TENTANG TENTANG
PEDOMAN TATA CARA PENYELENGGARAAN PEDOMAN TATA CARA PENYELENGGARAAN PEMIL
PEMILIHANIHAN UMUM UMUM KEPKEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAHAH
KOMISI PEMILIHAN UMUM, KOMISI PEMILIHAN UMUM,
e
enniimmbbaanng g :: ahahwa untwa untuk meluk melakaksasananakakan n keketetentntuauan n sasal l 8 8 ayayat (3) Undat (3) Undanangg Un
Undandang g NomNomor or 22 22 TahTahun un 2007 2007 tententantang g PenPenyelyelengenggargara a PemPemiliilihanhan Umum, perlu menetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Umum, perlu menetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Pe
Pedodomaman n TaTata ta CaCara ra PePenynyelelenenggggararaaaan n PePemimililihahan n UmUmum um KeKepapalala Daerah dan Wakil Kepala Daerah;
Daerah dan Wakil Kepala Daerah; e
ennggiinnggaat t :: 1. 1. UnUndadang ng ndndanang g NoNomomor r 31 31 TaTahuhun n 202002 02 tetentntanang g PaPartrtai Polai Polititiik k (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 138, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 138, Tamba
Tambahan han LembaLembaran ran NegaNegara ra RepubRepublik lik IndoneIndonesia Nomor sia Nomor 4251);4251); 2.
2. UndanUndang-Ung-Undang Ndang Nomor 1omor 12 Tahun 2 Tahun 2003 te2003 tentang ntang PemilPemilihan Uihan Umummum Angg
Anggota ota Dewan PerwakilaDewan Perwakilan n Rakyat, Dewan Rakyat, Dewan PerwakiPerwakilan lan DaeraDaerah,h, da
dan n DeDewawan n PePerwrwakakililan an RaRakykyat at DaDaererah ah (L(Lemembabararan n NeNegagarara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 37, Tambahan Lembaran Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 37, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4277);
Negara Republik Indonesia Nomor 4277); 3.
3. UndanUndang-Ug-Undang Nndang Nomor 23 omor 23 Tahun Tahun 2003 ten2003 tentang tang PemilPemilihan Uihan Umummum Pr
Presesididen en dadan n WaWakikil l PrPresesididen en (L(Lemembabararan n NeNegagara ra ReRepupublblik ik Indonesia Nomor 93 Tahun 2003, Tambahan Lembaran Negara Indonesia Nomor 93 Tahun 2003, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4311);
Republik Indonesia Nomor 4311); 4.
4. UndUndangang-Und-Undang Nomoang Nomor 32 r 32 TahTahun 2004 tentaun 2004 tentang Pemeng Pemerinrintahtahanan Da
Daererah ah sesebabagagaimimanana a tetelalah h didiububah ah dedengngan an UnUndadangng-Un-Undadangng Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pe
Pengnggagantnti i UnUndadangng-U-Undndanang g NoNomomor r 3 3 TaTahuhun n 202005 05 tetentntanangg Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pe
Pememeririntantahahan n DaDaererah ah MeMenjnjadadi i UnUndadang-ng-UnUndadang ng (L(Lemembabararann Neg
Negara ara RepRepublublik ik IndIndoneonesia sia TahTahun un 2002005 5 NomoNomor r 108, 108, TamTambahbahanan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548); 5.
5. UndUndangang-Und-Undang Nomoang Nomor r 22 Tahun 2007 tent22 Tahun 2007 tentang Penang Penyelyelengenggargaraa Pemil
Pemilihan Umum ihan Umum (Lemb(Lembaran Negara aran Negara RepublRepublik ik IndonIndonesia Tahunesia Tahun 20
2007 07 NoNomomor r 5959, , TaTambmbaahahan n LeLembmbaararan n NeNegagara ra ReRepupublbliik k Ind
.
. PerPeratuaturan Pemran Pemerierintantah Nomor 6 Tahun 200h Nomor 6 Tahun 2005 Tentan5 Tentang Pemig Pemilihanlihan,, Penge
Pengesahan sahan PengaPengangkatangkatan n dan dan PembePemberhentirhentian an KepaKepala la DaeraDaerahh (Le
(Lembambaran ran NegNegara ara RepRepublublik ik IndIndoneonesia sia TahTahun un 2005 2005 NomNomor or 22,22, Tam
Tambahbahan an LemLembarbaran an NegNegara ara RepRepublublik ik IndIndoneonesia sia NomNomor or 44804480)) seb
sebagaagaimaimana na diudiubah bah dengdengan an PerPeratuaturan ran PemPemerierintantah h NomNomor or 1717 Ta
Tahuhun n 202005 05 tetentntanang g PePerurubabahahan n AtAtas as PePeraratuturaran n PePememeririntantahh N
Noommoor r 6 6 TaTahhuun n 2020005 5 TeTennttaanng g PPeemmiilliihhaann, , PPeennggeessaahhaann Pen
Pengangangkagkatan tan dan dan PemPemberberhenhentiatian n KepKepala ala DaeDaerah, rah, (Le(Lembambaranran Neg
Negara ara RepRepublublik ik IndoIndonesnesia ia TahTahun un 2005 2005 NomNomor or 39, 39, TamTambahbahanan Le
Lembmbaararan n NeNegagara ra ReRepupublbliik k InInddononesesia ia NoNommor or 44449494) ) dadann Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2007 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2007 ten
tentantang g PerPerubaubahan han KedKedua ua AtaAtas s PerPeratuaturan ran PemPemerierintantah h NomoNomor r 66 Tahun 2005 Tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Tahun 2005 Tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pe
Pembmbererhehentintian an KeKepapala la DaDaererahah, , (Le(Lembmbararan an NeNegagara ra ReRepupublblik ik Indonesia Tahun 2007 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Indonesia Tahun 2007 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4719);
Republik Indonesia Nomor 4719); 7.
7. KepKeputuutusan Pressan Presideiden Repun Republiblik k IndIndoneonesia Nomosia Nomor 54 r 54 TahTahun 2003un 2003 tenta
tentang ng Pola OrganisaPola Organisasi si dan Tata dan Tata Kerja Komisi PemiliKerja Komisi Pemilihan Umum;han Umum; 8.
8. KeKepupututusasan n KoKomimisi si PePemimililihahan n UmUmum um NoNomomor r 62622 2 TaTahuhun n 20200303 te
tentntanang g PoPola la OrOrgaganinisasasi si dadan n TaTata ta KeKerjrja a SeSekrkretetarariaiat t JeJendndereralal Kom
Komisi isi PemPemiliilihan han UmuUmum, m, SekSekretretariariat at KomKomisi isi PemPemiliilihan han UmuUmumm Pro
Provinvinsi si dan dan seksekretretariariat at KomKomisi isi PemPemiliilihan han Umum Umum KabKabupaupatenten// Kota;
Kota; 9.
9. KeKepupututusasan n KoKomimisi si PePemimililihahan n UmUmum um NoNomomor r 67677 7 TaTahuhun n 20200303 te
tentntanang g OrOrgaganinisasasi si dadan n TatTata a KeKerjrja a KoKomimisi si PePemimililihahan n UUmumum,m, Kom
Komisi isi PemPemiliilihan han UmuUmum m ProProvinsvinsi i dan dan KomKomisi isi PePemilmilihaihan n UmuUmumm Kabupaten/Kota.
Kabupaten/Kota. em
emperperhahatitikakan n :: 1. 1. KepKeputuutusan Komisan Komisi Pemisi Pemilihlihan Umum Nomor : an Umum Nomor : 24/S24/SK/KK/KPU/PU/TAHTAHUNUN 2005 tentang Penunjukkan Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum 2005 tentang Penunjukkan Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk Menandatangani Keputusan Komisi Pemilihan Umum;
untuk Menandatangani Keputusan Komisi Pemilihan Umum; 2.
2. KeKepupututusasan n RaRapapat t PlPleneno o KoKomimisi Pemisi Pemililihahan n UmUmum tangum tanggagal l 1 1 MeMeii 2007;
2007; 3.
3. KeKepupututusasan n RaRapapat t PlPleneno o KoKomimisi si PePemimililihahan n UmUmum um tatangnggagal l 8 8 MeMeii 2007;
2007; 4.
4. HaHasisil l cucurarah h pependndapapat at rarapapat t kekerjrja a KoKomimisi si PePemimililihahan n UmUmumum tanggal 15 dan 16 Mei 2007.
tanggal 15 dan 16 Mei 2007. 5.
5. KepKeputuutusan Rapasan Rapat Pleno Komt Pleno Komisi Pemisi Pemiliilihan Umum tanhan Umum tanggaggal 22 l 22 MeiMei 2007;
2007;
E M U
E M U T U S T U S K A K A N N :: en
enetetapapkakan n : : ERERATATURURAN AN KOKOMIMISI SI PEPEMIMILILIHAHAN N UMUMUM UM TETENTNTANANG G PEPEDODOMAMANN TATA CARA
TATA CARA PENYPENYELENGELENGGARAGARAAN AN PEMIPEMILIHAN UMUM LIHAN UMUM KEPAKEPALALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH.
BAB I BAB I KETENTUAN UMUM KETENTUAN UMUM Pasal 1 Pasal 1 Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :
Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan : 1.
1. PemilPemilihan Umum selanjutnyihan Umum selanjutnya disebut Pemilu, adalaa disebut Pemilu, adalah sarana pelaksanah sarana pelaksanaan kedaulataan kedaulatan rakyatn rakyat yan
yang g disdiseleelenggnggaraarakan kan secsecara ara lanlangsugsung, ng, umuumum, m, bebbebas, as, rahrahasiasia, a, jujjujur, ur, dan dan adiadil l daldalamam Neg
Negara ara KesKesatuatuan an RepRepubliublik k IndIndoneonesia sia berberdasdasarkarkan an PanPancascasila ila dan dan UndUndang-ang-UndUndang ang DasDasarar Negar
Negara a RepublRepublik ik IndoneIndonesia Tahun sia Tahun 1945.1945. 2.
2. PePemimilu lu KeKepapala la DaDaererah ah dadan n WaWakikil l KeKepapala la DaDaererah ah adadalalah ah PePemimilu lu ununtuk tuk mememimililih h KeKepapalala Da
Daererah ah dadan n WaWakikil l KeKepapala la DaDaererah ah sesecacara ra lalangsngsunung g dadalalam m NeNegagara ra KeKesasatutuan an ReRepupublblik ik In
Indodonenesisia a beberdrdasasararkakan n PaPancncasasilila a dadan n UnUndadangng-U-Undndanang g DaDasasar r ReRepupublblik ik InIndodonenesisiaa Tahun 1945.
Tahun 1945. 3.
3. PemilPemilu terakhir adalah peu terakhir adalah penyelenyelenggaranggaraan an PemilPemilu u PresiPresiden dan Wakil Presideden dan Wakil Presiden Putaran Keduan Putaran Kedua Tah
Tahun un 2004 sebag2004 sebagaimaimana ana dimdimaksaksud ud daldalam am UndUndangang-Und-Undang ang NomNomor or 23 23 TahTahun un 2003 2003 ataatauu penyelenggaraan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Provinsi dan/atau penyelenggaraan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Provinsi dan/atau Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. 4.
4. KomKomisi isi PemPemiliilihan han UmuUmum, m, selselanjanjutnyutnya a disdisebuebut t KPU KPU adaadalah lah lemlembagbaga a penpenyelyelengenggargara a PemPemiluilu yang bersifat nasional
yang bersifat nasional, , tetaptetap, , dan mandiri.dan mandiri. 5.
5. Komisi PemiKomisi Pemilihalihan Umum n Umum ProvinsProvinsi dan Komisi Pemilii dan Komisi Pemilihan Umum Kabupatehan Umum Kabupaten/Kotan/Kota, , selanselanjutnyajutnya di
disesebut but KPKPU U PrProviovinsi nsi dadan n KPKPU U KaKabubupapateten/n/KoKota ta memerurupapakakan n babagigian an dadari ri KPKPU U adadalalahah penyelenggara Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur dan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati penyelenggara Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur dan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan
atau Walikota dan Wakil WalikotaWakil Walikota.. 6.
6. PanPanitiitia a PemPemiliilihan han KecKecamaamatantan, , PanPanitiitia a PemPemungungutautan n SuaSuara, ra, dan dan KelKelompompok ok PenPenyelyelengenggargaraa Pemungutan Suara, selanjutnya disebut PPK, PPS, dan KPPS adalah panitia yang bersifat Pemungutan Suara, selanjutnya disebut PPK, PPS, dan KPPS adalah panitia yang bersifat sem
semententara ara yanyang g berbertutugas gas memmembanbantu tu KPKPU U ProProvinvinsi si dandan/at/atau au KPU KPU KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta daldalamam penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di tingkat kecamatan, di penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di tingkat kecamatan, di tingka
tingkat t desadesa//kelurahan atau kelurahan atau sebutasebutan n lainlainnya, dan nya, dan di di tempatempat t pemunpemungutan suara (TPS).gutan suara (TPS). 7.
7. PaPaninititia a PePengngawawas as PePemimilu lu PrProvovininsi si dadan n PaPaninititia a PePengngawawas as PePemimilu lu KaKabubupapateten/n/KoKota,ta, selanjutnya disebut Panwaslu Provinsi dan Panwaslu Kabupaten/Kota adalah panitia yang selanjutnya disebut Panwaslu Provinsi dan Panwaslu Kabupaten/Kota adalah panitia yang ber
bersifsifat at semsemententara ara dibdibententuk uk oleoleh h BadBadan an PenPengawgawas as PemPemilu ilu (Ba(Bawaswaslu) lu) untuuntuk k menmengawgawasiasi penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di wilayah Provinsi dan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota ;
Kabupaten/Kota ; 8.
8. PanPanitiitia a PenPengawgawas as PemPemilu ilu KecKecamaamatantan, , selselanjanjutnyutnya a disdisebuebut t PanPanwaswaslu lu KecKecamaamatan tan adaadalahlah panitia yang dibentuk oleh Panwaslu Kabupaten/Kota untuk mengawasi penyelenggaraan panitia yang dibentuk oleh Panwaslu Kabupaten/Kota untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah Kecamatan atau nama lain.
Pemilu di wilayah Kecamatan atau nama lain. 9.
9. PaPaninititia a PePengngawawas as PePemimilu lu LaLapapangngan an adadalalah ah pepetutugagas s yayang ng didibebentntuk uk ololeh eh PaPanwnwasaslulu Kec
Kecamaamatan tan untuntuk uk menmengawgawasi asi penpenyelyelengenggargaraan aan PemPemilu ilu KepKepala ala DaeDaerah rah dan dan WakWakil il KepKepalaala Daera
Daerah h di di desa/desa/kelurakelurahan atau han atau nama lain.nama lain.
Pasal 2 Pasal 2
(1) Untuk penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, KPU membentuk (1) Untuk penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, KPU membentuk
Peraturan KPU dan Keputusan KPU. Peraturan KPU dan Keputusan KPU. (2)
(2) PeratuPeraturan ran KPU KPU sebagsebagaimaaimana na dimaksdimaksud ud pada ayat pada ayat (1) (1) merupmerupakan akan pelapelaksanaaksanaan n peratperaturanuran perundang-undangan.
(3) Untuk penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, KPU Provinsi, dan (3) Untuk penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, KPU Provinsi, dan
KPU
KPU KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta memmembentubentuk k kepukeputustusan an dedengangan n menmengacgacu u kepkepada ada pedpedomaoman n yanyangg diteta
ditetapkan oleh pkan oleh KPU.KPU.
Pasal 3 Pasal 3 Pe
Pedodomaman n tatata ta cacara ra pepenyenyelelengnggagararaan an PePemimilu lu KeKepapala la DaDaererah ah dadan n WaWakil kil KeKepapala la DaDaererahah sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini berlaku untuk KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini berlaku untuk KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Ko
Kota ta yayanng g dadalalam m pepenynyelelenenggggararaaaan n PePemimilu lu KeKepapala la DaDaererah ah dadan n WaWakikil l KeKepapala la DaDaererahah,, pem
pemberberitaitahuahuan n DPRDPRD D ProProvinvinsi si ataatau u DPRDPRD D KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta kepkepada ada KPKPU U ProProvinsvinsi i dan dan KPUKPU Kabupaten/Kota mengenai berakhirnya masa jabatan Kepala Daerah jatuh pada 19 April 2007, Kabupaten/Kota mengenai berakhirnya masa jabatan Kepala Daerah jatuh pada 19 April 2007, bulan Mei, dan bulan Juni 2007.
bulan Mei, dan bulan Juni 2007.
BAB II BAB II
ASAS PENYELENGGARAAN PEMILU KEPALA DAERAH DAN ASAS PENYELENGGARAAN PEMILU KEPALA DAERAH DAN
WAKIL KEPALA DAERAH WAKIL KEPALA DAERAH
Pa Pasasall 44 Penye
Penyelengglenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan araan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berpedomWakil Kepala Daerah berpedoman an pada asas pada asas :: 1.
1. manmandirdiri;i; 2.
2. jujujujur;r; 3.
3. adadilil;; 4.
4. kepkepastastian ian hukuhukum;m; 5.
5. tertib tertib penyepenyelengglenggaraanaraan;; 6.
6. kepentkepentiningan gan umum;umum; 7.
7. keteketerburbukaakaan;n; 8.
8. propproporsorsionionalal;; 9.
9. akuntaakuntabilitbilitas;as; 10. efisiensi; dan 10. efisiensi; dan 11. efektifitas. 11. efektifitas. BAB III BAB III
PEDOMAN KPU PROVINSI DAN KPU KABUPATEN/KOTA DALAM PEDOMAN KPU PROVINSI DAN KPU KABUPATEN/KOTA DALAM
PENYELENGGARAAN PEMILU KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH PENYELENGGARAAN PEMILU KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH
Pasal 5 Pasal 5
(1) Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilaksanakan melalui masa persiapan dan (1) Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilaksanakan melalui masa persiapan dan
tahap pelaksanaan. tahap pelaksanaan. (2) M
(2) Masa asa perpersiasiapan pan PemPemilu ilu KepKepala ala DaeDaerah rah dan dan WakiWakil l KepKepala ala DaeDaerah rah sebsebagaagaimaimana na dimdimaksaksudud pada ayat (1), meliputi :
pada ayat (1), meliputi : a.
a. pepembmbererititahahuauan n DPDPRD RD PrProviovinsnsi i atatau au DPDPRD RD KaKabubupapateten/n/KoKota ta kekepapada da GuGubebernrnur ur atatauau Bupati/Walikota mengenai berakhirnya masa jabatan Gubernur atau Bupati/Walikota; Bupati/Walikota mengenai berakhirnya masa jabatan Gubernur atau Bupati/Walikota; b.
b. pempemberberitaitahuahuan n DPRDPRD D ProvProvinsinsi i ataatau u DPRDPRD D KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta kepkepada KPU ada KPU ProProvinvinsi si ataatauu KPU
KPU KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta memengengenai nai berberakhakhirnirnya ya masmasa a jabjabataatan n GubGubernernur ur ataatau u BupBupatiati// Walikota;
Walikota; c.
c. pepererencncananaaaan n pepenyenyelelenggnggaraaraanan, , memeliliputputi i pepenenetatapapan n tatata ta cacara ra dadan n jajadwdwal al tatahahapapann pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah;
d.
d. pembepembentukan panntukan panitia peitia pengawangawas, PPK, PPSs, PPK, PPS, dan KPPS, dan KPPS;; e.
e. pembepemberitahritahuan dan puan dan pendaendaftaraftaran pemann pemantau.tau.
(3) Tahap pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebagaimana dimaksud (3) Tahap pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebagaimana dimaksud
pada ayat (1), meliputi : pada ayat (1), meliputi : a.
a. pemutapemutakhiran dakhiran data dan peneta dan penetapan datapan daftar pemiftar pemilih;lih; b.
b. pependndafaftatararan n dadan n pepenenetatapapan n papasasangngan an cacalolon n GuGubebernrnur ur dadan n WaWakikil l GubGuberernunur r atatauau Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota;
Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota; c.
c. kakampmpananye;ye; d.
d. pemunpemungutan suara dagutan suara dan penghin penghitungan sutungan suara di TPara di TPS;S; e.
e. penghpenghitungaitungan suara oleh PPK, KPU Kabn suara oleh PPK, KPU Kabupateupaten/Kotan/Kota, dan KPU Provinsi, dan KPU Provinsi;; f.
f. penetpenetapan pasaapan pasangan calon terngan calon terpilih Gubepilih Gubernur dan Wakil Gubernur dan Wakil Gubernur atau Buparnur atau Bupati/Wati/Walikotlikotaa dan Wakil Bupati/Wakil Walikota, pengesahan, dan pelantikan.
dan Wakil Bupati/Wakil Walikota, pengesahan, dan pelantikan. Pa
Pasasall 66 (1)
(1) KPU KPU ProProvinvinsi si dan dan KPU KPU KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta daldalam am kegkegiatiatan an masmasa a perpersiasiapan pan sebsebagaagaimaimanana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2), untuk penetapan :
dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2), untuk penetapan : a.
a. ororgaganinisasasi si dadan n tatata ta kekerjrja a KPKPU U PrProvovininsisi, , KPKPU U KaKabupbupatatenen/K/Kotota, a, PPPPK, K, PPPPS, S, dadan n KPKPPSPS,, menga
mengacu pada cu pada :: 1)
1) keketetentntuauan n PaPasasal l 9 9 ayayat at (3(3) ) dadan n ayayat at (4(4) ) sesertrta a PaPasasal l 10 10 ayayat at (3(3) ) dadan n ayayat at (4(4)) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur tugas dan wewenang serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur tugas dan wewenang serta kewaj
kewajiban KPU iban KPU ProvinsProvinsi i dan KPU dan KPU KabupKabupaten/aten/Kota Kota daladalam m penyepenyelengglenggaraan Pemiluaraan Pemilu Kepa
Kepala la DaeraDaerah h dan Wakil dan Wakil KepalKepala a DaeraDaerah;h; 2)
2) ketketententuan Pasauan Pasal l 42, Pasal 43, 42, Pasal 43, dan Pasadan Pasal l 44 Unda44 Undangng-Und-Undang Nomor 22 ang Nomor 22 TahTahun 2007un 2007 ya
yang ng memengngatatur ur tetentantang ng pepembembentntukaukan, n, kekeananggggototaaaan, n, tugtugasas, , wewewewenanangng, , dadann kewajiban PPK;
kewajiban PPK; 3)
3) ketketententuan Pasauan Pasal l 45, Pasa45, Pasal l 46, dan 46, dan PasPasal 47 al 47 UndUndangang-Und-Undang Nomor 22 ang Nomor 22 TahTahun 2007un 2007 ya
yang ng memengngatatur ur tetentantang ng pepembembentntukaukan, n, kekeananggggotaotaanan, , tugtugasas, , wewewewenanangng, , dadann kewajiban PPS;
kewajiban PPS; 4)
4) keketetentuntuan an PaPasasal l 48 48 dadan n PaPasasal l 49 49 UnUndadang-Ung-Undndanang g NoNomomor r 22 22 TaTahuhun n 2002007 7 yayangng menga
mengatur tur tentatentang ng pembepembentukan, keanggotantukan, keanggotaan, an, tugas, wewenang, dan tugas, wewenang, dan kewajikewajibanban KPPS, kecuali ketentuan Pasal 49 huruf d, huruf e, huruf g, dan huruf h.
KPPS, kecuali ketentuan Pasal 49 huruf d, huruf e, huruf g, dan huruf h. b.
b. proprogragram, m, tahtahapaapan, dan jadwn, dan jadwal berpeal berpedomdoman an padpada a ketketententuan Pasal 9 uan Pasal 9 ayaayat t (3) huruf a(3) huruf a dan Pasal 10 ayat (3) huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur dan Pasal 10 ayat (3) huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur tug
tugas as dan dan wewwewenaenang ng KPU KPU ProProvinvinsi si dan dan KPU KPU KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta untuuntuk k mermerencencanaanakankan pro
progragram, m, angganggaraaran, n, dan dan jadjadwal wal penpenyelyelengenggargaraan aan PemPemilu ilu KepKepala ala DaeDaerah rah dan dan WakWakilil Kepala Daerah.
Kepala Daerah. c.
c. PemPemantantau au PemPemilu Kepalilu Kepala a DaeDaerah dan rah dan WakiWakil l KepKepala Daerala Daerah ah mengmengacu pada ketenacu pada ketentuatuann Pas
Pasal al 113 113 dan dan PasPasal al 114 114 UndUndangang-Un-Undandang g NomNomor or 32 32 TahTahun un 2004 2004 sebsebagaagaimaimana na teltelahah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 serta Pasal 115 sampai dengan diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 serta Pasal 115 sampai dengan Pasal 122 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor Pasal 122 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007.
d.
d. AuAudidit t dadana na kakampmpananye ye memengngacacu u papada da keketetentntuan Pasuan Pasal al 8383, , PaPasal sal 8484, , dadan n PaPasasal l 8585 Und
Undangang-Un-Undandang g NomNomor or 32 32 TahTahun un 2002004 4 sebsebagaagaimaimana na teltelah ah diudiubah bah dendengan gan UndUndang ang--Un
Undadang ng NoNomomor r 8 8 TaTahuhun n 202005 05 seserta rta PaPasasal l 65 65 sasampmpai ai dedengangan n PaPasasal l 69 69 PePeraratuturarann Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007.
Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007. (2)
(2) KPU KPU ProvinProvinsi si dan dan KPU KPU KabupKabupaten/aten/Kota Kota daladalam m masa pelaksanamasa pelaksanaan an sebagasebagaimana dimaksudimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (3), untuk penetapan :
dalam Pasal 5 ayat (3), untuk penetapan : a.
a. PemutaPemutakhiran dakhiran data dan dafta dan daftar pemiltar pemilih mengacu ih mengacu pada :pada : 1)
1) keketetentuntuan Pasaan Pasal l 9 9 ayayat (3) at (3) huhuruf e ruf e dadan n hurhuruf f uf f serserta ta PaPasasal l 10 ayat (3) huru10 ayat (3) huruf f f,f, hu
hururuf f g, g, dadan n huhururuf f h h UnUndadang-ng-UnUndadang ng NoNomomor r 22 22 TaTahuhun n 202007 07 yayang ng memengngataturur pemut
pemutakhiraakhiran n data pemilih untuk data pemilih untuk KPU Provinsi dan KPU Provinsi dan KPU KabupatenKPU Kabupaten/Kota;/Kota; 2)
2) keketetentuntuan an PaPasasal l 44 44 huhuruf a ruf a dadan n huhururuf f d d UnUndadang-Ung-Undndanang g NoNomomor r 22 22 TaTahuhun n 20020077 yan
yang g menmengatgatur ur pempemutautakhikhiran ran datdata a pempemiliilih, h, dafdaftar tar pempemiliilih h semsemententaraara, , dan dan dafdaftartar pemilih tetap untuk PPK;
pemilih tetap untuk PPK;
3)
3) ketketententuan Pasuan Pasal 47 huruf a, huruf c, huruf d, huruf f, huruf g, huruf h, dan huruf ial 47 huruf a, huruf c, huruf d, huruf f, huruf g, huruf h, dan huruf i Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur pemutakhiran data pemilih, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur pemutakhiran data pemilih, peng
pengangkatangkatan an petugpetugas as pemutapemutakhirakhiran n data data pemilpemilih, ih, pengumpengumuman uman daftadaftar r pemilpemilih,ih, perbaikan dan pengumuman hasil perbaikan daftar pemilih sementara, melakukan perbaikan dan pengumuman hasil perbaikan daftar pemilih sementara, melakukan pe
perbrbaiaikakan n dadan n pepenenetatapapan n hahasisil l dadaftftar ar pepemimililih h sesemementntarara, a, pepenenetatapapan n dadann pengu
pengumuman daftar muman daftar pemilpemilih ih tetap, serta tetap, serta penyapenyampaiampaian n daftadaftar r pemilpemilih ih kepada PPK kepada PPK untuk PPS; serta
untuk PPS; serta 4)
4) ketenketentuan Pasatuan Pasal 68 sampai dengan Pasal 68 sampai dengan Pasal 74 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004l 74 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 seb
sebagaagaimaimana na teltelah ah diudiubah bah dendengan gan UndUndang-Uang-Undanndang g NomoNomor r 8 8 TahuTahun n 2005 2005 sersertata Pasal 15 sampai dengan Pasal 35 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Pasal 15 sampai dengan Pasal 35 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007 yang
Tahun 2007 yang mengamengatur tur tentantentang g penetpenetapan pemilih.apan pemilih. b.
b. PencaPencalonan menglonan mengacu pacu pada keteada ketentuan Pasal 9 ayat (3) huruntuan Pasal 9 ayat (3) huruf g dan huruf g dan huruf l serta Pasal 10f l serta Pasal 10 aya
ayat t (3) huruf i (3) huruf i dan huruf m dan huruf m UndUndangang-Und-Undang Nomor 22 ang Nomor 22 TahTahun 2007 un 2007 yang mengyang mengatuaturr men
mengengenai ai penpenetaetapan pan paspasangangan an calcalon on dan dan penpenetaetapan pan paspasangangan an calcalon on terterpilpilih ih KepKepalalaa Dae
Daerah rah dan dan WakWakil il KepKepalala a DaeDaerah rah serserta ta keteketentuantuan n PasPasal al 58 58 samsampai dengapai dengan n PasPasal al 6464 Und
Undangang-Un-Undandang g NomNomor or 32 32 TahTahun un 2002004 4 sesebagbagaimaimana ana teltelah ah diudiubah bah dendengan gan UndUndang- ang-Un
Undadang ng NoNomomor r 8 8 TaTahuhun n 202005 05 dadan n keketetentntuauan n PaPasasal l 36 36 sasampmpai ai dedengngan an PaPasasal l 5353 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 20
2005 05 dadan n PePeraratuturaran n PePememeririntantah h NoNomomor r 25 25 TaTahuhun n 202007 07 yayang ng memengngatatur ur memengengenanaii pendaftaran dan penetapan pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. pendaftaran dan penetapan pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. c.
c. KampaKampanye menye mengacu pada ketengacu pada ketentuan Pasal 75 sampai dengantuan Pasal 75 sampai dengan Pasal 85 Undang-Un Pasal 85 Undang-Undangndang Nom
Nomor or 32 32 TahTahun un 2002004 4 sebsebagaagaimaimana na teltelah ah diudiubah bah dendengan gan UndUndangang-Un-Undandang g NomNomor or 88 Tah
Tahun un 2002005 5 dan dan keketententuatuan n PasPasal al 54 54 sampsampai ai dendengan gan PasPasal al 69 69 PerPeratuaturan ran PemPemerierintantahh Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pe
Pememeririntntah ah NoNomomor r 25 25 TaTahuhun n 202007 07 yayang ng memengngatatur ur memengngenenai ai kakampampanye nye dadan n dadanana kampanye.
kampanye. d.
d. PemPemungungutautan n suasuara dan ra dan penpenghighitungtungan suaran suara a di TPS di TPS menmengacgacu pada keteu pada ketentuntuan an PasPasal 86al 86 sam
sampai pai dendengan gan PasPasal al 96 96 UndUndangang-Un-Undandang g NomNomor or 32 32 TahTahun un 2002004 4 sebsebagaagaimaimana na teltelahah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 serta ketentuan Pasal 70 sampai diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 serta ketentuan Pasal 70 sampai dengan Pasal 83 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah dengan Pasal 83 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah No
Nomomor r 17 17 TaTahuhun n 202005 05 dadan n PePeraratuturaran n PePememeririntntah ah NoNomomor r 25 25 TaTahuhun n 202007 07 yayangng menga
e.
e. PenPenghighituntungan gan suasuara ra oleoleh h PPSPPS, , PPKPPK, , KPU KabupKPU Kabupateaten/Kn/Kota dan ota dan KPU ProvinKPU Provinsi si menmengacgacuu pada :
pada : 1)
1) keketetentuntuan Pasaan Pasal l 9 9 ayayat (3) at (3) huhururuf f h, huruh, huruf f i, hurui, huruf f j, dan huruj, dan huruf f k k seserta rta PaPasasal l 1010 ayat (3) huruf j, huruf k, dan huruf l Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 yang ayat (3) huruf j, huruf k, dan huruf l Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 yang menga
mengatur tur mengemengenai nai penepenetapan tapan dan dan pengumpengumuman uman hasil hasil rekaprekapitulaitulasi si penghpenghitungaitungann sua
suara, ra, berberita ita acaacara ra penpenghighituntungan gan suasuara ra dan dan sersertiftifikaikat t hashasil il penpenghighituntungan gan suasuara,ra, ser
serta ta penpenetaetapan pan dan dan penpengumgumumauman n hashasil il PemPemilu ilu KepKepala ala DaeDaerah rah dan dan WakiWakil l KepKepalaala Daer
Daerah untuk ah untuk KPU KPU ProviProvinsi dan nsi dan KPU KabupatenKPU Kabupaten/Kota;/Kota; 2)
2) ketketententuan Pasauan Pasal l 44 huruf e, 44 huruf e, hurhuruf f, uf f, hurhuruf g, uf g, huruhuruf h, f h, dan hurudan huruf f k k UndUndang-Uang-Undandangng Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur mengenai pengumpulan hasil penghitungan Nomor 22 Tahun 2007 yang mengatur mengenai pengumpulan hasil penghitungan suara dari
suara dari selurseluruh uh TPS, rekapitulaTPS, rekapitulasi si hasil penghitunhasil penghitungan suara, gan suara, pengumpengumuman hasiluman hasil re
rekakapipitutulalasi si pepengnghihitutungngan an suasuara ra sesertrta a evevalaluauasi si dadan n lalapoporaran n sesetitiap ap tatahahapapann penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk PPK;
penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk PPK; 3)
3) ketketententuan Pasauan Pasal 47 l 47 hurhuruf k, uf k, huruhuruf f l, dan huruf m l, dan huruf m UndUndangang-Un-Undandang g NomNomor 22 or 22 TahTahunun 2007 yang mengatur mengenai pengumpulan hasil penghitungan suara dari seluruh 2007 yang mengatur mengenai pengumpulan hasil penghitungan suara dari seluruh TPS, pengamanan keutuhan kotak suara, dan meneruskan kotak suara kepada PPK TPS, pengamanan keutuhan kotak suara, dan meneruskan kotak suara kepada PPK untuk PPS; serta
untuk PPS; serta f.
f. ReRekakapipitultulasasi i pepengnghihitutungngan an suasuara ra di di PPPPK, K, KPKPU U KaKabubupapateten/n/KoKotata, , dadan n KPKPU U ProProvivinsnsii mengacu pada ketentuan Pasal 98 sampai dengan Pasal 102 Undang-Undang Nomor 32 mengacu pada ketentuan Pasal 98 sampai dengan Pasal 102 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 dan ketentuan Pasal 85 sampai dengan Pasal 89 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun dan ketentuan Pasal 85 sampai dengan Pasal 89 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 20
2005 05 JoJo. . PePeraratuturaran n PePememeririntntah ah NoNomomor r 17 17 TahTahun un 202005 05 dadan n PePeraratuturaran n PePememeririntahntah Nomor 25 Tahun 2007 yang mengatur mengenai rekapitulasi penghitungan suara PPK, Nomor 25 Tahun 2007 yang mengatur mengenai rekapitulasi penghitungan suara PPK, KPU Kabupaten/Kota, dan KPU Provinsi.
KPU Kabupaten/Kota, dan KPU Provinsi. BAB V BAB V KETENTUAN LAIN-LAIN KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 7 Pasal 7
Apabila dalam pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Apabila dalam pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini terdapat ketentuan dalam Undang-Undang Nomor sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini terdapat ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 dan 32 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 serta Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 serta Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007 Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007 ber
berbunbunyi yi sama sama atatau au diadiatur tur lailain, n, yanyang g berberlaklaku u sah sah adaadalah lah keteketentuantuan n dadalam lam UndUndang-ang-UndUndanangg Nomor 22 Tahun 2007, kecuali diatur lain dalam Peraturan ini.
Nomor 22 Tahun 2007, kecuali diatur lain dalam Peraturan ini. BAB V BAB V KETENTUAN PERALIHAN KETENTUAN PERALIHAN Pa Pasasall 88 (1)
(1) DenDengan gan berberlaklakunyunya a PerPeratuaturan ran iniini, , terterhadhadap ap KPKPU U ProProvinsvinsi i dan dan ataatau u KPKPU U KabKabupaupatenten/Ko/Kotata yang dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah telah menerbitkan peraturan yang dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah telah menerbitkan peraturan KP
KPU U PrProvovininsi si dadan n KPKPU U KaKabubupapateten/n/KoKota ta dadan n atatau au KeKepupututusasan n KPKPU U PrProvovininsi si dadan n KPKPUU Kabupaten/Kota, ditentukan :
a.
a. PerPeratuaturan ran KPU KPU ProProvinsvinsi i dan dan KPU KPU KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta tertersebsebut ut harharus us disdisesuaiesuaikan kan dendengangan Peraturan ini dalam waktu paling lambat 1 (satu) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Peraturan ini dalam waktu paling lambat 1 (satu) bulan sejak ditetapkannya Peraturan ini; dan
ini; dan b.
b. KepKeputuutusan san KPU KPU ProProvinsvinsi i dan dan KPU KabupaKPU Kabupatenten/Ko/Kota ta tertersebsebut ut adaadalah sah lah sah dan dan berberlaklakuu sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan ini.
sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan ini. (2
(2) ) PePeraraturturan an dadan n ataatau u KeKepupututusasan n KPKPU U PrProviovinsnsi i dadan n KPKPU U KaKabubupapateten/n/KoKota ta sesebabagagaimimananaa dimaks
dimaksud ud pada ayat pada ayat (1) wajib (1) wajib segersegera a dilapdilaporkan kepada Komisi orkan kepada Komisi PemilPemilihan Umum.ihan Umum. Pa
Pasasall 99 KPU
KPU KabKabupaupatenten/Ko/Kota ta daladalam m pempembenbentukatukan n dan dan penpengisgisian ian keakeanggnggotaotaan an PPPPK, K, PPSPPS, , dan dan KPPKPPSS tetap berpedoman pada ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 sebagaimana telah tetap berpedoman pada ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 sebagaimana telah diu
diubah bah dendengan gan UndUndang-ang-UndUndang ang NomoNomor r 8 8 TahTahun un 2005 Jo. 2005 Jo. PerPeratuaturan ran PemPemerierintantah h NomNomor or 66 Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor Tahun 2005 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007.
25 Tahun 2007.
Pasal 10 Pasal 10 Te
Terhrhadadap ap kekebeberaradadaan an PaPaninititia a PePengngawawas as PePemimilu lu PrProvovininsisi, , PaPaninititia a PePengngawawas as PePemimilulu Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, dan Panitia Pengawas Pemilu Lapangan Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, dan Panitia Pengawas Pemilu Lapangan untuk mengawasi Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, sepanjang belum dibentuk untuk mengawasi Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, sepanjang belum dibentuk berda
berdasarsarkan ketentuan dalam Undang-Undkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor ang Nomor 22 22 Tahun 2007, Tahun 2007, maka berlaku panitiamaka berlaku panitia pen
pengawgawas as pempemiliilihan han sesebagbagaimaimana ana dimdimaksaksud ud daldalam am UndUndangang-Un-Undandang g NomNomor or 32 32 TahTahun un 20042004 se
sebabagagaimimanana a tetelalah h didiububah ah dedengngan an UnUndadangng-U-Undndanang g NoNomomor r 8 8 TaTahuhun n 202005 05 dadan n PePeraraturturanan Pe
Pememeririntantah h NoNomor mor 6 6 TahTahun un 202005 05 JoJo. . PePeraratuturan ran PePememeririntntah ah NoNomomor r 17 17 TahTahun un 202005 05 dadann Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007.
Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2007.
Pasal 11 Pasal 11 Ter
Terhadhadap ap tugatugas, s, wewwewenaenang, ng, dan dan kewkewajiajiban ban PPK PPK dan dan PPS PPS daldalam am melmelaksaksanaanakan kan sossosialialisaisasisi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf l dan Pasal 47 huruf p Undang-Undang Nomor 22 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf l dan Pasal 47 huruf p Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007
Tahun 2007 dilakdilaksanakan oleh KPU sanakan oleh KPU ProvinsProvinsi i dan KPU dan KPU KabupKabupatenaten/Kota./Kota. Pasal 12
Pasal 12 Den
Dengan gan berberlaklakunya unya UndUndang-Uang-Undandang ng NomoNomor r 22 22 TahTahun un 2002007, 7, berberkenkenaaaan n dendengan gan keteketentuantuann Pasal 47 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, ditentukan :
Pasal 47 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, ditentukan : 1.
1. TuTugagas s dadan n fufungngsi si pepetutugagas s pepemumutatakhkhiriran an dadata ta pepemimililih h didilalaksksananakakan an ololeh eh PPPPS S yayangng bersangkutan.
bersangkutan. 2.
2. FormFormuliulir r ModModel D-KWel D-KWK, D1K, D1 --KWKKWK, , LamLampirpiran an 1 1 ModModel el D1-KD1-KWK, LampiWK, Lampiran 2 ran 2 D1-D1-KWKKWK, , ModModelel
D2-D2-KWK, dan KWK, dan ModeModel l D3-KWK tidak diperlukanD3-KWK tidak diperlukan.. 3.
3. FormuliFormulir r Model D4-KModel D4-KWK format dan WK format dan bentubentuknya disesuaiknya disesuaikan sebagaikan sebagaimana terlammana terlampir dalampir dalam Peraturan ini.
Peraturan ini. 4.
4. FormuliFormulir Model DA-KWKr Model DA-KWK, Model DA1-, Model DA1-KWK, LampiKWK, Lampiran 1 Model DA1-KWK, Lampiran 2 Modelran 1 Model DA1-KWK, Lampiran 2 Model DA1
DA1-KW-KWK, K, ModModel el DA2DA2-KWK-KWK, , ModModel el DA3DA3-KWK-KWK, , ModModel el DA4DA4-KW-KWK, K, dan dan ModModel el DA5DA5-KWK-KWK,, apabila terdapat kata PPS dibaca KPPS.
BAB VI BAB VI KETENTUAN PENUTUP KETENTUAN PENUTUP Pasal 13 Pasal 13 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 24 Mei 2007 pada tanggal 24 Mei 2007
WAKIL KETUA WAKIL KETUA
PROF. DR.
PROF. DR. RAMLRAMLAN AN SURBSURBAKTI, MA.AKTI, MA.
E:\2007\
SURAT PENGANTAR SURAT PENGANTAR
P
Peerriihhaal l ::
Be
Bersrsaama ma iini ni didisasampmpaaikikan an BBereritita a AcAcaara ra PePemumungngututan an SuSuaara ra dadann Penghitungan Suara di TPS oleh KPPS dan lampirannya (dalam kotak suara yang Penghitungan Suara di TPS oleh KPPS dan lampirannya (dalam kotak suara yang masih dikunci dan disegel) di wilayah :
masih dikunci dan disegel) di wilayah : Desa/
Desa/KeluKelurahan rahan : : ... Kec
Kecamaamatan tan : : ... Kabup
Kabupaten/aten/Kota Kota : : ... Pr
Proviovinsnsi i : : ...
Dengan rincian : Dengan rincian : 1. Ju
1. Jumlmlah ah TPS TPS : : ... . (l(lenengkagkap/p/bebelulum m lelengngkakap)p) *)*) 2.
2. JumlaJumlah Kotak Suh Kotak Suara ara : : ... ... (....(...)..) dalam keadaan masih dikunci dan disegel.
dalam keadaan masih dikunci dan disegel.
...
..., ...., ... ... 20072007 YANG MENYERAHKAN
YANG MENYERAHKAN PANITIA PEMUNGUTAN SUARA PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KETUA, KETUA, ( ( ... ... )) NAMA JELAS NAMA JELAS YANG MENERIMA YANG MENERIMA
PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
( ( ... ... )) NAMA JELAS NAMA JELAS KETERANGAN : KETERANGAN : 1)
1) *)*) Coret yang Coret yang tidak perlu, dan tidak perlu, dan alasaalasannya apabila tidak nnya apabila tidak lengklengkap.ap. 2)
2) DibDibuat 2 ranuat 2 rangkagkap, untp, untuk :uk : -
- PPPPS S 1 1 rarangngkakap; p; dadann -
- PPPPK K 1 1 rarangngkakap.p.
Pasal 47 huruf k, huruf l, Pasal 47 huruf k, huruf l,
dan huruf m dan huruf m Undang-
Undang-Undang Nomor 22 Undang Nomor 22 Tahun 2007 Tahun 2007 epada epada Yth.
Yth. Ketua PPK Ketua PPK ... di ... di ... ... ... e
ennyyaammppaaiiaan n BBeerriitta a AAccaarraa Pem
Pemungungutautan n dan dan PenPenghighitungtunganan suara di TPS dalam wilayah kerja suara di TPS dalam wilayah kerja PPS