• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN TUGAS AKHIR PRAKTIKUM GAMBAR TEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN TUGAS AKHIR PRAKTIKUM GAMBAR TEK"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pada jaman yang modern seperti saat ini, dunia industri juga semakin berkembang. Kemajuan teknologi memungkinkan proses menggambar menjadi lebih mudah. Adanya mesin gambar mempermudah kegiatan menggambar secara manual, sehingga keberadaan komputer yang dilengkapi software aplikasi untuk mendesain gambar semakin membuat komunikasi dengan bahasa gambar menjadi lebih efisien. Waktu mengambar lebih singkat, penyimpanan arsip-arsip gambar lebih mudah dan ringkas. Bersamaan dengan kemajuan teknologi, standar gambar juga telah dipaksa mengikutinya. Dapat disebutkan disini cara-cara modern yang telah dikembangkan seperti pembuatan film mikro, mesin gambar otomatis dengan bantuan komputer, perencanaan dengan bantuan komputer (Protel,Visio, EWB), (CAD ComputerAdied Design) dan sebagainya (Nanang Nurhayat, 2009).

Dunia pendidikan saat ini tidak luput dari dunia Informasi dan Teknologi (IT) yang merupakan salah satu penunjang penting dalam perkembangan dunia pendidikan. Teknologi dapat membantu mempercepat menyelesaikan suatu pekerjaan, tidak terkecuali pada salah satu mata kuliah program keahlian Teknik Industri terdapat salah satu ilmu pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman serta tuntutan di dunia industri, yaitu gambar teknik.

(2)

dalam menggambar, baik gambar 2 dimensi maupun 3 dimensi secara akurat dan memiliki sekian banyak fasilitas untuk mempercepat proses menggambar (Anonim, 2011).

Banyak industri yang mencoba untuk mengembangkan produknya dengan sedikit memodifikasi produk yang lama menjadi suatu produk baru. Hal tersebut tentunya untuk menarik konsumen agar membeli produk industri tersebut. Untuk bisa memodifikasi suatu produk, industri harus bisa mendesain suatu produk yang ingin di hasilkan. Desain suatu produk tersebut dapat di lihat dari gambar yang telah dibuat. Dari gambar, suatu industri akan melakukan proses produksi untuk menghasilkan produk sesuai yang diinginkan.

Ada beberapa program komputer yang digunakan dalam menggambar teknik, salah satunya adalah program AutoCAD. Autocad adalah salah satu dari banyak aplikasi yang sering digunakan untuk menggambar desain. Selain itu kegunaan gambar teknik dalam dunia teknik sebagai media untuk berkomunikasi.

Saat ini autocad banyak digunakan untuk mengembangkan desain produk. Selain mempunyai banyak keunggulan, autocad juga bisa di terapkan dalam dunia kerja. Oleh karena itu ilmu tentang autocad ini penting untuk dipelajari oleh seorang desainer.

1.2 TUJUAN PRAKTIKUM

1. Mahasiswa dapat memperdalam pengetahuan gambar teknik yang merupakan bahasa teknik secara internasional.

2. Mahasiswa mengetahui dasar-dasar menggambar teknik khususnya menggunakan aplikasi AutoCAD.

3. Mahasiswa mengetahui aturan-aturan dalam gambar teknik dengan baik dan benar.

(3)

6. Mahasiswa dapat membaca sekaligus menggambar 2D dan 3D pada AutoCAD.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 PENGERTIAN GAMBAR TEKNIK

Gambar adalah suatu metode yang digunakan seseorang untuk menyampaikan maksud gambar dalam proses komunikasi, penyampaian informasi agar tujuanya dapat sampai dengan benardan dipahami. Dalam dunia industri penyampaian seperti di atas dikenal dalam bahasa gambar teknik yang artinya cara atau metode penggambaran untuk menyampaikan informasi dalam proses produksi,kerja mesin,,kerja manusia sampai produk akhir.

Dalam hal bahasa, kita kenal adanya aturan-aturan berbahasa yang disebut tata bahasa. Maka dalam gambar teknik pun terdapat aturan-aturan menggambar yang disebut standard gambar. Dengan demikian standard gambar dapat pula disebut tata bahasa teknik,yang akan mengatur cara penyampaian keterangan-keterangan melalui gambar agar gambar dapat dijadikan sebagai alat untuk berkomunikasi sepertu halnya bahasa lisan atau tulisan.

Pentingnya menggambar bagi seorang teknik, dapat disamakan dengan pentingnya menulis bagi seorang pengarang. Dengan gambar seorang teknik dapat berkomunikasi dengan orang kain. Oleh karena itu gambar disebut juga “Bahasa Teknik”.

(4)

karena berapa banyak dan berapa tinggi mutu keterangan yang dapat diberikan dalam gambar, tergantung dari bakat perancang gambar (design drafter). Sebagai juru gambar sangat penting untuk memberikan gambar yang tepat dengan mempertimbangkan pembacanya. Untuk pembaca, penting juga berapa banyak keterangan yang dapat dibacanya dengan teliti dari gambar.

2.2 FUNGSI GAMBAR TEKNIK

Gambar Teknik mempunyai beberapa fungsi yaitu sebagai berikut : a. Menyampaikan Informasi

Pada awal perkembangan industri, perencanaan dan pembuatan benda-benda teknik dilakukan oleh orang yang sama. Pembuatan gambar dilakukan sebelum benda dibuat. Dalam hal ini gambar berarti hanya sebagai alat berfikir atau sebagai konsep dari gagasan si pembuat, sehingga aturan-aturan gambar tidak diperlukan.

Perencana dan pembuat menjadi dua pihak yang berbeda. Mungkin berbeda perusahaan, bahkan berbeda negara. Dalam hal ini gambar berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan informasi dari pihak perencana atau perancang kepada pihak pembuat.

b. Bahan Dokumentasi, Pengawetan dan Penyimpanan

Gambar teknik merupakan dokumen yang sangat penting dalam suatu perusahaan atau industri, di mana data teknis mengenai suatu produk tercantum secara padat pada gambar tersebut. Dengan demikian gambar berfungsi sebagai bahan dokumentasi. Mendokumentasikan gambar berarti juga mengawetkan dan menyimpan gambar tersebut, untuk dipergunakan sebagai bahan informasi bagi rencana-rencana baru di waktu-waktu berikutnya.

c. Menuangkan Gagasan Untuk Pengembangan

(5)

kemudian dituangkan ke dalam bentuk gambar, yang biasanya masih berupa gambar sketsa.Dalam hal ini gambar berfungsi untuk menuangkan gagasan perancang dari konsep abstraknya. Bagi perancang itu sendiri gambar tersebut sekaligus berfungsi meningkatkan daya pikirnya untuk pengembangan gagasan lebih lanjut.

2.3 TUJUAN GAMBAR TEKNIK

Peraturan-peraturan gambar dimulai dengan persetujuan bersama antara orang-orang bersangkutan, dan kemudiantelah menjadi bentuk standard perusahaan. Bersama dengan meluasnya dunia usaha, keperluan standar perdagangan dan standar nasional meningkat. Pada tahun-tahun belakangan ini, peningkatan pembagian kerja secara internasional, perkenalan dengan teknologi asing , telah mengharuskan internasional gambar. Agar tujuan ini dapat dicapai, penunjukan-penunjukan dalam gambar harus sama secara internasional, maupun ketentuan-ketentuan dari pengertian cara-cara penunjukan dan lambang harus diseragamkan secara internasional. Lagi pula suatu bahasa tertentu tidak boleh dicantumkan pada gambar. Penggunaan lambang internasional diperlukan, daripada catatan tertulis pada gambar.

1. Perumusan Gambar

Hubungan yang erat antara bidang-bidang industri seperti permesinan, struktur, perkapalan, perumahan atau arsitektur, dan teknik sipil, masing-masing dengan kemajuan masyarakat teknologinya, tidak memungkinkan menyelesaikan suatu proyek dari suatu bidang saja secara bebas, bahkan dari itu telah menjadi suatu keharusan untuk menyediakan keterangan-keterangan gambar yang dapat dimengerti , terlepas dari bidang-bidang di atas. Untuk tujuan ini masing-masing bidang akan mencobauntuk mempersatukan dan mengidentifikasi standar-standar gambar.

(6)

Dalam lingkungan teknologi tinggi, akibatdikenalnya teknologi, golongan yang harus membaca dan mempergunakan gambar meningkat jumlahnya. Oleh karena itu diperlukan untuk mempopulerkan gambar, dan gambar itu harus jelas dan mudah, peraturan-peraturandan standar dan eksplisit sangat diperlukan.

3. Sistematika Gambar

Mengingat gambar kerja saja, isi gambar menyajikan banyak perbedaan-perbedaan ,tidak hanya dalam penyajian bentuk dan gambar,tetapi tanda-tandatoleransi ukuran, toleransi bentuk dan keadaan permukaan juga. Dilain pihak, bersamaan dengan sistematika teknologi, pentingnya gambar dengan lambang grafis telah meningkat, dan lambang-lambang ini diperlukan secara luas sebagai diagram blok atau aliran proses dalam berbagai bidang industri. Di bawah keadaan-keadaan demikian , jangkauan yang berkembang dan isi gambar sangat memperkuat susunan dan konsolidasi system standar gambar.

4. Penyederhanaan Gambar

Penghematan tenaga kerja dalam menggambar adalah penting, tidak hanya untuk mempersingkat waktu, tetapi juga untuk meningkatkan mutu rencana. Oleh karena itu penyerdehanaan gambar menjadi masalah penting untuk menghemat tenaga menggambar.

5. Modernisasi Gambar

Bersamaan dengan kemajuan teknologi,standar gambar juga telah dipaksa mengikutinya. Dapat disebutkan di sini cara-cara baru (modern) yang telah dikembangkan seperti misalnya pembuatan film mikro , berbagai macam mesin gambar otomatis dengan bantuan komputer, perencanaan dengan bantuan computer (CAD-Computer Aitled Design) dsb.

(7)

2.5 STANDARISASI GAMBAR

Standarisasi Gambar adalah penyesuaian atau pembakuan cara membuat dan membaca gambar dengan berpedoman pada standar yang telah ditetapkan. Standarisasi gambar memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai berikut :

a. Memberikan kepastian sesuai atau tidak sesuai kepada pembuat dan pembaca gambar dalam menggunakan aturan aturan gambar menurut standar.

b. Menyeragamkan penafsiran terhadap cara penunjukan dan penggunaan simbol-simbol.

c. Memudahkan komunikasi teknis antara perancang dengan pengguna gambar.

d. Memudahkan kerjasama antara perusahaan-perusahaan dalam memproduksi benda teknik dalam jumlah banyak.

e. Memperlancar produksi dan pemasaran suku cadang alat-alat industri. Standar gambar teknik dapat diberlakukan di dalam lingkungan perusahaan, antar perusahaan/industri di dalam suatu negara, bahkan standar gmbar teknik dapat diberlakukan pada industri antar negara yang dikenal dengan Standar Internasional atau disingkat S1. Macam-macam standar yaitu:

a. JIN (Japan Indsutrial Standard), Jepang

(8)

2.6 ALAT-ALAT GAMBAR

Untuk dapat menggambar teknik dengan baik diperlukan alat-alat gambar yang lengkap dan cara menggunakan, membersihkan dan menyimpan alat-alat dengan baik. Alat-alat gambar yang bisa digunakan dalam mengambar teknik antara lain :

a. Kertas gambar dengan standarnya (ukurannya)

Macam-macam kertas gambar yang digunakan sesuai dengan tujuan gambar meliputi :

 Kertas gambar untuk tata letak.

Untuk gambar tata letak dengan pensil dipergunakan kertas gambar putih biasa, kertas sketsa atau kertas milimeter.

 Kertas gambar untuk gambar asli.

Gambar asli digambar pada kertas kalkir, karena gambar cetak biru (blueprint) atau cetak kontak dibuat langsung dari gambar tersebut. Kualitas kertas yang baik adalah tahan lama, tahan lembab, mudah untuk menggambar pensil/tinta dan mudah dicetak kembali.

 Film gambar dipergunakan untuk gambar yang teliti, dapat disimpan untuk jangka waktu yang lama dan tidak boleh memuai maupun menyusut.

(9)

Sesuai dengan sistem ISO(International Standardization for Organization) dan NNI (Nederland Normalisatie Instituet), ukuran kertas gambar ditentukan sebagai berikut :

Tabel 2.1 Ukuran Kertas Gambar.

Ukuran Ukuran Sisi Kiri C (Constant)

Lebar Panjang

A 0 841 mm 1189 mm 20 mm 10 mm

A 1 594 mm 841 mm 20 mm 10 mm

A 2 420 mm 594 mm 20 mm 10 mm

A 3 297 mm 420 mm 20 mm 10 mm

A 4 210 mm 297 mm 20 mm 5 mm

A 5 148 mm 210 mm 20 mm 5 mm

(Sumber : suryaputra2009.wordpress.com )

Keterangan :

C (Constan) pada tabel adalah ukuran tepi bawah, tepi atas dan tepi kanan. Sedangkan tepi kiri untuk setiap ukuran kertas gambar ditetapkan 20 mm hal ini di maksudkan agar gambar-gambar yang akan dibundel tidak terganggu gambarnya.

b. Pensil, pena atau rapido c. Jangka dan kelengkapannya

d. Macam-macam mistar (mistar segitiga, mistar) e. Macam-macam mal

(10)

2.7 KEPALA GAMBAR DAN SKALA GAMBAR

Kepala Gambar (Etiket)

Setiap gambar kerja selalu ada etiketnya. Etiket dibuat di sisi kanan bawah kertas gambar. Yang dicantumkan pada etiket meliputi:

a. Nama yang membuat gambar b. Nama gambar

c. Nama instansi/departemen/sekolah d. Nomor gambar

e. Tanggal menggambar atau selesainya gambar

f. Tanggal diperiksanya gambar dan nama yang memeriksa g. Ukuran kertas gambar yang dipakai

h. Skala gambar

i. Proyeksi yang dipakai pada gambar tersebut j. Satuan ukuran yang digunakan

k. Berbagai data yang diperlukan untuk kelengkapan gambar.

Berikut ini contoh etiket

Gambar 2.1 Kepala Etiket

(Sumber :Modul Praktikum Gambar Teknik )

(11)

Skala gambar adalah perbandingan ukuran linier pada gambar terhadap ukuran linier dari unsur yang sama dari benda. Ada 3 (tiga) macam skala gambar, yaitu :

a. Skala pembesaran digunakan jika gambarnya di buat lebih besar daripada benda sebenarnya, misalnya ; 10 : 1, 5 : 1, 2 : 1.

b. Skala penuh digunakan bilamana gambarnya di buat sama besar dengan benda sebenarnya ( 1 : 1 ).

c. Skala pengecilan digunakan bilamana gambarnya di buat lebih kecil dari benda yang sebenarnya, misalnya : 1 : 2, 1 : 5, 1 : 10.

2.8 STANDAR PENGGUNAAN HURUF, ANGKA DAN GARIS a. Huruf dan angka

Dalam menggambar teknik, huruf-huruf, angka-angka dipergunakan untuk memberi ukuran-ukuran, catatan-catatan, judul dan sebagainya. Syarat yang perlu diperhatikan pada huruf dan angka adalah harus mudah dibaca, mudah ditulis, jelas dan seragam. Dalam ISO 3098 / 1 – 1974 diberikan contoh huruf miring dan huruf tegak.

Penulisan huruf dan angka tegak Penulisan huruf dan angka miring

(12)

(Sumber : Modul Praktikum Gambar Teknik)

Dasar ukuran diambil dari tinggi h dari huruf besar. Daerah standar tinggi huruf adalah sebagai berikut : 2,5, 3,5, 5,7, 14 dan 20 mm. Angka perbandingan tinggi dan lebar huruf diambil dari perbandingan ukuran kertas yang distandar yaitu Ö 2.

Tinggi h (tinggi huruf besar) dan c (tinggi huruf kecil) tidak boleh kurang dari 2,5 mm. Jika terdapat gabungan antara huruf besar dan kecil, dengan huruf kecil setinggi 2,5 mm maka h akan menjadi 3,5 mm.

Berdasarkan perbandingan tebal huruf dan tinggi huruf, huruf dan angka dibagi menjadi dua tipe yaitu :

a. Tipe huruf A ( d = h / 14 ) b. Tipe huruf B ( d = h / 10 )

Perbandingan yang dianjurkan untuk tinggi-tinggi huruf kecil, jarak antara huruf-huruf, ruang minimum antara garis dasar dan jarak antara perkataan dijelaskan pada Tabel 2.

Tabel 2.2 Perbandingan Huruf Yang Dianjurkan

Sifat Perbandingan Ukuran

Jarak antara huruf a

Jarak minimum antara b garis

(13)

Tebal huruf d (1/14) h 0,18 0,25 0,35 0,5 0,7

(14)

Catatan :

 Jarak antara dua huruf a boleh dikurangi setengahnya, bila mana ini memberi

efek visual yang lebih baik; seperti misalnya LA, TV dsb., d. h. i. a. sama dengan tebal huruf d.

 Jarak antara dua huruf a boleh dikurangi setengahnya, bila mana ini memberi efek visual yang lebih baik; seperti misalnya LA, TV dsb., d. h. i. a. sama dengan tebal huruf d.

 Huruf dan Angka Jenis TECHNIC BOLT

Gambar 2.4

(Sumber: Modul Praktikum Gambar Teknik)

(15)

Gambar 2.5

(Sumber: Modul Praktikum Gambar Teknik)

b. Garis

Dalam gambar teknik dipergunakan beberapa jenis garis dalam bentuk dan tebal sesuai penggunaannya. Jenis-jenis garis dan penggunaannya dapat dilihat pada table 3.

Tabel 2.3 Macam-macam Garis dan Penggunaannya (ISO. R 128)

Jenis garis Keterangan Penggunaan

A Tebal kontinu A1. Garis-garis nyata (gambar) A2. Garis-garis tepi

B

Tipis kontinu.

(lurus atau lengkung)

B1. Garis-garis berpotongan khayal (imaginer). B2. Garis-garis ukur.

B3. Garis-garis proyeksi/bantu. B4. Garis-garis penunjuk. B5. Garis-garis arsir.

B6. Garis-garis nyata dari penampang yang diputar ditempat.

B7. Garis sumbu pendek.

C.

Tipis kontinu bebas C1. Garis-garis batas dari potongan sebagian atau bagian yang dipotong, bila batasnya bukan garis bergores tipis.

Garis gores tebal E1. Garis nyata terhalang. E2. Garis tepi terhalang.

(16)

F F2. Garis tepi terhalang

G

Garis bergores tipis G1. Garis sumbu. G2. Garis simetri.

Garis bergores tebal. J1. Penunjukkan permukaan yang harus mendapat penangan khusus.

(Sumber: Modul Praktikum Gambar Teknik)

2.9 PROYEKSI PADA GAMBAR TEKNIK

Kata proyeksi secara umum berarti bayangan. Gambar proyeksi berarti gambar bayangan suatu benda yang berasal dari benda nyata atau imajiner yang dituangkan dalam bidang gambar menurut cara-cara tertentu. Cara-cara tersebut berkenaan dengan arah garis pemroyeksi yang meliputi sejajar (paralel) dan memusat (sentral). Arah yang sejajar terdiri atas sejajar tegak lurus terhadap bidang gambar dan sejajar akan tetapi miring terhadap bidang gambar.

(17)

Eropa, proyeksi Amerika, dan proyeksi Aksonometri. Garis pemroyeksi yang sejajar tetapi miring terhadap bidang gambar menghasilkan proyeksi Oblik (miring). Sementara garis pemroyeksi yang memusat (sentral) terhadap bidang gambar menghasilkan gambar perspektif.

Secara umum berbagai jenis gambar proyeksi dan perspektif tersebut difungsikan sebagai sarana komunikasi dalam bentuk pictorial. Benda kongkret yang ada, misalnya meja atau kursi, digambarkan sedemikian rupa sehingga dipahami oleh orang lain. Benda imajiner (khayalan penggambar), misalnya meja atau kursi yang sebelumnya tidak ada digambarkan sedemikian rupa sehingga dipahami oleh orang lain misalnya tukang atau pemesan. Gambar proyeksi dan perspektif lebih banyak menampilkan benda imajiner, oleh karena itu sangat bermanfaat dalam bidang perencanaan. Proyeksi dikelompokkan atas 2 klasifikasi yaitu proyeksi piktorial dan proyeksi orthogonal.

a. Proyeksi Piktorial

Proyeksi piktorial adalah cara menampilkan gambar benda yang mendekati bentuk dan ukuran sebenarnya secara tiga dimensi, dengan pandangan tunggal. Gambar piktorial disebut juga gambar ilustrasi, tetapi tidak semua gambar ilustrasi termasuk gambar piktorial.

 Proyeksi Isometri

(18)

 Proyeksi Dimetri

Proyeksi dimetri merupakan penyempurnaan dari gambar isometri, dimana garis-garis yang tumpang-tindih yang terdapat pada gambar isometri, pada gambar dimetri tidak kelihatan lagi.

 Proyeksi Trimetri

Proyeksi trimetri merupakan proyeksi yang berpatokan kepada besarnya sudut antara sumbu-sumbu (x,y,z) dan panjang garis sumbusumbu tersebut.

b. Proyeksi Ortogonal

Proyeksi ortogonal adalah gambar proyeksi yang bidang proyeksinya mempunyai sudut tegak lurus terhadap proyektornya. Proyektor adalah garis-garis yang memproyeksikan benda terhadap bidang proyeksi

 Proyeksi Eropa

Proyeksi Eropa termasuk kedalam jenis proyeksi ortogonal, disebut juga proyeksi sudut pertama atau proyeksi kwadran I. Proyeksi Eropa merupakan proyeksi yang letaknya terbalik dengan arah pandangnya.

Gambar 2.6

(Sumber: Modul Praktikum Gambar Teknik)

 Proyeksi Amerika

(19)

pengarang yang menjadi referensi. Proyekasi Amerika merupakan proyeksi yang letak bidangnya sama dengan arah pandangannya.

Gambar 2.7

(Sumber: Modul Praktikum Gambar Teknik)

 Proyeksi Aksonometri

Proyeksi aksonometri merupakan salah satu jenis proyeksi piktorial. Proyeksi ini merupakan proyeksi gambar dimana bidang-bidang atau tepi benda dimiringkan terhadap bidang proyeksi, maka tiga muka dari benda tersebut akan terlihat serentak dan memberikan gambaran bentuk benda seperti sebenarnya.

c. Proyeksi Miring (Oblique)

Proyeksi miring merupakan proyeksi gambar dimana garis-garis proyeksi tidak tegak lurus bidang proyeksi, tetapi membentuk sudut sembarang (miring). Permukaan depan dari benda pada proyeksi ditempatkan dengan bidang kerja proyeksi sehingga bentuk permukaan depan tergambar seperti sebenarnya. Jika kedalaman benda sama dengan panjang sebenarnya disebut proyeksi miring cavalier, sedangkan untuk panjang kedalaman yang diperpendek disebut dengan proyeksi miring cabinet.

d. Proyeksi Perspektif

(20)

titik. Titik tersebut dianggap sebagai mata pengamat. Bayangan yang terbentuk pada bidang proyeksi disebut dengan gambar perspektif. Berikut ini macam - macam gambar perpektif, diantaranya :

1. Perspektif satu titik lenyap (one point perspective)

Sistem perespektif ini digunakan untuk menggambar obyek (benda) yang terletak relatif dekat dengan mata. Karena letak obyek yang cukup dekat, akibatnya mata memiliki sudut pandang yang sempit, sehingga garis-garis batas benda akan menuju satu titik lenyap saja, kecuali bila sejajar dengan horizon dan tegak lurus terhadapnya. Gambar yang demikian sering disebut dengan paralel perspective sebab banyak menggunakan garis-garis bantu yang sejajar horizon dan vertikal. Penerapan gambar ini banyak digunakan pada gambar rancang bangun (desain) interior.

2. Perspektif dua titik lenyap (two point perspective)

Sistem gambar ini digunakan untuk menggambarkan benda-benda yang letaknya relatif jauh dan letaknya tidak sejajar (serong) terhadap mata pengamat. Karena posisi pengamat jauh dengan obyek maka sudut pandang mata melebar, akibatnya garis-garis batas benda akan menuju titik lenyap sebelah kiri dan kanan. Gambar ini banyak digunakan untuk desain eksterior.

3. Perspektif tiga titik lenyap (three point perspective)

(21)

2.10 TEORI DASAR AUTOCAD

Aplikasi autocad telah berkembang menjadi aplikasi yang sangat handal untuk mengolah gambar teknik, terutama banyak dimanfaaatkan pada bidang desain bangunan arsitektur. Autocad banyak memberikan keakratan, kecepatan, dan kemudahan dalam penggunaan dengan tingkat ketelitian gambar dapat mencapai 16 decimal, dan dapat mendesain ukuran yang sangat preisi meskipun dengan ukuran submikro. Autocad merupakan akronim dari kata Automatic Computer Aided Design. Autocad pertama kali diperkenalkan tahun 1982 oleh Autodesk Inc dengan nama MicroCAD, kemudian disempurnakan dengan mengeluarkan AutoCAD versi 10 dan mulai dikembangkan dalam versi window, sampai dengan yang terbaru. AutoCAD adalah sebuah piranti yang berbasis vektor dan teknik ini memungkinan setiap permodelan yang telah anda buat dapat diperbesar atau diperkecil skala gabarnya yang tidak akan berpengaruh terhadap kualitas gambar yang dihasilkan.

2.11 KELEBIHAN DAN KEKURANGAN AutoCAD a. KelebihanAutoCAD

 Gambar yang dihasilkan mempunyai kualitas jauh lebih baik

dibanding dengan hasil gambar manual karena gambar lebih rapi dan presisi,

(22)

 Gambar yang dihasilkan akan terjamin kerapian dan kebersihannya

karena sangat memungkinkan direvisi maupun pengeditan gambar untuk kesesuaian cetak yang dikehendaki,

 Bidang gambar kerja AutoCAD tidak terbatas sehingga memungkinkan untuk membuat gambar dengan ukuran yang sangat luas dan kompleks, tetapi dalam pencetakannya bisa dipilih bagian tertentu saja,

 Skala gambar yang dihasilkan fleksibel karena dapat mencetak

gambar desain yang dihasilkan dengan jenis skala yang sangat variatif,

 Gambar yang dihasilkan bisa disimpan dengan cara yang sangat

mudah, dimana hasil penyimpanan gambar tersebut bisa dibuka dengan software lain serta dipublikasikan untuk kerja antar tim apabila diperlukan.

b. Kekurangan AutoCAD

 Aplikasi ini menjadi lebih kompleks

 Kebutuhan hardware yang lebih tinggi

 Infrastruktur pendukungnya harus memadai, seperti

penggunaan printer/plotter untuk mencetak gambar dalam ukuran yang besar

Software prabayar.

 Struktur file hasil penggambaran, definisi database dan file database dari software tersebut rumit.

(23)

Software tersebut kurang familiar diantara para drafter dan desainer kapal, hanya orang yang pernah diberi pelatihan saja yang bisa, sementara pelatihan software tersebut sangat mahal.

2.12 BAGIAN-BAGIAN AutoCAD

Bagian-bagian dari tampilan program Auto CAD dapat dibagi menjadi beberapa bagian. Adapun tampilan dari program Auto CAD secara umum dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

a. Application Menu, menu ini erletak di pojok kiri atas, memiliki fungsi yang mirip dengan menu file pada software lainnya, pada application menu terdapat open file ; save as ; plotting ; dsb

b. Quick Access Toolbar, terletak disamping kanan Aplication Menu, pada menu ini terdapat tool yang paling sering digunakan untuk memudahkan akses, contohnya save ; print; open dan plotting.

c. Title Bar, terleak di bagian paling atas, fungsinya untuk menampilkan nama program autocad yang sedang digunakan dan nama file drawing yang sedang dibuka.

d. Menu Bar, terletak dibawah titlebar dan quick access toolbar, di dalam menu bar terdapat pilihan menu seperti file; edit; view; dimension; dsb. Defaultnya, menu bar ini tidak muncul ketika membuka AutoCAD

(24)

f. Infocenter, terletak dibawah menu bar. Infocenter berfungsi untuk menghubungkan dengan pusat bantuan serta Autodesk 360

g. File Tabs, terletak dipojok kiri atas workspace. Tab untuk menampilkan file yang sedang dibuka secara bersamaan untuk memudahkan pada saat berpidah pekerjaan dari file satu dengan yang lain. File tabs ini tidak terdapat pada AutoCAD versi terdahulu yaitu dibawah AutoCAD 2012 h. Viewport control in canvas, terletak dibawah file tabs, pada viewport

control in canvas berisi beberapa pilihan tampilan kamera dan juga pilihan untuk merubah visual style gambar

i. Workspace da crosshair, area kosong utama untuk menggambar dan crosshair untuk memberi input pada layar.

j. View cube, terletak di pojok kanan atas wokspace. View cube ini berfungsi untuk navigasi kamera pada tampilan 3D

k. UCS Icon, biasanya terletak di pojok kiri bawah. User Coordinate System untuk menunjukkan posisi x,y,z pada gambar.

l. Command Line, terletak dibawah layout tabs. Command line adalah metode primer dalam menggambar, biasanya perintah akan diketik dan akan keluar dalam bentuk teks untuk selanjutnya digunakan

m. Layout tabs, terletak dibawah workspace. Layout tabs ini digunakan untuk menggaris workspace yang akan digunakan, dapat memilih antara lembar kerja layout atau lembar kerja model

(25)

BAB III

SISTEMATIKA PRAKTIKUM

(26)

3.2 URAIAN KEGIATAN PRAKTIKUM a. Pertemuan ke-1

Pada pertemuan pertama, kegiatan perkuliahan yang dilakukan adalah :

 Pengenalan tentang Software AutoCAD PRAKTIKUM GAMBAR TEKNIK

PRAKTIKUM GAMBAR TEKNIK

Pengenalan Gambar Teknik dan Aplikasi AutoCAD

( Pertemuan 1)

(27)

 Pengenalan Sistem dan Lingkup Kerja AutoCAD

 Mempelajari tentang Koordinat

 Latihan menggunakan aplikasi AutoCAD

 Menggambar Tugas 1. Geometri Dasar

b. Pertemuan ke-2 sampai dengan Pertemuan ke-7

Pada pertemuan kedua sampai dengan pertemuan ke-7 kegiatan perkuliahan yang dilakukan yaitu :

 Pengenalan Toolbar Draw 1 dan Modify 1

 Mempraktikan cara menggambar menggunakan Line, Construction Line, Polyline, Polygon, Rectangle, Arc, Circle, Spline

 Mempraktikan fungsi dari Erase, Copy, Mirror, Offset, Move, Rotate,

Trim, Extend

 Latihan dan menggambar Tugas 2. Proyeksi 1a

 Pengenalan Object Snap dan Properties

 Mempraktikan fungsi Endpoint, Midpoint, dll.

 Mempraktikan fungsi Color Control, Linetype, Lineweight

 Latihan dan menggambar Tugas 3. Proyeksi 1b

 Pengenalan Gambar Potongan

 Mempraktikan fungsi Layer dan Hatch ( Gambar Potongan )

 Latihan dan menggambar Tugas 4. Proyeksi Ir

 Pengenalan mengenai fungsi Text dan Dimensi

 Mempraktikan fungsi Linier, Aligned, Arc Length, Ordinate, Angular, Radius, dll.

 Latihan dan menggambar Tugas 5. Proyeksi 2a. Finger Guide

c. Pertemuan ke-8

(28)

d. Pertemuan ke-9 sampai dengan pertemuan ke 15 kegiatan perkuliahan yang dilakukan yaitu :

 Mempelajari pengertian Dimensi Ketiga

 Mempraktikan Bentuk Penampilan Obyek

 Mempraktikan fungsi WCS ( World Coordinate System )

 Mempraktikan fungsi UCS ( User Coordinate System )

 Latihan dan menggambar Tugas 6. Proyeksi 2b- Red Support

 Menggambar dan mengedit Obyek 3D Solid-1 (Standard)

 Mengenal fungsi dari Toolbar Solid-1 dan Solid Editing-1

 Latihan dan menggambar Tugas 7. Sistem Proyeksi 3

 Menggambar dan mengedit Obyek 3D Solid-2 (lanjutan)

 Mempraktikan fungsi dari Toolbar Solid-2 dan Solid Editing-2

 Latihan dan menggambar Tugas 8. Sistem Proyeksi 4- Safety Key

 Mengenal persiapan pencetakan Gambar-1

 Mempraktikan fungsi Mview dan Mvsetup

 Latihan dan menggambar Tugas 9. Menggambar Mur dan Baut

 Mengenal persiapan dan pencetakan Gambar-2

 Mempraktikan fungsi Soldraw dan Solview

 Latihan dan Menggambar Tugas 10. Isometri 4

e. Pertemuan ke-15

UAS – Menggambar Produk dan Laporan Tugas Akhir

BAB IV

(29)

d.1 Pengumpulan Data

a. Menggambar Objek 2D-I

Dalam tugas 2D I ini menggunakan command :

 Line

 Polygon

 Cyrcle

 Tan, Tan, Rad

 Trim

 Radius

 Anonate

 Dimension  Aligned  Angular

Gambar 4.1.1 Menggambar Objek 2D-I (Tugas. 1)

b. Menggambar Objek 2D-II

(30)

 Line

 Polygon

 Cyrcle

 Tan, Tan, Rad

 Trim

 Radius

 Dash

 Dash Dot

 Anonate

 Dimension  Aligned  Angular

Gambar 4.1.2 Menggambar Objek 2D-II (Tugas. 2)

c. Menggambar Objek 2D-III

(31)

 Line

 Polygon

 Cyrcle

 Tan, Tan, Rad

 Trim

 Radius

 Dash

 Dash Dot

 Layer

 Anonate

o Dimension

o Aligned o Angular

Gambar 4.1.3 Menggambar Objek 2D-III (Tugas. 3)

d. Menggambar Objek 2D-IV

(32)

Dalam tugas 2D IV ini menggunakan command :

 Line

 Polygon

 Cyrcle

 Tan, Tan, Rad

 Trim

 Radius

 Dash

 Dash Dot

 Layer

 Anonate

o Dimension

o Aligned

o Angular

Gambar 4.1.4 Menggambar Objek 2D-IV (Tugas. 4)

(33)

Dalam tugas 3D I ini menggunakan command :

 Line

 Polygon

 Cyrcle

 Tan, Tan, Rad

 Trim

 Radius

 Extrude

 Substrack

 Anonate

o Dimension

o Aligned

o Angular

(34)

f. Menggambar Objek 3D-II

Dalam tugas 3D II ini menggunakan command :

 Line

 Polygon

 Cyrcle

 Tan, Tan, Rad

 Trim

 Radius

 Extrude

 Substrack

 Anonate

o Dimension

o Aligned

o Angular

(35)

g. Menggambar Objek 3D-III

Dalam tugas 3D III ini menggunakan command :

 Line

 Polygon

 Cyrcle

 Tan, Tan, Rad

 Trim

 Radius

 Extrude

 Substrack

 Anonate

o Dimension

o Aligned

o Angular

(36)

h. Menggambar Objek 3D-IV

Gambar 4.1.8 Menggambar Objek 3D-IV (Tugas.8) Dalam tugas 3D IV ini menggunakan command :

 Line

 Polygon

 Cyrcle

 Tan, Tan, Rad

 Trim

 Radius

 Extrude

 Substrack

 Anonate

o Dimension

o Aligned

o Angular

(37)

BAB V PENUTUP

5.1 KESIMPULAN

Gambar teknik merupakan ilmu yang mempelajari tentang gambar yang menggunakan cara-cara, ketentuan-ketentuan, serta aturan-aturan khusus yang sudah disepakati. Fungsi dari gambar teknik sendiri adalah penyampaian informasi tentang suatu rancangan dalam bentuk gambar. Seiring dengan berkembangnya teknologi, dibuatlah sofware AutoCAD yang dapat membantu menggambar teknik. Karena tingkat presisinya lebih akurat dengan 9 digit angka. Selain iu, hasil gambar lebih cepat dan lebih presisi.

5.2 KRITIK

Kendala yang kami hadapi sebagai mahasiswa yang sekaligus sebagai karyawan, adalah keterbatasan waktu. Diharapkan kedepannya dapat menyesuaikan dengan kurikulum dan silabus yang telah dibuat.

5.3 SARAN

(38)

DAFTAR PUSTAKA

1. Syafi,I.2002. Proyeksi Perspektif 1. Paparan Perkuliahan Mahasiswa.Semarang: UNNES Press.

2. http://sumberilmu.info/2008/08/03/diktat-gambar-mistar/ 3.

http://rezadicky.blogspot.co.id/2014/11/kelebihan-kekurangan-autocad.html

4. http://www.sketch-sketch.com/2016/02/mengenal-bagian-interface-autocad.html

5. http://cadtutorialz.blogspot.co.id/2016/04/cara-membuat-kurva-di-autocad-menggunakan-spline.html

(39)

Gambar

Gambar 2.1 Kepala Etiket
Tabel 2.2 Perbandingan Huruf Yang Dianjurkan
Gambar 2.4(Sumber: Modul Praktikum Gambar Teknik)
Gambar 2.5(Sumber: Modul Praktikum Gambar Teknik)
+3

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian tindakan kelas ini, dilakukan pada pembelajaran Autocad kelas X teknik gambar bangunan SMK Negeri 1 Stabat, bertujuan untuk mencapai : (1) Meningkatkan

Hasil aplikasi berupa puzzle gambar bendera dengan tingkat permainan sangat mudah dengan jumlah kotak kosong 5 kotak, tingkat permainan mudah dengan jumlah

Dari hasil praktikum yang telah dilakukan, bahwa menggambar desain suatu produk yang kami buat yaitu Meja Komputer dengan menggunakan SolidWorks ini mempermudah suatu

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat mengetahui perlunya pengetahuan dasar Mekanika Teknik serta penerapannya di dalam desain arsitektur bangunan, serta

Oleh karena itu, beberapa profesi perlu menggunakan sebuah software 3D seperti Solidworks yang dapat digunakan untuk membuat sebuah modeling dari desain sebuah benda seperti

- Semua teman-teman stambuk 2007, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, terutama CCB (Yohana, Julaiha, Lany, Claudia, Shelly, Catherine, Jessica,

Kata Arsitektur hijau memiliki makna suatu pendekatan desain bangunan yang bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan yang merugikan, meminimalkan penggunaan sumber daya alam yang

Laporan praktikum modul 1 mata kuliah Perancangan Teknik Industri mengenai dasar-dasar gambar