Perbandingan Nilai Estimasi Laju Filtrasi Glomerulus antara Cystatin C dan Kreatinin pada Penyakit Ginjal Kronik Anak
Teks penuh
Dokumen terkait
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya sertashalawat dan salam yang senantiasa kita panjatkan kepada nabi kita Muhammad SAW, sehingga
3 Pada penelitian populasi oleh (McClellan et al., 2004) prevalensi anemia berhubungan kuat dengan menurunnya LFG/Laju Filtrasi Glomerulus. Mengingat bahwa anemia pada
Hipotesis pada penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan hasil yang signifikan antara perhitungan nilai LFG berdasarkan serum kreatinin menggunakan formula
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar asam urat serum berdasarkan nilai eLFG CKD-EPI dan nilai eLFG CKD-EPI pada PGK non-dialisis (PGK-ND) baik
Penelitian ini bertuujuan untuk mengetahui hubungan kadar lipid serum (kolesterol total, HDL, LDL, Tg) dengan eLFG pada subyek PGK yang rawat jalan di
Faktor lain yang dapat mempengaruhi kontrol glikemik dengan profil serum kreatinin adalah keadaan kadar gula darah yang tinggi (hiperglikemia) pada pasien DM tipe
Menurut The National Foundation – Kidney Disease Outcomes Quality Initiative (NKF–K/DOQI), penyakit ginjal kronik adalah kerusakan ginjal dengan laju filtrasi glomerulus/LFG
Hasil pengukuran IMT subjek memberikan rata-rata nilai normal tinggi 23,87 kg/m dengan kisaran nilai 15,23 sampai 31,63 2 kg/m .2 Karakteristik Nilai Laju Filtrasi Glomerulus LFG