• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3. Rata-rata konsentrasi gula pereduksi pada penentuan kondisi aktivitas  enzim laminarinase T
Tabel 5. Aktivitas laminarinase berdasarkan variasi waktu produksi enzim dari  T. asperellum TNC52
Tabel 6. Aktivitas laminarinase berdasarkan variasi waktu produksi enzim dari  T. asperellum TNJ63
Tabel 7. Rata-rata aktivitas ekstrak kasar enzim laminarinase T. asperellum  TNC52 dan TNJ63 pada waktu produksi maksimum
+2

Referensi

Dokumen terkait

Inkubasi selama 1 jam tersebut merupakan waktu optimum aktivitas enzim keratinase dalam mendegradasi substrat tepung bulu ayam, dikarenakan enzim ekstrak kasar

Produk gula pereduksi yang dihasilkan dari reaksi enzimatis sebanding dengan lama waktu inkubasi, tetapi jika sisi aktif enzim telah jenuh oleh substrat, maka

Penurunan total gula pereduksi pada suhu 38 0 C karena pada hari kedua sampai hari keempat diakibatnya oleh mikroorganisme yang menggunakan gula pereduksi untuk

Analisis aktivitas enzim pektinase dari keempat substrat yang digunakan, dilakukan dengan menghitung nilai aktivitas enzim pektinase yang dihasilkan oleh Aspergillus ustus pada

Tidak tampaknya bercak TEL kemungkinan besar disebabkan TEL pada kedua kelompok telah terdegradasi oleh enzim-enzim yang dimiliki hepar, namun produk degradasi TEL pada

Aktivitas amilase dari enzim kasar yang dihasilkan oleh 6 isolat ditunjukkan dengan besarnya jumlah gula pereduksi yang terbentuk setelah isolat ditumbuhkan dalam media

Maka dapat diambil kesimpulan bahwa pada pH 4 dan penambahan gula 15% merupakan perlakuan terbaik pada pembuatan nata de Ipomoea Skin dengan serat kasar yang

Harga bahan baku untuk media fermentasi dari ekstrak jagung dan ekstrak mengkudu merupakan produk pertanian yang memiliki harga lebih murah dibandingkan dengan harga bahan baku