• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI METABOLISME SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI METABOLISME SM"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

METABOLISME

Disusun oleh :

Leila Nur Hutami (04/ XII IPA 3)

Patrick Sentana (16/ XII IPA 3)

Prema Kurniawati S (18/ XII IPA 3)

Wardatul Jannah (29/ XII IPA 3)

(2)

PRAKTIKUM 1: ENZIM KATALASE

A. TUJUAN

1. Mengetahui pengaruh pH, suhu dan konsentrasi substrat pada aktivitas enzim katalase.

2. Mengetahui peranan enzim katalase.

B. ALAT DAN BAHAN

1. Alat yang diperlukan dalam praktikum ini adalah: a. Lap/ serbet

g. Tabung reaksi 6 buah h. Gelas ukur 1 buah

2. Bahan yang dibutuhkan dalam praktikum ini adalah: a. Larutan peroksida

b. Ekstrak hati ayam c. Ekstrak jantung ayam d. Ekstrak kecambah

C. CARA KERJA

1. Kegiatan 1 (Kerja enzim katalase dalam keadaan normal)

a. Menyiapkan 6 buah tabung reaksi lalu memberinya label A, B, C, D, E dan F. b. Mengisi setiap tabung reaksi A, B dan C dengan 2 ml larutan peroksida. c. Mengisi tabung D dengan ekstrak hati sebanyak 20 tetes.

(3)

e. Memasukan 5 tetes HCl kedalam tabung E lalu mengocoknya. f. Mengisi tabung F dengan ekstrak hati sebanyak 20 tetes . g. Memasukan 5 tetes NaOH kedalam tabung F lalu mengocoknya.

h. Menuangkan tabung reaksi A, B dan C kedalam tabung reaksi D, E, F lalu menutupnya dengan ibu jari.

i. Mengamati buih yang terbentuk.

j. Menguji tiap tabung dengan menggunakan bara api yang terbentuk dari lidi dan mengamati bara api menjadi api atau menjadi padam.

k. Mencatat hasil pengamatan.

l. Membandingkan tabung reaksi mana yang menghasilkan buih paling banyak dan buih yang paling sedikit.

2. Kegiatan 2 ( kerja enzim katalase dengan variabel bebas pH)

a. Menyiapkan tiga buah tabung reaksi lalu memberinya label A, B, dan C. b. Mengisi ketiga tabung reaksi dengan 2 ml larutan peroksida.

c. Mengisi ketiga tabung reaksi yang lain dengan ekstraks hati, jantung dan kentang

sebanyak 2 ml.

d. Memasukan HCl sebanyak 7 tetes ke dalam masing-masing tabung lalu dikocok hingga larut.

e. Menuangkan tabung berisi ekstrak ke dalam tabung A, B dan C dan mengamati perubahan yang terjadi.

f. Menguji tiap tabung dengan menggunakan bara api yang terbentuk dari lidi dan mengamati bara api menjadi api atau menjadi padam.

g. Mencatat hasil pengamatan.

(4)

D. HASIL PENGAMATAN

E. JAWABAN PERTANYAAN

1. Keadaan normal karena enzim katalaze dapat bekerja jika suasana netral.

2. Peranan enzim katalase adalah menguraikan Hidogen Peroksida (H2O2), merupakan

senyawa racun dalam tubuh yang terbentuk pada proses pencernaan makanan. 3. Komponen penyusun enzim adalah

a. Apoenzim, yaitu bagianenzim aktif yang tersusun atasprotein yang bersifat labil(mudah berubah) terhadapfaktor lingkungan.

b. Kofaktor,yaitukomponen non protein yangberupa :

 Ion-ion organik

 Gugus prostetik

 Koenzim

4. Sifat-sifat enzim

a. kerja enzim bersifat spesifik/khusus, artinya bahwa satu enzim hanya dapat bekerja pada satu substrat

b. enzim bekerja pada suhu tertentu

c. enzim berkerja pada derajat keasaman (pH) tertentu 5. Yang mempengaruhi enzim katalase

a. Suhu: dimana enzim katalase tidak akan bekerja secara optimal pada suhu tinggi karena kita ketahui bahwa enzim katalase akan bekerja pada suhu netral.

b. pH. Enzim katalase akan bekerja optimal pada pH netral. No Perlakuan Ekstrak hati

(5)

6. Cara enzim bekerja adalah dengan membentuk senyawa enzim-substrat, kemudian menghasilkan suatu produk tanpa merubah senyawa enzim itu sendiri, setelah produk terbentuk maka enzim akan melepaskan diri untuk membentuk senyawa baru dengan substrat yang lain. Ada 2 (dua) cara kerja enzim :

a. Lock and key (gembok dan anak kunci)

Setiap enzim memiliki sisi aktif yang tersusun dari sejumlah asamamino. Bentuk sisi aktif ini sangat spesifik, sehingga hanya molekul dengan bentuk tertentu yang dapat menjadi substrat bagi enzim.

b. Induced fit (induksi pas)

(6)

PRAKTIKUM 3 : FERMENTASI ALKOHOL

A. TUJUAN

Mengetahui / mengidentifikasi hasil dari proses fermentasi alkohol

B. ALAT DAN BAHAN

1. Mengambil 2 buah elemeyer yang masing-masing ditutup dengan tutup gabus yang diberi lubang.

2. Memberi label pada elemeyer.

3. Mengisi botol A dengan air yang diberi 30 % larutan glukosa + fermipan. 4. Mengisi botol B dengan air hangat + PP

5. Menutup gelas elemeyer lalu memberi satu sedotan / pipa di setiap botol.

6. Mengambil sedotan/ pipa yang disambungkan kemudian memasukan ujung yang satu ke gelas A dan ujung yang satunya ke gelas B.

7. Melapisi tutup botol dengan plastisin. 8. Membiarkannya selama 20 menit.

(7)

D. HASIL PENGAMATAN

Tabung Indikasi Sebelum percobaan Sesudah percobaan

A

Warna Coklat muda Lebih keruh

Bau Seperti susu Seperti tape

Suhu 390 C 300C

Gelembung - Ada gelembung

B Warna Pink Keruh

(8)

PRAKTIKUM 2 :

FOTOSINTESIS

A. Tujuan

1. Membuktikan O2 (oksigen) merupakan hasil fotosintesis.

2. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses fotosintesis.

B. Alat

1. Gelas kimia 1000 ml

2. Corong kaca

3. Tabung reaksi

4. Termometer

5. Hydrilla verticillata (tumbuhan air untuk aquarium)

6. NaHCO3

7. Es batu

(9)

C. Cara Kerja

1. Merangkai alat dan bahan seperti gambar dibawah ini.

2. Membuat sebanyak 5 macam percobaan, dengan catatan tabung reaksi harus dalam keadaan penuh berisi air (jangan ada rongga udara). Beri nama A, B, C, D, E.

a. Percobaan A diletakkan di dalam ruang laboratorium.

b. Pecobaan B, C, D, E diletakkan di luar ruangan yang terkena sinar matahari.

c. Pada percobaan C menambahkan ½ sendok NaHCO3.

d. Pada percobaan D menambahkan es batu hingga termperatur 15°C.

e. Pada percobaan E menambahkan air panas hingga temperatur 40°C.

(10)

4. Mengamati gelembung gas di bagian atas tabung reaksi.

5. Menulis hasil pengamatan.

6. Membuat analisa dan kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh.

Pertanyaan :

1. Berdasarkan kegiatan di atas, tentukan :

a. Variabel manipulasi

b. Variabel respon

c. Variabel kontrol

2. Perlakuan mana yang menghasilkan gelembung udara lebih banyak? Mengapa?

3. Perlakuan mana yang menghasilkan gelembung udara paling sedikit? Mengapa?

4. Apa tujuan penggunaan senyawa NaHCO3 pada perlakuan bomer 5? Jelaskan berdasarkan hasil percobaan setelah dibandingkan dengan perlakuan no.2?

5. Gelembung gas apakah yang dihasilkan dari percobaan tersebut? Bagaimana cara membuktikannya?

6. Berdasarkan banyak sedikitnya gelembung gas yang dihasilkan tiap-tiap perangkat eksperimen, urutkanlah dari yang menghasilkan gelembung gas besar ke yang menghasilkan gelembung gas paling sedikit!

7. Berdasarkan kegiatan di atas tentukan faktor apakah yang mempengaruhi proses fotosintesis?

(11)

6 CO2 + 6 H2O C6H12O6 + 6 O2

D. Dasar Teori

Fotosintesis merupakan proses sintesis senyawa organik (karbohidrat) dari senyawa anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil dengan bantuan energi cahaya matahari. Secara

sederhana reaksi kimianya sebagai berikut:

CO2 dan H2O merupakan bahan dasar fotosintesis yang diambil dari lingkungan. CO2

diambil dari udara sedangkan H2O diambil dari dalam tanah.

Sumber energi adalah sinar matahari. Sinar yang paling efektif untuk berfotosintesis adalah sinar merah yang bergelombang panjang (lebih dari 680) dan sinar violet dan biru yang bergelombang pendek (440 – 480).

E. Hasil Pengamatan

Tabel Pengamatan

No Perlakuan Waktu Suhu Gelembung *)

1. Tempat teduh 20 menit 270 C +

2. Cahaya matahari langsung 20 menit 320 C +++

3. Cahaya langsung+air hangat 20 menit 400 C ++

(12)

-F. Pembahasan

Berdasarkan hasil pengamatan kelima percobaan tumbuhan Hydrilla verticillata di atas, percobaan A diletakkan di dalam ruang laboratorium (tempat teduh) selama 20 menit dengan suhu ruangan dan intensitas cahaya rendah serta tanpa ada perlakuan khusus yang diberikan sehingga gelembung gas yang dihasilkan sangat sedikit (+). Kemudian, pada percobaan B yang diletakkan di luar ruangan dengan suhu lingkungan dan intensitas cahaya tinggi, menghasilkan gelembung sedang (+++). Lalu, percobaan C diletakkan di luar ruangan dengan suhu lingkungan dan intensitas cahaya tinggi serta diberikan perlakuan dengan menambahkan air hangat sehingga suhunya menjadi 400 menghasilkan gelembung sedikit.

Selanjutnya, percobaan D diletakkan di luar ruangan dengan intensitas cahaya tinggi dan diberikan perlakuan khusus pula berupa penambahan es batu hingga suhu mencapai 15°C menghasilkan gelembung gas yang sedikit sekali (-). Percobaan terakhir yaitu percobaan E diletakkan di luar ruangan dengan intensitas cahaya tinggi dan diberikan perlakuan khusus berupa penambahan 5 gr NaHCO3 yang berfungsi sebagai suplemen CO2 yang menyebabkan

proses fotosintesis berjalan lebih cepat sehingga gelembung gas yang dihasilkan banyak (+++ +).

Kelima percobaan menghasilkan gelembung gas O2 (oksigen) sebagai hasil dari

(13)

suhu sama dengan 40°C (percobaan C) gelembung gas yang dihasilkan lebih banyak. Selanjutnya, pemberian NaHCO3 mengakibatkan jalannya proses fotosintesis lebih cepat

karena merupakan suplemen CO2. Ketika CO2 yang tersedia banyak, gelembung gas yang

dihasilkan juga banyak. Hal ini menunjukkan bahwa CO2 juga berpengaruh dalam proses

fotosintesis.

G. Kesimpulan

1. Proses fotosintesis menghasilkan gas O2(oksigen).

2. Faktor-faktor yang mepengaruhi proses fotosintesis:

a. Cahaya

b. Gas CO2

c. Air (H2O)

d. Temperatur

H. Jawaban Pertanyaan

1. a. Variabel manipulasi :

1) Cahaya matahari

2) Cahaya matahari dan penambahan air hangat

3) Cahaya matahari dan penambahan es

4) Cahaya matahari dan penambahan NaHCO3

(14)

Banyaknya oksigen yang dihasilkan tumbuhan Hydrilla verticillata pada proses fotosintesis.

c. Variabel kontrol

1) Jenis tumbuhan Hydrilla verticillata

2) Banyaknya tumbuhan Hydrilla verticillata

3) Banyaknya volume air yang digunakan

2. Perlakuan yang menghasilkan gelembung paling banyak adalah perlakuan 5 yaitu tumbuhan Hydrilla verticillata ditempatkan pada cahaya langsung dan ditambahkan 5 gram NaHCO3. Hal ini disebabkan penempatan tumbuhan Hydrilla verticillata di tempat yang mendapatkan cahaya langsung meningkatkan laju fotosintesis dan penambahan NaHCO3 meningkatkan kadar CO2 yang meningkatkan laju fotosintesis sehingga gelembung yang dihasilkan lebih banyak.

3. Perlakuan yang menghasilkan gelembung udara paling sedikit adalah perlakuan 4 yaitu tumbuhan Hydrilla verticillata ditempatkan pada cahaya langsung dan ditambahkan es. Hal ini disebabkan penambahan es menurunkan suhu hingga di bawah suhu optimal sehingga laju fotosintesis menurun dan oksigen yang dihasilkan sedikit.

4. Tujuan penambahan NaHCO3 adalah meningkatkan kadar CO2. Hasil perlakuan 5 dibandingkan dengan perlakuan 2 menunjukkan bahwa perlakuan 5 menghasilkan gelembung lebih banyak. Dilihat dari tujuan penambahan NaHCO3, laju fotosintesis di perlakuan 5 lebih cepat sehingga gelembung yang dihasilkan lebih banyak.

5. Gelembung yang dihasilkan adalah gas oksigen. Hal ini dibuktikan dengan persamaan fotosintesis yaitu:

6 CO2 + 6 H2O C6H12O6 + 6 O2

6. Urutan banyak sedikitnya gelembung gas yang dihasilkan dari besar ke kecil :

(15)

2) Perlakuan 2, ditempatkan di cahaya langsung.

3) Perlakuan 3, ditempatkan di cahaya langsung dan ditambahkan air hangat.

4) Perlakuan 1, ditempatkan di tempat teduh.

5) Perlakuan 4, ditempatkan di cahaya langsung dan ditambahkan es.

7. Faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis yaitu :

a. Cahaya

b. Suhu

c. Kadar CO2

(16)

DAFTAR PUSTAKA

Referensi

Dokumen terkait

Sama seperti percobaan pertama, larutan sampel di degradasi oleh ozon tiap 1 menit selama 30 menit dan di pipet sampel kedalam cuvette untuk pengukuran menggunakan UV-VIS

Dari 3x percobaan melihat jaringan batang monokotil yang dilakukan dengan menggunakan mikroskop dengan 3 macam pembesaran dapat di simpulkan bahwa semakin besar

Pada hewan percobaan saat mulai dianestesi menggunakan ether saat menit ke delapan mulai memperlihatkan tanda-tanda penurunan kesadaran, di ikuti dengan

Larutan DNA yang bermuatan negatif dimasukkan ke dalam sumur-sumur yang terdapat pada gel agarosa dan diletakkan di kutup negatif, apabila dialiri arus listrik dengan

Di dalam laboratorium kimia terdapat alat-alat yang di gunakan untuk melakukan percobaan. Laporan ini akan membahas alat-alat yang sering digunakan di dalam

Akar yang ditumbuhkan dalam hidroponik .Sifat-sifat akar: Merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah, dengan arah tumbuh ke pusat bumi

Dalam melakukan percobaan di laboratorium atau bekerja dalam laboratorium terutama laboratorium kimia, seseorang akan selalu dihadapkan pada hal-hal

Sampel di Furnace selama 7-8 menit, dalam proses Furnace tersebut akan ada perpindahan suhu panas,suhu panas tersebut berpindah dari mesin furnace ke cawan Laporan Praktikum –