• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGERTIAN OLAHRAGA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGERTIAN OLAHRAGA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

 Makalah  Makalah PENGERTIAN OLAHRAGA PENGERTIAN OLAHRAGA DI DI S S U U S S U U N N OLEH: OLEH: 1006104020110 1006104020110 REGULER 3 REGULER 3 PENJASKESREK  PENJASKESREK 

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SYIAH KUALA UNIVERSITAS SYIAH KUALA

BANDA ACEH BANDA ACEH

2011 2011

(2)

KATA PENGANTAR  KATA PENGANTAR 

Segala Puji dan Syukur saya Ucapkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Segala Puji dan Syukur saya Ucapkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bahwasanya saya telah dapat membuat Makalah tentang Pengertian Olahraga Bahwasanya saya telah dapat membuat Makalah tentang Pengertian Olahraga walaupun banyak sekali hambatan dan kesulitan yang saya hadapi dalam walaupun banyak sekali hambatan dan kesulitan yang saya hadapi dalam menyusun makalah ini, dan mungkin makalah ini masih terdapat kekurangan dan menyusun makalah ini, dan mungkin makalah ini masih terdapat kekurangan dan  belum bisa dikatakan sempurna dikarenakan keterbatasan kema

 belum bisa dikatakan sempurna dikarenakan keterbatasan kema mpuan saya.mpuan saya. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat Oleh karena itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak terutama dari Dosen Pembimbing supaya saya membangun dari semua pihak terutama dari Dosen Pembimbing supaya saya dapat lebih baik lagi dalam menyusun sebuah makalah di kemudian hari, dan dapat lebih baik lagi dalam menyusun sebuah makalah di kemudian hari, dan semoga makalah ini

semoga makalah ini berguna bagi siapa saja terberguna bagi siapa saja terutama bagi temanutama bagi teman-teman yang hobi-teman yang hobi atau ingin lebih tahu

(3)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

KATA

KATA PENGANTAR PENGANTAR ... ... ... ... ... ... ii DAFTAR

DAFTAR ISI ISI ... ... ... ... .. .. iiii BAB

BAB I I PENDAHULUPENDAHULUAN AN ... ... ... ... ... 11 A.

A. LLatar atar Belakang Belakang Masalah Masalah ... ... ... ... .. .. 11 BAB

BAB II II PEMBAHAPEMBAHASAN SAN ... ... ... ... ... 33 A.

A. Pengertian Pengertian Olahraga Olahraga ... ... ... ... ... ... 33 B.

B. Konsep Konsep Kesehatan Kesehatan OlahragaOlahraga... ... ... .. .. 44 C.

C. Mengapa Mengapa Perlu Perlu Olahraga Olahraga ... ... ... ... . . 55 D.

D. Ciri-Ciri Ciri-Ciri Olahraga Olahraga ... ... ... ... ... ... 88 E.

E. Sasaran Sasaran Olahraga Olahraga ... ... ... ... ... ... 99 BAB

BAB III III PENUTUP PENUTUP ... ... ... ... ... 1212 A.

A. KesimpKesimpulan ulan ... ... ... ... 1212 DAFTAR

(4)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

A.

A. Latar belakang masalahLatar belakang masalah

Olahraga menyehatkan! Inilah ungkapan masyarakat. Masyarakat Olahraga menyehatkan! Inilah ungkapan masyarakat. Masyarakat meyakini benar manfaat olahraga bagi kesehatan. Tetapi bagaimana olahraga meyakini benar manfaat olahraga bagi kesehatan. Tetapi bagaimana olahraga dapat menyehatkan dan berapa berat orang harus melakukan olahraga untuk  dapat menyehatkan dan berapa berat orang harus melakukan olahraga untuk  menjadi lebih sehat? Inilah masalah yang perlu diperjelas bagaimana menjadi lebih sehat? Inilah masalah yang perlu diperjelas bagaimana tata-hubungan antara olahraga dengan kesehatan, bagaimana cara melakukan hubungan antara olahraga dengan kesehatan, bagaimana cara melakukan olahraga untuk kesehatan dan berapa berat olahraga harus dilakukan agar  olahraga untuk kesehatan dan berapa berat olahraga harus dilakukan agar  orang menjadi lebih sehat. Perlu diketahui bahwa pada awal abad 21 usia orang menjadi lebih sehat. Perlu diketahui bahwa pada awal abad 21 usia harapan hidup diperkirakan mencapai 70 tahun. Hal ini akan meningkatkan harapan hidup diperkirakan mencapai 70 tahun. Hal ini akan meningkatkan   jumlah orang usia lanjut, yang diperkirakan pada tahun 2005 ini mencapai   jumlah orang usia lanjut, yang diperkirakan pada tahun 2005 ini mencapai  jumlah 19 juta orang atau 8,5% dari penduduk (Dep.Sosial RI.,1996: 1 dan 6).  jumlah 19 juta orang atau 8,5% dari penduduk (Dep.Sosial RI.,1996: 1 dan 6). Dari sudut pandang kesehatan masyarakat, kondisi ini perlu diantisipasi agar  Dari sudut pandang kesehatan masyarakat, kondisi ini perlu diantisipasi agar   para usia lanjut ini tetap sehat, sejahtera dan mandiri, sehingga tidak menjadi  para usia lanjut ini tetap sehat, sejahtera dan mandiri, sehingga tidak menjadi  beban berat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

(5)

BAB II BAB II PEMBAHASAN PEMBAHASAN

A.

A. Pengertian OlahragaPengertian Olahraga

Pengertian olahraga adalah suatu bentuk kegiatan jasmani yang Pengertian olahraga adalah suatu bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di dalam permainan, perlombaan dan kegiatan intensif dalam rangka terdapat di dalam permainan, perlombaan dan kegiatan intensif dalam rangka memperoleh relevansi kemenangan dan prestasi

memperoleh relevansi kemenangan dan prestasi optimal.optimal.   Menpora Maladi

  Menpora Maladi, Olahraga mencakup segala kegiatan manusia yang, Olahraga mencakup segala kegiatan manusia yang ditujukan untuk melaksanakan misi hidupnya dan cita-cita hidupnya, cita-cita ditujukan untuk melaksanakan misi hidupnya dan cita-cita hidupnya, cita-cita nasional politik, sosial,

nasional politik, sosial, ekonoekonomi, kultural dan mi, kultural dan sebagainya.sebagainya.

Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi   jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota   jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/ pertandingan, dan kegiatan masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/ pertandingan, dan kegiatan   jasmani yang intensif untuk memperoleh rekreasi, kemenangan, dan prestasi   jasmani yang intensif untuk memperoleh rekreasi, kemenangan, dan prestasi   puncak dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang   puncak dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang  berkualitas berdasarkan Pancasila.

 berkualitas berdasarkan Pancasila.

Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan ditinggalkan. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan   perkembangan jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-anthropometris   perkembangan jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-anthropometris dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul pada siswa-siswa yang aktif mengikuti kegiatan Penjas-Or dari pada unggul pada siswa-siswa yang aktif mengikuti kegiatan Penjas-Or dari pada siswa-siswa yang tidak aktif mengikuti Penjas-Or (Renstrom & Roux 1988, siswa-siswa yang tidak aktif mengikuti Penjas-Or (Renstrom & Roux 1988, dalam A.S.Watson : Children in Sport dalam Bloomfield,J, Fricker P.A. and dalam A.S.Watson : Children in Sport dalam Bloomfield,J, Fricker P.A. and Fitch,K.D.,

(6)

Makna olahraga menurut ensiklopedia Indonesia adalah gerak badan Makna olahraga menurut ensiklopedia Indonesia adalah gerak badan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang merupakan regu atau yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang merupakan regu atau rombongan. Sedangkan dalam Webster¶s New Collegiate Dictonary (1980) rombongan. Sedangkan dalam Webster¶s New Collegiate Dictonary (1980) yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk mendapatkan kesenangan, dan yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk mendapatkan kesenangan, dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan (athletic aktivitas khusus seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan (athletic games di Amerika

games di Amerika Serikat)Serikat)..

Menurut Cholik Mutohir olahraga adalah proses sistematik yang Menurut Cholik Mutohir olahraga adalah proses sistematik yang   berupa sega

  berupa segala kegiatan atala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong menu usaha yang dapat mendorong mengembangkagembangkan,n, dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai   perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan,   perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan,   perlombaan/pertandingan, dan prestasi puncak dalam pembentukan manusia   perlombaan/pertandingan, dan prestasi puncak dalam pembentukan manusia

Indone

Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarsia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan Pakan Pancasila.ncasila.

Untuk penjelasan pengertian olahraga menurut Edward (1973) Untuk penjelasan pengertian olahraga menurut Edward (1973) olahraga harus bergerak dari konsep bermain, games, dan sport. Ruang olahraga harus bergerak dari konsep bermain, games, dan sport. Ruang lingkup bermain mempunyai karakteristik antara lain; a. Terpisah dari lingkup bermain mempunyai karakteristik antara lain; a. Terpisah dari rutinitas, b. Bebas, c. Tidak produktif, d. Menggunakan peraturan yang tidak  rutinitas, b. Bebas, c. Tidak produktif, d. Menggunakan peraturan yang tidak   baku. Ruang lingkup pada games mempunyai karakteristik; a. ada kompetisi,  baku. Ruang lingkup pada games mempunyai karakteristik; a. ada kompetisi,  b. hasil ditentukan oleh

 b. hasil ditentukan oleh keterampilan fisik, strategi, kesempatan.keterampilan fisik, strategi, kesempatan.

Seperti dikemukakan oleh para ahli lainnya (Pieron, Cheffers, dan Seperti dikemukakan oleh para ahli lainnya (Pieron, Cheffers, dan Barette (1994; dalam Naul, 1994) pedagogi olahraga merupakan sebuah Barette (1994; dalam Naul, 1994) pedagogi olahraga merupakan sebuah disiplin yang terpadu dalam struktur ilmu keolahragaan. Paradigma ini telah disiplin yang terpadu dalam struktur ilmu keolahragaan. Paradigma ini telah diadopsi di Indonesia dalam pengembangan pedagogi olahraga di FIK/ diadopsi di Indonesia dalam pengembangan pedagogi olahraga di FIK/ FPOK/JPOK dengan kedudukan bahwa pedagogi olahraga dianggap sebagai FPOK/JPOK dengan kedudukan bahwa pedagogi olahraga dianggap sebagai "induk" yang berpotensi untuk memadukan konsep/teori terkait dari relevan "induk" yang berpotensi untuk memadukan konsep/teori terkait dari relevan dari beberapa subdisiplin ilmu keolahragaan lainnya terutama dalam konteks dari beberapa subdisiplin ilmu keolahragaan lainnya terutama dalam konteks   pembinaan dalam arti luas dan paradigma interdisiplin (Matveyev, dalam   pembinaan dalam arti luas dan paradigma interdisiplin (Matveyev, dalam

Rush

Rush LLutan, 1988) Pandangan ini tak berbeda dengan tradisi di Jerman yangutan, 1988) Pandangan ini tak berbeda dengan tradisi di Jerman yang menempatkan pedagogi olahraga dalam kedudukan sentral dalam struktur  menempatkan pedagogi olahraga dalam kedudukan sentral dalam struktur  ilmu keolahragaan (Wasmund, 1973). Dalam model yang dikembangkan di ilmu keolahragaan (Wasmund, 1973). Dalam model yang dikembangkan di Universitas Olahraga Moskow, pedagogi olahraga ditempatkan sebagai Universitas Olahraga Moskow, pedagogi olahraga ditempatkan sebagai "pusat" yang berpotensi untuk memadukan beberapa subdisiplin ilmu dalam "pusat" yang berpotensi untuk memadukan beberapa subdisiplin ilmu dalam

(7)

taksonomi ilmu keolahragaan, sementara para ahli meletakkan sport, medicine taksonomi ilmu keolahragaan, sementara para ahli meletakkan sport, medicine yang mencakup aspek keselamatan (safety) dan kesehatan sebagai landasan yang mencakup aspek keselamatan (safety) dan kesehatan sebagai landasan   bagi pedagogi olahraga (Rush

  bagi pedagogi olahraga (Rush LLutan, 1998; dalam laporan hasil The Secondutan, 1998; dalam laporan hasil The Second Asia Pacific Congress of Sport and P

Asia Pacific Congress of Sport and Physical, Education University President).hysical, Education University President). Widmer (1972) menjelaskan objek formal pedagogy olahraga yaitu Widmer (1972) menjelaskan objek formal pedagogy olahraga yaitu "fenomena olahraga dari fenomena pendidikan, tatkala manusia dirangsang "fenomena olahraga dari fenomena pendidikan, tatkala manusia dirangsang agar mampu berolahraga. Bagi Grupe & Kruger (1994), pedagogi olahraga agar mampu berolahraga. Bagi Grupe & Kruger (1994), pedagogi olahraga mencakup dua hal utama: (1) tindakan pendidikan praktis dalam bermain dan mencakup dua hal utama: (1) tindakan pendidikan praktis dalam bermain dan olahraga, dan

olahraga, dan karena itu ada karena itu ada landasan teorelandasan teoretis bagi kegiatan olahraga tis bagi kegiatan olahraga yangyang mengandung maksud mendidik tersebut; dan (2) praktik yang dimaksud mengandung maksud mendidik tersebut; dan (2) praktik yang dimaksud   berbeda dengan praktik dan konsep lama dalam pendidikan jasmani yang   berbeda dengan praktik dan konsep lama dalam pendidikan jasmani yang mengutamakan latihan gaya militer dan drill di beberapa negara, khsusnya di mengutamakan latihan gaya militer dan drill di beberapa negara, khsusnya di Jerman; praktik baru itu disertai konsep teoretis pendidikan jasmani, kontrol Jerman; praktik baru itu disertai konsep teoretis pendidikan jasmani, kontrol terhadap badan, dan disiplin, yang menyatu dengan gerak fisik, ability, dan terhadap badan, dan disiplin, yang menyatu dengan gerak fisik, ability, dan keterampilan di bawah pengendalianjiwa dan kemauan.

keterampilan di bawah pengendalianjiwa dan kemauan.

B.

B. Konsep Kesehatan OlahragaKonsep Kesehatan Olahraga

adalah: Padat gerak, bebas stress, singkat (cukup 10-30 menit tanpa adalah: Padat gerak, bebas stress, singkat (cukup 10-30 menit tanpa henti), adekuat, massaal, mudah, murah, meriah dan fisiologis (bermanfaat henti), adekuat, massaal, mudah, murah, meriah dan fisiologis (bermanfaat dan aman)! Massaal : Ajang silaturahim, ajang pencerahan stress, ajang dan aman)! Massaal : Ajang silaturahim, ajang pencerahan stress, ajang komunikasi sosial! Jadi Olahraga Kesehatan membuat manusia menjadi sehat komunikasi sosial! Jadi Olahraga Kesehatan membuat manusia menjadi sehat Jasmani, Rohani dan Sosial yaitu Sehat seutuhnya sesuai konsep Sehat WHO! Jasmani, Rohani dan Sosial yaitu Sehat seutuhnya sesuai konsep Sehat WHO! Adekuat artinya cukup, yaitu cukup dalam waktu (10-30 menit tanpa henti) Adekuat artinya cukup, yaitu cukup dalam waktu (10-30 menit tanpa henti) dan cukup dalam intensitas. Dalam hal olahraganya berbentuk berjalan, maka dan cukup dalam intensitas. Dalam hal olahraganya berbentuk berjalan, maka intensitas berjalannya hendaknya seperti orang yang berjalan tergesa-gesa, intensitas berjalannya hendaknya seperti orang yang berjalan tergesa-gesa, tetapi tentu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Menurut Cooper  tetapi tentu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Menurut Cooper  (1994), intensitas Olahraga Kesehatan yang cukup yaitu apabila denyut nadi (1994), intensitas Olahraga Kesehatan yang cukup yaitu apabila denyut nadi latihan mencapai 65-80% DNM sesuai umur (Denyut Nadi Maximal sesuai latihan mencapai 65-80% DNM sesuai umur (Denyut Nadi Maximal sesuai umur = 220-umur dala

umur = 220-umur dalam tahun).m tahun).

Sehat Dinamis hanya dapat diperoleh bila ada kemauan Sehat Dinamis hanya dapat diperoleh bila ada kemauan mendinamiskan diri sendiri khususnya melalui kegiatan Olahraga (K

(8)

Hukumnya adalah : Siapa yang makan, dialah yang kenyang! Siapa yang Hukumnya adalah : Siapa yang makan, dialah yang kenyang! Siapa yang mengolah-raganya, dialah yang sehat! Tidak diolah berarti siap dibungkus! mengolah-raganya, dialah yang sehat! Tidak diolah berarti siap dibungkus! Klub Olahraga Kesehatan adalah

Klub Olahraga Kesehatan adalah LLembaga Pelayanan Kesehatan (Dinamis) diembaga Pelayanan Kesehatan (Dinamis) di lapangan.

lapangan.

Sehat adalah nikmat karunia Allah yang menjadi dasar bagi segala Sehat adalah nikmat karunia Allah yang menjadi dasar bagi segala nikmat dan kemampuan! Karena itu syukurilah nikmat sehat karunia Allah ini nikmat dan kemampuan! Karena itu syukurilah nikmat sehat karunia Allah ini dengan memelihara serta meningkatkan derajat sehat dinamis Anda melalui dengan memelihara serta meningkatkan derajat sehat dinamis Anda melalui gerak, khususnya melalui Olahraga Kesehatan!

gerak, khususnya melalui Olahraga Kesehatan!

Olahraga kesehatan dapat dilaksanakan secara massaal misalnya : jalan Olahraga kesehatan dapat dilaksanakan secara massaal misalnya : jalan cepat atau lari lambat (jogging), senam aerobik, senam pernafasan dan cepat atau lari lambat (jogging), senam aerobik, senam pernafasan dan olahraga-olahraga massaal lain yang sejenis. Senam aerobik sangat baik oleh olahraga-olahraga massaal lain yang sejenis. Senam aerobik sangat baik oleh karena dapat menjangkau seluruh sendi dan otot-otot tubuh, di samping juga karena dapat menjangkau seluruh sendi dan otot-otot tubuh, di samping juga merangsang otak untuk berpikir, karena Peserta harus memperhatikan dan merangsang otak untuk berpikir, karena Peserta harus memperhatikan dan segera menirukan gerak instruktur yang selalu berubah tanpa pola, sehingga segera menirukan gerak instruktur yang selalu berubah tanpa pola, sehingga gerakan-gerakannya tidak dapat dihafalkan! Bila Peserta sudah hafal, maka gerakan-gerakannya tidak dapat dihafalkan! Bila Peserta sudah hafal, maka rangsangan terhadap pr

rangsangan terhadap proses berpikioses berpikir menjadi berkurang.r menjadi berkurang.

Olahraga Kesehatan memang dapat dilakukan sendiri-sendiri, akan Olahraga Kesehatan memang dapat dilakukan sendiri-sendiri, akan tetapi akan lebih menarik, semarak serta menggembirakan (aspek Rohaniah) tetapi akan lebih menarik, semarak serta menggembirakan (aspek Rohaniah) apabila dilakukan secara berkelompok. Berkelompok merupakan rangsangan apabila dilakukan secara berkelompok. Berkelompok merupakan rangsangan dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan Sosial, oleh karena dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan Sosial, oleh karena masing-masing individu aka

masing individu aka n bertemu n bertemu dengan sesamanya, sdengan sesamanya, sedangkan suaedangkan suasanasana lapangan pada Olahraga (Kesehatan) akan sangat mencairkan kekakuan yang lapangan pada Olahraga (Kesehatan) akan sangat mencairkan kekakuan yang diseba

disebabkan oleh adanya perbedaabkan oleh adanya perbedaan status intelektuan status intelektual dan l dan sosialsosial-ekonomi para-ekonomi para Pelakunya. Dampak psikologis yang sangat positif dengan diterapkannya Pelakunya. Dampak psikologis yang sangat positif dengan diterapkannya Olahraga Kesehatan adalah rasa kesetaraan dan kebersamaan di antara sesama Olahraga Kesehatan adalah rasa kesetaraan dan kebersamaan di antara sesama Pelaku, oleh karena mereka semua merasa dapat dan mampu melakukan Pelaku, oleh karena mereka semua merasa dapat dan mampu melakukan Olahraga K

Olahraga Kesehatan dengan baiesehatan dengan baik secara k secara bersamabersama-sama.-sama.

C.

C. Mengapa perlu Olahraga.Mengapa perlu Olahraga.

Gerak adalah ciri kehidupan. Tiada hidup tanpa gerak. Apa guna hidup Gerak adalah ciri kehidupan. Tiada hidup tanpa gerak. Apa guna hidup   bila tak mampu bergerak. Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup,   bila tak mampu bergerak. Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup,

(9)

meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup. Oleh meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu : Bergeraklah untuk lebih hidup, jangan hanya bergerak karena karena itu : Bergeraklah untuk lebih hidup, jangan hanya bergerak karena masih hidup.

masih hidup.

Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan ditinggalkan. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan   perkembangan jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-anthropometris   perkembangan jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-anthropometris dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul pada siswa-siswa yang aktif mengikuti kegiatan Penjas-Or dari pada unggul pada siswa-siswa yang aktif mengikuti kegiatan Penjas-Or dari pada siswa-siswa yang tidak aktif mengikuti Penjas-Or (Renstrom & Roux 1988, siswa-siswa yang tidak aktif mengikuti Penjas-Or (Renstrom & Roux 1988, dalam A.S.Watson : Children in Sport dalam Bloomfield,J, Fricker P.A. and dalam A.S.Watson : Children in Sport dalam Bloomfield,J, Fricker P.A. and Fitch,K.D.,

Fitch,K.D., 1992)1992)..

Olahraga Kesehatan meningkatkan derajat Sehat Dinamis (Sehat dalam Olahraga Kesehatan meningkatkan derajat Sehat Dinamis (Sehat dalam gerak), pasti juga Sehat Statis (Sehat dikala diam), tetapi tidak pasti gerak), pasti juga Sehat Statis (Sehat dikala diam), tetapi tidak pasti sebaliknya. Gemar berolahraga : mencegah penyakit, hidup sehat dan nikmat ! sebaliknya. Gemar berolahraga : mencegah penyakit, hidup sehat dan nikmat ! Malas berolah-raga :

Malas berolah-raga : mengundmengundang penyakit.ang penyakit. Tidak berolahraga : menelantarkan diri ! Tidak berolahraga : menelantarkan diri !

Kesibukan dalam kehidupan ³Duniawi´ sering menyebabkan orang Kesibukan dalam kehidupan ³Duniawi´ sering menyebabkan orang menjadi kurang gerak, disertai stress yang dapat mengundang berbagai menjadi kurang gerak, disertai stress yang dapat mengundang berbagai   penyakit non-infeksi di antaranya yang terpenting adalah penyakit   penyakit non-infeksi di antaranya yang terpenting adalah penyakit kardio-vaskular (penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke). Hal ini banyak  vaskular (penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke). Hal ini banyak  dijumpai pada kelompok usia pertengahan, tua dan lanjut, khususnya yang dijumpai pada kelompok usia pertengahan, tua dan lanjut, khususnya yang tidak melakukan

tidak melakukan Olahraga. Olahraga Olahraga. Olahraga (Kesehatan)(Kesehatan): Banyak gerak dan : Banyak gerak dan bebasbebas stress, mencegah penyakit dan menyehatkan ! Olahraga adalah kebutuhan stress, mencegah penyakit dan menyehatkan ! Olahraga adalah kebutuhan hidup bagi orang yang mau berpikir. Bukan Allah menganiaya manusia, tetapi hidup bagi orang yang mau berpikir. Bukan Allah menganiaya manusia, tetapi manusia menganiaya dirinya sendiri ! Pemahaman dan perilaku ini sudah manusia menganiaya dirinya sendiri ! Pemahaman dan perilaku ini sudah harus ditanamkan sejak usia dini, yaitu semenjak mereka masih di tingkat harus ditanamkan sejak usia dini, yaitu semenjak mereka masih di tingkat

(10)

Pendidikan Dasar, baik di Sekolah Umum maupun di Pondok Pesantren! Cara Pendidikan Dasar, baik di Sekolah Umum maupun di Pondok Pesantren! Cara   penyajian Penjas-Or di Sekolah maupun di Pondok Pesantren harus dapat   penyajian Penjas-Or di Sekolah maupun di Pondok Pesantren harus dapat menjadikan siswa/santri menjadi butuh akan Penjas-Or khususnya demi menjadikan siswa/santri menjadi butuh akan Penjas-Or khususnya demi kesehatannya serta dukungan bagi kemampuan belajarnya, sehingga kesehatannya serta dukungan bagi kemampuan belajarnya, sehingga siswa/santri akan selalu menyambut gembira setiap datang mata pelajaran siswa/santri akan selalu menyambut gembira setiap datang mata pelajaran Penjas-Or. Oleh karena sudah menjadi kebutuhan, maka mereka akan merasa Penjas-Or. Oleh karena sudah menjadi kebutuhan, maka mereka akan merasa dirugikan manakala mata pelajaran Penjas-Or ditiadakan seperti yang terjadi dirugikan manakala mata pelajaran Penjas-Or ditiadakan seperti yang terjadi selama ini bila mereka akan menghadapi ujian akhir. Untuk ini diperlukan selama ini bila mereka akan menghadapi ujian akhir. Untuk ini diperlukan guru-guru Penjas-Or yang faham benar akan makna Penjas-Or di Sekolah guru-guru Penjas-Or yang faham benar akan makna Penjas-Or di Sekolah maupun di Pondok Pesantren.

maupun di Pondok Pesantren.

Konsep Olahraga Kesehatan adalah: Padat gerak, bebas stress, singkat Konsep Olahraga Kesehatan adalah: Padat gerak, bebas stress, singkat (cukup 10-30 menit tanpa henti), adekuat, massaal, mudah, murah, meriah dan (cukup 10-30 menit tanpa henti), adekuat, massaal, mudah, murah, meriah dan fisiologis (bermanfaat dan aman) ! Massaal : Ajang silaturahim, ajang fisiologis (bermanfaat dan aman) ! Massaal : Ajang silaturahim, ajang   pencerahan stress, ajang komunikasi sosial ! Jadi Olahraga Kesehatan   pencerahan stress, ajang komunikasi sosial ! Jadi Olahraga Kesehatan membuat manusia menjadi sehat Jasmani, Rohani dan Sosial yaitu Sehat membuat manusia menjadi sehat Jasmani, Rohani dan Sosial yaitu Sehat seutuhnya sesuai konsep Sehat WHO ! Adekuat artinya cukup, yaitu cukup seutuhnya sesuai konsep Sehat WHO ! Adekuat artinya cukup, yaitu cukup dalam waktu (10-30 menit tanpa henti) dan cukup dalam intensitasnya. dalam waktu (10-30 menit tanpa henti) dan cukup dalam intensitasnya. Menurut Cooper (1994), intensitas Olahraga Kesehatan yang cukup yaitu Menurut Cooper (1994), intensitas Olahraga Kesehatan yang cukup yaitu apabila denyut nadi latihan mencapai 65-80% DNM (Denyut nadi maximal: apabila denyut nadi latihan mencapai 65-80% DNM (Denyut nadi maximal: 220-umur dalam tahun). Masalah intensitas yang adekuat ini harus menjadi 220-umur dalam tahun). Masalah intensitas yang adekuat ini harus menjadi   perhatian bila Olahraga

  perhatian bila Olahraga Kesehatan tKesehatan telah mencapai Sasaranelah mencapai Sasaran±3 (lihat Sasara±3 (lihat Sasara nn Olahraga Kesehatan).

Olahraga Kesehatan).

Sehat Dinamis hanya dapat diperoleh bila ada kemauan Sehat Dinamis hanya dapat diperoleh bila ada kemauan mendinamiskan diri sendiri khususnya melalui kegiatan Olahraga (K

mendinamiskan diri sendiri khususnya melalui kegiatan Olahraga (K esehatan).esehatan). Hukumnya adalah : Siapa yang makan, dialah yang kenyang ! Siapa yang Hukumnya adalah : Siapa yang makan, dialah yang kenyang ! Siapa yang mengolah-raganya, dialah yang sehat ! Tidak diolah berarti siap dibungkus ! mengolah-raganya, dialah yang sehat ! Tidak diolah berarti siap dibungkus ! Klub Olahraga Kesehatan adalah

Klub Olahraga Kesehatan adalah LLembaga Pelayanan Kesehatan (Dinamis) diembaga Pelayanan Kesehatan (Dinamis) di lapangan. Dalam kaitan dengan ini maka setiap lembaga Pendidikan Umum lapangan. Dalam kaitan dengan ini maka setiap lembaga Pendidikan Umum maupun Pondok-pondok Pesantren harus juga berfungsi sebagai

maupun Pondok-pondok Pesantren harus juga berfungsi sebagai LLembagaembaga Pelayanan Kese

(11)

Contoh Olahraga Kesehatan berbentuk senam yang dapat mencapai Contoh Olahraga Kesehatan berbentuk senam yang dapat mencapai Sasaran-3 (Aerobiks) ialah Senam Pagi Indonesia seri D (SPI-D). Satu seri Sasaran-3 (Aerobiks) ialah Senam Pagi Indonesia seri D (SPI-D). Satu seri SPI-D memerlukan waktu 1¶45´, sehingga untuk memenuhi kriteria waktu SPI-D memerlukan waktu 1¶45´, sehingga untuk memenuhi kriteria waktu yang adekuat maka SPI-D harus dilakukan minimal 6x berturut-turut tanpa yang adekuat maka SPI-D harus dilakukan minimal 6x berturut-turut tanpa henti, yang akan mencapai waktu 10.5 menit. Menurut penelitian, bila SPI-D henti, yang akan mencapai waktu 10.5 menit. Menurut penelitian, bila SPI-D dilakukan dengan sungguh-sungguh maka intensitasnya dapat mencapai dilakukan dengan sungguh-sungguh maka intensitasnya dapat mencapai tingkat adekuat sesuai kriteria Cooper. SPI-D ini macam gerak dan tingkat adekuat sesuai kriteria Cooper. SPI-D ini macam gerak dan tata-urutannya sudah berpola tetap sehingga lama-kelamaan Peserta dapat menjadi urutannya sudah berpola tetap sehingga lama-kelamaan Peserta dapat menjadi hafal akan macam gerakan dan tata-urutannya. Bila Peserta sudah hafal, maka hafal akan macam gerakan dan tata-urutannya. Bila Peserta sudah hafal, maka rangsangan terhadap proses berpikir menjadi berkurang. Oleh karena itu rangsangan terhadap proses berpikir menjadi berkurang. Oleh karena itu senam aerobik pada umumnya yang tidak berpola tetap, adalah lebih baik  senam aerobik pada umumnya yang tidak berpola tetap, adalah lebih baik  dalam hal rangsangannya terhadap pr

dalam hal rangsangannya terhadap proses berpikir.oses berpikir.

D.

D. Ciri Olahraga Kesehatan.Ciri Olahraga Kesehatan.

Pesantai adalah orang yang tidak melakukan olahraga sehingga Pesantai adalah orang yang tidak melakukan olahraga sehingga cenderung kekurangan gerak. Sebaliknya Pelaku olahraga berat melakukan cenderung kekurangan gerak. Sebaliknya Pelaku olahraga berat melakukan olahraga lebih dari keperluannya untuk pemeliharaan kesehatan. Maka Pelaku olahraga lebih dari keperluannya untuk pemeliharaan kesehatan. Maka Pelaku Olahraga Kesehatan adalah orang yang tidak kekurangan gerak tetapi bukan Olahraga Kesehatan adalah orang yang tidak kekurangan gerak tetapi bukan   pula Pelaku olahraga berat. Olahraga yang dianjurkan untuk keperluan   pula Pelaku olahraga berat. Olahraga yang dianjurkan untuk keperluan kesehatan adalah aktivitas gerak raga dengan intensitas yang setingkat di atas kesehatan adalah aktivitas gerak raga dengan intensitas yang setingkat di atas intensitas gerak raga yang biasa dilakukan untuk keperluan pelaksanaan tugas intensitas gerak raga yang biasa dilakukan untuk keperluan pelaksanaan tugas kehidupan sehari-hari (Blair, 1989 dalam Cooper, 1994). Dalam Olahraga kehidupan sehari-hari (Blair, 1989 dalam Cooper, 1994). Dalam Olahraga Kesehatan, setiap P

Kesehatan, setiap P eserta harus berusaha mengikutinya sebaik mungkin gerak/eserta harus berusaha mengikutinya sebaik mungkin gerak/ instruksi Pelatih, namun tentu harus sesuai dengan kemampuannya instruksi Pelatih, namun tentu harus sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

masing. y

y Ciri Olahraga Kesehatan secara teknis-fisiologis adalah :Ciri Olahraga Kesehatan secara teknis-fisiologis adalah :

-- gerakannya mudah, sehingga dapat diikuti oleh orang kebanyakan dangerakannya mudah, sehingga dapat diikuti oleh orang kebanyakan dan seluruh siswa/santri pada umumnya (bersifat massaal), sehingga dapat seluruh siswa/santri pada umumnya (bersifat massaal), sehingga dapat memperkaya dan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan gerak  memperkaya dan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan gerak  dasar, gerak yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan hidup dasar, gerak yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan hidup sehari-hari.

(12)

-- intensitasnya sub-maksimal dan homogen, bukan gerakan-gerakanintensitasnya sub-maksimal dan homogen, bukan gerakan-gerakan maksimal atau gerakan eksplosif maksimal (faktor kea

maksimal atau gerakan eksplosif maksimal (faktor kea manan).manan).

-- terdiri dari satuan-satuan gerak yang dapat (secara sengaja) dibuatterdiri dari satuan-satuan gerak yang dapat (secara sengaja) dibuat untuk enjangkau seluruh sendi dan otot, serta dapat dirangkai untuk  untuk enjangkau seluruh sendi dan otot, serta dapat dirangkai untuk  menjadi gerakan yang kontinu (tanpa henti) ± faktor penting untuk  menjadi gerakan yang kontinu (tanpa henti) ± faktor penting untuk  dapat mengatur dosis dan intensitas

dapat mengatur dosis dan intensitas olahraga kesehatan.olahraga kesehatan. --  bebas stress (non kompetitif) bebas stress (non kompetitif)

-- diselenggarakan 3-5x/minggu (minimal diselenggarakan 3-5x/minggu (minimal 2x/minggu).2x/minggu).

-- dapat mencapai intensitas antara 60-80% denyut nadi maksimaldapat mencapai intensitas antara 60-80% denyut nadi maksimal (DNM) sesuai umur. DNM sesuai umur = 220 ± umur dalam tahun. (DNM) sesuai umur. DNM sesuai umur = 220 ± umur dalam tahun. Sebaiknya tiap Peserta mengetahui cara menetapkan dan menghitung Sebaiknya tiap Peserta mengetahui cara menetapkan dan menghitung denyut nadi latihan masing-masing.

denyut nadi latihan masing-masing.

Perlu pula dikemukakan bahwa sampai usia sekitar 14 tahun (usia Perlu pula dikemukakan bahwa sampai usia sekitar 14 tahun (usia   pubertas) tidak perlu ada pemisahan siswa atas dasar jenis kelamin   pubertas) tidak perlu ada pemisahan siswa atas dasar jenis kelamin (Watson,1992), karena baru akan berdampak nyata di atas usia (Watson,1992), karena baru akan berdampak nyata di atas usia tersebut.

tersebut.

E.

E. Sasaran Olahraga Kesehatan.Sasaran Olahraga Kesehatan. y

y Sasaran-1: Memelihara dan meningkatkan kemampuan gerak yang masihSasaran-1: Memelihara dan meningkatkan kemampuan gerak yang masih ada, termasuk memelihara dan meningkatkan fleksibitas dan kemampuan ada, termasuk memelihara dan meningkatkan fleksibitas dan kemampuan koordinasi.

koordinasi. y

y Sasaran-2 : Meningkatkan kemampuan otot untuk meningkatkanSasaran-2 : Meningkatkan kemampuan otot untuk meningkatkan kemampuan geraknya lebih lanjut.

kemampuan geraknya lebih lanjut. LLatihan dilakukan dengan menerapkanatihan dilakukan dengan menerapkan  prinsip Pliometrik!.

 prinsip Pliometrik!. y

y Sasaran-3 : Memelihara kemampuan aSasaran-3 : Memelihara kemampuan aerobik yang telah erobik yang telah memadai atau memadai atau me me--ningkatkannya untuk mencapai sasaran minimal katagori ³sedang´.

ningkatkannya untuk mencapai sasaran minimal katagori ³sedang´.

Perlu ditekankan sekali lagi bahwa Olahraga Kesehatan adalah gerak  Perlu ditekankan sekali lagi bahwa Olahraga Kesehatan adalah gerak  olahraga dengan takaran sedang, bukan olahraga berat ! Jadi takarannya ibarat olahraga dengan takaran sedang, bukan olahraga berat ! Jadi takarannya ibarat makan : berhentilah makan menjelang kenyang; jangan tidak makan oleh makan : berhentilah makan menjelang kenyang; jangan tidak makan oleh karena bila tidak makan dapat menjadi sakit, sebaliknya jangan pula kelebihan karena bila tidak makan dapat menjadi sakit, sebaliknya jangan pula kelebihan makan, karena kelebihan makan akan mengundang penyakit. Artinya makan, karena kelebihan makan akan mengundang penyakit. Artinya

(13)

  berolahragalah secukupnya (adekuat), jangan tidak berolahraga karena kalau   berolahragalah secukupnya (adekuat), jangan tidak berolahraga karena kalau tidak berolahraga mudah menjadi sakit, sebaliknya kalau melakukan olahraga tidak berolahraga mudah menjadi sakit, sebaliknya kalau melakukan olahraga secara berlebihan dapat menyebabkan sakit !

secara berlebihan dapat menyebabkan sakit !

Keterkaitan Kesehatan, Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Keterkaitan Kesehatan, Pendidikan Jasmani dan Olahraga.

Untuk lebih memudahkan bahasannya perlu lebih dahulu dikutip Untuk lebih memudahkan bahasannya perlu lebih dahulu dikutip kembali hal-hal yang tersebut di bawah ini :

kembali hal-hal yang tersebut di bawah ini : y

y Sehat dan Kesehatan.Sehat dan Kesehatan.

-- Sehat merupakan dasar bagi segala kemampuan jasmani, rohaniSehat merupakan dasar bagi segala kemampuan jasmani, rohani maupun sosial.

maupun sosial.

-- Memelihara dan meningkatkan kesehatan : cara yang terpenting,Memelihara dan meningkatkan kesehatan : cara yang terpenting, termurah dan fisiologis adalah melalui Olahraga.

termurah dan fisiologis adalah melalui Olahraga.

-- Acuan Sehat adalah Sehat Paripurna dari Organisasi Kesehatan Dunia.Acuan Sehat adalah Sehat Paripurna dari Organisasi Kesehatan Dunia. y

y Pendidikan Jasmani dan Olahraga :Pendidikan Jasmani dan Olahraga :

-- Pendidikan Jasmani adalah pendidikan dengan menggunakan mediaPendidikan Jasmani adalah pendidikan dengan menggunakan media kegiatan Jasmani.

kegiatan Jasmani.

-- Olahraga adalah pelatihan JasmaniOlahraga adalah pelatihan Jasmani

-- Pendidikan Jasmani dan Olahraga adalah Pendidikan dan PelatihanPendidikan Jasmani dan Olahraga adalah Pendidikan dan Pelatihan Jasmani, yang dalam lingkup persekolahan/pesantren berarti Pelatihan Jasmani, yang dalam lingkup persekolahan/pesantren berarti Pelatihan Jasmani, Rohani dan Sosial menuju kondisi yang lebih baik yaitu Jasmani, Rohani dan Sosial menuju kondisi yang lebih baik yaitu sejahtera paripurna (peningkatan

sejahtera paripurna (peningkatan mutu sumber daya manusia).mutu sumber daya manusia). y

y Olahraga ± Gerak :Olahraga ± Gerak :

-- Gerak adalah Gerak adalah ciri kehidupan.ciri kehidupan.

-- Memelihara gerak adalah Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup.mempertahankan hidup.

-- Meningkatkan kemampuan gerak adalah Meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup.meningkatkan kualitas hidup. -- Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencanaOlahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana

untuk meningkatkan kemampuan gerak yang berarti meningkatkan untuk meningkatkan kemampuan gerak yang berarti meningkatkan kualitas hidup.

kualitas hidup.

-- Olahraga merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani, rohaniOlahraga merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani, rohani dan sosial menuju sejahtera paripurna.

dan sosial menuju sejahtera paripurna.

-- Hanya orang yang mau bergerak-berolahraga yang akan mendapatkanHanya orang yang mau bergerak-berolahraga yang akan mendapatkan manfaat dari Olahraga.

(14)

y

y Olahraga Kesehatan :Olahraga Kesehatan :

-- Intensitasnya sedang, setingkat di atas intensitas aktivitas fisik dalamIntensitasnya sedang, setingkat di atas intensitas aktivitas fisik dalam menjalani kehidupan sehari-hari

menjalani kehidupan sehari-hari

-- Meningkatkan derajat kesehatan dinamis ± sehat dengan kemampuanMeningkatkan derajat kesehatan dinamis ± sehat dengan kemampuan gerak yang dapat memenuhi kebutuhan gerak kehidupan sehari-hari. gerak yang dapat memenuhi kebutuhan gerak kehidupan sehari-hari. -- Bersifat padat gerak, bebas stress, singkat (cukup 30 menit tanpaBersifat padat gerak, bebas stress, singkat (cukup 30 menit tanpa

henti), mudah, murah, meriah

henti), mudah, murah, meriah massaal, fisiologis (mmassaal, fisiologis (manfaat anfaat & aman).& aman). -- Massaal :Massaal :

Ajang

Ajang silaturahim silaturahim Sejahtera RohSejahtera Rohani dan ani dan Sosial, Sosial, Ajang Ajang pencerahanpencerahan stress, Ajang komunikasi sosial .

stress, Ajang komunikasi sosial . y

y Kondisi Pendidikan Jasmani dan Olahraga saat Kondisi Pendidikan Jasmani dan Olahraga saat ini.ini. -- Waktu yang tersedia = Waktu yang tersedia = 2 x 45 menit/minggu2 x 45 menit/minggu -- Sarana ± prasarana sangat terbatasSarana ± prasarana sangat terbatas

(15)

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

Gerak adalah ciri kehidupan. Tiada hidup tanpa gerak. Apa guna hidup   bila tak mampu bergerak. Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup,

meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu : Bergeraklah untuk lebih hidup, jangan hanya bergerak karena masih hidup.

Pendidikan Jasmani dan Olahraga di Lembaga Pendidikan harus ditekankan pada olahraga kesehatan dan latihan jasmani untuk meningkatkan derajat sehat dinamis dan kemampuan motorik dan koordinasi yang lebih baik, agar para siswa selama masa belajar memiliki kualitas hidup yang lebih baik, serta dapat diharapkan menjadi atlet berprestasi dan sumber daya manusia yang bermutu di masa depan.

(16)

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA

Abu Ahmadi. 1990.

Abu Ahmadi. 1990. T T eknik Belajar ygn Efektif.eknik Belajar ygn Efektif. Semarang: Rineka Cipta.Semarang: Rineka Cipta. Giriwijoyo,H.Y.S.S. dan H.Muchtamadji M.Ali (1997) :

Giriwijoyo,H.Y.S.S. dan H.Muchtamadji M.Ali (1997) :   Makalah : Pendidikan  Makalah : Pendidikan   Jasmani dan Olahraga di Sekolah, Fakultas Pendidikan Olahraga dan   Jasmani dan Olahraga di Sekolah, Fakultas Pendidikan Olahraga dan  Kesehatan,

Referensi

Dokumen terkait

Dipukul ayah merupakan akibat dari perbuatan anak kurang baik yang harus diterimanya Teks dindang Banjar Hulu tersebut mengandung makna tanggung jawab (M 10)... (11) curahan hati

Kas CV. Surat Pesanan CV. Surat Pengiriman CV. Kartu Stock Barang CV. Kartu Hutang Piutang CV. Tanda Terima CV. Serah Terima Tagihan CV. Bukti Penerimaan Kas CV. TPS. 1.14

Next, the data were plotted to the graphic of Sun-Moon altitude (ARCV - Arc of Vision) and Sun- Moon angular distance (ARCL - Arc of Light), graphic of moon

Salah satu gangguan produksi air mata adalah dry eye syndrome atau sindrom mata kering, yaitu suatu kondisi dimana berkurangnya fungsi air mata sehingga tidak

Dengan demikian relasi yang akan terbangun antara masyarakat dengan pemerintah adalah relasi yang berbasiskan pada pelayanan masyarakat, sehingga kepercayaan

Puji syukur peneliti sampaikan kepada ALLAH SWT atas segenap karunia dan bimbingan-Nya, dan sholawat serta salam yang selalu tercurahkan untuk baginda nabi besar

Demikian pula bila rangsang kuat diberikan pada daerah di sekitar perlukaan yang tampak normal, maka akan dirasakan sebagai sangat nyeri dan berlangsung lebih lama

Pengambilan kayu dan pemanfaatan sumberdaya hutan yang dilakukan oleh komunitas lokal berlatar belakang sosial ekonomi dan budaya (kayu bakar dan membangun rumah