MODEL BB.2-KWK
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
CALON BUPATI PONOROGO TAHUN 2015
A. Data Pribadi
Nama Lengkap Prof. Dr. Misranto, S.H., M.Hum Tempat/Tanggal Lahir Ponorogo, 23 Agustus 1959
NIK 3575012308560001
Usia 56 Tahun
Alamat Tempat Tinggal Jl. Sinonggo No. 39 Gadingrejo, Kota Pasuruan Email [email protected]
Jenis kelamin Laki-laki Status perkawinan kawin
Agama Islam NPWP 07.484.268.3-624.000 Hobby Membaca Moto hidup B. Riwayat Pendidikan Pendidikan Formal
Jenjang Institusi Tahun (Masuk-Lulus)
SD SDN Sendang 1964-1969
SMP SMP Dharmabakti Balong Ponorogo
1970-1972
SMA SMAN Ponorogo 1973-1975
S-1 UNMER Malang 1981-1985 S-2 UGM Yogyakarta 1993-1995 S-3 UNIVERSITAS AIRLANGGA Surabaya 2005 Pendidikan Informal
C. Pengalaman Pekerjaan
Jenjang Institusi Tahun
Anggota DPRD DPRD II Kab. Ponorogo 1982-1987 Dosen Kopertis Wil. VII DPK UNMER Pasuruan 1988-sekarang
Dosen S-2 UNMER Malang 1995-Sekarang
Dosen S-2 Universitas Trunojoyo Madura 2009- Sekarang Dosen S-3 UNTAG ’45 Surabaya 2009-Sekarang Ketua Komite Sekolah Sekolah SMAN 4 Kota
Pasuruan
2005-Sekarang
Ketua Umum DewanPendidikan Kota Pasuruan
2008-2013
Anggota Pengendali Koperasi Simpan Pinjam Kota Pasuruan
2010-sekarang
Anggota Pembinaan HAM Kab. Pasuruan 2009-sekarang Majelis Pengawas Majelis Pengawas Daerah
Notaris Kota Pasuruan
2010-sekarang
Ketua Forum Kota Swastisaba Kota Pasuruan,
2010-2013
Pembantu Rektor I UNMER Pasuruan 2005-2009
Rektor UNMER Pasuruan 2009-2013
D. Pengalaman Organisasi
Jabatan Institusi Tahun
Ketua OSIS SMP Darmabakti Balong 1971
Anggota OSIS SMAN Ponorogo 1974
Sekretaris Senat Mahasiswa UNMER Malang 1978
Ketua Forum Kepedulian Sosial 1993
Sekretaris Umum Yayasan Perlindungan Konsumen Jawa Timur
1996
Ketua Umum Yayasan Barata Kabupaten Ponorogo 2001 Pembina Takmir Masjid Kota Pasuruan 2005 Anggota Panitia HAM Kabupaten Pasuruan 2006 Koordinator Legislasi Legal Drafting Jawa Timur 2007
Ketua Tim Ahli Hukum LPPM UNMER Pasuruan
2008
Ketua Hukum dan HAM PDM Kota Pasuruan
2008
Ketua Umum Dewan Pendidikan Kota Pasuruan 2008 Pengawas Pengawas Notaris Wilayah VI Jawa
Timur
2010
Anggota Pengawas Koperasi Kota Pasuruan 2011 Ketua ADPK Rayon III (Malang-Besuki)
Jawa Timur
2008
Sekretaris Jendral Forum Dewan Pendidikan Nasional 2011 E. Publikasi
Judul Tahun Terbit
F. Penghargaan
Nama Penghargaan Institusi Tahun
G. Data Keluarga
HUBUNGAN KELUARGA NAMA PEKERJAAN
Istri DRA. Sutji Astuti Pegawai Negari Sipil (PNS)
Jumlah Anak 2
Anak 1. Sindhu Buana Dokter
2. Nalendra Wasesa
Buana Pelajar / Mahasiswa
H. Lain-Lain : ………
Daftar riwayat hidup ini dibuat dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya
Ponorogo, 25 Juli 2015 Yang membuat pernyataan,
Calon Bupati Ponorogo
(Prof. Dr. Misranto, S.H., M.Hum) Materai
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
CALON WAKIL BUPATI PONOROGO TAHUN 2015 A. Data Pribadi
Nama Lengkap Isnen Supriyono, S.Pd., M.MPd Tempat/Tanggal Lahir Ponorogo, 23 Agustus 1962
NIK 3502172308620001
Usia 53 Tahun
Alamat Tempat Tinggal Jl. Rambutan B-10 Keniten Ponorogo Email [email protected]
Jenis kelamin Laki-laki Status perkawinan kawin
Agama Islam
NPWP 78.151.288.4-647.000
Hobby Membaca
Moto hidup “Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya”
B. Riwayat PENDIDIKAN
Pendidikan Formal
Jenjang Institusi Tahun (Masuk-Lulus)
SD SDN Plancungan 1958-1974
SMP SMP DarmabaktiBalong 1975-1977
SMA SPG Negeri Ponorogo 1978-1981
D-3 STKIP PGRI Ponorogo 2001
S-1 IKIP Budi Utomo Malang 2007
S-2 Pasca Sarjana Universitas Teknologi Surabaya
2009
C. PENGALAMAN PEKERJAAN
Jenjang Institusi Tahun
Guru SDN 1 Tumpuk Sawoo
Ponorogo
1982-1989
Guru SDN 6 Sawoo Ponorogo 1989-2005
Kepala Sekolah SDN 1 Temon Sawoo Ponorogo
2005-2009
Kepala Sekolah SDN 3 Grogol Sawoo Ponorogo
2009-2015
D. Pengalaman Organisasi
Jabatan Institusi Tahun
Ketua RT Lingkungan Perumahan Asabri
Keniten 1999
Pengurus Yayasan Pendidikan dan Dakwah
AL-Hikmah 2002
Pengurus NU Ranting Keniten 2003
Penanggung Jawab Jamaah Tabligh Zona 8, Wilayah
Kabupaten Ponorogo Dan Trenggalek 2005 Ketua MKKS (Musawarah Kerja Kepala
Sekolah) Kecamatan Sawoo, 2009 Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah
Se- Kabupaten Ponorogo. 2009
E. Publikasi
Judul Tahun Terbit
F. Penghargaan
Nama Penghargaan Institusi Tahun
G. Data Keluarga
HUBUNGAN KELUARGA NAMA PEKERJAAN
Istri Nova Fariana Guru
Jumlah Anak 4
Anak 1.Rahajeng Mustikasari Wiraswasta
2.Dewinta Ratna Mayangsari Pelajar / Mahasiswa 3.Muhammad Wafiq Ibrahim Pelajar / Mahasiswa 4.Rusyda Nur Anisa’ Pelajar / Mahasiswa
I. Lain-Lain : ………
Daftar riwayat hidup ini dibuat dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Ponorogo, 25 Juli 2015 Yang membuat pernyataan, Calon WakilBupati Ponorogo
(Isnen Supriyono, S.Pd, M.MPd) Mater
VISI
“Mewujudkan Bumi Reog Wibowo Makmur Sejahtera” Penjelasan Visi tersebut adalah :
1. Ponorogo yang berwibawa berarti Unggul dalam kualitas hidup masyarakat Ponorogo yang terdepan dalam pendidikan, kesehatan pemenuhan kebutuhan pokok jaminan hukum yang beradab serta rukun dan damai dalam berbagai aspek kehidupan;
2. Ponorogo yang makmur adalah dengan semangat persatuan dan kesatuan serta kebersamaan membangun kebutuhan dasar dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi melalui pemanfaatan daerah yang berwawasan lingkungan; 3. Ponorogo yang sejahtera mengandung pengertian tercukupinya semua harapan
dan kebutuhan masyarakat dalam segala bidang termasuk pelayanan publik / masyarakat Ponorogo mendapatkan jaminan pelayanan cepat, tepat dan terbaik dalam dukungan kualitas birokrasi yang handal, manajemen tata kelola pemerintahan yang baik, serta pelayanan dari aparatur yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme;
MISI
1. Mewujudkan swasembada pangan dengan meningkatkan hasil pertanian melalui program tanam organik.
2. Meningkatkan pelayanan sosial dan kesehatan 3. Meningkatkan layanan dan mutu pendidikan
4. Meningkatkan kegiatan kepemudaan dan olahraga
5. Membenahi tata kelola dan aparatur pemerintahan yang bersih, efisien, efektif serta penegakkan hukum
6. Meningkatkan perekonomian rakyat yang bertumpu pada keunggulan produk dan kreatifitas sebagai penunjang pariwisata, jasa dan perdagangan.
7. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui wajib sekolah 12 tahun dan pelayanan kesehatan unggul, kualitas gender, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta peningkatan akhlak.
8. Meningkatkan insfraktuktur, prasarana umum, serta transportasi guna mewujudkan Kabupaten Ponorogo sebagai kota wisata yang indah, aman, nyaman dan berwawasan lingkungan.
9. Reformasi kebudayaan melalui bidang pendidikan, moral dan keagamaan. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN UMUM
Untuk mewujudkan visi dan misi, maka ada beberapa strategi dan arah kebijakan 5 tahun kedepan. Selain dari visi dan misi, juga telah dibuat kunci pokok sebagai dasar dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan Ponorogo yakni LIMA ABDI disebut juga PANCA ABDI artinya sebagai
calon Bupati pada saat terpilih menjadi abdi bagi masyarakat untuk menjalankan sebagai berikut :
1. Mengabdi untuk masyarakat membangun bidang agama 2. Mengabdi untuk masyarakat membangun bidang pendidikan 3. Mengabdi untuk masyarakat membangun bidang kesehatan 4. Mengabdi untuk masyarakat membangun bidang perekonomian 5. Mengabdi untuk masyarakat membangun bidang infrastruktur
STRATEGI meliputi :
1. Peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui swasembada pangan dengan berbasis pemanfaatan potensi lokal.
2. Peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur baik di pedesaan maupun perkotaan.
3. Penyediaan proporsi penggunaan anggaran yang langsung dirasakan oleh masyarakat melalui pendirian koperasi rakyat.
4. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui keagamaan, pendidikan dan kesehatan serta berbagai aspek kehidupan lainnya.
5. Peningkatan transparansi, komunikasi terbuka, kepastian hukum, serta efesiensi dan efektifitas pemanfaatan anggaran.
6. Peningkatan kinerja organisasi pemerintahan yang baik yang bersih dari kolusi, korupsi dan nepotisme.
7. Meningkatkan pelestarian peninggalan budaya dan kebudayaan lokal serta pengembangan destinasi wisata
8. Membentuk lembaga pengawas independen untuk pelaksanaan pengawasan melekat kepada aparatur pemerintah.
Selanjutnya untuk mempertajam beberapa konsep tersebut diatas, maka dibuat suatu arah kebijakan, sehingga ketepatan sasaran antara rencana realisasi program dapat diwujudkan.
ARAH KEBIJAKAN UMUM
1. Menumbuhkan ekonomi kerakyatan melalui fasilitas permodalan, penguatan kelembagaan perekonomian dalam hal menata ulang system birokrasi yang mudah dan murah serta pelayanan yang cepat pada lembaga seperti koperasi, KUD atau lembaga lainnya yang resmi yang diakui oleh pemerintahan. Peningkatan produksi dan mutu produksi pada :
Sektor pertanian tanaman pangan melalui program tanam organik, dengan penyediaan sarana dan prasarana seperti peningkatan/pembangunan irigasi atau sumber mata air dengan kelengkapan peralatan dengan sarana produksi seperti bibit unggul, pupuk berimbang serta obat-obatan pertanian serta pengaktifan tenaga-tenaga penyuluh teknik pertanian (PPL) sebagai motor penggerak bagi petani dengan kemampuan pengetahuan teknis yang dipadukan dengan pengalaman petani.
Sektor peternakan, melakukan bimbingan peternakan melalui dinas yang terkait dengan tetap mengembangkan ternak tradisional ini tetap dikembangkan system peternakan yang modern yaitu insimedasi bibit melalui Dinas Peternakan sehingga kebutuhan konsumsi masyarakat dapat juga memberikan pasokan ekspor ternak.
2. Membuka komunikasi dan menciptakan situasi nyaman bagi dunia usaha untuk berinvestasi, memberi peluang kemudahan rasa aman bagi investor, baik lokal maupun nasional dan internasional untuk bekerja sama dalam menanamkan modalnya.
3. Pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana infrastruktur perekonomian antar Desa dan Desa, anatara Desa dan Kecamatan dan Kabupaten, dalam hal perbaikan, pemeliharaan dan pembangunan jalan, jembatan, pasar, irigasi, pasar dan yang lain berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
4. Mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat, khususnya di bidang Agama, bidang Pendidikan, bidang perekonomian, dan bidang insfratuktur.
5. Sistem Komunikasi
Untuk pelaksanaan semua ini diatas tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk itu kami mendorong komunikasi antar pemerintah, swasta dan masyarakat dalam melahirkan pemerintahan yang baik (GOOD GOVERNANCE) dimana pemerintah sebagai fasilitator dalam menjembatani kedekatan antara masyarakat dengan pengusaha dan pemerintah itu sendiri untuk secara bersama-sama dalam menjalankan kegiatan dengan melibatkan berbagai STAKEHOLDER atau orang-orang yang berkepentingan untuk memikirkan, menjalankan, serta mengawasi jalannya pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan disamping itu tetap meningkatkan evaluasi dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka melahirkan suatu kebijakan/program yang dapat diterima dengan baik oleh semua unsur sehingga
RUANG GERAK KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME tidak ada lagi sehingga keraguan masyarakat terhadap pemimpinnya tidak ada lagi.
6. Evaluasi dan Pengawasan
Meningkatkan evaluasi dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan meningkatkan unsur-unsur terkait dalam rangka melahirkan suatu kebijakan/program yang dapat diterima dengan baik oleh masyarakat tanpa terindikasi adanya korupsi, kolusi dan nepotisme, dan tetap menerima masukan kearah yang lebih baik sehingga kebijakan-kebijakan berikutnya menjadi harapan masyarakat secara menyeluruh guna meneguhkan amanah yang diemban, maka beberapa komitmen yang akan dilaksanakan secara bertanggung jawab.
Guna melengkapi program utama maka ada baiknya beberapa program turunan dikemukakan disini sebagai pelengkap dari yang sudah dikemukakan sebagai berikut :
a. Program Kesejahteraan
1. Penciptaan lembaga keuangan untuk usaha kecil menengah dan koperasi (koperasi/BMT disetiap desa)
2. Program penciptaan wira usaha baru
3. Program melipatgandakan dan menggulir untuk permodalan dalam UMKM dan UKM
4. Program pertanian dan industri pertanian yang berdaya saing tinggi yang mewujudkan kesehatan petani
5. Peningkatan kesejahteraan guru dan petugas medis serta petugas lapangan lainnya
6. Pengangkatan pegawai honorer guru dan guru honorer sukarela menjadi Pegawai Negeri Sipil menurut skala perioritas
7. Imam Masjid, Guru Mengaji, dan Muballigh, Kepala Desa dan Kepala Dusun/Lingkungan diapresiasi sesuai prestasi yang dimiliki
8. Pemberian subsidi sarana produksi dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan
1. Program infrastruktur secara menyeluruh yaitu jalan, gedung, olahraga, dan kesenian, air minum dan lain-lain
2. Pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel
3. Menciptakan aparatur pemerintahan yang bersih dan beribawa melalui pembinaan SDM dan berintegritas
4. Pemberdayaan aparatur pemerintahan sesuai kompetensi yang dimilikinya 5. Pemberian beasiswa bagi siswa SMU, SMK, MAN yang berprestasi tetapi
tidak mempunyai kemampuan ekonomi untuk melanjutkan studi
6. Pengelolaan rumah sakit dan Puskesmas, Pustu, Poskesda, Desa dan Dusun
7. Pemberian tenaga-tenaga medis sampai ke pelosok Desa dan Dusun 8. Pemberian subsidi pengobatan kepada masyarakat tidak mampu
9. Promosi PNS terutama bagi mereka yang berprestasi dalam peningkatan karir berdasarkan kompetensi yang dimiliki
10. Mewujudkan pelayanan publik One Stop Service, menyederhanakan prosedur ijin-ijin usaha dan lain-lain
11. Penyediaan kendaraan angkutan anak sekolah dan ambulance gratis 12. Perbaikan pengawasan pengelolah keuangan daerah
13. Pelestarian seni budaya dan adat istiadat serta nilai-nilai luhur
c. Substansi Program Daya Saing
1. Kerjasama pengembangan antara Pemkab, Pemprov, Pusat dan dunia Internasional.
2. Program komoditi unggulan per wilayah Kecamatan.
3. Pembangunan system pengairan berbasis pemanfaatan gaya grafitasi guna peningkatan produktivitas pertanian.
4. Penciptaan desa wisata, desa mandiri energy, desa industri agar mampu menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
5. Pendirian Balai Latihan Kerja (BLK) yang berbasis agro industri.
Ponorogo, 25 Juli 2015
Calon Bupati Calon Wakil Bupati