• Tidak ada hasil yang ditemukan

8 Cara Menskor Soal Essay

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "8 Cara Menskor Soal Essay"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

CAR

▸ Baca selengkapnya: beda soal isian dan essay

(2)

MENSKOR DAN MENILAI

MENSKOR DAN MENILAI

MENSKOR = MENENTUKAN ANGKA MELALUI

MENSKOR = MENENTUKAN ANGKA MELALUI

KUNCI JA

KUNCI J

AW

WABAN (m

ABAN (menentuk

enentukan

an jawaban

jawaban

benar)

benar)

KUNCI SK

KU

NCI SKORI

ORING (me

NG (men

nye

yelek

leksi

si jaw

jawaba

aban

n ben

benar

ar

d

da

an

n ssa

ala

lah

h))

(3)

CARA MENILAI TUGAS DAN

PERFORMANCE 

• BERTITIK TOLAK DARI BATAS BAWAH,

KEMUDIAN BERDASARKAN KELENGKAPAN

JAWABAN SISWA DIBERIKAN TAMBAHAN NILAI. MENURUT PENGALAMAN,PEMBERIAN NILAI

DENGAN CARA INI CENDERUNG RENDAH. • BERTITIK TOLAK DARI BATAS ATAS,

SELANJUTNYA DITURUNKAN SEDIKIT

DEMISEDIKIT SESUAI DENGAN KEKURANGAN YANG ADA. MENURUT PENGALAMAN,

PEMBERIAN NILAI DENGAN CARA INI

(4)

CARA MENSKOR SOAL ESSAY

• Nilailah jawaban soal essay dalam hubungan nya

dengan hasil belajar yang sedang diukur

• Soal essay dengan jawaban terbatas penskoran dg

 point method ; gunakan rambu-rambu jawaban

• Soal essay dengan jawaban terbuka, penskoran dg

rating method ; gunakan criteria/rubric penilaian

• Memeriksa dan menilai jawaban siswa soal demi soal

bukan bukan siswa demi siswa, untuk menghindari halo effect

• Evaluasi jawaban soal essay tanpa mengetahui

(5)

CARA MENSKOR TES OBYEKTIF

Fill-in dan completion: ada 2 pendapat yaitu:

• Setiap isian (jawaban) benar mendapat skor 1 kalau salah 0. Jadi skor maksimum sejumlah  jawaban yang ada.

• Dihitung berdasarkan jumlah jumlah soal. Setiap soal mendapat skor 1 meskipun dalam 1 soal

ada lebih dari 1 jawaban. Jadi skor maksimum =  jumlah soal

• Rumus: S = skor

R = jmlh jawab betul

(6)

CARA MENSKOR TES OBYEKTIF

true-false

• setiap soal dijawab benar skor 1 jika salah skor 0. Rumus untuk menghitung skor akhir yaitu:

atau

• keterangan: S = skor akhir

R = jumlah jawaban benar W = jumlah jawaban salah

n = banyaknya option (selalu 2) 1 = bilangan tetap

S = R – W n- 1

(7)

CARA MENSKOR TES OBYEKTIF

•   Multiple choise

• Jawaban benar skor 1, jawaban salah skor 0.

• Rumus: S = skor akhir

R = jmlh jawaban benar

W = jmlh jawaban salah n = jumlah option

• Jika ada soal yang tidak dijawab tidak diperhitungkan dalam penilaian

S = R - W

n-1

(8)

CARA MENSKOR TES OBYEKTIF

•  Matching test 

(menjodohkan):

setiap soal benar mendapat skor 1 Rumus:

S = skor akhir

R = jumlah jawaban benar

(9)

CIRI-CIRI TES YANG BAIK

1. VALIDITAS: TES DIKATAKAN VALID (MEMILIKI VALIDITAS TINGGI) ATAU SAHIH JIKA DAPAT

MENGUKUR APA YANG SEHARUSNYA DIUKUR. MACAM VALIDITAS:

 – Validitas logis: suatu instrument yang memenuhi

persyaratan valid berdasarkan hasil penalaran atau instrument yang disusun sudah berdasarkan teori penyusunan instrument. Validitas ini tidak perlu diuji.

 – Validitas empiris: suatu instrument yang teruji

(10)

CIRI-CIRI TES YANG BAIK

2. RELIABILITAS: SUATU TES DIKATAKAN

MEMILIKI RELIABILITAS TINGGI JIKA TES

TERSEBUT DAPAT MEMBERIKAN HASIL YANG

AJEG ATAU TETAP

3. OBYEKTIVITAS: TERUTAMA PADA SYSTEM

SKORINGNYA. SIAPAPUN YANG MENILAI

AKAN MENGHASILKAN SKOR YANG SAMA.

YANG MEMPENGARUHI OBYEKTIVITAS TES

ADALAH

 BENTUK TES

DAN

 PENILAI 

(11)

CIRI-CIRI TES YANG BAIK

4. PRAKTIKABILITAS: BERSIFAT PRAKTIS,

MUDAH PENGADMINISTRASIANNYA. TES

YANG PRAKTIS ADALAH:

 – Mudah dilaksanakan  – Mudah memeriksanya

 – Dilengkapi petunjuk yang jelas

5. EKONOMIS: pelaksanaan tes tidak

memerlukan biaya yang mahal, tenaga yang

banyak dan waktu yang lama.

(12)

VALIDITAS

BERDASARKAN MACAMNYA: 1. VALIDITAS LOGIS:

 – Validitas isi: instrument yang disusun berdasarkan isi materi

yang dievaluasi. Validitas ini sering disebut validitas kurikuler

 – Validitas konstruksi: tes memiliki validitas konstruksi jika

butir-butir soal yang membangun tes mengukur setiap aspek berpikir sesuai indikator

2. VALIDITAS EMPIRIS: SUATU TES YANG HASILNYA SESUAI PENGALAMAN

 – Concurrent validity: suatu tes yang hasilnya sesuai pengalaman

dan pembandingnya sudah ada misalnya nilai ulangan harian

 – Predictive validity: tes yang hasilnya bisa digunakan untuk

(13)

VALIDITAS ALAT UKUR

) )(

(  x2  y2  xy

• CARA MENGETAHUI VALIDITAS ALAT UKUR:

MENGGUNAKAN TEKNIK KORELASI PRODUCT MOMEN dari Pearson

• Rumus Korelasi Product momen dengan

simpangan

rxy = koefisien korelasi

(14)

Contoh perhitungan

No. Nama X Y x y x2 y2 xy 1 ADI 6,5 6,3 0 -0,1 0 0,01 0 2 SUSI 7 6,8 +0,5 +0,4 0,25 0,16 0,2 3 FATMA 7,5 7,2 +1 +0,8 1 0,64 0,8 4 YONO 7 6,8 +0,5 +0,4 0,25 0,16 0,2 5 JOKO 6 7 -0,5 +0,6 0,25 0,36 -0,03 6 YULIA 6 6,2 -0,5 -0,2 0,25 0,04 0,1 7 FERDI 5,5 5,1 -1 -1,3 1 1,69 1,3 8 AKBAR 6,5 6 0 -0,4 0 0,16 0 9 DANI 7 6,5 +0,5 +0,1 0,25 0,01 0,05 10 HARTINI 6 5,9 -0,5 -0,5 0,25 0,25 0,25 JUMLAH 65 63,8 3,5 3,48 2,87 RERATA 6,5 6,38

(15)

Dimasukkan ke rumus

) )( (  x2  y2  xy

r

xy

=

59 , 3 5 , 3 65 , 2  x

=

=

122,,65565

= 0,748

Rumus korelasi product momen dg angka kasar:

xy = 2 2 2 2 ) ( ) ( ) )( ( Y  Y   N   X   X   N  Y   X   XY   N 

(16)

Contoh perhitungan

mencari validitas tes Biologi

No. NAMA X Y X2  Y2 XY

1 ADI 6.5 6.3 42.25 39.69 40.95 2 SUSI 7 6.8 49 46.24 47.6 3 FATMA 7.5 7.2 56.25 51.84 54 4 YONO 7 6.8 49 46.24 47.6 5 JOKO 6 7 36 49 42 6 YULIA 6 6.2 36 38.44 37.2 7 FERDI 5.5 5.1 30.25 26.01 28.05 8 AKBAR 6.5 6 42.25 36 39 9 DANI 7 6.5 49 42.25 45.5 10 HARTINI 6 5.9 36 34.81 35.4 JUMLAH 65 63.8 426 410.52 417.3

(17)

Masukkan ke dalam rumus

2 2 2 2 ) ( ) ( ) )( ( Y  Y   N   X   X   N  Y   X   XY   N  r xy = ) 44 , 4070 52 , 410 10 )( 4225 426 10 ( ) 8 , 63 65 ( 3 , 417 10  x  x  x  x rxy = ) 44 , 4070 2 , 4105 )( 4225 4260 ( 4147 4173

= 0,745

=

(18)

KOEFISIEN KORELASI

• Harga koefisien korelasi antara -1 sampai +1

• Koefisien negative berarti ada hubungan terbalik

sedangkan positif berarti ada kesejajaran.

• Kriteria koefisien korelasi:

Antara 0,8 – 1,0 = korelasi sangat tinggi Antara 0,6 - <0,8 = korelasi tinggi

Antara 0,4 - <0,6 = korelasi cukup Antara 0,2 - <0,4 = korelasi rendah

(19)

MENAFSIRKAN HARGA KORELASI

Ada dua cara menafsirkan harga korelasi yaitu:

dicocokkan dengan criteria korelasi

dikonsultasikan ke table harga kritik r

product momen. Jika harga r<harga kritik

table berarti korelasi tidak signifikan

(20)

VALIDITAS BUTIR SOAL

• SELAIN VALIDITAS KESELURUHAN SOAL JUGA

PERLU DICARI VALIDITAS TIAP BUTIR SOAL.

• SOAL DISEBUT VALID JIKA MEMPUNYAI

DUKUNGAN YANG BESAR THD SKOR TOTAL.

• PERHITUNGAN MENGGUNAKAN KORELASI

PRODUCT MOMEN.

• PERHITUNGAN INI DIGUNAKAN UNTUK SOAL

OBYEKTIF.

• SOAL OBYEKTIF KALAU BENAR MENDAPAT SKOR 1

KALAU SALAH 0.

• SKOR TOTAL ADALAH JUMLAH SELURUH SKOR

(21)

Contoh perhitungan

Hasil tes dimasukkan dalam tabel berikut:

Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Skor total ANA 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 8 YUDI 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 5 MARLIA 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 4 YUNITA 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 5 AMIN 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 6 FAISAL 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 4 RURI 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 7 WIWIN 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 8

(22)

menghitung validitas soal no. 6

• Buat tabel persiapan

No. Nama X Y 1 ANA 1 8 2 YUDI 0 5 3 MARLIA 1 4 4 YUNITA 1 5 5 AMIN 1 6 6 FAISAL 0 4 7 RURI 1 7 8 WIWIN 1 8 Keterangan:

X = skor soal no. 6 Y = skor total

∑X = 6 ∑X2= 6

∑Y = 46 ∑Y2= 288

(23)

menghitung validitas soal no. 6

No. Nama X Y X2 Y2 XY 1 ANA 1 8 1 64 8 2 YUDI 0 5 0 25 0 3 MARLIA 1 4 1 16 4 4 YUNITA 1 5 1 25 5 5 AMIN 1 6 1 36 6 6 FAISAL 0 4 0 16 0 7 RURI 1 7 1 49 7 8 WIWIN 1 8 1 64 8  jmlh 6 46 6 288 37

(24)

Masukkan ke dalam rumus

2 2 2 2 ) ( ) ( ) )( ( Y  Y   N   X   X   N  Y   X   XY   N  ) 46 288 8 )( 6 6 8 ( ) 46 6 )( 37 8 ( 2 2  x  x  x  x ) 2116 2304 ( ) 36 48 ( 276 296  x  x r xy = r xy = r xy = 188 12 20  x

= 0,421

=

497 , 47 20

=

(25)

Menggunakan rumus lain:

Keterangan:

γpbi = koef. Korelasi biserial Mp = rerata skor yg betul Mt = rerata skor total

St = standar dev skor total p = proporsi jawaban benar q = proporsi jawaban salah

q  p S   M   M  t  t   p γpbi

=

mencari Mp = = = 6,17 6 8 7 6 5 3 8 6 37

(26)

• menggunakan kalkulator diperoleh harga σn =

1,7139

• menentukan harga p = = 0,17 • harga q = = 0,25

• masukkan ke dalam rumus: γpbi

=

=

=

= 0,4244

8 6 8 2 q  p S   M   M  t  t   p 25 , 0 75 , 0 7139 , 1 75 , 5 17 , 6 7321 , 1 7139 , 1 42 , 0  x

Referensi

Dokumen terkait

Validitas teoritik untuk sebuah instrumen evaluasi menunjuk pada kondisi bagi sebuah instrumen yang memenuhi persyaratan valid berdasarkan teori dan aturan yang

Reliabilitas merupakann sesuatu yang dibutuhkan tetapi bukan persyaratan mutlak untuk validitas suatu instrument (Rasyid dan Mansur,2007).. Masalah dalam penelitian ini

Setelah memperhatikan beberapa butir instrument yang tidak valid dalam analisis validitas di atas, maka setelah dibandingkan dengan kisi-kisi yang telah disusun di depan

14 Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: CV.. Validitas instrument dilakukan untuk mengetahui seberapa baik instrumen. Instrumen yang valid menghasilkan hasil yang

Tes yang baik harus memenuhi persyaratan tes, yaitu memiliki validitas, reliabilitas, objektivitas, praktikabilitas, dan ekonomis. Valid sering diartikan dengan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab IV, dengan seluruh hasil analisis persyaratan analisis data yang meliputi uji validitas,

LKPD interaktif berbasis scaffolding pada materi laju reaksi memenuhi kriteria valid berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan nilai persentase validitas sebesar 77,5% dan memenuhi

HASIL OLAH DATA SPSS VALIDITAS INSTRUMEN SOAL