• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

i

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING DENGAN PENGGUNAAN

MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS 1 SDN GILINGSARI TEMANGGUNG TAHUN AJARAN 2012/2013

skripsi

untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Kristen Satya Wacana

oleh

Adi Setyo Nugroho NIM 292009199

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR S1 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA

(2)
(3)

ii ABSTRAK

Setyo Nugroho, Adi. 2013. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Model Active Learning dengan Penggunaan Media Gambar Pada Siswa Kelas 1 SDN Gilingsari Temanggung Semester II Tahun Ajaran 2012/2013. Program studi S1 PGSD Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Pembimbing: Nyoto Harjono, M.Pd.

Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Active Learning, media gambar

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada materi ”Mendeskripsikan Gambar” hasil nilai tes evaluasi siswa masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM=67). Dari 20 siswa yang mendapat nilai lebih dari 67 hanya 16 siswa. Dalam proses pembelajaran, guru masih menggunakan metode yang konvensional dalam hal ini proses pembelajaran lebih banyak hanya mendengar apa yang disampaikan guru. Untuk melakukan upaya perbaikan proses pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan Model active Learning dengan Penggunaan Media Gambar yang merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan memiliki tujuan untuk meningkatkan penguasaan akademik serta meningkatkan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas jenis kolaborasi. Peneliti sebagai pemberi ide dan obsever, sedangkan guru kelas yang melaksanakan kegiatan pembelajaran. Pada siklus I dan siklus II masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Hasil belajar dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif kemudian hasilnya dianalisis dengan deskriptif komparatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan pemberian tes dan observasi. Pemberian tes digunakan untuk mengukur hasil belajar, sedangkan lembar observasi digunakan untuk mengetahui keaktifan guru dan siswa saat proses belajar mengajar berlangsung. Adapun indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah 100% dari seluruh siswa mendapat nilai ≥67.

Dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan model Active Learning dengan Penggunaan Media Gmabar, dalam siklus I dan II hasil belajar Bahasa Indonesia meningkat sesuai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 67. Dari siswa yang berjumlah 20 anak, sebelum diadakan tindakan siswa yang mengalami ketuntasan hanya 16 siswa (80%) sedangkan yang belum tuntas berjumlah 4 siswa (20%). Setelah diadakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Active Learning dengan Penggunaan Media Gambar pada siklus I siswa yang tuntas belajar berjumlah 18 siswa (90%) sedangkan yang belum tuntas dalam belajar berjumlah 2 siswa (10%) dengan nilai rata-rata 81,63, pada siklus II siswa yang tuntas belajar adalah 20 siswa (100%) dengan nilai rata-rata 84,32. Hal ini terbukti bahwa melalui model Active Learning dengan Penggunaan Media Gambar mampu meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas 1 SDN Gilingsari Temanggung .

(4)
(5)
(6)

v

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO

 Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah menunjukkan jalan ke surga kepadanya. (HR. Muslim)

 Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang bisa menjadi seorang guru sejati. (Albert Einstein)

 Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya. (Albert Einstein)

PERSEMBAHAN

Alhamdullillah, karya ini kupersembahkan kepada :

 Orang tuaku yang tiada henti selalu memberikan do’a dan membantu dalam setiap usahaku

 Orang terkasih, Kakak dan Adikku tersayang yang selalu memberikan semangat

 Seluruh keluarga yang turut mendoakanku  Teman-teman yang banyak membantu

(7)

vi

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan Rahmat dan Karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini yang berjudul “UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING DENGAN PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS 1 SDN GILINGSARI TEMANGGUNG SEMESTER II TAHUN AJARAN 2012/2013”. Penulisan skripsi ini digunakan untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Kristen Satya Wacana.

Banyak pihak yang terlibat selama penulis melakukan penelitian ini. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Dra. Yari Dwi K M. Pd. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

2. Herry Sanoto S.Si, M.Pd. selaku Kaprogdi S1 PGSD UKSW Salatiga yang telah memberi izin untuk mengikuti skripsi.

3. Nyoto Harjono, M. Pd. selaku dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga, untuk memberikan bimbingan dan pengarahan sampai skripsi ini selesai.

4. Wahyudi, S.Pd.,M.Pd. selaku wali studi yang telah memberikan ilmu yang berguna sebagai bekal dan pengalaman penulis di saat mengikuti kegiatan perkuliahan.

5. Kepala sekolah dan bapak, ibu guru di SD Negeri Gilingsari Temanggung 6. Bapak dan Ibu yang selalu memberikan do’a dan semangat sehingga dapat

terselesaikannya skripsi ini.

7. Orang terkasih, adik dan kakaku yang telah memberikan dukungannya selama ini.

(8)

vii

8. Teman-teman terbaikku yang selalu memberi semangat dan motivasi.

Semoga skripsi ini bermanfaat bagi banyak pihak, saran dan masukan yang membangun diterima dengan senang hati.

(9)

viii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

ABSTRAK ... ii

SURAT PERNYATAAN... iii

LEMBAR PENGESAHAN ... iv

MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... x DAFTAR LAMPIRAN ... xi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Identifikasi Masalah ... 4 1.3 Pembatasan Masalah ... 5 1.4 Rumusan Masalah ... 6 1.5 Tujuan Penelitian... 6 1.6 Manfaat Penelitian... 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 KajianTeori... 7

2.1.1 Pengertian Belajar ... 7

2.1.2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Belajar ... 8

2.1.3 Hasil Belajar ... 9

2.1.4 Pembelajaran Bahasa Indonesia ... 10

2.1.5 Model Pembelajaran Active Learning ... 11

2.1.5.1 Pengertian Model Active Learning ... 11

2.1.5.2 Prinsip-prinsip Model Active Learning ... 13

2.1.5.3 Langkah-langkah Model Active Learning ... 14

2.1.5.4 Manfaat Model Active Learning ... 16

2.1.5.5 Kelemahan Model Active Learning... 17

2.1.6 Pengertian Media Pembelajaran ... 18

2.1.6.1 Pengertian Media Pembelajaran ... 18

2.1.6.2 Fungsi Media Pembelajaran ... 19

2.1.6.3 Media Gambar ... 19

2.1.7 Penerapan Model Active Learning dengan Penggunaan Media Gambar dalam Proses Belajar Mengajar ... 20

2.2 Kajian Penelitian yang Relevan ... 21

2.3 Kerangka Berpikir ... 23

(10)

ix

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian ... 26

3.2 Setting Penelitian... 28

3.3 Variabel Penelitian ... 28

3.4 Prosedur Penelitian ... 29

3.5 Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data ... 31

3.6 Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen ... 37

3.7 Indikator Kinerja ... 39

3.8 Teknik Analisis Data ... 39

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan ... 40

4.1.1 Kondisi Sebelum Tindakan ... 40

4.1.2 Deskripsi Siklus I ... 40

4.1.2.1 Perencanaan Tindakan ... 40

4.1.3 Deskripsi Siklus II ... 43

4.1.3.1 Perencanaan Tindakan ... 43

4.2 Hasil Analisis Data ... 46

4.2.1 Data Observasi Kinerja Guru dan Aktivitas Siswa pada Siklus I .. 47

4.2.2 Data Observasi Kinerja Guru dan Aktivitas Siswa pada Siklus II 47 4.2.3 Data sebelum Tindakan ... 48

4.2.4 Data Siklus I ... 48

4.2.5 Data Siklus II ... 49

4.2.6 Hasil Analisi Data perbandingan Sebelum Tindakan, Siklus I, dan Siklus II ... 51

4.3 Pembahasan ... 51

BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan... 54

5.2 Saran ... 55

DAFTAR PUSTAKA ... 56

(11)

x

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Hasil Observasi Kinerja Guru dan Siswa siklus I ... 47

Tabel 4.2 Hasil Observasi Kinerja Guru dan Siswa siklus II ... 48

Tabel 4.3 Nilai Ketuntasan Hasil Belajar Sebelum Tindakan... 48

Tabel 4.4 Nilai Ketuntasan Hasil belajar Siklus I ... 48

Tabel 4.5 Frekuensi Hasil Belajar Siklus I ... 49

Tabel 4.6 Ketuntasan Hasil Belajar Siklus II ... 50

Tabel 4.7 Frekuensi Hasil Belajar Siklus II ... 50

(12)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 RPP ... 58

Lampiran 2 Lembar Kerja Siswa ... 75

Lampiran 3 Kunci jawaban soal evaluasi... 83

Lampiran 4 Observasi Kegiatan Guru dan Siswa ... 85

Lampiran 5 Surat penelitian ... 91

Lampiran 6 Daftar Nilai Pra Siklus, Siklus I, dan Siklus II ... 96

Lampiran 7 Uji Validitas siklus I dan Siklus II ... 98

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terjadinya peristiwa Teppo dan proses terjadinya serta dampak yang ditimbulkan dari peristwa Teppo di Kecamatan

Kemelimpahan plankton yang didominasi Bacillariophyta ditemukan pada kolam tanah Inceptisol yang dimarel bahan Ultisol dosis 70% yang ditebar ikan dan tidak berbeda

P SURABAYA 03-05-1977 III/b DOKTER SPESIALIS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH RSUD Dr.. DEDI SUSILA, Sp.An.KMN L SURABAYA 20-03-1977 III/b ANESTESIOLOGI DAN

Guru menerapkan model pembelajaran “ular tangga PAI ( SKI dan Fiqih )” untuk memahami konsep materi sistem yang akan diberikan dengan tahapan sebagai berikut :. • Permainan ini

Berdasarkan uraian di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil keterlaksanaan pembelajaran, ketuntasan hasil belajar, dan respons siswa setelah

Kesimpulan dari penelitian Putz-Bankuti et al ini yaitu terdapat hubungan signifikan dari 25(OH)D dengan derajat disfungsi hati dan memberi kesan bahwa rendahnya kadar

Maka dibutukan guru yang memiliki penguasaan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan bidangnya dan dilandasi oleh niat yang benar, ikhlas dalam mengajarkan ilmu

Pertama , proses eksternalisasi terjadi ketika elit agama berupaya memahami tentang waqaf uang berdasarkan teks dan pendapat berbagai ulamamelalui kitab fiqh