• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

20

Boks 1

Assessmen Fakt or Penghambat Opt imalisasi

APBD di Nusa Tenggara Barat

Kondisi Umum

Isu klasik t idak opt imalnya realisasi Anggaran Pendapat an dan Belanja Daerah (APBD) di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada paruh w akt u pert ama t ahun kalender menjadi sal ah sat u pengh ambat pert umbuhan ekonomi dan pencipt aan lapangan kerja di NTB. Lebih lanjut , realisasi belanja pemerint ah memegang peranan pent ing dalam mendorong kinerja ekonomi daerah. Oleh karena it u, Bank Indonesia M at aram berinisiat if unt uk melakukan quick survey dengan t ujuan mengident ifikasi fakt or-fakt or yang menghambat realisasi APBD di NTB.

Faktor-faktor Penghambat Realisasi APBD

Hasil survey t erhadap delapan responden di sat uan kerja perangkat daerah (SKPD) NTB menempat kan aspek hukum (71,43% responden) sebagai penyebab ut ama lambat nya realisasi belanja di daerah. Fakt or penghambat ut ama berikut nya adalah aspek administ rasi (57,14% responden) dan aspek polit ik (28,57% responden).

Dari sisi aspek hukum, kendala yang dirasakan para responden t erut ama adalah perat uran yang sering berubah (57,14%), kemudian perat uran yang mult i t afsir sehingga sulit memahaminya (28,57%) dan kendala hukum lainnya yait u t erlambat pengesahan APBD oleh DPRD (14,29%).

Sement ara unt uk kendala administ rasi, sebagian besar bersumber dari ket erbat asan jumlah SDM yang bersert ifikat pengadaan barang dan jasa, rest rukt urisasi organisasi, sert a berlarut -larut nya penyusunan anggaran oleh SKPD. Kendala administ rasi lainnya sepert i SKPD sering merevisi anggaran, kont rakt or cenderung menarik dana pada akhir kont rak, pet unjuk pelaksanaan t eknis t erlambat t urun dari Pusat .

71.43%

57.14%

14.29% 28.57%

0.00% 10.00% 20.00% 30.00% 40.00% 50.00% 60.00% 70.00% 80.00%

Faktor Hukum Faktor Administrasi Faktor Gejolak Ekonomi Faktor Politik

Provinsi Kabupaten

1 Pengelola 3 1 4

2 Pelaksana 2 1 3

3 Perbankan 1 0 1

Total 6 2 8

Responden Quick Survey

Total Jenis Pemda

(2)

21

Selanjut nya dari sisi kendala polit ik dan kendala fakt or gejolak ekonomi , masing-masing disebabkan oleh agenda polit ik yang padat , hubungan ant ara SKPD yang kurang t erkoordinasi dan inflasi yang melonjak.

Proyeksi Penyerapan APBD Tahun 2009

M eskipun realisasi belanja daerah cenderung rendah di awal paruh pertama tahun 2009 yang berakibat pada ekses likuidit as pemda berupa giro dan deposit o di BPD, tingkat realisasi belanja daerah t ahun 2009 diperkirakan dapat mencapai kisaran 92%. Tingkat realisasi t erbesar diprediksi dialami oleh pos belanja administ rasi umum (95%) dan belanja modal (94%).

0% 5% 10% 15% 20% 25% 30% 35% Sikap Pemeriksa yang Berlebihan

Kendala Administrasi Lainnya Pengajuan RAPBD Melewati Batas Waktu Pengesahan RABPD Melewati Batas Waktu Terdapat Restrukturisasi Organisasi SDM yang Berminat sbg Anggota Tim Lelang

Terbatas

Penyusunan Anggaran oleh SKPD yang Panjang SDM yang Bersertifikasi Pengadaan Terbatas

0% 5% 10% 15% 20% 25% 30% 35% Suku Bunga yang Meningkat

Kendala Makroekonomi Lainnya

1 Balanja Administrasi Umum 10.00 58.00 80.00 95.00 2 Belanja Operasional & Pemeliharaan 4.00 23.00 46.00 88.00 3 Belanja Modal/Pembangunan 0.10 12.00 42.00 94.00

7.00 40.00 65.00 92.00

30.00 80.00 100.00

*) Berdasarkan jawaban responden yg menganggap reasisasi 2009 berdeda dgn sebelumnya.

Total Belanja Daerah 2009*

Realisasi Belanja Daerah

Akumulasi Belanja

No Kelompok Belanja Daerah

Total Belanja Daerah

(3)

22 Pemanfaatan Dana Pemda oleh BPD

Bagi BPD (Bank Pembangunan Daerah), dana pemda sangat berperan dengan pangsa 66,80% dalam bent uk giro dan 33,20% dalam bent uk deposit o dengan jangka w akt u 1 bulan. Sebagian besar dana pemda dapat disalurkan kembali ke masyarakat dalam bent uk kredit, dengan porsi sebesar 60% disalurkan dalam bent uk kredit konsumsi kepada pegawai pemda, sedangkan pangsa penyaluran kredit unt uk membiayai proyek relat if kecil yait u sebesar 10%.

Unt uk membant u kesulit an pendanaan jangka pendek (mismat ch ) diperlukan pembent ukan Poolin g Fund BPD. Selain di bidang pendanaan, pooling fund BPD diperlukan unt uk pendidikan dan pelat ihan sert a penelit ian dan pengembangan manajemen/ t eknologi informasi BPD.

Kesimpulan

Tingkat realisasi belanja daerah sangat dipengaruhi oleh fakt or hukum yait u peraturan yang sering berubah at au mengalami revisi dan perat uran yang mult i t afsir sehingga sulitdipahaminya sert a t erlambat nya pengesahan APBD oleh DPRD. M enurut persepsi responden, rat a-rat a t ingkat realisasi belanja daerah hingga akhir t ahun diperkirakan dapat mencapai angka sekit ar 92%.

Pola realisasi belanja daerah mengindikasikan kecenderungan rendah pada set iap aw al t ahun. Selanjut nya pada semest er kedua akan t erjadi percepat an realisasi belanja daerah t erut ama unt uk pos belanja modal dan belanja operasional . Pola realisasi t ersebut mendorong t erjadinya ekses dana pemda pada semest er pert ama yang dit empat kan di BPD NTB dalam bent uk giro dan deposit o. Ekses dana pemda t ersebut sebagian besar disalurkan dalam bent uk kredit konsumsi sement ara pembiayaan proyek pemerint ah hanya memperoleh porsi minim. Akibat nya peran BPD NTB pendorong ekonomi NTB belum opt imal.

Penyebab Terjadinya Ekses Dana pada Awal Tahun Anggaran

Ya Tidak Total Ya Tidak Total

Pola transfer dana pusat & belanja tidak sinkron 0 3 3 0.00% 100.00% 100.00% 0.00

Belanja administrasi belum terealisir 0 3 3 0.00% 100.00% 100.00% 0.00

Penyebab Lainnya 0 3 3 0.00% 100.00% 100.00% 0.00

Belanja operasi belum terealisir 2 1 3 66.67% 33.33% 100.00% 2.00

Belanja modal belum terealisir 2 1 3 66.67% 33.33% 100.00% 2.00

Variabel

Jawaban Responden

Rasio Ya/Tidak

Referensi

Dokumen terkait

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan pada saat pembuktian kualifikasi adalah membawa kelengkapan-kelengkapan dokumen kualifikasi sesuai isian kualifikasi perusahaan

[r]

Sesuai dengan penetapan dimaksud diatas diberitahukan kepada semua peserta lelang bahwa Pemenang Pemilihan Langsung tersebut diatas adalah :. Nama Perusahaan

Dari hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan kemudian membandingkan dengan teori yang ada, penulis menyatakan bahwa adanya hubungan erat antara variabel, sehingga

Sebagai bahan materi Pembuktian Kualifikasi diharapkan kepada perusahaan yang diundang untuk dapat membawa dan menunjukkan dokumen asli atau fotocopy dokumen yang

[r]

yaitu, setiap himpunan tak kosong yang terbatas diatas mempunyai supremum. 2.2 Sifat

niger , untuk megkomparasi tingkat penurunan warna empat macam jenis limbah pewarna batik yang ditentukan dengan persentase penurunan warna.. niger sangat efektif