Sistem Dan Dinamika
Demokrasi Pancasila
Dibawakan Oleh :
Sistem Dan
Dinamika Demokrasi Pancasila
A. Hakikat Demokrasi
A. Hakikat Demokrasi
Hakikat demokrasi adalah sistem bermasyarakat
dan bernegara serta pemerintahan yang
memberikan penekanan pada keberadaan
kekuasaan ditangan rakyat baik dalam
penyelenggaraan negara maupun
pemerintahan
Untuk lebih jelasnya kita akan membahas 3 sub materi ini:
1. Makna Demokrasi
Kata demokrasi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu
demos
yang
berarti rakyat, dan
kratos/cratein
yang berarti pemerintahan, sehingga dapat
diartikan sebagai pemerintahan rakyat. Kata ini kemudian diserap menjadi
salah satu kosakata dalam bahasa Inggris yaitu
democracy.
2. Klasifikasi Demokrasi
Demokrasi Diklasifikasikan Menjadi 3 Yaitu :
A. Berdasarkan Titik Berat Perhatiannya
B. Berdasarkan Ideologi
C. Berdasarkan Proses Penyaluran Kehendak
Rakyat
1. Demokrasi Formal 2. Demokrasi Material 3. Demokrasi Gabungan
1. Demokrasi Konstituional Atau Demokrasi Liberal
2. Demokrasi Rakyat Atau Demokrasi Proletar
1. Demokrasi Langsung
3. Prinsip-prinsip Demokrasi
Prinsip merupakan kaidah atau ketentuan dasar yang harus dipegang dan
ditaati. Prinsip demokrasi adalah beberapa kaidah dasar yang harus ada dan
ditaati oleh negara penganut pemerintahan demokratis. Adapun prinsip-prinsip
demokrasi tersebut sebagai berikut:
1. Negara Berdasarkan Konstitusi 2. Jaminan HAM
3. Kebebasan Berserikat Dan Mengeluarkan Pendapat 4. Pergantian Kekuasaan Secara Berkala
5. Adanya Peradilan Bebas Dan Tidak Memihak
6. Penegakan Hukum Dan Persamaan Kedudukan Setiap Warga Negara Di Depan Hukum
B. Dinamika Penerapan Demokrasi Pancasila
1.
Prinsip-prinsip demokrasi di Indonesia
Bagi bangsa Indonesia, pilihan yang tepat dalam menerapkan paham
demokrasi adalah dengan demokrasi Pancasila. Paham demokrasi Pancasila
sangat sesuai dengan kepribadian bangsa yang digali dari tata nilai sosial
budaya sendiri.
Bagaimana dengan prinsip demokrasi Pancasila? Ahmad Sanusi mengutarakan
10 pilar demokrasi konstitusional Indonesia menurut Pancasila dan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
1.Demokrasi yang Berketuhanan Yang Maha Esa.
2.Demokrasi dengan kecerdasan.
3.Demokrasi yang berkedaulatan rakyat. 4.Demokrasi dengan rule of law.
5.Demokrasi dengan pemisahan kekuasaan negara.
6. Demokrasi dengan hak asasi manusia 7. Demokrasi dengan pengadilan yang merdeka.
Lanjutan…
Demokrasi Pancasila mengandung beberapa nilai moral yang bersumber dari
Pancasila, yaitu:
a. Persamaan bagi seluruh rakyat Indonesia. b. Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
c. Pelaksanaan kebebasan yang dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri dan orang lain.
d. Mewujudkan rasa keadilan sosial.
2. Periodisasi Perkembangan Demokrasi Pancasila
Dalam perjalanan sejarah ketatanegaraan negara kita, semua konstitusi yang
pernah berlaku menganut prinsip demokrasi. Hal ini dapat dilihat misalnya:
a. Dalam Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 (sebelum diamandemen) berbunyi “kedaulatan adalah di tangan rakyat, dan dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat”.
b. Dalam Pasal 1 ayat (2) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (setelah diamandemen) berbunyi “kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar”.
c. Dalam konstitusi Republik Indonesia Serikat, Pasal 1:
• Ayat (1) berbunyi “Republik Indonesia Serikat yang merdeka dan berdaulat ialah suatu negara hukum yang demokrasi dan berbentuk federasi”
• Ayat (2) berbunyi “Kekuasaan kedaulatan Republik Indonesia Serikat dilakukan oleh pemerintah bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat”
d. Dalam UUDS 1950 Pasal 1:
• Ayat (1) berbunyi “ Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat ialah suatu negara hukum yang demokratis dan berbentuk kesatuan”
Lanjutan…
untuk melihat apakah suatu system pemerintahan adalah system yang
demokratis atau tidak, dapat dilihat dari indicator-indicator yang dirumuskan
oleh Affan Gaffar berikut.
Akuntabilitas
Rotasi kekuasaan
Rekruitmen politik yang terbuka
Pemilihan Umum
Dengan berdasarkan pada indicator-indicator yang disebutkan di atas, berikut
ini dipaparkan perkembangan demokrasi pada masa-masa setelah
kemerdekaan republic Indonesia.
Lanjutan…
Demokrasi di Indonesia padaPeriode 1965-1998
b. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia pada Periode 1949-1959
a. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia pada Periode 1945-1949
Akuntabilitas,
Maklumat pemerintah tanggal 1 November 1945, 3 November 1945, 14 November 1945
Rotasi kekuasaan,
Pada masa ini mengindikasikan keinginan kuat dari para pemimpin Negara untuk membentuk emerintahan demokraris.
Rekruitmen politik,
Dengan maklumat wapres, memungkinkan terbentuknya sejumlah partai politik yang menjadi peletak dasar bagi sistem kepartaian.
Pemenuhan hak-hak dasar.
Pemberian hak-hak politik secara menyeluruh Pemilihan Umum,
b. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia pada Periode
1949-1959
Akuntabilitas,
Indikatornya menurut ahli hukum tata Negara ini ada 5 aspek.
Rotasi kekuasaan,
Kehidupan kepartaian boleh dikatakan memperoleh peluang yang sebesar-besarnya untuk berkembang secara makaimal.
Rekruitmen politik,
Lembaga perwakilan rakyat atau parlemen memainkan peranan yang sangat tinggi dalam proses politik yang berjalan.
Pemenuhan hak-hak dasar.
Dapat merasakan hak-hak dasar tidak dikurangi sama sekali, meskipun tidak semua warga dapat memanfaatkannya dengan maksimal
Pemilihan Umum,
c. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia pada Periode
1959-1965
Akuntabilitas,
Telah terjadi pemasangan HAM yaitu hak sipil dan politik, seperti hak untuk berserikat, berkumpul, mengeluarkan pendapat pikiran dan tulisan.
Rotasi kekuasaan,
Sentralisasi kekuasaan yang semakin dominan dalam proses hubunganantara pemerintah pusat dan daerah.
Rekruitmen politik,
Rekruitmen dilakukan dengan tertutup.
Pemenuhan hak-hak dasar.
Hak dasar manusia menjadi lemah. Pemilihan Umum,
d. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia pada Periode
1965-1998
Akuntabilitas,
Sikap akomodatif terdapat tuntutan yang berkaitan dengan penegakan HAM.
Rotasi kekuasaan,
Rotasi kekuasaan legislatif hampir tidak pernah dilakukan
Rekruitmen politik,
Sistem rekruitmen dilakukan secara tertutup.
Pemenuhan hak-hak dasar.
Hak dasar manusia masih lemah. Pemilihan Umum,
e. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia pada Periode 1998 -
sekarang
Akuntabilitas,
Masa orde baru yang berlawanan dengan pemajuan dan perlindungan HAM.
Rotasi kekuasaan,
Rotasi kekuasaan dilakukan dari mulai pemerintahan pusat sampai tingkat desa
Rekruitmen politik,
Sistem rekruitmen dilakukan secara terbuka
Pemenuhan hak-hak dasar. Hak dasar rakyat terjamin. Pemilihan Umum,