• Tidak ada hasil yang ditemukan

TESIS. Oleh BETTY DEBORA MANURUNG / IKM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TESIS. Oleh BETTY DEBORA MANURUNG / IKM"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH KONSUMSI GIZI DAN KADAR Hb TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA WANITA PEKERJA

INFORMAL DI INDUSTRI PENGOLAHAN UBI DI DESA PEGAJAHAN KECAMATAN

PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI 2013

TESIS

Oleh

BETTY DEBORA MANURUNG 117032241 / IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

THE INFLUENCE OF NUTRITION CONSUMPTION AND Hb CONTENT ON WORK PRODUCTIVITY OF INFORMAL FEMALE WORKERS

AT CASSAVA PROCESSING INDUSTRY AT PEGAJAHAN VILLAGE, PEGAJAHAN SUBDISTRICT, SERDANG

BEDAGAI DISTRICT, IN 2013

THESIS

By

BETTY DEBORA MANURUNG 117032241/IKM

MAGISTER OF PUBLIC HEALTH STUDY PROGRAM FACULTY OF PUBLIC HEALTH

UNIVERSITY OF SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

PENGARUH KONSUMSI GIZI DAN KADAR Hb TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA WANITA PEKERJA

INFORMAL DI INDUSTRI PENGOLAHAN UBI DI DESA PEGAJAHAN KECAMATAN

PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI 2013

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat

untuk Memperoleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi Kesehatan Kerja pada Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara

Oleh

BETTY DEBORA MANURUNG 117032241 / IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(4)

Judul Tesis : PENGARUH KONSUMSI GIZI DAN KADAR Hb TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA WANITA PEKERJA INFORMAL DI INDUSTRI PENGOLAHAN UBI DI DESA PEGAJAHAN KECAMATAN PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI 2013 Nama Mahasiswa : Betty Debora Manurung

Nomor Induk Mahasiswa : 117032241

Program Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi : Kesehatan Kerja

Menyetujui Komisi Pembimbing

(Dr. Ir. Evawany Y. Aritonang, M.Si) (

Ketua Anggota

Dra. Lina Tarigan, Apt, M.S)

Dekan `

(Dr. Drs. Surya Utama, M.S)

(5)

Telah diuji

Pada Tanggal : 11 Februari 2014

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Dr. Ir. Evawany Y. Aritonang, M.Si Anggota : 1. Dra. Lina Tarigan, Apt, M.S

2. Ir. Kalsum, M. Kes

(6)

PERNYATAAN

PENGARUH KONSUMSI GIZI DAN KADAR Hb TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA WANITA PEKERJA

INFORMAL DI INDUSTRI PENGOLAHAN UBI DI DESA PEGAJAHAN KECAMATAN

PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI 2013

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Medan, Maret 2014

Betty Debora Manurung 117032341/IKM

(7)

ABSTRAK

Data statistik tenaga pekerja wanita di Indonesia setiap tahun meningkat termasuk pekerja sektor informal di Provinsi Sumatera Utara yaitu 51,60% dari total pekerja. Hasil penelitian melaporkan 35% tenaga kerja wanita Indonesia menderita anemia zat besi dan mengakibatkan menurunnya produktivitas kerja sebanyak 20%. Hal ini juga terlihat pada tenaga kerja wanita di Desa Pegajahan, didapati hasil asupan energi, protein, dan fe dalam kategori kurang baik dan 6 orang kadar Hbnya dibawah 12 gr %.

Jenis penelitian ini adalah survey bersifat deskriptif analitik yang bertujuan menggambarkan dan menganalisis pengaruh konsumsi gizi (energi, protein, fe) dan kadar Hb terhadap produktivitas kerja pada wanita pekerja informal di industri pengolahan ubi di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai 2013. Populasi adalah wanita pekerja informal di industri pengolahan ubi kayu dan sampel dibatasi dengan kriteria inklusi dan eksklusi menjadi 51 orang.

Hasil analisis Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara konsumsi gizi (energi dan protein) dengan kadar Hb (p=0,714 dan p=0,246) tetapi ada hubungan antara Fe dengan kadar Hb (p=0,012). Ada hubungan yang bermakna antara konsumsi gizi (energi dan protein) dan kadar Hb dengan produktivitas kerja (p=0,008, p=0,000 dan p=0,007) tetapi tidak ada hubungan antara Fe dengan produktivitas kerja (p=0,110). Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa wanita pekerja informal dengan kadar Hb yang baik mempunyai kemungkinan 9 kali akan memiliki produktivitas kerja yang baik dibandingkan dengan wanita pekerja informal dengan kadar Hb yang kurang baik (Exp(B)=9,041 pada CI:95%). Rata-rata konsumsi gizi dan kadar Hb ditemukan rendah, yaitu energi: 1885,58 kkal, protein: 49,71 gr, Fe: 25,13 mg dan kadar Hb: 11,38 gr%.

Disarankan petugas kesehatan melakukan penyuluhan tentang bahan makanan sumber energi, protein, fe dan faktor-faktor penghambat penyerapan makanan, serta pemeriksaan kadar Hb bagi wanita yang produktivitas kerja kurang baik.

(8)

ABSTRACT

According to the data available, statistically, the number of women workers in Indonesia increases every year including the number of the women workers working in informal sectors in Sumatera Utara province which is 51.60% of the total number of workers. The result of previous study reported that 35% of the Indonesian women workers suffering from iron anemia that resulted in the decrease of their work productivity for 20%. This condition also applies to the women workers in Desa Pegajahan where it was found out that their energy, protein and Fe intake belonged to poor category and 6 (six) of them had Hb level under 12gr%.

The purpose of this descriptive analytical study was to describe abd analyze the influence of the consumption of nutrition (energy, protein and Fe) and Hb level on the work productivity of informal women workers working for cassava processing industry in Desa Pegajahan, Pegajahan Subdistrict, Serdang Bedagai District in 2013. The population of this study was all of the informal women workers working for cassava processing industry and 51 of them were selected to be the samples for this study selected based on the inclusion and exclusion criteria.

The result of Chi-square analysis showed that there was no significant relationship between the consumption of nutrition (energy and protein) and Hb level (P = 0.714 and p = 0.246), but there was relationship between Fe and Hb level (p = 0.012). There was a signficant relationship between the consumption of nutrition (energy and protein) and Hb level and work productivity (p = 0.008, p = 0.000, and p = 0.007), but there was no relationship between Fe and work productivity (p = 0.110). The result of logistic regression analysis showed that the informal women workers with good Hb level had 9 time opportunity to have good work opportunity compared to the informal women workers with poor Hb level (Exp (B) = 9.041 at CI: 95%). It was found that the average consumption of nutrition and Hb level was low where energy = 1885.58 kkal, protein = 49.71 gr, Fe = 25.13 mg, and Hb level = 11.38 gr%.

The health workers are suggested to to provide the extension on foodstuff as sources of energy, the factors inhibiting food absorption, and Hb level examination for the women withunfavorable work productivity.

(9)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan berkat dan kasihNya sehingga dengan izin – Nya, penulis dapat menyelesaikan tesis yang berjudul ”Pengaruh Konsumsi Gizi dan Kadar Hb terhadap Produktivitas Kerja pada Wanita Pekerja Informal di Industri Pengolahan Ubi di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai 2013”

Tesis ini merupakan salah satu persyaratan akademik untuk menyelesaikan Pendidikan Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Kesehatan Kerja pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Dalam penyusunan tesis ini, penulis mendapat bantuan, dorongan, semangat dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, D.T.M&H., M.Sc (CTM).,Sp.A, (K) selaku Rektor Universitas Sumatera Utara.

2. Dr. Drs. Surya Utama, M.S selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, atas kesempatan penulis menjadi mahasiswa Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

3. Prof. Dr. Dra. Ida Yustina, M.Si selaku Ketua Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

(10)

4. Dr. Ir. Evawany Y. Aritonang, M.Si selaku Ketua Komisi Pembimbing, dan Anggota Komisi Pembimbing Dra. Lina Tarigan, Apt, M.S. atas segala ketulusannya dalam menyediakan waktu untuk memberikan bimbingan, saran dan perhatian selama proses proposal hingga tesis ini selesai.

5. Ir. Kalsum, M.Kes selaku Ketua Tim Penguji dan Anggota Komisi Penguji, Ernawaty Nasution, SKM, M.Kes yang telah memberikan saran dan bimbingan selama penulisan tesis ini.

6. Kepala Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai, bapak Mhd. Yamin, yang telah berkenan memberikan ijin kepada penulis untuk melakukan penelitian.

7. dr. Evraim Hutagalung, selaku Kepala Puskesmas Pegajahan, atas segala saran dan bantuan yang diberikan selama proses pengambilan data di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan.

8. Mohd. Razali, yang telah membantu langsung penulis di Desa Pegajahan Kecamatan Pegajahan mulai dari awal sampai selesai penelitian.

9. Para dosen, staff dan semua pihak yang terkait di lingkungan Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

10. Rekan-rekan mahasiswa Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat tahun 2011 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara yang telah

(11)

memberikan semangat dalam menyelesaikan pendidikan di Program Studi S2 IKM FKM-USU.

11. Ucapan terima kasih juga penulis hadiahkan kepada orang tua tersayang, ibunda Ny. R br. Marpaung dan ibu mertua Ny. N. br. Napitupulu yang selalu memberikan dukungan doa. Ucapan terima kasih yang paling istimewa penulis sampaikan kepada suami tercinta, P. Sibarani, dan ananda Christian P. Sibarani yang selalu memberikan dorongan semangat dan pengertian kepada penulis dalam menyelesaikan pendidikan.

12. Teman-teman seperjuangan pada minat studi kesehatan kerja Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara angkatan 2011, atas bantuannya dalam penyusunan tesis ini.

Akhirnya penulis menyadari segala keterbatasan yang ada, untuk itu, saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan tesis ini, dengan harapan semoga tesis ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Medan, Maret 2014 Penulis

Betty Debora Manurung 117032341/IKM

(12)

RIWAYAT HIDUP

Betty Debora Manurung lahir pada tanggal 07 Agustus 1971 di Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara. Beragama Kristen Protestan. Bertempat tinggal di Jalan Karya Murni No. 54 Kelurahan Polonia I Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Pendidikan formal penulis dimulai dari Sekolah Dasar di SD Negeri 060909 Medan, selesai tahun 1983, Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 5 Medan, selesai tahun 1986, Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 5 Medan, selesai tahun 1989. Pendidikan Strata-1 (S1) di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara, selesai tahun 1994. Pada tahun 2011 diterima sebagai mahasiswa Program Studi S2 IKM di FKM USU dengan Minat Studi Kesehatan Kerja.

Penulis mulai bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi sejak tahun 1996 sampai tahun 1999, kemudian bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara tahun 1999 sampai sekarang.

(13)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

RIWAYAT HIDUP ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Permasalahan ... 8 1.3 Tujuan Penelitian ... 9 1.4 Hipotesis ... 9 1.5 Manfaat Penelitian ... 9

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ... 10

2.1. Konsumsi Gizi Pekerja ... 10

2.1.1. Metode Konsumsi Pangan ... 17

2.2. Anemia Gizi Besi pada Pekerja ... 20

2.2.1. Penyebab Anemia Gizi Besi ... 22

2.2.2. Dampak Anemia Gizi Besi pada Pekerja ... 23

2.3. Cara Mengukur Kadar Hemoglobin ... 24

2.3.1. Metode Sahli ... 24

2.3.2. Metode Cyanmethemoglobin ... 25

2.4. Pengaruh Anemia Gizi Besi terhadap Pekerja ... 28

2.5. Produktivitas Kerja ... 29

2.5.1. Produktivitas Tenaga Kerja ... 30

2.5.2. Faktor-faktor yang Memengaruhi Produktivitas ... 31

2.6. Sektor Informal ... 35

2.6.1. Ciri-ciri Pekerjaan Sektor Informal ... 36

2.6.2. Industri Rumah Tangga (Industri Kecil) ... 37

2.7. Industri Pengolahan Ubi di Desa Pegajahan ... 39

2.8. Landasan Teoritis ... 42

2.9. Kerangka Konsep ... 43

BAB 3. METODE PENELITIAN ... 44

3.1. Jenis Penelitian ... 44

(14)

3.2.1. Lokasi Penelitian ... 44

3.2.2. Waktu Penelitian ... 45

3.3. Populasi dan Sampel ... 45

3.3.1. Populasi ... 45

3.3.2. Sampel ... 45

3.4. Metode Pengumpulan Data ... 45

3.4.1. Data Primer ... 45

3.4.2. Data Sekunder ... 46

3.5. Variabel dan Definisi Operasional ... 46

3.5.1. Variabel Penelitian ... 46

3.5.2. Definisi Operasional ... 47

3.6. Metode Pengukuran ... 48

3.7. Metode Analisis Data ... 49

BAB 4. HASIL PENELITIAN ... 52

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 52

4.1.1. Deskripsi Desa Pegajahan ... 52

4.1.2. Gambaran Industri Pengolahan Ubi Kayu ... 53

4.2.Karakteristik Sampel ... 57

4.2.1. Umur ... 57

4.2.2. Pendidikan ... 57

4.2.3. Masa Kerja ... 58

4.3.Gambaran Konsumsi Makanan ... 58

4.4.Konsumsi Gizi (Tingkat Kecukupan Energi, Protein dan Fe) ... 59

4.4.1. Tingkat Kecukupan Energi ... 59

4.4.2. Tingkat Kecukupan Protein ... 60

4.4.3. Tingkat Kecukupan Zat Besi (Fe) ... 60

4.5.Kadar Hemoglobin (Hb) ... 61

4.6.Produktivitas Kerja ... 61

4.7.Hubungan Tingkat Kecukupan Energi dengan Kadar Hb ... 62

4.8.Hubungan Tingkat Kecukupan Protein dengan Kadar Hb ... 63

4.9.Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Besi (Fe) dengan kadar Hb ... 64

4.10. Hubungan Tingkat Kecukupan Energi dengan Produktivitas Kerja ... 65

4.11. Hubungan Tingkat Kecukupan Protein dengan Produktivitas Kerja ... 66

4.12. Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Besi (Fe) dengan Produktivitas Kerja ... 66

4.13. Hubungan Kadar Hb dengan Produktivitas Kerja ... 67

4.14. Hubungan Masa Kerja dengan Produktivitas Kerja ... 68

(15)

BAB 5. PEMBAHASAN ... 71

5.1.Hubungan Konsumsi Gizi (Energi) dengan Kadar Hb pada Wanita Pekerja Informal ... 71

5.2. Hubungan Konsumsi Gizi (Protein) dengan Kadar Hb pada Wanita Pekerja Informal ... 73

5.3. Hubungan Konsumsi Gizi (Fe) dengan Kadar Hb pada Wanita Pekerja Informal ... 75

5.4. Hubungan Konsumsi Gizi (Energi) dengan Produktivitas Kerja pada Wanita Pekerja Informal ... 77

5.5. Hubungan Konsumsi Gizi (Protein) dengan Produktivitas Kerja pada Wanita Pekerja Informal ... 80

5.6. Hubungan Konsumsi Gizi (Fe) dengan Produktivitas Kerja pada Wanita Pekerja Informal... 84

5.7. Hubungan Kadar Hb dengan Produktivitas Kerja pada Wanita Pekerja Informal ... 90

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 93

6.1.Kesimpulan ... 93

6.2.Saran ... 94

DAFTAR PUSTAKA ... 95 LAMPIRAN

(16)

DAFTAR TABEL

No Judul Halaman

2.1. Angka Kecukupan Gizi Usia Dewasa ... 11

2.2. Rumus FAO/WHO/UNU untuk Menentukan AMB ... 15

2.3. Cara Menaksir Kebutuhan Energi Menurut Aktivitas dengan Menggunakan Kelipatan AMB ... 15

2.4. Ambang Batas Normal Kadar Hb untuk Berbagai Kelompok Usia ... 21

3.1 Aspek Pengukuran Variabel Independen dan Dependen ... 49

4.1. Distribusi Penduduk Desa Pegajahan Menurut Umur dan Jenis Kelamin ... 52

4.2. Distribusi Frekuensi Menurut Kelompok Umur (Tahun) di Desa Pegajahan ... 57

4.3 Distribusi Frekuensi Menurut Tingkat Pendidikan ... 57

4.4 Distribusi Frekuensi Menurut Masa Kerja ... 58

4.5 Distribusi Frekuensi Tingkat Kecukupan Energi ... 59

4.6 Distribusi Frekuensi Tingkat Kecukupan Protein ... 60

4.7 Distribusi Frekuensi Tingkat Kecukupan Zat Besi (Fe) ... 60

4.8 Distribusi Frekuensi Kadar Hb (gr) ... 61

4.9 Distribusi Frekuensi Produksi Cetakan/Letrek ... 62

4.10. Tabulasi Silang Tingkat Kecukupan Energi dengan Kadar Hb ... 62

4.11. Tabulasi Silang Tingkat Kecukupan Protein dengan Kadar Hb ... 63

(17)

4.13. Tabulasi Silang Tingkat Kecukupan Energi dengan

Produktivitas Kerja ... 65

4.14. Tabulasi Silang Tingkat Kecukupan Protein dengan Produktivitas Kerja ... 66

4.15. Tabulasi Silang Tingkat Kecukupan Zat Besi (Fe) dengan Produktivitas Kerja ... 67

4.16 Tabulasi Silang Kadar Hb dengan Produktivitas Kerja ... 68

4.17 Tabulasi Silang Masa Kerja dengan Produktivitas Kerja ... 69

(18)

DAFTAR GAMBAR

No Judul Halaman

2.1. Kerangka Konsep Penelitian ... 43 4.1. Proses Pembuatan Kerupuk Mie ... 55

(19)

DAFTAR LAMPIRAN No Judul Halaman 1. Kuesioner Penelitian ... 100 2. Hasil Pengolahan SPSS ... 103 3. Master Data ... 116 4. Dokumentasi ... 118 5. Surat Penelitian ... 122

Referensi

Dokumen terkait

bertanggungjawab, mengikut yang berkenaan, atas kemudahan psikiatri hendaklah mempunyai garis panduan mengenai pelan penjagaan pesakit sebagaimana yang diluluskan oleh Ketua

Seni pada dasarnya tercipta untuk dapat mewakili perasaan manusia (seni lukis khusunya). Penciptaan seni dihasilkan dari olah rasa seseorang yang dituangkan dalam

Me- mang, dalam hal yang praktis, aturan hukum khususnya hukum pidana harus menyesuai- kan diri dengan perkembangan di masyara- kat sehingga terkadang dibutuhkan suatu

Dari hasil analisis dengan menggunakan program SPSS pada tabel 4.11 diketahui bahwa besarnya nilai adjusted r square sebesar 0,508, yang artinya variabel marketing mix

pembentukan karakter melaui Pendidikan Anak Usia Dini dalam mempersiapkan anak untuk mengikuti pendidikan dasar, peran tutor yang pada intinya sebagai pembelajar

Hubungan pernikahan jarak jauh yang terjadi di UT merupakan perpisahan suami dan istri dalam jangka waktu tertentu atau perpisahan anak dengan orang tua yang disebabkan

Untuk tujuan penyajian laporan keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas entitas anak pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, dijabarkan ke dalam

Artikel terakhir yang dibawakan oleh Noer Endah Pracoyo., dkk berjudul “Daya Lindung Antibodi Anti Difteri Pada Anak Usia 1-14 Tahun (Hasil Analisis Lanjut Riskesdas 2007)”