• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Tokoh Nijikon dalam Animasi Melalui Teori Psikologi Abnormalitas.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Tokoh Nijikon dalam Animasi Melalui Teori Psikologi Abnormalitas."

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

viii

SINOPSIS

アニメにおける二次元コンプレックスを持つキャラクターおよ

びその世間一般的な見られ方の分析

エデゥアルデゥス 一一四二00九

日本文学科 マラナタ大学

(2)

ix 序論

現代の日本ではオタクという種族が存在する。オタクとは、自分の

好きな事柄や興味のある分野に傾倒する人への呼称である。しばしば自他

に関わらず揶揄などを伴ってヲタクと表記される場合もある。略称はオタ

(およびヲタ)である。起源は曖昧で分からないが、オタクを最初に世間

に認知させたのは、作家の中森明夫が『漫画ブリッコ』のコラム( 1983

年)に記した「おたくの研究」というコラムだといわれている。オタクが

持つ趣味と興味はアニメ、コスプレ、ゲーム、アイドル、プラモデルなど

である。さまざまなホビーやエンターテインメントがあるが、オタクとは

それらに関する同人活動を行う人全般をさし、当時の「オタク」間の流行

語として二人称の「おたく」が用いられていたことから、「太陽族」「竹

の子族」といった特定の層をカテゴライズする表現に倣い命名したといわ

れている(「単語記事:オタク、」n.d.)。オタクと二次コンはそっくり

なもので、二次コンを理解するため、まずはオタクについて知るべきであ

る。次は二次元コンプレックスについての定義である。

二次コンの正式名称は二次元コンプレックス、略して二次コンであ

る。二次元コンプレックスは二次元以外の女性を受け入れられない、とい

う含意がある。ここでいう二次元とは、現実世界の 性に対する対比であ

り、つまりアニメやマンガ、ゲームの女性キャラクターを差している

(「二次元コンプレックスの、原因・病態に基づく分類、」n.d.)。オタ ク

(3)

x

オタクは自分の事を二次元コンプレックスであるとは言わない。この研究

は二次元コンプレックスと呼ばれる人々の思考や行動などについてを分析

する事である。彼らの思考については、何故二次元コンプレックスを持つ

個人が二次元の女性の方に興味を持つ、そして何故普通の個人と違って、

別の行動をするのか、それぞれの質問で研究を行った。最後に、二次元コ

ンプレックスに関して、社会はどのように見てるのか、それはこの研究の

第一目標である。

本論

二次コンキャラの人格と社会からの見られ方

この研究はそれぞれの二次元コンプレックスにかかっているキャラ

クターの台詞から分析する。これを見ると別々のアニメでそれぞれの二次

コンキャラクターの人格と思考が理解できる。

「神のみぞ知るセカイ」(以下「神のみ」と表記)というアニメ“神のみ

”のアニメのキャラクターでは桂木桂馬(以下「桂馬」を

表記)という主人公がギャルゲー(恋愛シミュレーションゲーム)の二次

元キャラクターだけに興味を持っていて、現実世界の女性をいつも見下ろ

してる。この桂馬の言った台詞が証拠である:

桂馬:リアルなんて糞ゲーだ。

(4)

xi

桂馬の言った台詞の通り、桂馬は二次元の女性以外興味がない。或

いは桂馬の次に言った台詞は:

桂馬:そうさ、現実の不合理や不条理な物にかからう必要はない。

(第一のエピソード 5:03-5:09)

この桂馬の言った台詞によれば、現実世界に対する桂馬の態度は自 分の現

実世界への恨みを示す。桂馬は現実世界の事についていつも文句を

言われ、その後、二次元の世界と現実世界の事について比較する。この件

に関して、桂馬は二次コンキャラにカテゴリーができる。学校で学生達に

とって、桂馬は気持ち悪い人と称えられるので「オタメガ」(桂馬のあだ

名)と言われる上、学生の中で一番最低な奴と扱われる。その証拠はこの

台詞の中で:

ちひろ:相変わらずオタメガきもっ。 歩美: でももう、あれで桂木って感じだし。 ちひろ :言えてる。

(シーズン2第十二のエピソード 7:30-7:37)

台詞の通り、ちひろにとって、桂馬が気持ち悪い男として扱われる 理由は

、桂馬という男はあまり自覚しない上に、大勢の学生が彼の事を変 な奴と

称え、または最低な奴と思われる。そして、歩美にも桂馬はそう思

(5)

xii ヒロイン

「冴えない彼女の育て方」(以下「冴えかの」と表記)というアニメ

この「冴えかの」のアニメでは「神のみ」のアニメにそっくり二次

コンを持つキャラクターが存在する。その二次コンを持つキャラクターの

名は安芸智也(以下「智也」を表記)、このアニメの主人公である。彼は

二次オタと呼ばれるもので、二次元の女性だけに興味が限られていたが、

桂馬と違って、現実世界の女性を恨んだりはしない。智也は二次元の女性

以外興味が無い証拠である:

智也:なんで三次元の女子に告白しなきゃならないんだ?

(第一のエピソード 8:33-8:36)

智也は二次元の女性以外に興味が無い、つまり現実世界の女性に全く興味

が無いと言われる。この証拠によると、智也は二次元コンプレック

スにカテゴリーと出来る。たとえ智也が二次元コンプレックスにかかって

いても、智也の周り

人に桂馬程に悪くは扱われないが、智也を変な奴として扱う人はまだ存在

する。その一人は氷堂美智留(以下「美智留」と表記)と言う女性キャラ

だ。美智留が言った台詞が証拠である:

美智留:だ・か・ら、あたしはオタク活動なんかに興味ないって言 ってんじゃん。それより、トモの方こそもう脱オタして現実をみよ うよ。

(6)

xiii

その台詞の言った通り、美智留はオタク個人とオタク関係の活動に

興味を持たず、自分の幼馴染に早く脱オタしてほしい。つまり、美智留に

とって、オタク関係のことは全部最低と思われる。

「旦那が何を言ってるかわからない件」というアニメこのアニメでも別の

タイプな二次元コンプレックスがいる。そのキ

ャラクターはこのアニメの主人公で、彼の名前はつなしハジメというキャ

ラクターである。ハジメはオタクに含まれ、二次元コンプレックスにかか

っていると言える。しかし、彼はつなしかおると結婚している。彼はまだ

二次元キャラクターに興味を持つ事の証拠は彼の言った台詞である:

ハジメ:面白い?ましろたんは俺の嫁!

(第一のエピソード 1:11-1:14)

その台詞の通り、ハジメはアニメの二次元キャラクターの女性に興味があ

る。たとえハジメはもう結婚していても、その二次元キャラクター

の女性はハジメにとって自分の嫁だと言った。他のアニメと違った見方、

はじめの周りの人にとって、はじめとい

う男はユニークで面白い者と思われる。証拠はかおるの友達が言った台詞

である:

リノ:面白い旦那だったな。 田中:その性格を見 せて、試された気がするよ。

(7)

xiv

台詞の通り、リノと田中にとって、オタクであることはさて置き、

はじめの事はユニークで面白い者と思われる。

結論

様々なアニメに登場する二次コンを持つキャラクターの分析の結果

は二次コンを持っていないキャラクター達の見方で証明された。

心理学のアブノーマル理論的によれば、二次元コンプレックスに分

類される人は普通の人と違う思考や行動をする訳で、病的な種族に含まれ

る。

アニメの分析によると、キャラクターの見方が二つある。一つ目はネ

ガティブな見方である。ネガティブな見方による、二次コンを持つキャラク

ターは普段の人と違った行動をするために病的な人々と思われる上に、病的

な思考だと思われる。二つ目はネガティブではない見方による、二次コンを

持つキャラクターはユニークな種族だと思われるもので、彼らは面白い思考

を持つ上に、面白い行動をする人でもあると思われる。

分析したデータによれば、それぞれの個人は二次元コンプレックス

(8)

vi

1.1 Latar Belakang Masalah...1

1.2 Pembatasan Masalah...7

1.3 Tujuan Penelitian...7

1.4 Metode dan pendekatan penelitian...8

(9)

vii

(10)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Di dalam masyarakat Jepang, dewasa ini dikenal kelompok masyarakat yang disebut otaku. Pengertian otaku adalah individu-individu yang menyukai anime, manga dan game dan menekuni hobi tersebut secara mendalam (“Tango Kiji : Otaku,”n.d.) Menurut kamus Oxford, otaku mempunyai arti orang muda di dalam Jepang yang terobsesi dengan computer atau aspek-aspek tertentu dari budaya popular yang merugikan keterampilan sosial mereka (“Definition of Otaku in English,” n.d.). Setiap otaku dapat menekuni kegiatan hobi mereka secara tidak terbatas. Bentukslangmodern dari otaku ditulis sepenuhnya dengan aksarahiragana (otaku) ataukatakana タ , atau yang lebih

jarang, タ untuk membedakan dengan makna terdahulunya. Istilah ini

kemungkinan besar berasal dari percakapan antar penggemar anime yang selalu

menyapa lawan bicara dengan sebutan Otaku(“Tango Kiji : Otaku,” n.d.). Dalam

(11)

2

masa awal anime booming. Sekitar awal tahun 1980 booming istilah lolicon yang ditujukan kepada karakter wanita di anime, manga dan game mulai digunakan para jargon (“Hirukogami Ken”, 1982, p.68-69). Jargon adalah suatu istilah– istilah tertentu yang digunakan dan hanya dimengerti dalam kalangan masyarakat tertentu.

Dalam hal ketertarikan para nijikon terhadap material dua dimensional menjadi bahan penelitian yang cukup menarik untuk diteliti bagi penulis. Hal ini terjadi karena adanya kalangan otaku, karena itu semua individu yang dikategorikan nijikon dapat dipastikan otaku. Dalam hal ini, para nijikon menganggap karakter yang disukainya sebagai sebutan “ore no waifu” atau “ore no yome” 俺 ワ 俺 嫁 dan lain lain, dengan anggapan karakter yang disukai tersebut adalah miliknya sendiri. Lalu dalam hal lainnya, para nijikon tidak hanya menyebutkan sebutan tersebut terpaku kepada satu karakter saja, melainkan bisa lebih dari satu karakter yang dianggapnya “waifu” ワ .

Individu yang dikategorikan nijikon dapat dilihat di salah satu tokoh anime

yang berjudul “The World God Only Knows” anime yang dikeluarkan pada bulan

Oktober tahun 2010 yang dibuat oleh produser TV Tokyo, Geneon Universal Entertainment, Manglobe dan Sentai Filmworks. Dalam anime tersebut, terdapat

(12)

3

Dalam anime lain yang menggambarkan nijikon pada kehidupan sehari – hari adalah “Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai” yang di keluarkan pada bulan Oktober tahun 2010 dan di produksi oleh Aniplex, Movic, AIC Build, Aniplex of America, ASCII Media Works, Jumondo . Dalam anime ini,

dapat terlihat suatu pemikiran karakter yang dikategorikan nijikon yang menginginkan adik perempuan atau “imouto” dua dimensional yang menurutnya sangat sempurna. satu hal yang menarik dalam anime ini adalah tokoh yang termasuk dalam nijikon tersebut wanita. Biasanya, dalam kalangan nijikon sekarang ini, yang mempunyai pemikiran ingin mempunyai adik perempuan yang

“sempurna” adalah anggapan sebagian besar pria otaku yang mempunyai fetish

imouto. Tokoh yang dikategorikan nijikon jenis ini sudah mempunyai anggapan

bahwa di dalam dunia dua dimensional lebih superior dibandingkan di dunia nyata. Dalam anime yang berjudul “Date A Live” yang di keluarkan pada bulan April tanggal 6 tahun 2013 sampai dengan bulan Juni tanggal 22 tahun 2013 dan diproduksi oleh FUNimation Entertainment, AIC Plus+, Nippon Columbia . Anime ini juga memiliki suatu tokoh yang dikategorikan nijikon dan dapat dimasukkan dengan kategori yang cukup parah, tetapi tidak sampai setingkat tokoh di dalam anime ”The World God Only Knows”, karena tokoh tersebut hanya mencintai tokoh heroine didalam game dengan jenis galgame atau disebut juga dating sim. Tokoh dalam anime tersebut hanya mempunyai ketertarikan kepada

(13)

4

menganggap tokoh yang ada di dalam game yang ia mainkan sebagai pacarnya

atau “kanojo”.

Anime yang dikeluarkan pada tanggal 8 April 2014 sampai 24 Juni 2014 dengan judul “Mangaka-san to Assistant-san to” dan diproduksi oleh Lantis, Zexcs, Magic Capsule, Sentai Filmworks juga menceritakan tokoh yang

dikategorikan nijikon dalam kondisi yang berbeda. Uniknya, dalam jenis kategori nijikon yang dimiliki tokoh utama dalam anime ini adalah, ia sangat menyukai

tokoh wanita yang menjadi heroine dalam manga-nya tersebut. Sehingga sang tokoh utama tidak ingin heroine utama dalam serial manga-nya direbut oleh tokoh lain kecuali tokoh utamanya saja.

Anime yang berjudul “Saenai Heroine no Sodatekata” yang dikeluarkan

pada tanggal 16 Januari 2015 sampai tanggal 27 Maret 2015 dan diproduksi oleh Aniplex, A-1 Pictures, Fuji TV, Half H.P Studio, Aniplex of America, Cospa, Fuji

Pacific Music Publishing, Good Smile Company. Dalam anime ini juga terdapat tokoh yang dapat dikategorikan nijikon dan tokoh ini sudah mempunyai pola pikir mengenai wanita dua dimensional jauh lebih sempurna dibandingkan wanita yang nyata. Tokoh utama dalam anime ini, sudah tidak mempunyai ketertarikan terhadap wanita nyata.

(14)

5

kategorikan unik karena tokoh tersebut memainkan game jenis galge hanya untuk berteman dengan tokoh wanita didalam game yang ia mainkan.

Terakhir, dalam anime yang berjudul “Danna ga Nani wo Itteruka Wakaranai Ken” yang dikeluarkan pada tanggal 3 Oktober 2014 sampai tanggal

26 Desember 2014 dan diproduksi oleh DAX Production, Seven, Dream Creation. Dalam anime ini juga tedapat tokoh yang dapat dikategorikan nijikon. Tokoh tersebut termasuk salah satu jenis nijikon yang unik karena tokoh dalam anime ini, sudah menikah dan tetap terdapat sisi nijikon pada dirinya. Tokoh tersebut menyukai wanita dua dimensional dan mengakui sebagai istrinya meskipun ia sudah mempunyai istri sesungguhnya.

Tokoh-tokoh dalam anime yang dikategorikan nijikon, mempunyai kepribadian yang cukup berbeda dengan tokoh lain didalam anime tersebut. Sebagai contoh, tokoh utama dalam “The World God Only Knows” mempunyai perilaku menyukai tokoh-tokoh wanita dua dimensional dalam game dan tidak menyukai wanita yang nyata. Sangat menyukai game yang jenisnya galgame

ࠕ ࢞ ࣝ ࢤ ࠖ atau “Dating Sim” . Tokoh utama dalam anime tersebut selalu

membandingkan wanita dua dimensional dengan wanita nyata.

Tokoh wanita utama dalam anime Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai” mempunyai kepribadian yang sangat menyukai tokoh yang

jenisnya “imouto” setiap dalam game yang dimainkan oleh tokoh tersebut, dan selalu menganggap tokoh-tokoh di dalam game tersebut sebagai “imouto” nya.

(15)

6

dalam manga yang dibuat olehnya. Sangat menyukai kepada asisten-asistennya dan mempunyai kepribadian yang lemah lembut. Tokoh tersebut sangat suka memainkan game yang jenisnya dating-sim atau galgeࠕ࢞ࣝࢤࠖ.

Tokoh pedukung dalam anime “Date A Live” mempunyai sifat yang cukup aneh karena ia menganggap tokoh wanita dua dimensional yang ada didalam smartphone-nya sebagai pacar dan terkesan tidak tertarik kepada wanita nyata

lainnya.

Tokoh utama dalam anime “Saenai Heroine no Sodatekata” memiliki pola pikir yang cukup unik karena ia hanya tertarik dengan wanita dua dimensional yang ada di dalam game atau anime, tetapi ia tidak membenci wanita nyata meskipun ia tidak tertarik dengan wanita nyata.

Tokoh wanita utama dalam anime Boku wa Tomodachi ga Sukunai” mempunyai kepribadian yang dapat dikategorikan tidak normal, karena ia hanya menerima pertemanan dengan tokoh wanita dua dimensional di dalam game yang ia mainkan saja dan selalu mempunyai pikiran untuk mewujudkan rasa terima kasih kepada orang lain dengan menyuruh orang tersebut mencium kakinya.

(16)

7

1.2 Pembatasan Masalah

Dalam individu-individu yang dikategorikan nijikon ini masalah yang akan dibatasi oleh penulis adalah untuk mengetahui apakah nijikon hanya tertarik pada karakter dua dimensional dan bagaimana penilaian masyarakat terhadap nijikon yang tergambarkan pada karakter anime 神 知 (kami no mizo shiru sekai / The World God Only Knows) , 俺 妹 愛い訳

い (ore no imouto ga konna ni kawaii wake ga nai,

(Date a Live), 冴え い彼 育 (saenai heroine no sodatekata),

家 タ THE ANIMATION (mangaka-san

to ashisutanto-san to the Animation), 僕 友 少 い (boku wa tomodachi ga sukunai) dan 那 何 言 い わ い件 (danna ga nani wo itteruka wakaranai ken).

1.3 Tujuan Penelitian

Penelitian ini dilakukan untuk memahami pemikiran nijikon dalam masyarakat Jepang melalui analisis karakter–karakter dalam anime. Sumber data awal yang diambil sebagai obyek penelitian dalam penelitian ini adalah dari tujuh jenis anime berbeda yaitu, 神 知 (kami no mizo shiru sekai / The World God Only Knows) , 俺 妹 愛い訳 い (ore no imouto ga konna ni kawaii wake ga nai, (Date a Live),

(17)

8

タ THE ANIMATION (mangaka-san to ashisutanto-san

to the Animation), 僕 友 少 い (boku wa tomodachi ga sukunai) dan

那 何 言 い わ い 件 (danna ga nani wo itteruka

wakaranai ken). Dalam ketujuh anime tersebut yang sudah disebutkan, masing-masing anime memiliki satu karakter yang dikategorikan nijikon yang dianggap abnormal oleh lingkungan sekitar sebagai obyek penelitian ini.

1.4 Metode dan pendekatan penelitian

Metode penelitian yang diaplikasikan dan digunakan untuk menyelesaikan dan menjawab permasalah dalam penelitian ini adalah penelitian yang disesuaikan dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai atau diperoleh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif.

(18)

9

Menurut Sugiyono (2005: 21) menyatakan bahwa metode deskriptif adalah suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas.

Dapat dikatakan bahwa penelitian deskriptif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa yang terjadi pada saat sekarang atau masalah aktual.

Terdapat ciri-ciri yang pokok pada metode deskriptif, antara lain adalah: 1. Memusatkan perhatian pada permasalahan yang ada pada saat penelitian dilakukan atau permasalahan yang bersifat aktual

2. Menggambarkan fakta tentang permasalahan yang diselidiki sebagaimana adanya, diiringi dengan interpretasi rasional yang seimbang.

3. Pekerjaan peneliti bukan saja memberikan gambaran terhadap fenomena-fenomena, tetapi juga menerangkan hubungan, menguji hipotesis, membuat prediksi, serta mendapatkan makna dan implikasi dari suatu masalah.

(19)

10

sastra dengan bekerja dari sudut kejiwaan karya sastra tersebut baik dari unsur pengarang, tokoh, maupun pembacanya.

Dasar pemikiran mengapa anime dapat dianalisis dengan teori sastra adalah karena anime mempunyai unsur-unsur sama dengan yang ada di dalam karya sastra. Yaitu tema, alur (plot), latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang atau point of view, gaya bahasa dan amanat. Struktur-struktur tersebut sudah tercakup semua dalam suatu anime.

Sastra dalam pandangan psikologi sastra adalah cermin sikap dan perilaku manusia. Sikap dan perilaku hakikatnya adalah pantulan jiwa. Jiwa yang khayal, akan dapat dimonitor lewat sikap dan perilaku. Peristiwa kejiwaan ketika menggerutu, meratap, melamun, menangis dan lain lain, merupakan wujud perilaku eksternal yang tak dapat diubah karena sudah terlanjur terungkap dan merupakan fakta empiris (“Metode Penelitian Psikologi Sastra”, 2003:179-180) . Menurut Siswantoro (2003:31-35), secara kategori, sastra berbeda dengan psikologi sebab sebagaimana sudah kita pahami sastra berhubungan dengan dunia fiksi, drama, puisi, esai yang diklasifikasikan ke dalam seni (art), sedangkan psikologi merujuk kepada studi ilmiah tentang perilaku manusia dan proses mental. Meski keduanya berbeda, tetapi memiliki titik temu atau kesamaan, yakni keduanya berangkat dari manusia dan kehidupan sebagai sumber penelitian.

(20)

11

sastra. Realita psikologi sebagai misal adalah kehadiran fenomena kejiwaan tertentu yang dialami oleh tokoh utama ketika merespon atau bereaksi terhadap diri dan lingkungan. Melalui reaksi tokoh tersebut terjadi peristiwa perilaku yang dialami dan diperbuat manusia oleh tokoh yang ada. Hanya saja yang perlu dipahami, pemahaman psikologi tokoh sebaiknya memang tidak hanya terfokus pada tokoh utama. Seperti halnya karya sastra, anime mempunyai tokoh-tokoh yang mempunyai perannya masing-masing. Tokoh utama dalam suatu anime tidak selalu mempunyai peran yang paling penting untuk menghidupi jalan cerita dalam suatu anime, tokoh-tokoh lain seperti tokoh sampingan yang berperan atau muncul hanya dalam suatu adegan tertentu, dapat menghidupi jalan cerita dalam adegan tersebut. Apabila tokoh sampingan tersebut tidak dimunculkan, maka akan menimbulkan ketidakseimbangan atau memunculkan kekurangan dalam suatu adegan tertentu yang mengharuskan kehadiran tokoh sampingan tersebut. Kehadiran yang dimaksud adalah kemunculan tokoh sampingan tersebut dan beserta psikologis tokoh sampingan tersebut dalam memerankan adegan tertentu.

1.5 Organisasi Penelitian

(21)

12

Dalam bab I yaitu bab pendahuluan disajikan latar belakang masalah, identifikasi masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, metode penelitian, teknik penelitian, dan sistematika penyajian.

Dalam bab II yaitu bab Kajian Teori, menjabarkan mengenai pengertian psikologi abnormal dan pengertian anime.

Dalam bab III yaitu bab tersendiri yang membahas teori otaku, pembahasan nijikon dan pola pikir nijikon.

Dalam bab IV yaitu bab Pembahasan akan mengemukakan hasil interpretasi terhadap data.

(22)

78 BAB V

SIMPULAN

Tokoh-tokoh yang dimasukkan dalam kategori nijikon dalam anime The World God Only Knows”, “Saenai Heroine no Sodatekata”, “Ore no Imouto ga

Konna ni Kawaii Wake ga Nai ”, “Boku wa Tomodachi ga Sukunai”, “

Mangaka-san to Assistant to”, “Date A Live” dan “Danna ga Nani wo Itteruka Wakaranai

Ken” dibuktikan sisi abnormalnya melalui pandangan tokoh-tokoh pendukung. Jika mengalur pada teori psikologi abnormal, semua tokoh yang dikategorikan nijikon berdasarkan analisis bab IV dapat dimasukkan dalam kategori abnormal karena mereka mempunyai perilaku dan pola pikir yang berbeda dari kebanyakan individu yang disekitar mereka.

(23)

79

tersebut mengetahui keabnormalan yang dimiliki tokoh nijikon, namun mereka menganggap keabnormalan itu sebagai salah satu bentuk keunikan yang terdapat dalam kehidupan masyarakat. Tokoh-tokoh yang mempunyai pandangan tersebut berjumlah sedikit atau minoritas. Mengenai tokoh-tokoh yang mempunyai anggapan tidak negatif terhadap tokoh nijikon, hal ini dapat dikaitkan dengan teori psikologi abnormal yang diungkapkan oleh Ann, Sheri, Gerald dan John mengenai penilaian oleh masyarakat terhadap perilaku tertentu.

Tokoh-tokoh yang mengganggap negatif terhadap tokoh nijikon terdapat didalam anime “The World God Only Knows”, “Boku wa Tomodachi ga Sukunai”, “Date A Live” dan “Mangaka-san to Assistant-san to”. Sedangkan tokoh-tokoh yang tidak menganggap negatif terhadap tokoh nijikon terdapat didalam anime dan “Danna ga Nani wo Itteruka Wakaranai Ken”.

Selanjutnya, terdapat dua pandangan negatif dan tidak negatif terhadap tokoh nijikon secara bersamaan dalam satu anime yang sama. Hal tersebut terdapat didalam anime “Saenai Heroine no Sodatekata” dan “Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai”.

(24)

80

DAFTAR PUSTAKA

Ann, K., Sheri J., Gerald C. D. & John M. N. (2012). Abnormal Psychology-Wiley. Amerika: Clearance Center, Inc.

Austin,W., & Rene, W. (1990). Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Dirgagunarsa, Singgih. (1999). Pengantar Psikologi. Jakarta: Mutiara.

Endraswara, Suwardi. (2003). Metode Penelitian Psikologi Sastra: Teori, Langkah dan Penerapannya. Yogyakarta: Media Pressindo.

Fakhrurrozi, M. (2012). Ilmu Kedokteran Jiwa. Airlangga Press, Surabaya.

Ito, M., Okabe, D., & Tsuji, I. (2012). Fandom Unbound: Otaku Culture In A Connected World. (Jonathan E. Abel, Kono Shion, Sato Elissa & Ito Mizuko,

Penerjemah). Amerika: Westchester Book Group.

Kartono, Kartini. (2000). Psikologi Abnormal. Bandung: Mandar Maju.

Maramis, W.F. (2008). Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya : Airlangga University. Marshall, B. C., & Robert, F. M. (2010). Sociology of Deviant Behavior. Amerika: Cengage Learning.

Nazir, Moh. (1988). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nolen-Hoeksema, Susan. (2010). Abnormal Psychology 5th Edition. Amerika: McGraw-Hil Companies, Inc.

ANIMEANIME’s WWW Article. (17 Februari 2008). 11 Oktober 2014.

(25)

81

DIC NICOVIDEO’s WWW A. (n.d.). 11 Oktober 2014. http://dic.nicovideo.jp/a/

࢔ࢽ࣓

Dyah Kusbiantari (25 Maret 2012). Psikologi Abnormal. Kriteria Yang Menentukan Abnormalitas. 15 Oktober 2014. http://kusbiantari.blogspot.com Michael O'Connell (2007). A Brief History of Anime. The God, 1. 25 November 2014. http://www.corneredangel.com/amwess/papers/history.html

NEXTFT’s WWW Otaken. (n.d.). 13 Oktober 2014.

http://www.nextftp.com/140014daiquiri/html_side/hpfiles/otaken/2d_comp.htm Oxford Dictionaries. (n.d.). Otaku. 5 November 2014.

http://www.oxforddictionaries.com/definition/english/otaku

Ratna Ayu Yuniar (6 Januari 2014). Penyimpangan Sosial. Pengertian Penyimpangan Sosial, 2-3. 20 Oktober 2014.

Gambar

gambaran, atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta,

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perilaku tokoh utama dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi meliputi (a) patuh; tokoh utama digambarkan memiliki

Kepribadian tokoh utama dalam novel Mendayung Impian berdasarkan kesadaran yaitu dipandang dari fungsi jiwa, kepribadian Tevano adalah perasa yang dibuktikan dengan

Klasifikasi emosi tokoh utama Erika dalam roman Die Klavierspielerin karya Elfriede Jelinek memperlihatkan bahwa sosok tokoh utama Erika memiliki hampir

yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penyusunan skripsi yang berjudul Kepribadian Tokoh Utama Dalam Novel 2 Karya Donny Dhirgantoro: Tinjauan

Kepribadian tokoh utama dalam novel Mendayung Impian berdasarkan kesadaran yaitu dipandang dari fungsi jiwa, kepribadian Tevano adalah perasa yang dibuktikan dengan

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tiga unsur kepribadian tokoh utama Viktor Larenz dalam roman Die Therapie karya Sebastian Fitzek yaitu: (1)

Kepribadian tokoh utama dalam novel Mendayung Impian berdasarkan kesadaran yaitu dipandang dari fungsi jiwa, kepribadian Tevano adalah perasa yang dibuktikan dengan

Fuadi pada tokoh Martiaz, yaitu sebagai ayah Hepi menurut teori Sigmund Freud, maka didapatkan struktur kepribadian yang lebih dominan pada tokoh Martiaz adalah bagian Id, sebagaimana