dan senyawa

fitinutrisi, yang merupakan antioksidanalami, dalam buah dan sayur

agar tetap terjaga. Dengan masih utuhnya kandungan enzimnya,

nutrisi dalam jus buah dan jus sayuran lebih mudah diserap tubuh.

Dibandingkan sepiring sayuran atau buah potong, segelas jus sudah

menyimpan jauh lebih banyak nutrisi dan fitonutrisi antioksidan.

Efektivitas khasiat pengobatan jus buah makin meningkat jika kita

memilih bahan beragam warna, Jus sehat sebaiknya dibuat seketika

dan segera diminum. Menyimpan jus dalam wadah kedap udara, lalu

menyimpannya dalam lemari es, untuk diminum dalam kesempatan

lain, akan mengurangi kandungan enzim dan fitonutrisinya.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik nutrisi buah, jus buah

disarankan diminum ketika perut kosong. misalnya dipagi hari ketika

bangun tidur atau sebagai minuman sore pengganti kudapan.

(46)

commit to user

2.3 FASILITAS BESARAN RUANG

Ruangan-ruangan yang akan dipakai pada perencanaan ini adalah :

2.3.1 Lobby

Gallery atau galeri berasal dari kata latin galeria. Yang berarti

sebagai ruang beratap dengan satu sisi terbuka. (Ensiklopedi Nasional

Indonesia 1989).

Menurut John F Pile, 2003, gallery yang bersifat milik pribadi

untuk menjual barang seni, sebagian besar memiliki skala ruang yang

lebih kecil dari museum dan tidak disiapkan untuk menerima

pengunjung dalam jumlah besar. Dalam gallery yang harus

diperhatikan adalah perencanaan ruang, pencahayaan, dan warna

harus baik sehingga mendukung obyek yang dipamerkan.

2.3.1.1 Tujuan dan Fungsi Gallery

Tujuan dari sebuah pendirian galeri menurut kakanwil

perdagangan adalah memberikan informasi mengenai

benda-benda dan hasil karya seni, baik yang merupakan hasil karya

para seniman maupun produk industri terhadap para

pengunjung dengan jalan memamerkan barang-barang tersebut

dalam peragaan yang sesungguhnya.

Sedangkan fungsi galeri adalah sebagai wadah komunikasi

antara konsumen dengan produsen, yang mempunyai beberapa

fungsi sebagai berikut :

a. sebagai wadah promosi barang-barang seni.

b. sebagai wadah pembinaan bagi para seniman dalam

mengembangkan dan memasarkan hasil karya seninya.

c. sebagai sarana komunikasi antara pengelola dengan

(47)

commit to user

2.3.1.2 Macam-macam Showroom

1. Vitrine

Menggunakan pelindung tertutup (vitrine) untuk

benda-benda yang berdimensi kecil maupun yang sedang.

Penggunaan vitrine pada area penjualan koleksi tetap

membutuhkan perawatan yang serius.

2.Tempel dan Panil

Panil digunakan sebagai tempat memamerkan materi

koleksi dan difungsikan sebagai penyekat ruang pada area

penjualan.

3.Sistem gantung

Khususnya untuk koleksi materi fashion yang bersifat ‘

fancy’. Kelemahan sistem ini ialah penataan terlihat

kurang rapih.

4.Island Display

Produk-produk terbaru, sebagai point of interest dari

ruang, karena posisinya yang sentries dan lebih hidup

sehingga dapat mengundang pengunjung untuk dapat

melihat langsung.

5.Table Fixture

Sebagai wadah display khususnya accessories seperti

giwang, cincin, kalung, dan sebagainya.

6.Cases Fixture

Rak terbuka atau transparan sebagai wadah display

barang-barang millineries seperti sepatu, tas dan lain-lain.

7.Panel Fixture

Penyajian khusus millineries seperti ikat penggang, dasi

dan accessories yang berukuran kecil.

8.Box Fixture

Kotak terbuka sebagai wadah display perlengkapan

(48)

commit to user

2.3.2 Store

Store adalah suatu tempat jual beli suatu barang dimana menjual

barang-barang kusus untuk mendukung suatu bangunan dengan luas

area yang tidak terlalu besar. Oleh karena itu dengan keterbatasan

lahan biasanya retail shop memilki desain interior yang ergonomis

supaya para pengunjung lebih nyaman dan dapat melakukan aktifitas

belanja dengan mudah.

Gambar 2.11 Besaran ruang sesuai ergonomi retail shop (Sumber : Human dimention hal 205)

2.3.2.1 Sistem Pelayanan

1. Self Service

Adalah sistem pelayanan dimana pengunjung bebas

memilih dan mengambil produk yang mereka inginkan,

kemudian membawanya ke kasir untuk pembayaran.

2. Self Selection (Swa Seleksi)

Adalah jenis sitem pelayanan dimana pengunjung juga

dapat memilih dan mengambil produk yang mereka

inginkan, kemudian dengan dibantu oleh pramuniaga,

(49)

commit to user

3. Personal

Adalah jenis sitem pelayanan tertutup dimana segala

bentuk pembelian dilayani oleh pramuniaga, baik dalam

pemilihan maupun pengambilan produk. Dalam sistem ini,

dari proses pemilihan, pengambilan sampai dengan

pembayaran semua dilayani pramuniaga sepenuhnya.

2.3.2.2 Sistem Display

1. Serambi Pamer

Untuk menarik perhatian, pada Area Penjualan biasanya

dilengkapi dengan serambi pamer. Pemilihan barang yang

dipajang dengan mempertimbangkan musim atau gaya.

Suatu serambi pamer dapat memberikan kesan yang

efektif, kesan tersebut tentu saja berhubungan dengan

berbagai ide dan harga.

2. Display Interior

Delbert J. Duncan dan Stanley D. Hollander

mengelompokkan display interior menjadi :

a. Merchandise Display, meliputi :

i) Open Display

Merupakan bentuk display yang memberikan

kemungkinan pada pembeli untuk mengamati

barang dagangan tanpa bantuan pelayan took.

ii) Closed Display

Berisi barang dagangan yang diperlihatkan dalam

almari dinding (wall case). Keuntungan utamnya

adalah terjaganya barang dagangan dari pencurian

dan menjaga kondidi siap jual.

iii) Architectural Display

Display ini memerlukan ketepatan penyusunan

guna menunjukkan bermacam-macam barang

(50)

commit to user

bangunan perumahan, dapur, kamar mandi secara

menyeluruh. Keuntungan utamanya adalah dapat

memberikan gambaran yang utuh dan nyata lewat

peragaan dalam display ini.

b. Vendor Display

Terkenal sebagai bentuk display untuk pengiklanan

tempat penjualan. Terdiri dari tulisan, spanduk dan

rak pajang.

c. Store Sign and Decorations

Istilah Store Sign meliputi tanda pembayaran, kartu

hadiah/harga, hiasan tergantung, poster, bendera,

spanduk dan alat serupa. ( Delbert J. Duncan &

Stanley D Hollander, 1977 : 468 ).

2.3.2.3 Perlengkapan Display

Dalam area penjualan sebagian besar pendisplayannya berupa

etalase dan showroom.

Macam-macam Etalase :

1. Etalase Sistem Terbuka.

Etalase tanpa pembatas antara ruang display dengan ruang

pemasaran sehingga dari luar akan terlihat keseluruhan

interior ruang dalamnya. Penataan display tidak ada

penghalang kasat mata dan arah pandangan kurang

terfokus.

2. Etalase Sistem tertutup

Etalase mempunyai pembatas antara ruang display dengan

ruang pemasaran. Interior area penjualan tidak terlihat,

dan mempunyai pandangan visual lebih terfokus.

3. Etalase Khusus

a. Etalase Sudut

Etalase yang dimiliki bangunan yang terletak di

(51)

commit to user

b. Etalase Atas

Etalase yang terletak diatas lantai dasar dari bangunan

bertingkat. Etalase ini berfungsi sebagai papan

reklame.

c. Benam

Merupakan Etalase yang memiliki lantai lebih rendah

daripada lantai disekitarnya.

d. Etalase bertingkat

Etalase penggabungan antara etalase atas dan etalase

benam dan lebih lagi dengan sistem etalase terbuka.

Sudut pandang kurang sesuai dengan sudut pandang

pengamat.

e. Etalase Arcade

Etalase menjorok ke dalam ruang akibat bangunan

yang memanjang ke belakang dengan bagian muka

yang sempit, sehingga ada ruang yang kurang efisien.

2.3.2.4 Prinsip Desain Sarana Penjualan

Desain sarana penjualan harus disederhanakan dan tak

dipaksakan. Maksudnya adalah dalam mendisplay materi, jika

perlengkapannya lebih menarik perhatian ini akan mengurangi

daya tarik materi koleksi dan melemahkan penjualan. (William

P. Spence, 1979 : 412)

Sistem display pada ruang pamer menyangkut beberapa

hal, diantaranya:

1. Faktor Penglihatan

Penampilan materi selain dipengaruhi faktor teknis, juga

dipengaruhi faktor penglihatan yaitu mudah tidaknya

materi dapat dilihat/dinikmati. Hal ini dipengaruhi oleh :

a. Ukuran barang detail krisisnya

b. Kontras benda-benda dengan latar belakangnya dan

(52)

commit to user

c. Penerangan dan kecerahan benda tersebut.

d. Warna cahaya yang menerangi benda tersebut

e. Waktu saat melihat. (Ahmad Natahamijaya, 1979:24)

2. Sistem Penyajian Materi Koleksi dan Penjualan

Pengelompokan benda-benda menurut jenis dan

bentuknya dapat mempermudah pemilihan sistem

penyimpanan yang sesuai. Kelompok yang ada misalnya :

foto/lukisan, film/video kaset dan lain-lain. Berapa banyak

yang perlu untuk setiap kelompok tergantung dari jumlah

benda yang ada atau yang akan ada.

2.3.3 Cafe / Resto

Kata “café” secara etimologi berasal dari kata “khave” dalam

bahasa Turki, yang sama halnya “coffe” dalam bahasa Inggris atau

“kopi” dalam bahasa Indonesia. Café dalam Kamus Besar Indonesia

diartikan sebagai tempat minum kopi yang pengunjungnya dihibur

dengan sajian musik dan juga diartikan sebagai tempat makan dan

minum (Jakarta-Jakarta 11 Mei 1996).

Sedangkan menurut Marsum. W. A dalam bukunya Restoran dan

Pemahamannya, Café yaitu suatu restoran kecil yang mengutamakan

penjualan cakes (kue-kue), sandwich (roti isi), kopi, dan teh. Pilihan

makan yang terbatas dan tidak menjual minuman beralkohol.

Café adalah usaha di bidang makanan yang dikelola secara

komersial yang menawarkan makanan/makanan kecil serta minuman

kepada para tamu dengan pelayanan dalam suasana yang tidak formal,

tanpa diikuti aturan service yang berlaku ( Sugiarta, 1996: 93).

Gambar

Gambar 4.8   Ilustrasi Pola Sirkulasi  ........................................................
Tabel 4.1 Analisa Kebutuhan Ruang Pengunjung   .....................................
Gambar 2.1 Hoky Buah
Gambar 2.3 Lai-lai Market
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tugas akhir ini bertujuan untuk (1) merancang J-Pop Center yang sesuai dengan kaidah desain mengenai organisasi ruang, sirkulasi, dan sistem interior, (2) merancang

(2) Bagaimana merancang sebuah perpustakaan perguruan tinggi sebagai ruang publik yang memberikan desain interior yang menunjang untuk sistem pelayanannya.. Dan

Tujuan yang akan dicapai dalam desain ini adalah merancang interior Fashion and Beauty Center dengan konsep “one stop beauty” sehingga dapat memenuhi

(2)Merancang interior pusat kuliner Solo dengan sistem sirkulasi radial sehingga pengunjung bebas memilih.(3)Menghadirkan interior art deco yang sesuai dengan memasukkan

” Perencanaan dan Perancangan Interior Museum Sepak Bola Indonesia Di Surakarta ini dibatasi pada elemen interior terutama pada segi penataan ruang dan memusatkan

Perancangan Interior “House of VW” ini menekankan konsep “ Living History of Volkswagen” dimana diharapkan pengunjung mendapatkan informasi seputar Volkswagen dalam

Pengantar Tugas Akhir: Jurusan Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret Surakarta. Biliar adalah sebuah cabang olahraga yang masuk dalam kategori

Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk (1) merencanakan dan merancang ruangan interior untuk publik yang difungsikan sebagai sebuah Book Center dengan luasan