• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN WORK-FAMILY ENRICHMENT DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PERAWAT WANITA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HUBUNGAN WORK-FAMILY ENRICHMENT DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PERAWAT WANITA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Data Demografi Variabel N (%) Total responden 53 (100.00) Pendidikan D3 53 (100.00) Usia (tahun) 20-30 31-40 ≥ 41 7 (13.21) 33 (62.26)13 (24.53) Jadwal kerja Shift Non-shift 39 (73.58)14 (26.42) Masa Kerja (tahun)

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan perspektif social exchange theory, kualitas LMX yang tinggi dapat menambah motivasi intrinsik karyawan untuk melakukan pekerjaan mereka dengan baik,

Nilai R 2 dalam penelitian ini adalah sebesar 0,262 yang berarti bahwa gaya kepemimpinan melayani memberikan sumbangan efektif sebesar 26,2% terhadap work-family

organisasi, jika karyawan tidak puas dengan pekerjaan mereka, karyawan cenderung akan meninggalkan organisasi, sebaliknya jika karyawan percaya bahwa mereka diperlakukan

(1990) dalam Ruslina (2014: 8) faktor-faktor yang mempengaruhi work-family conflict adalah: 1) Time Pressure , semakin banyak waktu yang digunakan untuk bekerja maka

Berkuasa dan mengatakan pada orang lain apa yang mesti mereka lakukan merupakan sesuatu yang penting baginya.. Dia ingin orang-orang melakukan apa yang

Dengan kata lain, karyawan yang memiliki POS yang tinggi, menjadi lebih engaged terhadap pekerjaan dan organisasi mereka sebagai bagian dari norma timbal balik dari SET

Selain itu, hasil juga menunjukkan karyawan yang engaged yakin bahwa mereka akan mengalami hal-hal yang positif dalam hidup mereka (optimistic) dan yakin mereka

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara WFC dengan OCB pada perawat