• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL STUDI KELAYAKAN BISNIS SERVICE AC, KULKAS, DAN DISPENSER. Jurusan : Teknik Mesin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROPOSAL STUDI KELAYAKAN BISNIS SERVICE AC, KULKAS, DAN DISPENSER. Jurusan : Teknik Mesin"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL

STUDI KELAYAKAN BISNIS

SERVICE AC, KULKAS, DAN DISPENSER

Jurusan : Teknik Mesin

Disusun Oleh :

SANDY SURYADY

22409817

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UNIVERSITAS GUNADARMA

DEPOK

2012

(2)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Pengertian

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.

Studi kelayakan bisnis (SKB) merupakan penelitian tentang dapat tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan berhasil dengan pertimbangan mendapatkan manfaat finansial (Arti sempit).

SKB adalah penelitian tentang berhasil tidaknya proyek investasi dilaksanakan secara mengungkan (penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan ekses sumber daya penghematan devisa, dan peluang usaha).

1.2. Studi Kelayakan Bisnis

Perkotaan yang ada di Indonesia yang mana suhu udaranya cukup panas, dimana lokasi tersebut banyak berdiri ruko-ruko dan juga komplek perumahan menengah keatas, serta pemungkiman penduduk. Rata-rata ruko dan rumah disana memiliki AC, Kulkas, dan Dispenser.

Mengingat udara cukup panas, maka mereka menggunakan ke-3 produk tersebut lebih sering dan khususnya komplek perumahan mewah tersebut, mereka menggunakan AC dapat dikatakan 24 jam/ hari.

1.3. Bidang Industri manufaktur

Industri manufaktur merupakan proses pengolahan bahan mentah menjadi barang yang siap untuk digunakan atau dikonsumsi.

Hal ini juga berhubungan dengan mendirikan usaha service AC, Kulkas, dan Dispenser yang sudah kami rencanakan. Dalam usaha ini kami bermaksud untuk menggunakan barang dari pabrik atau Pengindustrian manufaktur untuk kami jadikan barang untuk mengganti komponen-komponen yang rusak pada AC, Kulkas, dan Dispenser.

(3)

1.4. Berbisnis di Bidang Jasa

Demi berjalannya usaha ini kami memberikan pelayanan atau jasa untuk konsumen yang semaksimal mungkin. Oleh karenanya usaha ini kita akan membuka pelayanan dalam menghubungi kami yang mudah dimengerti oleh para konsumen yang ingin service dari kami.

1.5. Mengapa Mengembangkan Usaha

Studi ini dimaksudkan untuk menganalisa secara jelas dan detail semua aspek-aspek dari semua bidang yang mana untuk mencari tahu kelayakan dan manfaat bagi masyarakat dengan dibukanya usaha ini, dan juga untuk mengetahui apakah bisnis ini merupakan investasi yang menguntungkan atau tidak.

(4)

BAB II

DESAIN STUDI KELAYAKAN

2.1. Pengembangkan Usaha

Studi ini di maksudkan untuk mengetahui secara jelas dan detail semua aspek-aspek yang dirasa sangat menguntungkan untuk didirikan suatu usaha. Dan juga membuat usaha ini nantinya akan selalu maju, berkembang dan meningkat dari hasil yang akan didapat.

2.2. Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Dapat merencanakan atau merancang dengan baik cara-cara dan struktur organisasi untuk mendirikan suatu usaha terutama dalam usaha pendirian Usaha Service AC, Kulkas,dan Dispenser ini. Kemudian kita tahu juga bisa mengetahui kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat.

2.3. Tahapan Studi Kelayakan Bisnis

Adapun beberapa tahapan untuk mendesain bagian-bagian dalam usaha pendirian Usaha Service AC, Kulkas, dan Dispenser, seperti berikut :

2.4. Aspek-aspek Studi Kelayakan Bisnis

Desain sudut pandang studi kelayakan bisnis merupakan salah satu faktor pendukung sangat penting dalam pendirian suatu usaha. Karena dengan mendesain bagian-bagian dalam suatu usaha, kita dapat menbagi tugas dan tanggung jawab masing-masing pekerja serta kita juga dapat mempersiapkan cara-cara pelayanan yang baik dan memuaskan bagi konsumen.

Pemilik

Pengawas Kasir

(5)

2.5. Hasil Desain Studi Kelayakan Bisnis

Hasil dari pada desain studi kelayakan bisnis ini dapat kita lihat pada tabel 2.5. berikut.

Bagian Tugas dan Tanggung Jawab

Pemilik - Sebagai pemilik tunggal usaha.

- Merinci ulang dan mencocokkan hasil rincian dari kasir. - Memenuhi kebutuhan usaha.

Pengawas - Mengawasi kinerja Operator Kasir - Mengatur masalah keuangan.

- Merinci semua hasil penjualan yang sudah di data dari penghasilan dan pengeluaran.

Mekanik - Memberi pelayanan kepada konsumen baik dan ramah dalam memperbaiki ac, kulkas atau dispenser.

BAB III ASPEK PASAR

(6)

3.1. Pengertian Pasar

Secara luas pengertian Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian.

Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan.

3.2. Bentuk Pasar

Bentuk pasar yang menjadi target kami adalah pasar lokal dimana kami akan melayani pemasaran di kota bekasi, terutama di daerah Kelurahan JatiAsih.

3.3. Mengukur dan Peramalan Permintaan

Berdasarkan hasil pengamatan data di lapangan, di dapati gambar 3.1. Permintaan kebutuhan dari Kompleks perumahan 60%, Ruko 25%, dan Perkampungan 5% dan juga tempat lainnya 10%. Jadi total kebutuhan 100%.

(7)

0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% Kompleks Perumahan

Ruko Perkampungan Lainnya

Tinggi Permintaan

Gambar 3.1.

3.4. Contoh Cara Menganalisis

Di Kota Bekasi terdapat :

- ± 30 Kompleks Perumahan di daerah JatiAsih. - ± 14 Titik penempatan Ruko di daerah JatiAsih. - ± 10 Perkampungan.

(8)

BAB IV

ASPEK PEMASARAN 4.1. Segmentasi-Target-Posisi di Pasar

a. Segmentasi

Dalam pemasaran yang kami tawarkan adalah service pada kebutuhan masyarakat yaitu AC, Kulkas, dan Dispenser dengan harga yang relatif terjangkau.

Berdasarkan wilayah pemasaran, sikap dan kemampuan konsumen, yang akan menjadi segmen dalam usaha ini adalah masyarakat yang ada di daerah kota bekasi.

b. Target

Setelah menentukan segmentasi pasar, maka yang akan dijadikan target pemasaran produk ini adalah para pemakai AC, Kulkas, dan Dispenser yang tinggal di kota Bekasi.

Dari ke-3 jenis produk yang akan kita service sangat banyak digunakan oleh masyarakat oleh karena peluang untuk mendapatkan banyak konsumen cukup besar. untuk mendapatkan konsumen yang banyak dan tetap kita akan memberikan pelayanan yang berkualitas sehingga para konsumen puas dan juga nantinya akan selalu menggunakan jasa service kami.

c. Posisi di Pasar

Posisi atau tempat pendirian usaha di rasa sangat strategis karena berada di daerah dekat perumahan, ruko penjualan, sekolah, dan juga perkampungan. Selain itu juga dekat dengan rumah sakit, perkantoran, dan juga beberapa pabrik.

4.2. Sikap, Perilaku dan Kepuasan Konsumen

Sikap dan perilaku konsumen disini cukup mendukung dalam berdirinya usaha pendirian usaha ini. Mereka memberikan tanggapan positif karena usaha kami dapat membantu meraka apabila ada kerusakan dan kebersihan pada 3 jenis produk yang kita service.

(9)

4.3. Manajemen Pemasaran

Untuk manajemen pemasaran kami sudah mempersiapkan segala kebutuhan termasuk periklanan melalui brosur atau benner dengan penawaran yang menarik dan relatif terjangkau.

4.4. Implikasi pada Studi Kelayakan Bisnis

Implikasi studi kelayakan bisnis sangat berpengaruh untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu usaha yang akan didirikan apakah bermanfaat atau tidaknya suatu usaha itu didirikan. Serta untuk mengetahui untung atau ruginya mendirikan usaha tersebut.

(10)

BAB V

ASPEK TEKNIS DAN OPERASI 5.1. Masalah Manajemen Operasional

Dalam manajemen operasional pendirian usaha ini, kami menggunakan sistem iklan berjalan dan iklan tetap. Semua itu dilakukan untuk mencapai sasaran yang tepat guna.

5.2. Implikasi pada Studi Kelayakan Bisnis Luas Produksi

Implikasi pada studi kelayakan bisnis ini diharuskan dapat memperluas pemasaran dan penawaran serta mengembangkan suatu usaha sehingga dapat menjangkau kawasan yang lebih jauh.

5.3. Rencana Pengoperasian Usaha

a. Proses operasi usaha

Proses operasi usaha meliputi penyervisan, ketersediaan bahan, penjadwalan pegawai , pengawasan kualitas, dan pengawasan biaya dan perbaikan

b. Kebutuhan bahan operasi

Kebutuhan bahan dalam operasi usaha dikelola oleh pimpinan yang nantinya akan dilakukan pendanaan dan kegiatan pemasaran.

c. Kegiatan perawatan mesin

Kegiatan perawatan alat-alat atau mesin akan dilakukan oleh karyawan kami secara berkala demi kelancaran dan hasil yang maksimal.

(11)

ASPEK MANAJEMEN 6.1. Perencanaan

Untuk perencanaan sudut pandang manajemen kami telah merencanakan untuk membuat iklan-iklan dan akan di promosikan ke tempat yang sering banyak digunakan, seperti Perumahan, Perkantoran, Sekolahan, Ruko dan tempat lainnya. Semua usaha periklanan itu di maksudkan untuk dapat mencapai sasaran atau target yang diingikan.

6.2. Nama Unit Usaha

Unit usaha ini diberi nama AKD SERVICE dikarenakan bergerak dalam usaha service ac, kulkas, dan dispenser dimana produk ini banyak digunakan oleh masyarakat terutama pada perumahan dan ruko-ruko. Adapun nama dan keterangan unit usaha sebagai berikut:

Nama organisasi : AKD SERVICE

Jenis Organisasi : CV yang melakukan service pada ac, kulkas, dan dispenser

Pemilik : Sandy Suryady

Alamat : Jalan Raya Kranggan, gg jibun Rt. 07/07 no 24 Bekasi.

No Telp : 021-84597673

6.3. Legalitas Usaha

Dari segi legalitas usaha, unit usaha ini beberapa dokumen badan hukum untuk melaksanakan usaha bisnis sebagai bekal agar usaha yang dilaksanakan berjalan lancar di kemudian hari karena unit usaha ini skalanya menengah. Beberapa dokumen hukum yang dimiliki berkaitan dengan aspek hukum adalah :

a. Badan hukum

Untuk usaha ini yaitu berupa CV. Karena usaha yang kami lakukan sifatnya merupakan usaha mandiri dengan modal

(12)

mandiri dan keuntungan pemilik modal. b. Tanda daftar perusahaan dan Surat ijin usaha

Usaha service ini sesuai dengan UUno. 3/1982 ttg Wajib Daftar Perusahaan, Perusahaan adalah setiap bentuk badan usaha yang menjalankan setiap usaha yang bersifat tetap dan terus menerus didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia dengan tujuan memperoleh keuntungan/laba. c. NPWP

Sebagai unit bisnis, kami juga mendaftarkan NPWP atas aktiva usaha kami ke Departemen Perpajakan setempat. NPWP merupakan nomer yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

d. Ijin Domisili dan IMB

Karena unit usaha pengelasan ini akan didirikan di atas sebidang tanah demi kelancaran usaha maka kami selaku pengusaha juga melakukan perijian untuk pengeringan tanah. Artinya bahwa kami melakukan pengalihfungsian lahan yang semula untuk pertanian menjadi bangunan untuk tempat usaha. Selain itu juga kami melakukan perijinan kepada pemerintah daerah setempat untuk ijin domisili, karena nantinya setelah berlangsung beberapa karyawan kami akan ada yang tinggal dan menetap di tempat tersebut.

e. Bukti Diri

Unit usaha kami juga mempunyai bukti diri mengenai kepemilikan usaha dan keterangan lain yang berhubungan dengan service ac, kulkas dan dispenser ini.

6.4. Pengorganisasian

(13)

Dalam menjalankan bisnis pendirian usahaini, dibutuhkan beberapa tenaga kerja agar dapat beroperasi. Oleh karena itu pemilik telah menyusun suatu struktur organisasi yang diharapkan dapat membantu menjalankan bisnis ini, antara lain :

Tabel 6.4. Jumlah Kebutuhan Personil

Jabatan Jumlah Pendidikan Terakhir Pengawasan 1 orang SMK (Sudah berpengalamn) Kasir 1 orang SMA

Operator 4 orang SMA/SMK

Gambar 6.4. Struktur Organisasi

6.5. Pengendalian

Untuk mengendalikan manajemen kami membagi tugas dan membebani tanggung jawab pada setiap personil, antara lain :

Tugas Personil :

Pengawas : - Bertugas untuk mengawasi dan mengontrol para Operator dalam melaksanakan. dan juga mengajari apa yang belum tahu apa yang harus dikerjakan oleh operator.

Kasir : - Mengontrol hasil pengeluaran dan pemasukan yang akan diterima.

Operator : - Melayani service pada AC, Kulkas, dan Dispenser terhadap kosumen.

Tanggung Jawab Personil : Pengawas :

-Bertanggung jawab atas kepuasan konsumen. Bertanggung jawab atas kinerja Operator Kasir :

- Bertanggung jawab terhadap keuangan usaha.Bertanggung jawab melayani permintaan konsumen.

Pemilik

Pengawas Kasir

(14)

Operator : - Bertanggung jawab atas hasil service yang dilakukan.

6.6. Implikasi pada Studi Kelayakan Bisnis

Implikasi manajemen pada studi kelayakan bisnis sangat diperlukan oleh banyak kalangan khususnya bagi para investor yang selaku pemrakarsa. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keuntungan dari investasi.

BAB VII

(15)

7.1. Perencanaan Sumber Daya Manusia

Tingkat pendidikan karyawan pendirian usaha adalah tingkat SMA atau SMK karena pemilik usaha sudah merasa cukup mampu bagi lulusan SMA atau SMK untuk membantu pemilik menjalankan usaha pendirian Usaha Service ini. Dan juga kami membutuhkan pada karyawan yang sudah cukup berpengalaman dan juga kreatif dalam service ini.

7.2. Implikasi pada Studi Kelayakan Bisnis

Studi ini merupakan suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan dalam hal perencanaan dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang tersandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan.

7.3. Contoh Cara Menganalisis

Cara menganalisis atau menseleksi sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam usaha pendirian Usaha Service AC, Kulkas, dan Dispenser :

- Membuat selebaran-selebaran informasi lowongan pekerjaan. - Menyampaikan persyaratan berkas permohonan pekerjaan. - Panggilan untuk wawancara.

- Keputusan penerimaan yang didasarkan pada kelengkapan berkas persyaratan.

- Evaluasi kerja.

- Pengembangan SDM/pelatihan. - System kompensasi.

- Ketentuan tentang keputusan kerja.

BAB VIII ASPEK KEUANGAN

(16)

8.1. Kebutuhan Dana dan Sumbernya a. Kebutuhan dana

KETERANGAN DANA

Kontrak kios (1 tahun) Rp. 6.500.000,-Renovasi Rp. 2.700.000,-Kompresor Rp. 1.800.000,-Perlengkapan lainnya (kunci-kunci) Rp. 1.500.000,-Modal Kerja, Freon,

komponen-komponen Rp.

17.000.000,-2 Kendaraan Sepeda Motor Rp. 14.000.000,-Biaya Promosi Rp.

3.000.000,-JUMLAH Rp.

37.500.000,-b. Sumber dana

Sumber dana dalam pendirian usaha Service ini adalah milik pribadi dari pemilik usaha.

8.2. Aliran Kas

a. Proyeksi pendapatan

Kegiatan yang dilakukan

Perkiraan jasa yang didapat per hari

Harga jasa yang dilakukan

Total Harga jasa yang dilakukan Service AC 5 Rp. 30.000,- Rp 300.000/ hari Perbaikan & Penambahan Freon 2 Rp. 175.000,- Rp 350.000/ hari Service kulkas 3 Rp. 75.000,- Rp 225.000/ hari Service Dispenser 1 Rp. 75.000,- Rp 75.000/ hari Total Rp 950.000/ hari

• Pendapatan kotor per hari Rp.

950.000,-• Pendapatan kotor per bulan Rp.

28.500.000,-• Pendapatan kotor per tahun Rp.

(17)

• Pembelian Buku Nota Rp.

450.000,-• Gaji Karyawan

− Kasir Rp.

10.800.000,-− pengawas Rp.

14.400.000,-− 4 Operator Rp. 52.800.000,-Jumlah Gaji Karyawan Rp.

78.000.000,-• Biaya Listrik Rp.

4.200.000,-• Biaya Telp. Rp.

2.400.000,-• Sewa Tanah dan Bangunan Rp.

6.500.000,-• Biaya makanan Karyawan Rp.

75.600.000,-• Barang & Perawatan untuk Rp. 102.000.000,-keperluan Service

• Biaya Transportasi Rp.

10.800.000,-• Biaya Promosi Rp. 12.000.000,-Jumlah pengeluaran per tahun Rp.

284.750.000,-c. Proyeksi Rugi/Laba

Perhitungan laba/rugi yaitu dengan menghitung selisih pendapatan dengan pengeluaran.

Laba/Rugi = Pendapatan - Pengeluaran

= Rp. 342.000.000,00 – Rp. 284.750.000,00 = Rp. 57.250.000,00

Dengan demikian laba yang diperoleh dalam setahun adalah sebesar

Rp.

57.250.000,-Kemudian pemilik mengambil laba perbulan Rp 3.000.000, maka: Pendapatan Pemilik yang diidapat dalam setahun:

Rp. 3.000.000 x 12 = Rp. 36.000.000

Kemudian, sisa laba = laba yang diperoleh - pendapatan pemilik

= Rp. 57.250.000,00 - Rp. 36.000.000,00 = Rp. 21.250.000,00

BAB IX ASPEK EKONOMI

(18)

Dampak Ekonomi Pendirian toko Usaha ini akan membawa akibat secara khusus terhadap struktur ekonomi masyarakat di lingkungan pendirian usaha ini, hal ini dapat dilihat dari peningkatan penghasilan karyawan. Di mana pendapatan rata-rata pekerja akan meningkat dengan gaji yang diterimanya ditambah bonus-bonus yang diberikan apabila jumlah konsumen yang ingin service lebih banyak jumlahnya dari waktu-waktu biasanya. Meningkat akibat ketertarikan yang besar pada konsumen terhadap service yang kami berikan dengan harga yang terjangkau murah.

9.2. Dampak Sosial

Pendirian Usaha Service ini yang beralamat di Jalan Kranggan gg.jibun RT 07/07 No.24 ini akan memberikan jasa kepada seluruh kalangan masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya rencana pendirian usaha ini akan membuka peluang untuk menyerap tenaga kerja langsung di sekitar lokasi pendirian usaha bisnis ini. Selain itu juga meningkatkan kreativitas anak muda baik di sekitar lingkungan bisnis maupun di luar lingkungan bisnis. Hal ini juga membantu program pemerintah dalam menanggulangi masalah keterbatasan lapangan pekerjaan dan masalah mengenai keternagakerjaan serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Usaha ini akan membawa perubahan tingkat pengetahuan dan perilaku kehidupan, baik bagi karyawan itu sendiri maupun bagi masyarakat sekitar lokasi pendirian usaha. Perubahan bagi karyawan dapat dilihat melalui kemahiran karyawan dalam mengelola bisnis, mengoperasikan peralatan yang ada serta dapat menyalurkan kreativitas dari masing-masing karyawan. Dengan adanya bisnis ini bukan hanya bekerja tetapi diharapkan bertambah kreativitasnya sehingga secara langsung dan tidak langsung, jasa ini dapat ikut serta dalam usaha meningkatkan keterampilan masyarakat.

BAB X PENUTUP

(19)

10.1. Kesimpulan

Dari hasil analisis yang didapat bahwa beberapa faktor, ternyata usaha service ac, kulkas dan dispenser mampu memberikan hasil yang baik dan dapat dikatakan layak untuk dijalankan. Terlebih banyaknya masyarakat banyak menggunakan ke-3 produk yang akan kita service, serta usaha ini dapat memberikan peluang yang baik untuk dibidik dijadikan peluang usaha. Peluang tersebut memberikan rasa optimis untuk menjalankan usaha ini.

Kemudian kedepannya usaha ini bisa ditingkatkan dengan menjual produk yang akan kita service dengan menggunakan sisa laba yang mana konsumen bisa lebih mudah membeli kepada kami. Dan juga usaha ini bisa membuka lowongan yang lebih luas lagi terhadap masyarakat.

10.2. Saran

Dalam menjalankan usaha service ac, kulkas dan dispenser ini, perlu untuk diperhatikan adalah mengenai bagaimana menjaga konsumen tetap percaya pada service ini sehingga tidak sampai kehilangan pelanggan dan konsumen pun menjadi konsumen tetap.

Gambar

Tabel 6.4. Jumlah Kebutuhan Personil

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui kondisi usaha isi ulang minyak wangi; (2) Menganalisis kelayakan pendirian usaha isi ulang minyak wangi dilihat dari

Sebaliknya, untuk organisasiu dengan struktur yang sederhana dan bagan organ berbentuk datar (flat) lebih baik memilih badan hukum perseorangan... Aspek Hukum

Mechanical Innovatioan Design Contest adalah merupakan kompetisi yang ditujukan untuk melatih mahasiswa Mesin se-Indonesia agar kemampuan dan keterampilannya dalam merancang

Bagi pemilik usaha, untuk tetap meningkatkan produksi dari usaha ini, manajemen keuangan dan pemeliharaan pengolahan tempe perlu dikelola dengan baik lagi

Dalam penelitian ini, untuk melihat apakah Perencanaan Pendirian usaha Café & Restaurant di Kota Palembang layak atau tidak, analisis kelayakan usaha Café & Restaurant menggunakan 5

Pasar ini adalah pasar untuk barang dan jasa yang dibeli atau disewa oleh perorangan atau organisasi untuk digunakan pada produksi barang dan jasa lain, baik untuk dijual maupun

c. Analisis finansial baik buruknya hasil analisis finansial sangat tergantung tahap-tahap sebelumnya. Analisis manajemen dalam operasi ditujukan untuk

Kemudian, dilanjutkan dengan usaha-usaha yang dilakukan oleh Jurusan Teknik Industri UK Petra untuk merancang pendidikan karakter yang sistematis dan terintegrasi dalam kurikulum