BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Dewasa ini minat masyarakat untuk memanfaatkan kembali bahan-bahan alam bagi kesehatan, terutama obat-obatan dari tumbuhan cenderung meningkat. Sejalan dengan meningkatnya pemakaian tumbuh-tumbuhan sebagai obat atau bahan obat maka penelitian untuk membuktikan kebenaran khasiat maupun efek samping perlu dioptimalkan (Anonim, 2006). Salah satu jenis tanaman obat adalah nanas (Ananas comosus. L). Berdasarkan informasi dari masyarakat serta buku obat-obatan tradisional, buah tumbuhan ini tidak hanya mempunyai nilai ekonomi penting, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan sebagai obat penyembuh penyakit sembelit, gangguan saluran kencing, mual-mual, flu wasir, kurang darah, penyakit kulit seperti gatal-gatal, eksim, dan kudis. (Wiseman, 1986).
Buah Nanas mengandung enzim bromelin, dekstros, sakarosa, asam organik, ergosterol, peroksida, asam ananasat, asam sitrat. Bromelin dapat diperoleh dari tanaman nanas baik dari tangkai, kulit, daun, buah maupun batang dalam jumlah yang berbeda. Kandungan enzim bromelin lebih banyak terdapat pada kulit yang selama ini kurang dimanfaatkan (Rukmana, 1996). Enzim bromelin ini secara ilmiah terbukti mampu mengurangi dan memecah ikatan glutanin-alanin dan arginin-alanin. Hal inilah yang mampu menurunkan jumlah koloni Candida albicans yang merupakan salah satu jamur penyebab keputihan (Darwis dan Sakara, 1990).
Candida telah muncul sebagai salahsatu infeksi nosokomial yang penting. Candidaadalah anggota flora normal terutama saluran pencernaan, juga selaput mukosasaluran pernafasan, vagina, uretra, kulit dan dibawah jari-jari kuku tangan dan kaki.Candida tampak sebagai ragi lonjong, kecil,berdinding tipis, bertunas, gram positif,dan memiliki pseudohifa. Infeksi Candida dapat terjadi apabila ada faktor predisposisibaik endogen maupun eksogen. Penyakit yang disebabkan oleh Candida dapatmengenai mulut, vagina, kulit, kuku, bronki atau paru, kadang-kadang dapatmenyebabkan septikemia, endokarditis, atau meningitis.
Selama ini permanfaatan limbah dari kulit nanas untuk mengatasi infeksi jamur belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Berdasarkan kandungan enzim bromelin dari kulit buah nanas (Ananas comosus. L.) maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi dari enzim bromelin yang terdapat pada nanas untuk mengatasi masalah jamur Candida albicans yang merupakan salahsatu organisme yang dapat menyebabkan beberapa penyakit yang meresahkan masyarakat.
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat diidentifikasikan masalah, sebagai berikut: Apakah Enzim bromelin yang didapatkan dari kulit buah nanas (Ananas comosus. L.) memiliki potensi untuk mengatasi jamur Candida albicans?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar potensi enzim bromelin yang didapatkan dari kulit buah nanas (Ananas comosus. L.) untuk mengatasi jamur Candida albicans.
1.4 Luaran Penelitian
Luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan untuk masyarakat.
1.5 Manfaat Penelitian
1) Memberikan informasi tentang permanfaatan limbah kulit buah nanas 2) Memberikan alternatif kepada masyarakat dalam mengatasi penyakit yang
disebabkan jamur Candida albicans.
3) Mengetahui potensi enzim bromelin untuk mengatasi jamur Candida albicans
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Morfologi Nanas (Ananas comosus. L.)
Tanaman nanas berbentuk semak dan hidupnya bersifat tahunan (perennial). Tanaman nanas terdiri dari akar, batang, daun, batang, bunga, buah dan tunas-tunas. Akar nanas dapat dibedakan menjadi akar tanah dan akar samping, dengan sistem perakaran yang terbatas Akar-akar melekat pada pangkal batang dan termasuk berakar serabut (monocotyledonae). Kedalaman perakaran pada media tumbuh yang baik tidak lebih dari 50 cm, sedangkan di tanah biasa jarang mencapai kedalaman 30 cm .
Herba yang kokoh; tinggi 0,5-1,5 m; pada pangkalnya ada tunas merayap. Daun berbentuk garis, tebal; ulet, 80-120 kali 2-6 cum, dengan ujung lancip serupa duri, sepanjang tepi umumnya dengan duri temple yang membengkok ke atas, dari sisi bawah bersisik putih. Unga tersusun daam bulir yang sangat rapat, terminal (diujung) dan bertangkai panjang. Poros bulir besar, pada ujung dengan daun pelindung yang lebih besar, tidak berisi bunga, merupakan roset yang rapat. Daun pelindung pada pangkal bunga dengan basis yang diperlebar, bergigi tajam, merah, kekuning-kuningan atau hijau, panjang 2-5 cm. Buluh kelopak sebagian tenggelam dalam poros bulir, seperti halnya dengan bakal buah, bersama-sama membentuk tonjolan yang lk persegi 5, tajuk kelopak bulat telur segi tiga, berdaging, panjang lk 1 cm, mudah rontok. Daun mahkota lepas nentuk garis memanjang, panjang lk 2 cm,putih dan ungu, dari dalam pada pankalnya dengan 2 pinggiran yang menonjol, agak berkuku. Buah semu berdaging, hijau sampai oranye, biji kecil dan kerapkali tidak menjadi. Dari Amerika tropis, di sini ditanam untuk buahnya, kadang-kadang sebagai perhiasan, 1-1.300 m. Ananas, N, Nanas, S, Ind, J, Lanas,Md.
2.2 Klasifikasi Tanaman Nanas (Ananas comosus. L) Kingdom : Plantae
Sub kingdom : Viridiplantae Infra kingdom : Streptophyta Super divisi : Embryophyta Divisi : Tracheophyta Sub divisi : Spermatophytina
Kelas : Magnoliopsida
Super Ordo : Lilianae
Ordo : Poales
Famili : Bromeliaceae
Genus : Ananas Mill.
Spesies : Ananas comosus (L). Merr.
2.3 Komponen Senyawa dari Nanas (Ananas comosus. L)
Buah nenas yang masak pohon mengandung zat gizi yang cukup tinggi.Tabel 1 menunjukan kandungan zat gizi dlam 100 g buah masak.
Tabel 1. Kandungan zat gizi dalam 100g buah nenas masak
Komponen Zat Gizi Banyaknya
Kalori 50 kal Protein 0,40 g Lemak 0,20 g Karbohidrat 13,0 g Kalsium (Ca) 19,0 mg Posfor (P) 9,0 mg Serat 0,40 g Besi (Fe) 0,20 g Vitamin A 20,00 RE Vitamin B1 0,08 mg Vitamin B2 0,04 mg Vitamin C 20,00 mg Niacin 0,20 mg
Sumber: Buah Dan Sayuran Untuk Terapi, 2000
Tabel 2 menunjukan komposisi sari nanas dalam 100 g. 2.4 Morfologi Jamur Candida albicans
Candida albicans mempunyai tiga bentuk morfologi yaitu:
1 Yeast Like cells, terlihat sebagai kumpulan sel berbentuk bulat atau oval dengan variasi ukuran lebar 2-8 µm dan panjang 3-4 µm, diameter 1,5-5 µm. Sel-sel tersebut dapat membentuk blastospora.
Tabel 2. Komposisi sari nenas dalam 100 g bahan
Komponen Banyaknya Air 85,00 % Protein 0,40 % Lemak 0,20% Abu 0,40 % Gula 12,00 % Asam 1,00 % Vitamin A 130,00 IU Vitamin B 0,08 mg Vitamin C 24,00 mg
2 Pseudohypha, karena blastospora tidak lepas dan terus membentuk tunas baru.
3 Chlamydospora, dinding sel bulat dengan diameter 8-12 µm. Clamydospora terbentuk jika Candida albicans di kultur pada medium kurang nutrient seperti Corn meal agar.
Gambar 2.2 Candida albicans A. Blastospora dan pseudohifa dalam eksudat’ B. Blastospora, pseudohifa, dan klamidospora (konidium) dalam biakan pada Sabouraud’s agar 20oC. Biakan muda membentuk tabung-tabung benih bila diletakan dalam serum selama 3 jam pada 37oC.
2.5 Klasifikasi Jamur Candida albicans
Kedudukan Candida albicans ( Robin ) Berkh menurut Bessey ( 1950) sebagai berikut : Divisi :Amastigomycota Classis :Ascomycetae Ordo :Saccharomycetales Familia :Torulopsidaceae Subfamili :Mycotorulopsidaceae Genus :Candida
Spesies :Candida albicans (Robin) Berkh. 2.6 Daur Hidup Jamur Candida albicans
Daur hidup jamur Candida albicans adalah aseksual uniseluler. Reproduksi secara aseksual berdasarkan uniseluler yang dilakukan dengan pembelahan sel atau pelepasan tunas dari sel induk. Tunas yang terlepas akan menjadi sebuah sel jamur baru. Namun, bila tidak terlepas maka sel tunas akan membentuk rantai pseudohifa (hifa semu).
2.7 Epidemiologi Jamur Candida albicans
Candida albicans dapat ditemukan di mana-mana sebagai mikroorganisme yang menetap di dalam saluran yang berhubungan dengan lingkungan luar manusia (rektum, rongga mulut dan vagina).Prevalensi infeksi Candida albicans pada manusia dihubungkan dengan kekebalan tubuh yang menurun, sehingga invasi dapat terjadi.Meningkatnya prevalensi infeksi Candida albicans dihubungkan dengan kelompok penderita dengan gangguan sistem imunitas seperti pada penderita AIDS, penderita yang menjalani transplantasi organ dan kemoterapi antimaligna.
Selain itu makin meningkatnya tindakan invasif, seperti penggunaan kateter dan jarum infus sering dihubungkan dengan terjadinya invasi Candida albicans ke dalam jaringan. Edward (1990) dalam penelitiannya mengemukakan bahwa dari 344.610 kasus infeksi nosokomial yang ditemukan, 27.200 kasus (7,9 %) disebabkan oleh jamur dan 21.488 kasus (79%) disebabkan oleh spesies
Candida. Peneliti lain (Odds dkk. 1990) mengemukakan bahwa dari 6.545 penderita AIDS, sekitar 44,8 % nya adalah penderita kandidosis. Hospes Candida Albicans biasanya menempel pada kulit manusia terutama di bagian tertentu sperti mulut dan bagian V wanita.
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di LaboratoriumBiokimia dan Mikrobiologi Fakultas Farmasi dan Sains Universitas Muhammadiyah Prof.DR. Hamka Jakarta Timur. Dan penelitian ini dilakukan selama 3 bulan.
3.2 Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat-alat gelas, pisau, wadah plastik, kertas saring, corong, botol gelas, cawanpetri, gelas ukur, pHmeter, blender, vortexmixer, neraca analitik, incubator,coolbox,potplastik, spektrofotometri meter UV-Vis.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulit nanas, buffer fospat 0.1 M pH 7, NaCl 0.9 % b/v, media PDA.
3.3 Prosedur Penelitian
3.3.1 Isolasi Enzim Bromelin Kasar
Pembuatan ekstrak batang nanaskulit buah nanas yang telah dibersihkan dipotong kecil-kecil tambahkan buffer fospat 0,1M pH7 dihaluskan dengan menggunakan blender, hasil blender diperas, hasil perasan disimpan didalam kulkas selama 24 jam supaya mengendap. Ambil hasil endapan kemudian disentrifus3500 rpm selama 15 menit, diperoleh filtrat yang mengandung ekstrak kulit nanas (Darwis&Sakara,1990). Dan dibuat dalam beberapa konsentrasi yaitu 3%, 5%, dan 7% untuk dilakukan perbandingan.
3.3.2 Pembuatan Suspensi Mikroba Uji
Mikroba uji yang sudah diremajakan digoreskan sebanyak 3-4 goresan, kemudian dimasukkan kedalam tabung reaksi yang sudah berisi NaCl 0,9% b/v, kemudian dihomogenkan. Kekeruhan dari suspensi diukur dengan spektrofotometri UV-Vis sehingga diperoleh suspensi dengan transmitan 90% pada panjang gelombang 530nm.
3.3.3 Uji Potensi Enzim Bromelin sebagai antifungi
Sebanyak 1ml suspensi mikroba uji dimasukkan kedalam cawan petri yang masing- masing berisi 15 ml media PDA, lalu dihomogenkan. Setelah media padat diletakkan kertas cakram steril yang telah dicelupkan hasil isolasi bromelin kasar (Konsentrasi 3%; 5%; 7%). Lalu diinkubasi selama 48 jam pada suhu 30oC. Diamati adanya pertumbuhan mikroba uji dan diukur daerah hambatan dengan jangkasorong
3.4 Parameter Pengamatan
Potensi dari enzim bromelin sebangai antifungi berdasarkan perhitungan daerah hambat dari jamur Candida albicans dengan sampel limbah kulit nanas (Ananas comosus.L)
3.5 Analisis Data
Analisis data penelitian menggunakan analysis of variance (ANOVA) dengan hipotesis satu arah yaitu apakah ada perbedaan potensi enzim bromelin untuk mengatasi jamur Candida albicans dalam perbedaan konsentrasi.
3.6 Alur Penelitian
Isolasi Enzim Bromelin dari kulit buah Nanas (Ananas
comosus. L) Penyiapan alat dan
bahan
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1 Biaya Kegiatan No JenisPengeluaran Biaya 1 PeralatanPenunjang Rp. 2.570.000 2 BahanHabisPakai Rp. 7.580.000 3 Perjalanan Rp. 800.000 4 Lain-Lain Rp. 1.250.000 Jumlah Rp. 12.200.000 4.2 Jadwal Kegiatan No JenisKegiatan B u PIC Pembuatan suspensi mikroba uji (jamur Candida albicans) Uji Potensi Enzim
bromelin sebagai antifungi
I II III
1 Persiapanalatdanbahan V Panji
2 Isolasi enzim bromelin dari Kulitnanas
V Panji
3 Pembagian enzim bromelin dalam beberapa konsentrasi
V Gabby
5 Pembuatan suspensi mikroba uji Candida albicans
V Gabby
6 Uji potensi enzim bromelin sebagai antifungi Candida albicans V Ismi 7 Analisisdata V Ismi 8 Penyusunanlaporan V Ria 9 Pengumpulanlaporan V Ria Keterangan: V: Ada Kegiatan DAFTAR PUSTAKA
1. Anggraini, Denis.dkk.2012.Formulasi sabun cair dari ekstrak batang Nanas (Ananas comosus. L) untuk mengatasi jamur Candida albicans. Jurnal Ilmiah, Universitas Andalas. Padang
2. Comparative Studyof Extraction
andEstimationofBromelainfromStemand Fruitof PineapplePlant.ThaiJ. Pharm. Sci, 34. Hlm.67-76
3. Darwis,A.Azis.dan Sakara, E. 1990. Isolasi, Pemurnian danKarakterisasiEnzim.Bogor:IPB
4. Departemen Perindustrian. 1977. Proses Pembuatan Minuman Asal buah-buahan, Proyek Bimbingan dan Pengembangan Industri Kecil
5. Louise B. Hauley. 2003. Mikroorganisme Penyakit Infeksi. Jakarta : Hipokrates 6. Rukmana. dan Rahmat. 1996. Nenas Budidaya dan Pascapanen Yogyakarta:
7. Sebayang F.2006.Pengujian StabilitasEnzimBromelin yangdariBonggolNanas Serta Imobilisasai menggunakan Kappa Karagenan. Jurnal Komunikasi Penelitian. 18(2).Hlm. 34-38
8. Siregar. 2004. Penyakit Jamur Kulit. Jakarta : EGC
9. Suryaningsih, Apriyani.dkk. Uji Efektifitas Anggur Merah (Vitis Venivera) terhadap Pertumbuhan Candida albicans secara Invitro. Jurnal Ilmiah. Jakarta 10. Van Steenis Dr. C.G.G.J, dkk. 2013. Flora. Jakarta: Balai Pustaka
11. Wiseman. and Alan. 1986. Handbook Of Enzyme Biotechnology,2nd, New York: John
12. Website : www.materipertanian.com/Klasifikasi-dan-ciri-ciri-morfologi-nanas/ diakses: 9/1/2016 09:45pm
13.Website :
www.petanihebat.com/2014/02/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-nanas.html diakses: 9/2/2016 11:54am
14.Website : www.smallcrab.com/kesehatan/415-karakteristik-candida-albicans
diakses: 9/2/2016 12:57pm
Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing 1. Ketua Penelitian
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Panji Artha Pratama
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Studi Farmasi
4 NIM/NIDN 1404015272
5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 29 September 1995
6 Email [email protected]
d
7 Nomor Telepon/HP 08568414990
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Insitut SDN 13 Pagi Jakarta SMPN 144 Jakarta SMK Caraka Nusantara Jurusan - - Farmasi Tahun Masuk-Lulus 2001-2007 2007-2010 2010-2013
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengujian Hibah PKM Penelitian yang berjudul UJI POTENSI ENZIM BROMELIN DARI KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus. L) SEBAGAI ANTI JAMUR Candida albicans
Jakarta, 5 September 2016 Pengusul
(Panji Artha Pratama)
2. Anggota Penelitian 1 A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Gabby Asrilina
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Farmasi
4 NIM/NIDN 1404015147
5 Tempat dan Tanggal Lahir Bogor, 28 Desember 1995
6 Email [email protected]
7 Nomor Telepon/HP 087888602058
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Insitut SDN Sukatani 4 SMPIT At-Taufiq SMK Genesis Medicare Jurusan - - Farmasi Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengujian Hibah PKM Penelitian yang berjudul UJI POTENSI ENZIM BROMELIN DARI KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus. L) SEBAGAI ANTI JAMUR Candida albicans Jakarta, 5 September 2016 Pengusul (Gabby Asrilina) 3. Anggota Penelitian 2 A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ismi Faqihiyah
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Farmasi
4 NIM/NIDN 1404015176
5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 19 Juni 1996
6 Email [email protected] 7 Nomor Telepon/HP 085890811833 C. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Insitut SDN 012 Pekayon SMPN 91 Jakarta SMK Genesis Medicare Jurusan - - Farmasi Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014 Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di
kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengujian Hibah PKM Penelitian yang berjudul UJI POTENSI ENZIM BROMELIN DARI KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus. L) SEBAGAI ANTI JAMUR Candida albicans Jakarta, 5 September 2016 Pengusul (Ismi Faqihiyah) 4. Anggota Penelitian 3 A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ria Bellaliana
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Farmasi
4 NIM/NIDN 1504015320
5 Tempat dan Tanggal Lahir Serang, 12 Mei 1996
6 Email [email protected] 7 Nomor Telepon/HP 081219365999 D. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA Nama Insitut SDN 1 Cilegon SMPN 1 Cilegon SMK Caraka Nusantara Jurusan - - Farmasi Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014 Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengujian Hibah PKM Penelitian yang berjudul UJI POTENSI ENZIM BROMELIN DARI KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus. L) SEBAGAI ANTI JAMUR Candida albicans Jakarta, 5 September 2016 Pengusul (Ria Bellaliana) 5. Pembimbing A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Hanifah Rahmi, S.Si., M.Biomed
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi
-4 NIM/NIDN 0326098603
5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 26 September 1986
6 Email [email protected] 7 Nomor Telepon/HP 085216820565 B. Riwayat Pendidikan SD SMP SMA S1 S2 Nama Insitut SDN VI Harapan Jaya MTsN 1Bekasi SMAN 2 Bekasi IPB FKUI
Jurusan - - IPA Biokimia Biomedik
Tahun Masuk-Lulus
1992-1998 1998-2001 2001-2004 2004 2009 C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat 1. Pagelaran Penelitian dan
Lomba Penelitian Terbaik
Isolation dan Purifikasi Thiamin Binding Protein
23 April 2012,FKUI
form Mung Bean
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan
Tahun 1 Finalist Pagelaran Penelitian dan
Lomba Penelitian Terbaik
FKUI 2012
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengujian Hibah PKM Penelitian yang berjudul UJI POTENSI ENZIM BROMELIN DARI KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus. L) SEBAGAI ANTI JAMURCandida albicans
Lampiran 2. JustifikasiAnggaranKegiatan 1. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan (Rp)
Jumlah (RP) Alat tulis kantor Mencatat dan
Membuat laporan
5 pak 50.000 250.000
Sewa
laboratorium
Tempat penelitian 3 bulan 200.000 600.000 Kain Katun Menyaringsarinanas 2 meter 50.000 100.000 Kertas
Whatmann
Menyaring ekstrak 1 box 500.000 500.000 WadahPlastik Sebagai wadah 10 buah 15.000 150.000
KertasLabel Memberi Nama 1 pak 20.000 20.000
Botolgelas Sebagai Wadah 10 buah 5.000 100.000 Potplastik Sebagai Wadah
Sample 30 buah 5.000 150.000 Dokumentasi Dokumentasi Pelaksanaan penelitian 1 buah 300.000 300.000 SUBTOTAL(Rp) 2.570.000 2. Bahan Habis Pakai
Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan (Rp) Jumlah (RP) Nanas BahanPenelitian 11 buah 10.000 110.000 Media PDA Bahan Penelitian 3 g 100.000 300.000 Buffer fosfat Bahan Penelitian 1 kg 500.000 500.000
EDTA Bahan Penelitian 5 g 300.000 1.500.000
Aquadestilata Bahan Penelitian 250L 10.000 2.500.000
NaCl Bahan Penelitian 1 kg 1.170.000 1.170.000
Candia albicans Bahan Penelitian 5 g 300.000 1.500.000 SUBTOTAL (Rp) 7.580.000 3. Perjalanan Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan(Rp) Jumlah (RP) Mencari bahan dan alat Persiapan Penelitian 4 orang 200.000 800.000 SUBTOTAL(Rp) 800.000 4. Lain-lain Material Justifikasi Pemakaian
Kuantitas Harga Satuan (Rp)
Jumlah (RP) Flashdisk Menyimpan semua
Data laporan dan dokumentasi
Copy Makalah Pelaksanaan Seminar 50 buah 10.000 500.000 Sewa Ruangan dan seminar Pelaksanaan Seminar 3 jam 50.000 150.000 Konsumsi Seminar Pelaksanaan Seminar 50 buah 10.000 500.000 SUBTOTAL(Rp) 1.250.000 TOTAL 12.200.000
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan PembagianTugas
No Nama/NIM Program Studi Bidang Ilmu Alokasi Waktu (jam/mi nggu) Uraian Tugas 1 Panji Artha P 1404015272
Farmasi Kesehatan 18 1. Mengkoordinir tim Dalam
pelaksanaan penelitian 2. Mempersiapkan
bahan habis pakai yang akan digunakan pada penelitian 3. Melaksanakan penelitian bersama tim 4. Menyusun laporan penelitian
2 Gabby Asrilina/ 1404015147
Farmasi Kesehatan 15 1. Membantu mempersiapkan bahan habis pakai yang digunakan pada penelitian
2. Melaksanakan penelitian bersama tim (isolasi enzim bromelin dari ekstrak kulit nanas) 3. Mengumpulkan literatur terkait 4. Menyusun laporan penelitian 3 Ismi Faqihiyah/ 1404015176
Farmasi Kesehatan 15 1. Membantu mempersiapkan peralatan penunjang yang digunakan pada penelitian
bromelin dari ekstrak kulit nanas) 3. Menyusun laporan penelitian 4. Mengumpulkan literature terkait 2 Ria Bellaliana/ 1504015320
Farmasi Kesehatan 15 1. Membantu
mempersiapkan bahan habis pakai yang digunakan pada penelitian 2. Melaksanakan
penelitian bersama tim (isolasi enzim bromelin dari ekstrak kulit nanas)
3. Mengumpulkan literatur terkait 4. Menyusun laporan