PENGGUNAAN BERBAGAI JENIS PUPUK ORGANIK BERBAHAN AKTIF AGENS HAYATI UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN JERUK PAMELO (Citrus maxima Meer)
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil pengamatan terjadi interaksi antara perlakuan pupuk organik dan kombinasi pupuk hayati (Rhizobakteri) pada parameter tinggi tanaman dengan kombinasi antara pukan
Volume optimal hasil fermentasi bahan organik untuk pembibitan jeruk keprok varietas Batu 55 sebanyak 200 ml/tanaman Pemberian hasil fermentasi pupuk organik mampu
Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata pengaruh pupuk organik kascing dan pupuk hayati terhadap tinggi tanaman, diameter batang bobot
Hasil pengamatan peubah tinggi tanaman, jumlah anakan, perlakuan pembenaman jerami ditambah pupuk organik padat, atau ditambah pupuk hayati dengan pengurangan
Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian kascing sebagai pupuk organik ataupun PHE sebagai pupuk hayati pada dosis 10 g yang dikombinasikan dengan 50% pupuk anorganik
Reduksi pupuk NPK dengan pembenaman jerami dan aplikasi pupuk organik dan hayati dapat meningkatkan hasil panen padi dibandingkan perlakuan tanpa pemupukan maupun perlakuan
Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan faktor pertama yaitu jenis pupuk organik dan faktor kedua
Perlakuan jenis pupuk organik hayati yang diperkaya bakteri Azospirillum dan bakteri pelarut fosfat dapat memberikan pertumbuhan dan produksi per rumpun bawang merah