• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penentuan Kebutuhan Air Irigasi Dan Pemupukan Bawang Merah (Allium Cepa) Secara Hidroponik Dengan Media Pasir

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penentuan Kebutuhan Air Irigasi Dan Pemupukan Bawang Merah (Allium Cepa) Secara Hidroponik Dengan Media Pasir"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 1 Rumah kaca di Leuwikopo (a) dan tanaman bawang merah (b)
Tabel 1 Rekapitulasi analisis ragam pertumbuhan
Tabel 2 Rekapitulasi analisis ragam produksi
Tabel 6 Pengaruh interval pemupukan terhadap tinggi tanaman
+4

Referensi

Dokumen terkait

Parameter yang diamati adalah perkecambahan tanaman (hari), tinggi tanaman (cm), jumlah helaian daun (helai), jumlah anakan (buah), bobot basah umbi (gr), bobot kering umbi (gr),

Bobot basah dan bobot kering bawang merah baik daun, umbi maupun total tanaman pada perlakuan kontrol lebih ting- gi dibandingkan perlakuan yang lain (Tabel 5

Pemberian pupuk bokashi daun kacang hijau 40 ton/ha (setara 12,5 kg/petak) berpengaruh pada bobot kering total per tanaman pada umur 40 HST pada dinamika

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk N dengan dosis yang berbeda secara tunggal maupun kombinasi dengan penggunaan pupuk daun terhadap

Pemberian pupuk nitrogen nyata meningkatkan tinggi tanaman 8 MST, total luas daun, laju pertumbuhan tanaman, kehijauan daun dan bobot kering per sampel..

Dari hasil rerata berat segar tajuk dalam tabel 7 diduga semua briket kombinasi arang dan bahan organik serta kontrol (pupuk kandang) yang diberikan pada tanaman bawang

Dari hasil penelitian terdapat interaksi antara jenis pupuk kandang dengan dosis NPK pada parameter jumlah daun, luas daun, indeks luas daun, bobot kering total tanaman,

Pada pengamatan bobot segar umbi dan bobot kering umbi menunjukkan tidak ada interaksi pada kombinasi perlakuan pemberian mulsa dan jarak tanam.Namun, pada masing- masing