EPIDEMIOLOGI
CHIKUNGUNYA
Chikungunya
Chikungunya
dalah
sejenis
penyakit
demam
virus
yang
disebabkan
alphavirus
(virus
chikungunya)
dari
famili
togaviridae yang disebabkan oleh
gigitan
nyamuk
dari
spesies
Deskriptif Penyakit Berdasarkan 4
Karakteristik
• What : Penyakit chikungunya disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.
• Who : Penderita chikungunya
dominan terjadi pada wanita serta anak-anak yang lebih sering berada di rumah pada siang hari.
• Where : Sering terjadi pada daerah pedesaan maupun perkotaan yang udaranya lembab.
Faktor Risiko Penularan
Penyakit Chikungunya di
Pengaruhi Oleh :
1. Perubahan iklim dan cuaca.
2. Mobilisasi penduduk dari dan ke daerah yang terinfeksi.
3. Perilaku masyarakat. 4. Sanitasi Lingkungan.
5. Jenis kelamin, penyakit cikungunya banyak terjadi pada wanita dan
anak-anak karena mereka lebih
banyak berada di rumah pada siang hari saat nyamuk menggigit.
1. Tahap Pre-Patogenesis
Host digigit nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus chikungunya. Tahap
pre-patogenesis penyakit chikungunya ini terjadi pada manusia sehat yang memiliki faktor
risiko. Salah satunya terinfeksi virus
chikungunya oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti.
2. Tahap Patogenesis
a. Tahap subklinis/pra gejala/ tahap inkubasi
Pada tahap ini nyamuk Aedes
b. Tahap klinis/tahap penyakit
Demam tinggi, sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, serta bintik-bintik merah terutama di badan dan tangan, meski gejalanya mirip dengan demam berdarah dengue, pada chikungunya tidak terjadi perdarahan hebat, renjatan (shock) maupun kematian.
c. Tahap laten/periode infeksi/tahap penyakit lanjut
3. Tahap Pasca-Patogenesis