Teknik Penulisan Kutipan
Teknik Penulisan Kutipan
Teknik Mengutip Teknik Mengutip
• Pengutipan dilakukan dengan
menggunakan nama akhir dan tahun di antara tanda kurung.
• Jika ada dua penulis, pengutipan
dilakukan dengan cara menulis nama akhir masing-masing penulis tersebut
• Jika ada lebih dari dua penulis, pengutipan dilakukakan dengan cara menulis nama
akhir penulis pertama diikuti dengan dkk.
Lanjutan Lanjutan
• Jika nama penulis tidak disebutkan, nama yang dicantumkan dalam kutipan adalah nama
lembaga yang menerbitkan, nama dokumen yang diterbitkan, atau nama koran.
• Untuk karya terjemahan, pengutipan dilakukan dengan cara menyebutkan nama penulis aslinya.
• Rujukan dari dua sumber atau lebih yang ditulis oleh penulis yang berbeda dicantumkan dalam satu tanda kurung dengan titik koma sebagai tanda pemisahnya.
Cara merujuk kutipan langsung Cara merujuk kutipan langsung
• Kutipan kurang dari 40 kata
- kutipan yang berisi kurang dari 40 kata ditulis di antara tanda (“…”) sebagai
bagian yang terpadu dalam teks utama, dan diikuti nama penulis, tahun, dan
nomor halaman.
- nama penulis dapat ditulis secara terpadu dalam teks atau menjadi satu dengan tahun dan nomor halaman.
Nama Penulis Disebut dalam Teks Nama Penulis Disebut dalam Teks
secara Terpadu secara Terpadu
• Contoh:
Diem, dkk. (2007:224) menyimpulkan
“Kebiasaan membaca dan belajar siswa dapat dikembangkan melalui penyediaan dan keteraksesan berbagai genre bahan- bahan cetak atau pun noncetak dan
melalui pelatihan membaca pemahaman dan keterampilan belajar.”
Nama Penulis Disebut Bersama dengan Nama Penulis Disebut Bersama dengan
Tahun Penerbitan dan Nomor halaman Tahun Penerbitan dan Nomor halaman
• Contoh:
Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah
“Kebiasaan membaca dan belajar siswa dapat dikembangkan melalui penyediaan dan
keteraksesan berbagai genre bahan-bahan
cetak atau pun noncetak dan melalui pelatihan membaca pemahaman dan keterampilan
belajar” (Diem, 2007: 224).
Jika Ada Tanda Kutip dalam Kutipan Jika Ada Tanda Kutip dalam Kutipan
Digunakan Tanda Kutip Tunggal (“…”) Digunakan Tanda Kutip Tunggal (“…”)
• Contoh:
kesimpulan dari penelitian tersebut
adalah “Terdapat kecenderungan semakin banyak ‘campur tangan’ pimpinan
perusahaan semakin rendah rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkotaan” (Soewigyo, 1991:101).
Kutipan 40 Kata atau Lebih Kutipan 40 Kata atau Lebih
• Kutipan yang berisi 40 kata atau lebih
dittulis tanpa tanda kutip secara terpisah dari teks yang mendahului, ditulis 1,5 cm dari garis tepi sebelah kiri dan kanan, dan diketik dengan spasi tunggal. Nomor
halaman juga harus ditulis.
Contoh Contoh
• Akhadiah, dkk. (2006:1) mengatakan kegiatan menulis sebagai berikut.
Kegiatan menulis merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam seluruh proses belajar yang dialami
mahasiswa selama menuntut ilmu di perguruan tinggi…
Kutipan Sebagian Dihilangkan Kutipan Sebagian Dihilangkan
• Apabila dalam mengutip langsung ada kata-kata dalam kalimat yang dibuang diganti dengan tiga titik.
Contoh:
“Dalam rangka otonomi pembelajaran di bidang pendidikan membaca, …
keterampilan belajar dan keterampilan
membaca pehaman itu sama pentingnya;
…” (Diem, 2001:95).
Cara Merujuk Kutipan Cara Merujuk Kutipan
Tidak Langsung Tidak Langsung
• Kutipan yang disebut secara tidak langsung atau dikemukakan dengan
bahasa penulis sendiri tanpa tanda kutip dan terpadu dalam teks. Nama penulis bahan kutipan dapat disebut terpadu dalam teks, atau disebut dalam kurung bersama tahun penerbitannya dan
halamannya.
Kutipan Tidak Langsung Kutipan Tidak Langsung
Henry Guntur Tarigan
Buku teks adalah buku pelajaran yang digunakan di sekolah sesuai
dengan tingkatannya. Tarigan (1998:12) menjelaskan bahwa buku teks adalah buku yang digunakan sekolah sesuai dengan gradasinya dan dipakai dalam bidang studi tertentu.