• Tidak ada hasil yang ditemukan

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SATUAN ACARA PERKULIAHAN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 1 dan 2 6. Waktu : 2 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Konsep Dasar Strategi Pembelajaran Penjas 8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa dapat menjelaskan Pengertian Strategi Pembelajaran Penjas

- Mahasiswa dapat menjelaskan Ruang Lingkup Strategi Pembelajaran Penjas

- Mahasiswa dapat menjelaskan Fungsi Strategi Pembelajaran Penjas

9. Deskripsi :

- Pengertian Strategi Pembelajaran Penjas - Ruang Lingkup Strategi Pembelajaran Penjas - Fungsi Strategi Pembelajaran Penjas

10. Pendekatan :

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelola kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar

(2)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Strategies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(3)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 3

6. Waktu : 1 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Asas-asas Didaktik Penjas 8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa dapat menjelaskan Konsep Dasar Asas-asas Didaktik Penjas

- Mahasiswa dapat menjelaskan asas motivasi, aktivitas, peragaan, individualitas, pergaan, individualitas, kerjasama, apersepsi.

9. Deskripsi :

- Pengertian Asas-asas Didaktik Penjas

- Asas motivasi, aktivitas, peragaan, individualitas, peragaan, individualitas, kerjasama, apersepsi. 10. Pendekatan :

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelolan kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar

(4)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(5)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 4

6. Waktu : 1 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Strategi Pembelajaran Penjas yang berorientasi pada guru dan pada siswa

8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa dapat menjelaskan strategi pembelajaran penjas yang berorientasi pada guru

- Mahasiswa dapat menjelaskan strategi pembelajaran penjas yang berorientasi pada siswa

9. Deskripsi :

- Konsep dasar dan latar belakang strategi

pembelajaran penjas yang berorientasi pada guru - Ciri-ciri pembelajaran penjas yang berorientasi pada

guru

- Kelebihan dan kekurangan pembelajaran penjas yang berorientasi pada guru

- Konsep dasar dan latar belakang strategi

pembelajaran penjasorkes yang berorientasi pada siswa

- Ciri-ciri pembelajaran penjasorkes yang berorientasi pada siswa

- Kelebihan dan kekurangan pembelajaran penjasorkes yang berorientasi pada siswa

10. Pendekatan :

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

(6)

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelolan kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(7)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 5

6. Waktu : 1 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Gambaran Spektrum Gaya Mengajar 8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa dapat menjelaskan gaya-gaya mengajar dalam pembelajaran penjas

- Mahasiswa dapat menerapkan gaya-gaya mengajar dalam pembelajaran penjas

9. Deskripsi :

- Konsep dasar dan latar belakang gaya-gaya mengajar dalam pembelajaran penjas

- Ciri-ciri dari masing-masing gaya mengajar

- Kelebihan dan kekurangan dari masing-masing gaya mengajar

- Cara-cara penerapan masing-masing gaya mengajar 10. Pendekatan :

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelolan kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar

(8)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(9)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 6

6. Waktu : 1 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Pemilihan Bahan Ajar 8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa memahami konsep cara merencanakan bahan ajar

- Mahasiswa memahami cara tentang mengimplementasikan kurikulum

- Mahasiswa mampu menganalisis karakteristik siswa - Mahasiswa mengetahui cara untuk mengembangkan

intelegensi dan kognitif

- Mahasiswa memahami konsep transfer belajar 9. Deskripsi :

- Merencanakan bahan ajar - Konsep dasar karakteristik - Transfer belajar

10. Pendekatan :

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelolan kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar

(10)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(11)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 7

6. Waktu : 1 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Strategi Penyampaian Konsep Gerak dan Pemantapan Pemahaman

8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa memahami metode penyampaian bahan berdasarkan tingkat kompleksitas dan keeratan organisasinya (metode bagian, keseluruhan, progresif)

- Mahasiswa memahami metode pembelajaran berdasarkan metode praktek padat, distribusi, dan progresif.konsep cara merencanakan bahan ajar 9. Deskripsi :

- Konsep dasar dan latar belakang teori masing-masing metode

- Dasar pertimbangan pemilihan masing-masing metode

- Cara-cara penerapan masing-masing metode 10. Pendekatan :

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelolan kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar

(12)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(13)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 9

6. Waktu : 1 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Belajar Keterampilan Gerak 8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa memahami ketentuan dalam belajar keterampilan gerak

9. Deskripsi :

- Konsep dasar belajar keterampilan gerak - Hakikat dan tujuan keterampilan gerak - Keterampilan diskret, kontinyu, dan 10. Pendekatan :

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelolan kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar

(14)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(15)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 10

6. Waktu : 1 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Strategi Penggunaan alat, waktu, dan ruang dalam Pembelajaran Penjas

8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa memahami konsep dasar penggunaan alat, waktu, dan ruang dalam Pembelajaran Penjas

- Mahasiswa memahami prinsip penggunaan alat, waktu, dan ruang dalam Pembelajaran Penjas 9. Deskripsi :

- Konsep dasar penggunaan alat, waktu, dan ruang dalam Pembelajaran Penjas

- Prinsip penggunaan alat, waktu, dan ruang dalam Pembelajaran Penjas

10. Pendekatan :

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelolan kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar

(16)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(17)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 11 dan 12 6. Waktu : 2 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Model Pembelajaran Penjas 8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa memahami konsep dasar model pembelajaran penjas

- Mahasiswa memahami model-model pembelajaran dalam penjas

- Mahasiswa memahami manfaat dari masing-masing model pembelajaran penjas

9. Deskripsi :

- Konsep dasar model pembelajaran penjas - Model-model pembelajaran dalam penjas

- Manfaat dari masing-masing model pembelajaran penjas - 10. Pendekatan : - Ceramah - Diskusi - Penugasan

- Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dasar dinilai melalui tugas dan unjuk kerja.

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengelolan kelas Menjelaskan, mengarahkan, menugaskan. Menyimpulkan Menyiapkan diri mengikuti kuliah. Memperhatikan, mencatat, bertanya, membuat tugas. Mencatat kesimpulan Papan tulis, Laptop, Infokus, Bahan ajar

(18)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

(19)

BIDANG STUDI PENJAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN 1. Mata Kuliah : Belajar & Pembelajaran Penjas 2. Kode Mata Kuliah :

3. SKS : 2

4. Semester : 4 (genap) 5. Pertemuan : 13, 14, dan 15 6. Waktu : 2 x 100 menit

7. Pokok bahasan : Praktek Mengajar (Micro Teaching) 8. Kompetensi Dasar :

- Mahasiswa mampu mengajar dalam pembelajaran penjas

- Mahasiswa mampu menerapkan konsep dan teori pembelajaran dalam rangka menstrategi

pembelajaran penjas 9. Deskripsi :

- Praktek langsung mengajar dalam pembelajaran penjas

10. Pendekatan :

- Praktek lapangan

11. Evaluasi : Ketercapaian kompetensi dinilai melalui praktek langsung pembelajaran penjas

12. Kegiatan Pembelajaran:

Tahap kegiatan Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media Pendahuluan Penyajian Penutup Mengamati Mengamati Menyimpulkan

Menyiapkan diri untuk praktek lapangan Praktek langsung Mencatat kesimpulan Bahan ajar dan Sarana Prasarana Pembelajaran Penjasorkes

(20)

Rujukan:

Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud

Harrison, Joice M., Blakemore, Conie L., (1989). Instructional Startegies. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Nasution. (1984). Didaktik Asas-asas` Mengajar. Bandung: Jemars.

Rusli Lutan. (1988). Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode. Jakarta: Depdikbud.

Rusli Lutan. (Perencanaan dan Startegi Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Dikutentis.

Magill, Richard A. (1985). Motor Learning Consepts & Application. Iowa: Wn.C. Brown Publisher.

Metzler, Michael.W. (1999). Instructional Models For Physical Education. Allyn and Bacon. USA.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan pendekatan matematika open-ended dapat: (a) meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, (b)

11) Jumlah waktu yang diperlukan dalam membuat laporan hasil pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku sebagai. Bahan evaluasi

Tabe l 4.1 Definisi Operasional Pengaruh Pelatihan Kader Pos ya ndu Lans ia Dengan Metode Pembelajaran Simulasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kader tentang pelayanan Posyandu

Hak-hak suami yang wajib dipenuhi istri adalah hak-hak yang sifatnya bukan benda, mengapa demikian? Sebab menurut ketentuan Hukum Islam istri tidak dibebani kewajiban

Program Studi Teknik Material Institut Teknologi Bandung. Ibnu Maulana Yusuf 137

(Sumber : Laporan Daftar I Bulan Oktober 2017) Berdasarkan data tersebut di atas dapat dilihat data jumlah SD Negeri yang ada di wilayah Kecamatan Mustikajaya adalah 23 SD

Penelitian sebelumnya oleh Sari (2014) diketahui bahwa dengan menggunakan model PBL aktivitas belajar siswa dan ketuntasan hasil belajar fisika siswa lebih baik. setelah