HALAM
UNIVERSITAS INDONESIA
ANALISIS LAPORAN AUDITOR ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN KANADA TAHUN 2015-2016
Mata Ajaran : Audit Keuangan Negara
Disusun Oleh : Abdul Rozaq Setiawan
NPM. 1506810080
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI
Universitas Indonesia
STATEMENT OF AUTHORSHIP
“Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas
terlampir adalah murni hasil pekerjaan saya sendiri. Tidak ada pekerjaan orang
lain yang saya gunakan tanpa menyebutkan sumbernya.
Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk
makalah/tugas pada mata ajaran lain kecuali saya menyatakan dengan jelas
bahwa saya menggunakannya.
Saya memahami bahwa tugas yang saya kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.”
Mata Ajaran : Audit Keuangan Negara
Judul Makalah/Tugas : Analisis Laporan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Kanada Tahun 2015-2016
Tanggal : 9 Maret 2017 Dosen : Irmansyah, M.Acc
Nama : Abdul Rozaq Setiawan
NPM : 1506810080
iii
Universitas Indonesia
DAFTAR ISI
Contents
HALAMAN JUDUL ... i
STATEMENT OF AUTHORSHIP ... ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang Penelitian ... 1
1.2. Rumusan Masalah ... 2
1.3. Tujuan Penelitian ... 2
BAB 2 LANDASAN TEORI ... 3
BAB 3 GAMBARAN UMUM ... 6
3.1. Negara Kanada ... 6
3.2. Auditor General of Canada ... 7
BAB 4 ANALISIS ... 8
1. Standar Audit ... 9
2. Laporan audit ... 9
3. Perbandingan dengan SPKN ... 15
4. Akses ke laporan audit ... 20
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN ... 21
5.1. Simpulan ... 21
5.2. Saran ... 22
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang Penelitian
Audit sector publik dalam ranah keuangan Negara biasanya dilaksanakan oleh supreme audit institution di Negara tersebut. Dalam melaksanakan kegiatan auditnya, biasanya menggunakan standar audit yang mengacu pada ISSAI yang diterbitkan oleh INTOSAI. Akan tetapi, tidak semua Negara menyusun standar audit sendiri.
Praktik audit sector publik berbeda-beda antar Negara. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh sistem akuntansi dan sistem hukum yang dianut masing-masing Negara. Beberapa Negara menyusun standar audit keuangan, audit kinerja dan audit dengan tujuan tertentu. Akan tetapi, beberapa Negara hanya menyusun standar untuk audit kinerja dan audit dengan tertentu saja. Untuk pelaksanaan audit keuangan, Negara-negara tersebut menggunakan standar yang diterbitkan oleh ikatan akuntan publik di nnegara itu.
Standar audit keuangan yang diterbitkan oleh ikatan akuntan publik mengacu pada ISA yang diterbitkan oleh IFAC. Proses untuk memasukkan audit keuangan sector publik ke dalam ISA telah dilakukan dengan kerjasama antara INTOSAI dan IFAC sejak tahun 2004 (Azuma, 2008). IFAC dirasakan memiliki pengalaman yang lebih dibandingkan INTOSAI dalam menyusun standar audit.
Perbedaan pelaksanaan audit antar Negara menarik untuk dikaji. Hal tersebut untuk melihat kelebihan dan kelemahan praktik-praktik yang ada di Negara lain kemudian dibandingkan dengan praktik audit keuangan Negara yang dilakukan oleh BPK RI. Kelebihan-kelebihan praktik audit sector publik dapat dijadikan masukan untuk menjadikan praktik audit keuangan Negara lebih baik lagi.
2
Universitas Indonesia Akan tetapi, pengkajian praktik audit sector publik mengalami kendala dalam melihat proses auditnya. Hal ini karena dokumentasi proses audit tidak tersedia untuk diakses. Dokumen audit yang tersedia untuk diakses adalah laporan audit.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah penelitian ini dirinci sebagai berikut:
1. Bagaimana analisis standar yang digunakan dalam audit keuangan di Kanada? 2. Bagaimana analisis penerapan standar audit keuangan di Kanada?
3. Bagaimana analisis perbandingan standar audit keuangan Kanada dan SPKN? 4. Bagaimana analisis akses laporan audit di Kanada dan Indonesia?
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk menganalisis standar yang digunakan dalam audit keuangan di Kanada. 2. Untuk menganalisis penerapan standar audit keuangan di Kanada.
LANDASANTEORI
Audit merupakan kegiatan pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti dari informasi yang dilakukan oleh orang yang kompeten dan independen, untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian antara informasi tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan (Arens, Elder, and Beasley, 2012). Hal ini sejalan dengan pengertian pemeriksaan yang tercantum dalam SPKN yang menyatakan bahwa pemeriksaan adalah proses identifikasi masalah, analisis, dan evaluasi yang dilakukan secara independen, objektif, dan profesional berdasarkan standar pemeriksaan, untuk menilai kebenaran, kecermatan, kredibilitas, dan keandalan informasi mengenai pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Dari 2 sumber tersebut, pengertian audit meliputi:
- Pengumpulan dan evaluasi bukti
- Dilakukan oleh orang yang berkompeten dan independen - Dilaksanakan berdasarkan suatu standar
- Untuk membandingkan antara informasi dan kriterianya Mengapa perlu audit?
Audit diperlukan karena adanya masalah keagenan yaitu asymmetric information dan konflik kepentingan. Masalah keagenan tersebut mengancam/ memberikan risiko informasi kepada pemilik/principal. Hal tersebut diungkapkan oleh (Messier, Glover, and Prawitt, 2008).
4
Universitas Indonesia Terdapat beberapa jenis audit. Audit sector swasta (Messier, Glover, and Prawitt, 2008; Arens, Elder, and Beasley, 2012) biasanya terdiri atas:
- Audit keuangan - Audit kinerja - Audit kepatuhan - Audit forensic
Sedangkan pada sector publik, audit (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, 2017)dibedakan menjadi:
- Audit atas laporan keuangan - Audit kinerja
- Audit dengan tujuan tertentu
Audit keuangan merupakan proses audit yang bertujuan untuk memberikan opini atas penyajian laporan keuangan. audit kinerja bertujuan untuk menilai ekonomi, efisiensi, dan efektivitas dari suatu entitas, program, atau kegiatan. Audit kepatuhan bertujuan untuk menilai kepatuhan terhadap peratuan perundangan.
Secara umum, audit pada sector publik berkontribusi terhadap tata kelola (International Organization of Supreme Audit Institution, 2013) melalui:
- Penyajian informasi yang independen, objektif dan handal serta simpulan atau opini yang didasarkan pada bukti yang cukup dan seuai terkait entitas publik kepada para pengguna laporan audit
- Meningkatkan akuntabilitas dan tranparansi, mendorong perbaikan berkelanjutan dan mendukung keyakinan dalam kesesuaian penggunaan dana dan aset publik serta kinerja administrasi publik.
- Menguatkan efektivitas badan-badan publik dalam pengaturan yang sesuai undang-undang yang melaksanakan fungsi monitoring dan perbaikan melalui pemerintah serta yang bertanggung jawab untuk manajemen kegiatan-kegiatan yang didanai oleh dana publik.
Universitas Indonesia Standar audit sector publik secara internasional mengacu pada ISSAI yang diterbitkan oleh INTOSAI. ISSAI terdiri atas 4 level yaitu:
- Level 1: founding principle yang berisikan The Lima Declaration
- Level 2: prerequisites for the functioning of supreme audit institutions yang terdiri atas 7 ISSAI
- Level 3: fundamental auditing principle yang berisi tentang audit pemerintaan yang terdiri dari prinsip-prinsip dasar, standar umum, standar pelaksanaan lapangan dan standar pelaporan.
- Level 4: general auditing guidline, yang terbagi menjadi 2 kelompok besar yaitu general auditing guidelines dan guidelines on specific subjects.
Beberapa negara membentuk standar audit sector publik masing-masing dengan mengacu pada ISSAI. Ada juga beberapa Negara yang hanya mengembangkan standar audit kinerja dan audit dengan tujuan tertentu sesuai dengan ISSA. Untuk standar audit keuangan, Negara-negara tersebut mengikuti standar audit yang diterbitkan oleh ikatan akuntan publik di Negara tersebut.
BAB 3
GAMBARAN UMUM
3.1. Negara Kanada
Negara Kanada terletak di Benua Amerika bagian utara. Wilayahnya membentang dari samudera pasifik di sebelah barat sampai samudera atlantik di sebelah timur dan di sebelah utara sampai kutub utara. Wilayah Kanada seluas 9,98 juta km2.
Ibu kota Negara terletak di Ottawa. Sistem pemerintahannya monarki constitutional. Bentuk Negaranya federal. Kepala Negara dijabat oleh seorang Gubernur Jenderal yang mewakili Ratu Elizabeth II Inggris. Kepala pemerintahannya dijabat oleh Perdana Menteri.
Kanada memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1931. Kanada terdiri atas 10 provinsi dan 3 teritori. Wilayah-wilayah tersebut terbagi menjadi 4 wilayah utama yaitu Kanada Barat, Kanada Tengah, Kanada Atlantik dan Kanada Utara.
Provinces Territories
1. Alberta,
2. British Columbia, 3. Manitoba,
4. New Brunswick,
5. Newfoundland and Labrador, 6. Nova Scotia,
7. Ontario,
8. Prince Edward Island, 9. Quebec, and
10.Saskatchewan
1. Northwest Territories, 2. Nunavut, and
3. Yukon
Universitas Indonesia 3.2. Auditor General of Canada
Peran Auditor General adalah untuk membantu akuntabilits dengan melaksanakan audit yang independen atas operasi pemerintah federal. Auditor General melaporkan hasil auditnya ke House of Commons (DPR), bukan kepada pemerintah.
8
Universitas Indonesia BAB 4
ANALISIS
Laporan auditor memberikan opini atas laporan keuangan konsolidasian dan ringkasan laporan keuangan konsolidasian Negara Kanada tahun 2015-2016. Laporan keuangan konsolidasian yang diaudit meliputi laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2016, dan laporan konsolidasian operasi dan akumulasi deficit, laporan konsolidasian atas perubahan utang bersih dan laporan konsolidasian atas arus kas pada tahun yang berakhir 31 Maret 2016, serta ringkasan kebijakan akuntansi signifikan dan informasi penjelasan lainnya (Office of Auditor General of Canada, 2016b). Ringkasan laporan keuangan konsolidasian yang diaudit meliputi ringkasan laporan konsolidasian atas posisi keuangan pada 31 Maret 2016, ringkasan laporan operasi dan akumulasi deficit, ringkasan laporan konsolidasian atas perubahan dalam utang bersih dan ringkasan laporan konsolidasian atas arus kas yang berakhir pada 31 Maret 2016 (office of Auditor General of Canada, 2016a).
Pelaksanaan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian dan Ringkasan Laporan Keuangan Konsolidasian Negara Kanada dilakukan oleh Office of Auditor General (AG) of Canada. Dalam melaksanakan audit atas laporan keuangan konsolidasian, AG mengikuti Canadian Auditing Standards (CASs). Khusus audit atas ringkasan laporan keuangan konsolidasian, AG Kanada menggunakan CASs 810
“engagements to report on summary financial statements”. CASs merupakan standar
audit yang yang dikeluarkan oleh Canadian Institute of Chartered Accountants (CICA) mengadopsi International Standard on Auditing (ISA).
Laporan audit memberikan opini unmodified opinion baik untuk laporan keuangan konsolidasian maupun ringkasan laporan keuangan konsolidasian. Laporan audit tidak mencantumkan rekomendasi kepada Negara Kanada. Rekomendasi diberikan oleh AG ketika melakukan audit kinerja .
Universitas Indonesia difokuskan pada standar yang digunakan dalam Audit atas Laporan Keuangan serta laporan auditnya. Analisis dilakukan dengan membandingkan antara praktik dan standar yang digunakan selanjutnya membandingkan dengan praktik Audit atas Laporan Keuangan yang dilakukan oleh BPK RI.
Analisis laporan audit Office of the Auditor General of Canada disajikan sebagai berikut:
1. Standar Audit
Office of the Auditor General (AG) of Canada menggunakan Canadian Aduit Standards (CASs) yang dikeluarkan oleh Canadian Institute of Chartered Accountants (CICA). Standar audit yang dikeluarkan oleh CICA mengadopsi pada International Standard on Auditing (ISA). AG tidak menyusun standar khusus untuk digunakan dalam audit atas laporan keuangan negara Kanada. CASs mengatur laporan audit atas laporan keuangan tidak memberikan rekomendasi. Laporan audit memberikan opini dan basis pemberian opininya termasuk pada opini unmodified.
Berbeda dengan Canada, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarkan standar khusus untuk pemeriksaan keuangan Negara yaitu Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). SPKN telah mengalami perubahan dari sebelumnya yang diterbitkan tahun 2007 menjadi SPKN tahun 2017. SPKN mengatur pemberian rekomendasi dalam laporan audit keuangan. Menurut kuliah oleh Bpk. Irmansyah, rekomendasi tersebut yang diklaim oleh BPK sebagai bagian plus dari Standard Profesional Akuntan Publik (SPAP) yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI).
2. Laporan audit
Terdapat 2 jenis laporan keuangan Kanada tahun 2015-216 yaitu laporan keuangan konsolidasian dan ringkasan laporan keuangan. laporan keuangan Kanada terdiri atas 3 bagian (volume) yaitu
10
Universitas Indonesia dan komparasi iformasi keuangan selama 10 tahun, analisis pendapatan dan beban, dan akun aset dan kewajiban serta pernyataan lainnya.
- Volume II — rincian operasi keuangan pemerintah, yang dibagi-bagi berdasarkan kementerian
- Volume III — informasi dan analisis tambahan.
AG telah mengaudit masing-masing laporan keuangan tersebut. Laporan auditor atas laporan keuangan konsolidasian (vol. I) ditujukan kepada Dewan Perwakilan (House of Commons) Kanada. Sedangkan laporan auditor atas ringkasan laporan keuangan konsolidasian ditujukan kepada Menteri Keuangan Kanada.
Lapora audit AG atas laporan keuangan konsolidasian Negara Kanada mengacu pada CAS yang mengadopsi ISA. CAS tidak dapat penulis peroleh. Oleh karena itu, analisis laporan audit atas laporan keuangan konsolidasian penulis lakukan
dengan membandingkannya terhadap ISA 700 “Forming an Opinion and
Reporting on Financial Statements”. Analisis laporan audit atas laporan keuangan konsolidasian (ISA 700 par. 43-45) diuraikan sebagai berikut:
ISA 700
(International Federation of Accountants, 2015)
AG auditor’s report
(Office of Auditor General of Canada, 2016b) √
a. A title Independent Auditor’s Report √
b. An addressee, as required by the circumstances of the engagement
To the House of Commons
√
c. An introductory
paragraph that
indentifies the financial statements audited
consolidated financial statements of the Government of Canada, which comprise the consolidated statement of financial position as at 31 March 2016, and the consolidated statement of operations and accumulated deficit, consolidated statement of change in net debt and consolidated statement of cash flow for the year then ended, and a summary of significant accounting policies and other explanatory information.
√
d. A description of responsibility of management (or other appropriate term, see
The Government is responsible for the preparation and fair presentation of these consolidated financial statements in accordance with the stated accounting policies of the
Universitas Indonesia paragraph 24) for the
preparation of the financial statements
Government of Canada set out in Note 1 to the consolidated financial statements, which are based on Canadian public sector accounting standards, and for such internal control as the Government determines is necessary to enable the preparation of consolidated financial statements that are free from material misstatement, whether due to fraud or error. e. A description of the
auditor’s responsibility
to express an opinion on the financial statements and the scope of the audit, that includes:
My responsibility is to express an opinion on these consolidated financial statements based
on my audit. √
- A reference to ISA and the law or regulation; and
I conducted my audit in accordance with Canadian generally accepted auditing standards √ - A description of an
audit in accordance with those standards
Those standards require that I comply with ethical requirements and plan and perform the audit to obtain reasonable assurance about whether the consolidated financial statements are free from material misstatement.
√
f. An opinion paragraph containing an expression of opinion on the financial statements and a reference to the statements present fairly, in all material respects, the financial position of the Government of Canada as at 31 March 2016, and the results of its operations, changes in its net debt, and its cash flows for the year then ended in accordance with the stated accounting policies of the Government of Canada set out in Note 1 to the consolidated financial statements, which conform with Canadian public sector accounting standards.
√
g. The auditor’s signature Michael Ferguson, CPA, CA √
h. The date of the auditor’s
report; and
6 September 2016 √
i. The auditor’s address Ottawa, Canada √
Laporan audit atas laporan keuangan konsolidasian yang dilakukan oleh AG
12
Universitas Indonesia Sub judul tersebut berisi uraian mengenai tanggung jawab pemberian opini terkait konsistensi kebijakan akuntansi yang diterapkan yang dimandatkan dalam Auditor General Act seksi 6. AG memberikan opini bahwa kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan tahun-tahun sebelumnya.
Laporan audit AG Canada atas ringkasan laporan keuangan konsolidasian mengacu pada CASs 810 “Enggagement to Report on Summary Financial
Statement”. Standar tersebut mengadopsi ISA 810 “Engagements To Report On
Summary Financial Statements”. Salah satu yang diatur dalam standar tersebut
adalah laporan audit. Analisi elemen-elemen laporan audit tersebut seperti berikut:
Elemen Laporan Auditor (ISA 810) Laporan Auditor √
a. Sebuah judul yang mengindikasikan bahwa laporan audit sebagai laporan auditor independen
Independent auditor’s report √
b. Alamat yang dituju To the Minister of Finance √
c. Sebuah paragraf pendahuluan yang berisi: √
- Mengidentifikasi ringkasan laporan keuangan yang dilaporkan oleh auditor termasuk judul tiap laporan di dalam ringkasan laporan keuangan.
Condensed financial statements, wich √
- Mengidentifikasi laporan keuangan yang telah diaudit.
Audited consolidate financial statements
√
- Merujuk pada laporan auditor pada laporan keuangan yang telah diaudit, tanggal laporan, dan fakta bahwa sebuah opini tanpa modifikasian diberikan pada laporan keuangan yang telah diaudit.
I expressed an unmodified audit opinion on those consolidated financial statements in my report dated 6 September 2016
√
- Jika tanggal laporan auditor pada ringkasan laporan keuangan lebih lambat daripada tanggal laporan auditor pada laporan keuangan yang telah diaudit, nyatakan bahwa ringkasan laporan keuangan dan laoran keuangan yang telah diaudit tidak mencermminkan efek dari kejadian-kejadian yang berlangsung setelah tanggal laporan auditor pada laporan keuangan yang telah diaudit.
-
- Sebuah pernyataan yang mengindikasikan bahwa ringkasan laporan keuangan tidak berisi seluruh pengungkapan yang dipersyaratkan oleh kerangka pelaporan keuangan yang digunakan
The consolidated financial statements do not contain all the disclosure required by Canadian public sector accounting standards. Reading the
Universitas Indonesia dalam penyusunan laporan keuangan yang
diaudit, dan bahwa membaca ringkasan laporan keuangan bukan pengganti untuk membaca laporan keuangan yang telah diaudit.
condensed consolidated financial statements, therefore is not a substitute for reading the audited consolidated financial statements of the Governement of Canada.
d. Sebuah deskripsi atas tanggung jawab manajemen pada ringkasan laporan keuangan yang menjelaskan bahwa manajemen bertanggung jawab untuk menyusun ringkasan laporan keuangan yang sesuai dengan criteria yang diterapkan.
The Government is responsible for the preparation of the condensed consolidated financial statements on the basis described in Note 1.
√
e. Sebuah pernyataan bahwa auditor
bertanggung jawab untuk menyatakan sebuah pendapat pada ringkasan laporan keuangan berdasarkan prosedur-prosedur yang dipersyaratkan oleh ISA.
My responsibility is to expressed an opinion on the condensed consolidated financial statements based on my procedures, which were conducted in accordance with Canadian Auditing Standard (CAS) 810
√
f. Sebuah paragraf yang secara jelas mengungkapkan sebuah pendapat.
In my opinion, the condensed consolidated financial statements derived from the audited consolidated financial statements of the Government of Canada for the year ended 31 March 2016 are a fair summary of those consolidated financial statements, on the basis described in Note 1.
√
g. Tanda tangan auditor. Michael Fergusson, CPA, CA √
h. Tanggal laporan audit. 6 September 2016 √
Alamat auditor. Ottawa, Canada √
Berbeda dengan laporan audit atas laporan keuangan konsolidasian, laporan audit atas ringkasan laporan keuangan konsolidasian tidak mengungkapkan paragraph opini terhadap konsistensi penerapan kebijakan akuntansi dibanding tahun-tahun sebelumya. Selain itu, dalam laporan audit atas ringkasan laporan keuangan konsolidasian terdapat penjelasan mengenai tidak seluruhnya pengungkapan yang dipersyaratkan dalam standar akuntansi diungkapkan dalam laporan keuangan. Pada laporan audit atas ringkasan laporan keuangan konsolidasian, auditor merujuk pada laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit.
ISA 700 Elemen Laporan Auditor (ISA 810) √
a. A title a. Sebuah judul yang
mengindikasikan bahwa laporan audit
14
c. An introductory paragraph that indentifies the financial statements audited
c. Sebuah paragraf pendahuluan yang berisi:
√
- Mengidentifikasi ringkasan laporan keuangan yang dilaporkan oleh auditor termasuk judul tiap laporan di dalam ringkasan laporan keuangan. modifikasian diberikan pada laporan keuangan yang telah diaudit.
- Jika tanggal laporan auditor pada ringkasan laporan keuangan lebih lambat daripada tanggal laporan auditor pada laporan keuangan yang telah diaudit, nyatakan bahwa ringkasan laporan keuangan dan laoran keuangan yang telah diaudit tidak mencermminkan efek dari kejadian-kejadian yang berlangsung setelah tanggal laporan auditor pada laporan keuangan yang telah diaudit. - Sebuah pernyataan yang mengindikasikan bahwa ringkasan laporan keuangan tidak berisi seluruh pengungkapan yang dipersyaratkan oleh kerangka pelaporan keuangan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan yang diaudit, dan bahwa membaca ringkasan laporan keuangan bukan pengganti untuk membaca laporan keuangan yang telah diaudit.
√
d. A description of responsibility of management (or other appropriate term, see paragraph 24) for the preparation of
d. Sebuah deskripsi atas tanggung jawab manajemen pada ringkasan laporan keuangan yang menjelaskan
Universitas Indonesia the financial statements bahwa manajemen bertanggung jawab
untuk menyusun ringkasan laporan keuangan yang sesuai dengan criteria yang diterapkan. bertanggung jawab untuk menyatakan sebuah pendapat pada ringkasan laporan keuangan berdasarkan
prosedur-prosedur yang applicable financial reporting framework used to prepare the financial statements (including identifying the jurisdiction of origin oof the financial reporting framework that is not ISA or IPSAS, see paragraph 37)
i. The auditor’s address Alamat auditor. √
3. Perbandingan dengan SPKN
Analisis lebih lanjut terhadap laporan audit oleh AG dibandingkan terhadap SPKN. Analisis rinci diuraikan sebagai berikut:
- Standar yang digunakan
16
Universitas Indonesia menggunakan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Berdasarkan kuliah Bpk. Irmansyah, BPK mengkalim bahwa SPKN merupakan SPAP plus karena di dalam SPKN mengatur pemberian opini dalam laporan audit keuangan.
SPKN sendiri telah mengalami perubahan dari yang sebelumnya terbit tahun 2007 menjadi SPKN 2017. Perubahan SPKN disebabkan oleh penerbitan International Standards of Supreme Audit Institution (ISSAI) oleh INTOSAI yang mengadopsi International Standard on Auditing (ISA) yang diterbitkan oleh IFAC. Hal tersebut sesuai dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (2017).
Pengadopsian ISA oleh INTOSAI dalam ISSAI menunjukkan platform ISA dapat diterapkan untuk audit keuangan sector publik karena akuntansi publik mengarah pada akuntansi berbasis akrual yang sejalan dengan akuntansi sector swasta (Azuma, 2008). Menurut penulis, BPK lebih baik mengikuti langkah AG Kanada yang mengikuti CAS dalam pelaksanaan audit keuangannya karena akuntansi pemerintah Indonesia telah menerapkan basis akrual. BPK bisa mengikuti SPAP untuk pelaksanaan audit keuangan sedangkan audit kinerja dan pemeriksaan khusus menyusun standar tersendiri. Hal tersebut penulis rasa akan menjadi lebih efisien karena BPK tidak perlu melakukan usaha pembentukan standar audit keuangan. Jika dilihat dari sudut pandang keuangan, BPK akan lebih efisien jika langsung menggunakan SPAP karena tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk menyusun standar audit keuangan. Hal tersebut juga yang telah dilakukan oleh INTOSAI bekerja sama dengan IAASB dalam mengembangkan untuk mengembangkan ISA untuk berbagi sumber daya, meminimalkan duplikasi usaha, berusaha untuk meraih persetujuan dalam tingkatan awal pengembangan ISA dan meraih konvergensi standar tersebut (Azuma, 2008). - Laporan keuangan yang diaudit
Universitas Indonesia dan ringkasan laporan keuangan. Laporan audit atas laporan keuangan konsolidasian menggunakan CAS 700 yang mengadopsi ISA 700. Sedangkan laporan audit atas ringkasan laporan keuangan konsolidasian menggunakan CAS 810 yang mengadopsi ISA 810.
Laporan keuangan yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia berupa Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). Tidak ada ringkasan atas laporan tersebut. BPK mengaudit LKPP yang diterbitkan oleh pemerintah.
- Laporan audit
Laporan audit keuangan yang diterbitkan oleh AG Kanada berupa laporan audit atas laporan keuangan kosolidasian dan laporan audit atas ringkasan laporan keuangan konsolidasian. Masing-masing laporan audit ditujukan kepada House of Commons dan Ministry of Finance. Laporan audit disusun berdasarkan CAS yang diterbitkan oleh CICA.
Audit keuangan yang dilaksanakan oleh BPK menggunakan SPKN. SPKN tahun 2017 menyebutkan beberapa elemen laporan audit dalam Standar Pemeriksaan 300. Analisis antara elemen laporan audit yang diatur dalam CAS dan SPKN disajikan sebagai berikut:
ISA 700
c. An introductory paragraph that indentifies the financial statements audited
2. Paragraf pendahuluan yang mengidentifikasi laporan keuangan yang diaudit.
d. A description of responsibility of management (or other appropriate term, see paragraph 24) for the preparation of the financial statements
3. tanggung jawab pemerintah atas laporan keuangan
18
Universitas Indonesia responsibility to express an
opinion on the financial
- melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan SPKN serta
- A description of an audit in accordance with those standards
- deskripsi audit yang dilakukan sesuai dengan SPKN
f. An opinion paragraph containing an expression of opinion on the financial statements and a reference to the applicable financial reporting framework used to prepare the financial statements (including identifying the jurisdiction of origin oof the financial reporting framework that is not ISA or IPSAS, see paragraph 37)
5. paragraf yang menyatakan opini terhadap laporan keuangan dan standar akuntansi yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan
6. paragraf yang menyatakan bahwa pemeriksaan juga dilaksanakan terhadap sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peratuan perundangan
g. The auditor’s signature 7. Tanggal laporan audit
h. The date of the auditor’s
report; and
8. Tanda tangan auditor
i. The auditor’s address
Standar Pemeriksaan 300 SPKN mengatur prinsip-prinsip laporan audit keuangan. Detil laporan audit diatur lebih lanjut pada ilustrasi PSP 300. Dalam ilustrasi tersebut, diberikan format laporan yang baku yang harus diikuti oleh Pemeriksa. Ilustrasi PSP 300 merupakan rule based SPKN. Ilustrasi laporan audit terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut:
1. Judul laporan audit
2. Paragraf pendahuluan yang berisi:
- pernyataan telah memeriksa laporan keuangan
Universitas Indonesia 4. tanggung jawab BPK untuk memberikan opini yang meliputi:
- melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan SPKN serta - deskripsi audit yang dilakukan sesuai dengan SPKN
5. paragraf yang menyatakan opini terhadap laporan keuangan dan standar akuntansi yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan
6. paragraf yang menyatakan bahwa pemeriksaan juga dilaksanakan terhadap sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peratuan perundangan.
7. Tanggal laporan audit 8. Tanda tangan auditor
Perbedaan yang mencolok pada laporan audit BPK dibandingkan laporan audit AG of Canada yaitu:
1. Tidak adanya alamat yang dituju dalam laporan audit BPK sedangkan laporan AG menyebutkan alamat yang dituju. Hal ini menjadikan tidak jelas laporan audit BPK ditujukan untuk siapa.
2. Pernyataan pemeriksaan atas sistem pengendalian intern dan kepatuhan dalam laporan audit BPK sedangkan dalam laporan audit AG of Canada tidak menyebutkan hal tersebut.
20
Universitas Indonesia 4. Akses ke laporan audit
Office of Auditor General of Canada menyediakan laporan audit yang dapat diakses dengan mudah di halaman web mereka (http://www.oag-bvg.gc.ca). Selain itu, Auditr General memberikan kata pengantar untuk memberikan penekanan-penekanan pada informasi tertentu dalam laporan audit dengan judul
“Opening Statement to the Standing Committee on Public Accounts”. Hal
tersebut dapat membantu para pembaca laporan untuk memahami laporan audit dan penekanan-penekanan tertentu atas informasi laporan keuangan pemerintah. BPK tidak memberikan akses laporan auditnya pada halaman web resminya (www.bpk.go.id). Hal tersebut penulis anggap sebagai pelanggaran atas Kerangka Konseptual Pemeriksaan par. 40 yang menyatakan bahwa LHP yang telah disampaikan kepada dewan perwakilan merupakan informasi umum yang dapat diakses oleh masyarakat (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, 2017). BPK juga tidak memberikan pengantar pada laporan auditnya. Hal ini menjadikan pembaca laporan audit harus bekerja ekstra untuk memahami laporan audit BPK.
Universitas Indonesia BAB 5
SIMPULAN DAN SARAN
5.1. Simpulan
Dari pembahasan sebelumnya, dapar ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Auditor General of Canada dalam melaksanakan audit keuangan
menggunakan Canadian Auditing Standards (CASs) yang diterbitkan oleh Canadian Institute of Chartered Accountants (CICA). Auditor General of Canada tidak menyusun standar audit keuangan seperti BPK yang menyusun SPKN.
2. Laporan audit keuangan yang disusun oleh Auditor General of Canada telah sesuai dengan standar. Auditor General of Canada melakukan audit keuangan atas laporan keuangan konsolidasian Negara Kanada serta ringkasan laporan keuangan konsolidasian Negara Kanada.
3. Perbedaan antara laporan audit keuangan Auditor General of Canada dibandingkan dengan laporan audit keuangan BPK yaitu:
- Laporan audit keuangan BPK tidak memuat alamat yang dituju sedangkan laporan audit keuangan Auditor General of Canada menyebutkan alamat yang akan dituju oleh laporan.
- Laporan audit keuangan BPK menyebutkan telah memeriksa sistem pengendalian intern dan memeriksa kepatuhan terhadap perundangan. - Laporan audit keuangan BPK menyebutkan laporan pemeriksaan atas
sistem pengendalian intern serta laporan pemeriksaan atas kepatuhan terhadap perundangan yang menjadi bagian dari laporan audit keuangan BPK. Padahal pemeriksaan kepatuhan merupakan jenis audit selain audit keuangan menurut ISSAI.
22
Universitas Indonesia pada halaman web resmi mereka agar memudahkan para pembaca dalam memahami laporan auditnya. BPK tidak memberikan kata pengantar dalam halaman web resmi mereka.
5.2. Saran
Dari pembahasan yang telah diuraikan dalam bab sebelumnya, penulis menyarankan kepada BPK agar:
1. BPK tidak perlu menyusun standar audit keuangan tersendiri. BPK dapat mengikuti Auditor General of Canada (menggunakan CASs) dengan menggunakan SPAP dalam melaksana audit keuangan. INTOSAI juga melakukan kerja sama dengan IAASB untuk mengembangkan ISA yang mengakomodasi audit pada sector publik. Hal ini dapat menghemat sumber daya serta meminimalkan duplikasi usaha.
2. BPK memberikan akses terhadap laporan audit BPK dalam halaman web resminya kepada publik. Hal ini untuk memberikan hak publik atas dokumen yang dinyatakan sebagai dokumen publik (laporan audit keuangan BPK) setelah diserahkan kepada dewan perwakilan (sesuai dengan Kerangka Konseptual Pemeriksaan –SPKN).
Universitas Indonesia Daftar Referensi
Arens, A. A., R. J. Elder, and M. S. Beasley. 2012. Auditing and assurance services: an integrated approach 14th edition. Upper Saddle River,New Jersey: Pearson Prentice Hall
Azuma, N. 2008. The framework of INTOSAI Government Auditing Standards: in the stream of international convergence. Government Auditing Review. Japão, Tóquio 15:77-97.http://report.jbaudit.go.jp/english_exchange/volume15/e15d05.pdf
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 2017. Standar Pemeriksaan Keuangan Negara.
Jakarta.http://www.bpk.go.id/assets/files/storage/2017/01/file_storage_14846412 04.pdf
International Federation of Accountants. 2015. Handbook of International Quality Control, Auditing, Review, Other Assurance, and Related Services Pronouncements. New York.www.iaasb.org
International Organization of Supreme Audit Institution. 2013. ISSAI 100 - Fundamental Principles of Public-Sector Auditing Vienna. http://www.issai.org/en_us/site-issai/issai-framework/3-fundamental-auditing-priciples.htm
Messier, W. F., S. M. Glover, and D. F. Prawitt. 2008. Auditing & Assurance Service: A Systematic Approach 6th Edition. New York: Mcgraw-Hill/Irwin,
Office of Auditor General of Canada. How to use the Performance Audit Manual 2014 [cited. Available from http://www.oag-bvg.gc.ca/internet/methodology/performance-audit/manual/index.shtm.
---. 2016a. Independent Auditor's Report on The Condensed Consolidated Financial Statements. Ottawa.https://www.fin.gc.ca/afr-rfa/2015/afr-rfa-eng.pdf
---. 2016b. Independent Auditor's Report on The Consolidated Financial Statements. Ottawa: OAG of Canada. http://www.tpsgc-pwgsc.gc.ca/recgen/cpc-pac/2016/pdf/2016-vol1-eng.pdf#page=40
www.wikipedia.com
www.oag-bvg.gc.ca/internet/English/osh_20161103_e_41801.html