Tinjauan Konsep Desain Berkelanjutan pada Arsitektur Rumah Tinggal di Desa Adat Kampung Naga
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pengukuran indeks arsitektur hijau dari Green Building Council Indonesia (GBCI) dalam aspek tata guna lahan di kampung adat Naga memperoleh. nilai 9,5 atau 95% dan
Desain arsitektur berkelanjutan dapat melihat dari prinsip-prinsip yang digunakan pada arsitektur lokal, yang paling sering dijumpai adalah pada bagian atap, dimana
Peran Sesepuh Adat Dalam Meningkatkan Motivasi Berwirausaha Di Masyarakat Kampung Naga Merujuk pada pendapat tersebut peneliti akan melakukan observasi di. tempat penelitian
Secara visual, bentuk desain arsitektur rumah adat Toraja terdiri dari konstruksi desain arsitektur rumah adat Toraja (Tongkonan) terdiri dari bagian kaki Tongkonan yang
Berdasarkan kesimpulan penelitian dalam mengkaji sustainable building yang dikonsentrasikan pada tradisi membangun bangunan di Kampung Naga ini merupakan dasar dalam
Berdasarkan kesimpulan penelitian dalam mengkaji sustainable building yang dikonsentrasikan pada tradisi membangun bangunan di Kampung Naga ini merupakan dasar dalam
Ruang-ruang budaya yang tebentuk dari kosmologi dan aturan adat di Kampung Naga yaitu Ruang Pamali, Ruang Sakral, dan Ruang gender, elemen-elemen ruang di dalamnya memberi
KESIMPULAN DAN SARAN Dari data penelitian dan pembahasan selanjutnya dapat disimpulkan bahwa: Etnomatematika yang terdapat pada proses pembangunan rumah adat masyarakat Kampung Naga