• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengujian Substantif Piutang Usaha

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengujian Substantif Piutang Usaha"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

Pengujian

Pengujian

Substantif

Substantif

Piutang

Piutang

Usaha

Usaha

(

(

Pertemuan

Pertemuan

ke

ke

-

-

5

5

))

Antariksa

Antariksa

Budileksmana

Budileksmana

[email protected]

[email protected]

www.antariksa.info

(2)

Tujuan

Tujuan

Kuliah

Kuliah

1

1

Menggambarkan

Menggambarkan

metodologi

metodologi

desain

desain

pengujian

pengujian

saldo

saldo

rinci

rinci

dengan

dengan

menggunakan

menggunakan

model

model

risiko

(3)

Tujuan

Tujuan

Audit

Audit

Saldo

Saldo

-

-

Terkait

Terkait

Piutang

Piutang

Usaha

Usaha

Kaitan

Kaitan rincirinci

Nilai

Nilai ygyg DapatDapat Direalisasi Direalisasi Klasifikasi Klasifikasi Keakuratan Keakuratan Keberadaan Keberadaan Hak Hak Kelengkapan Kelengkapan Pisah

Pisah batasbatas Penyajian

Penyajian

dan

(4)

Identifikasi

Identifikasi risikorisiko bisnisbisnis klienklien yang yang mempengaruhimempengaruhi piutang

piutang usahausaha..

Metodologi

Metodologi

Desain

Desain

Pengujian

Pengujian

Saldo

Saldo

Rinci

Rinci

Piutang

Piutang

Usaha

Usaha

Tahap

Tahap II

Menentukan

Menentukan salahsalah sajisaji yang yang dapatdapat ditoleransiditoleransi dandan menentukan

menentukan risikorisiko bawaanbawaan piutangpiutang usahausaha.. Menentukan

Menentukan risikorisiko pengendalianpengendalian untukuntuk siklussiklus penjualan

(5)

Mendesain

Mendesain dandan melakukanmelakukan pengujianpengujian pengendalianpengendalian dan

dan pengujianpengujian substantifsubstantif transaksitransaksi padapada siklussiklus penjualan

penjualan dandan penagihanpenagihan.. Tahap

Tahap IIII

Metodologi

Metodologi

Desain

Desain

Pengujian

Pengujian

Saldo

(6)

Waktu Waktu Item yang Item yang dipilih dipilih Ukuran Ukuran sampel sampel Prosedur Prosedur audit audit Mendesain

Mendesain dandan melakukanmelakukan prosedurprosedur analitisanalitis saldo

saldo piutangpiutang usahausaha..

Tahap

Tahap

III

III

Mendesain

Mendesain pengujianpengujian saldosaldo rincirinci piutangpiutang usahausaha untuk

untuk memenuhimemenuhi tujuantujuan audit audit terkaitterkait dengandengan saldosaldo..

Metodologi

Metodologi

Desain

Desain

Pengujian

Pengujian

Saldo

(7)

Hubungan

Hubungan

Antara

Antara

Penjualan

Penjualan

dengan

dengan

Piutang

Piutang

Usaha

Usaha

Penyajian

Penyajian dandan

disclosuredisclosure

KaitanKaitan rincirinci

KeberadaanKeberadaan KelengkapanKelengkapan KeakuratanKeakuratan KlasifikasiKlasifikasi PisahPisah batasbatas NilaiNilai dapatdapat direalisa si direalisa si HakHak Tujuan

Tujuan audit audit saldo-saldo-terkaitterkait piutangpiutang usahausaha

Tujuan

Tujuan audit audit transaksi

transaksi--terkaitterkait Penjualan Penjualan Keberadaan Keberadaan Kelengkapan Kelengkapan Keakuratan Keakuratan Klasifikasi Klasifikasi Timing Timing × × × × × × × × × ×

(8)

Penyajian Penyajian dandan

disclosuredisclosure

KaitanKaitan rincirinci

KeberadaanKeberadaan KelangkapanKelangkapan KeakuratanKeakuratan KlasifikasiKlasifikasi PisahPisah batasbatas NilaiNilai DapatDapat direalisa si direalisa si HakHak Tujuan

Tujuan audit audit saldo-saldo-terkaitterkait piutangpiutang usahausaha

Tujuan

Tujuan auditaudit transaksi

transaksi--terkaitterkait Penerimaan

Penerimaan kaskas

Keberadaan Keberadaan Kelengkapan Kelengkapan Keakuratan Keakuratan Klasifikasi Klasifikasi Timing Timing × × × × × × × × × ××

Hubungan

Hubungan

Antara

Antara

Penjualan

Penjualan

dengan

(9)

Tujuan

Tujuan

Kuliah

Kuliah

2

2

Mendesain

Mendesain

dan

dan

melakukan

melakukan

prosedur

prosedur

analitis

analitis

atas

atas

akun

akun

-

-

akun

akun

dalam

dalam

siklus

siklus

penjualan

penjualan

dan

dan

penagihan

(10)

Prosedur

Prosedur

Analitis

Analitis

atas

atas

Siklus

Siklus

Penjualan

Penjualan

dan

dan

Penagihan

Penagihan

Persentase

Persentase labalaba kotorkotor dengandengan tahun2 tahun2 sebelumnyasebelumnya Penjualan

Penjualan tiaptiap bulanbulan Persentase

Persentase returretur penjualanpenjualan terhadapterhadap penjualan

penjualan kotorkotor dgndgn tahun2 tahun2 sebelumnyasebelumnya

Dibandingkan

(11)

Saldo

Saldo pelangganpelanggan individual individual terhadapterhadap jumlahjumlah tersajitersaji Persentase

Persentase kerugiankerugian PTT PTT thdthd penjualanpenjualan kotorkotor Jumlah

Jumlah harihari piutangpiutang dagangdagang s/ds/d dapatdapat ditagihditagih

Prosedur

Prosedur

Analitis

Analitis

atas

atas

Siklus

Siklus

Penjualan

Penjualan

dan

dan

Penagihan

Penagihan

Dibandingkan

(12)

Persentase

Persentase kategorikategori umurumur thdthd piutangpiutang Persentase

Persentase cadangancadangan kerugiankerugian piutangpiutang tidaktidak tertagih

tertagih terhadapterhadap piutangpiutang usahausaha Persentase

Persentase kerugiankerugian piutangpiutang tidaktidak tertagihtertagih terhadap

terhadap piutangpiutang usahausaha totaltotal

Prosedur

Prosedur

Analitis

Analitis

atas

atas

Siklus

Siklus

Penjualan

Penjualan

dan

dan

Penagihan

Penagihan

Dibandingkan

(13)

Informasi

Informasi

Komparatif

Komparatif

Penjualan Penjualan Laba

Laba kotorkotor Piutang

Piutang usahausaha Kerugian

Kerugian piutangpiutang tidaktidak tertagihtertagih Total

Total aktivaaktiva lancarlancar Total

Total aktivaaktiva Laba

Laba bersihbersih Jumlah

Jumlah akunakun piutangpiutang Jumlah

Jumlah akunakun piutangpiutang dengandengan saldo

saldo didi atasatas $100,000$100,000

144,328 144,328 39,845 39,845 20,197 20,197 3,323 3,323 51,027 51,027 61,367 61,367 5,681 5,681 258 258 37 37 9.0 9.0 9.6 9.6 7.3 7.3 (2.1) (2.1) 14.0 14.0 (7.0) (7.0) 21.9 21.9 16.7 16.7 15.6 15.6 132,421 132,421 36,350 36,350 18,827 18,827 3,394 3,394 44,779 44,779 66,021 66,021 4,659 4,659 221 221 32 32 7.0 7.0 7.0 7.0 14.1 14.1 7.3 7.3 6.6 6.6 8.0 8.0 39.0 39.0 5.7 5.7 6.7 6.7 123,737 123,737 33,961 33,961 16,505 16,505 3,162 3,162 41,989 41,989 61,147 61,147 3,351 3,351 209 209 30 30 12/31/04 12/31/04 ($000) ($000) Perubhn Perubhn % %tasetase 2003 2003- -2004 2004 12/31/0312/31/03($000)($000) Perubhn Perubhn % %tasetase 2002 2002- -2003 2003 12/31/0212/31/02($000)($000)

(14)

Prosedur

Prosedur

Analitis

Analitis

:

:

Siklus

Siklus

Penjualan

Penjualan

dan

dan

Penagihan

Penagihan

Laba

Laba kotor/ kotor/ penjualanpenjualan bersihbersih Retur

Retur dandan potonganpotongan penjualanpenjualan// penjualan

penjualan kotorkotor Kerugian

Kerugian PTT/ penjualanPTT/ penjualan bersihbersih Cadangan

Cadangan kerugiankerugian piutang/piutang/ piutang

piutang usahausaha Jumlah

Jumlah harihari piutangpiutang usahausaha s/ds/d dapat

dapat ditagihditagih ((outstandingoutstanding)) Piutang

Piutang usahausaha bersihbersih// aktiva

aktiva lancarlancar

27.85% 27.85% 0.90% 0.90% 2.30% 2.30% 6.10% 6.10% 48.09 48.09 37.20% 37.20% 27.70% 27.70% 0.90% 0.90% 2.60% 2.60% 7.50% 7.50% 47.96 47.96 32.50% 32.50% 27.68% 27.68% 0.90% 0.90% 2.60% 2.60% 6.40% 6.40% 49.32 49.32 32.30% 32.30% 12/31/04 12/31/04 12/31/0312/31/03 12/31/0212/31/02

(15)

Mendisain

Mendisain

dan

dan

Melakukan

Melakukan

Pengujian

Pengujian

Saldo

Saldo

Rinci

Rinci

Piutang

Piutang

Usaha

Usaha

(

(

Tahap

Tahap

III)

III)

Risiko

Risiko deteksideteksi yang yang direncanakandirencanakan adalahadalah merupakan

merupakan keputusankeputusan auditorauditor Menggabungkan

Menggabungkan faktor2 faktor2 ygyg menentukanmenentukan risiko

risiko deteksideteksi yang yang direncanakandirencanakan adalahadalah kompleks

(16)

Prosedur

Prosedur

Analitis

Analitis

tentang

tentang

Laba

Laba

Kotor

Kotor

Hardwood Hardwood Softwood Softwood Plywood Plywood 36.3 36.3 23.9 23.9 40.3 40.3 2005 2005 20042004 20032003 32.4 32.4 22.0 22.0 50.1 50.1 36.4 36.4 20.3 20.3 44.2 44.2 32.5 32.5 22.1 22.1 54.3 54.3 36.0 36.0 20.5 20.5 45.4 45.4 32.3 32.3 22.3 22.3 55.6 55.6 Persentase

Persentase labalaba kotorkotor

Great Great Western

(17)

Tujuan

Tujuan

Kuliah

Kuliah

3

3

Mendisain

Mendisain

dan

dan

melakukan

melakukan

pengujian

pengujian

saldo

saldo

rinci

rinci

mengenai

mengenai

piutang

piutang

usaha

usaha

untuk

untuk

tiap

tiap

-

-

tiap

tiap

tujuan

(18)

Mendisain

Mendisain

Pengujian

Pengujian

Saldo

Saldo

Rinci

Rinci

Piutang

Piutang usahausaha telahtelah dijumlahkandijumlahkan dengandengan benarbenar,, dan

dan sesuaisesuai dengandengan Master File Master File dandan bukubuku besarbesar (

(

aged trial balance

aged trial balance

).). Mencatat

Mencatat piutangpiutang usahausaha yang yang adaada.. Piutang

(19)

Piutang

Piutang usahausaha adalahadalah akuratakurat.. Piutang

Piutang usahausaha diklasifikasikandiklasifikasikan secarasecara tepattepat.. Pisah

Pisah batasbatas piutangpiutang usahausaha adalahadalah benarbenar..

Mendisain

(20)

Piutang

Piutang usahausaha disajikandisajikan sebesarsebesar nilainilai yang yang dapatdapat direalisasi

direalisasi.. Klien

Klien mempunyaimempunyai hakhak atasatas piutangpiutang usahausaha.. Penyajian

Penyajian dandan

disclosure

disclosure

piutangpiutang usahausaha adalahadalah tepat

tepat..

Mendisain

(21)

Tujuan

Tujuan

Kuliah

Kuliah

4

4

Mendapatkan

Mendapatkan

dan

dan

mengevaluasi

mengevaluasi

konfirmasi

(22)

Syarat

Syarat

AICPA

AICPA

1.

1. PiutangPiutang usahausaha adalahadalah tidaktidak material.material. 2.

2. Auditor Auditor mempertimbangkanmempertimbangkan konfirmasikonfirmasi sebagai

sebagai buktibukti yang yang tidaktidak efektifefektif sebabsebab tingkat

tingkat responrespon kemungkinankemungkinan besarbesar tidaktidak memadai

memadai atauatau tidaktidak reliabelreliabel.. 3.

3. TingkatTingkat kombinasikombinasi risikorisiko bawaanbawaan dandan risikorisiko pengendalian

pengendalian adalahadalah rendahrendah dandan buktibukti substantif

(23)

Tipe

Tipe

Konfirmasi

Konfirmasi

Konfirmasi

Konfirmasi positifpositif Form

Form konfirmasikonfirmasi kosongkosong Konfirmasi

Konfirmasi fakturfaktur Konfirmasi

(24)

Timing

Timing

(

(

Waktu

Waktu

)

)

Bukti

Bukti yang paling yang paling reliabelreliabel daridari konfirmasikonfirmasi didapat

didapat apabilaapabila dikirimkandikirimkan sedekatsedekat mungkinmungkin dengan

dengan tanggaltanggal neracaneraca, , sebagaisebagai lawanlawan untukuntuk mengkonfirmasi

mengkonfirmasi akunakun beberapabeberapa bulanbulan sebelumsebelum akhir

(25)

Ukuran

Ukuran

Sampel

Sampel

Salah

Salah sajisaji yang yang dapatdapat ditoleransiditoleransi Risiko

Risiko bawaanbawaan Risiko

Risiko pengendalianpengendalian Risiko

Risiko deteksideteksi yang yang dicapaidicapai daridari pengujian

(26)

Pemilihan

Pemilihan

Item yang

Item yang

Akan

Akan

Diuji

Diuji

Ketika

Ketika memilihmemilih sampelsampel piutangpiutang usahausaha yang yang akanakan dikonfirmasi

dikonfirmasi, auditor , auditor harusharus hatihati--hatihati untukuntuk menghindari

(27)

Apabila

Apabila klienklien berusahaberusaha menekanmenekan auditorauditor untuk

untuk mengirimmengirim konfirmasikonfirmasi padapada pelangganpelanggan tertentu

tertentu, auditor , auditor harusharus mempertimbangkanmempertimbangkan kemungkinan

kemungkinan bahwabahwa klienklien berusahaberusaha untukuntuk menyembunyikan

menyembunyikan sesuatusesuatu yang yang fiktiffiktif atauatau salah

salah sajisaji piutangpiutang usahausaha yang yang telahtelah diketahuidiketahui..

Pemilihan

(28)

Menjaga

Menjaga

Kontrol

Kontrol

Setelah

Setelah semuasemua item yang item yang akanakan dikonfirmasidikonfirmasi telah

telah ditentukanditentukan, auditor , auditor harusharus tetaptetap menjaga

menjaga kontrolkontrol terhadapterhadap konfirmasikonfirmasi sampaisampai jawaban

(29)

Tindak

Tindak

Lanjut

Lanjut

Apabila

Apabila

Tidak

Tidak

Ada

Ada

Respon

Respon

Ketika

Ketika konfirmasikonfirmasi positifpositif digunakandigunakan,, SAS 67

SAS 67 mengaturmengatur prosedurprosedur tindaktindak lanjutlanjut untuk

untuk konfirmasikonfirmasi yang yang tidaktidak dikembalikandikembalikan oleh

(30)

Penerimaan

Penerimaan

Kas

Kas

Kemudian

Kemudian

Membuktikan

Membuktikan penerimaanpenerimaan kaskas kemudiankemudian (

(

cash subsequent

cash subsequent

) ) setelahsetelah tanggaltanggal konfirmasikonfirmasi,, termasuk

termasuk mengujimenguji buktibukti penerimaannyapenerimaannya (

(

remittance advice

remittance advice

) ) dandan pencatatannyapencatatannya padapada jurnal

jurnal penerimaanpenerimaan kaskas, , atauatau mungkinmungkin bahkan

bahkan terdapatterdapat pengkreditanpengkreditan kemudiankemudian (

(

subsequent credit

subsequent credit

) ) padapada

master file

master file

piutang

(31)

Duplikasi

Duplikasi

Faktur

Faktur

Penjualan

Penjualan

Memeriksa

Memeriksa penerbitanpenerbitan fakturfaktur penjualanpenjualan yang

yang sesunguhnyasesunguhnya & & tanggaltanggal transaksitransaksi sesungguhnya

(32)

Dokumen

Dokumen

Pengiriman

Pengiriman

Barang

Barang

Menentukan

Menentukan apakahapakah pengirimanpengiriman barang

barang adalahadalah benar2 benar2 dilakukandilakukan,, dan

dan merupakanmerupakan pengujianpengujian pisahpisah batas

(33)

Korespondensi

Korespondensi

dengan

dengan

Klien

Klien

Biasanya

Biasanya, auditor , auditor tidaktidak memerlukanmemerlukan

review

review

korespondensikorespondensi sebagaisebagai bagianbagian daridari prosedur

prosedur alternatifalternatif, , tetapitetapi korespondensikorespondensi dapat

dapat digunakandigunakan untukuntuk mengungkapkanmengungkapkan perselisihan

perselisihan piutangpiutang yang yang dikonfirmasikandikonfirmasikan yang

(34)

Analisis

Analisis

Selisih

Selisih

Pembayaran

Pembayaran yang yang telahtelah dilakukandilakukan Barang

Barang--barangbarang yang yang belumbelum diterimaditerima Barang

Barang--barangbarang yang yang dikembalikandikembalikan Kesalahan

Kesalahan klerikalklerikal dandan akunakun yangyang diperselisihkan

(35)

Membuat

Membuat

Kesimpulan

Kesimpulan

Evaluasi

Evaluasi ulangulang pengendalianpengendalian internintern Evaluasi

Evaluasi sifatsifat kualitatifkualitatif daridari salahsalah sajisaji.. Menentukan

Menentukan apakahapakah buktibukti yang yang cukupcukup telah

(36)

Tujuan

Tujuan

Kuliah

Kuliah

5

5

Mendisain

Mendisain

prosedur

prosedur

audit

audit

untuk

untuk

mengaudit

mengaudit

piutang

piutang

usaha

usaha

,

,

dengan

dengan

menggunakan

menggunakan

worksheet

worksheet

perencanaan

perencanaan

bukti

bukti

sebagai

sebagai

panduan

(37)

Sumber

Sumber

pada

pada

Worksheet

Worksheet

Perencanaan

Perencanaan

Bukti

Bukti

¾

¾ SalahSalah sajisaji yang yang dapatdapat ditoleransiditoleransi

¾

¾ RisikoRisiko audit yang audit yang dapatdapat diterimaditerima

¾

¾ RisikoRisiko bawaanbawaan

¾

¾ RisikoRisiko pengendalianpengendalian

¾

¾ PengujianPengujian substantifsubstantif untukuntuk hasilhasil

transaksi

transaksi

¾

¾ ProsedurProsedur analitisanalitis

¾

¾ RisikoRisiko deteksideteksi yang yang direncanakandirencanakan

dan

(38)

SEKIAN

Referensi

Dokumen terkait

Hormone–receptor complex: meningkatkan aktivitas enzim protein kinase... Transmembrane receptor

Setelah diperoleh penyelesaian persamaan, dilakukan simulasi dengan menggunakan fungsi error pada Simulasi pertama menunjukkan bahwa ar dari temperatur tinggi ke

Berdasarkan perhitungan rekapitulasi NGT bahwa faktor penyebab yang paling dominan menyebabkan reject ukuran tidak standar pada proses produksi di seksi machining 5 dengan

Kemudian berdasarkan hasil identifikasi seven tools tersebut dilanjutkan dengan melakukan analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi

Yang dimaksud dengan Bimbingan Perkawinan adalah proses pengarahan atau pemberian bantuan yang dilakukan oleh petugas KUA berupa nasihat sebelum melangsungkan ikatan lahir batin

Hindu tetap menyembah satu Tuhan yang disebut Brahman/Ida Sang Hyang Widhi hanya saja karena sifat dan kemahakuasaan Beliau sangat sulit untuk bisa dipahami akal manusia yang

Tahap Pertama : Analisis Kebutuhan yaitu menganalisis kebutuhan apa saja yang diperlukan dalam perancangan kriptografi kunci simetris menggunakan fungsi

melanjutkan dan lebih mengembangkan penelitian yang sudah dilakukan, karena pada Pantai Puger ini memiliki potensi energi angin besar yang dapat dimanfaatkan