Dampak Aktivitas Matahari Terhadap
Kehidupan di Bumi
Angin Matahari
Aktivitas matahari melepaskan banyak sekali partikel dan radiasi gelombang electromagnet berenergi tinggi. Aliran partikel bernergi tinggi dari matahari tersebar ke seluruh penjuru tata surya seperti hembusan angin di bumi yang disebut sebagai angin matahari. Angin matahari mengandung partikel-partikel bermuatan listrik yang saat tertiup ke bumi sanggup mempengaruhi dinamika medan magnet dalam ruang antarplanet. Saat terjadi aktivitas matahari yang besar, angin matahari berhembus dengan kecepatan lebih tinggi dan membawa partikel dengan energy yang lebih besar dari biasanya.
Badai Matahari
CME dan flare yang besar menyebabkan laju dan jumlah partikel berenergi tinggi, serta radiasi gelombang electromagnet yang terpancar dari matahari meningkat tajam. Jika ini terjadi, cuaca antariksa berubah drastic dan mempengaruhi kondisi atmosfer dan kemagnetan planet-planet di tata surya termasuk bumi. Perubahan mendadak ini dapat berbahaya bagi peralatan elektonika dan teknologi komunikasi landas bumi yang kerjanya terpengaruh oleh kelistrikan dan kemagnetan bumi. Perubahan cuaca antariksa yang ekstrem akibat aktivitas di matahari ini disebut sebagai badai matahari. Berdasarkan siklus matahari, badai matahari kemungkinan banyak terjadi pada saat puncak siklus di tahun 2012-2013.
Gangguan Sistem dan Orbit Satelit
Semburan Radio Matahari
Perubahan laju dan jumlah partikel yang terhempas dari matahari menyebabkan berubahnya kondisi plasma di atmosfer matahari. Gangguan pada plasma atmosfer matahari menyebabkan terpancarnya gelombang electromagnet pada rentang panjang gelombang radio yang disebut semburan radio matahari. Karakteristik sinyal semburan radio matahari dapat digunakan untuk menentukan kecepatan partikel bernergi tinggi yang akan sampai ke bumi.
Mengantisipasi Badai Matahari
Aktifitas Matahari Mempengaruhi
Kehidupan di Bumi
Matahari sebagai pusat tata surya merupakan sebuah ketergantungan dari berbagai benda-benda langit lainnya. Matahari juga menjadi pusat dari kehidupan di tata surya termasuk bumi ini. Semua aktifitas matahari sangat memengaruhi aktifitas kehidupan di bumi. Sinar matahari yang masuk di bumi sangat dibutuhkan oleh mahluk hidup di bumi terutama sangat di butuhkan oleh sang produsen di bumi yaitu tumbuhan.
penurunan aktifitas matahari ini suhu ekstrem melanda Benua Amerika, Eropa, hingga mencapai Asia. Suhu dingin dalam ketiga benua ini hingga mencapai minus 22 derajat celcius. Akibat melemahnya aktifitas matahari ini kincir angin di daerah Jerman pada saat siang menjelang sore tetesan kincir angin berubah menjadi es yang beku.