• Tidak ada hasil yang ditemukan

INdIKaToR KEsEJahTERaaN RaKyaT BUKU 3: KEsEhaTaN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "INdIKaToR KEsEJahTERaaN RaKyaT BUKU 3: KEsEhaTaN"

Copied!
209
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia

INDIK

AT

OR

KESE

JAHTERAAN

B

U

K

U

3:

(3)

INDIKATOR KESEJAHTERAAN RAKYAT

BUKU 3:

KESEHATAN

(4)
(5)

INDIKATOR KESEJAHTERAAN RAKYAT

BUKU 3:

KESEHATAN

(6)

Judul:

Indikator Kesejahteraan Rakyat - Buku 3: Kesehatan

Disusun dan Diterbitkan oleh:

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)

Cetakan Pertama, Edisi Pertama (Desember 2010)

Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

© 2010 Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)

Akses

: www.tnp2k.wapresri.go.id

Kritik dan saran

: [email protected]

Korespondensi

: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia

Jl. Kebon Sirih No. 35 Jakarta Pusat 10110

Telp. 021-3912812

(7)

P

emerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono mentargetkan tingkat kemiskinan mencapai 8-10

per-sen pada akhir tahun 2014. Dalam mencapai target tersebut, Pemerintah melaksanakan program

penang-gulangan kemiskinan yang dikelompokkan dalam 3 klaster. Klaster pertama adalah program

penanggu-langan kemiskinan berbasis keluarga, seperti bantuan kesehatan, pendidikan dan juga program keluarga harapan

(PKH); Klaster kedua adalah program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat seperti

PNPM Mandiri; dan Klaster ketiga adalah program penanggulangan kemiskinan berbasis usaha mikro dan kecil.

Buku “Indikator Kesejahteraan – Buku 3: Kesehatan” ini secara rinci memaparkan indikator-indikator yang

berkaitan dengan kondisi kesehatan sebagai salah satu ukuran kesejahteraan pada masing-masing provinsi dan

kabupaten/kota. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi masing-masing

ka-bupaten berkaitan dengan kondisi kesejahteraan, khususnya pada bidang kesehatan.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan buku. Semoga

buku ini bermanfaat dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan percepatan penanggulangan kemiskinan.

Jakarta, Desember 2010

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia

(8)
(9)

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM . ... 2

PROVINSI SUMATERA UTARA . ... 8

PROVINSI SUMATERA BARAT . ...14

PROVINSI RIAU . ...20

PROVINSI JAMBI ...26

PROVINSI SUMATERA SELATAN ...32

PROVINSI BENGKULU . ...38

PROVINSI LAMPUNG . ...44

PROVINSI BANGKA BELITUNG ... 50

PROVINSI KEPULAUAN RIAU ...56

PROVINSI DKI JAKARTA ...62

PROVINSI JAWA BARAT . ...68

PROVINSI JAWA TENGAH ...74

PROVINSI D.I. YOGYAKARTA ...80

PROVINSI JAWA TIMUR ...86

PROVINSI BANTEN . ...92

PROVINSI BALI . ...98

(10)

PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR . ... 110

PROVINSI KALIMANTAN BARAT . ... 116

PROVINSI KALIMANTAN TENGAH ... 122

PROVINSI KALIMANTAN SELATAN . ... 128

PROVINSI KALIMANTAN TIMUR ... 134

PROVINSI SULAWESI UTARA . ... 140

PROVINSI SULAWESI TENGAH . ... 146

PROVINSI SULAWESI SELATAN . ... 152

PROVINSI SULAWESI TENGGARA . ... 158

PROVINSI GORONTALO ... 164

PROVINSI SULAWESI BARAT ... 170

PROVINSI MALUKU ... 176

PROVINSI MALUKU UTARA . ... 182

PROVINSI PAPUA BARAT . ... 188

PROVINSI PAPUA . ... 194

(11)
(12)

PROVINSI

(13)

Derajat keSehatan (Ibu Dan anak)

Distribusi

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

Oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Provinsi

Nangroe

Aceh

Darussalam

per

Kabupaten/Kota

Tahun

2008

Kab Kabupaten/Kota

Kelahiran ditolong

Tenaga Kesehatan Ahli

Tahun 2008 (%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan Desa

Untuk Persalinan Tahun 2007*

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes

/ Bidan Desa Untuk Pemeriksaan Bayi/Balita

Tahun 2007* (%)

Balita Kurang

Gizi

75 SUBULUSSALAM 65.25 - 0.00 4.87

(14)

Derajat keSehatan MaSyarakat

Distribusi

Angka

Harapan

Hidup

di

Provinsi

Nangroe

Aceh

Darussalam

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

2.

Indikator

Ǧ

indikator

Yang

Dapat

Penentu

Indikator

Angka

Harapan

Hidup

di

Nangroe

Aceh

Darussalam

Tahun

2007

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Penduduk Dengan Keluhan Kesehatan

(%)

Angka Morbiditas

(%)

Rata-rata lama sakit (hari)

Penduduk yang diperkirakan tidak

mencapai usia 40 tahun

(%)

Bayi yang di imunisasi

lengkap Tahun 2007*

(15)

SuMber Daya

Distribusi

Penduduk

yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Provinsi

Nangroe

Aceh

Darussalam

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

3.

Indikator

Penentu

Masih

Terdapatnya

Permasalahan

Penduduk

Yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Nangroe

Aceh

Darussalam

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Rasio Dokter Umum per

100.000 Penduduk

Rasio Dokter Gigi per 100.000

Penduduk

Rasio Bidan per 100.000 Penduduk

Rasio Tenaga Kesehatan Lain per

100.000 Penduduk

(16)

akSeS keSehatan

Distribusi

Penduduk

Tanpa

Akses

Pada

Fasilitas

Sarana

Kesehatan

di

Provinsi

Nangroe

Aceh

Darussalam

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

4.

Indikator

Ǧ

indikator

Yang

Menggambarkan

Akses

Penduduk

terhadap

Fasilitas

Kesehatan

di

Nangroe

Aceh

Darussalam

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Jarak Rata-rata Menuju Rumah Sakit Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju Rumah Sakit Bersalin

Terdekat (Km)

Jarak Rata-rata Menuju

Poskesdes Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju Puskesmas

Terdekat (Km)

Jarak Rata-rata Menuju Toko

Obat/Apotek Terdekat

(17)

peMbIayaan

Distribusi

Proporsi

Anggaran

Pemerintah

Pada

Sektor

Kesehatan

Terhadap

Total

APBD

di

Nangroe

Aceh

Darussalam

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

5.

Indikator

Ǧ

indikator

yang

Terkait

Pembiayaan

Sektor

Kesehatan

di

Nangroe

Aceh

Darussalam

tahun

2008

Ǧ

2009

ID

Kab Kabupaten/Kota

Anggaran Kesehatan Perkapita Tahun 2008*

(Rp/org)

DAK Kesehatan Untuk Pelayanan

Dasar Tahun 2009* (Juta Rupiah)

DAK Kesehatan Untuk Pelayanan

Rujukan Tahun 2009* (Juta Rupiah)

Pemegang Askeskin Tahun 2008

(KK)

(18)

PROVINSI

(19)

Derajat keSehatan (Ibu Dan anak)

Distribusi

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

Oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Provinsi

Sumatera

Utara

per

Kabupaten/Kota

Tahun

2008

Kab Kabupaten/Kota

Kelahiran ditolong

Tenaga Kesehatan

Ahli Tahun 2008

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan

Desa Untuk Persalinan Tahun 2007*

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan Desa

Untuk Pemeriksaan Bayi/Balita Tahun 2007*

(%)

Balita Kurang

Gizi Tahun

2008 (%)

1 NIAS 53.80 29.90 67.10 28.83

2 MANDAILING NATAL 62.46 1.90 7.80 1.49

3 TAPANULI SELATAN 72.30 30.20 58.50 10.17

4 TAPANULI TENGAH 84.78 3.80 8.20 14.84

5 TAPANULI UTARA 82.27 2.90 5.80 8.97

6 TOBA SAMOSIR 85.88 1.50 13.40 9.21

15 HUMBANG HASUNDUTAN 76.92 23.30 47.60 6.66

16 PAKPAK BHARAT 55.56 0.00 11.80 35.94

77 PADANGSIDIMPUAN 93.61 5.00 15.90 8.04

Sumber:

Badan

Pusat

Statistik,

2009

(*Riskesdas,

2007)

(20)

Derajat keSehatan MaSyarakat

Tabel

2.

Indikator

Ǧ

indikator

Yang

Dapat

Penentu

Indikator

Angka

Harapan

Hidup

di

Sumatera

Utara

Tahun

2007

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Penduduk Dengan Keluhan Kesehatan

(%)

Penduduk yang diperkirakan tidak mencapai usia 40

tahun

15 HUMBANG HASUNDUTAN 25.13 14.80 7.52 9.67 71.76

16 PAKPAK BHARAT 24.44 13.52 7.07 10.41 74.89

77 PADANGSIDIMPUAN 31.29 18.61 6.54 7.97 73.41

(21)

SuMber Daya

Distribusi

Penduduk

yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Provinsi

Sumatera

Utara

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

3.

Indikator

Penentu

Masih

Terdapatnya

Permasalahan

Penduduk

Yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Sumatera

Utara

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Rasio Dokter Umum per

100.000 Penduduk

Rasio Dokter Gigi per 100.000

Penduduk

Rasio Bidan per 100.000 Penduduk

Rasio Tenaga Kesehatan Lain per

100.000 Penduduk

1 NIAS 2.92 1.35 39.08 69.62

77 PADANGSIDIMPUAN 19.35 7.19 128.27 39.81

Sumber:

Badan

Pusat

Statistik,

2009

(22)

akSeS keSehatan

Distribusi

Penduduk

Tanpa

Akses

Pada

Fasilitas

Sarana

Kesehatan

di

Provinsi

Sumatera

Utara

per

Kab./Kota

Tahun

Tabel

4.

Indikator

Ǧ

indikator

Yang

Menggambarkan

Akses

Penduduk

terhadap

Fasilitas

Kesehatan

di

Sumatera

Utara

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Jarak Rata-rata Menuju

Rumah Sakit Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju Rumah Sakit

Bersalin Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata

Menuju Poskesdes

Terdekat (Km)

Jarak Rata-rata Menuju Puskesmas Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju Toko Obat/Apotek Terdekat

(23)

peMbIayaan

Distribusi

Proporsi

Anggaran

Pemerintah

Pada

Sektor

Kesehatan

Terhadap

Total

APBD

di

Sumatera

Utara

per

Kab./Kota

Tahun

Tabel

5.

Indikator

Ǧ

indikator

Yang

Terkait

Pembiayaan

Sektor

Kesehatan

di

Sumatera

Utara

tahun

2008

Ǧ

2009

ID

Kab Kabupaten/Kota

Anggaran Kesehatan

Perkapita Tahun 2008*

(Rp/org)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Dasar Tahun 2008* (Juta Rupiah)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Rujukan Tahun 2008* (Juta Rupiah)

Pemegang Askeskin Tahun 2008

(KK)

15 HUMBANG HASUNDUTAN 176,367.22 5890 3.67 2.11

16 PAKPAK BHARAT 542,754.52 5760 14.11 2.47

77 PADANGSIDIMPUAN 274,915.27 5853 0.00 2.41

(24)

PROVINSI

(25)

Derajat keSehatan (Ibu Dan anak)

Distribusi

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

Oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Provinsi

Sumatera

Barat

per

Kabupaten/Kota

Tahun

2008

Kab Kabupaten/Kota

Kelahiran ditolong

Tenaga Kesehatan

Ahli Tahun 2008

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan

Desa Untuk Persalinan Tahun 2007*

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan Desa

Untuk Pemeriksaan Bayi/Balita Tahun 2007*

(%)

Balita Kurang

Gizi

4 SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG 69.64 6.30 22.20 12.94

5 TANAH DATAR 94.02 8.30 31.80 7.76

6 PADANG PARIAMAN 92.53 6.90 28.10 6.54

7 AGAM 95.00 2.90 11.00 15.30

8 LIMA PULUH KOTA 94.60 0.00 56.00 13.63

9 PASAMAN 72.85 1.60 9.10 3.27

10 SOLOK SELATAN 64.41 11.10 38.10 8.13

11 DHARMAS RAYA 80.45 13.60 42.00 3.62

12 PASAMAN BARAT 82.12 0.40 5.10 3.96

71 KOTA PADANG 99.40 0.00 24.30 9.80

72 KOTA SOLOK 96.83 17.40 43.50 1.84

73 KOTA SAWAH LUNTO 94.91 0.00 40.00 2.86

74 KOTA PADANG PANJANG 100.00 11.10 23.60 4.20

75 KOTA BUKITTINGGI 98.93 0.00 18.40 4.59

76 KOTA PAYAKUMBUH 98.49 0.00 37.50 4.57

77 KOTA PARIAMAN 99.27 0.00 13.90 5.83

Sumber:BadanPusatStatistik,2009(*Riskesdas,2007)

(26)

Derajat keSehatan MaSyarakat

Tabel

2.

Indikator

Ǧ

indikator

Yang

Dapat

Penentu

Indikator

Angka

Harapan

Hidup

di

Sumatera

Barat

Tahun

2007

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Penduduk Dengan Keluhan Kesehatan

(%)

Angka Morbiditas

(%)

Rata-rata lama sakit (hari)

Penduduk yang diperkirakan

tidak mencapai usia 40 tahun

(%)

Bayi yang di imunisasi

lengkap Tahun

2007* (%)

1 KEPULAUAN MENTAWAI 31.39 12.83 5.87 9.04 67.91

2 PESISIR SELATAN 25.14 17.71 6.71 10.75 86.59

3 SOLOK 44.18 23.59 6.93 11.75 90.68

4 SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG 36.53 19.34 7.78 11.33 77.54

(27)

SuMber Daya

Distribusi

Penduduk

yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Provinsi

Sumatera

Barat

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

3.

Indikator

Penentu

Masih

Terdapatnya

Permasalahan

Penduduk

Yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Sumatera

Barat

tahun

2008

ID Kab

Kabupaten/Kota Rasio Dokter Umum per

100.000 Penduduk

Rasio Dokter Gigi per 100.000 Penduduk

Rasio Bidan per 100.000 Penduduk

Rasio Tenaga Kesehatan Lain

per 100.000 Penduduk

1 KEPULAUAN MENTAWAI 15.92 5.31 47.76 104.80

2 PESISIR SELATAN 7.42 2.62 65.65 25.74

3 SOLOK 8.92 4.74 74.46 44.34

4 SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG 8.05 6.04 80.47 40.24

5 TANAH DATAR 18.89 4.07 76.71 34.58

6 PADANG PARIAMAN 4.64 2.58 71.12 9.79

(28)

akSeS keSehatan

Distribusi

Penduduk

Tanpa

Akses

Pada

Fasilitas

Sarana

Kesehatan

di

Provinsi

Sumatera

Barat

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

4.

Indikator

Ǧ

indikator

yang

Menggambarkan

Akses

Penduduk

terhadap

Fasilitas

Kesehatan

di

Sumatera

Barat

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Jarak Rata-rata Menuju Rumah Sakit

Terdekat (Km)

Jarak Rata-rata Menuju Rumah Sakit

Bersalin Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju Poskesdes

Terdekat (Km)

Jarak Rata-rata Menuju Puskesmas Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju

Toko Obat/Apotek

(29)

peMbIayaan

Distribusi

Proporsi

Anggaran

Pemerintah

Pada

Sektor

Kesehatan

Terhadap

Total

APBD

di

Sumatera

Barat

per

Sumber:DepartemenKeuangan,2008

Tabel

5.

Indikator

Ǧ

indikator

Yang

Terkait

Pembiayaan

Sektor

Kesehatan

di

Sumatera

Barat

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Anggaran Kesehatan

Perkapita Tahun 2008*

(Rp/org)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Dasar Tahun 2009* (Juta Rupiah)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Rujukan Tahun 2009* (Juta Rupiah)

Pemegang Askeskin

Tahun

1 KEPULAUAN MENTAWAI 788,734.26 7504 11.36 2.02

2 PESISIR SELATAN 107,651.88 7756 2366 6.82 2.74

3 SOLOK 131,588.78 6493 4.69 3.49

4 SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG 359,913.09 6136 6.24 3.47

(30)

PROVINSI

(31)

Derajat keSehatan (Ibu Dan anak)

Distribusi

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

Oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Provinsi

Riau

per

Kabupaten/Kota

Tahun

2008

Sumber:BadanPusatStatistik,2009

Tabel

1.

Indikator

yang

Terkait

Dengan

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

Oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Riau

Tahun

2007

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Kelahiran ditolong

Tenaga Kesehatan Ahli

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan Desa

Untuk Persalinan* (%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes

/ Bidan Desa Untuk Pemeriksaan

Bayi/Balita* (%)

Balita Kurang

Gizi (%)

1 KUANTAN SINGINGI 74.47 0.60 2.06 11.47

2 INDRAGIRI HULU 75.28 1.99 3.62 16.05

3 INDRAGIRI HILIR 52.50 0.90 2.74 16.70

4 PELALAWAN 69.45 0.30 0.88 6.08

5 SIAK 79.75 0.70 2.43 11.84

6 KAMPAR 83.19 1.60 3.11 13.93

7 ROKAN HULU 62.16 0.20 1.27 13.73

8 BENGKALIS 81.30 0.40 2.42 11.99

9 ROKAN HILIR 76.46 11.27 24.10 18.50

71 KOTA PEKANBARU 96.96 0.80 3.09 5.48

73 KOTA DUMAI 94.82 0.40 1.26 8.09

Sumber:BadanPusatStatistik,2009(*Riskesdas,2007)

(32)

Derajat keSehatan MaSyarakat

Kab Kabupaten/Kota

Penduduk Dengan Keluhan Kesehatan

(%)

Angka Morbiditas

(%)

Rata-rata lama sakit (hari)

Penduduk yang diperkirakan tidak mencapai

usia 40 tahun (%)

Bayi yang di imunisasi

(33)

SuMber Daya

Distribusi

Penduduk

yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Provinsi

Riau

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

3.

Indikator

Penentu

Masih

Terdapatnya

Permasalahan

Penduduk

Yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Riau

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Rasio Dokter Umum per 100.000 Penduduk

Rasio Dokter Gigi per 100.000

Penduduk

Rasio Bidan per 100.000 Penduduk

Rasio Tenaga Kesehatan Lain per

100.000 Penduduk

(34)

akSeS keSehatan

Distribusi

Penduduk

Tanpa

Akses

Pada

Fasilitas

Sarana

Kesehatan

di

Provinsi

Riau

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Tabel

4.

Indikator

Ǧ

indikator

yang

Menggambarkan

Akses

Penduduk

terhadap

Fasilitas

Kesehatan

di

Riau

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Jarak Rata-rata Menuju

Rumah Sakit Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju Rumah Sakit

Bersalin Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju

Poskesdes Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju Puskesmas Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju

Toko Obat/Apotek

(35)

peMbIayaan

Distribusi

Proporsi

Anggaran

Pemerintah

Pada

Sektor

Kesehatan

Terhadap

Total

APBD

di

Riau

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Sumber:

Departemen

Keuangan

,

2008

Tabel

5.

Indikator

Ǧ

indikator

yang

Terkait

Pembiayaan

Sektor

Kesehatan

di

Riau

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Anggaran Kesehatan Perkapita* (Rp/org)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Dasar* (Juta Rupiah)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Rujukan* (Juta Rupiah)

Pemegang Askeskin

(KK)

(36)

PROVINSI

(37)

Derajat keSehatan (Ibu Dan anak)

Distribusi Proporsi Kelahiran yang Ditolong Oleh Tenaga

Kesehatan Terlatih di Provinsi Jambi

per Kabupaten/Kota Tahun 2008

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel 1. Indikator yang Terkait Dengan Proporsi Kelahiran yang Ditolong Oleh

Tenaga Kesehatan Terlatih di Jambi Tahun 2007 – 2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Kelahiran ditolong

Tenaga Kesehatan

Ahli (%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan

Desa Untuk Persalinan*

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan Desa

Untuk Pemeriksaan Bayi/Balita*

(%)

Balita Kurang

Gizi (%)

1 KERINCI 87.01 33.30 85.70 10.07

2 MERANGIN 67.57 100.00 53.80 13.07

3 SAROLANGUN 57.06 0.00 85.00 10.12

4 BATANG HARI 61.54 100.00 77.80 10.00

5 MUARO JAMBI 61.08 0.00 62.50 11.46

6 TANJUNG JABUNG TIMUR 52.52 40.00 65.50 17.73

7 TANJUNG JABUNG BARAT 52.39 50.00 127.80 9.15

8 TEBO 70.74 0.00 76.90 5.25

9 BUNGO 61.49 33.30 150.00 12.00

71 KOTA JAMBI 95.80 100.00 200.00 8.71

(38)

Derajat keSehatan MaSyarakat

Distribusi Angka Harapan Hidup di Provinsi Jambi per

Kab./Kota Tahun 2008

Sumber:

Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel 2. Indikator-indikator yang Dapat Penentu Indikator Angka Harapan Hidup

di Jambi Tahun 2007 – 2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Penduduk Dengan Keluhan Kesehatan

(%)

Angka Morbiditas

(%)

Rata-rata lama sakit

(hari)

Penduduk yang diperkirakan tidak mencapai

usia 40 tahun (%)

Bayi yang di imunisasi

lengkap* (%)

1 KERINCI 29.08 18.91 7.03 6.76 89.44

2 MERANGIN 22.75 14.31 6.09 9.37 91.94

3 SAROLANGUN 23.97 13.98 6.83 8.20 83.72

4 BATANG HARI 21.96 14.37 5.86 8.58 83.72

5 MUARO JAMBI 28.67 17.43 5.93 8.18 85.26

6 TANJUNG JABUNG TIMUR 26.72 15.81 5.45 7.61 85.49

7 TANJUNG JABUNG BARAT 29.74 16.37 6.00 8.02 79.69

8 TEBO 27.97 17.37 6.06 8.46 84.11

9 BUNGO 29.83 18.58 6.41 10.84 80.09

71 KOTA JAMBI 20.29 11.20 6.08 7.53 92.43

(39)

SuMber Daya

Distribusi Penduduk yang Melakukan Pengobatan Sendiri di

Provinsi Jambi per Kab./Kota Tahun 2008

Sumber:

Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel 3. Indikator Penentu Masih Terdapatnya Permasalahan Penduduk Yang

Melakukan Pengobatan Sendiri di Jambi tahun 2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Rasio Dokter Umum per

100.000 Penduduk

Rasio Dokter Gigi per 100.000 Penduduk

Rasio Bidan per 100.000 Penduduk

Rasio Tenaga Kesehatan Lain

per 100.000 Penduduk

1 KERINCI 8.17 2.53 42.52 74.33

2 MERANGIN 13.36 2.54 70.28 34.03

3 SAROLANGUN 12.79 4.26 61.80 63.50

4 BATANG HARI 14.47 5.26 71.02 37.26

5 MUARO JAMBI 9.88 2.16 66.98 29.94

6 TANJUNG JABUNG TIMUR 8.08 3.80 68.46 68.46

7 TANJUNG JABUNG BARAT 13.07 2.45 41.65 35.11

8 TEBO 14.59 3.28 46.70 27.00

9 BUNGO 8.66 1.04 57.51 30.83

71 KOTA JAMBI 28.64 5.24 49.01 10.89

(40)

akSeS keSehatan

Distribusi Penduduk Tanpa Akses Pada Fasilitas Sarana

Kesehatan di Provinsi Jambi per Kab./Kota Tahun 2008

Tabel 4. Indikator-indikator yang Menggambarkan Akses Penduduk terhadap

Fasilitas Kesehatan di Jambi tahun 2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Jarak Rata-rata

Menuju Rumah Sakit Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata

Menuju Rumah Sakit Bersalin Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju

Poskesdes Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju Puskesmas

Terdekat (Km)

Jarak Rata-rata Menuju

Toko Obat/Apote

k Terdekat (Km)

1 KERINCI 13.58 18.10 53.46 4.44 13.46

2 MERANGIN 46.67 47.88 34.26 14.65 37.44

3 SAROLANGUN 45.02 57.66 42.29 12.75 28.33

4 BATANG HARI 37.65 37.04 86.23 11.74 21.60

5 MUARO JAMBI 26.26 26.97 28.95 9.18 25.33

6 TANJUNG JABUNG TIMUR 50.29 86.82 36.75 10.38 31.91

7 TANJUNG JABUNG BARAT 65.38 63.78 67.54 14.96 32.61

8 TEBO 49.24 58.69 13.64 13.30 24.42

9 BUNGO 38.87 36.48 18.56 11.51 30.83

71 KOTA JAMBI 3.41 2.53 91.98 1.65 2.04

(41)

peMbIayaan

Distribusi Proporsi Anggaran Pemerintah Pada Sektor

Kesehatan Terhadap Total APBD di Jambi per Kab./Kota Tahun

2008

Sumber: Depkeu

, 2008

Tabel 5. Indikator-indikator yang Terkait Pembiayaan Sektor Kesehatan di Jambi

tahun 2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Anggaran Kesehatan Perkapita*

(Rp/org)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Dasar* (Juta Rupiah)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Rujukan* (Juta Rupiah)

Pemegang Askeskin

(KK)

Pengusul SKTM

(KK)

1 KERINCI 178,943.10 7005 2191 9.62 3.48

2 MERANGIN 105,042.56 8224 1643 7.27 2.50

3 SAROLANGUN 171,279.41 6534 7.87 1.17

4 BATANG HARI 197,086.47 6410 8.93 1.67

5 MUARO JAMBI 0.00 7573 1260 3.57 1.30

6 TANJUNG JABUNG TIMUR 171,990.51 7008 0.17 1.16

7 TANJUNG JABUNG BARAT 191,076.98 1875 0.23 0.79

8 TEBO 179,254.13 6642 7.77 1.26

9 BUNGO 201,520.85 5875 5818 3.97 2.56

71 KOTA JAMBI 98,891.44 6316 7.26 3.71

(42)

PROVINSI

(43)

Derajat keSehatan (Ibu Dan anak)

Distribusi

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Provinsi

Sumatera

Selatan

per

Kabupaten/Kota

Tahun

2008

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel

1.

Indikator

yang

Terkait

Dengan

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

Oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Sumatera

Selatan

Tahun

2007

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Kelahiran ditolong

Tenaga Kesehatan

Ahli (%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan

Desa Untuk Persalinan*

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan

Desa Untuk Pemeriksaan

Bayi/Balita* (%)

Balita Kurang

Gizi

8 OGAN KOMERING ULU SELATAN 50.03 1.90 9.20 19.53

9 OGAN KOMERING ULU TIMUR 87.15 1.00 63.50 15.02

10 OGAN ILIR 66.76 29.00 28.20 5.26

11 EMPAT LAWANG 40.96 0.00 11.79

71 PALEMBANG 96.33 11.00 82.30 4.58

72 PRABUMULIH 89.71 7.10 53.30 7.16

73 PAGAR ALAM 83.37 14.00 37.10 7.91

74 LUBUKLINGGAU 93.31 6.30 18.60 18.87

(44)

Derajat keSehatan MaSyarakat

Distribusi

Angka

Harapan

Hidup

di

Provinsi

Sumatera

Selatan

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Sumber:

Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel

2.

Indikator

Ǧ

indikator

yang

Dapat

Penentu

Indikator

Angka

Harapan

Hidup

di

Sumatera

Selatan

Tahun

2007

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Penduduk Dengan Keluhan Kesehatan

Penduduk yang diperkirakan

tidak mencapai usia

40 tahun (%)

Bayi yang di imunisasi

lengkap* (%)

72 PRABUMULIH 27.70 12.80 5.76 6.30 91.33

73 PAGAR ALAM 32.88 16.11 6.16 7.58 97.67

74 LUBUKLINGGAU 36.51 12.98 5.01 12.33 86.54

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2009 (*Riskesdas, 2007)

(45)

SuMber Daya

Distribusi

Penduduk

yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Provinsi

Sumatera

Selatan

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Sumber:

Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel

3.

Indikator

Penentu

Masih

Terdapatnya

Permasalahan

Penduduk

yang

Melakukan

Pengobatan

Sendiri

di

Sumatera

Selatan

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Rasio Dokter Umum per

100.000 Penduduk

Rasio Dokter Gigi per 100.000 Penduduk

Rasio Bidan per 100.000 Penduduk

Rasio Tenaga Kesehatan Lain

per 100.000 Penduduk

1 OGAN KOMERING ULU 10.86 2.24 76.36 40.90

8 OGAN KOMERING ULU SELATAN 2.42 0.27 64.71 40.81

9 OGAN KOMERING ULU TIMUR 4.16 1.66 75.12 47.53

10 OGAN ILIR 3.97 0.74 64.78 28.79

11 EMPAT LAWANG 0.00 0.00 39.19 22.96

71 PALEMBANG 30.72 2.73 33.87 10.15

72 PRABUMULIH 20.22 3.26 56.09 52.17

73 PAGAR ALAM 4.93 0.82 73.88 11.49

74 LUBUKLINGGAU 22.68 2.21 60.86 48.68

(46)

akSeS keSehatan

Distribusi

Penduduk

Tanpa

Akses

Pada

Fasilitas

Sarana

Kesehatan

di

Provinsi

Sumatera

Selatan

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Sumber:

Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel

4.

Indikator

Ǧ

indikator

yang

Menggambarkan

Akses

Penduduk

terhadap

Fasilitas

Kesehatan

di

Sumatera

Selatan

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Jarak Rata-rata

Menuju Rumah Sakit Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata

Menuju Rumah Sakit Bersalin Terdekat (Km)

Jarak Rata-rata Menuju Poskesdes

Terdekat (Km)

Jarak Rata-rata Menuju Puskesmas Terdekat

(Km)

Jarak Rata-rata Menuju

Toko Obat/Apotek

Terdekat (Km)

71 PALEMBANG 3.34 2.67 8.62 2.72 2.78

72 PRABUMULIH 7.47 7.33 6.43 5.05 7.57

73 PAGAR ALAM 9.15 8.59 6.94 4.03 9.34

74 LUBUKLINGGAU 4.76 4.90 10.76 2.89 4.75

(47)

peMbIayaan

Distribusi

Proporsi

Anggaran

Pemerintah

Pada

Sektor

Kesehatan

Terhadap

Total

APBD

di

Sumatera

Selatan

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Sumber: Depkeu

, 2008

Tabel

5.

Indikator

Ǧ

indikator

yang

Terkait

Pembiayaan

Sektor

Kesehatan

di

Sumatera

Selatan

tahun

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Anggaran Kesehatan Perkapita*

(Rp/org)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Dasar* (Juta Rupiah)

DAK Kesehatan

Untuk Pelayanan

Rujukan* (Juta Rupiah)

Pemegang Askeskin

(KK)

Pengusul SKTM

(KK)

1 OGAN KOMERING ULU 182,725.00 5.95 3.29

2 OGAN KOMERING ILIR 86,302.84 14118 1447 11.73 2.63

8 OGAN KOMERING ULU SELATAN 78,509.56 5845 3.98 1.75

9 OGAN KOMERING ULU TIMUR 67,996.50 6487 5.69 2.46

10 OGAN ILIR 101,375.53 5009 4.04 2.21

11 EMPAT LAWANG 28,474.61 5749 5.54 1.93

71 PALEMBANG 77,173.59 7.30 2.19

72 PRABUMULIH 302,400.66 5577 1105 7.12 1.63

73 PAGAR ALAM 520,195.05 5401 6.02 2.71

74 LUBUKLINGGAU 189,340.21 5770 2131 0.97 1.74

(48)

PROVINSI

(49)

Derajat keSehatan (Ibu Dan anak)

Distribusi

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

Oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Provinsi

Bengkulu

per

Kabupaten/Kota

Tahun

2008

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel

1.

Indikator

Yang

Terkait

Dengan

Proporsi

Kelahiran

yang

Ditolong

Oleh

Tenaga

Kesehatan

Terlatih

di

Bengkulu

Tahun

2007

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Kelahiran ditolong

Tenaga Kesehatan

Ahli (%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes / Bidan Desa

Untuk Persalinan Tahun 2006*

(%)

Keluarga yang Memanfaatkan Polindes

/ Bidan Desa Untuk Pemeriksaan

Bayi/Balita Tahun 2006*

(%)

Balita Kurang

Gizi (%)

1 BENGKULU SELATAN 86.37 1.80 8.00 4.89

2 REJANG LEBONG 86.71 5.60 18.70 11.56

3 BENGKULU UTARA 80.29 1.20 7.40 6.83

4 KAUR 55.06 8.80 21.30 7.25

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2009 (*Riskesdas, 2007)

(50)

Derajat keSehatan MaSyarakat

Distribusi

Angka

Harapan

Hidup

di

Provinsi

Bengkulu

per

Kab./Kota

Tahun

2008

Sumber:

Badan Pusat Statistik, 2009

Tabel

2.

Indikator

Ǧ

indikator

Yang

Dapat

Penentu

Indikator

Angka

Harapan

Hidup

di

Bengkulu

Tahun

2007

2008

ID

Kab Kabupaten/Kota

Penduduk Dengan Keluhan Kesehatan

(%)

Penduduk yang diperkirakan tidak

mencapai usia 40 tahun

(%)

Bayi yang di imunisasi

lengkap Tahun 2007*

(%)

Gambar

Tabel 1. Indikator yang Terkait Dengan Proporsi Kelahiran yang Ditolong Oleh
Tabel 2. Indikator-indikator yang Dapat Penentu Indikator Angka Harapan Hidup
Tabel 3. Indikator Penentu Masih Terdapatnya Permasalahan Penduduk Yang
Tabel 4. Indikator-indikator yang Menggambarkan Akses Penduduk terhadap
+2

Referensi

Dokumen terkait

WN201 WN202 WN203 WN204.. Aspek-aspek yang diamati pada aktivitas guru dalam pembelajaran model PPKK pada tahap 1 pembukaan : 1) mempersiapkan dan memotivasi

Berapa kali Bapak/ibu memberikan pelatihan atau penyuluhan kepada masyarakat dalam kurun waktu 3 tahun ini. Jawaba

Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan konsep jarak, titik, garis dan

Jika terdapat duplikasi dimana penyedia telah terdaftar di dua LPSE atau lebih maka roaming pada User ID tunggal tidak dapat dilakukan sebelum penyedia melakukan aktivasi User

Hasil penelitian ini menghasilkan beberapa strategi yaitu memanfaatkan potensi jerami padi yang melimpah dan sangat ekonomis sebagai pakan untuk memenuhi kebutuhan

Untuk pelaku bisnis perhotelan, temuan menunjukkan bahwa hotel harus secara aktif berinvestasi dalam pelatihan " how to service " untuk karyawan mengingat bahwa tingkat

[r]

Dapat memberikan informasi tentang kadar Kebutuhan Oksigen Kimia pada limbah cair industri karet yang layak untuk dibuang ke badan air menurut keputusan Menteri Lingkungan