101
Lampiran 2.
DEPARTEMEN AGRIBISNIS
FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010
DAFTAR WAWANCARA
Analisis Lingkungan Internal dan Lingkungan Eksternal
Pada Pengembangan Usaha Jamur
Dalam rangka penelitian untuk skripsi dengan judul :
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Jamur Pada Pinewood Farm Di Bogor, Jawa Barat
Oleh : Heri Eko Wira
(H 34076072)
Indensitas Responden
Nama
:
Pekerjaan/Jabatan
:
Nomor Responden
:
Penentuan Faktor Internal
Tujuan melakukan analisis faktor internal adalah untuk mengetahui faktor-faktor strategis yang dimasukkan kedalam kelompok kekuatan dan kelemahan dalam strategi pengembangan usaha jamur tiram. Untuk masing-masing faktor strategis kekuatan atau kelemahan, diharapkan dapat menghasilkan 5-10 faktor yang paling berpengaruh. Responden dapat menambahkan atau mengurangi aspek-aspek penilaian terhadap lingkungan internal apabila hal tersebut dianggap relevan.
Petunjuk Pengisian
1. Berikan tanda (v) pada kolom kekuatan pada tabel 1 berikut ini, apabila faktor-faktor tersebut menjadi kekuatan dalam strategi pengembangan usaha jamur tiram.
2. Berikan tanda (v) pada kolom kelemahan pada tabel 1 berikut ini, apabila faktor-faktor tersebut menjadi kekuatan dalam strategi pengembangan usaha jamur tiram.
3. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan atau kelemahan berdasarkan keterangan berikut ini :
a) Nilai 4, jika faktor tersebut dinilai sangat penting dan berpengaruh bagi perusahaan b) Nilai 3, jika faktor tersebut dinilai penting dan berpengaruh bagi perusahaan c) Nilai 2, jika faktor tersebut dinilai cukup penting dan berpengaruh bagi perusahaan d) Nilai 1, jika faktor tersebut dinilai kurang penting dan berpengaruh bagi perusahaan
102
Tabel 1. Analisis faktor Internal PerusahaanNo Faktor-faktor Strategis Internal Kekuatan Kelemahan 4 3 2 1
1 Mampu memproduksi dan bibit jamur sendiri 2 Lahan untuk pengembangan usaha jamur yang
masih luas
3 Fasilitas untuk budidaya jamur baik 4 Tenaga kerja yang kompeten 5 Kualitas produk jamur baik 6 Harga jual jamur tinggi
7 Lokasi perusahaan yang strategis 8 Kapasitas produksi jamur belum optimal 9 Keterbatasan modal
10 Sistim administrasi dan keuangan yang masih sederhana
11 Masih kurangnya promosi jamur
PENENTUAN FAKTOR EKSTERNAL
Tujuan melakukan analisis faktor eksternal adalah untuk mengetahui faktor-faktor strategis yang dimasukkan kedalam kelompok peluang dan ancaman dalam strategi pengembangan usaha jamur tiram. Untuk masing-masing faktor strategis peluang dan ancaman, diharapkan dapat menghasilkan 5-10 faktor yang paling berpengaruh. Responden dapat menambahkan atau mengurangi aspek-aspek penilaian terhadap lingkungan internal apabila hal tersebut dianggap relevan.
Petunjuk Pengisian
1. Berikan tanda (v) pada kolom kekuatan pada tabel 1 berikut ini, apabila faktor-faktor tersebut menjadi kekuatan dalam strategi pengembangan usaha jamur tiram.
2. Berikan tanda (v) pada kolom kelemahan pada tabel 1 berikut ini, apabila faktor-faktor tersebut menjadi kekuatan dalam strategi pengembangan usaha jamur tiram.
3. Tentukan nilai peringkat atau rating terhadap faktor-faktor kekuatan atau kelemahan berdasarkan keterangan berikut ini :
a) Nilai 4, jika faktor tersebut dinilai sangat penting dan berpengaruh bagi perusahaan b) Nilai 3, jika faktor tersebut dinilai penting dan berpengaruh bagi perusahaan c) Nilai 2, jika faktor tersebut dinilai cukup penting dan berpengaruh bagi perusahaan d) Nilai 1, jika faktor tersebut dinilai kurang penting dan berpengaruh bagi perusahaan
Tabel 2. Analisis faktor eksternal Perusahaan
No Faktor-faktor Strategis Eksternal Peluang Ancaman 4 3 2 1
1 kenaikan harga komoditas jamur tinggi 2 Peningkatan permintaan jamur
3 Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat jamur
4 Industri jamur diarah kan untuk ketahanan pangan dan teknologi serta kesehatan
5 Gaya hidup kembali kealam (back to nature) 6 Pasokan jamur tiram yang masih rendah 7 Fluktuasi harga BBM
8 Peningkatan impor jamur 9 Ancaman pendatang baru besar 10 Peningkatan dalam industri jamur besar 11 Produk subtitusi yang tinggi
103
PEMBERIAN
BOBOT
TERHADAP
KEKUATAN,
KELEMAHAN,
PELUANG DAN ANAMAN
I. Pembobotan terhadap lingkungan internal industri (kekuatan dan kelemahan) Petunjuk pengsian :
a) pemberian nilai didasarkan pada pebandingan berpasangan antara dua faktor secara relatif berdasarkan kepentingan dan pengaruhnya terhadap usaha.
b) Cara membaca perbandingan dimulai dari variabel pada baris 1 (huruf cetak miring) terhadap kolom 1 (huruh cetak tegak) dan harus konsisten. Dengan ketentuan berikut :
Bila lebih penting, nilainya = 1 Bila sama penting, nilainya = 2 Bila tidak lebih penting, nilainya = 3
II. Pembobotan terhadap lingkungan eksternal industri (peluang dan ancaman) Petunjuk pengisian :
a) pemberian nilai didasarkan pada pebandingan berpasangan antara dua faktor secara relatif berdasarkan kepentingan dan pengaruhnya terhadap usaha.
c) Cara membaca perbandingan dimulai dari variabel pada baris 1 (huruf cetak miring) terhadap kolom 1 (huruh cetak tegak) dan harus konsisten. Dengan ketentuan berikut :
Bila lebih penting, nilainya = 1 Bila sama penting, nilainya = 2 Bila tidak lebih penting, nilainya = 3
PENENTUAN ALTERNATIF STRATEGI DENNGAN MATRIKS QSPM
Penentuan alternatif strategi dengan matriks QSPM dilakukan untuk menetapkan kemenarikan relatif (Relatif Attractiveness) dan alternatif strategi yang paling tepat untuk dilaksanakan terlebih dahulu oleh perusahaan Pinewood Farm.
Petunjuk Pengisian
Ajukan pertanyaan, apakah faktor sukses kritis berpengaruh terhadap alternatif strategi yang ada. Jika jawabannya tidak, maka kolom AS tidak perlu diisi. Jjika jawabannya Ya, maka kolom AS di isi dengan ketentuan berikut :
4= Jika alternatif strategi sangat menarik dibandingkan relatif dengan alternatif yang lain. 3= Jika alternatif strategi cukup menarik dibandingkan relatif dengan alternatif yang lain. 2= Jika alternatif strategi agak menarik dibandingkan relatif dengan alternatif yang lain. 1= Jika alternatif strategi tidak menarik dibandingkan relatif dengan alternatif yang lain.
104
Lampiran 3.
Responden 1
. Manajer (Bapak Yulianto)
Responden 2
. Asisten Manajer Divisi Jamur (Bapak Manggara)
Faktor-faktor Strategis eksternal A B C D E F G H I J K L TOTAL BOBOT
kenaikan harga komoditas jamur tinggi (A) 3 3 2 3 3 1 1 2 1 2 3 24 0.099
Keberadaan MAJI sebagai lembaga asosiasi bagi
pengusaha jamur (B) 2 1 3 3 2 3 2 3 2 2 2 25 0.099
Peningkatan permintaan jamur (C) 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 1 28 0.111
Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat
jamur (D) 2 2 3 3 2 1 3 3 2 3 1 25 0.099
Industri jamur diarah kan untuk ketahanan pangan dan
teknologi serta kesehatan(E) 3 3 2 3 3 3 1 3 2 2 2 27 0.107
Gaya hidup kembali kealam (back to nature)(F) 2 1 2 1 2 1 1 1 2 1 1 15 0.059
Pasokan jamur tiram yang masih rendah(G) 2 2 2 1 1 2 1 1 2 2 2 18 0.071
Fluktuasi harga BBM (H) 3 2 1 1 1 1 1 1 2 1 1 14 0.055
Peningkatan impor jamur(I) 1 2 2 1 2 1 2 2 1 2 2 16 0.063
Ancaman pendatang baru besar (J) 1 2 3 2 2 2 1 1 2 1 3 17 0.067
Peningkatan dalam industri jamur besar (K) 2 3 1 2 2 3 2 1 2 2 3 23 0.091
Produk subtitusi yang tinggi (L) 3 3 1 3 2 3 2 1 1 1 1 21 0.083
TOTAL 253 1.004
Faktor-faktor Strategis eksternal A B C D E F G H I J K L TOTAL BOBOT
kenaikan harga komoditas jamur tinggi (A) 2 2 2 2 2 1 1 2 1 2 3 20 0.082
Keberadaan MAJI sebagai lembaga asosiasi bagi
pengusaha jamur (B) 1 1 1 3 1 2 3 2 2 1 1 18 0.074
Peningkatan permintaan jamur (C) 2 3 2 2 3 3 2 3 2 3 2 27 0.111
Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan
manfaat jamur (D) 2 2 3 3 2 1 3 3 2 3 1 25 0.102
Industri jamur diarah kan untuk ketahanan pangan
dan teknologi serta kesehatan(E) 3 3 3 3 3 3 1 3 3 2 2 29 0.119
Gaya hidup kembali kealam (back to nature)(F) 2 1 2 1 2 2 1 1 1 1 1 15 0.061
Pasokan jamur tiram yang masih rendah(G) 2 2 2 1 1 1 2 1 2 2 3 19 0.078
Fluktuasi harga BBM (H) 3 2 1 1 1 1 1 1 2 1 2 14 0.057
Peningkatan impor jamur(I) 1 2 2 1 2 2 1 2 1 2 1 16 0.066
Ancaman pendatang baru besar (J) 1 2 3 2 2 2 1 1 2 1 3 17 0.070
Peningkatan dalam industri jamur besar (K) 2 3 1 2 2 3 2 1 2 2 2 22 0.090
Produk subtitusi yang tinggi (L) 3 3 1 3 2 3 2 1 2 1 1 22 0.090
105
Responden 3
. Mandor Lapangan Divisi Jamur (Bapak Nana Ardiana)
Faktor-faktor Strategis eksternal A B C D E F G H I J K L TOTAL BOBOT
kenaikan harga komoditas jamur tinggi (A) 1 3 3 1 2 3 2 1 2 1 3 22 0.094
Keberadaan MAJI sebagai lembaga asosiasi bagi
pengusaha jamur (B) 1 1 2 2 1 2 1 2 3 2 1 18 0.077
Peningkatan permintaan jamur (C) 3 2 2 3 2 3 2 2 3 3 25 0.107
Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan
manfaat jamur (D) 2 3 2 1 2 2 3 3 2 2 22 0.094
Industri jamur diarah kan untuk ketahanan pangan
dan teknologi serta kesehatan(E) 3 3 2 3 2 1 1 3 2 2 22 0.094
Gaya hidup kembali kealam (back to nature)(F) 2 2 2 1 2 2 2 1 2 1 17 0.073
Pasokan jamur tiram yang masih rendah(G) 2 1 2 1 2 1 1 1 2 1 14 0.060
Fluktuasi harga BBM (H) 3 3 1 1 1 1 1 1 2 1 15 0.064
Peningkatan impor jamur(I) 1 2 2 1 2 1 2 2 1 2 16 0.068
Ancaman pendatang baru besar (J) 2 2 2 3 2 3 1 1 2 2 20 0.085
Peningkatan dalam industri jamur besar (K) 2 2 2 3 1 2 2 1 2 2 19 0.081
Produk subtitusi yang tinggi (L) 2 2 3 3 3 2 3 1 3 2 24 0.103
TOTAL 234 1.000
Lampiran 4
. Penelitian Bobot Faktor Internal
Responden 1
. Manajer (Bapak Yulianto)
Faktor-faktor Strategis INTERNAL A B C D E F G H I J K TOTAL BOBOT
Mampu memproduksi dan bibit jamur sendiri
(A) 3 2 2 2 3 2 3 2 1 1 21 0.111
Lahan untuk pengembangan usaha jamur
yang masih luas (B) 1 2 2 1 1 2 3 3 1 1 17 0.089
Fasilitas untuk budidaya jamur baik (C) 3 1 3 3 3 1 1 1 2 2 20 0.105 Tenaga kerja yang kompeten (D) 3 1 1 3 3 1 1 2 1 1 17 0.089 Kualitas produk jamur baik (E) 3 1 3 3 3 2 1 1 1 1 19 0.100 Harga jual jamur tinggi (F) 3 1 2 3 3 2 1 2 1 1 19 0.100 Lokasi perusahaan yang strategis (G) 1 2 1 1 2 3 1 1 1 1 14 0.074 Kapasitas produksi jamur belum optimal (H) 2 3 1 1 3 1 1 3 1 3 19 0.100
Keterbatasan modal (I) 1 3 1 2 1 1 2 3 1 2 17 0.089
Sistim administrasi dan keuangan yang masih
sederhana (J) 2 1 1 1 1 1 1 1 2 1 12 0.063
Masih kurangnya promosi jamur (K) 1 2 3 1 1 1 1 1 2 2 15 0.079
106
Responden 2
. Asisten Manajer Divisi Jamur (Bapak Manggara)
Faktor-faktor Strategis INTERNAL A B C D E F G H I J K TOTAL BOBOT
Mampu memproduksi dan bibit jamur sendiri
(A) 3 3 3 3 1 1 3 3 3 2 25 0.115
Lahan untuk pengembangan usaha jamur yang
masih luas (B) 1 2 1 1 1 1 2 1 1 1 12 0.055
Fasilitas untuk budidaya jamur baik (C) 3 3 2 3 3 1 3 3 3 2 26 0.119 Tenaga kerja yang kompeten (D) 3 3 3 1 2 1 3 2 2 1 21 0.096 Kualitas produk jamur baik (E) 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 28 0.128 Harga jual jamur tinggi (F) 1 3 2 1 1 1 2 1 1 1 14 0.064 Lokasi perusahaan yang strategis (G) 3 3 3 3 1 1 3 2 1 1 21 0.096 Kapasitas produksi jamur belum optimal (H) 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 28 0.128
Keterbatasan modal (I) 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 14 0.064
Sistim administrasi dan keuangan yang masih
sederhana (J) 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 13 0.060
Masih kurangnya promosi jamur (K) 2 3 3 1 1 1 1 2 1 1 16 0.073
TOTAL 218 1.000
Responden 3
. Mandor Lapangan Divisi Jamur (Bapak Nana Ardiana)
Faktor-faktor Strategis INTERNAL A B C D E F G H I J K TOTAL BOBOT
Mampu memproduksi dan bibit jamur sendiri(A) 2 2 3 2 1 1 3 3 3 3 23 0.105 Lahan untuk pengembangan usaha jamur yang
masih luas (B) 1 1 3 1 1 1 3 1 1 1 14 0.064
Fasilitas untuk budidaya jamur baik (C) 3 2 2 2 1 1 3 3 2 3 22 0.100 Tenaga kerja yang kompeten (D) 2 3 3 1 2 1 2 2 2 3 21 0.096 Kualitas produk jamur baik (E) 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 28 0.128 Harga jual jamur tinggi (F) 3 3 2 3 3 2 2 1 2 2 23 0.105 Lokasi perusahaan yang strategis (G) 2 3 3 3 1 1 3 2 1 1 20 0.091 Kapasitas produksi jamur belum optimal (H) 3 2 2 2 1 1 2 3 3 2 21 0.096
Keterbatasan modal (I) 1 2 1 3 2 1 1 2 2 2 17 0.078
Sistim administrasi dan keuangan yang masih
sederhana (J) 1 2 1 1 1 1 2 1 1 1 12 0.055
Masih kurangnya promosi jamur (K) 1 3 2 2 1 2 1 2 3 1 18 0.082
107
Lampiran 5. Hasil Pengisian Kuesioner Penilaian Rating Faktor Eksternal Perusahaan
No Faktor Ekternal Rating Rataan
Rating
R1 R2 R3
Peluang
1 Kenaikan harga komoditas jamur tinggi 4 3 4 3.67 2
Keberadaan MAJI sebagai lembaga asosiasi bagi pengusaha
jamur 3 3 3 3.00
3 Peningkatan permintaan jamur 4 4 4 4.00
4 Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat jamur 4 3 3 3.33 5
Industri jamur diarah kan untuk ketahanan pangan dan
teknologi serta kesehatan 3 4 3 3.33
6 Gaya hidup kembali kealam (back to nature) 4 3 4 3.67 7 Pasokan jamur tiram yang masih rendah 4 4 4 4.00
Ancaman
1 Fluktuasi harga BBM 1 2 1 1.33
2 Peningkatan impor jamur. 2 2 2 2.00
3 Ancaman pendatang baru besar. 2 2 1 1.67
4 Peningkatan dalam industri jamur besar. 2 2 2 2.00
5 Produk subtitusi yang tingg 2 1 2 1.67
Lanjutan Lampiran 5. Hasil Pengisian Kuesioner Penilaian Rating Faktor Internal Perusahaan
No Faktor Internal Rating Rataan
Rating
R1 R2 R3
Kekuatan
1 Mampu memproduksi dan bibit jamur sendiri. 4 4 3 3.67 2 Lahan untuk pengembangan usaha jamur yang masih luas. 3 3 4 3.33
3 Fasilitas untuk budidaya jamur baik 3 3 3 3.00
4 Tenaga kerja yang kompeten 3 4 3 3.33
5 Kualitas produk jamur baik 4 3 4 3.67
6 Harga jual jamur tinggi 4 3 4 3.67
7 Lokasi perusahaan yang strategis 3 3 3 3.00
Kelemahan
1 Kapasitas produksi jamur belum optimal 2 1 1 1.33
2 Keterbatasan modal 2 2 1 1.67
3 Sistim administrasi dan keuangan yang masih sederhana 2 2 2 2.00
108
Lampiran 6
. QSPM
No Faktor Strategis Nilai
Alternatif strategi A Alternatif Strategi B Alternatif Strategi C Alternatif StrategiD
Bobot AS TAS AS TAS AS TAS AS TAS
Peluang
1 Kenaikan harga komoditas jamur tinggi 0.092 3 0.2760 2 0.1840 3 0.2760 4 0.3680
2 Peningkatan permintaan jamur 0.120 4 0.4800 2 0.2400 3 0.3600 4 0.4800
3
Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan
manfaat jamur 0.109 4 0.4360 3 0.3270 4 0.4360 4 0.4360
4
Industri jamur diarah kan untuk ketahanan pangan
dan teknologi serta kesehatan 0.116 3 0.3480 4 0.4640 3 0.3480 3 0.3480
5 Gaya hidup kembali kealam (back to nature) 0.070 4 0.2800 4 0.2800 2 0.1400 3 0.2100
6 Pasokan jamur tiram yang masih rendah. 0.072 3 0.2160 2 0.1440 3 0.2160 3 0.2160
Ancaman
1 Fluktuasi harga BBM. 0.067 3 0.2010 2 0.1340 2 0.1340 2 0.1340
2 Peningkatan impor jamur 0.075 3 0.2250 3 0.2250 2 0.1500 1 0.0750
3 Ancaman pendatang baru besar. 0.084 2 0.1680 3 0.2520 3 0.2520 2 0.1680
4 Peningkatan dalam industri jamur besar 0.092 2 0.1840 3 0.2760 2 0.1840 2 0.1840
5 Produk subtitusi yang tinggi. 0.102 3 0.3060 2 0.2040 1 0.1020 3 0.3060
Kekuatan
1 Mampu memproduksi dan bibit jamur sendiri 0.110 3 0.3300 3 0.3300 4 0.4400 2 0.2200
2
Lahan untuk pengembangan usaha jamur yang
masih luas 0.069 2 0.1380 2 0.1380 4 0.2760 1 0.0690
3 Fasilitas untuk budidaya jamur baik 0.108 2 0.2160 3 0.3240 2 0.2160 3 0.3240
4 Tenaga kerja yang kompeten 0.094 2 0.1880 4 0.3760 3 0.2820 3 0.2820
5 Kualitas produk jamur baik 0.119 3 0.3570 3 0.3570 4 0.4760 2 0.2380
6 Harga jual jamur tinggi 0.090 4 0.3600 2 0.1800 3 0.2700 3 0.2700
7 Lokasi perusahaan yang strategis 0.087 3 0.2610 1 0.0870 2 0.1740 2 0.1740
Kelemahan
1 Kapasitas produksi jamur belum optimal 0.108 3 0.3240 1 0.1080 4 0.4320 4 0.4320
2 Keterbatasan modal 0.077 3 0.2310 1 0.0770 3 0.2310 3 0.2310
3
Sistim administrasi dan keuangan yang masih
sederhana 0.059 1 0.0590 2 0.1180 3 0.1770 2 0.1180
4 Masih kurangnya promosi jamur 0.078 2 0.1560 2 0.1560 3 0.2340 1 0.0780
109
Lanjutan lampiran 6
. QSPM
No Faktor Strategis Nilai
Alternatif strategi E Alternatif Strategi F Alternatif StrategiG
Bobot AS TAS AS TAS AS TAS
Peluang
1 Kenaikan harga komoditas jamur tinggi 0.092 2 0.1840 3 0.2760 3 0.2760
2 Peningkatan permintaan jamur 0.120 2 0.2400 1 0.1200 3 0.3600
3 Meningkatnya pengetahuan masyarakat akan manfaat jamur 0.109 3 0.3270 1 0.1090 2 0.2180
4 Industri jamur diarah kan untuk ketahanan pangan dan teknologi serta kesehatan 0.116 1 0.1160 2 0.2320 3 0.3480
5 Gaya hidup kembali kealam (back to nature) 0.070 1 0.0700 2 0.1400 4 0.2800
6 Pasokan jamur tiram yang masih rendah. 0.072 2 0.1440 2 0.1440 3 0.2160
Ancaman
1 Fluktuasi harga BBM. 0.067 1 0.0670 2 0.1340 3 0.2010
2 Peningkatan impor jamur 0.075 2 0.1500 3 0.2250 3 0.2250
3 Ancaman pendatang baru besar. 0.084 1 0.0840 3 0.2520 2 0.1680
4 Peningkatan dalam industri jamur besar 0.092 2 0.1840 3 0.2760 2 0.1840
5 Produk subtitusi yang tinggi. 0.102 1 0.1020 2 0.2040 3 0.3060
Kekuatan
1 Mampu memproduksi dan bibit jamur sendiri 0.110 2 0.2200 3 0.3300 3 0.3300
2 Lahan untuk pengembangan usaha jamur yang masih luas 0.069 2 0.1380 2 0.1380 2 0.1380
3 Fasilitas untuk budidaya jamur baik 0.108 1 0.1080 3 0.3240 2 0.2160
4 Tenaga kerja yang kompeten 0.094 1 0.0940 2 0.1880 2 0.1880
5 Kualitas produk jamur baik 0.119 2 0.2380 2 0.2380 3 0.3570
6 Harga jual jamur tinggi 0.090 1 0.0900 3 0.2700 4 0.3600
7 Lokasi perusahaan yang strategis 0.087 2 0.1740 1 0.0870 3 0.2610
Kelemahan
1 Kapasitas produksi jamur belum optimal 0.108 2 0.2160 4 0.4320 3 0.3240
2 Keterbatasan modal 0.077 1 0.0770 3 0.2310 3 0.2310
3 Sistim administrasi dan keuangan yang masih sederhana 0.059 2 0.1180 4 0.2360 1 0.0590
4 Masih kurangnya promosi jamur 0.078 1 0.0780 3 0.2340 2 0.1560