• Tidak ada hasil yang ditemukan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WINDESI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STATISTIK DAERAH KECAMATAN WINDESI"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

Katalog BPS :

STATISTIK DAERAH

STATISTIK DAERAH

KECAMATAN WINDESI

KECAMATAN WINDESI

2 0 1 4

2 0 1 4

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(2)

STATISTIK DAERAH

KECAMATAN WINDESI

2014

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

KECAMATAN WINDESI

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

KECAMATAN WINDESI

(3)

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WINDESI 2014

ISSN

:

No. Publikasi

:

Katalog BPS

:

Ukuran Buku

:

Jumlah Halaman : IV + 42 halaman

Naskah :

Koordinator Statistik Kecamatan Nikiwar

Gambar Kulit :

Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

Diterbitkan Oleh :

Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama

Dicetak Oleh :

Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama

Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama

(4)

Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014 iii

KATA PENGANTAR

Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kabupaten Teluk Wondama yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecamatan Windesi.

Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014 diterbitkan untuk melengkapi publikasi—publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun. Berbeda dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis.

Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014 memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Teluk Wondama dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.

Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat luas.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama

MATIAS SELTUBIR, S.Sos

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

diterbitkan oleh Badan Pusat

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Statistik Kabupaten Teluk Wondama berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kabupaten Teluk Wondama yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kabupaten Teluk Wondama yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecamatan Windesi.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecamatan Windesi.

Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014

publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun. Berbeda dengan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun. Berbeda dengan publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis.

Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014

berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Teluk Wondama dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kabupaten Teluk Wondama dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.

Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun masyarakat

(5)

Statistik Daerah Kecamatan Windesi 2014 iv

DAFTAR ISI

1. Geografi dan Iklim 1

2. Pemerintahan 2 3. Penduduk 3 4. Ketenagakerjaan 5 5. Pendidikan 6 6. Kesehatan 7 7. Perumahan 8 8. Pertanian 9

9. Transportasi dan Komunikasi 11

10.Perdagangan 12 Lampiran Tabel 13

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Pertanian

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Pertanian

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Transportasi dan Komunikasi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Transportasi dan Komunikasi

(6)
(7)

Distrik Windesi merupakan salah satu distrik yang terletak di Kabupaten Teluk Wondama. Jika dibandingkan dengan distrik lainnya di Kabupaten Teluk Wondama, Distrik Windesi memiliki luas wilayah terkecil ketiga setelah Distrik Wondiboy dan Nikiwar, yakni sebesar 594 Km2 dari total wilayah Teluk Wondama sebesar 14.953,8 Km2 .

Secara astronomis Distrik Windesi terletak antara 2038’’ hingga 2065” Lintang

Selatan dan 134008’’ hingga 134040’’ Bujur Timur. Berdasarkan letak geografisnya Distrik Windesi berada di daratan pulau papua, yang memiliki batas—batas wilayah sebagai berikut :

Sebagian besar kampung di Distrik Windesi merupakan desa pesisir dengan topografi wilayah di tepi pantai yakni sebanyak 4 kampung dari 5 kampung yang berada di Distrik Windesi, dengan ketinggian di atas permukaan laut berkisar 1—15 meter.

Utara : Distrik Nikiwar Selatan : Distrik Kuri Wamesa Barat : Kabupaten Teluk

Bintuni Timur : Laut

Peta Distrik Windesi

.

Peta Distrik Windesi

Sumber : Kecamatan Windesi Dalam Angka,

2014

Sama halnya dengan daerah lain di Kabupaten Teluk Wondama dan Provinsi Papua Barat pada umumnya, Distrik Windesi juga beriklim tropis

Tahukah Anda……… Jarak dari Ibukota Distrik Windesi ke Ibukota kabupaten Teluk

Wondama adalah 64,16 Km.

GEOGRAFI DAN IKLIM

SEBAGIAN BESAR DESA PESISIR Luas wilayah Distrik Windesi sekitar 3,97 persen dari luas wilayah kabupaten Teluk Wondama dan sebagian besar kampung di Distrik Windesi terletak di tepi pantai

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

65” Lintang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

65” Lintang 40’’ Bujur

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

40’’ Bujur

Timur. Berdasarkan letak geografisnya

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Timur. Berdasarkan letak geografisnya

Distrik Windesi berada di daratan pulau

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Distrik Windesi berada di daratan pulau

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

—batas wilayah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

batas wilayah :

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

: Distrik Nikiwar

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Distrik Nikiwar

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(8)

PEMERINTAHAN

SALAH SATU DISTRIK TERLAMA

Distrik Windesi sudah ada dari awal terbentuknya Kabupaten Teluk Wondama pada tahun 2002

Struktur hierarki dalam pembagian administrasi pemerintahan digolongkan menjadi kecamatan (distrik), kelurahan, dan desa (kampung). Pada awalnya, Kabupaten Teluk Wondama terdiri dari 2 distrik yaitu Distrik Wasior dan Distrik Windesi kemudian berkembang menjadi 13 Distrik hingga sekarang. Secara administratif Distrik Windesi terdiri dari 5 kampung, yakni kampung Yopmeos, Wamesa Tengah, Sombokoro, Sandey, dan Windesi Dari tahun 2008 sampai tahun 2013 belum ada pemekaran kampung di Distrik Windesi.

Pada tahun 2013 tidak terjadi peningkatan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparat pemerintah yang bertugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada tahun 2012 jumlah PNS di Kantor Distrik Windesi berjumlah 25 orang sama dengan jumlah PNS kantor Distrik Windesi di tahun 2013. Tidak ada penambahan PNS karena pada tahun 2011 dan 2012 tidak ada penerimaan PNS. Bila dilihat dari pangkat atau golongan, untuk golongan III hanya 3 orang PNS saja, sedangkan untuk golongan II dan I berturut— turut sebanyak 12 dan 10 orang PNS. Hal ini menunjukkan masih kurangnya sumber daya manusia jika di lihat dari pendidikannya.

2011 2012 2013 24 25 25 PNS

Jumlah PNS di Kantor Distrik Windesi Tahun 2011—2013

Sumber : Kecamatan Windesi Dalam Angka,

2014

Tahukah Anda……… Kantor Distik Windesi merupakan salah satu distrik yang memiliki jumlah PNS paling banyak jika dibandingkan dengan kantor distrik lainnya yang ada di Kabupaten Teluk Wondama.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sombokoro, Sandey, dan Windesi Dari tahun

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sombokoro, Sandey, dan Windesi Dari tahun

2008 sampai tahun 2013 belum ada

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

2008 sampai tahun 2013 belum ada

pemekaran kampung di Distrik Windesi.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

pemekaran kampung di Distrik Windesi.

Pada tahun 2013 tidak terjadi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Pada tahun 2013 tidak terjadi

Pegawai Negeri Sipil

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Pegawai Negeri Sipil

(PNS) sebagai aparat pemerintah yang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(PNS) sebagai aparat pemerintah yang

bertugas untuk memberikan pelayanan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

bertugas untuk memberikan pelayanan

kepada masyarakat, baik secara langsung

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

kepada masyarakat, baik secara langsung

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

2012

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

2012 2013

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

2013

(9)

Jumlah penduduk suatu daerah sangat dipengaruhi oleh faktor kelahiran, kematian, dan migrasi/perpindahan penduduk. Pertumbuhannya selalu cenderung bertambah, sehingga jika tidak diimbangi dengan persebaran penduduk yang merata dan laju pertumbuhan yang terkendali maka akan menimbulkan permasalahan baru.

Perkembangan jumlah penduduk Distrik Windesi dari tahun 2009—2013 mengalami fluktuasi, hal ini dapat dilihat dari jumlah penduduk tahun 2009 sebesar 1.473 jiwa yang menurun 5,70% menjadi 1.389 jiwa di tahun 2010, kemudian pada tahun 2011 jumlah penduduk meningkat 3,74% menjadi 1.441 jiwa, kemudian mengalami pening-katan lagi di tahun 2012 dan 2013 ber-turut—turut berjumlah 1.488 dan 1.535 jiwa.

Jumlah penduduk Distrik Windesi tahun 2013 sebesar 1.535 jiwa merupa-kan angka sementara dari proyeksi jumlah penduduk hasil Sensus Penduduk tahun 2010. Kepadatan penduduk sebesar 2,58 jiwa per Km2.. Hal ini

menunjukkan masih kurangnya jumlah penduduk Distrik Windesi, salah satu

Perkembangan Jumlah Penduduk Distrik Windesi tahun 2009 — 2013

Sumber : Kecamatan Windesi Dalam Angka, 2014

Indikator Kependudukan Distrik Windesi

Uraian 2013

Jumlah Penduduk (Jiwa) 1.535

Kepadatan Penduduk (Jiwa/Km2) 2,58

Sex Ratio (L/P) (%) 108

Jumlah Rumah Tangga 309

Rata-rata ART (Jiwa/Ruta) 4,97

Sumber : Kecamatan Windesi Dalam Angka, 2014

1473 1389 1441 1488 1535 2009 2010 2011 2012 2013 PENDUDUK

PENDUDUK

JUMLAH LAKI—LAKI LEBIH BANYAK DARI JUMLAH PEREMPUAN

Pada tahun 2013 Sex Rasio di Distrik Windesi sebesar 108%, yang artinya setiap 100 perempuan terdapat 108

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

mengalami fluktuasi, hal ini dapat dilihat

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

mengalami fluktuasi, hal ini dapat dilihat

dari jumlah penduduk tahun 2009

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

dari jumlah penduduk tahun 2009

sebesar 1.473 jiwa yang menurun 5,70%

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sebesar 1.473 jiwa yang menurun 5,70%

menjadi 1.389 jiwa di tahun 2010

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

menjadi 1.389 jiwa di tahun 2010

kemudian pada tahun 2011

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

kemudian pada tahun 2011

penduduk meningkat 3,74% menjadi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

penduduk meningkat 3,74% menjadi

1.441 jiwa, kemudian mengalami pening-

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(10)

cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan perpindahan penduduk melalui program transmigrasi baik lokal maupun nasional agar terjadi pemerataan penduduk di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah penduduk laki—laki sebesar 796 jiwa (52%) dan jumlah penduduk perempuan sebesar 739 jiwa (48%), dengan sex ratio sebesar 108%, yang berarti jumlah penduduk laki-laki 8% lebih banyak dari jumlah penduduk perempuan. Data juga menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki—laki lebih banyak dari jumlah penduduk perempuan di semua kampung yang berada di Distrik Windesi, diantara 5 kampung yang ada di Distrik Windesi, kampung yang jumlah penduduknya paling banyak adalah kampung Wamesa Tengah yakni 489 jiwa atau sekitar 32% dari jumlah penduduk Distrik Windesi. Sebagai entitas keluarga, jumlah anggota dalam rumah tangga hendaknya memiliki anggota rumah tangga yang ideal, dimana kisarannya berada antara 3 sampai dengan 5 anggota per rumah tangga. Dengan kisaran tersebut, secara umum rumah tangga di Distrik Windesi memiliki anggota rumah tangga yang relatif ideal dengan rata—rata 4,97 jiwa per rumah tangga.

200 100 0 100 200 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+

PEREMPUAN LAKI - LAKI Piramida Penduduk Distrik Windesi, 2013

Sumber : Kecamatan Windesi Dalam Angka, 2014

Tahukah Anda……… Jumlah penduduk (angka sementara) distrik Windesi pada tahun 2013 sekitar 5,38 persen dari jumlah penduduk kabupaten Teluk Wondama pada tahun 2013.

PENDUDUK

JUMLAH LAKI—LAKI LEBIH BANYAK DARI JUMLAH PEREMPUAN

Pada tahun 2013 Sex Rasio di Distrik Windesi sebesar 108%, yang artinya setiap 100 perempuan terdapat 108

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

banyak dari jumlah penduduk perempuan.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

banyak dari jumlah penduduk perempuan. Data juga menunjukkan bahwa jumlah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Data juga menunjukkan bahwa jumlah laki lebih banyak dari

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

laki lebih banyak dari jumlah penduduk perempuan di semua

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

jumlah penduduk perempuan di semua kampung yang berada di Distrik Windesi,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

kampung yang berada di Distrik Windesi,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

diantara 5 kampung yang ada di Distrik

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

diantara 5 kampung yang ada di Distrik Windesi, kampung yang jumlah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Windesi, kampung yang jumlah

penduduknya paling

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

banyak adalah penduduknya paling

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

banyak adalah

(11)

KETENAGAKERJAAN

MAYORITAS BEKERJA SEBAGAI PETANI

Pada tahun 2013 di Distrik Windesi ada sekitar 201 rumah tangga usaha pertanian.

.

Bekerja adalah melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan atau keuntungan dan lamanya bekerja paling sedikit 1 jam secara terus—menerus dalam seminggu yang lallu (termasuk pekerja keluarga tanpa upah yang membantu dalam suatu usaha/kegiatan ekonomi). Penduduk usia kerja adalah penduduk yang berusia 15 tahun ke atas.

Pada tahun 2013, penduduk usia kerja 15—64 tahun di Distrik Windesi sekitar 53,16% dari jumlah penduduk Distrik Windesi. Hasil Sensus Pertanian 2013 menunjukkan adaa sekitar 201 rumah tangga usaha pertanian, dan subsektor yang paling banyak diusahakan adalah subsektor Hortikultura yakni sebanyak 191 rumah tangga serta subsektor yang paling sedikit diusahakan adalah subsektor Peternakan yakni sebanyak 70 rumah tangga. Mengingat letak sebagian besar kampung di Distrik Windesi berada di pesisir pantai, untuk jumlah rumah tangga yang berusaha di subsektor Perikanan khususnya penangkapan ikan termasuk banyak yakni sekitar 166 rumah tangga. Dengan memanfaatkan potensi alam sekitarnya, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari—hari.

Oleh karena itu, diharapkan peran pemerintah daerah dalam upaya pengelolaan hasil laut untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Tenaga kerja pemerintah daerah yang bekerja dan berdomisili di Distrik Windesi antara lain Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Guru/Tata Usaha Sekolah, petugas kesehatan (Perawat), dan pegawai kantor Distrik Windesi.

Jumlah PNS di Distrik Windesi

Unit Kerja 2013

Kantor Distrik Windesi 25

Puskesmas 28

Sekolah Lanjutan

Tingkat Pertama 16

Sekolah Dasar 20

Sumber : Bagian Kepegawaian Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama, 2013

Tahukah Anda……… Pada tahun 2013, di Distrik Nikiwar hanya ada 2 rumah tangga yang usaha Budidaya Ikan.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kantor Distrik Windesi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kantor Distrik Windesi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sekolah Lanjutan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Tingkat Pertama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Pada tahun 2013, penduduk usia

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Pada tahun 2013, penduduk usia

64 tahun di Distrik Windesi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

64 tahun di Distrik Windesi

sekitar 53,16% dari jumlah penduduk

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sekitar 53,16% dari jumlah penduduk

Distrik Windesi. Hasil Sensus Pertanian

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Distrik Windesi. Hasil Sensus Pertanian

2013 menunjukkan adaa sekitar 201 rumah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

2013 menunjukkan adaa sekitar 201 rumah

tangga usaha pertanian, dan subsektor

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

tangga usaha pertanian, dan subsektor

yang paling banyak diusahakan adalah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

yang paling banyak diusahakan adalah

subsektor Hortikultura yakni sebanyak 191

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

subsektor Hortikultura yakni sebanyak 191

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sekolah Dasar

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sekolah Dasar

(12)

Sekolah adalah lembaga pendidi-kan formal yang dimulai dari pendidipendidi-kan dasar, menengah, dan tinggi yang ber-dasarkan kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Jumlah Sekolah Dasar (SD) di Distrik Windesi sebanyak 4 unit, dengan jumlah murid sebanyak 392 orang dan 20 orang guru. Sementara itu, untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) terdapat 1 sekolah, 154 murid, dan 16 guru. Kemudian untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) terdapat 1 sekolah, 33 murid, dan 6 guru. Khusus untuk SLTA, baru pada tahun 2013 ini memiliki gedung sekolah sendiri untuk proses belajar mengajar.

Rasio jumlah murid terhadap guru menggambarkan beban guru dalam mengajar sejumlah murid. Rasio murid-guru SD sebesar 19,60 mengandung arti bahwa satu orang guru rata—rata mengajar 19—20 orang murid. Sedangkan rasio murid-guru pada jenjang pendidikan SLTP dan SLTA bernilai lebih kecil, yaitu sebesar 9,63 dan 5,50. Pada jenjang pendidikan SD rasio jumlah murid terhadap jumlah sekolah mencapai 98,0, artinya rata-rata setiap sekolah SD di Distrik Windesi memiliki

jumlah murid sebanyak 98 murid. Pada jenjang pendidikan SLTP/Sederajat, rasio jumlah murid terhadap jumlah sekolah sama dengan jumlah murid SLTP karena banyaknya SLTP di Distrik Windesi hanya 1 unit, sama halnya dengan jenjang pendidikan SLTA.

Indikator Pendidikan di Distrik Windesi

Uraian SD SLTP SLTA

Jumlah Sekolah 4 1 1

Jumlah Murid 392 154 33

Jumlah Guru 20 16 6

Rasio Murid terhadap Sekolah

98 154,0 33

Rasio Murid terhadap Guru

19,60 9,63 5,50

Rasio Murid terhadap Ruang Kelas

18,67 12,83 5,50

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama, 2013

Tahukah Anda……… Distrik Windesi merupakan salah satu Distrik dari tiga Distrik di Kabupaten Teluk Wondama yang memiliki SLTA atau SMK.

PENDIDIKAN

SUDAH ADA SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA)

Di Distrik Windesi sudah ada jenjang pendidikan SD hingga SLTA, tapi khusus SLTA baru memiliki gedung belajar mengajar sendiri pada tahun 2013.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

SD

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

SD

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

4

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

4

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Jumlah Guru

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Jumlah Guru

Rasio Murid terhadap

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Rasio Murid terhadap

Sekolah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sekolah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama

(SLTP) terdapat 1 sekolah, 154 murid, dan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(SLTP) terdapat 1 sekolah, 154 murid, dan

16 guru. Kemudian untuk Sekolah Lanjutan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

16 guru. Kemudian untuk Sekolah Lanjutan

Tingkat Atas (SLTA) terdapat 1 sekolah, 33

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Tingkat Atas (SLTA) terdapat 1 sekolah, 33

murid, dan 6 guru. Khusus untuk SLTA,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

murid, dan 6 guru. Khusus untuk SLTA,

baru pada tahun 2013 ini memiliki gedung

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

baru pada tahun 2013 ini memiliki gedung

sekolah sendiri untuk proses belajar

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sekolah sendiri untuk proses belajar

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Rasio Murid terhadap

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Rasio Murid terhadap Guru

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(13)

Pelayanan di bidang kesehatan masyarakat merupakan hak dan kebutuhan yang mendasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Pembangunan di bidang ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara mudah dan berkualitas serta terjangkau untuk semua penduduk, sehingga diharapkan derajat kesehatan masyarakat akan semakin meningkat. Puskesmas di Distrik Windesi juga memberikan pelayanan sampai ke distrik terdekat yang belum ada Puskesmas seperti Distrik Nikiwar.

Ketersediaan tenaga kesehatan juga merupakan kebutuhan yang bersifat urgen selain fasilitas sarana kesehatan. Jumlah tenaga kesehatan, khususnya tenaga dokter sangat minim jumlahnya. Pada tahun 2013, jumlah dokter di Puskesmas Windesi berjumlah 2 orang, data menunjukkan tidak adanya perubahan jumlah dokter dari tahun 2012. Salah satu penyebab berkurangnya dokter adalah kebanyakan dokter yang bertugas di kabupaten Teluk Wondama adalah dokter tidak tetap (PTT)/dokter kontrak. Sama halnya dengan jumlah dokter, jumlah paramedis dan non medis di tahun 2013 juga tidak mengalami perubahan dari tahun 2012, yakni paramedis berjumlah 23 orang dan non medis berjumlah 3 orang.

Fasilitas Kesehatan Distrik Windesi

Fasilitas 2013 Puskesmas 1 Pustu 2 Balai Pengobatan - Posyandu 4 Poskeskam 2 Posbindu 1

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama, 2013

Tenaga Kesehatan di Distrik Windesi

Sumber : Kecamatan Windesi Dalam Angka, 2013

7% 82%

11%

DOKTER PARAMEDIS NON MEDIS

Tahukah Anda……… Pada tahun 2013 penyandang cacat di Distrik Windesi berjumlah 16 orang.

KESEHATAN

MINIMNYA TENAGA KESEHATAN

Jumlah tenaga kesehatan khususnya dokter yang bertugas di Puskesmas distrik Windesi hanya 2 orang, sementara itu Puskesmas Windesi juga harus

melayani beberapa distrik.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Distrik Windesi juga memberikan pelayanan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Distrik Windesi juga memberikan pelayanan sampai ke distrik terdekat yang belum ada

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sampai ke distrik terdekat yang belum ada Puskesmas seperti Distrik Nikiwar.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Puskesmas seperti Distrik Nikiwar. Ketersediaan tenaga kesehatan juga

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Ketersediaan tenaga kesehatan juga merupakan kebutuhan yang bersifat urgen

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

merupakan kebutuhan yang bersifat urgen selain fasilitas sarana kesehatan. Jumlah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

selain fasilitas sarana kesehatan. Jumlah tenaga kesehatan, khususnya tenaga dokter

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

tenaga kesehatan, khususnya tenaga dokter sangat minim jumlahnya. Pada tahun 2013,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sangat minim jumlahnya. Pada tahun 2013,

jumlah dokter di Puskesmas Windesi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

jumlah dokter di Puskesmas Windesi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Balai Pengobatan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Balai Pengobatan Posyandu

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Posyandu

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Poskeskam

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Poskeskam Posbindu

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Posbindu

(14)

PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN

LISTRIK PLN JARANG MENYALA

Biasanya listrik PLN hanya menyala pada saat perayaan hari—hari besar , khususnya perayaan hari kemerdekaan RI.

Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, selain kebutuhan sandang dan pangan. Kebutuhan tempat tinggal atau rumah akan meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk yang ada. Kemakmuran penduduk dapat dilihat dari kondisi rumah atau tempat tinggal yang ditempati. Kondisi perumahan di Distrik Windesi secara umum semakin membaik. Semua kampung di Distrik Windesi sudah mempunyai rumah sosial, yakni rumah semi permanen bantuan pemerintah. Selain rumah sosial, masih banyak rumah panggung khususnya untuk kampung yang terletak di pesisir pantai dengan lantai yang terbuat dari kayu/Nibun dan beratapkan daun tanaman Sagu. Untuk sumber air bersih, sebagian besar penduduk Distrik Windesi menggunakan air sungai yang sudah ditampung di bak besar untuk mandi/cuci dan minum.

Tempat buang air besar yang digunakan oleh sebagian besar rumah tangga di Distrik Windesi adalah jamban/ kakus bersama yang dibangun oleh pemerintah melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Untuk penerangan, di Distrik

Listrik PLN di Distrik Windesi

Listrik PLN 2013 Banyaknya Unit 1 Kapasitas Terpasang 40 Kemampuan Mesin ±30 Beban Puncak ±38 Banyaknya Pelanggan 150 KVA Terpasang 195

Sumber :PLN Wilayah X Cabang Teluk Wondama

Windesi sudah ada listrik PLN tapi baru 2 kampung sj yang dialiri listrik tersebut, meskipun demikian mayoritas masyarakat Distrik Windesi masih menggunakan pelita. Hal ini disebabkan karena susahnya bahan bakar solar untuk mesin PLN tersebut, biasanya listrik PLN ini hanya menyala pada saat perayaan hari—hari besar saja. Sementara untuk 3 kampung lainnya, selain pelita ada listrik non PLN berupa generator listrik yang merupakan bantuan pemerintah, sama halnya dengan listrik PLN yang jarang menyala karena kesulitan bahan bakar.

Tahukah Anda……… Salah satu dari dua Masjid yang ada di Kabupaten Teluk Wondama, terletak di Distrik Windesi.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sudah mempunyai rumah sosial, yakni

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sudah mempunyai rumah sosial, yakni

rumah semi permanen bantuan pemerintah.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

rumah semi permanen bantuan pemerintah.

Selain rumah sosial, masih banyak rumah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Selain rumah sosial, masih banyak rumah

panggung khususnya untuk kampung yang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

panggung khususnya untuk kampung yang

terletak di pesisir pantai dengan lantai yang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

terletak di pesisir pantai dengan lantai yang

terbuat dari kayu/Nibun dan beratapkan daun

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

terbuat dari kayu/Nibun dan beratapkan daun

tanaman Sagu. Untuk sumber air bersih,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

tanaman Sagu. Untuk sumber air bersih,

sebagian besar penduduk Distrik Windesi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sebagian besar penduduk Distrik Windesi

menggunakan air sungai yang sudah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

menggunakan air sungai yang sudah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kapasitas Terpasang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kapasitas Terpasang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kemampuan Mesin

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Kemampuan Mesin Beban Puncak

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Beban Puncak

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Banyaknya Pelanggan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Banyaknya Pelanggan KVA Terpasang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

KVA Terpasang

(15)

Produktivitas tananman pangan tertinggi di Distrik Windesi pada tahun 2013 adalah Ubi Jalar, yaitu sebesar 2,69 Ton/Ha. Sedangkan untuk produktivitas tanaman Ubi Kayu pada tahun 2013 sebesar 2,30 Ton/Ha. Sama halnya di tahun 2012, produktivitas Ubi Jalar masih lebih tinggi dari produktivitas Ubi Kayu. Meskipun produktivitas Ubi Jalar paling tinggi di Distrik Windesi, produktivitas ubi jalar tersebut hanya sekitar 7,69% dari produktivitas Ubi Jalar di kabupaten Teluk Wondama. Selain tanaman Ubi Kayu dan Ubi Jalar, masyarakat Distrik Windesi juga mengusahakan tanaman palawija lainnya, yakni Jagung, Kacang Tanah, Kacang Hijau, dan Kacang Kedelai dengan rata—rata produktivitas masih di bawah 1 Ton/Ha. Hal ini dapat menjadi masukan bagi para Penyuluh Pertanian agar lebih memberikan perhatian kepada masyarakat tani khususnya dalam hal intensifikasi lahan sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Jika dibandingkan dengan tahun 2012, produktivi-tas tanaman pangan di Distrik Windesi pada tahun 2013 mengalami peningkatan.

Pada bulan Mei 2013 dilaksanakan Sensus Pertanian yang keenam, yang pertama dilakukan tahun 1963. Sensus Per-tanian adalah pencacahan secara lengkap terhadap seluruh usaha pertanian yang berada

Indikator Pertanian di Distrik Windesi

Komoditas 2013

Ubi Jalar

Luas panes (Ha) Produksi (Ton)

15 40,4 Ubi Kayu

Luas panes (Ha) Produksi (Ton)

9 20,7 Jagung

Luas panes (Ha) Produksi (Ton)

5 1,80 Kacang Hijau

Luas panes (Ha) Produksi (Ton)

1 0,3 Kacang Tanah

Luas panes (Ha) Produksi (Ton)

6 1,50 Kacang Kedelai

Luas panes (Ha) 3

Sumber : Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Kab. Teluk Wondama, 2012

PERTANIAN

PRODUKTIVITAS TANAMAN PANGAN MASIH KURANG

Produktivitas tanaman pangan yang tertinggi di Distrik Windesi adalah Ubi jalar tapi hanya sebesar 2,69 Ton/Ha.

di wilayah Kabupaten Teluk Wondama. Sensus Pertanian dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka 3. Dalam Sensus Pertanian dikumpulkan data dari enam subsektor pertanian, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan termasuk jasa pertanian. Cakupan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Luas panes (Ha)

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Luas panes (Ha) Produksi (Ton)

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Produksi (Ton)

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Ubi Jalar di kabupaten Teluk Wondama.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Ubi Jalar di kabupaten Teluk Wondama.

Selain tanaman Ubi Kayu dan Ubi Jalar,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Selain tanaman Ubi Kayu dan Ubi Jalar,

masyarakat Distrik Windesi juga

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masyarakat Distrik Windesi juga

mengusahakan tanaman palawija lainnya,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

mengusahakan tanaman palawija lainnya,

yakni Jagung, Kacang Tanah, Kacang Hijau,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

yakni Jagung, Kacang Tanah, Kacang Hijau,

dan Kacang Kedelai dengan rata

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

dan Kacang Kedelai dengan rata

produktivitas masih di bawah 1 Ton/Ha. Hal

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

produktivitas masih di bawah 1 Ton/Ha. Hal

ini dapat menjadi masukan bagi para Penyuluh

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

ini dapat menjadi masukan bagi para Penyuluh

Pertanian agar lebih memberikan perhatian

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Pertanian agar lebih memberikan perhatian

Luas panes (Ha)

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Luas panes (Ha) Produksi (Ton)

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Produksi (Ton)

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Jagung

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Jagung

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(16)

unit usaha pertanian dalam Sensus Pertanian 2013 (ST2013) adalah rumah tangga usaha pertanian, perusahaan pertanian berbadan hukum, dan usaha pertanian lainnya. Rumah Tangga Usaha Pertanian adalah salah satu atau lebih anggota rumah tangganya mengelola usaha pertanian dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual, baik usaha pertanian milik sendiri, secara bagi hasil, atau milik orang lain dengan menerima upah, dalam hal ini termasuk jasa pertanian.

Berdasarkan hasil ST2013, subsektor tanaman pangan yang paling banyak diusahakan rumah tangga di Distrik Windesi adalah komoditas palawija (Ubi kayu) yakni sebanyak 133 rumah tangga, subsektor Hortikultura untuk tanaman buah—buahan, sayuran, dan obat—obatan berturut—turut jumlah rumah tangga yang mengusahakan komoditas ini adalah 180, 110, dan 57 rumah tangga. Subsektor perkebunan, tanaman tahunan yang paling banyak diusahakan oleh rumah tangga adalah komoditas Kelapa dan Pinang yakni sebanyak 161 dan 96 rumah tang-ga. Subsektor peternakan, yang paling banyak diusahakan oleh rumah tangga adalah jenis ter-nak ayam kampung yakni sebanyak 63 rumah tangga. Subsektor Perikanan, jumlah rumah tangga usaha penangkapan ikan di laut sebanyak 166 rumah tangga. Subsektor

Rata—Rata Luas Lahan yang Dikuasai per Rumah Tangga Usaha Pertanian

(m2) Menurut Jenis Lahan

di Dsitrik Windesi.

Jenis Lahan Luas Lahan ST2003 ST2013 Lahan Bukan Pertanian 462,12 303,35 Lahan Pertanian Lahan Sawah Lahan Bukan Sawah 423,49 5.829,64 0 6.051,71 Lahan yang dikuasai 6.715,25 6.355,06

Sumber : Badan Pusat Statistik Kab Teluk Wondama

Kehutanan, jumlah rumah tangga usaha ke-hutanan sebanyak 71 rumah tangga. Setelah 10 tahun dari ST2003 sampai ST2013, rata— rata luas lahan yang dikuasai berkurang sebesar 5,36% salah satu penyebab berkurangnya lahan tersebut karena sudah tidak adanya lahan sawah.

Tahukah Anda……… Dari hasil ST2013 untuk jumlah rumah tangga usaha pertanian subsektor Hor-tikultura, Distrik Windesi merupakan

urutan keempat terbanyak di kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

di Dsitrik Windesi.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

di Dsitrik Windesi.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Lahan Bukan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Lahan Bukan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

milik orang lain dengan menerima upah, dalam

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

milik orang lain dengan menerima upah, dalam

Berdasarkan hasil ST2013, subsektor

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Berdasarkan hasil ST2013, subsektor

tanaman pangan yang paling banyak

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

tanaman pangan yang paling banyak

diusahakan rumah tangga di Distrik Windesi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

diusahakan rumah tangga di Distrik Windesi

adalah komoditas palawija (Ubi kayu) yakni

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

adalah komoditas palawija (Ubi kayu) yakni

sebanyak 133 rumah tangga, subsektor

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sebanyak 133 rumah tangga, subsektor

Hortikultura untuk tanaman buah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Hortikultura untuk tanaman buah

sayuran, dan obat

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sayuran, dan obat

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

——obatan berturutobatan berturut

Pertanian

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Pertanian Lahan Pertanian

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Lahan Pertanian

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(17)

Pada tahun 2013 menunjukkan jalan penghubung antar kampung di Distrik Windesi sudah diaspal khususnya antar kampung Windesi dengan Wamesa Tengah. Sedangkan jalan penghubung antar kedua kampung tersebut dengan kampung Yopmeos, Sombokoro, dan Sandey tidak melewati jalan darat, melainkan menggunakan transportasi laut berupa perahu motor/tanpa motor. Di Distrik Windesi belum ada angkutan umum baik di darat maupun laut. Untuk ke kampung—kampung yang terletak di pulau atau ke distrik lainnya selain distrik Nikiwar, masyarakat menggunakan perahu milik sendiri atau menumpang dengan menyumbang bahan bakar perahu motor tersebut. Sementara untuk ke distrik Nikiwar, sudah ada kendaran roda dua/ojek yang belum mempunyai trayek tetap.

Dalam hal sarana komunikasi, sudah ada masyarakat Distrik Windesi yang menggunakan hand phone untuk berkomunikasi langsung dari kampung tempat tinggal mereka, khususnya di kampung Sombokoro, Yopmeos, dan Sandey karena ketiga kampung tersebut dekat dengan Distrik Wasior, meskipun signal hanya ada pada tempat—tempat tertentu di ketiga kampung tersebut.

Prasarana Transportasi menuju jalan raya ke kantor Distrik Windesi

Kampung Transportasi

Yopmeos Laut

Wamesa Tengah Darat

Sombokoro Laut

Sandey Laut

Windesi Darat

Sumber : BPS Kab. Teluk Wondama

Pada umumnya perahu milik pribadi yang digunakan sebagai sarana transportasi antar kampung di Distrik Windesi atau antar Distrik di Kabupaten Teluk Wondama juga berfungsi sebagai perahu penangkap ikan laut. Berdasarkan data, pada tahun 2013 ada sekitar 117 perahu tanpa motor/dayung, 16 perahu motor tempel, dan 9 perahu motor katinting.

Tahukah Anda……… Di Distrik Windesi belum ada Kantor POS atau POS Keliling.

TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

BELUM ADA ANGKUTAN UMUM Pada tahun 2013 di Distrik Windesi belum ada angkutan umum,

trans-portasi yang digunakan antar kampung/distrik adalah kendaraan roda dua/perahu milik pribadi atau pemerintah daerah.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

baik di darat maupun laut. Untuk ke

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

baik di darat maupun laut. Untuk ke

kampung yang terletak di pulau

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

kampung yang terletak di pulau

atau ke distrik lainnya selain distrik Nikiwar,

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

atau ke distrik lainnya selain distrik Nikiwar,

masyarakat menggunakan perahu milik

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masyarakat menggunakan perahu milik

sendiri atau menumpang dengan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sendiri atau menumpang dengan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

menyumbang bahan bakar perahu motor

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

menyumbang bahan bakar perahu motor

tersebut. Sementara untuk ke distrik

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

tersebut. Sementara untuk ke distrik

Nikiwar, sudah ada kendaran roda dua/ojek

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Nikiwar, sudah ada kendaran roda dua/ojek

Wamesa Tengah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Wamesa Tengah

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sombokoro

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sombokoro Sandey

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sandey

(18)

PERDAGANGAN

PASAR TRADISIONAL BELUM BEROPERASI Pada tahun 2013 di Distrik Windesi sudah ada bangunan pasar

tradisional tapi sampai sekarang belum beroperasi

Perdagangan berperan penting dalam perkembangan perekonomian

masyarakat. Dalam perdagangan terjadi transaksi jual beli barang/komoditas.

Pada umumnya transaksi jual beli barang terjadi di pasar. Pada tahun 2013 di Distrik Windesi sudah ada bangunan pasar tradi-sional yang dibuat oleh pemerintah daerah kabupaten Teluk wondama, namun sampai sekarang pasar tersebut belum digunakan

oleh masyarakat setempat untuk berjualan. Aktivitas perdagangan di Distrik Windesi

dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari—hari (Sembako) hanya terjadi di kios sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan Umbi—umbian dan sayuran/ikan masyarakat cukup membeli di rumah tangga yang memproduksi tanaman tersebut, yang berjualan di pondok kecil depan rumah. Adapula yang langsung membawa hasil pertanian/tangkapan laut langsung ke pasar tradisional yang ada di Distrik Wasior, kare-na di pasar tersebut lebih ramai pembelinya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah harus berupaya mengoperasikan pasar ter-sebut agar menarik banyak pembeli sehing-ga perekonomian masyarakat Windesi lebih berkembang lagi. Di Distrik Windesi terdapat 13 kios yang pada umumnya menjual Sembako.

13 kios tersebut tersebar di 5 kampung yakni kampung Windesi sebanyak 3 kios, kampung Wamesa Tengah sebanyak 3 kios, kampung Sombokoro sebanyak 2 kios. kampung Sandey sebanyak 2 kios, dan kampung Yopmeos sebanyak 3 kios.

Jumlah Kios Distrik Windesi Tahun 2013

masyarakat. Dalam perdagangan

oleh masyarakat setempat untuk berjualan. Windesi

Wamesa Tengah Sombokoro Sandey Yopmeos 3 3 2 2 3 Kios

Sumber : BPS Kab. Teluk Wondama

Tahukah Anda……… Pada tahun 2013, jumlah Koperasi Unit Desa di Distrik Windesi hanya ada 1 unit.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masyarakat. Dalam perdagangan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masyarakat. Dalam perdagangan

oleh masyarakat setempat untuk berjualan.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

oleh masyarakat setempat untuk berjualan.

Aktivitas perdagangan di Distrik Windesi

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Aktivitas perdagangan di Distrik Windesi

dalam memenuhi kebutuhan pokok

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

dalam memenuhi kebutuhan pokok

hari (Sembako) hanya terjadi di kios

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

hari (Sembako) hanya terjadi di kios

sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan

umbian dan sayuran/ikan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

umbian dan sayuran/ikan

masyarakat cukup membeli di rumah tangga

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masyarakat cukup membeli di rumah tangga

yang memproduksi tanaman tersebut, yang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

yang memproduksi tanaman tersebut, yang

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masyarakat. Dalam perdagangan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masyarakat. Dalam perdagangan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

2

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(19)

13

LAMPIRAN TABEL

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

LAMPIRAN TABEL

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

LAMPIRAN TABEL

(20)

14

Tabel 1.1. Letak Geografis Distrik Windesi menurut Kampung, 2013

Kode Kampung Letak Geografis(Derajat) Bujur Lintang [1] [2] [3] [4] 002 Yopmeos 134,3703 BT 2,5486 LS 003 Wamesa Tengah 134,2132 BT 2,4307 LS 006 Sombokoro 134,3068 BT 2,4989 LS 007 Sandey 134,3338 BT 2,5485 LS 008 Windesi 134,2152 BT 2,4246 LS

Keterangan: BT= Bujur Timur LS= Lintang Selatan Sumber : BPS Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(21)

15

Tabel 1.2. Ketinggian Distrik Windesi dari permukaan laut menurut kampung, 2013

Kode Kampung Ketinggian (m)

[1] [2] [3] 002 Yopmeos 1 003 Wamesa Tengah 15 006 Sombokoro 2 007 Sandey 2 008 Windesi 1

Sumber : BPS Kabupaten Teluk Wondama

(22)

16

Tabel 1.3. Nama dan Ketinggian Gunung di Distrik Windesi, 2013

No Nama Gunung Ketinggian (m)

[1] [2] [3]

1. Wamiaru 865

2. Tasabuar 868

Sumber : BPS Kabupaten Teluk Wondama

(23)

17

Tabel 2.1. Banyaknya kampung Definitif, Persiapan, dan Kelurahan di Distrik Windesi, 2013

No Jenis Desa Jumlah

[1] [2] [3] 1 Desa Definitif 5 2 Desa Persiapan - 3 Kelurahan - 4 UPT - Jumlah 5

Sumber : Bagian Pemerintahan Setda. Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Bagian Pemerintahan Setda. Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Bagian Pemerintahan Setda. Kabupaten Teluk Wondama

(24)

18

Tabel 2.2. Klasifikasi Tingkat Perkembangan kampung di Distrik Windesi, 2013

Kode Kampung

Kategori Kampung

Swadaya Swakarya Swasembada

[1] [2] [3] [4] [5] 002 Yopmeos - - 003 Wamesa Tengah - - 006 Sombokoro - - 007 Sandey - - 008 Windesi Jumlah 5 - -

Sumber : Bagian Pemerintahan Setda. Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Bagian Pemerintahan Setda. Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Bagian Pemerintahan Setda. Kabupaten Teluk Wondama

(25)

19

Tabel 2.3. Jumlah PNS di Kantor Distrik Windesi menurut Pangkat/Golongan, 2011—2013 No Golongan 2010 2011 2012 [1] [2] [3] [4] [5] 1. Golongan I 9 9 10 2. Golongan II 13 14 12 3. Golongan III 2 2 3 Jumlah 24 25 25

Sumber : Bagian Kepegawaian Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Bagian Kepegawaian Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Bagian Kepegawaian Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama

(26)

20

Tabel 3.1. Jumlah Penduduk, Rumah Tangga dan Rata—rata Jumlah ART per Rumah Tangga di Distrik Windesi menurut Kampung, 2013

Kode Kampung Penduduk Tangga Rumah Jiwa/Ruta

[1] [2] [3] [4] [5] 002 Yopmeos 290 62 4.68 003 Wamesa Tengah 489 89 5.49 006 Sombokoro 235 47 5.00 007 Sandey 137 27 5.07 008 Windesi 384 84 4.57 Jumlah 1.535* 309* 4,97*

Ket : *=Angka Sementara

Sumber : BPS Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

5.00

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

5.00 5.07

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

5.07

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

309*

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

309*

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(27)

21

Tabel 3.2. Penduduk Distrik Windesi menurut Jenis Kelamin dan Sex Rasio menurut kampung, 2013

Kode Kampung Laki – Laki Perempuan Sex Rasio

[1] [2] [3] [4] [5] 002 Yopmeos 150 140 107 003 Wamesa Tengah 261 228 114 006 Sombokoro 120 115 104 007 Sandey 70 67 104 008 Windesi 195 189 103 Jumlah 796* 739* 108*

Ket : *=Angka Sementara

Sumber : BPS Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

104

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

104 103

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

103

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(28)

22

Sumber : BPS Kabupaten Teluk Wondama

Ket : * = Angka Sementara

Tabel 3.3. Penduduk Distrik Windesi menurut Kelompok Umur, 2013

Umur Laki-laki Perempuan Jumlah Sex Rasio

[1] [2] [3] [4] [5] 0-4 152 138 290 110 5-9 113 112 225 101 10-14 93 83 176 112 15-19 78 54 132 144 20-24 62 71 133 87 25-29 67 59 126 114 30-34 46 50 96 92 35-39 37 38 75 97 40-44 43 39 82 110 45-49 27 33 60 82 50-54 40 23 63 174 55-59 12 17 29 71 60-64 12 8 20 150 65-69 8 10 18 80 70-74 4 3 7 133 75+ 2 1 3 200 Jumlah/Total 796* 739* 1535* 108* 2012 777 711 1488 109 2011 749 692 1441 108

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

174

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

174

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

71

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

71

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

150

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

150

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

80

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

80

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

3

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

3

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

1535*

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

1535*

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

1488

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

1488

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

BPS Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

BPS Kabupaten Teluk Wondama

(29)

23

Tabel 4.1. Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian Menurut Subsektor Hasil Sensus Pertanian 2013 di Distrik Windesi

No Subsektor Jumlah [1] [2] [3] 1. Tanaman Pangan 150* 2. Hortikultura 191 3. Perkebunan 180 4. Peternakan 70 5. Perikanan 168 6. Kehutanan 71

Ket : * = Satu rumah tangga usaha tanaman pangan dapat mengusahakan lebih dari 1 komoditas, sehingga jumlah usaha tanaman pangan bukan merupakan penjumlahan dari masing—masing komoditas tanaman pangan.

Sumber

: Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Ket : * = Satu rumah tangga usaha tanaman pangan dapat mengusahakan lebih dari 1

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Ket : * = Satu rumah tangga usaha tanaman pangan dapat mengusahakan lebih dari 1 komoditas, sehingga jumlah usaha tanaman pangan bukan merupakan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

komoditas, sehingga jumlah usaha tanaman pangan bukan merupakan

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masing komoditas tanaman pangan.

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

masing komoditas tanaman pangan.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(30)

24

Tabel 5.1. Jumlah Sekolah, Gedung Sekolah, dan Ruang Kelas Sekolah Dasar di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Sekolah Gedung Ruang Kelas

[1] [2] [3] [4] 2011 4 9 26 2012 4 8 22 2013 4 15 21

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(31)

25

Tabel 5.2. Jumlah Murid Sekolah Dasar menurut Jenis Kelamin di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Jenis Kelamin Jumlah Laki – Laki Perempuan

[1] [2] [3] [4] 2011 169 187 356 2012 169 187 356 2013 194 198 392

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

(32)

26

Tabel 5.3. Jumlah Guru/Pengajar Sekolah Dasar di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Guru/Penganjar Jumlah PNS Honorer [1] [2] [3] [4] 2011 18 2 20 2012 16 2 18 2013 11 9 20

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

(33)

27

Tabel 5.4. Rasio Murid terhadap Sekolah, Ruang Kelas, dan Guru Sekolah Dasar di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Rasio Murid Terhadap

Sekolah Ruang Kelas Guru/ Pengajar

[1] [2] [3] [4] 2011 89,0 13,69 17,80 2012 89,0 16,18 19,78 2013 98,0 18,67 19,60

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(34)

28

Tabel 5.5. Jumlah Sekolah, Gedung Sekolah, dan Ruang Kelas Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Sekolah Gedung Ruang Kelas

[1] [2] [3] [4] 2011 1 3 9 2012 1 8 9 2013 1 6 12

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

(35)

29

Tabel 5.6. Jumlah Murid Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) menurut Jenis Kelamin di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun

Jenis Kelamin

Jumlah Laki – Laki Perempuan

[1] [2] [3] [4] 2011 89 71 160 2012 103 71 174 2013 78 76 154

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

(36)

30

Tabel 5.7. Jumlah Guru/Pengajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Guru/Penganjar Jumlah PNS Honorer [1] [2] [3] [4] 2011 16 - 16 2012 16 1 17 2013 16 - 16

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

(37)

31

Tabel 5.8. Rasio Murid terhadap Sekolah, Ruang Kelas, dan Guru Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Rasio Murid Terhadap

Sekolah Ruang Kelas Guru/ Pengajar

[1] [2] [3] [4] 2011 160,0 17,78 10,0 2012 174,0 19,33 10,24 2013 154,0 12,83 9,63

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(38)

32

Tabel 6.1. Jumlah Fasilitas Kasehatan di Distrik Windesi, 2011—2013

No Fasilitas Kesehatan 2011 2012 2013 [1] [2] [3] [4] [5] 1. Puskesmas 1 1 1 2. Puskesmas Pembantu 2 2 2 3. Balai Pengobatan - 2 - 3. Puskesmas Keliling 12 5 5 4. Posyandu 5 4 4 5. Poskeskam 2 2 2 6. Posbindu - 1 1

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

4

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

4 2

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

2

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama

(39)

33

Tabel 6.2. Jumlah Tenaga Kesehatan yang Bertugas di Puskesmas Distrik Windesi, 2011—2013 No Tenaga Kesehatan 2011 2012 2013 [1] [2] [3] [4] [5] 1. Dokter 4 2 2 2. Paramedis 19 23 23 3. Non Medis 1 3 3

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Teluk Wondama

(40)

34

Tabel 7.1. Jumlah Unit Pembangkit Tenaga Listrik PLN, Kapasitas Terpasang, Kemampuan Mesin, dan Beban Puncak di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Banyaknya Unit

Kapasitas Terpasang (KW) Kemampuan Mesin (KW) Beban Puncak (KW) [1] [2] [3] [4] [5] 2011 1 40 ± 30 ± 38 2012 1 40 ± 30 ± 38 2013 1 40 ± 30 ± 38

Sumber : PLN Wilayah X Cabang Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

± 38

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

± 38

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

(41)

35

Tabel 7.2. Jumlah Pelanggan, KVA Terpasang, KW Terpasang, Gardu dan Panjang Jarinagan di Distrik Windesi, 2011—2013

Tahun Banyaknya Pelangan KVA Terpasang Jumlah Gardu Panjang Jaringan (KMS) Tegangan Menengah Tegangan Rendah [1] [2] [3] [4] [5] [6] 2011 110 40 - - - 2012 150 195000 - - 0,5 2013 150 195 - - -

Sumber : PLN Wilayah X Cabang Teluk Wondama

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

0,5

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

0,5

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

http://www.telukwondamakab.bps.go.id

Gambar

Tabel 1.1.  Letak Geografis Distrik Windesi menurut Kampung, 2013
Tabel 1.2. Ketinggian Distrik Windesi dari permukaan laut menurut kampung, 2013
Tabel 1.3. Nama dan Ketinggian Gunung di Distrik Windesi, 2013
Tabel 2.1. Banyaknya kampung Definitif, Persiapan, dan Kelurahan di              Distrik  Windesi, 2013
+7

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kabupaten Teluk Wondama sangat variatif, seperti prosedur layanan publik

http://blitarkab.bps.go.id.. Statistik Daerah Kecamatan Srengat 2014 1 K ecamatan Srengat merupakan bagian dariwilayah Kabupaten Blitar yang berada di Provinsi Jawa Timur,

Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Karangmoncol 2015 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Purbalingga berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar

Berdasarkan angka sementara hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2013, jumlah usaha pertanian Kabupaten Teluk Wondama sebanyak 3.137 dikelola oleh rumah

Atas dasar tersebut maka Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau harus segera melakukan pendataan bangunan gedung, terutama bangunan gedung di Lingkungan Pemerintah

Daerah rawan longsor tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Nabire, yaitu di sebagian besar Distrik Teluk Umar, sebagian besar Distrik Yaur, sebagian besar

Dokumen yang sedang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama yaitu Rencana Investasi Jangka Menengah (RPIJM) Bidang Cipta Karya yang akan menjadi acuan oleh

Untuk penelitian selanjutnya adalah dengan menambah jumlah distrik yang tersebar di wilayah Kawasan Teluk Cendrawasih yaitu distrik- distrik yang masuk pada Kabupaten Nabire Provinsi