• Tidak ada hasil yang ditemukan

Spesifikasi teknis Sapi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Spesifikasi teknis Sapi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SPESIFIKASI TEKNIS

Pasal 1 PENDAHULUAN

a. Nama SATKER : DINAS TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN PETERNAKAN b. Nama Kegiatan : PENDISTRIBUSIAN BIBIT TERNAK KEPADA MASYARAKAT c. Pekerjaan : PENGADAAN BIBIT TERNAK SAPI BALI BUDIDAYA 56 EKOR

d. Lokasi : KECAMATAN MANDAH, KERITANG, TEMPULING DAN ENOK

KABUPATEN INDRAGIRI HILIR. e. Pagu Anggaran : Rp. 316.000.000,-

f. Kualifikasi : KECIL

g. Bidang / Sub bidang : PERTANIAN/ BIBIT DAN USAHA PERTANIAN, PERKEBUNAN, PETERNAKAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN

h. Sumber Dana : APBD Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2013

Pasal 2

PERSYARATAN UMUM

Dalam melaksanakan pekerjaan pengadaan bibit ternak sapi bali budidaya sebanyak 56 ekor Didistribusikan keKecamatanMandah (20 ekor), Keritang (12 ekor), Tempuling (7 ekor) dan Enok (17 ekor) ini penyedia barang/jasa (pemborong) harus memperhatikan dan mentaati spesifikasi teknis bibit ternak sapi yang ditetapkan serta bibit ternak sapi yang diserah terimakan harus dalam keadaan benar-benar sehat dan tidak cacat

Pasal 3 SPESIFIKASI TEKNIS

Pengadaan bibit ternak sapi bali budidaya sebanyak 56 ekor yang didistribusikan ke Kecamatan Mandah (20 ekor), Keritang (12 ekor), Tempuling (7 ekor) dan Enok (17 ekor) ini penyedia barang/jasa (pemborong) harus memperhatikan spesifikasi teknis sebagai berikut:

NO. URAIAN SPESIFIKASI TEKNIS KETERANGAN

1 2 3 4 5

1. Jenis Kelamin Jantan Betina Tidak Cacat

2. Jenis Sapi Bali Bali

3. Tinggi Gumba 100 - 105 cm 95 – 100 cm

4. Warna Merah bata Merah bata

5. Umur 18 – 24 bln 12 – 18 bln

6. Kondisi Sehat Sehat

Pasal 4

KUANTITAS DAN DISTRIBUSI

(2)

Lokasi dan jumlah pendistribusian bibit ternak sapi bali budidaya sebanyak 56 ekor di 4 (Empat) Kecamatan tersebut sebagai berikut:

NO LOKASI JENIS SAPI JUMLAH YANG DIDISTRIBUSIKAN

Apabila dianggap perlu dilakukan survey lokasi atau lapangan untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan, pihak Penyedia Barang/Jasa dapat melaksanakan peninjauan lapangan atas biaya yang ditanggung sendiri oleh Penyedia Barang/Jasa.

Bilamana ada hal-hal yang belum atau tidak tercantum dalam uraian pasal-pasal tersebut di atas, supaya penyedia barang/jasa dapat hadir pada waktu penjelasan pekerjaan (aanwijzing) dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada panitia pengadaan barang/jasa atau konsultan perencana pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Indragiri Hilir.

Tembilahan, Juni 2013

NIP. 19600613 199003 2 004

Dibuat :

PEJABAT PELAKSANA TEKNIS KEGIATAN (PPTK),

Ir. MUNAWIR

NIP. 19631227 199211 1 002

Disetujui :

Referensi

Dokumen terkait

Input yang digunakan dalam usaha ternak sapi adalah kandang, peralatan, bibit, pakan, IB dan tenaga kerja.. Usaha ternak sapi Desa Srigaing Kecamatan Sanden

Berdasarkan Surat Penetapan Pemenang Pekerjaan Pengadaan Ternak Sapi Bibit 55 Ekor Kabupaten Merangin Nomor : 027/ 1880 / Disnakkeswan/ 2011 tanggal 27 Mei

Tujuan dari pada pengkajian adalah meningkatkan produktivitas ternak sapi Bali melalui perbaikan pakan dan manajemen perkawinan untuk mendapatkan ternak bibit dan bakalan yang

Pemasukan Ternak Sapi Perah Bibit di Provinsi Kalimantan Timur (ekor).... Pemasukan Ternak Kerbau Bibit di Provinsi Kalimantan Timur

Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedet ternak sapi Bali, mulai dari tahun 2016 berjumlah 9 ekor, tahun 2017 berjumlah 8 ekor, tahun 2018 berjumlah 4 ekor, dan

Penyamplingan pada ternak dilakukan dengan cara setiap 100 ekor Sapi Bali diwakili oleh satu peternak pada masing-masing desa yang ada di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten

Sampel yang digunakan adalah ternak sapi Bali sebanyak 227 ekor yang terdiri dari 50 ekor jantan dan 217 ekor betina.Penelitian ini menggunakan metode survey dan

populasi ternak kerbau di kantong bibit sapi potong lokal Kabupaten Grobogan memperlihatkan bahwa pada tahun 2008 terdapat 2.531 ekor yang tersebar di 19 kecamatan (Tabel 2)..