CV. KENCANA JATI MULYA (1) Identitas LVLK :
a. Nama Lembaga : PT. TransTra Permada b. Nomor Akreditasi : LVLK-009-IDN
c. Alamat : Jl. Petung No. 2 Papringan, Yogyakarta d. Nomor telepon/faks/E-mail : 0274-8529991; 08112652998
e. Direktur : Ir. Tri Madiyono
f. Standar : Perdirjen BUK No. P.14/PHPL/SET/4/ 2016 tanggal 29 April 2016
g. Tim Audit : Anang Riduwandi, S.Hut (Auditor)
h. Pengambil Keputusan : Dr. Ir. Nunuk Supriyatno, M.Sc.
(2) Identitas Auditee :
a. Nama Pemegang Izin : CV. KENCANA JATI MULYA
b. Nomor & Tanggal SK IUI : No. 23/530/IUI/V/2016, tanggal 17 Mei 2016 c. Alamat kantor : Jl. Pringgading I No. 39, Kel. Brumbungan, Kec.
Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah
d. Alamat Pabrik : Desa. Langon RT 005 RW 003, Kec. Tahunan, Kab. Jepara, Jawa Tengah
e. Nomor telepon/fax/E-mail : 085105727242
f. Pengurus : Yuliati
(3) Ringkasan Tahapan :
Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan
Aplikasi SLK Yogyakarta, 4 Juni 2016 Pengajuan Aplikasi CV. KENCANA JATI MULYA Permohonan
Pengumuman Pelaksanaan VLK
Yogyakarta, 12 Juni 2016 Pengajuan permohonan pengumunan pelaksanaan VLK ke Kementerian Kehutanan.
Pertemuan Pembukaan Waktu : 24 Juni 2016
Tempat : Kantor & Pabrik CV. KENCANA JATI MULYA di Jl Desa. Langon RT 005 RW 003, Kec. Tahunan, Kab. Jepara, Jawa Tengah
Disampaikan susunan Tim Audit, Tujuan kegiatan verifikasi, ruang lingkup sesuai dengan peraturan terbaru, rencana kerja verifikasi, metodologi, mekanisme verifikasi,
kerahasiaan dan
manajemen Verifikasi Dokumen dan
Observasi Lapangan
Waktu : 24 – 25 Juni l2016 Tempat :
- Kantor & Pabrik CV. KENCANA JATI MULYA di Desa. Langon RT 005 RW 003, Kec. Tahunan, Kab. Jepara, Jawa Tengah
Dilakukan pengecekan dokumen legalitas perusahaan, dokumen bahan baku, proses
produksi dan
penjualan/ekspor, uji petik pengukuran bahan baku. Pertemuan Penutupan Waktu : 25 Juni 2016
Tempat : Kantor & Pabrik CV. KENCANA JATI MULYA di Desa. Langon RT 005 RW 003, Kec. Tahunan, Kab. Jepara, Jawa Tengah
Disampaikan mengenai hasil sementara hasil penilaian lapangan, konfirmasi temuan hasil dengan auditee, BA Pertemuan
Pengolahan Data dan Penyusunan Laporan
Waktu : 26 Juni 2016 – 10 Juli 2016
Tempat : Kantor PT. Transtra Permada di Yogyakarta
Pembahasan dan
pemenuhan LKS dari Auditee, Penyusunan Buku I dan Buku II
Pengambilan Keputusan Yogyakarta, 12 Juli 2016
(4) Resume Hasil Penilaian : Prinsip/Kriteria/Indikator/
Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi
Prinsip 1. Pemegang Izin Usaha Mendukung Terselenggaranya Perdagangan Kayu Sah
Kriteria 1.1. Unit usaha dalam bentuk :
(a) Industri pengolahan memiliki izin yang sah, dan (b) Eksportir produk olahan memiliki izin yang sah
Indikator 1.1.1. Unit usaha adalah produsen yang memiliki izin yang sah Verifier1.1.1 (a) Akte Pendirian
Perusahaan dan/atau Perubahan Terakhir
Memenuhi 1. Akta Pendirian Perseroan Komanditer “CV. KENCANA JATI MULYA” No. 08 Tanggal 26 April 2016 pada Notaris Nuning Widyawati, SH, Notaris di Kota Jepara. 2. Tanda telah terdaftar dalam register buku Kepaniteraan Pengadilan Negeri Kabupaten Jepara Nomor : 732/2016/V, tanggal 09 Mei 2016.
Verifier
Usaha Perdagangan (SIUP) atau Izin Perdagangan yang tercantum dalam Izin Industri
nomor 517/2331/11.1/PK/V/2016 tanggal 10 Mei 2016 yang diterbitkan oleh Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Pemerintah Kota Semarang sebagai izin usaha perdagangan. Hasil verifikasi menunjukan bahwa kegiatan usaha yang dijalankan adalah : industri pengolahan kayu berupa furniture dan bahan kontruksi dari kayu.
Verifier1.1.1 (c) Izin HO (Izin Gangguan Lingkungan Sekitar Industri)
Memenuhi Keputusan Camat Tahunan Pemerintah Kabupaten Jepara Nomor : 502.6/IG.ITU/041 Tahun 2016, tanggal 11 Mei 2016 Tentang Pemberian Izin Gangguan Tempat Usaha CV. KENCANA JATI MULYA.
Verifier1.1.1 (d) Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
Memenuhi
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) nomor 11.01.3.46.21843 yang diterbitkan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Pemerintah Kota Semarang, tanggal 10 Mei 2016. Berlaku sampai dengan 10 Mei 2021.
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) nomor 112634602201 yang diterbitkan oleh Camat Kecamatan Tahunan Pemerintah Kabupaten Jepara, tanggal 10 Mei 2016. Berlaku sampai dengan 10 Mei 2021. Verifier1.1.1 (e) Nomor Pokok
Wajib Pajak (NPWP)
Memenuhi
1. NPWP No. 76.031.240.5-512.000 a.n CV. KENCANA JATI MULYA. Alamat Jl. Pringgading I No. 39 Kel. Brumbungan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang. Terdaftar di KPP Pratama Semarang. 2. Surat Keterangan Terdaftar Nomor : S-433KT/WPJ.10/KP.0603/2016.
Dikeluarkan di Semarang tanggal 4 Mei 2016 oleh Kepala Seksi Pelayanan kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang. Verifier1.1.1 (f) Dokumen
lingkungan hidup (UKL -
Memenuhi Terdapat dokumen SPPL CV. KENCANA JATI MULYA tertanggal 10 Mei 2016.
Verifier
UPL/SPPL/ DPLH/SIL/DELH/do kumen lingkungan hidup lain yang setara.
SPPL telah mendapat pengesahan dari Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara pada tanggal 2 Juni 2016 dengan nomor pengesahan 660.1/3/SPPL/2016. Verifier 1.1.1 (g) IUIPHHK, Izin
Usaha Industri (IUI) atau Izin Usaha Tetap (IUT).
Memenuhi Izin Usaha Industri Nomor : 23/530/IUI/V/2016 yang diterbitkan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Pemerintah Kabupaten Jepara, tanggal 17 Mei 2016. Izin berlaku sejak tanggal ditetapkan untuk jangka waktu selama perusahaan beroperasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan wajib daftar ulang tanggal 16 Mei 2021. Hasil verifikasi dan observasi lapangan menunjukkan bahwa jenis usaha yang dijalankan atau produk yang dihasilkan adalah : mebel/furniture dan bahan konstruksi dari kayu.
Verifier 1.1.1 (h) Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) untuk IUIPHHK.
Tidak Diaplikasikan
CV. KENCANA JATI MULYA bukan sebagai pemegang ijin IUIPHHK tidak diwajibkan menerbitkan dokumen RPBBI
Kriteria 1.2. Importir kayu dan produk kayu
Indikator 1.2.1.Importir adalah importir yang memiliki izin. Verifier :Dokumen pengakuan/
pengenal sebagai importir.
Tidak diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA tidak memiliki izin sebagai importir yang tidak memiliki Angka Pengenal Impor (API).
Indikator 1.2.2. Importir memiliki sistem uji tuntas (due diligence)
Verifier :
Panduan/pedoman/prosedur pelaksanaan dan bukti pelaksanaan sistem uji tuntas (due diligence) importer.
Tidak diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA tidak memiliki izin sebagai importir, tidak pernah melakukan impor kayu, dan dalam proses produksinya tidak menggunakan kayu impor. Pemenuhan bahan bakunya memakai kayu yang berasal dari dalam negeri Indonesia, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan.
Verifier
Kriteria 1.3 Unit usaha dalam bentuk kelompok
Indikator 1.3.1 Kelompok memiliki akte notaris pembentukan kelompok atau dokumen pembentukan kelompok
Verifier : Akte notaris pembentukan kelompok atau dokumen pembentukan kelompok.
Tidak diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA merupakan industri lanjutan dalam bentuk perusahaan perseroan yang mengajukan sertifikasi mandiri, bukan dalam bentuk kelompok. Verifier : Internal audit anggota
kelompok.
Tidak diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA merupakan industri lanjutan dalam bentuk perusahaan perseroan yang mengajukan sertifikasi mandiri, bukan dalam bentuk kelompok.
Prinsip/Kriteria/Indikator
/Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi
Prinsip 2. Unit usaha mempunyai dan menerapkan sistem penelusuran kayu yang menjamin keterlacakan kayu dari asalnya.
Kriteria 2.1. Keberadaan dan penerapan sistem penelusuran bahan baku (termasuk impor) dan hasil olahannya.
Indikator 2.1.1. Unit usaha mampu membuktikan bahwa bahan baku yang diterima berasal dari sumber yang sah.
Verifier 2.1.1.(a) Kontrak suplai bahan baku dan/atau dokumen jual beli.
Memenuhi Seluruh penerimaan bahan baku kayu i dilengkapi dengan dokumen jual beli berupa Nota Pembelian dan kitansi pembayaran.
Hasil rekapaitulasi penerimaan bahan baku selama periode Maret 2016 s.d Mei 2016 menunjukan bahwa CV. KENCANA JATI MULYA telah menerima bahan baku sebanyak 4 kali penerimaan, penerimaan bahan baku furniture setengah jadi sebanyak 2 kali penerimaan dengan jumlah bahan baku furniture setengah jadi sebanyak 15 pcs dengan volume sebesar 2,0576 m3, penerimaan bahan baku
komponen sebanyak 1 kali dengan jumlah komponen 2 pcs, volume 0,6138 m3, dan
penerimaan bahan baku kayu gergajian sebanyak 1 kali dengan jumlah kayu gergajian sebanyak 354 keping, volume 4,2402 m3.
/Verifier
Verifier 2.1.1.(b) Berita Acara Pemeriksaan yang ditandata- ngani oleh petugas kehutanan yang berwenang, untuk penerimaan kayu bulat dari hutan negara, dilengkapi dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
Tidak Diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA tidak pernah menerima kayu bulat dari hutan Negara sebagai bahan baku industrinya
Verifier 2.1.1.(c) Berita acara serah terima kayu dan/atau bukti serah terima kayu selain kayu bulat dari hutan negara, dilengkapi dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah
Memenuhi Semua penerimaan bahan baku dibuatkan bukti serah terima barang yang memuat informasi nama pengirim, jenis bahan baku, jumlah dan volume kayu, nomor dokumen Nota Angkutan. Bukti serah terima barang ditandatangani pihak pengirim dan penerima (CV. KENCANA JATI MULYA, bagian logistik). Dokumen tersebut juga dilengkapi dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah sesuai dengan jenis bahan baku yang diterima
Hasil rekapaitulasi penerimaan bahan baku selama periode Maret 2016 s.d Mei 2016 menunjukan bahwa CV. KENCANA JATI MULYA telah menerima bahan baku sebanyak 4 kali penerimaan, penerimaan bahan baku furniture setengah jadi sebanyak 2 kali penerimaan dengan jumlah bahan baku furniture setengah jadi sebanyak 15 pcs dengan volume sebesar 2,0576 m3, penerimaan bahan baku
komponen sebanyak 1 kali dengan jumlah komponen 2 pcs, volume 0,6138 m3, dan
penerimaan bahan baku kayu gergajian sebanyak 1 kali dengan jumlah kayu gergajian sebanyak 354 keping, volume 4,2402 m3.
Verifier 2.1.1.(d) Dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
Memenuhi Hasil verifikasi menunjukkan bahwa seluruh penerimaan bahan baku berupa furniture kayu setengah jadi dan bahan komponen dari pemasok dilengkapi dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah berupa Nota yang disetai dengan dokumen Deklarasi
/Verifier
Kesesuaian Pemasok. Dan penerimaan bahan baku berupa kayu gergajian dilengkapi dengan dokumen angkutan berupa FAKO. Pemasok bahan baku berupa kayu gergajian adalah pemegang ijin IUIPHHK yang telah memiliki S-LK Kelompok.
Verifier 2.1.1.(e) Nota dan Dokumen Keterangan (Berita Acara dari petugas kehutanan kabupaten/kota atau dari Aparat Desa/Kelurahan) yang dapat menjelaskan asal usul untuk kayu bekas/hasil bongkaran, serta DKP.
Tidak diaplikasikan
CV. KENCANA JATI MULYA tidak menggunakan bahan baku kayu bekas / hasil bongkaran, serta DKP.
Verifier 2.1.1.(f) Dokumen angkutan berupa Nota untuk kayu limbah industri.
Tidak diaplikasikan
CV. KENCANA JATI MULYA tidak menggunakan bahan baku kayu limbah industri.
Verifier 2.1.1.(g) Dokumen S-LK/ S-PHPL yang dimiliki pemasok dan/atau DKP dari pemasok.
Memenuhi
Bahan baku kayu gergajian yang diterima CV. KENCANA JATI MULYA diperoleh dari CV. GARUDA MAS, pemegang ijin IUIPHHK, anggota Kelompok Berkah Sejahtera yang telah memiliki S-LK. Kelompok Berkah Sejahtera memperoleh S-LK dari LVLK PT. Ayamaru Sertifikasi, dengan nomor Sertifikat 43/A-SERT-VLK/V/2015, yang diterbitkan tangal 15 Mei 2015 berlaku sampai dengan tanggal 14 Mei 2018.
Terdapat DKP yang disertakan dengan dokumen angkutan saat pengiriman furniture setengah jadi atau bahan komponen dari Pengrajin yang belum ber S-LK ke CV. KENCANA JATI MULYA.
CV. KENCANA JATI MULYA juga telah memiliki prosedur pengecekan DKP dan personel yang bertanggungjawab dalam pemeriksaan terhadap penerbit DKP sesuai dengan Surat Keputusan Direktur CV.
/Verifier
KENCANA JATI MULYA. Serta tersedia laporan hasil pengecekan/pemeriksaan terhadap pemasok bahan baku yang menerbitkan DKP.
Verifier 2.1.1.(h) Informasi terkait VLBB untuk pemasok yang belum memiliki S-LK/S-PHPL/DKP..
Tidak
Diaplikasi CV. KENCANA JATI MULYA menerima bahan baku dari pemasok yang telah memiliki S-LK dan dari pemasok yang telah menerbitkan DKP, maka verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.1.(i) Dokumen pendukung RPBBI.
Tidak Diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA bukan sebagai pemegang ijin IUIPHHK tidak diwajibkan menerbitkan dokumen RPBBI
Indikator 2.1.2. Importir mampu membuktikan bahwa kayu yang diimpor berasal dari sumber yang sah.
Verifier2.1.2.(a)Pemberitahuan Impor Barang (PIB).
Tidak Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.2.(b) Bill of Lading
(B/L)
Tidak Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.2.(c)Packing List
(P/L)
Tidak Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.2.(d)Invoice Tidak
Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYAseluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.2.(e) Deklarasi
Impor
Tidak Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.2.(f) Rekomendasi
Impor
Tidak Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYA seluruhnya berasal
/Verifier
dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.2.(g) Bukti
pembayaran bea masuk (bila terkena bea masuk)
Tidak Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.2.(h) Dokumen lain
yang relevan (diantaranya CITES) untuk jenis kayu yang dibatasi perdagangannya.
Tidak Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.2.(i) Bukti
penggunaan kayu impor
Tidak Diaplikasi
Bahan baku yang digunakan oleh CV. KENCANA JATI MULYA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Indikator 2.1.3. Unit usaha menerapkan sistem penelusuran kayu
Verifier 2.1.3. (a)Tally sheet penggunaan bahan baku dan hasil produksi.
Memenuhi Terdapat Tallyseet /Rekaman Penggunaan bahan baku kayu gergajian untuk memproduksi barang kontruksi dari kayu (daun pintu).
Sebagai contoh pada dokumen tally sheet tanggal 17 Mei 2016, yang mencatat penggunaan bahan baku kayu gergajian untuk memproduksi daun pintu 95 dan daun pintu 51. Dalam tally sheet terdapat catatan ukuran dan jumlah bahan baku kayu gergajian yang digunakan dan asal dokumen angkutan kayu gergajian. Dalam contoh bahan baku kayu gergajian berasal dari Dokumen Angkutan FAKO nomor seri GM.1.1.13.12.B.000471. Dengan demikian bahan baku untuk produk daun pintu yang digunakan bisa diketahui dan bisa ditelusur asal usulnya
Verifier 2.1.3. (b) Laporan
produksi hasil olahan. Memenuhi Hasil verifikasi didapatkan bahwa data Laporan Produksi sesuai dengan data LMHHOK. Berdasarkan catatan Laporan Penggunaan Bahan Baku dan Laporan Hasil
/Verifier
Produksi dari pengolahan bahan baku yang berupa furniture setengah jadi dan bahan komponen diperoleh rendemen hasil produksi periode Maret s.d Meil 2016 rata-rata sebesar 100%, hal ini dikarenakan proses produksi dari bahan baku menjadi barang jadi yang dilakukan CV. KENCANA JATI MULYA hanya berupa proses finishing dan packing (pengamplasan, pengecatan dan pengemasan, tidak ada perubahan dimensi dan ukuran).
Dari Tabel Laporan Hasil Produksi Pengolahan bahan baku erupa kayu gergajian terlihat bahwa hubungan antara input – output (rendemen) sebesar 50,22 %. Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan No. P.13/VI-BPPHH/2009, rendemen produksi furniture (finish) dari bahan baku kayu bulat adalah 37 – 53 %. Rendemen dari kayu bulat ke kayu gergajian adalah 61 – 77 %. Dengan demikian rendemen hasil produksi dari kayu gergajian ke furniture atau barang kontruksi kayu sebesar 50,22 % termasuk kedalam range yang wajar menurut peraturan tersebut di atas.
Verifier 2.1.3. (c) Produksi industri tidak melebihi kapasitas produksi yang diizinkan.
Memenuhi - Laporan Hasil Produksi periode Maret s.d Mei 2016 menunjukkan bahwa CV. KENCANA JATI MULYA telah memproduksi furniture jadi dan bahan kontruksi dari kayu sebesar 2,6050 m3.
- Ijin kapasitas produksi sesuai data IUI nya adalah 25.500 M3 / tahun,
- Dari data tersebut di atas produksi CV. KENCANA JATI MULYA baru mencapai 0,0102 % dari kapasitas produksi yang diizinkan.
Verifier 2.1.3. (d) Hasil produksi yang berasal dari kayu lelang dipisahkan.
Tidak Diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYAtidak menggunakan bahan baku dari kayu lelang. Sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not
/Verifier
Applicable). Verifier 2.1.3. (e) Dokumen
LMKB/LMKBK/LMHHOK Memenuhi Terdapat Laporan Mutasi Kayu (kayu gergajian) dan Laporan Mutasi Kayu (furniture setengah jadi dan bahan komponen) periode Maret – Mei 2016, dengan dokumen pendukung antara lain :
- Dokumen Rekap Penerimaan Bahan Baku periode Maret s.d Mei 2016. - Dokumen Rekap Penggunaan dan
Pengolahan Bahan Baku periode Maret s.d Mei 2016.
- Rekap dokumen angkutan
Terdapat Laporan Mutasi OLahan Kayu (Barang Jadi) periode Maret – Mei 2016, dengan dokumen pendukung antara lain :
- Dokumen Rekap Hasil Produksi (Bahan Baku Kayu Gergajian) periode Maret s.d Mei 2016.
- Dokumen Rekap Hasil Produksi (Baha Baku Furniture Setengah Jadi dan Bahan Komponen) periode Maret s.d Mei 2016.
- Catatan Penjualan.
Hasil verifikasi data LMK dan data dokumen pendukungnya dapat disimpulkan bahwa data dalam dokumen LMK sesuai dengan data dalam dokumen pendukungnya. Indikator 2.1.4. Proses pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain (industri lain atau pengrajin/industri rumah tangga).
Verifier 2.1.4. (a) Dokumen
S-LK atau DKP. Diaplikasi Tidak CV. menggunakan jasa pihak lain dalam proses KENCANA JATI MULYA tidak produksinya, semua ditangani / dilakukan sendiri / mandiri.
Verifier 2.1.4. (b) Kontrak jasa pengolahan produk antara auditee dengan pihak penyedia jasa (pihak lain).
Tidak Diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA tidak menggunakan jasa pihak lain dalam proses produksinya, semua ditangani / dilakukan sendiri / mandiri.
/Verifier
Verifier 2.1.4. (c) Berita acara serah terima kayu yang dijasakan.
Tidak Diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA tidak menggunakan jasa pihak lain dalam proses produksinya, semua ditangani / dilakukan sendiri / mandiri.
Verifier 2.1.4. (d) Ada pemisahan produk yang dijasakan pada perusahaan penyedia jasa.
Tidak Diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA tidak menggunakan jasa pihak lain dalam proses produksinya, semua ditangani / dilakukan sendiri / mandiri.
Verifier 2.1.4. (e) Adanya pendoku-mentasian bahan baku, proses produksi, dan ekspor apabila ekspor dilakukan melalui industri penyedia jasa.
Tidak Diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA tidak menggunakan jasa pihak lain dalam proses produksinya, semua ditangani / dilakukan sendiri / mandiri.
Prinsip/Kriteria/Indikator
/Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi
Prinsip 3. Keabsahan perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi.
Kriteria 3.1. Perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi dengan tujuan domestik. Indikator 3.1.1 Unit usaha menggunakan dokumen angkutan hasil hutan yang sah untuk
perdagangan atau pemindah tanganan hasil produksi dengan tujuan domestik.
Verifier :Dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
Tidak Diaplikasi
Sejak melakukan proses produksi mulai bulan Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA belum pernah melakukan
penjualan/perdagangan ekspor. Belum pernah menerbitkan atau menerima dokumen yang terkait kegiatan
penjualan/perdagangan ekspor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not
Applicable). Kriteria 3.2 Pengapalan kayu olahan untuk ekspor
Indikator 3.2.1. Pengapalan kayu olahan untuk ekspor harus memenuhi kesesuaian dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
Verifier 3.2.1.(a) Produk hasil olahan kayu yang diekspor
Tidak Diaplikasi
Sejak melakukan proses produksi mulai bulan Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA belum pernah melakukan
penjualan/perdagangan ekspor. Belum pernah menerbitkan atau menerima
/Verifier
dokumen yang terkait kegiatan
penjualan/perdagangan ekspor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not
Applicable). Verifier3.2.1.(b.) Pemberita-
huan Ekspor Barang (P E B)
Tidak Diaplikasi
Sejak melakukan proses produksi mulai bulan Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA belum pernah melakukan
penjualan/perdagangan ekspor. Belum pernah menerbitkan atau menerima dokumen yang terkait kegiatan
penjualan/perdagangan ekspor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not
Applicable). Verifier 3.2.1.(c) Packing List
(P/L)
Tidak Diaplikasi
Sejak melakukan proses produksi mulai bulan Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA belum pernah melakukan
penjualan/perdagangan ekspor. Belum pernah menerbitkan atau menerima dokumen yang terkait kegiatan
penjualan/perdagangan ekspor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not
Applicable). Verifier 3.2.1.(d) Invoice Tidak
Diaplikasi
Sejak melakukan proses produksi mulai bulan Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA belum pernah melakukan
penjualan/perdagangan ekspor. Belum pernah menerbitkan atau menerima dokumen yang terkait kegiatan
penjualan/perdagangan ekspor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not
Applicable). Verifier 3.2.1.(e) Bill of Lading
(B/L)
Tidak Diaplikasi
Sejak melakukan proses produksi mulai bulan Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA belum pernah melakukan
penjualan/perdagangan ekspor. Belum pernah menerbitkan atau menerima dokumen yang terkait kegiatan
penjualan/perdagangan ekspor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not
Applicable).
Verifier 3.2.1.(f) Dokumen Tidak Sejak melakukan proses produksi mulai bulan Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA
/Verifier
V-Legal untuk produk yang wajib dilengkapi dengan Dokumen V-Legal
Diaplikasi belum pernah melakukan
penjualan/perdagangan ekspor. Belum pernah menerbitkan atau menerima dokumen yang terkait kegiatan
penjualan/perdagangan ekspor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not
Applicable). Verifier 3.2.1.(g)Hasil verifikasi
teknis (Laporan Surveyor) untuk produk yang wajib verifikasi teknis.
Tidak Diaplikasi
Berdasarkan hasil verifikasi, observasi lapangan dan penelusuran dokumen selama periode Maret-Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA hanya memproduksi dan menjual produk ekspor furniture berupa mebel dari kayu.
Produk yang dimaksud adalah produk industri kehutanan yang tidak termasuk yang wajib memenuhi kriteria teknis untuk dilakukan verifikasi teknis oleh surveyor independen. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 64/M-DAG/PER/10/2012 tanggal 22 Oktober 2012 tentang Ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan Pasal 12, maka dapat disimpulkan bahwa verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 3.2.1. (h) Bukti pembayaran bea keluar bila terkena bea keluar
Tidak Diaplikasi
Berdasarkan hasil verifikasi, observasi lapangan dan penelusuran dokumen selama periode Maret s.d Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA hanya memproduksi dan menjual produk ekspor furniture berupa mebel dari kayu dengan HS 9403.60, 9401.69.
Sesuai Lampiran 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 75/PMK.011/2012 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar, bahwasanya produk furniture tidak termasuk barang keluar/ekspor yang dikenai bea keluar, sehingga dapat disimpulkan verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 3.2.1.(i) Dokumen lain yang relevan (diantaranya: CITES) untuk jenis kayu yang dibatasi perdagangannya
Tidak Diaplikasi
Berdasarkan hasil verifikasi, observasi lapangan dan penelusuran dokumen selama Maret – Mei 2016, CV. KENCANA JATI MULYA menggunakan bahan baku kayu mebel dengan jenis Kayu Mahoni dan Jati, jenis
/Verifier
yang tidak termasuk dalam kategori dibatasi perdagangannya.
Jenis kayu yang dimaksud tidak masuk dalam dokumen CITES atau dokumen lain yang relevan yang dibatasi perdagangannya, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Kriteria 3.3. Pemenuhan penggunaan Tanda V-Legal Indikator 3.3.1. Implementasi Tanda V-Legal
Verifier : Tanda V-Legal yang dibubuhkan sesuai ketentuan.
Tidak Diaplikasi
CV. KENCANA JATI MULYA belum mempunyai S-LK, belum boleh membubuhkan tanda V-Legal sesuai ketentuan pada produk,
kemasan atau pada dolumen
pemindahtanganan hasil produknya.
CV. KENCANA JATI MULYA tidak menggunakan kayu hasil lelang, sitaan atau rampasan sebagai bahan baku industrinya
Prinsip/Kriteria/Indikator
/Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi
Prinsip 4. Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan bagi industri pengolahan.
Kriteria 4.1. Pemenuhan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Indikator4.1.1. Prosedur dan implementasi K3
Verifier4.1.1.(a)Pedoman/pros edur K3.
Memenuhi - Dokumen Prosedur K3 CV. KENCANA JATI MULYA yang didalamnya terdapat pengertian, tujuan, sasaran, dasar hukum, prosedur saat terjadi kecelakaan kerja, prosedur keadaan darurat (kebakaran, gempa bumi), prosedur evakuasi.
- Terdapat Surat Penunjukan Personil Penanggung Jawab Implementasi SOP K3 nomor : 02/KJM-SK/III/2016 CV. KENCANA JATI MULYA atas nama Fauzan.
Verifier 4.1.1.(b)Implementasi K3
Memenuhi Hasil verifikasi lapangan di areal pabrik dan kantor CV. KENCANA JATI MULYA tersedia peralatan APAR, Kotak P3K dan peralatan K3 yang berfungsi dengan baik. Peralatan telah tersedia sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.
/Verifier
Terdapat jalur evakuasi, terdapat tempat berkumpul di areal yang aman dan terdapat tanda-tanda peringatan dilarang merokok Verifier4.1.1.(c)Catatan
Kecelakaan Kerja
Memenuhi Hasil verifikasi diperoleh tersedia cacatan kecelakaan kerja CV. KENCANA JATI MULYA yang didalamnya terdapat kolom No,
Tanggal Kejadian, Nama, Uraian Kecelakaan, Tindakan Medis/Penanganan dan Tindakan Pencegahan.
Selama periode Maret - Mei 2016 tidak terdapat kejadian kecelakaan kerja. Terdapat tindakan pencegahan dengan maksud agar tidak terulang lagi terjadinya kecelakaan yang sama di waktu mendatang. Kriteria 4.2. Pemenuhan Hak-Hak Tenaga Kerja
Indikator4.2.1.Kebebasan Berserikat Bagi Pekerja Verifier :Serikat pekerja atau
kebijakan perusahaan (auditee) yang membolebkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja.
Memenuhi Tersedia surat pernyataan dari pimpinan CV. KENCANA JATI MULYA yang menyatakan bahwa memberikan kebebasan bagi seluruh pekerja untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan Serikat Pekerja sejauh tidak merugikan perusahaan dan dapat bekerja sama dengan perusahaan. Surat pernyataan ditandatangani oleh Yuliati (Direktur) pada tanggal 12 Mei 2016
Indikator 4.2.2 Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) yang mengatur hak-hak pekerja untuk IUIPHHK dan IUI yang mempekerjakan karyawan > 10 orang.
Verifier : Ketersediaan Dokumen KKB atau PP yang mengatur hak-hak pekerja.
Tidak Diaplikasi
Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) yang mengatur hak-hak pekerja untuk IUIP-HHK dan/atau IUI yang mempekerjakan karyawan > 10 orang. Berdasar Daftar Karyawan yang dipunyai, CV. KENCANA JATI MULYA memiliki/memperkerjakan karyawan sebanyak 8 orang, maka verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
/Verifier
Verifier : Pekerja yang masih
di bawah Umur Memenuhi Tersedia Daftar Karyawan CV. KENCANA JATI MULYA, karyawan berjumlah 8 orang. Hasil verifiksi terhadap data karyawan tidak ditemukan karyawan yang belum mencapai usia 18 tahun. Karyawan termuda berusia 18 tahun 3 bulan atas nama Lilik Ratnawati.
Yogyakarta, 12 Juli 2016
Ir. Tri Madiyono Direktur