Nilai Tukar Petani (NTP) Gabungan bulan Juni 2016 Provinsi Kalimantan Barat sebesar 96,02 poin turun 0,70 poin atau berubah 0.72 persen dibanding NTP bulan Mei 2016 yaitu 96,72 poin. Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani naik sebesar 0,09 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani naik sebesar 0,82 persen.
NTP Tanaman Padi dan Palawija (NTPP) Juni 2016 sebesar 96,98 poin mengalamipenurunan 0,43 persen dibandingkan NTP bulan Mei 2016, sebesar 97,40 poin.
NTP Hortikultura (NTPH) Juni 2016 sebesar 105,32 poin mengalami kenaikan sebesar 0,94 persen dibandingkan NTP bulan Mei 2016 yaitu sebesar 104,33 poin.
NTP Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) Juni 2016 sebesar 92,03 poin turun sebesar 2,14 persen dibandingkan NTP bulan Mei 2016, yaitu sebesar 94,04 poin.
NTP Peternakan (NTPT) Juni 2016 sebesar 95,90 poin mengalami kenaikan sebesar 0,76 persen dibandingkan dengan bulan Mei 2016, sebesar 95,18 poin.
NTP Perikanan (NTPN) Juni 2016 sebesar 103,62 poin naik sebesar 0,77 persen.dibandingkan dengan bulan Mei 2016 yaitu sebesar 102,83 poin.Secara rinci NTP Perikanan dapat dipisahkan menjadi 2 subsektor, yaitu NTP Ikan Tangkap dan NTP Ikan Budidaya.
- NTP Perikanan Tangkap Juni 2016 sebesar 106,35 poin naik sebesar 1,34 persen dibandingkan dengan bulan Mei 2016 yaitu sebesar 104,95 poin.
- NTP Perikanan Budidaya Juni 2016 sebesar 99,50 poin turun sebesar 0,14 persen dibandingkan dengan bulan Mei 2016 yaitu sebesar 99,64 poin.
Dari empat Provinsi di Pulau Kalimantan yang dilaporkan pada bulan Juni 2016, NTP Provinsi Kalimantan Barat naik sebesar 1,13 persen, NTP Kalimantan Tengah naik sebesar 0,83 persen, NTP Kalimantan Selatan turun sebesar 0,33 persen, dan NTP Kalimantan Timur naik sebesar 0,25 persen.
Nilai Tukar Petani (NTP) Nasional bulan Juni 2016 tercatat sebesar 101,47 poin, turun 0,08 poin atau berubah 0,08 persen dibanding NTP Nasional bulan Mei 2016 yaitu sebesar 101,55 poin.
No. 36/07/61/Th.XIX, 1 Juli 2016
PERKEMBANGAN
NILAI
TUKAR
PETANI
KALIMANTAN
BARAT
BULAN : JUNI 2016
Nilai Tukar Petani (NTP) diperoleh dari perbandingan antara Indeks Harga yang Diterima Petani (It) dengan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dalam persentase. Pengeluaran konsumsi rumah tangga dan biaya produksi pertanian, merupakan salah satu Indikator Proxy untuk melihat tingkat kesejahteraan petani. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, relatif semakin sejahtera tingkat kehidupan petani.
NTP berfluktuasi setiap bulannya selama periode Januari 2016- Juni 2016. Penurunan NTP umumnya terjadi pada saat panen tanaman pangan, tanaman hortikultura (tanaman bahan makanan) maupun tanaman perkebunan rakyat, tetapi naik kembali pada waktu sesudahnya. Penurunan NTP di Kalimantan Barat terjadi pada bulan Maret 2016 (94,73 poin) karena penurunan harga jual bahan makanan ataupun hasil tanaman bahan makanan ataupun hasil tanaman perkebunan rakyat. Meskipun demikian, fluktuasi harga komoditas konsumsi rumah tangga dan biaya produksi serta penambahan barang modal (BPPBM) juga mempengaruhi tinggi rendahnya NTP.
1.1. Indeks Harga yang Diterima Petani (It)
Indek Harga yang Diterima Petani (It) menunjukkan fluktuasi harga komoditas pertanian yang dihasilkan petani. Pada bulan Juni 2016, It Kalimantan Barat mengalami kenaikan sebesar 0,09 persen dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 117,50 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 117,61 poin pada bulan Juni 2016. Kenaikan It tersebut dipengaruhi oleh naiknya indeks Tanaman Pangan sebesar 0,48 persen, kenaikan indeks Hortikultura sebesar 1,80 persen, penurunan indeks Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,34 persen, kenaikan indeks Peternakan sebesar 1,34 persen dan kenaikan indeks Perikanan sebesar 1,46 persen
1.2. Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib)
Melalui Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat pedesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.
Pada bulan Juni 2016 Ib Kalimantan Barat mengalami kenaikan sebesar 0,82 persen dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 121,49 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 122,48 poin pada bulan Juni 2016. Kenaikan Ib dimana komponen pendukungnya yaitu Indeks Konsumsi Rumah Tangga mengalami kenaikanan sebesar 0,98 persen, sedangkan Indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) Pertanian mengalami kenaikaan sebesar 0,21 persen.
Naikya Indeks Konsumsi Rumah Tangga pada bulan Juni 2016 dibandingkan Mei 2016 juga menunjukkan terjadinya Inflasi perdesaan pada bulan Juni 2016, indeks ini mengalami kenaikan sebesar 0,98 persen dibanding Mei 2016, yang disebabkan oleh ketujuh pendukung subkelompok Konsumsi Rumah Tangga, yaitu, subkelompok Bahan Makanan naik sebesar 1,40 persen, subkelompok Makanan jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau naik sebesar 1,32 persen, subkelompok Perumahan naik sebesar 0,12 persen, subkelompok Sandang naik sebesar 0,23 persen, subkelompok Kesehatan naik sebesar 0,50 persen, subkelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga naik sebesar 0,02 persen, subkelompok Transportasi dan Komunikasi naik sebesar 0,07 persen.
Indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) Pertanian pada bulan Juni 2016 tercatat sebesar 113.74 poin mengalami kenaikan sebesar 0,21 persen dibandingkan Mei 2016 yaitu sebesar 113,51 poin. Dari keenam komponen pendukung pada subkelompok indeks ini, subkelompok Bibit naik sebesar 0,33 persen, subkelompok Pupuk,Obat-obatan & Pakan naik sebesar 0,27 persen, subkelompok Biaya Sewa & Pengeluaran lain turun sebesar 0,02 persen, subkelompok Penambahan Barang Modal naik sebesar 0,37 persen, subkelompok Upah Buruh Tani naik sebesar 0,19 persen, sementara subkelompok Transportasi tidak mengalami perubahan.
2. NTP Subsektor Tanaman Padi dan Pelawija (NTPP)
Pada bulan Juni 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Tanaman Padi dan Palawija Provinsi Kalimantan Barat tercatat 96,98 poin, turun 0,42 poin atau berubah 0,43 persen dibanding NTP Mei 2016 yaitu 97,40 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Tanaman Padi dan Palawija naik sebesar 0,48 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 120,08 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 120,66 poin pada bulan Juni 2016, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,91 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 123,29 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 124,42 poin pada bulan Juni 2016.
3. NTP Subsektor Hortikultura (NTPH)
Pada bulan Juni 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat tercatat 105,32 poin naik 0,99 poin atau berubah 0,94 persen dibanding NTP Mei 2016 yaitu 104,33 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Hortikultura naik sebesar 1,80 persen, dibanding It bulan sebelumnya.yaitu dari 127,40 poin pada bulan Meil 2016 menjadi 129,69 poin pada bulan Juni 2016, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,85 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 122,11 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 123,15 poin pada bulan Juni 2016
4. NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR)
Pada bulan Juni 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Perkebunan Rakyat Provinsi Kalimantan Barat tercatat 92,03 poin turun 2,01 poin atau berubah 2,14 persen dibanding NTP Mei 2016 yaitu 94,04 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang diterima Petani (It) Perkebunan Rakyat turun sebesar 1,34 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 113,92 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 112,40 poin pada bulan Juni 2016, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,82 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 121,14 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 122,13 poin pada bulan Juni 2016
5. NTP Subsektor Peternakan (NTPT)
Pada bulan Juni 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Peternakan Provinsi Kalimantan Barat tercatat 95,90 poin mengalami kenaikan sebesar 0,72 poin atau berubah 0,26 persen dibanding NTP Mei 2016 yaitu 95,18 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Peternakan naik sebesar 1,34 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 112,44 poin pada bulan Mei
2016 menjadi 113,95 poin pada bulan Juni 2016, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani( Ib) naik sebesar 0,58 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 118,13 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 118,82 poin pada bulan Juni 2016
6.
NTP Subsektor Perikanan (NTPN)Pada bulan Juni 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Perikanan Provinsi Kalimantan Barat tercatat 103,62 poin naik 0,79 poin atau berubah 0,77 persen dibanding NTP Mei 2016 yaitu 102,83 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Perikanan naik sebesar 1,46 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 123,31 poin pada bulan Mei
2016 menjadi 125,11 poin pada bulan Juni 2016, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,69 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 119,91 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 120,74 poin pada bulan Juni 2016
7.
NTP Subsektor Perikanan TangkapPada bulan Juni 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Perikanan Tangkap Provinsi Kalimantan Barat tercatat 106,35 poin naik 1,36 poin atau berubah 1,34 persen dibanding Mei 2016 yaitu 104,99 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Perikanan Tangkap naik sebesar 2,09 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 126,47 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 129,12 poin pada bulan Juni 2016, dan Indeks Harga yang Dibayar
Petani (Ib) naik sebesar 0,74 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 120,51 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 121,41 poin pada bulan Juni 2016
8. NTP Subsektor Perikanan Budidaya
Pada bulan Juni 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Perikanan Budidaya Provinsi Kalimantan Barat tercatat 99,50 poin turun 0,14 poin atau berubah 0,14 persen dibanding NTP Mei 2016 yaitu 99,64 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Perikanan Budidaya naik sebesar 0,47 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 118,58 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 119,14 poin pada bulan Juni 2016, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,61 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 119,01 poin pada bulan Mei 2016 menjadi 119,74 poin pada bulan Juni 2016.
Lebih rinci mengenai perbandingan lt, lb dan NTP bulan Mei 2016 dan Juni 2016 dapat dilihat pada tabel 1.
Tabel 1.
Perubahan Nilai Tukar Petani Provinsi Kalimantan Barat
Bulan Mei-Juni 2016
(2012=100)
SEKTOR, KELOMPOK DAN SUBSEKTOR
GABUNGAN
(NTPP, NTPH, NTPR, NTPT &NTPN)
Indeks
Perubahan
(%)
Mei
2016
Juni
2016
(1)
(2)
(3)
(4)
1. INDEKS HARGA YANG DITERIMA PETANI
117.50
117.61
0.09
2. INDEKS HARGA YANG DIBAYAR PETANI
121.49
122.48
0.82
2.1. KONSUMSI RUMAH TANGGA
124.04
125.25
0.98
2.1.1. Bahan Makanan
130.84
132.67
1.40
2.1.2. Makanan Jadi
122.50
124.12
1.32
2.1.3. Perumahan
113.61
113.75
0.12
2.1.4. Sandang
125.04
125.33
0.23
2.1.5. Kesehatan
123.20
123.81
0.50
2.1.6. Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga
106.74
106.76
0.02
2.1.7. Transportasi dan Komunikasi
116.78
116.87
0.07
2.2. INDEKS BIAYA PRODUKSI DAN
113.51
113.74
0.21
PENAMBAHAN BARANG MODAL
(BPPBM)
2.2.1. Bibit
116.33
116.72
0.33
2.2.2. Obat-obatan dan Pupuk
113.68
113.98
0.27
2.2.3. Sewa Lahan, Pajak dan lainnya
107.84
107.82
-0.02
2.2.4. Transportasi
118.94
118.94
0.00
2.2.5. Penambahan Barang Modal
113.10
113.51
0.37
2.2.6. Upah Buruh Tani
112.67
112.88
0.19
Tabel 2.
Perubahan Nilai Tukar Petani Provinsi Kalimantan Barat
Dirinci Menurut Sub Sektor
Bulan Mei-Juni 2016
( 2012=100 )
URAIAN SUB SEKTOR
Indeks
Perubahan
Mei
2016
Juni
2016
(%)
(1)
(2)
(3)
(4)
1.INDEKS HARGA YANG DITERIMA PETANI
117.50
117.61
0.09
1.1. Petani Padi Palawija
120.08
120.66
0.48
1.2. Petani Hortikultura
127.40
129.69
1.80
1.3. Petani Perkebunan Rakyat
113.92
112.40
-1.34
1.4. Petani Peternakan
112.44
113.95
1.34
1.5. Petani Perikanan
123.31
125.11
1.46
1.5. 1.Petani Perikanan Tangkap
126.47
129.12
2.09
1.5. 2.Petani Perikanan Budidaya
118.58
119.14
0.47
2. INDEKS HARGA YANG DIBAYAR PETANI
121.49
122.48
0.82
1.1. Petani Padi Palawija
123.29
124.42
0.91
1.2. Petani Hortikultura
122.11
123.15
0.85
1.3. Petani Perkebunan Rakyat
121.14
122.13
0.82
1.4. Petani Peternakan
118.13
118.82
0.58
1.5. Petani Perikanan
119.91
120.74
0.69
1.5. 1.Petani Perikanan Tangkap
120.51
121.41
0.74
1.5. 2.Petani Perikanan Budidaya
119.01
119.74
0.61
3. NILAI TUKAR PETANI
96.72
96.02
-0.72
1.1. Petani Padi Palawija (NTPP)
97.40
96.98
-0.43
1.2. Petani Hortikultura (NTPH)
104.33
105.32
0.94
1.3. Petani Perkebunan Rakyat (NTPR)
94.04
92.03
-2.14
1.4. Petani Peternakan (NTPT)
95.18
95.90
0.76
1.5. Petani Perikanan (NTPN)
102.83
103.62
0.77
1.5. 1.Petani Perikanan Tangkap
104.95
106.35
1.34
1.5. 2.Petani Perikanan Budidaya
99.64
99.50
-0.14
9. Perbandingan Antar Provinsi (Kalimantan) dan Indonesia (Nasional)
Bila dibandingkan Nilai Tukar Petani (NTP) antar Provinsi di pulau Kalimantan dari empat provinsi dan NTP Indonesia (Nasional) yang dilaporkan pada bulan Juni 2016 Provinsi Kalimantan Barat turun sebesar 0,72 persen, Provinsi Kalimantan Tengah naik sebesar 0,39 persen, Provinsi Kalimantan Selatan turun sebesar 0,18 persen, dan Provinsi Kalimantan Timur naik 0,24 persen. Sedangkan NTP Indonesia (Nasional) naik sebesar 0,32 persen.
Perbandingan perubahan NTP untuk Pulau Kalimantandan dan NTP Nasional dapat dilihat pada Tabel 3.
Tabel 3.
Perbandingan Nilai Tukar Petani (NTP)
April-Mei 2016 dan Mei-Juni 2016
Di Pulau Kalimantan dan Nasional (2012=100)
N o Provinsi N T P Perubahan ( % ) April 2016 Mei 2016 Juni 2016 April-Mei 2016 Mei-Juni 2016 (1 ) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Kalimantan Barat
95,64
96,72
96,02
1,13 -0,72 2 Kalimantan Tengah96,92
97,73
98,12
0,83 0,39 3 Kalimantan Selatan97,54
97,22
97,04
-0,33 -0,18 4 Kalimantan Timur98,02
98,27
98,50
0,25 0,24 5 Indonesial (Nasional) 101,22 101,55 101,47 0,32 -0,08Informasi lebih lanjut hubungi:
Edi Rahman Asmara, SSi, MM Kepala Bidang Statistik Distribusi
Telepon: 0561-735345 E-mail : distribusi [email protected]
Website : http://kalbar.bps.go.id
BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT
VISI BPS : Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua
Informasi lebih lanjut hubungi:
Sari Mariani, SE
PLT.Kabid. Statistik Distribusi
Telepon: 0561-735345 E-mail : distribusi [email protected]