• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Keputusan Pembelian Dan Preferensi Konsumen Gula Pasir Curah Di Kota Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Keputusan Pembelian Dan Preferensi Konsumen Gula Pasir Curah Di Kota Medan"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

MAHDA SARI PUTRI (090304044) dengan judul penelitian Analisis Keputusan Pembelian Dan Preferensi Konsumen Gula Pasir Curah Di Kota Medan yang dibimbing oleh Bapak H.M. Mozart B. Darus, M.Sc dan Ibu Sri Fajar Ayu, SP, MM, DBA.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik konsumen gula pasir curah, untuk mengetahui proses pengambilan keputusan konsumen dalam pembelian gula pasir curah, untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian dan preferensi konsumen terhadap gula pasir curah. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, di pasar taradisional di Kecamatan Medan Kota. Metode pengambilan sampel yaitu dengan metode penelusuran (Accedental). Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode regresi linier berganda.

Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan : (1) Konsumen yang membeli gula pasir curah didominasi oleh konsumen yang berada pada rentang umur 25 – 29 tahun. Tingkat pendidikan konsumen terbesar ada pada tingkat pendidikan SMA. Jumlah tanggungan konsumen terbesar pada rentang 3 – 5 orang. Sementara jumlah

tanggungan konsumen terkecil berada pada rentang ≥ 5 orang. Jumlah pendapatan

konsumen terbesar berada pada kelompok 2.000.000 – 3.000.000. (2) Tahap pengambilan keputusan pembelian konsumen menunjukkan bahwa pada tahap pengenalan kebutuhan, yang menjadi motivasi utama pembelian gula pasir curah adalah harganya yang lebih murah dibandingkan gula pasir bermerek. Pada tahap pencarian informasi, harga sebagai fokus perhatian utama ketika adanya promosi dari gula pasir curah. Pada tahap evaluasi alternatif, warna gula pasir menjadi prioritas utama yang dipertimbangkan banyak konsumen dalam membeli gula pasir curah. Tekstur dan butiran gula menjadi indikator mutu utama terhadap gula pasir curah. Sebagian besar memilih gula pasir curah sebagai prioritas pilihan. Pada tahap pembelian, mayoritas pembelian tergantung pada kebutuhan banyak dilakukan dipasar tradisional. Namun, jika gula pasir bermerek mengadakan promosi berupa pemberian potongan harga, diskon atau kupon berhadiah, mayoritas konsumen akan membelinya. Pada tahap pasca pembelian, mayoritas konsumen merasa biasa saja mengkonsumsi gula pasir curah. Jika gula pasir curah tidak tersedia, konsumen memilih untuk membeli gula pasir curah ke tempat lain. Sebagian besar akan tetap membeli jika harga gula pasir curah naik. Mayoritas konsumen tidak menyarankan orang lain untuk mengkonsumsi gula pasir curah.. (3) Harga beli konsumen dan pendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi gula pasir curah, sedangkan jumlah tanggungan berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi gula pasir curah.

Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Preferensi Konsumen, Gula Pasir Curah

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) alasan konsumen membeli minyak goreng curah adalah harganya murah, merupakan kebutuhan sehari-hari dan mudah diperoleh; (2) Tidak

Pada tahap pengenalan kebutuhan, alasan utama konsumen membeli pelumas Fastron adalah sesuai dengan kebutuhan; pada tahap pencarian informasi, sumber informasinya adalah iklan; pada

Pada tahap pengenalan kebutuhan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan pembelian terdapat beberapa tabel meliputi, tabel jenis buah yang paling disukai,

Proses pengambilan keputusan terdiri dari tiga tahap yaitu: (1) Pengenalan kebutuhan: tahap pertama proses keputusan pembelian dimana konsumen mengenali permasalahan atau kebutuhan,

Proses pengambilan keputusan pembelian sayur organik, konsumen memiliki motivasi aman bagi kesehatan dengan mengkonsumsi sayur organik dan perwujudan gaya hidup sehat

Tingkat kepuasan konsumen terhadap kinerja yang diberikan oleh produk gula pasir Gulaku berada pada tingkatan “ puas” yaitu sebesar 77,73 persen, jadi harapan atau tingkat

2 Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian gula pasir bermerek dan tidak bermerek adalah variabel pendapatan, variabel harga beli dan variabel jumlah konsumsi

Selain itu, penelitian ini juga mengkaji proses keputusan pembelian konsumen beras organik di Komunitas 1000 Kebun Kota Bandung melalui lima tahap yaitu pengenalan kebutuhan, pencarian