• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANGKUMAN MATERI PELAJARAN BAHASA INDONE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "RANGKUMAN MATERI PELAJARAN BAHASA INDONE"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

RANGKUMAN MATERI

PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP

KELAS VIII

Semester 1

DISUSUN OLEH: PRITO WINDIARTO, S.Pd. www.pelajaranbahasaindonesia.com

(2)

PERHATIAN

Sebagian Materi dalam E-Book ini sudah diunggah ke www.pelajaranbahasaindonesia.com

dan atau www.pritowindiarto.blogspot.com

Karena itu

DILARANG

Menyalin-tempel (copy paste) untuk kepentingan komersial dan atau mengunggah ulang ke internet.

Materi ini boleh disalin-tempel (copy paste) dan disebarluaskan untuk kepentingan pembelajaran.

Terima kasih.

ANJURAN

Jika sahabat ingin rangkuman pelajaran bahasa Indonesia kelas 8 lengkap

dengan semester dua baik dalam bentuk pdf maupun word (agar mudah diedit

dan salin-tempel) silakan:

Ketik nama (spasi) nama sekolah / instansi (spasi) email (spasi) Kelas 8

Kirim via SMS / WA / LINE ke 087826263364

Lalu isi pulsa senilai Rp5.000 atau kelipatannya ke nomor tersebut di atas (sebagai ganti biaya penyusunan dan pengetikan)

Selain dapat rangkuman kelas 8 sahabat juga akan mendapat buku elektronik (ebook): - Rahasia Menulis di Media Masa

- Selaksa Asa

(3)

Ebook ini disponsori oleh Toko Buku Online LA TANSA

Kemudahan membeli buku secara online. Tak perlu ribet ke toko buku, pesan saja ke LA TANSA

(4)

PENGERTIAN, UNSUR, DAN CONTOH LAPORAN

Laporan merupakan salah satu materi pelajaran bahasa Indonesia SMP kelas 8 dan 9.

Standar Kompetensi (SK) Memahami Wacana Lisan Berbentuk Laporan

Kompetensi Dasar (KD) : Mampu menulis pokok-pokok laporan

Menganalisa urutan waktu dan ruang dalam laporan

Sistematika Laporan (secara umum)

 Pendahuluan : 1. Nama kegiatan 2. Latar belakang 3. Tujuan

Unsur-unsur yang ada dalam laporan : 1. What (Apa)

2. Who (Siapa) 3. Where (Dimana) 4. When (Kapan) 5. Why (Mengapa) 6. How (Bagaimana)

Contoh Analisis Laporan

1. What : Panen raya di Desa Cibriluk 2. Who : Petani dan saya

3. Where : Dusun Cibriluk, Ds. Cinangsi Kec. Gandrungmangu Kab.Cilacap 4. When : 1 Maret 2009

5. Why : Melihat aktivitas panen raya di daerah cibriliuk 6. How : 1. Jepret sana, Jepret sini

2. Lihat sana, lihat sini 3. Bertanya.

Tugas!

(5)

Buatlah contoh laporan perjalanan!

Perjalanan ke Ciung Wanara, Ciamis Jawa Barat Hari, tanggal : Minggu, 26 Agustus 2015

Kejadian penting : 1. Makan bersama keluarga sambil melihat monyet berkeliaran 2. Memberi makan monyet

3. Melihat tempat bersejarah 4. Foto bersama

Contoh Laporan

(6)

PENGERTIAN, JENIS, DAN CONTOH KATA DEPAN

Materi mengenai kada depan ada dalam pelajaran bahasa Indonesia baik SD, SMP, maupun SMA sesuai dengan tingkatan maisng-masing. Khusus untuk SMP materi ini diajarkan di kelas 8.

Pengertian Kata Depan

Kata depan kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian-bagian kalimat

Contoh : Saya mendapatkan hadiah ulang tahun dari ayah.

Jenis Kata Depan dan Contoh Kata Depan

Berikut merupakan jenis kata depan beserta contohnya

Jenis kada depan umum

 Ke, di, dari Contoh:

Andi pergi ke pasar.

Andi menyapu lantai di kamar. Andi pulang dari Cilacap.

 Pada

Pada hari Sabtu aku pergi ke Ciamis.

 Di mana, di sini, di sana, di situ, akan, oleh, dalam, atas, demi, guna, untuk, buat, berkat, terhadap, antara, tentang, hingga.

Contoh:

Di mana : Di mana Andrea tinggal? Di sini : Tempatmu di sini.

Di sana : Di sanalah kamu tinggal.

Di situ : Di situlah Pangeran Antasari dimakamkan. Akan : Akan jadi apa kamu tanpa kasih ibu?

Oleh : Andi menangis oleh temannya.

(7)

Antara: Inilah kisah antara kau dan aku. Tentang: Kisah ini tentang kita.

Hingga: Aku akan mencintaimu hingga maut memisahkan.

 Menurut, menghadap, mendapatkan, melalui, menuju, menjelang. Menurut : Menurut Andi ia tampan.

Melalui. Andi pulang melalui jalan setapak. Menuju : Andi pergi menuju Jakarta.

Menjelang : Annisa pulang menjelang magrib.

 Sampai

- Contoh : Saya menunggu kakak pulang sampai larut malam.

 Akan :

 Sebagai pengantar objek

Contoh : Saya tidak tahu akan masalah itu.

 Menyatakan kejadian yang akan datang (masa depan). Contoh : Saya akan menjadi mahasiswa.

 Penguat / Penekan

Contoh : Akan masalah itu saya kurang paham.

 Dengan

 Menyatakan aku

Contoh : Saya menulis dengan pulpen.

 Hubungan kesetaraan (komitatif)

Contoh : Saya pulang dengan teman-teman.

 Adverbial kualitatif

Contoh : Saya belajar dengan giat.

 Keterangan komparatif (perbandingan) Contoh : Saya sama tinggi dengan Ani.

 Atas

 Menyatakan tempat

Contoh : Rumah saya di atas bukit.

 Menghubung kata kerja/benda dengan keterangan. Contoh : Saya bersyukur atas karunia Allah.

 Antara

 Penunjuk jarak

Contoh : Jarak antara Banjar dan Ciamis 10km

 Penunjuk tempat -> di antara

Contoh : Antara Wiwin dan Hasya ada pemisah

(8)

Contoh : Antara 5 kilometeran.

(9)

WAWANCARA

Tugas : Membuat wawancara dengan orang lain. Membuat 5 pertanyaan

Pengertian Wawancara => suatu kegiatan bertanya jawab kepada narasumber untuk mendapatkan informasi dan data

Wawancara

Saya : “Assalamualaikum. Wr.Wb” Pedagang :”Waalaikumsalam. Wr.Wb.”

Saya :”Apakah saya boleh mewawancarai anda?” Pedagang :”Ya, silahkan!”

Saya :”Sudah berapa lama anda berdagang?” Pedagang :”Sekitar 3 tahunan.”

Saya :”Berapa penghasilan anda sehari-hari?” Pedagang :”Ya, kurang lebih sekitar 500ribu per hari”

Saya :”Wah! Lumayan juga ya, bagaimana suka dukanya ketika berdagang selama tiga tahunan ini?”

Pedagang :”Sukanya ketika mendapatkan keuntungan banyak, dukanya ketika banyak kasbon. Biasalah, orang dagang pasti banyak ngasbon.”

Saya :”Dagangan apa yang paling banyak diminati warga disini?”

Pedagang :”Ya, yang banyak diminati yaitu bahan pangan seperti sayuran, telur, beras, bumbu dan semacamnya.

Saya :”Kira-kira, apa harapan anda kedepannya?”

Pedagang :”Harapannya, ya semoga toko ini bisa lebih maju lagi, bisa lebih banyak barang dagangannya, dan penghasilannya pun bisa lebih bertambah banyak lagi.”

Saya :”Ya, terimakasih atas waktunya. Wassalamualaikum. Wr.wb.” Pedagang :”Waalaikumsalam. Wr. Wb.”

Aspek penilaian kegiatan wawancara

Vokal : 3 3 3

Contoh daftar pertanyaan wawancara

Pertanyaan.

(10)

2. Apa yang membuat anda berminat untuk sekolah di SMP Muhammadiyah ini? 3. Apa anda mempunyai seseorang yang diidolakan? Siapa, dan apa alasannya?

4. Adakah pengalaman yang mengesankan ketika bersekolah di SMP Muhammadiyah ini? 5. Menurut anda pembelajaran di SMP Muhammadiyah ini bagaimana?

Hal yang diperhatikan sebelum wawancara

a. Menghubungi orang yang diwawancarai

b. Persiapkan daftar pertanyaan yang sesuai dengan pokok-pokok masalah yang akan ditanyakan dalam wawancara.

c. Berikan kesan yang baik

d. Perhatikan cara berpakaian, gaya bicara dan sikap.

Pada saat wawancara perlu memperhatikan pegangan-pegangan umum pelaksanaan wawancara berikut ini :

a. Jelaskan dulu identitas kalian

b. Mulai wawancara dengan pertanyaan yang ringan dan bersifat umum

c. Sebutkan nama narasumber secara lengkap dan bawalah buku catatan, alat tulis atau tape recorder.

(11)

JENIS, CONTOH, DAN MAKNA KATA ULANG

Jenis Kata Ulang

Berdasarkan proses pembentukan, berikut jenis kata ulang : 1. Kata ulang utuh / penuh / seluruh

Contoh : buku-buku Siswa-siswa

Contoh kata ulang dalam kalimat; Buku-buku itu di bawa ke perpustakaan.

2. Kata ulang sebagian Contoh : Laki ~> Lelaki

Luasa ~> Leluasa Tangga ~> Tetangga Luhur ~> Leluhur

Contoh dalam kalimat; Tetangga rumah Annisa baik dan ramah.

3. Berubah bunyi Contoh : Gerak-gerik

Mondar-mandir Sayur-mayur Beras-petas

Contoh kata ulang dalam kalimat: Andika mondar-mandir mencari istrinya.

4. Kata ulang berimbuhan Contoh : Motor-motoran

Tawar-menawar Rumah-rumahan Tarik-menarik

Contoh kata ulang dalam kalimat: Rumah-rumahan itu dirangkai oleh Andita.

5. Kata ulang semu Contoh : Ondel-ondel

Kupu-kupu Kura-kura Lumba-lumba Empek-empek Oleh-oleh

(12)

Contoh kata ulang:

- Rupa-rupa ~> kata ulang semu - Makan-makan ~> Kata ulang utuh - Sakit-sakitan ~> Kata ulang berimbuhan - Pulpen-pulpen ~> Kata ulang utuh

Makna Kata Ulang

Berikut adalah makna kata ulang 1. Jamak (banyak)

Contoh : buku-buku, kelas-kelas

2. Bermacam-macam

Contoh : buah-buahan, sayur-sayuran

3. Menyerupai

Contoh : langit-langit, mobil-mobilan

4. Agak (melemahkan)

Contoh : kebarat-baratan, kekanak-kanakan

5. Intensitas

Contoh : Kuat-kuat, mondar-mandir

6. Saling

Contoh : salam-salaman, peluk-pelukan

7. Kolektif

Contoh : dua-dua, empat-empat

8. Dalam keadaan

Contoh : panas-panas, mentah-mentah

9. Meskipun

Contoh : kecil-kecil, hitam-hitam

10.Perihal

Contoh : masak-memasak, jahit-menjahit

(13)

PENGERTIAN SERTA CONTOH MEMBACA MEMINDAI DAN KEM (KEMAMPUAN EFEKTIF MEMBACA)

Pengertian Membaca Memindai

Membaca memindai yaitu membaca cepat dan tepat. Jenis-jenis membaca memindai adalah:

1. Membaca indeks 2. Membaca peta

3. Membaca ensiklopedia. Ensiklopedia buku atau serangkaian buku yang menghimpun berbagai uraian tentang cabang ilmu (artikel) disusun menurut abjad. Sumber : wikipedia.com

4. Membaca buku telepon

Membaca cepat

Ada tiga hal yang dapat menentukan kecepatan baca seseorang, yaitu : 1. Gerak mata

2. Penguasaan kosakata 3. Konsentrasi

Selain itu, berikut ini ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam membaca cepat yang perlu kalian ketahui :

1. Vokalisasi, yaitu menyuarakan setiap kata yang dibaca.

2. Subvokalisasi, yaitu mengucapkan kata-kata dalam bacaan secara berbisik/batin.

3. Regresi, yaitu membaca mundur, kebiasaan mengulang kata/kalimat yang telah dibaca karena merasa kurang.

4. Membaca dengan menggerakan kepala mengikuti baris-baris bacaan.

5. Membaca dengan menunjuk baris-baris bacaan dengan jari, pensil, atau alat lain. 6. Membaca kata demi kata

7. Ketidaksiapan mental.

8. Susah untuk berkonsentrasi sewaktu membaca. 9. Ketiadaaan atau kurang motivasi.

10. Tidak dapat cepat menemukan pikiran pokok bacaan, dll.

Contoh memmaca memindai

(14)

Jenis-jenis membaca cepat

1. Stimming ~> cepat ~> menyeluruh

~> mencari gambaran umum

2. Scanning ~> cepat Contoh : membaca kamus ~> teliti buku telepon

3. Selecting ~> membaca sesuai kebutuhan – membaca surat kabar

4. Skiping ~> membaca dengan melompati bagian yang sudah dipahami.

KEM ~> Kemampuan Efektif Membaca Jumlah kata / menit x persentase pemahaman

Diketahui : jumlah kata 200.

Tomi mampu membaca selama 1,5 menit

Menjawab 8 dari pertanyaan, berapa KEM tomi? Jawab : 300 : 1,5 x 80%

= 200x80% = 200 x 80 = 1600 = 160 KPM

1 100 100

KPM : Kata Per Menit.

Diketahui : Jumlah kata 600

Tomi mampu membaca selama 2 menit,

Menjawab 10 dari 10 pertanyaan. Berapa KEM Tomi? Jawab : 600 : 2 x 100%

= 300 x 100% = 300 x 100 = 30.000 = 300 KPM 1 100 100

Diketahui: JLH kata : 900

Tomi mampu membaca 1,5 menit, menjawab 16 dari 20 pertanyaan. Berapa KEM Tomi?

Jawab : 900 : 1,5 x 90%

(15)

CONTOH DAN MAKNA IMBUHAN (AFIKS) PeN + dobrak = Pendobrak “Ber”

Isilah hasil proses afiksasi (pengimbuhan) berikut!

(16)

MAKNA IMBUHAN (AFIKS)

Makna imbuhan Ter- 1. Makna tidak sengaja

Contoh : ter + tusuk = tertusuk Ter + pukul = terpukul 2. Makna paling

Contoh : ter + pandai = terpandai Ter + cantik = tercantik

Makna Imbuhan Pe-, pe-an, dan per-an

A. Makna Imbuhan Pe-

Maknanya :

1. Orang yang ber (melakukan) ~> Pejuang itu berjuang dengan gigih. 2. Alat untuk me- ~> Gunakanlah pengering rambut ini.

3. Yang memiliki sifat ~> Wiwin adalah seorang siswa yang pendiam.

4. Yang pekerjaannya (menyatakan profesi) ~> Aaf bercita-cita menjadi pembisnis yang hebat.

B. Makna imbuhan pe-an

1. Menyatakan proses/cara ~> Pengiriman pasukan itu dilakukan secara bertahap 2. Menyatakan tempat ~> Siska berendam di pemandian umum.

3. Menyatakan perihal ~> Pemasaran hasil produksi dilakukan secara professional. 4. Menyatakan alat me- ~> Tuang bahan ke atas penggorengan.

C. Makna imbuhan per-an

1. Menyatakan cara ~> Perdagangan jeruk mengalami kemajuan.

2. Menyatakan tempat ~> Cahyadin menunggu di perhentian bus berikutnya. 3. Menyatakan kumpulan ~> Perkantoran itu ramai.

4. Menyatakan perihal ~> Setiap tahun terjadi penambahan penduduk.

(17)

MENULIS LAPORAN

Langkah-langkah menulis laporan 1. Menetapkan tujuan laporan 2. Menentukan bahan laporan

Bahan-bahan laporan 1. Surat keputusan 2. Natulen

3. Buku pedoman 4. Hasil kegiatan 5. Hasil penelitian 6. Hasil diskusi

Sistematika laporan 1. Nama kegiatan (tema)

2. Pendahuluan (latar belakang) 3. Tujuan kegiatan

(18)

MENULIS SURAT DINAS

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur

Jl. Prawiranegara 52. Dayeuhluhur Kode pos 53266

No : 02/IX/OSIS/13

Hal : Permohonan izin study banding

Yth. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Cilacap

Dengan hormat,

Dengan ini kami memberitahukan bahwa pengurus OSIS SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur bermaksud mengadakan study banding ke SMP Muhammadiyah 1 Cilacap. Kegiatan ini akan kami laksanakan pada,

Hari : Senin

Tanggal : 10 Oktober 2013

Waktu : pukul 08.00 s.d 13.00 WIB

Demikian surat ini kami ajukan, atas izin yang Bapak/Ibu berikan kami ucapkan terimakasih.

Mengetahui Kepala Sekolah

Ttd

Sumartono S.pd

Ketua OSIS

Ttd

Idhan Khusnul Amanah

Membuat surat dinas

- Gudep 83/84 => instansi - 5 Mei 2018

(19)

UNSUR DRAMA YANG DIPENTASKAN

1. Naskah cerita 2. Aktor atau pemeran 3. Panggung

4. Tata lampu 5. Ilustrasi musik 6. Kostum dan tat arias Watak atau karakter 1. Antagonis => jahat 2. Protagonist => baik.

Unsur naskah drama

1. Tema 2. Alur

3. Latar : tempat, waktu, suasana 4. Penokohan

(20)

Contoh Denah

Nama kegiatan : olahraga gembira

Setiap hari jumat, minggu kedua dan ketiga di sekolahku.

Rumah saya

jembatan

gardu Balai desa

(21)

KATA GANTI DAN KATA SERU

Pengertian Kata Ganti

Kata Ganti

Kata ganti (pronomia) adalah kata yang dipakai untuk mengacu kepada kata benda (nomina) lain.

Jenis Kata Ganti

Ada tiga macam kata ganti dalam bahasa Indonesia, yaitu : 1. Kata ganti persona

2. Kata ganti penunjuk 3. Kata ganti penanya

1. Kata ganti orang (persona)

a. Kata ganti orang pertama ~> Mengacu pada diri sendiri b. Kata ganti prang kedua ~> Mengacu pada yang diajak bicara. c. Kata ganti ketiga ~> Mengacu pada orang yang dibicarakan

Kata ganti ada yang tunggal ada pula yang jamak (lebih dari satu). Kata ganti orang

Tunggal Jamak

Kata ganti orang pertama Saya, aku, daku Kita, kami

Kata ganti orang kedua Anda, engkau, dikau, kau,

kamu Kamu sekalian, kalian Kata ganti orang ketiga Dia, ia, beliau, -nya mereka

2. Kata ganti penunjuk

a. Kata ganti penunjuk umum ~> ini, itu, anu b. Kata ganti penunjuk tempat ~> sini, situ, sana. c. Kata ganti penunjuk ihwal ~> begini, begitu.

3. Kata ganti penanya

a. Siapa ~> menyatakan orang. b. Apa ~> menyatakan benda. c. Mana ~> pilihan

Contoh : mana yang akan kamu pilih diantara mereka? d. Mengapa ~> sebab

Contoh : mengapa kamu bisa sakit? e. Dimana / kemana ~> tempat f. Bagaimana ~> cara / keadaan. g. Berapa ~> jumlah / urutan h. Kapan ~> waktu

i.

(22)

=> Urutan ke berapakah Lorenzo dalam lomba “Moto GP” minggu ini?

Kata Seru

Pengertian Kata Seru

Kata seru adalah kata tugas untuk mengungkapkan hati manusia.

Contoh kata seru (injeksi)

1. Injeksi negatif

Contoh : cis, cih, cuh, bah, ih, idih, brengsek, sialan 2. Injeksi positif

Contoh : Alhamdulillah, Insyaa Allah, syukur, amboi, asyik, aduhai. 3. Injeksi netral

Contoh : ayo, hai, hello, he, wahai, astaga, wah, nah, ah, eh, oh, ya, aduh, hem. 4. Injeksi keheranan

Contoh : astagfirulloh, Masya Allah, ai, lho.

(23)

Demikianlah rangkuman Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester 1. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Kami memohon kepada Allah untuk senantiasa diberikan keberkahan hidup. Aamiin. Wallahu a’lam bishowab.

Jika sahabat ingin rangkuman pelajaran bahasa Indonesia kelas 8 lengkap

dengan semester dua. Plus rangkuman kelas 9 dan berbagai ebook menarik

lainnya. Carannya:

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dalam novel Surga Yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia, didalamnya terkandung pesan moral yang

(2005) yang mengkaji suhu ion dan elektron di lapisan F ionosfera pada kawasan India ketika suria minimum tahun 1995 - 1996 mendapati bahawa suhu ion dan elektron adalah berkadar

Catatan atas Laporan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan dan merupakan dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBA Tahun Anggaran

Dasar pertimbangan peneliti memilih SDN 1 Prigi Kebumen sebagai lokasi penelitian dikarenakan (1) pembelajaran IPS yang di sekolah tersebut masih bersifat

Uji toksisitas tahap awal dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dilakukan terhadap ekstrak kental n -heksana dan metanol untuk mengetahui aktivitas

Proses oksidasi berlanjut di permukaan. Dalam hal ini elektron bergerak dengan arah yang sama agar pertukaran elektron dalam reaksi ini bisa terjadi. Jika lapisan oksida

Kerja Sama Usaha tani Tebu Rakyat (KSU-TR), yaitu kerja sama saling menguntungkan dalam melaksanakan usaha tani tebu antara petani/kelompok tani/Koperasi dengan Pabrik