• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGKAJIAN USAHA TERNAK SAPI MELALUI PERBAIKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN DI KABUPATEN TTU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGKAJIAN USAHA TERNAK SAPI MELALUI PERBAIKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN DI KABUPATEN TTU"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Alur pikir pemecahan masalah peternakan.
Tabel 2. Jumlah ternak yang lahir, yang terseleksi sebagai bibit dan bakalan pada Tahun 2004 dan  Tahun 2005 di kandang komunal Kelompok Tani Nekmese.
Tabel 3. Rata-rata angka kematian anak pada kandang komunal Kelompok Tani Nekmese tahun  2004 dan Tahun 2005.
Gambar 2. Perubahan bobot badan  anak sapi bali pada musim hujan dan musim kemarau Pada grafik tersebut terlihat bahwa pertambahan bobot badan harian (pbbh) dari anak  sapi yang lahir pada bulan Desember lebih baik jika dibandingkan dengan anak sapi yang l
+3

Referensi

Dokumen terkait

ANALISIS USAHA PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KELOMPOK TANI TERNAK ROJOKOYO..

produktivitas sapi Bali laktasi adalah dengan melakukan perbaikan mutu pakan.. Penggunaan leguminosa baik semak rnaupun pohon, konsentrat dan suplementasi mineral Zn dapat

Dengan demikian dari hasil perhitungan dan analisa bahwa usaha pemeliharaan ternak sapi Bali pada kelompok tani Tunas Jaya pada Tabel 4 di bawah ini menunjukan

perbaikan manajemen yang dilakukan oleh petani ternak memberikan hasil yang lebih baik diantaranya lebih mudah untuk mengontrol ternak baik saat sakit atau berahi, memudahkan

Dengan demikian dari hasil perhitungan dan analisa bahwa usaha pemeliharaan ternak sapi Bali pada kelompok tani Tunas Jaya pada Tabel 4 di bawah ini menunjukan

Upaya untuk menunjang klaster penggemukan sapi Bali yang dilakukan oleh KT Bero Sembada adalah memproduksi sendiri sapi Bali bakalan dan memasok sapi Bali bakalan dari luar,

Balai Perbibitan Ternak Unggul (BPTU) sapi Bali Pulukan selama ini mendapatkan pasokan sapi Bali calon bibit dari wilayah Instalasi Populasi Dasar (IPD), oleh

Hal ini sanagat menunjang kebutahan pakan ternak yang dipelihara oleh peternak dan berpengaruh terhadap produktivitas ternak terutama sifat reproduksi ternak di lapangan yang harus