ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI MERAH
Teks penuh
Dokumen terkait
Mengingat penggunaan input produksi (variabel luas lahan, benih, tenaga kerja, pupuk NPK, dan Pestisida) pada usahatani padi sawah di Desa Toribulu Kecamatan
209.442.698,41 per hektar; (3) Penggunaan input Lahan, Urea, NPK-Ponska, SP36, Organik, Pestisida yang meliputi: Antrakol, Super-king, Endor dan TKLK belum efisien,
HANS PUTRA PANGGABEAN (120304043), dengan judul ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI MERAH (Kasus : Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat,
Untuk meningkatkan efisiensi ekonomi usahatani kakao, upaya yang dapat dilakukan adalah: (1) memberikan subsidi untuk beberapa input produksi yaitu bibit, obat-obatan, dan
produksi jagung. Nilai koefisien regresi pupuk sebesar 0,875 berarti bahwa penambahan pupuk sebesar 1% akan meningkatkan produksi jagung sebesar 0,875% dengan asumsi bahwa
Untuk usahatani padi anorganik, variabel independen luas lahan, bibit, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel jumlah
Metode Analisis Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, tenaga kerja, banyaknya jenis tanaman, penggunaan pupuk, pestisida, keanggotaan
Pengujian secara individual Pengujian penggunaan uji T- statistik dengan tujuan untuk mengetahui apakah variabel independen luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk, pestisida cair, dan