i LAPORAN KEGIATAN
KKN-PPM UNIMUS
PENYULUHAN PENTINGNYA MANAJEMEN KEUANGAN PRIBADI SERTA DISIPLIN MENGATUR WAKTU DI SMP NEGERI 1 JAMBU DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK EKONOMI PRODUKTIF DI DESA
JAMBU
Desa : Jambu
Kecamatan : Jambu
Oleh :
Nama NIM
Dodik Wahyu Bintoro E2B014020
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG 2018
ii PENGESAHAN LAPORAN KEGIATAN KKN-PPM
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Tema Kegiatan KKN PPM : Penyuluhan Pentingnya Manajemen
Keuangan Pribadi Serta Disiplin Mengatur Waktu Di Smp Negeri 1 Jambu Dan
Pendampingan Kelompok Ekonomi Produktif Di Desa Jambu
Lokasi KKN PPM : SMP N 1 Jambu, Desa Jambu, Kecamatan Jambu
Nama Dosen Pembimbing : Fitria Fatichatul Hidayah, S.Si.,M.Pd
Nama Mahasiswa : Dodik Wahyu Bintoro
No. Nama Mahasiswa NIM Tanda Tangan
1 Dodik Wahyu Bintoro E2B014020
Telah melaksanankan kegiatan KKN-PPM tahun 2018
Semarang, Mengetahui
Dosen Pembimbing Lapangan
Fitria Fatichatul Hidayah, S.Si.,M.Pd NIK. 28.6.1026.241
Koordinator Desa,
Dodik Wahyu Bintoro NIM. E2B014020 Mengetahui
Kepala Desa
iii KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan penyusunan laporan individu KKN-PPM UNIMUS di desa Jambu Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Penyusunan laporan ini merupakan hasil KKN-PPM UNIMUS yang dilaksanakan mulai tanggal 29 januari 2018 sampai dengan 27 Februari 2018.
Dalam pelaksanaan KKN-PPM ini penulis banyak mendapatkan bantuan serta bimbingan dan pengarahan, ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya 2. Orang tua yang selalu mendukung
3. Bapak H Rohmat Subintoro selaku kepala desa Jambu serta seluruh perangkat desa yang telah banyak membantu
4. Ibu Fitria Fatichatul Hidayah, S.Si.,M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mhasiswa yang melakukan KKN-PPM
5. Dr. Dini Cahyandari, MT selaku Ketua LPPM Universitas Muhammadiyah Semarang.
6. Ibu Siti Aminah, S.TP, M.Si selaku panitia pengelola KKN Universitas Muhammadiyah Semarang tahun 2018.
7. Masyarakat Desa Jambu atas partisipasinya dan seluruh pihak terkait atau yang telah banyak membantu dalam pembuatan laporan ini.
Penyusun menyadari bahwa kegiatan ini masih jauh dari kesempurnaan. Dalam penulisan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan, yang mungkin dari segi kata-kata dan dari penyajian serta dari teknis yang lain, oleh sebab itu dengan kerendahan hati, diharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi penulis agar dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Semarang, Februari 2018 Penulis
iv DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... iv
BAB I PROFIL DUSUN ... 1
A. Struktur pemerintahan ... 1
B. Kondisi Geografis ... 4
C. Kondisi Demografis ... 5
D. Permasalahan yang dihadapi ... 6
BAB II LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN ... 8
a. Keterlibatan Dalam Kegiatan Masyarakat ... 8
b. Hambatan/ Tantangan ... 9
c. Hasil kegiatan ... 9
d. Temuan baru dan atau unik dalam hal kekayaan alam, teknologi lokal dan budaya ... 10
e. Potensi pengembangan/keberlanjutan ... 10
BAB III PENUTUP ... 11
1. KESIMPULAN ... 11
1 BAB I
PROFIL DUSUN
Desa jambu merupakan salah satu rintisan Desa Berdikari. Desa berdikari merupakan salah satu program unggulan Gubernur Ganjar Pranowo, yaitu merupakan desa yang mampu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar, menciptakan relasi sosial yang aman dan tidak diskriminatif dan menyediakan infrastruktur sosial yang nyaman, terjangkau dan memadahi bagi warganya. Desa Jambu ialah salah satu desa di Kecamatan Jambu, Semarang.
Desa Jambu terdiri dari 5 Dusun yaitu Jambu Lor, Jambu Kidul, Jambu Kulon, Dedor Ngisrep, dan Klepon Poncol dengan jumlah RT yakni 27. Berdasarkan jumlah RT tersebut RT terbanyak berada di Jambu Kulon, yaitu berjumlah 8 RT. Sedangkan jumlah RT paling sedikit terletak di Dusun Dedor Ngisrep dan Klepon Poncol yang masing-masing memiliki 4 RT. Ruang lingkup wilayah desa Jambu meliputi wilayah administrasi seluas 3,76 km2, yang terdiri dari 5 RW dan 27 RT. Berikut merupakan batas administrasi desa Jambu:
Utara : Kelurahan Gondoriyo;
Selatan : Desa Kelurahan dan Desa Brongkol; Barat : Desa Kuwarasan;
Timur : Kecamatan Ambarawa. A. Struktur pemerintahan
Desa merupakan sebuah wilayah administratif yang berada dibawah tingkat Kecamatan, dimana ini merupakan kumpulan dari beberapa pemukiman kecil yang disebut dusun atau kampung. Masing-masing desa memiliki struktur atau susunan organisasi yang berbeda-beda. Hal ini tergantung pada kebutuhan serta keadaan dari masing-masing desa.adapun Struktur pemerintahan Desa Jambu adalah sebagai berikut:
a. Kepala Desa : H Rohmat Subintoro b. Sekretaris Desa : Andesty Wrida P c. Kepala Urusan Keuangan : Ema Susilowati d. Kepala Urusan : Inung Putri R
dan Perencanaan
2 f. Kasi Kesejahteraan : Rusmanto
g. Kasi Pelayanan : Hadad
h. Kadus Jambu Lor : Nurcholis i. Kadus Jambu Kidul : Miftah Fawakhit j. Kadus Jambu Kulon : Turmudi
k. Kadus Dedor Ngisrep : Gunawan
3 Gambaran Organisasi Dan Tata Laksana Pemerintah Desa
KEPALA DESA H ROHMAT SUBINTORO SEKRETARIS DESA ANDESTY WRIDA P KEPALA URUSAN KEUANGAN KEPALA URUSAN UMUM DAN PERENCANAAN EMA
SUSILOWATI INUNG PUTRI R
KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN KEPALA SEKSI PELAYANAN
SUGIYANTO RUSMANTO HADAD
KEPALA DUSUN JAMBU LOR KEPALA DUSUN JAMBU KIDUL KEPALA DUSUN JAMBU KULON KEPALA DUSUN DEDOR NGISREP KEPALA DUSUN KLEPON PONCOL NURCHOLIS MIFTAH
4
B. Kondisi Geografis
Gambar 1. Peta Administrasi Dusun/Rw Desa Jambu 1. Batas Administrasi
Desa Jambu merupakan desa yang terletak di Kecamatan Jambu yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Magelang. Berdasarkan struktur pemerintahannya, Jambu merupakan Desa yang dipimpin oleh kepala desa. Secara geografis, Desa Jambu berada pada 7,2755 Lintang dan 110,3713 Bujur dengan morfologi berbukit dan bergelombang. Desa Jambu memiliki wilayah administrasi seluas 3,76 km2 yang terbagi menjadi 5 RW dan 27 RT. Waktu tempuh untuk menuju Desa Jambu yaitu 1 jam dari Ungaran dan 30 menit dari Kabupaten Magelang.
2. Luas Wilayah
Desa Jambu Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang, luas Desa Bedono secara keseluruhan sebesar 335 Hektar yang terdiri dari 186 Ha area persawahan dan 85 Haarea perladangan. Secara administratif desa Jambu terdiri dari 5 ( lima ) wilayah dusun, 5 ( lima ) Rukun Warga, 27 Rukun Tetangga. Desa Jambu diuntungkan secara geografis mengingat posisinya yang strategis terletak diantara jalur alternatif / penghubung antara Semarang dan Yogyakarta atau sebaliknya. Posisi strategis tersebut
5 merupakan kekuatan yang dapat dijadikan sebagai Modal pembangunan Desa.
C. Kondisi Demografis
Penduduk Desa Jambu pada akhir tahun 2016 sebanyak 4.636 jiwa, terdiri dari : Tabel 1 Jumlah penduduk
No Keterangan Jumlah 1. Laki – laki 2.339 jiwa
2. Perempuan 2.297 jiwa
3. Usia 0 – 15 680 jiwa 4. Usia 15 – 65 3.505 jiwa 5. Usia 65 – keatas 451 jiwa Orbitrasi ( Jarak dari Pusat Pemerintahan )
Tabel 2 Orbitrasi
No Keterangan Jarak
1. Jarak dari pusat pemerintahan kecamatan 0,5 km
2. Jarak dari kota/ibukota Kabupaten 22 km
3. Jarak dari Ibukota Provinsi 42 km
Tingkat Pendidikan Masyarakat
Tabel 3 Lulusan Pendidikan Umum
No Lulusan Jumlah
1. Taman kanak – kanak 270 orang
2. Sekolah Dasar/ sederajat 1465 orang
3. SMP 978 orang
4. SMA/SMU 1137 orang
5. Akademi/ D1-D3 62 orang
6. Sarjana 169 orang
6 D. Permasalahan yang dihadapi
a. Penyuluhan manajemen keuangan pribadi serta mengatur waktu
Banyak anak-Anak Khususnya anak SMP masih belum dapat mengelola keuangannya pribadi bagaimana cara mengatur uang jajan mereka agar dapat diprioritaskan mana yang lebih penting(kebutuhan) dan mana yang kurang penting ( keinginan) sehingga banyak anak yang masih terpaku pada keinginan mereka, padahal masih banyak yang lebih penting yang perlu mereka utamakan dari pada untuk memnbeli jajanan yang kurang sehat ataupun sekedar membeli keinginan mereka, selain itu kebiasaan boros juga sering mereka lakukan demi kepuasan mereka dengan mengesampingkan kebutuhan pribadi. kesadaran pentingnya menabung juga di terapkan disini agar mereka tau pentingnya dana cadangan di masa mendatang dengan menyisihkan sebagian uang jajan mereka walaupun sedikit. Selain itu banyak di antara mereka yang masih belum bisa mengatur waktu, di mana ada saatnya untuk bermain dan belajar ataupun mengerjakan tugas. Karena mengatur waktu adalah kunci utama menuju kesuksesan.
b. Pendampingan Kelompok Ekonomi Produktif
Ada beberapa Kelompok Ekonomi yang sudah berkembang di desa jambu. Namun demikian masih banyak di antara pelaku usaha serta UMKM setempat tersebut masih pesimis untuk dapat berkembang bersaing dengan pengusaha maupun produk produk lain. Padahal saat ini tingkat persaingan tidak hanya pada pasar dalam negri, namun sudah menghadapi pasar ASEAN. Persaingan bukanlah suatu halangan, namun tantangan dan peluang yang dapat meningkatkan semangat berwirausaha. Mereka perlu mendapat pendampingan supaya memiliki spirit dalam mengembangkan usaha, tentu ada beberapa hal yang masih perlu di perhatikan agar dapat bersaing di pasar, antara lain peningkatan mutu produk, kemasan yang menarik serta mulai berorientasi pada pasar online, selain itu rangsangan motivasi juga di berikan agar mereka
7 terpacu untuk semangat berwirausaha tentunya agar dapat mengatur strategi bersaing di pasar.
8 BAB II
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN a. Keterlibatan Dalam Kegiatan Masyarakat
Peserta KKN-PPM UNIMUS tidak hanya bertugas untuk menyelesaikan program kerja yang telah direncanakan sebelum waktu pelaksanaan, dan harus melibatkan diri dalam kegiatan bermasyarakat dan pendidikan di Desa Jambu. Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan masyarakat diantaranya adalah,
a. Kerja bakti Dusun Jambu Kidul
Kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 4 Februari 2018 di Dusun Jambu Kidul yang di pandu oleh seluruh warga Dusun Jambu Kidul RT 02.
b. Kegiatan PKK di dusun Poncol
Kegiatan kumpul PKK didusun Poncol dilaksanakan pada tanggal 11 februari 2018. Pada kegiatan ini kami mengajarkan pada ibu – ibu PKK untuk membuat nugget berbahan baku lele dan selai nanas yang berbahan baku dari ampas tahu, serta memberi penyuluhan pentingnya berwirausaha dari hasil bumi setempat.
c. Mujahadahan dalam Rangka Pemindahan Makam Waliullah dan Simbah Kyai dusun Desor-Ngisrep guna pelebaran jalan Magelang-Ambarawa. Mujahadahan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2018 yang diikuti oleh seluruh masyarakat desa Jambu yang dihadiri oleh Bapak Bupati Semarang, Bapak Camat Jambu dan Kyai-Kyai.
d. Senam Lansia di BKL ( Bina Keluarga Lansia )
Kegiatan rutin yang diadakan setiap sabtu pagi jam 06.00 yang diikuti oleh lansia Desa Jambu dengan total anggota yaitu 40 orang yang di ketuai oleh Bapak Joko.
e. Posyandu di Desa Jambu
Posyandu dilakukan disetiap dusun yang ada di desa jambu. Pada tanggal 7 posyandu dilaksanakan di dusun poncol, tanggal 10 posyandu dilaksanakan di dusun klepon, tanggal 11 posyandu dilaksanakan di dusun jambu kulon B, tanggal 12 posyandu dilaksanakan di dusun jambu kidul, tanggal 13 posyandu dilaksanakan di dusun dedor/ngisrep, tanggal 14
9 posyandu dilaksanakan di dusun jambu lor, tanggal 15 posyandu dilaksanakan dusun jambu kulon A. Kegiatan posyandu meliputi pengimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin A dan pemberian PMT pada bayi dan balita di setiap dusun.
b. Hambatan/ Tantangan
Hambatan / tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan KKN-PPM : a. Penyuluhan pentingnya manajemen keuangan pribadi serta disiplin
mengatur waktu
Waktu durasi saat penyuluhan terlalu singkat sehingga ada beberapa materi yang belum tersampaikan dan waktu tanya jawab dengan peserta menjadi terbatas .
b. Pendampingan Kelompok Ekonomi Produktif
Beberapa pelaku usaha masih menginginkan pendampingan bersama, sedangkan waktu atau kegiatan KKN PPM ini hanya cukup untuk beberapa hari karna sering bertabrakan dengan program kerja lainnya.
c. Hasil kegiatan
Pada program KKN ini, saya mencoba melakukan penyuluhan pentingnya manajemen keuangan pribadi serta disiplin mengatur waktu pada tanggal 17 Februari 2018 di SMP N 1 Jambu. Kegiatan ini meliputi pemaparan pentingnya mengatur keuangan serta disiplin waktu, bagaimana dapat memprioritaskan mana keinginan dan kebutuhan serta pentingnya mengatur waktu sejak dini . Pada kegiatan ini siswa/siswi yang hadir sangat antusias mendengarkan penjelasan tentang pentingnya mengatur kegiatan mereka. Sedangkan pada pendampingan kelompok ekonomi produktif kami melakukan diskusi bagaimana keluhan tentang pemasaran serta berbagai hal guna memberi gambaran pada kelompok ekonomi tersebut untuk lebih berkembang serta memiliki kreatifitas dan memiliki semangat bersaing dengan pelaku usaha lain, pada kegiatan ini para pelaku usaha mengikutinya dengan sangat antusias, dan di sambut dengan sangat baik.
10 d. Temuan baru dan atau unik dalam hal kekayaan alam, teknologi
lokal dan budaya
Di desa Jambu, mayoritas masyarakat adalah bekerja sebagai petani.untuk hasil bumi unggulan adalah buah durian khususnya dari dusun klepon poncol. Adapun produk yang dihasilkan dari hasil panen masyarakat desa Jambu yaitu seperti durian yang di jual di pinggir jalan. Selain itu banyak pelaku usaha yang sudah berkembang di desa jambu misal membuat kerajinan yaitu Grafir Kaca yang bahkan sudah terekspose ke media televisi yaitu KompasTV. Usaha ini sangat berpotensi untuk berkembang. Sedangkan kesenian budaya terdapat sanggar kesenian kuda lumping yang sering tampil pada acara-acara besar di desa jambu, bahkan juga sudah tampil pada acara tingkat kecamatan.
e. Potensi pengembangan/keberlanjutan
Keberlanjutan dari program Pentingnya Manajemen Keuangan Individu Serta Disiplin Mengatur Waktu diharapkan dapat membedakan mana kebutuhan dan keinginan yang harus di utamakan selain itu diharapkan para siswa dapat mengatur waktu mereka dari belajar bermain mengerjakan tugas serta membantu orang tua, untuk pendampingan kelompok ekonomi produkktif kelanjutannya di harapkan dapat mendorong terjadinya peningkatan aktivitas, kreatifitas dan semangat berkompetisi dalam mengelola usahanya sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan dapat berkembang lebih baik
11 BAB III
PENUTUP 1. KESIMPULAN
Pada kegiatan KKN-PPM Universitas Muhammadiyah Semarang pada tanggal 29 januari 2018 hingga 27 februari 2018 di Desa Jambu, dapat disimpulkan berjalan dengan baik, karena dalam pelaksaaan KKN ini disambut dengan sangat baik oleh warga masyarakat Jambu, sehingga setiap kegiatan program kerja utama maupun individu mendapat feed back yang baik dari masyarakat. Untuk kegiatan individu penulis mengenai penyuluhan pentingnya manajemen keuangan pribadi serta disiplin mengatur waktu di smp negeri 1 jambu dan pendampingan kelompok ekonomi produktif di desa jambu juga mendapatkan samubutan yang sangat baik dari para peserta.
2. SARAN
1. Beharap remaja di Jambu dapat mengatur waktu mereka secara bijak 2. Berharap remaja di Jambu dapat mengetahui mana yang harus di
utamakan antara kebutuhan dan keinginan
3. Berharap pelaku ekonomi produktif di Jambu dapat memiliki kreatifitas dan berkreasi serta memiliki gambaran kondisi pasar saat ini.
4. Berharap pelaku ekonomi produktif di Jambu mampu dan termotivsi bersaing dengan pelaku usaha lain.
12 LAMPIRAN I
Biodata Pelaksana
Nama Lengkap : Dodik Wahyu Bintoro Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat, tanggal Lahir : Blora, 30 Mei 1996
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : S1 Akuntansi
NIM : E2A014020
Alamat : Ds Seso rt 03/03 kec Jepon kab Blora
Email : [email protected]
13 Lampiran II
Foto kegiatan
Penyuluhan manajemen keuangan individu serta disiplin mengatur waktu di SMP Negeri 1 Jambu
14 Pendampingan kelompok ekonomi produktif kelompok ternak kelinci
15
16 Kegiatan pendampingan PKK di dusun Poncol
17 Kegiatan posyandu di setiap dusun
Mujahadahan dalam Rangka Pemindahan Makam Waliullah dan Simbah Kyai dusun Desor-Ngisrep guna pelebaran jalan Magelang-Ambarawa.
18 Senam Lansia di BKL ( Bina Keluarga Lansia )
Kerja bakti pembuatan jalan di Dusun jambu Kidul
Kerja bakti bersama karang taruna dudun Ngasem Sari dalam rangka pembuatan gardu pandang di edu agro wisata
19 Pemindahan Makam Waliullah dan Simbah Kyai dusun Desor-Ngisrep guna
pelebaran jalan Magelang-Ambarawa
Diskusi serta musyawarah bersama BUMDES, RW/RT serta karang taruna dusun ngasem sari dalam rangka perencanaan pembangunan edu agro wisata