A. Kondisi Sekolah Lain (SD Negeri ... 03)
Lokasi SD Negeri ... 03 terletak di Kampung Pagelaran RT/RW 01/07 Desa ... Kecamatan ... Kabupaten ... Kode Pos 44174. Nomor statistik sekolah 101021109018 sedangkan nomor pokok sekolah nasionalnya 202226006, sekarang dipimpin oleh seorang kepala sekolah bernama H. ..., S.P.SD yang memiliki nomor induk pegawai 19570314 197912 1 002. Lingkungan sosial ekonomi masyarakat sebagian besar sebagai buruh tani, petani, buruh perusahaan bata merah, banyak pula yang mengadu nasib di kota besar. Jarak terjauh tempat tinggal siswa ke sekolah sekitar 5 km, ditempuh dengan jalan kaki kurang lebih 45 menit.
Luas lahan sekolah 3.250 m2 sepenuhnya milik negara, luas bangunan 254 m2, rombongan belajar pada tahun pelajaran 2014/2015 berjumlah 6 rombel untuk kelas 1,2,3,4,5 dan Kelas 6 jumlah siswa seluruhnya 150 orang, jumlah tenaga pengajar 9 orang .
Lingkungan sekolah merupakan aspek penting dalam performasi (kinerja) sekolah, juga merupakan sumber daya yang harus dimanfaatkan dan menjadi fokus perhatian sekolah. SD Negeri 3 ... berada di lingkungan yang kondusif. Letak sekolah yang jauh dari keramaian kota, namun terjangkau oleh kendaraan umum, serta letaknya agak menjorok dari jalan raya menjadikan suasana belajar menjadi nyaman. Kondisi fisik sekolah yang refresentatif.
1. Visi Sekolah
Mewujudkan insan yang mandiri, kreatif dalam berpikir, tredepan dalam berprestasi, serta peduli dan unggul dalam masyarakat.
a. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi seluruh komponen sekolah b. Meningkatkan mutu pendidikan dan keterampilan siswa
c. Meningkatkan prestasi kerja yang profesional
d. Meningkatkan azas kekeluargaan yang dilandasi kepedulian
e. Mewujudkan sekolah yang kondusif dipercaya oleh masyarakat sehingga dapat mengoftimalkan peran aktif masyarakat terhadap pendidikan.
f. Meningkatkan penataan ligkungan.
g. Meningkatkan budaya pelayanan yang optimal
3. Tujuan
Pada tahun pelajaran 2014/2015 diharapkan:
a. Mewujudkan sekolah ideal, kondusif serta refresentatif dengan dukungan fasilitas sarana dan prasarana dan pembiayaan yang maksimal.
b. Meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. c. Meningkatkan proses, hasil dan mutu pembelajaran.
d. Menghasilkan lulusan yang berpengetahuan luas dan berkualitas yangmemiliki kecakapan dan keterampilan serta unggul dalam prestasi akademik dan non akademik.
e. Memiliki administrasi kurikulum yang lengkap, berstandar nasional.
f. Terlaksananya proses pembelajaran yang variatif , adaftatif, kreatif dan inovatif g. Terwujudnya kompetensi tenaga penddik dan kependidikan yang profesional dan
h. Terwujudnya pengelolaan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berlandaskan Manejemen Berbasis Sekolah (MBS). i. Memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang memadai dan relevan dalam
mendukung proses pendidikan.
j. Memiliki sumber dana yang memadai, guna memenuhi kegiatan sekolah yang berstandar nasional .
k. Memiliki sistem penilaian beragam untuk semua mata pelajaran dan semua tingkatan kelas.
l. Memiliki lingkungan sekolah yang kondusif, tertib, bersih, indah, ramah dengan konsep sekolahku adalah istanaku dengan konsep “feel like home”
Kinerja SD Negeri 3 ... dilihat dari pencapaian delapan standar pendidikan dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Standar Isi
SD Negeri ... 03 telah memiliki kurikulum sendiri yang dikembangkan dengan menggunakan panduan yang disusun BSNP dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran. Mata pelajaran Bahasa Sunda dan baca tulis Al-qur’an adalah mata pelajaran muatan lokal sekolah yang merupakan kebutuhan sosial masyarakat ... yang mayoritas beragama Islam yang ingin melestrasikan bahasa daerah Sunda.
Untuk kelas 1 dan kelas 2 menggunakan Alokasi waktu 32 jam pelajaran perminggu, Untuk kelas 3, 4 dan kelas 5 menggunakan Alokasi waktu 34 jam
pelajaran perminggu dan Untuk kelas 6 menggunakan Alokasi waktu 36 jam pelajaran.
Program pembelajaran remedial dan pengayaan bagi siswa belum berjalan secara sistematis sebagaimana mestinya. Bagi siswa yang dinyatakan belum mencapai nilai ketuntasan minimal dalam pencapaian kompetensi hanya diberikan kesempatan belajar sendiri indikator-indikator kompetensi yang belum dikuasai untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti ulangan perbaikan. Pembelajaran remedial dan pengayaan mestinya dilaksanakan diluar jam pelajaran terjadual disore hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan tercapainya pelayanan kepada siswa yang memerlukan penjelasan ulang tentang kompetensi yang belum dikuasai ataupun yang ingin dikembangkan.
Kegiatan ekstra kurikuler yang disediakan mengacu kepada kebutuhan pengembangan pribadi siswa. Program kegiatan ektra kurikuler yang disediakan diantaranya pembinaan kepramukaan.
2. Standar Proses
Dalam perencanaan pembelajaran, guru pada saat in house training
berdasarkan IT sudah dicantumkan, hanya dalam pelaksanannya belum diterapkan, berhubung keterbatasasn infokus. Komponen RPP yang dipergunakan di sekolah sendiri terdiri dari: satuan pendidikan, mata pelajaran,kelas/semester,tema, materi pokok, pertemuan ke, alokasi waktu, kompetensi inti, komptensi dasar dan
indikator,tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media
dan sumber pembelajaran, kegiatan pembelajaran mencakup: kegiatan
pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup,penlaian. Pada saat pembelajaran guru sudah memperhatikan karakteristik siswa dengan cara memotivasi siswa supaya kreatif inspiratif dan mandiri sehingga siswa diharapkan dapat menyusun karya tulis. Program remedial sudah dilaksanakan jika siswa tidak mencapai KKM yang ditentukan yaitu 70. Program pengayaan juga telah dilaksanakan terutama bagi siswa yang melampaui batas KKM. Buku sumber yang digunakan adalah buku yang sudah ada dari pemerintah dan perpustakaan, selain itu juga kebanyakan siswa mencari sumber pelajaran dari internet.
Dalam pengeloaan kelas guru sudah menerapkan pendekatan saintifik sehingga guru dalam pembelajarannya menyenangkan siswa. Guru hanya sebagai fasilator dan anak banyak bertanya serta berdiskusi. Selain itu untuk mempraktikkan pelajaran guru sering mengajak siswa untuk mengobservasi langsung materi yang diajarkannya kemudian membuat laporan dan dipersentasikan, karena pendekatan saintifik itu mencakup: mengamati, menanya, menalar, mencoba, mengkomunikasikan.
Standar kompetensi lulusan yang diharapkan adalah cerdas, berpengetahuan, berakhlak mulia serta siap hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Di sekolah magang 2 banyak lulusan yang siap untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tapi karena kondisi sosial ekonomi orang tua hanya 60% yang melanjutkan sisanya ada yang ke pesantren dan membantu pekerjaan orang tua. Untuk penilaian siswa dalam melaksanakan ajaran agama, berakhlak mulia, memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air, memahami budaya, sehat jasmani kami menilai dan mengamati bekerja sama dengan pelajaran PPkn , agama, oleh raga, seni serta dikaitakan dengan kegiatan pengembangan diri di sekolah serta perilaku anak sehari-hari dalam melaksanakan kedisiplinan.
4. Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan
Kualifikasi Pendidikan Guru S1/D4 berjumlah 4 orang, D.II : 1 orang. SMA/Sederajat : 3 Orang dan SMP berjumlah 1 orang (Petugas layanan khusus). Rasio perbandingan guru dengan siswa sudah sesuai, namun status PNS-nya masih kurang. Guru mengajar sudah sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya dan yang telah memiliki sertifikat pendidik adalah 4 orang, sisanya GTT belum tersertifikasi. Disiplin guru dalam kepatuhan pada aturan sekolah sebagian besar sudah mematuhi disiplin hanya beberapa orang yang kurang disiplin. Penguasaan materi pelajaran guru pada umumnya sudah sesuai, apabila ada guru yang belum menguasai mengajarnya didampingi oleh guru senior. Tenaga kependidikan untuk kepala sekolah sudah sesuai, sedangkan untuk kepala Tenaga Adminsitrasi belum karena semua tenaga kependidikan merupakan pegawai tidak tetap.
Lahan dan bangunan sudah dapat melayani 6 rombongan belajar. SD Negeri ... 03 memiliki luas lahan 3.250 m2 dengan jumlah gedung sebanyak 2 unit yang terdiri dari 1 unit Kantor dan 1 Unit Ruang Kelas. Ruang kelas yang digunakan sebagai tempat proses belajar mengajar sebanyak 6 ruang kelas dengan luas masing-masing 63 m2 per ruang kelas. Setiap ruang kelas masing-masing memiliki satu white board dan black board, satu meja dan kursi guru, masing-masing satu meja dan kursi untuk setiap siswa. Ruang kepala sekolah berukuran
(34) m2 terdapat 2 lemari buku, 1 pasang meja dan kursi kepala sekolah, 1 set
kursi tamu, 1 lemari piala. Sarana dan prasana sekolah lainnya adalah kantin dan jamban (WC) siswa serta Ruang Perpustakaan.
6. Standar Pengelolaan
Perencanaan program cakupan dan mekanisme penetapan visi,misi dan tujuan sekolah dalam penyusunannya belum sesuai dengan SNP, karena tidak tercantum waktu untuk mencapai visi tersebut. Pencapaian tujuan yang sesuai dengan visi dan misi sekolah harus ditentukan sasaran waktu pencapaian tujuan tersebut.
7. Standar Pembiayaan
baiaya opersi non personalis, ATS dan BAHP. Pelaporan keuangan sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
8. Standar Penilaian