• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENULISAN PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENULISAN PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STU"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

B U K U PA N D U A N

PENULISAN PROPOSAL

(2)

TIM PENYUSUN

BU KU PA ND U A N

PENULISAN PROPOSAL PEMBUKAAN PROGRAM STUDI BARU

DI UNIVERSITAS INDONESIA

EDISI 2005

1. Prof. Dr. Sri Setianingsih Suwardi, S.H. (BPMA)

2. Dr. Ir. Gunawan Wibisono, M.Sc.

(UPMA-Fakultas Teknik)

3. Dra. Widyawati, MSP

(UPMA-Program Pascasarjana)

(3)

PROSEDU R PEN GAJ U AN PROPOSAL

PEM BU K AAN DEPART EM EN DAN PROGRAM ST U DI DI U N I V ERSI T AS I N DON ESI A

Berdasarkan Surat Edaran Warek I No. 1539/PT02.H14.1/I/TU/2003, Tanggal 17 Desember 2003

Verivikasi Usulan Proposal

Pengantar & Rekomendasi

Rekomendasi

Verivikasi Usulan Proposal

Pengantar & Rekomendasi

Pengantar

Surat ijin penyelenggaraan

2 th Usulan

Proposal

Rekomendasi

Rekomendasi

Izin Pembukaan Program

DEPARTEMEN DEKAN/KETUA PPS SAF / BP PPS REKTOR BPMA* S A U DIRJEN

Tidak

Ya

Tidak

Ya

* Peran BPMA adalah sebagai badan di bawah Rektor yang diberi tugas oleh Rektor

Tidak

Ya

Tidak

(4)

PENGANTAR

Dengan diputuskannya UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan

Ketetapan

MWA

No.

001/SK/MWA-UI/2004

tentang Pembukaan,

Penutupan,

Penggabungan, dan Penggantian Nama Fakultas, Departemen, Program Studi di

Universitas Indonesia, maka dipandang perlu untuk merevisi Buku Panduan Penulisan

Proposal Pembukaan Program Studi Baru di Universitas Indonesia (Edisi 2003). Revisi

Buku Panduan tesebut dimaksudkan untuk mempermudah penulisan Proposal

Pembukaan Program Studi Baru di Universitas Indonesia sesuai dengan peraturan yang

berlaku. Hasil revisi Buku Panduan, selanjutnya disebut Buku Panduan Edisi 2005.

Pengusulan program studi baru perlu dikaji lebih dulu sebelum usulan program studi baru

diajukan untuk mendapat ijin dari Dikti. Kajian tersebut dimaksudkan untuk mengevaluasi

terhadap efektivitas penyelenggaraan program studi, tidak hanya dalam kaitannya dengan

proses belajar-mengajar, tetapi juga dalam kaitan tridarma yang lain, yaitu penelitian dan

pengabdian masyarakat dalam upaya penguasaan ilmu maupun dalam upaya pencapaian

kesiapan penerapan keahlian tertentu. Hasil kajian terhadap program studi yang

diusulkan dapat dipakai untuk memperbaiki dan menambah butir-butir keterangan yang

diperlukan sesuai dengan format yang telah ditetapkan Dikti dalam Keputusan Dirjen Dikti

No. 108/Dikti/Kep/2001 tentang Pedoman Pembukaan Program Studi dan/atau Jurusan,

agar memperlancar pengusulan untuk memperoleh ijin dari Dikti.

Mengapa UI perlu menyusun satu Buku Panduan tersendiri dalam menyusun proposal

pembukaan program studi baru? Hal ini dilakukan dengan alasan-alasan sebagai berikut:

1. Panduan-panduan yang dikeluarkan oleh Depdiknas dan Dikti tentang hal tersebut

adalah berlaku umum untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia, yang kondisi dan

mutu akademiknya sangat beraneka-ragam;

2. UI menempati satu posisi khusus dan mempunyai karakteristik tersendiri dalam dunia

perguruan tinggi di Indonesia. UI perlu menjaga mutu akademiknya;

3. UI perlu menafsirkan dan mengimplementasikan panduan-panduan yang dikeluarkan

oleh Depdiknas dan Dikti, sesuai dengan karakteristik UI;

4. UI sudah mempunyai badan-badan tertinggi otonom sebagai penentu kebijakan

(5)

Buku Panduan Edisi 2005 ini disusun oleh satu tim kerja yang melibatkan

anggota-anggota Unit Penjaminan Mutu Akademik (UPMA) Fakultas, di bawah koordinasi Prof. Dr.

Sri Setianingsih Suwardi, S.H. Susunan tim kerja dilampirkan pada halaman akhir Buku.

Dengan adanya Buku Panduan Edisi 2005 ini, diharapkan dapat menolong pengusul

pembukaan program studi baru dalam membuat proposal pembukaan program studi baru.

Buku Panduan Edisi 2005 ini terdiri atas empat (4) bagian yaitu:

1. Bagian I: Format proposal yang diisi oleh pengusul. Pengisian format tersebut

didasarkan pada uraian yang terdapat pada bagian II buku ini.

2. Bagian II: Komponen-komponen yang ada dalam format, uraian komponen yang

harus diikuti dalam pengisian format, dan landasan hukum.

3. Bagian III: Lampiran yang berupa format-format yang harus diisi untuk melengkapi

proposal.

4. Bagian IV: Lampiran peraturan perundang-undangan yang merupakan acuan dalam

pengajuan proposal, yaitu:

(a) Keputusan Dirjen Dikti No. 108/DIKTI/Kep/2001 tentang Pedoman Pembukaan

Program Studi dan/atau Jurusan Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan

Nasional Nomor 234/U/2000 tentang Pendirian Perguruan Tinggi.

(b) Ketetapan MWA UI No. 001/SK/MWA-UI/2004 tentang Pembukaan, Penutupan,

Penggabungan, dan Penggantian Nama Fakultas, Departemen, Program Studi di

Universitas Indonesia.

Format proposal yang disusun meliputi:

I.

Pendahuluan

II.

Visi, Misi, Sasaran, Tujuan, dan Karakteristik Pembukaan Program Studi.

III.

Kurikulum

IV.

Sumber Daya

V.

Pendanaan

VI.

Manajemen Akademik

VII.

Kemahasiswaan

(6)

1. Adanya prospek pekerjaan yang nyata bagi lulusan program studi yang akan dibuka.

2. Kepastian bahwa dengan adanya pembukaan program studi baru tidak

mengakibatkan beban tambahan finansial bagi UI dan misi utama UI masih tetap

menjadi acuan bagi pembukaan program studi.

3. Program studi harus dapat menjamin keberlanjutan program.

4. Pembukaan program studi harus menghindari terjadinya persaingan yang tidak sehat

antara program studi yang ada di UI.

Prosedur pengajuan proposal pembukaan P.S. baru adalah sebagai berikut:

1. Departemen/Fakultas/Program Pascasarjana (PPs) yang akan mengajukan usul

pembukaan P.S. Baru, membicarakannya dengan Kelompok Pakar (

Peer Group

) yang

ada di Departemen bersangkutan atau di luar Departemennya.

2. Usulan Departemen yang disertai pendapat Kelompok Pakar disampaikan ke

Dekan/Ketua Program Pascasarjana (Ka. PPs).

3. Dekan/Ka. PPs akan menyampaikan usulan tersebut ke Senat Akademik Fakultas

(SAF), sedangkan di lingkungan PPs disampaikan ke Badan Pertimbangan Program

Pascasarjana (BP3S) untuk dibahas.

4. Setelah pembahasan di SAF/BP3S, maka akan dibuat rekomendasi. Usulan proposal

yang telah disetujui oleh SAF/BP3S akan dikembalikan ke Dekan/Ka. PPs disertai

lampiran hasil telaah/rekomendasi SAF/BP3S.

5. Dekan/Ka. PPs mengusulkan proposal tersebut ke Rektor dan dilampirkan

rekomendasi dari SAF/BP3S.

6. Rektor meminta BPMA sebagai aparat Rektor untuk menelaah apakah Proposal

Pembukaan Program Studi Baru telah memenuhi persyaratan administrasi dan

prosedur yang ditentukan.

7. Hasil telaah BPMA disampaikan ke Rektor.

8. Proposal yang telah disetujui oleh Rektor kemudian diajukan ke SAU untuk dimintakan

persetujuan dari segi keilmuan dan kelayakan pembukaannya.

9. Jika SAU setuju maka diajukan kembali ke Rektor untuk diteruskan ke Dikti guna

memperoleh ijin dari Dikti.

10. Jika SAU belum setuju, dikembalikan melalui Rektor untuk selanjutnya disampaikan

kepada Dekan/Ka. PPs. Dekan/Ka. PPs kemudian menyampaikan Proposal tersebut

kepada Departemen pengusul dan kelompok pakar.

11. Tim pengusul selanjutnya diminta untuk memperbaiki sesuai arahan SAU, yang

kemudian diajukan kembali sesuai prosedur di atas.

Urutan Proses pengajuan proposal pembukaan Program Studi Baru dapat dilihat pada

(7)

PROSEDUR PENGAJUAN PROPOSAL

PEMBUKAAN DEPARTEMEN DAN PROGRAM STUDI

DI UNIVERSITAS INDONESIA

Berdasarkan Surat Edaran Warek I No. 1539/PT02.H14.1/I/TU/2003, Tanggal 17 Desember 2003

Verifikasi Usulan Pr oposal

Pengantar & Rekomendasi

Rekomendasi

Verifikasi Usulan Pr oposal

Pengantar & Rekomendasi

Pengantar Usulan

Pr oposal

Rekomendasi

Rekomendasi

DEPARTEMEN DEKAN/KETUA PPS SAF / BP PPS REKTOR BPMA* S A U DIRJEN

Tidak

Ya

Tidak

Ya Tidak

Ya

(8)

DAFTAR ISI

Halaman

PENGANTAR

i

DAFTAR ISI

v

BAGIAN I: FORMAT PROPOSAL

I

Pendahuluan ………...

1

II

Visi, Misi, Sasaran, Tujuan, dan Karakteristik Pembukaan

Program Studi ……….

1

III

Kurikulum ……….

1

IV

Sumber Daya ………..

2

V

Pendanaan ………..

2

VI

Manajemen Akademik ………...

3

VII

Kemahasiswaan ……….

3

VIII

Unit Pengembangan Ilmu Terkait ………

4

IX

Kesimpulan ………..

4

BAGIAN II: URAIAN FORMAT

I

Pendahuluan ………...

5

II

Visi, Misi, Sasaran, Tujuan, dan Karakteristik Pembukaan

Program S

tudi ……….

6

III

Kurikulum ……….

9

IV

Sumber Daya ………..

11

V

Pendanaan ………..

14

VI

Manajemen Akademik ………...

15

VII

Kemahasiswaan ……….

18

VIII

Un

it Pengembangan Ilmu Terkait ….………...

22

IX

Kesimpulan ………..

23

BAGIAN III: Lampiran Form

Form 1

Struktur Kurikulum Program Studi ……….

27

Form 2

Beban Dosen Tetap Calon Pengajar Program Studi …………..

28

Form 3

Sa

rana dan Prasarana Program Studi ………..

29

Form 4

Surat Pernyataan Dosen Tetap ………..

30

Form 5

Daftar Riwayat Hidup ………...

31

Form 6

Surat Ijin Penggunaan Sarana Laboratorium ………..

32

(9)

BAGIAN IV: Lampiran Peraturan Perundang-undangan

(10)

BAGIAN I

FORMAT PROPOSAL

I.

Pendahuluan

Uraian dalam pendahuluan harus mencerminkan filosofi pembukaan program

studi. Uraian lainnya meliputi komponen-komponen:

1. Kualifikasi yang dibutuhkan;

2. Gambaran jumlah kebutuhan;

3. Sumber masukan program;

4. Keberlanjutan program.

II.

Visi, Misi, Sasaran, Tujuan, dan Karakteristik Program Studi yang

Diusulkan

1. Pernyataan/Rumusan visi Program Studi yang diusulkan;

2. Pernyataan/Rumusan misi Program Studi yang diusulkan;

3. Sasaran pembukaan Program Studi yang diusulkan;

4. Tujuan pendidikan Program Studi yang diusulkan;

5. Karakteristik Program Studi yang diusulkan.

III.

Kurikulum

Berikan gambaran yang jelas mengenai kurikulum dengan memusatkan

pembahasan pada hal-hal berikut:

1. Kualifikasi kompetensi lulusan yang diharapkan;

2. Struktur dan isi kurikulum inti dan institusional yang mencerminkan

a. Kesesuaian dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan;

b. Relevansi dengan kebutuhan masa kini dan masa yang akan datang;

c. Tuntutan kadar kematangan intelektual mahasiswa, kadar tingkat

kemandirian, dan kreativitas mahasiswa;

d. Muatan aspek penelitian, termasuk penulisan tugas akhir;

e. Hubungan antara mata ajaran yang satu dengan yang lain.

(11)

4. Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri yang tercermin

dalam mata ajaran pilihan.

5. Rujukan yang digunakan (

bench mark

). Mohon disebutkan bila

menggunakan acuan universitas luar negeri.

IV.

Sumber Daya

Berikan gambaran mengenai kondisi sumber daya yang disediakan untuk

melaksanakan program studi, meliputi aspek-aspek:

1. Staf pengajar (Dosen)

a. Jumlah dosen tetap

b. Jumlah dosen tidak tetap

c. Kualifikasi dosen dan guru besar

d. Beban tugas per semester

2. Sarana dan prasarana

3. Tenaga administrasi dan penunjang akademik

a. Jumlah

b. Kualifikasi

c. Tugas

d. Wewenang dan tanggung jawab

V.

Pendanaan

Berisikan gambaran mengenai kebutuhan dana investasi, dana operasional,

dan pemeliharaan serta kebutuhan dana lainnya, disertai dengan gambaran

mengenai sumber-sumber yang ada untuk memenuhi kebutuhan tesebut,

dalam bentuk:

(12)

VI.

Manajemen Akademik

Berisi

gambaran

mengenai

pengelolaan

program

studi,

rencana

pengembangan program studi baik untuk jangka pendek (1-4 tahun ke

depan), jangka menengah (5-8 tahun ke depan) maupun jangka panjang

(9-12 tahun ke depan), bagaimana sumber daya yang ada akan dikelola dan

dikembangkan tanpa mengganggu program studi lain serta bagaimana mutu

program studi tersebut akan dibina. Komponen ini harus berisikan paling

tidak hal-hal sebagai berikut:

1. Pelaksana akademik;

2. Rencana pengembangan program studi;

3. Manajemen sumber daya

a. Struktur organisasi

b. Tugas staf pengelola, wewenang dan tanggung jawab di tingkat

Fakultas dan Program Studi

4. Manajemen mutu akademik (Penjaminan mutu Program Studi dan

Prosedurnya)

a. Gambaran penjaminan mutu program studi (mempertahankan dan

meningkatkan mutu akademik)

b. Audit akademik

c. Proses Pembelajaran (input, proses belajar mengajar, output)

5. Dukungan kerjasama.

VII. Kemahasiswaan

Berikan gambaran yang jelas mengenai:

1. Persyaratan penerimaan;

2. Test yang diadakan untuk seleksi;

3. Bantuan dan bimbingan mahasiswa;

4. Sistem pembayaran;

5. Kegiatan pembelajaran;

6. Jangka waktu penyelesaian studi;

7. Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa;

(13)

VIII. Unit Pengembangan Ilmu Terkait

1. Penelitian;

2. Kegiatan Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat;

3. Penyuluhan, Pelatihan, dan Konsultasi.

IX.

Kesimpulan

Memberikan gambaran umum bagaimana program studi akan memenuhi

kebutuhan yang ada, gambaran mengenai kelemahan-kelemahan dan

kekuatan dari program studi serta tantangan umum yang akan dihadapi di

masa depan, serta bagaimana program studi akan memposisikan diri untuk

(14)

I. Pendahuluan

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

I. 2. 3. 4.

Kualifikasi yang dibutuhkan Gambaran jumlah Kebutuhan Sumber masukan program Keberlanjutan program

- Uraian dalam pendahuluan berisi filosofi pembukaan program studi, yaitu rasional/ alasan-alasan mengapa P.S. ini layak didirikan ditinjau dari kebutuhan pasar, pengembangan ilmu, dan kondisi universitas/ fakultas/ departemen, serta keberlanjutan program.

- Uraian lainnya meliputi setiap komponen yang mengacu pada keadaan yang ada di P.S.

(15)

II. Visi, Misi, Sasaran, Tujuan, dan Karakteristik Program Studi

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

I. Visi

 Visi adalah pernyataan ringkas yang berisi keinginan, cita-cita, atau bayangan tentang kondisi, bentuk, dan karakter program studi pada suatu masa tertentu yang relatif lama, namun secara eksplisit dapat terukur (SPMA UI).

Pernyataan/ rumusan visi program studi yang diusulkan.

Mengacu pada Renstra UI dan Fakultas.

2. Misi

 Misi adalah pernyataan ringkas tentang tugas-tugas yang diemban oleh program studi (P.S.), untuk siapa tugas itu dilakukan dan bagaimana cara tugas itu dilakukan. Jadi, misi adalah apa yang harus dilakukan P.S. untuk mencapai visi P.S. (SPMA UI).

Pernyataan/ rumusan misi program studi yang diusulkan

Mengacu pada Renstra UI dan Fakultas.

3. Sasaran

 Uraian sasaran P.S. yang diusulkan mengacu pada filosofi program studi dan menjawab pertanyaan mengapa program studi baru diusulkan.

(16)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

4. Tujuan

 Tujuan akademik adalah keluaran (outcomes) dari universitas yang bersifat spesifik dan terukur.

 Tujuan akademik P.S. secara konsisten mengacu pada tujuan akademik universitas.  Tujuan akademik harus menentukan standar

mutu.

 Standar mutu mengacu pada visi, misi, dan nilai universitas.

Rumusan tujuan pendidikan P.S. yang diusulkan.

- PP No. 152 Tahun 2000 tentang Penetapan UI sebagai BHMN, Pasal 5.

- Renstra UI.

 Tujuan pembukaan P.S. baru harus mengacu juga pada tujuan lulusan yang diberikan dalam Keputusan Mendiknas.

- P.S. Doktor mengacu pada Kep. Mendikbud No. 212/U/1999 tentang Pedoman

Penyelenggaraan Program Doktor, Pasal 2.

- P.S. Magister mengacu pada Kep. Mendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, Pasal 3 ayat (3).

- P.S. Sarjana (S1) mengacu pada Kep. Mendiknas 232/U/ 2000, Pasal 3 ayat (2).

- P.S. Non Reguler (ekstensi dan akhir pekan) mengacu pada Kep. Dikti No.

28/DIKTI/Kep/2002 tentang

(17)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

- Program Profesional mengacu pada Kep. Mendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, Pasal 4.

- Program Spesialis mengacu pada Kep. Rektor UI No. 470/SK/R/2004 tentang Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa Univesitas Indonesia.

- UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

5. Karakteristik Rumusan karakteristik/ciri khas P.S. yang diusulkan sebagai pembeda dengan P.S. lain, baik dari segi filosofi dan kurikulum.

(18)

III. Kurikulum

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

* - Kurikulum adalah segala kegiatan dan pengalaman belajar yang dirancangkan, direncanakan, diprogramkan dan

diselenggarakan oleh lembaga bagi anak didiknya (mahasiswa) dengan maksud mencukupi tujuan pendidikan.

- Kurikulum merupakan landasan utama penyelenggaraan pendidikan akademik dan/atau profesional agar mahasiswa menguasai pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang sesuai dengan sasaran kurikulum. Hubungan mahasiswa dengan kurikulum terkait dengan pembelajaran.

Rumusan kurikulum P.S. yang diusulkan sesuai

dengan aturan yang menyatakannya. - PP No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 13 ayat (1).

- Kep. Mendiknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, Pasal 1 butir 6.

- Materi dasar pendidikan program akta mengajar V, Buku III B (Pengembangan kurikulum, Depdikbud, Dirjen Dikti.

- Ketetapan MWA-UI No. 006/SK/MWA-UI/2004 tentang Kurikulum Pendidikan Akademik UI.

- Kep. Mendikbud No. 212/U/1999 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Doktor, Pasal 5, untuk Kurikulum S3.

- Keputusan Rektor-UI No. 263/SK/R/UI/2004 tentang Penyelenggaraan Program Doktor di UI, Pasal 5.

1. Kualifikasi Kompetensi Lulusan yang diharapkan.

Program studi yang diusulkan menentukan kompetensi lulusan yang diharapkan.

2. Struktur dan Isi Kurikulum Inti dan Institusional. Rumusan sesuai dengan aturan yang menyatakannya.

(19)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

a. Kurikulum Inti Struktur dan isi kurikulum inti dan institusional mencerminkan:

a) Kesesuaian dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan;

b) Relevansi dengan kebutuhan masa kini dan masa yang akan datang;

c) Tuntutan kadar kematangan intelektual mahasiswa, kadar tingkat kemandirian, dan kreativitas mahasiswa;

d) Muatan aspek penelitian, termasuk penulisan tugas akhir;

e) Hubungan antara mata ajaran yang satu dengan yang lain.

- Kep. Mendiknas No. 232/U/2000 Pasal 7 ayat (2), (3), Pasal 8, Pasal 10 dan Pasal 11.

- Kep. Mendiknas No. 45/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5, dan Pasal 6.

b. Kurikulum Institusional Catatan: lihat Form 1: Struktur Kurikulum P.S. - Kep. Mendiknas No. 232/U/2000 Pasal 7 ayat (4), Pasal 9, Pasal 10 dan Pasal 11.

3. Kewenangan Penentu Kurikulum dan Peninjauan Kurikulum.

Rumusan sesuai dengan aturan yang menyatakannya.

- Kep. Mendiknas No. 232/U/2000 Pasal 11.

- Kep. Mendiknas No. 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi, Pasal 7.

- Kep. Mendiknas No. 45/U/2002, Pasal 6 dan 7.

(20)

IV. Sumber Daya

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

1. Staf Pengajar (Dosen) a. Jumlah dosen tetap b. Jumlah dosen tidak tetap c. Kualifikasi dosen dan guru besar d. Beban tugas per semester

Uraikan dosen yang akan aktif dalam

penyelenggaraan P.S. yang diusulkan dengan memperhatikan aturan yang berlaku.

Jumlah staf akademik Guru Besar;

Staf akademik tetap S3; Staf akademik tetap S2; Staf akademik tetap S1.

Jumlah staf akademik tidak tetap.

Beban tugas per semester rata-rata yang dialokasikan dan yang sudah dijalankan untuk: 1) Mengajar (per minggu)

2) Meneliti (per minggu)

3) Pengabdian pada masyarakat (per minggu).

Catatan: lihat Form 2: Beban Dosen Tetap Calon Pengajar P.S.

Berikan gambaran tentang rencana: 1) Peningkatan kinerja staf yang meliputi

peningkatan motivasi, kedisiplinan staf, kemampuan staf beradaptasi dengan lingkungan akademik, dan prestasi yang memuaskan.

- Kep. Mendikbud No. 212/U/1999 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Doktor, Pasal 3 ayat (2d): …2 tenaga akademik tetap dengan jabatan akademik G.B dan mempunyai latar belakang

pendidikan yang sama/sebidang ditambah 4 tenaga S3 dengan latar belakang

pendidikan yang sama/sebidang.

- Kep. Mendiknas No. 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi (lampiran 1: Persyaratan minimal jumlah dan kualifikasi dosen tetap untuk setiap P.S.).

- Kep. Mendiknas No. 184/U/2001 tentang Pedoman Pengawasan-Pengendalian dan Pembinaan Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana di Perguruan Tinggi, Pasal 1 butir 1d.

(21)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

2) Peningkatan kemampuan (ability)

a) Kemampuan melaksanakan pengajaran yang meliputi kemampuan dalam :

- persyaratan pengajaran;

- fasilitas proses pembelajaran;

- pengelolaan kelas;

- evaluasi proses pembelajaran b) Kemampuan mempublikasi karya ilmiah. c) Kemampuan menerapkan kepakaran. d) Kemampuan mengintegrasikan

kepakarannya.

3) Pemberian kesempatan dan mendorong untuk berkembang terus.

2. Sarana dan Prasarana Berikan uraian mengenai sarana dan prasarana yang meliputi:

1) Ruang kuliah; 2) Ruang dosen; 3) Ruang seminar; 4) Laboratorium; 5) Perpustakaan; 6) Fasilitas komputer;

7) Fasilitas teknologi informasi;

8) Perlengkapan pendukung pembelajaran;

- Kep. Mendiknas No. 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi, Pasal 12 dan Lampiran 4: Persyaratan minimal sarana dan prasarana.

(22)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

3. Tenaga Administrasi dan Penunjang Akademik a. Jumlah

b. Kualifikasi c. Tugas

d. Wewengang dan tanggung jawab

Berikan uraian tentang tenaga administrasi dan penunjang akademik yang dibutuhkan.

- Kep. Mendiknas No. 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi, Lampiran 3: Persyaratan minimal jumlah dan kualifikasi tenaga administrasi dan penunjang akademik.

(23)

V. Pendanaan

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

1. 2. 3. 4.

Kebutuhan dana investasi

Kebutuhan dana operasional dan pemeliharaan Penerimaan internal

Penerimaan eksternal

Penjelasan mengenai empat (4) komponen pendanaan.

PP No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 114.

PP No. 61 Tahun 1999 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Negeri sebagai BHMN, Pasal 19.

PP No. 152 Tahun 2000 tentang Penetapan UI sebagai BHMN, Pasal 12.

(24)

VI. Manajemen Akademik

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

1. Pelaksana Akademik Jelaskan unsur/pelaksana akademik di P.S. yang diusulkan.

- PP No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 31.

- PP No. 61 Tahun 1999 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Negeri sebagai BHMN, Pasal 7.

- PP No. 152 Tahun 2000 tentang Penetapan UI sebagai BHMN, Pasal 13.

- ART UI Pasal 38 (f), Pasal 60 dan 61.

-

Ketetapan MWA UI No. 001/SK/MWA-UI/2004 tentang Pembukaan, Penutupan, Penggabungan, dan Penggantian Nama Fakultas, Departemen, Program Studi di UI, BAB. V dan VI.

2. Rencana Pengembangan Program Studi Jangka pendek 1 - 4 tahun Jangka menengah 5 - 8 tahun Jangka panjang 9 - 12 tahun

(sesuai dengan masa jabatan Dekan/Ka. PPs yang diatur dalam ART UI Pasal 46 ayat (6) dan Pasal 52 ayat (6).

Kep. Dirjen Dikti No. 108/DIKTI/Kep/2001 tentang Pedoman Pembukaan Program Studi dan/atau Jurusan Berdasarkan Kepmendiknas No. 234/U/2000 tentang Pendirian Perguruan Tinggi, Butir ke dua No. 5.

3. Manajemen Sumber Daya

a. Struktur Organisasi Uraian mengenai:

1) Struktur organisasi P.S. 2) Mekanisme kerja.

3) Mekanisme koordinasi antara P.S, Dekan, Program Pascasarjana.

4) Mekanisme pengaturan staf pengajar dari dalam maupun luar UI.

5) Monitoring serta evaluasi seluruh kegiatan P.S.

(25)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

b. Tugas staf pengelola, wewenang dan tanggung jawab di tingkat Fakultas dan Program Studi.

Uraian memberikan gambaran yang jelas mengenai:

1) Rasio Dosen dan mahasiswa;

SK Mendiknas No. 234/U/2000 tentang

Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi, Pasal 10: untuk program S1 jumlah calon mahasiswa sekurang-kurangnya 30 orang dan sebanyak-banyaknya disesuaikan dengan nisbah dosen tetap dengan mahasiswa, untuk kelompok bidang ilmu sosial 1 : 30 dan untuk kelompok bidang ilmu pengetahuan alam 1 : 20. 2) Wewenang dan tanggungjawab pengelola;

3) Kejelasan aturan kerja tertulis untuk melaksanakan tugas-tugas.

Kep. Rektor UI No. 102/SK/R/UI/2001 tentang Organisasi dan Tatalaksana Penyelenggaraan Pendidikan Pascasarjana di UI, Pasal 3, 4, 5, 6, dan 9.

4. Manajemen Mutu Akademik (Penjaminan Mutu Program Studi dan Prosedurnya)

a. Gambaran bagaimana P.S. menjamin (mempertahankan dan meningkatkan) mutu akademiknya.

Berikan gambaran mengenai penjaminan mutu yang akan dilaksanakan di P.S. yang diusulkan, meliputi:

1) Evaluasi internal/ eksternal

2) Mendorong adanya amalan baik (good practices)

3) Pengembangan sumber daya dan peranan kelembagaan

- Kep. Rektor UI No. 102/SK/R/UI/2001 tentang Organisasi dan Tatalaksana Penyelenggaraan Pendidikan Pascasarjana di UI, Pasal 11:

(1) Upaya untuk menjamin

(mempertahankan dan meningkatkan) mutu pendidikan di Pasca.

(26)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

c. Proses pembelajaran (input, proses belajar mengajar, output).

Rencana evaluasi dan monitoring; diperlukan untuk dapat menentukan apakah proses pembelajaran telah mendukung tujuan akhir pendidikan.

Kep. Rektor No. 470/SK/R/UI/2004 tentang Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa UI, Pasal 8.

5. Dukungan Kerjasama Uraian rencana kerjasama dan kemitraan P.S. dengan instansi atau pihak-pihak tertentu di luar perguruan tinggi.

(27)

VII. Kemahasiswaan

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

1. Persyaratan Penerimaan Berikan gambaran tentang proses penerimaan mahasiswa:

1) Persyaratan (karakteristik mahasiswa) 2) Standar mutu calon mahasiswa yang

diterima. S1

Lulusan SPMB sesuai persyaratan yang ditetapkan UI.

S1 Kelas Internasional S2

1) Lulus sarjana dari universitas yang diakui UI 2) IPK ≥ 2,75.

3) Lulus test masuk yang diselenggarakan UI S3

1) Lulusan Sarjana dan Magister dari universitas yang diakui UI.

2) IPK ≥ 2,75.

3) Lulus test masuk yang diselenggarakan UI.

- SK Rektor yang sesuai dengan tahun ajaran baru.

- SK Rektor No. 263/SK/R/UI/2004 tentang Penyelenggaraan Program Doktor di UI, Pasal 7:

(1) Calon peserta Program Doktor adalah lulusan program sarjana atau magister yang diakui oleh UI;

(2) Persyaratan calon peserta dan penerimaan dilaksanakan oleh Panitia Seleksi yang dibentuk oleh Dekan/ Ketua Program;

(3) Dasar pertimbangan penerimaan mencakup prestasi akademik,

pengalaman penelitian, kaitan program studi jenjang sebelumnya, abstrak minat calon dan integritas calon peserta.

2. Test yang Diadakan untuk Seleksi Tiga (3) alternatif:

1) Seleksi ujian masuk oleh PTN berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Senat PTN 2) Penelusuran minat dan bakat atau

(28)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

3. Bantuan dan Bimbingan Mahasiswa Gambaran yang jelas mengenai layanan

mahasiswa yang berupa bantuan dan bimbingan bagi mahasiswa, termasuk hal-hal berikut: 1) Kebijakan dan prosedur pelaksanaan

pemberian bantuan bagi mahasiswa yang mencakup pembimbingan akademik (termasuk bimbingan penelitian dan

penulisan tugas akhir), bantuan pemecahan masalah sosial/pribadi, bantuan keuangan, penempatan kerja/bimbingan karir dan bantuan lainnya.

2) Implementasi dan pemanfaatan layanan bantuan dan bimbingan (akademik dan non-akademik) bagi mahasiswa, serta

pengelolaannya, termasuk penanggung jawab, monitor, pengendalian dan penilaian efektivitas program layanan bantuan bagi mahasiswa.

(29)

No. Komponen Uraian Kompenen Landasan Hukum

1 2 3 4

4. Sistem Pembayaran Uraian mengenai sistem pembayaran yang digunakan.

- Kep. Dirjen Dikti No. 28/DIKTI/Kep/2002 tentang Penyelenggaraan Program Reguler dan Non Reguler di PTN, Pasal 6:

(1) Penetapan biaya pendidikan program reguler ditetapkan secara proporsional dengan memperhatikan:

(a) Besarnya kebutuhan dana operasional pendidikan

berdasarkan standar mutu yang berlaku

(b) Besarnya subsidi pemerintah dalam anggaran rutin dan pembangunan

(c) Kemampuan ekonomi rata-rata masyarakat

(d) Mendapat persetujuan dari stake holder

(2) Biaya pendidikan program non reguler lebih tinggi dari program reguler.

(30)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

5. Kegiatan Pembelajaran Berikan gambaran tentang rencana kegiatan pembelajaran yang akan dialami oleh mahasiswa.

- Kep. Mendiknas No. 184/U/2001 tentang Pedoman Pengawasan-Pengendalian dan Pembinaan Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana di Perguruan Tinggi, Pasal 2.

-

Ketetapan MWA No. 01 Tahun 2004; 06 Tahun 2004

6. Jangka Waktu Penyelesaian Studi Uraikan masa studi P.S. yang diusulkan (sesuai dengan peraturan di UI).

Kep. Rektor No. 470 Tahun 2004 Pasal 7

7. Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa Uraikan evaluasi pembelajaran mahasiswa: a. Apakah secara berkala

b. Bentuknya

c. Pelaksanaan tugas pengamatan oleh dosen d. Ujian semester, ujian akhir, ujian S1

(Skripsi), profesi (Tugas Akhir), Magister (Tesis), Doktor (Disertasi).

Kep. Rektor No. 470 Tahun 2004 Pasal 8

8. Kegiatan Mahasiswa baik Akademis Formal maupun Aktivitas Non-Formal

Uraian mengenai kegiatan Mahasiswa baik Akademis Formal maupun Aktivitas Non-Formal.

(31)

VIII. Unit Pengembangan Ilmu Terkait

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

1. Penelitian Rencana pengembangan kegiatan penelitian yang akan dilaksanakan.

- Kep. Mendiknas No. 184/U/2001 tentang Pedoman Pengawasan-Pengendalian dan Pembinaan Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana di Perguruan Tinggi, Pasal 2 ayat (3): Kegiatan penelitian oleh dosen dan mahasiswa berupa karya ilmiah, makalah, hasil seminar dan sejenisnya.

- SK No. 38/Kep/MK.WASPAN/8/1999. Penelitian didefinisikan sebagai kegiatan telaah kaidah dalam upaya menemukan kebenaran dan/atau penyelesaian masalah dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian.

2. Kegiatan Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat

Rencana kegiatan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

- Kep. Mendiknas No. 184/U/2001, Pasal 2 ayat (4): Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terencana dan terstruktur, meliputi kegiatan penyuluhan, pelatihan, konsultasi, dan sejenisnya.

(32)

IX. Kesimpulan

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

* Analisis SWOT - Kep. Dirjen Dikti No. 108/DIKTI/Kep/2001

tentang Pedoman Pembukaan Program Studi dan/atau Jurusan Berdasarkan Kepmendiknas No. 234/U/2000 tentang Pendirian Perguruan Tinggi, butir ke dua No. 6

1. Strengths Rumusan StrengthsP.S. yang diusulkan. Renstra UI 2003-2007:

a. Bidang Akademik  Staf akademik di beberapa bidang yang

memiliki kompetensi yang unggul;  Kualitas ‘intake’ mahasiswa (program

reguler S1) yang baik, bahkan pada beberapa Fakultas atau Departemen tertentu sangat baik;

 Dalam perjalanan sejarahnya UI memiliki keunggulan di bidang kedokteran yang akan menjadi kekuatan luar biasa jika didukung oleh fakultas-fakultas yang terkait di bidang health care industry.

b. Bidang Non-Akademik  UI memiliki ‘image’ atau ‘reputasi’ yang kuat;

 Memiliki ‘asset’ strategis dan bernilai tinggi, karena berpotensi besar untuk

dikembangkan;

 Bertempat kedudukan di Ibu Kota Negara RI;

(33)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

2. Weaknesses Rumusan WeaknessesP.S. yang diusulkan. Renstra UI 2003-2007:

a. Bidang Akademik  Sistem manajemen akademik yang lemah;

 Masih banyak program akademik yang tumpang tindih, tidak sinergistik, dan tidak terfokus pada bidang unggulan (niche);  Kurang adanya sinergi antara kegiatan

pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat;

 Spirit integrasi masih lemah dan ciri ‘multi fakultas’ masih menonjol;

 Fokus riset tidak jelas;

 Komposisi student bodyuntuk program non-reguler terlalu besar dibandingkan dengan program reguler;

 Kualitas intake mahasiswa pada beberapa program non-reguler kurang baik;

 Atmosfer akademik yang kurang kondusif;  Landasan hukum BHMN yang lemah,

(34)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

b. Bidang Non-Akademik  Kemampuan finansial yang lemah;

 Belum memiliki laporan keuangan universitas yang terpadu dan akuntabel;  Kelebihan staf (over statf) non-akademik

yang tidak kompeten;

 Sistem kepegawaian universitas belum tertata;

 Banyaknya tenaga akademik yang unggul yang bekerja di luar UI;

Standard Operating Prosedure(SOP) belum membudaya;

 Belum memiliki performance appraisal systemdalam pengelolaan SDM;  Sistem inventarisasi aset yang lemah;  Pemanfaatan aset universitas yang belum

optimal;

 Sistem kelembagaan dan kegiatan ventura yang belum tertata;

 Sistem informasi akademik dan manajemen masih lemah;

(35)

No. Komponen Uraian Komponen Landasan Hukum

1 2 3 4

3. Opportunities Rumusan OpportunitiesP.S. yang diusulkan. Renstra UI 2003-2007:

a. Bidang Akademik  Globalisasi membuka peluang untuk

menawarkan keunggulan komparatif dalam bidang pendidikan dan riset, khususnya yang spesifik Indonesia;

 Tersedianya jaringan internasional untuk joint teaching and research;

 Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap pendidikan tinggi;

 Adanya kebutuhan dan permintaan yang cukup besar terhadap jasa pelayanan kesehatan (health care)

b. Bidang Non-Akademik  Kebutuhan inovasi dalam menghadapi

berbagai permasalahan nasional;

 Berkembangnya kesempatan memperoleh international fundingdari berbagai lembaga internasional;

 Besarnya minat kerjasama dari dunia bisnis;

4. Threats Rumusan ThreatsP.S. yang diusulkan. Renstra UI 2003-2007:

(36)

Form 1

STRUKTUR KURIKULUM PROGRAM STUDI ……….

No.

Nama Mata Kuliah

Tujuan Mata Kuliah

Buku Ajar

Pelaksanaan Kuliah

Penanggung Jawab

K

P

R

A

(37)

Form 2

BEBAN DOSEN TETAP CALON PENGAJAR PROGRAM STUDI ………….

SEMESTER GASAL/GENAP 200_

No.

Nama Dosen

Jabatan

Semester Gasal

Semester Genap

(38)

Form 3

SARANA DAN PRASARANA PROGRAM STUDI ………….

No.

Nama Sarana dan

Prasarana

Kapasitas

Kondisi

% Utilisasi

Sebelum Program

% Utilisasi

Setelah Program

Usaha

Peningkatan

A.

Ruang Kuliah

B.

Sarana Pendidikan

(39)

Form 1

Daftar Penilain Usulan Pembukaan Program Studi Baru

*

Program Studi :

Program Pendidikan : S1; S2 ; S3; Profesi Departemen/Fakultas Pengusul :

No. Komponen Proposal Hasil Telaah

I. Pendahuluan

1. Filosofi pembukaan program studi

2. Kualifikasi yang dibutuhkan

3. Gambaran jumlah kebutuhan

4. Sumber masukan program

5. Keberlanjutan program

II Visi, Misi, Sasaran, Tujuan, dan Karakteristik Pembukaan Program Studi (PS)

1. Visi

2. Misi

3. Sasaran

4. Tujuan pendidikan

(40)

No. Komponen Proposal Hasil Telaah

III Kurikulum

1. Kualifikasi kompetensi lulusan yang diharapakan

2. Struktur dan isi kurikulum inti dan institusional

a. Kesesuaian dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan

b. Relevansi dengan kebutuhan masa kini dan masa yang akan datang

c. Tuntutan kadar kematangan intelektual mahasiswa, kadar tingkat kemandirian, dan kreativitas mahasiswa

d. Muatan aspek penelitian, termasuk penulisan tugas akhir

e. Hubungan antara mata ajaran yang satu dengan yang lain

3. Kewenangan penentu kurikulum dan peninjauan kurikulum

4. Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri

5. Rujukan yang digunakan (bench mark)

IV Sumber Daya

1. Staf pengajar (Dosen);

a. Jumlah dosen tetap

b. Jumlah dosen tidak tetap

c. Kualifikasi dosen dan guru besar:

S1

S2

S3

d. Beban tugas per semester

2. Sarana dan prasarana

a. Sarana

(41)

No. Komponen Proposal Hasil Telaah

3. Tenaga administrasi dan penunjang akademik

a. Jumlah

b. Kualifikasi

c. Tugas

d. Wewenang dan tanggung jawab

V Pendanaan

1. Kebutuhan dana investasi

2. Kebutuhan dana operasional dan pemeliharaan

3. Penerimaan internal

4. Penerimaan eksternal

VI Manajemen Akademik

1. Pelaksana akademik

2. Rencana pengembangan program studi

3. Manajemen sumber daya

a. Struktur organisasi

b. Tugas staf pengelola, wewenang, dan tanggung jawab

(42)

No. Komponen Proposal Hasil Telaah

VII Kemahasiswaan

1. Persyaratan penerimaan

2. Test yang diadakan untuk seleksi

3. Bantuan dan bimbingan mahasiswa

4. Sistem pembayaran

5. Kegiatan pembelajaran

6. Jangka waktu penyelesaian studi

7. Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa

8. Kegiatan mahasiswa baik akademis formal maupun aktivitas non-formal

VIII Unit Pengembangan Ilmu Terkait

1. Penelitian

2. Kegiatan Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat

3. Penyuluhan, Pelatihan dan Konsultasi

XI Kesimpulan

1. Kekuatan

2. Kelemahan

3. Kesempatan

4. Tantangan

BPMA, ………., 2005

Nama Penelaah:

(43)

Form 4

SURAT PERNYATAAN DOSEN TETAP

Yang bertanda tangan dibawah ini :

N a m a : ...……...

Tempat/Tgl. Lahir : ...……...

Alamat : ...……...

Pendidikan

(sebutkan nama PT-nya)

a. Dalam Negeri : ...………...

b. Luar Negeri : ...……...

Pekerjaan : ...……...

Pangkat/Golongan : ...……...

Jabatan : ...……...

Mengatakan dengan sesungguhnya bahwa:

1. Saya tidak bekerja penuh waktu pada instansi negeri/swasta atau perguruan tinggi swasta lainnya; 2. Saya bersedia bekerja secara penuh waktu sebagai dose tetap pada ...…...

Dalam mata kuliah:

a. ... b. ... c. ...

Bersama ini turut saya lampirkan:

(1). Fotocopy ijazah S1dan yang lebih tinggi (S2, S3);

(2). Fotocopy SK penyetaraan ijazah lulusan dariLuar Negeri dari Dirjen Dikti; (3). Fotocopy SK jabatan akademik dari Pemerintah (bagi yang sudah memiliki); (4). Fotocopy SK Pensiun (bagi pensiunan);

(44)

Form 5

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Yang bertanda tangan di bawah ini :

N a m a : ...

Tempat/Tgl. Lahir : ...

Alamat : ...

Menerangkan dengan sesungguhnya: 1. Riwayat Pendidikan:

a. Sekolah Dasar ...

b. Sekolah Lanjutan Pertama ...

c. Sekolah Lanjutan Atas ...

d. Perguruan Tinggi:

- Sarjana (S1) ... - Magister (S2) ... - Doktor (S3) ...

2. Riwayat Pekerjaan :

a. Dari Tahun...s/d Tahun...… ... ...

b. Dari Tahun ...s/d Tahun... ...…... ...…...

c. Dari Tahun...s/d Tahun... ... ...

d. Dari Tahun ...s/d Tahun...….... ... ...

3. Keterangan Lain:

... ...

Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.

..., ... 200.. Yang menyatakan,

(45)

Form 6

SURAT IJIN PENGGUNAAN SARANA LABORATORIUM

Yang bertanda tangan di bawah ini:

N a m a : ...…...

Jabatan : ...….…...

Alamat : ...…...

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam pengusulan program studi ...….pada perguruan tinggi ... Memiliki prasarana laboratorium seperti tersebut dibawah ini:

No. N a m a Laboratorium

Kapasitas Sekarang (%)

Kapasitas Setelah PS ini

(46)

Form 7

Daftar Penilain Usulan Pembukaan Program Studi Baru

*

Program Studi :

Program Pendidikan : S1; S2 ; S3; Profesi Departemen/Fakultas Pengusul :

No. Komponen Proposal Hasil Telaah

I. Pendahuluan

1. Filosofi pembukaan program studi

2. Kualifikasi yang dibutuhkan

3. Gambaran jumlah kebutuhan

4. Sumber masukan program

5. Keberlanjutan program

II Visi, Misi, Sasaran, Tujuan, dan Karakteristik Pembukaan Program Studi (P.S.)

1. Visi

2. Misi

3. Sasaran

4. Tujuan pendidikan

5. Karakteristik P.S.

(47)

No. Komponen Proposal Hasil Telaah

III Kurikulum

1. Kualifikasi kompetensi lulusan yang diharapakan

2. Struktur dan isi kurikulum inti dan institusional

a. Kesesuaian dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan

b. Relevansi dengan kebutuhan masa kini dan masa yang akan datang

c. Tuntutan kadar kematangan intelektual mahasiswa, kadar tingkat kemandirian, dan kreativitas mahasiswa

d. Muatan aspek penelitian, termasuk penulisan tugas akhir

e. Hubungan antara mata ajaran yang satu dengan yang lain

3. Kewenangan penentu kurikulum dan peninjauan kurikulum

4. Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri

5. Rujukan yang digunakan (bench mark)

IV Sumber Daya

1. Staf pengajar (Dosen);

a. Jumlah dosen tetap

b. Jumlah dosen tidak tetap

c. Kualifikasi dosen dan guru besar:

(48)

No. Komponen Proposal Hasil Telaah

3. Tenaga administrasi dan penunjang akademik

a. Jumlah

b. Kualifikasi

c. Tugas

d. Wewenang dan tanggung jawab

V Pendanaan

1. Kebutuhan dana investasi

2. Kebutuhan dana operasional dan pemeliharaan

3. Penerimaan internal

4. Penerimaan eksternal

VI Manajemen Akademik

1. Pelaksana akademik

2. Rencana pengembangan program studi

3. Manajemen sumber daya

a. Struktur organisasi

b. Tugas staf pengelola, wewenang, dan tanggung jawab

4. Manajemen mutu akademik (Penjaminan mutu Program Studi dan Prosedurnya)

a. Gambaran penjaminan mutu program studi

(mempertahankan dan meningkatkan mutu akademik)

b. Audit akademik

c. Proses Pembelajaran (input, proses belajar mengajar, output)

(49)

No. Komponen Proposal Hasil Telaah

VII Kemahasiswaan

1. Persyaratan penerimaan

2. Test yang diadakan untuk seleksi

3. Bantuan dan bimbingan mahasiswa

4. Sistem pembayaran

5. Kegiatan pembelajaran

6. Jangka waktu penyelesaian studi

7. Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa

8. Kegiatan mahasiswa baik akademis formal maupun aktivitas non-formal

VIII Unit Pengembangan Ilmu Terkait

1. Penelitian

2. Kegiatan Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat

3. Penyuluhan, Pelatihan, dan Konsultasi

IX Kesimpulan

1. Kekuatan

2. Kelemahan

Referensi

Dokumen terkait

Demikian undangan ini disampaikan agar datang tepat pada waktunya, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Dapat diwakilkan dengan membawa

Dengan diketahuinya pengaruh teknik-teknik pembelajaran yang digunakan, terhadap pemerolehan perbendaharaan kata anak tuna rungu wicara, akan dapat ditentukan

Studi 2: Bagaimana manajer menggunakan informasi untuk mengambil keputusan3. informasi untuk

Keputusan pembelajaran sains dan matematik dalam BI yang dibuat oleh kerajaan secara tergesa-gesa, tanpa kajian mahupun rujukan kepada mana-mana pihak yang arif dalam

Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota MetroTahun 2016 ii 2.1.4.2 Fokus Fasilitas Wilayah/Infrastruktur

Dalam setiap kegiatan yang dilakukan perusahaan perlu ada pengawasan, yang akan mengarahkan para karyawan agar dapat melaksanakan pekerjaan dengan tepat dan sesuai

Dusun Lamuk, Desa Kalibening RT 12 dan 13 Kegiatan dilakukan oleh enam orang kolektor nyamuk, disebabkan pada bulan Juni tahun 2005 pada kedua RT tiga orang sebagai

Pengelolaan limbah terbukti menurunkan emisi di sektor-sektor ekonomi lain, walaupun dari kegiatan pengelolaan limbah sendiri tetap mengeluarkan emisi (yang kecil)..