• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Kegemaran Membaca dan Menulis Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi Mahasiswa Semester V.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Kegemaran Membaca dan Menulis Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi Mahasiswa Semester V."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

SARI

Susanti, Yane Eka. 2008. Pengaruh Kegemaran Membaca dan Menulis Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi Mahasiswa Semester V. Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Asing. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I. Drs. Isfajar Ardinugroho M.Hum. Pembimbing II. Tri Eko Agustiningrum M,Pd.

Kata Kunci: kegemaran, membaca, menulis, karangan, narasi

Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata atau bahasa tulis. Menulis adalah sebuah proses yang dapat mengembangkan kemampuan dalam berpikir dinamis, kemampuan analitis dan kemampuan membedakan berbagai hal secara akurat dan valid. Mahasiswa yang memiliki kegemaran membaca dan menulis diasumsikan memiliki keterampilan menulis yang baik. Dengan gemar menulis, mahasiswa akan terbiasa menghadapi kendala yang ada pada kegiatan menulis sehingga kendala tersebut menjadi tidak berarti. Selain itu, frekwensi menulis seseorang akan sangat mempengaruhi kwalitas tulisan yang dihasilkan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kegemaran membaca dan kegemaran menulis terhadap kemampuan menulis karangan narasi mahasiswa semester V angkatan 2006/2007 Jurusan Bahasa dan Sastra Asing Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.

Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester V prodi Pendidikan Bahasa Prancis dan prodi Sastra Prancis. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode Angket, metode tes dan metode dokumentasi. Metode angket digunakan untuk mengetahui angka kegemaran membaca dan angka kegemaran menulis. Metode tes digunakan untuk mengukur kemampuan menulis karangan. Metode dokumentasi digunakan untuk mengetahui jumlah dan nama responden. Validitas angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas konstrak sedangkan untuk tes kemampuan menulis adalah validitas isi. Untuk mengetahui reliabilitas angket digunakan rumus "alpha", sedangkan rumus yang digunakan untuk mengetahui reliabilitas tes menulis adalah rumus "product moment". Untuk mengetahui pengaruh kegemaran membaca dan menulis terhadap kemampuan menulis digunakan rumus “regresi berganda”.

Berdasarkan perhitungan data diperoleh angka secara parsial untuk kegemaran membaca terhadap kemampuan menulis sebesar 0,42 atau 42%. Sedangkan pengaruh antara kegemaran menulis terhadap kemampuan menulis adalah 0,16 atau 16%. Artinya pengaruh kegemaran membaca terhadap kemampuan menulis lebih besar daripada pengaruh kegemaran menulis terhadap kemampuan menulis. Besar pengaruh kedua variabel secara simultan adalah 0,468 atau sebesar 47%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif antara kedua variabel.

Referensi

Dokumen terkait

1) Teknik transformasi lirik lagu dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi bahasa Perancis mahasiswa semester III kelas A Departemen Pendidikan Bahasa Perancis

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran melalui penggunaan media gambar kartun dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V MI

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui 1) Pengaruh penguasaan kosakata dan motivasi belajar terhadap kemampuan menulis karangan narasi bahasa Indonesia, 2)

Hasil analisis data menunjukan bahwa kemampuan menulis karangan narasi siswa dengan menggunakan metode number head together pada kelas VII-2 SMPN 25 Makassar hasilnya mengalami

Keempat, mendeskripsikan bagaimana tingkat kemampuan menulis karangan narasi ekspositoris siswa kelas X SMA N 2 Pulau Punjung dengan menggunakan metode field trip sesuai dengan

Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian adalah ’’Bagaimanakah kemampuan menulis karangan narasi ekspositoris berdasarkan teks wawancara dengan

Setelah data diolah dengan menggunakan rumus persentase diperoleh tingkat kemampuan menulis karangan narasi ekspositoris dengan menggunakan teknik konstruktivisme siswa kelas X SMA PGRI

Histogram Kemampuan Membaca Karangan Narasi Ekspositoris Siswa Kelas X SMAN 2 Koto Baru Kabupaten Dharmasraya dengan Menggunkan Teknik Isian Rumpang KESIMPULAN DAN SARAN