• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

6

LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Data

Istilah data dan informasi sering digunakan secara bergantian, ada yang menyebut data sebagai informasi dan sebaliknya. Menurut Gordon B. Davis yang dimuat dalam buku [Tata Sutabri, 2012: 1], yang menjelaskan hubungan antara data dan informasi, informasi adalah data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang.

Definisi data adalah bahan mentah yang diproses untuk menyajikan informasi [Tata Sutabri, 2012: 2].

Gambar 2.1 Contoh Pemrosesan Data

Menurut Drs. Jhon J. Logkutoy [Tata Sutabri, 2012: 2], istilah data adalah suatu istilah majemuk yang berarti fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, simbol-simbol, gambar-gambar, angka- angka, huruf-huruf, atau simbol-simbol yang menunjukkan suatu ide, objek, kondisi atau situasi dan lain-lain. Jelasnya, data itu bias berupa apa saja yang dapat ditemui dimana saja. Kegunaan data adalah sebagai bahan dasar yang objektif (relatif) di dalam proses kebijaksanaan dan keputusan oleh pihak pimpinan organisasi.

Penyimpanan Data

Proses

Data Informasi

(2)

2.1.1 Klasifikasi Data

Menurut The Liang Gie [Tata Sutabri, 2012: 3], data adalah hal, peristiwa, atau kenyataan lain apapun yang mengandung sesuatu pengetahuan untuk dijadikan dasar guna penyusunan keterangan, pembuatan kesimpulan, atau penetapan keputusan.

Data dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu :

1 Klasifikasi data menurut jenis data

a. Data hitung (enumeration / counting data) adalah hasil perhitungan atau jumlah tertentu. Yang termasuk data hitung adalah persentase dari suatu jumlah tertentu.

b. Data ukur (measurement data) adalah data yang menunjukkan ukuran mengenai nilai sesuatu.

2 Klasifikasi data menurut sifat data

a. Data kuantitatif (quantitative data) adalah data mengenai penggolongan dalam hubungannya dengan penjumlahan.

b. Data kualitatif (qualitative data) adalah data mengenai penggolongan dalam hubungannya dengan kualitas atau sifat tertentu.

3 Klasifikasi data menurut sumber data

a. Data internal (internal data) adalah data yang asli, artinya data sebagai hasil observasi yang dilakukan sendiri, bukan data hasil karya orang lain.

b. Data eksternal (external data) adalah data hasil observasi orang lain.

Seseorang boleh saja menggunakan data untuk suatu keperluan, meskipun data tersebut hasil kerja orang lain. Data eksternal ini terdiri dari dua jenis, yaitu :

1) Data eksternal primer (primary external data) adalah data dalam bentuk ucapan lisan atau tulisan dari pemiliknya sendiri, yakni orang yang melakukan observasi sendiri.

2) Data eksternal sekunder (secondary external data) adalah data yang diperoleh bukan dari orang lain yang melakukan observasi melainkan melalui seseorang atau sejumlah orang lain.

(3)

2.1.2 Pengolahan Data

Data merupakan bahan mentah untuk diolah yang hasilnya kemudian menjadi informasi. Pengolahan data terdiri dari kegiatan-kegiatan seperti:

1. Penyimpanan data (data storage)

Penyimpanan data meliput pekerjaan pengumpulan (filling), pencarian (searcing) dan pemeliharaan (maintenance). Sistem yang umum dalam penyimpanan data (filling) ialah berdasarkan lembaga, perorangan, produksi atau lain-lainnya. Untuk memperoleh dalam pencarian data (searcing) di dalam file maka file dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

a. File induk (master file) yaitu berisi data-data permanent yang biasanya hanya dibentuk satu kali saja dan kemudian digunakan untuk pengolahan data selanjutnya. Contoh : file kepegawaian, file gaji.

b. File transaksi (detail file) yaitu berisi data-data temporer untuk suatu periode atau suatu bidang kegiatan atau suatu periode yang dihubungkan dengan suatu bidang kegiata. Contoh : file lembur perminggu, file mutasi harian.

Pemeliharaan file (file maintenance) meliputi peremajaan data (data updating), yaitu kegiatan menambah catatan baru pada suatu data, mengadakan perbaikan, dan lain sebagainya.

2. Penanganan data (data handling)

Penanganan data meliputi berbagai kegiatan seperti :

a. Pemeriksaan (verifying) mencangkup pengecekan data yang muncul pada berbagai daftar yan berkaitan atau yang dating dari berbagai sumber.

b. Perbandingan (comparing) untuk mengetahui berbagai sumber dan untuk mengetahui perbedaan atau ketidaksesuaian.

c. Pemeliharaan (sorting) dalam rangka kegiatan penanganan data mencangkup peraturan ke dalam suatu urutan yang teratur.

d. Peringkasan (extracting) merupakan kegiatan lain dalam penanganan data.

(4)

e. Pengunaan data (data manipulation) merupakan kegiatan untuk menghasilkan informasi. Kegiatan ini meliputi komplikasi tabel-tabel, statistik, ramalan mengenai perkembangan dan lain sebagainya.

2.2 Pengertian Sistem.

Satu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama - sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.(Andri kirstanto 2008:1)

Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa sistem juga merupakan kumpulan elemen – elemen yang saling terkait dan bekerja sama untuk mencapai suatu sasaran tertentu dibutuhkan suatu proses masukan (input) yang di tujukan kepada sistem tersebut dan mengolah masukan tersebut sampai menghasilkan keluaran (output) yang di inginkan sehingga tujuan atau sasaran tersebut dapat tercapai.

2.3 Pengertian Informasi

Informasi adalah segala sesuatu keterangan yang bermanfaat untuk para pengambil keputusan/manajer dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan sebelumnya.(Chr.Jimmy L.Goal, 2008, h7).

Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi. Data belum memiliki nilai sedangkan informasi sudah memiliki nilai. Informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih besar disbanding biaya untuk mendapatkannnya. (Kusrini, S. Kom & Andri Koniyo, 2007:7).

2.3.1 Pengertian Sistem Informasi

Suatu sistem informasi dapat di definisikan secara teknis sebagai suatu komponen yang saling berhubungan, yang mengumpulkan (atau mendapatkan kembali), memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan kendali dalam suatu organisasi. Sebagai tambahan terhadap pengambilan keputusan, koordinasi, dan kendali, system informasi juga dapat membantu para manajer dan karyawan untuk meneliti permasalahan, memvisualisasikan pokok-pokok yang kompleks, dan menciptakan produk-produk baru.(Chr.Jimmy L Gaol, 2008:366)

(5)

2.3.2 Komponen dan Jenis Sistem Informasi

Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building block), yang terdiri dari blok masukan, blok model, blok keluaran, blok teknologi, blok basis data, dan blok kendali. Sebagai suatu sistem, keenam blok tersebut masing-masing saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran. Keenam blok tersebut adalah:

1. Blok masukan (input block)

Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input yang dimaksud adalah metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

2. Blok model (model block)

Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3. Blok keluaran (ouput block)

Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

4. Blok teknologi (technology block)

Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 (tiga) bagian utama, yaitu teknisi (brainware), perangkat lunak (software), dan perangkat keras (hardware).

5. Blok basis data (database block)

Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu sama lain, tersimpan di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa

(6)

supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

6. Blok kendali (control block)

Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperature, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan istem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebaginya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk menyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat datasi.

2.4 Pengertian Basis Data

Database (basis data) merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang tersimpan diperangkat keras komputer dan diperlukan suatu perangkat lunak untuk memanipulasi basis data tersebut.(Junindar, 2008, h19).

2.5 Perancangan Sistem 2.5.1 Metode Waterfall

Proses tradisional untuk melakukan pengembangan sistem informasi dinamakan siklus hidup pengembangan sistem (Systems Development Life Cycle/SDLC) yang memuat langkah-langkah yang semestinya diikuti oleh profesional di bidang sistem informasi, seperti perancang basis data dan pemogram, untuk menspesifikasikan, mengembangkan serta memelihara sistem informasi. Proses ini sering digambarkan secara bertingkat. Metafora bertingkat atau air terjun (waterfall) digunakan untuk menggambarkan bahwa keluaran dari suatu tahap merupakan masukan untuk tahap berikutnya. [Adi Nugroho, 2010: 41]

(7)

Identifikasi Proyek &

Seleksi

Inisiasi Proyek &

Prencanaan

Analisis

Perancangan Logika

Perancangan Fisik

Implementasi

Pemeliharaan

Gambar. 2.2 Contoh SDLC Waterfall 1. Identifikasi proyek dan seleksi

Tujuannya yaitu pemahaman awal situasi bisnis.

2. Inisiasi proyek dan perencanaan

Tujuannya untuk menentukan spesifikasi kebutuhan dan bagaimana sistem dapat membantu menyelesaikan permasalahan.

3. Analisis

Tujuannya untuk menganalisis situasi bisnis untuk menspesifikasikan dan menstrukturkan kebutuhan pengguna dan meyeleksi fitur.

4. Perancangan Logika

Tujuannya untuk mendapatkan dan menstrukturkan kebutuhan sistem secara keseuruhan.

5. Perancangan Fisik

Tujuannya yaitu mengembangkan spesifikasi teknologi.

(8)

6. Implementasi

Tujuannya untuk menulis program, membuat basis data, menginstal dan menguji sistem.

7. Pemeliharaan

Tujuannya yaitu memantau kegunaan atau fungsi sistem.

2.5.2 UML (Unified Modeling Language)

Unifield Modeling Language (UML) adalah bahasa untuk menspesifikasi, menvisualisasikan serta mengonstruksi bangunan dasar sistem perangkat lunak, termasuk melibatkan pemodelan aturan-aturan bisnis [Adi Nugroho, 2010: 119].

UML disebut sebagai bahasa pemodelan bukan metode. Bahasa pemodelan (sebagaian besar grafik) merupakan notasi dari metode yang digunakan untuk mendesain secara cepat. Bahasa pemodelan merupakan bagian terpenting dari metode. UML merupakan bahasa standar untuk penulisan blueprint software yang digunakan untuk visualisasi, spesifikasi, pembentukan dan pendokumentasian alat-alat dari sitem perangkat lunak.

TujuanUML diantaranya adalah :

1. Memberikan model yang siap pakai, bahasa pemodelan visual yang ekspresif untuk mengembangkan sistem dan yang dapat saling menukar model dengan mudah dan dimengerti secara umum.

2. Memberikan bahasa pemodelan yang bebas dari berbagai bahasa pemograman dan proses rekayasa.

3. Menyatukan praktek-praktek terbaik yang terdapat dalam pemodelan.

2.5.3 Analisa dan Perancangan Objek

UML biasanya disajikan dalam bentuk diagram/gambar yang meliputi class beserta atribut dan operasinya, serta hubungan antar class. UML terdiri dari banyak diagram, diantaranya:

1. Use Case Diagram

Use Case Diagram adalah gambar dari beberapa atau seluruh aktor dan use case dengan tujuan mengenali interaksi mereka dalam suatu sistem. Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem, yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem dan bukan

(9)

“bagaimana”. Sebuah use case mempresentasikan sebuah interaksi antara actor dengan sistem. Use case menggambarkan kata kerja seperti login ke sistem, maintenance user dan sebagainya. Oleh karena itu, use case diagram dapat membantu menganalisa kebutuhan suatu sistem. Dalam use case diagram terdapat istilah seperti aktor, use case dan use case relationship.

Tabel 2.1 Tabel Simbol Use Case Diagram

Simbol Keterangan

Aktor : Seseorang atau sesuatu yang dengan system yang sedang dikembngkan.

Use Case : Peringkat tertinggi dari fungsionalitas yang dimiliki system.

Association : adalah relasi antara actor dan use case.

Generalisasi : untuk memperlihatkan struktur pewaris yang terjadi.

Non Member

Lihat data

Registrasi

Ubah Status

Member Registrasi online

Gambar. 2.3 Contoh Pengunaan Use case pada Registrasi Online

(10)

2. Activity Diagram

Activity Diagram menggambarkan rangkaian aliran dari aktifitas, digunakan untuk mendiskripsikan aktivitas yang dibentuk dalam suatu operasi sehingga dapat juga digunakan untuk aktivitas lainnya seperti use case atau interaksi. Diagram berupa flow chart yang digunakan untuk memperlihatkan aliran kerja dari sistem.

Tabel 2.2 Simbol Activity Diagram

n

Simbol Keterangan

Titik Awal

Titik Akhir

Activity

Pilihan untuk pengambilan keputusan

Fork : Untuk menunjukkan kegiatan yang dilakukan secara paralel

Rake : menunjukkan adanya dekomposisi

Tanda Waktu

Tanda Penerimaan

Aliran Akhir (Flow Final)

(11)

Member Sistem

Login Validasi

Informasi kesalahan

Tampilan Form Table stock Masukkan Kode Barang(Id_Barang)

Menampilkan Data Barang Start

Finish

N Y

Gambar 2.4 Contoh Activity Diagram

3. Sequence Diagram

Sequence diagram menggambarkan kolaborasi dinamis antara sejumlah objek dan untuk menunjukkan rangkaian pesan yang dikirim antar objek, sesuatu yang terjadi pada titik tertentu dalam eksekusi sistem. Sequence diagram menjelaskan interaksi objek yang disusun berdasarkan urutan waktu. Secara mudahnya sequence diagram adalah gambaran tahap demi tahap yang seharusnya dilakukan untuk menghasilkan sesuatu sesuai dengan use case diagram. Sequence diagram berhubungan erat dengan use case diagram dimana 1 use case akan menjadi 1 sequence diagram.

(12)

Tabel 2.3 Simbol Sequence Diagram

Simbol Nama Simbol Keterangan

Object1

Object Life Line Partisipan Form.

Activation Merupakan sebuah focus dari control pada suatu waktu.

Message Pesan yang menggambarkan komunikasi yang terjadi antar objek.

Message (Call) Pesan yang menggambarkan pemanggilan yang terjadi antar objek.

Message (return) Pesan yang dikirim untuk diri sendiri.

Message (return) Pesan yang dikirim untuk diri sendiri.

Lifetime Menambahkan pemulaan dan menghentikan titik dari suatu object.

(13)

Admin Login Halaman Admin Update Stock Produk Masukkan Username&Passwod

Valid

Pilihan

Tambah Produk

Produk Database

Gambar 2.5 Contoh Squence Diagram

4. Class Diagram

Class Diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi dan lain-lain. Class diagram berfungsi untuk menjelaskan tipe dari objek sistem dan hubungannya dengan objek yang lain. Objek adalah nilai tertentu dari setiap attribute kelas entity. Class adalah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (attribute/property) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metode/fungsi).

Tabel 2.4 Simbol Class Diagram

Simbol Nama Simbol Keterangan

Class1

Class Menggambarkan

sesuatu yang

mengkapsulkan informasi di class

(14)

menampung nama class, atribut dan method.

1 0..1

Asosiasi Asosiasi yang

menghubungkan class

dengan class

Multiplycity.

1 *

Agregation Aggregation menggambarkan suatu class terdiri dari class lain atau suatu class adalah bagian dari class lain.

Generalization Generalization merupakan sebuah taxonomic

relationship antara class yang lebih umum dengan class yang lebih khusus.

Gambar 2.6 Contoh Class Diagram

(15)

2.5.4 Kamus Data

Kamus data biasanya merupakan bagian dari katalog sstem (system catalog) yang dibentuk untuk setiap basis data. Katalog sistem mendeskripsikan semua objek basis data, termasuk data tentang tabel-tabel seperti nama tabel, pembuat tabel, pengguna yang berhak menggunakanya, nama dan tipe data, kunci tamu (foreign key) dan kunci primer (primary key), berkas indeks dan sebagainya. Katalog sistem diciptakan oleh DBMS dan informasinya disimpan di tabel sistem, yang padanya dapat dilakukan permohonan seperti tabel data biasa, jika pengguna memiliki hak yang memadai. [Adi Nugroho, 2010: 530].

Tabel 2.5 Notasi Struktur Data Notasi Keterangan

= Terdiri dari

+ Dan ( and )

( ) Pilihan ( ya atau tidak ) { } Pengulangan proses/ Iterasi [ ] Pilih salah satu jawaban

I Pemisah pilihan didalam [ ]

* Keterangan atau catatan

@ Petunjuk (key field)

Tabel 2.6 Contoh Struktur Data

No Nama Arus data Struktur Data

1 Data Barang = Kd_Brg + Nm_Brg + Satuan + Hrg_Sat + Qty_Masuk + Qty_Keluar + Stok_Akhir + Tanggal

2 Data Pelanggan = Kd_Plg + Nm_Plg + Alamat + Kota + Kode_Pos + Telp + Lama_Kredit + Lmt_Kredit + NPWP

3 Data Pesanan = No_Psn + Tgl_Psn + Kd_Plg + Nil_Psn + Kd_Brg + Qty

4 Data Faktur = No_Fax + Tgl_Fax + Kd_Plg + Nil_Fax + Kd_Brg + Qty

(16)

2.6 Pengertian PHP

PHP singkatan dari PHP : Hypertext Prepocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source. PHP merupakan script yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting).

PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis.

Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru/up to date. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan. [Anhar, 2010: 3].

2.7 Pengertian MySQL

MySQL (My Structure Query Language) adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (Database Management System) atau DBMS dari sekian banyak DBMS, seperti Oracle, MS SQL, PostgreSQL, dan lain-lain.

[Anhar, 2010: 21].

MySQL merupakan DBMS yang multithread, multi-user yang bersifat gratis di bawah lisensi GNU General Public Licence (GPL). Tidak seperti Apache yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing. MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan Swedia, yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang hak cipta kode sumbernya. Kedua dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larson, dan Michael Monty Widenius. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, MySQL bersifat gratis atau open source sehingga kita bisa menggunakannya secara gratis. Pemrograman PHP juga sangat mendukung/support dengan database MySQL sehingga apabila kita mempelajarinya dengan sungguh-sungguh kita dapat mengaplikasikan PHP dan MySQL dalam membuat aplikasi website maupun dalam membuat website.

Beberapa kelebihan MySQL, antara lain:

1. MySQL dapat berjalan dengan stabil pada berbagai sistem operasi, seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, dan masih banyak lagi.

2. Bersifat open source, MySQL didistribusikan secara open source (gratis), di bawah lisensi GNU General Public Licence (GPL).

3. Bersifat multiuser, MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu bersamaan tanpa mengalami masalah.

(17)

4. MySQL memiliki kecepatan yang baik dalam menangani query (perintah SQL).

Dengan kata lain, dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.

5. Dari segi security atau keamanan data, MySQL memiliki beberapa lapisan sekuriti, seperti level subnet mask, nama host, dan izin akses user dengan perizinan yang mendetail serta password yang terenkripsi.

a. Selain MySQL bersifat fleksibel dengan berbagai pemrograman, MySQL juga memiliki interface (antarmuka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).

b. Dukungan banyak komunitas, biasanya tergabung dalam sebuah forum untuk saling berdiskusi membagi informasi tentang MySQL. Misalnya forum http://forums.mysql.com/.

Ketika menginstal server seperti PHPTriad, otomatis menginstal service MySQL sehingga Anda tidak perlu menginstal MySQL lagi. Mini server lain yang bisa Anda gunakan adalah XAMPP, WAMP, Apache2Triad, dan Appserv.

2.7.1 Data Definition Language

DDL atau Data Definition Language merupakan perintah SQL yang digunakan untuk mendefinisikan atau mendeklarasikan objek database, menciptakan objek database atau bahkan menghapus objek database. [Ema Utami, 2008: 75].

Objek database dapat berupa tabel atau database itu sendiri. DDL juga dapat digunakan untuk membuat koneksi antar tabel database beserta batasannya dengan menentukan indeks sebagai kuncinya. Data Definition Language terbagi menjadi:

1. Perintah CREATE

Digunakan untuk membuat objek database seperti membuat database, tabel, view, store procedure, trigger dan objek database lainnya. Query yang digunakan untuk membuat database adalah:

CREATE DATABASE Nama_Database

Sedangkan perintah untuk membuat tabel adalah:

CREATE TABLE Nama_Tabel (

Nama_Kolom1 Tipe_Data1 (Lebar_Data1),

(18)

Nama_Kolom2 Tipe_Data2 (Lebar_Data2) )

2. Perintah DROP

Digunakan untuk menghapus objek database, seperti menghapus database atau menghapus tabel. Query yang diguanakan untuk menghapus database adalah:

DROP DATABASE Nama_Database Atau untuk menghapus tabel:

DROP TABLE Nama_Tabel

3. Perintah ALTER

Digunakan untuk melakukan perubahan pada struktur tabel. Contoh query yang digunakan untuk merubah tabel adalah:

ALTER TABLE Nama_Tabel DROP COLUMN Nama_Field

2.7.2 Data Manipulation Language

Data Manipulation Languange (DML) merupakan query yang digunakan untuk memanipulasi data seperti menampilkan data, mengubah data, menghapus data atau mengisi data . [Ema Utami, 2008:101]. Data Manipulation Languange terbagi menjadi:

1. Perintah INSERT

Digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel. Sintaks yang dipakai adalah:

INSERT INTO Nama_Tabel (Daftar_Kolom) VALUES (Daftar_Nilai)

2. Perintah SELECT

Digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data. Data yang telah diambil atau dipilih boleh saja ditampilkan dalam aplikasi yang kita buat atau digunakan untuk kontrol program. Sintaks yang dipakai adalah:

SELECT Nama_Field FROM Nama_Tabel WHERE Kondisi

3. Perintah UPDATE

Digunakan untuk melakukan perubahan pada data. Update berfungsi untuk mengubah data dalam tabel. Sintaks yang dipakai adalah:

UPDATE Nama_Tabel SET Nama_Kolom = „Nilai_Kolom‟ WHERE Kondisi

(19)

4. Perintah DELETE

Digunakan untuk menghapus data dalam sebuah tabel. Sintaks yang dipakai adalah:

DELETE FROM Nama_Tabel WHERE Kondisi

2.8 Pengertian Cascading Style Sheets(css)

Cascading Style Sheets (CSS) adalah pelengkap dari HTML. CSS membentuk aturan tampilan atau style yang digunakan pada website, sehingga dapat dipisahkan antara isi website yang di tulis dengan HTML dan tampilan web yang ditulis dengan CSS. Biasanya CSS digunakan untuk menentukan warna, font, layout, dan membuat kita lebih leluasa untuk mengontrol tampilan tanpa mengutak-atik struktur isi [Olie, 2008: 50].

2.9 Pengertian Dreamweaver

Macromedia Dreamweaver 8, atau biasa di sebut “Dreamweaver 8”, adalah sebuah perangkat lunak aplikasi untuk mendesain dan membuat halaman web.[Arief Rahman, S.Kom. 2007: 2].

2.10 Pengertian XAMPP Control panel

XAMPP adalah sebuah software yang berfungsi untuk menjalankan website berbasis PHP dan menggunakan pengolahan data MySQL di komputer lokal. [Yogi Wicaksono, 2008: 49].

Referensi

Dokumen terkait

Terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan didasar data dengan cara yang sudah

Blok dalam sistem informasi yang terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan

1.Blok komponen sistem informasi yang terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di dasar data untuk

Blok model adalah rangkaian gabungan antara prosedur logika dan model matematik yang akan mengolah data yang tersimpan pada database dengan cara yang ditentukan untuk

Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat

Blok komponen sistem informasi yang terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di dasar data untuk

matematika yang mempproses data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. Komponen output, adalah hasil

Basis data (database block), basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan