Tujuan Pembelajaran Umum Tujuan Pembelajaran Khusus
Kegiatan Belajar III
Setelah mempelajari kegiatan pembelajaran ini, Anda diharapkan mampu melakukan perawatan luka bersih (luka kering) sesuai prosedur
TUJUANPembelajaran Umum
TUJUANPembelajaran Khusus
a. Mereview kembali konsep dasar perawatan luka bersih b. Menjelaskan tujuan perawatan luka bersih
c. Menjelaskan indikasi dan kontraindikasi perawatan luka bersih
d. Melakukan pengkajian keperawatan
e. Mengidentifikasi persiapan pasien dan lingkungan
f. Mengidentifikasi persiapan alat dalam perawatan luka bersih (kering)
g. Menggunakan format penilaian penampilan kerja keterampilan perawatan luka bersih luka kering).
Tujuan Pembelajaran Umum Tujuan Pembelajaran Khusus
Tujuan Pembelajaran Umum Tujuan Pembelajaran Khusus
Kegiatan Belajar III
POKOKMateri
a. Pengertian b. Tujuan
c. Indikasi dan kontraindikasi d. Pengkajian keperawatan
e. Persiapan pasien dan lingkungan f. Persiapan alat dan bahan
g. Prosedur kerja (langkah-langkah)
Uraian Materi
Dalam panduan klinik ini dibahas materi secara singkat, padat yang meliputi:
a. Pengertian
Halo, Anda masih ingat apa yang dimaksud dengan perawatan luka bersih?
Ayo! Coba review kembali bahwa perawatan luka bersih adalah prosedur tindakan merawat pada area tubuh yang mengalami kerusakan jaringan dan melakukan pembalutan.
b. Tujuan
Ayo! Silahkan mengingat kembali apa tujuan merawat luka bersih? Nah, tujuan merawat luka bersih antara lain:
1) Mencegah infeksi silang dan mempercepat proses penyembuhan 2) Memberikan lingkungan yang memadai untuk penyembuhan 3) Meningkatkan hemostatis dengan menekan dressing
4) Memberikan rasa nyaman baik fisik maupun mental.
c. Indikasi dan kontraindikasi
Saya yakin dan percaya Anda masih ingat mengenai indikasi dan kontraindikasi perawatan luka bersih. Indikasi yang dimaksud yakni efektif padapasien myang mengalami luka bersih misalnya pasien post operasi. Sedangkan kontraindikasi tidak ada. Kalau demikian, maka kesungguhan Anda dalam melakukan prosedur sangat menetukan.
d. Pengkajian
Anda masih ingat apa saja yang perlu dikaji sehubungan merawat luka baru?
Nah, yang perlu dikaji antara lain: identifikasi kondisi luka, loksi luka, tingkat kenyaman pasien, tingkat pemahaman pasien tentang prosedur, apakan
pasien dan keluarga dapat berpatisipatisipasi dalam melakukan prosedur, kaji ada faktor resiko, kaji cacatan medis.
e. Persiapan Pasien dan lingkungan
Demi kelancaran pelaksanaan prosedur perawatan luka, maka terlebih dahulu Anda haru mempersiapkan pasien meliputi: kemampuan pasien dalam berpartisipan, pengetahuan dan persetujuan pasien untuk dilakukan perawatan luka. Mengenai lingkungan Anda harus jaga privasi pasien dan posisi pasien.
f. Persiapan alat dan bahan
Alat dan bahan adalah merupakan suatu yangurugen harus dipersiapkan sebaik-baiknya, demi kelancaran prosedur tindakan yang dilakukan pada pasien.
Saya yakin Anda masih ingat alat dan bahan apa saja yang perlu dipersiapkan dalam merawat luka bersih (luka kering). Adapun alat dan bahan yang dimaksud antara lain :
1) Dalam set steril berisi: sarung tangan, gunting jaringan, pinset anatomi dua buah,dan pinset sirurghy satu buah, kassa,kapaslidi,mangkuk kecil, 2) Di luar set steril: gunting verban, plester/pembalut, perlak pengalas,
korentang dalam tempatynya, NaCl 0,9%, bethadine, skerem, tempat sampah.
g. Prosedur kerja
Saya percaya Anda sering melakukan perawatan bersih, tapi baiklah melalui modul ini mari mereview kembali prosedur perawatan luka bersih (luka kering) atau yang kenal luka steril.
Adapun prosedur yang disajikan dalam kegiatan belajar ini meliputi:
1). Cuci tangan 2). Pasang sarung tangan bersih, 3). Pasang pengalas di bawah luka yang akan dirawat, 4). Letakkan bengkok di samping pengalas,
5). Plester dan balutan (verban) dibuka dengan menggunakan pinset apabila luka tertutup oleh balutan, 6). Apabila balutan lengket pada luka lepaskan dengan menggunakan NaCl 0,9%, 7). Buang verban lama ke dalam bengkok, 8). Lakukan pembersihan sambil obserpasi keadaan luka, 9). Buka sarung tangan, 10). Buka set steril, 11). Pasang sarung steril, 12). Bersihkan dengan cairan NaCl 0,9% dan kassa dari arah dalam ke luar, 13). Keringkan dan tutup luka dengan menggunakan kassa steril, 14) Lepaskan sarung tangan, 15).
Alat-alat dan bahan dirapihkan, 16). Rapihkan pasien, 17). cuci tangan 18).
Cuci tangan, 19). Minta terima kasih kepada pasien atas kerjasanya, dan 20).
Dokumentasikan tindakan.
Dengan selesainya pembahasan materi panduan klinik pada modul KDM III ini berti Anda telah menyelesaikan beberapa tahapan pembelajaran. Pada panduan ini telah dibahas kebutuhan keamanan dan keselamatan baik fisik maupun mental.
Pada panduan klinik ini secara garis besar diutarakan tentang mencuci tangan yang benar, prosedur penggunaan APD yang masing-masing diuraikan pengertian, tujuan, indikasi dan kontraindikasi, pengkajian keperawatan, persiapan alat dan bahan, serta prosedur kerja.
Rangkuman
Pada panduan klinik ini sesungguhnya juga dilakukan tes formatif guna mengukur sejauhmana tingkat penguasaan Anda dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Bentuk dan jenis tes yang dimaksud adalah tertulis obyektif multipelchoise. Jadi menjawab soal-soal dengan memilih alternatif jawaban yang paling tepat. Anda dipersilahkan menjawab soal-soal yang dimaksud kemudian cocokkan dengan kunci jawaban yang ada.
Bila Anda masih terdapat kesalahan menjawab, maka Anda tidak usah berkecil hati, tapi Anda diharapkan untuk lebih giat mempelajari secara mendalam lagi.
Anda tidak boleh pesimis, tapi harus optimis.
Selain tes tertulis dalam bentuk soal pilihan tunggal/ganda, juga tes keterampilan dengan menggunakan instrumen dalam bentuk format penilaian penampilan kerja keterampilan suatu prosedur sebagaimana yang telah dibahas dalam panduan (modul 6) ini. Selamat mengerjakan tes formatif tersebut semoga Anda sukses.
Tes Formatif
Tugas praktikum adalah suatu tugas penting dalam penerapan kebutuhan dasar manusia. Melalui tugas ini Anda diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman nyata yang tidak dapat diperoleh melalui media lain selain praktik langsung di tatanan pelayanan keperawatan baik di RS maupun di Puskesmas dan bahkan di Posyandu.
Melalui kegiatan ini Anda tidak perlu galau manakala menemui suatu kendala apa lagi putus asa, oleh karena Anda dipantau dan didampingi oleh fasilitator atau pembimbing dari institusi, sehingga setiap masalah pasti ada solisinya, insya Allah yang penting Anda kreatif dan aktif mengkomunikasikan kepada fasilitator. Selamat menunaikan tugas praktikum. Keberhasilan Anda merupakan kebahagiaan kami.
Tugas Praktikum
Halo! Bagaimana kabar, tentu kabar baik bukan? Anda selain berpacu pada tugas praktikum, juga tugas mandiri menanti Anda. Melalui tugas tersebut Anda diuji sejauhmana kemampuan individual dalam menyelesaikan tugas yang menjadi kewajiban dapat diselesaikan dengan segala potensi dan kemampuan yang Anda miliki.
Tugas mandiri tersebut dapat dalam bentuk laporan tertulis (studi kasus atau bentuk laporan kegiatan). Besar harapan kami Anda harus tetap optimis dalam menunaikan tugas mandiri ini.
Kesuksesan Anda dalam menyelesaikan tugas mandiri adalah kebahagiaan keluarga Anda dan kesyukuran kami.
Tugas Mandiri
Format Penilaian
Anda dalam mengikuti proses pembelajaran perlu diukur sejauhmana prosedur dan kompetensi yang dicapai, dalam mengukur hal tersebut perlu adanya suatu alat evaluasi tertentu; dalam modul ini dikenal dengan format penilaian penampilan kerja suatu prosedur (prosedur Merawat luka bersih atau luka kering.
Dengan kata lain bahwa format ini merupakan instrumen penilaian penampilan kerja keterampilan suatu prosedur dapat digunakan oleh pembimbing, dan dapat pula Anda mengisinya secara jujur apakah Anda sudah dapat melakukan prosedur tersebut?. Saya yakin Anda dapat melakukan prosedur tersebut dengan baik dan benar.
Melalui format yang dimaksud, Anda dapat mengukur kemampuan diri dan selanjutnya pembimbing atau instruktur dapat pula menilai kemampuan Anda, oleh karena itu kejujuran Anda mengisi format tersebut secara obyektif sangat menentukan kemampuan Anda sebagai perserta didik sekaligus sebagai pemberi pelayanan keperawatan. Kejujuran adalah modal utama setiap manusia.
Format penilaian penampilan kerja keterampilan dalam hal merawat luka pada pasien yang dimaksud seperti berikut:
FORMAT 5, PENILAIAN PENAMPILAN KERJA KETERAMPILAN:
MERAWAT LUKA BERSIH (LUKA KERING)
Nama Mahasiswa : ...
NIM : ...
Aspek Yang Dinilai
Dilakukan
Tgl... Tgl... Tgl... Ket.
Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk
1 2 3 4 5 6 7 8
a. Persiapan Alat: (Dalam set steril) 1. Sarung tangan
2. Gunting
3. Pinset anatomi dua buah 4. Pinset sirurghy satu buah, 5. Beberapa Kassa 6. Kapas lidi,
7. Mangkuk kecil, di luar set streril:
8. Sarung tangan bersih 9. Plester
10. Gunting verban 11. Korentang 12. NaCL 0,9%
13. Skerem
14. Tempat sampah/bengkok 15. Perlak/pengalas b. Persiapan Pasien
1. Jelaskan tujuan dan prosedur yang Anda lakukan
2. Berikan pasien posisi senyaman mungkin
c. Persiapan lingkungan Jaga privasi pasien
d. Prosedur (Langkah-langkah) 1. Cuci tangan
2. Pasang sarung tangan bersih 3. Pasang pengalas di bawah
luka
4. Letakkan bengkok di samping pengalas
5. Buka verban dengan menggunakan pinset bersih, jika verban sangat lengket, bantu dengan menggunakan NaCl 0,9%
6. Buang verban lama ke bengkok 7. Lepaskan sarung tangan dan
pasang saru tangan steril.
8. Lakukan pembersihan luka sambil obsevasi karakteristik luka: adakah tanda infeksi, warna, ukuran dan adakah cairan yang keluar.
9. Jika luka kotor gunakan kassa steril yang pegang dengan pinset , dicelupkan atau diberi larutan obat dan kalau perlu berikan H2O2.
10. Keringkan luka dengan kassa 11. Tutup atau balut luka
12. Pasang plester
13. Lepaskan sarung tangan
14. Rapihkan alat dan pasien 15. Cuci tangan
16. Berterima kasih kepada pasien atas kerjasamanya
17.. Dokumentasikan tindakan e. Sikap:
1. Dilakukan secara sistemaits 2. Percaya diri
Keterangan:
Ya = 1 (dilakukan dengan benar)
Tdk = 0 (tidak dilakukan/dilakukan kurang benar) Kriteria Penilaian:
Baik sekali = 100 Baik = 81 – 99 Kurang/TL = ≤ 80