I. PENGENALAN
Bab ini memberikan pengantar umum mengenai Latihan Industri (OJT) yang dijalani, termasuk durasi, tujuan, dan pentingnya program ini bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. Disampaikan pula objektif laporan akhir OJT dan cakupan kerja yang dilakukan selama 18 minggu.
1.1 Pendahuluan
Latihan Industri merupakan syarat wajib bagi mahasiswa Diploma Teknologi Pemesinan Industri di Kolej Vokasional Shah Alam. Program OJT selama 18 minggu (5 Desember 2016 - 7 April 2017) ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari dan mendapatkan pengalaman praktis di lingkungan kerja nyata. Hal ini penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja sesungguhnya.
1.2 Objektif OJT
Objektif utama OJT adalah untuk memungkinkan mahasiswa mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan di tempat kerja, berkomunikasi efektif dengan berbagai pihak, serta mengasah kemampuan kerja tim. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik, tidak hanya teoritis tetapi juga praktis dan kolaboratif, sehingga mahasiswa dapat berkembang secara menyeluruh.
1.3 Kepentingan OJT
OJT memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di kuliah ke dalam konteks kerja nyata. Pengalaman ini meningkatkan keterampilan, memperluas pengetahuan, dan mengurangi kecemasan saat memasuki dunia kerja. Lebih jauh lagi, OJT meningkatkan daya saing mahasiswa dalam mencari pekerjaan karena memiliki pengalaman praktis yang dicari oleh banyak perusahaan.
1.4 Objektif Laporan OJT
Laporan ini bertujuan untuk mendokumentasikan seluruh aktivitas selama OJT, sebagai bukti telah menyelesaikan program sesuai waktu yang ditentukan, serta sebagai bahan referensi untuk masa mendatang. Laporan ini juga berfungsi sebagai bukti pemahaman dan penghayatan mahasiswa terhadap pekerjaan yang dilakukan selama OJT dan sebagai bahan rujukan karir ke depannya.
1.5 Kepentingan Laporan OJT
Laporan OJT penting sebagai sarana evaluasi pelaksanaan program OJT. Laporan ini juga memberikan gambaran latar belakang pemilihan perusahaan, ulasan proses kerja, serta aplikasi teori dan konsep yang relevan. Laporan ini bertujuan memperluas pengetahuan mahasiswa tentang dunia industri dan menjadi dokumentasi perjalanan pembelajaran mereka.
1.6 Skop Kerja OJT
Skop kerja meliputi berbagai aktivitas, mulai dari perawatan dan pengoperasian mesin, pembuatan komponen, pengolahan material menggunakan CNC Router Machine, hingga perakitan produk seperti set taman bermain. Mahasiswa terlibat dalam seluruh proses, dari perencanaan hingga penyelesaian proyek, termasuk pembuatan gambar teknik dan analisis dimensi.
II. LATAR BELAKANG ORGANISASI LATIHAN
Bagian ini menjelaskan profil perusahaan tempat OJT dilakukan, meliputi perkembangan, aktivitas bisnis utama, struktur organisasi, dan budaya kerja. Penjelasan ini memberikan konteks penting bagi pemahaman aktivitas OJT yang dijalankan.
2.1 Perkembangan dan Pengurusan Organisasi
Pro Landscape Structure Sdn Bhd merupakan perusahaan milik warga Malaysia yang bergerak di bidang pembuatan peralatan taman bermain dan jasa kontraktor lansekap. Perusahaan ini berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan berkualitas tinggi, aman, dan terpercaya, serta senantiasa berupaya meningkatkan mutu produk dan layanan yang ditawarkan demi kepuasan pelanggan.
2.2 Aktiviti Organisasi
Aktivitas utama perusahaan meliputi pembuatan berbagai komponen taman bermain, seperti tiang, dek, perkakas, dan komponen plastik. Proses produksi melibatkan penggunaan material dan teknik yang beragam, meliputi aluminium, baja, HDPE, dan teknik pengecatan serbuk poliester untuk memastikan kualitas dan daya tahan produk.
2.3 Bahagian yang terdapat di Organisasi
Struktur organisasi perusahaan meliputi beberapa divisi utama, termasuk manajemen (Direktur Utama dan Direktur Umum), divisi penjualan dan pemasaran, divisi desain dan riset & pengembangan, divisi kontrak dan legal, divisi produksi, dan penyelia lapangan. Struktur ini menunjukkan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas dalam perusahaan.
III. RINGKASAN MINGGUAN
Bagian ini memberikan ringkasan aktivitas mingguan yang dilakukan selama OJT. Setiap minggu dideskripsikan secara singkat aktivitas dan tugas yang dikerjakan, termasuk detail pekerjaan dan tantangan yang dihadapi.
3.1 Ringkasan aktiviti OJT (Pengenalan)
Bab ini merangkum aktivitas mingguan selama OJT berdasarkan jurnal harian. Deskripsi aktivitas mencakup tugas-tugas yang diberikan oleh penyelia, dan detail pekerjaan yang dilakukan setiap minggu. Deskripsi ini membantu pembaca memahami alur kerja dan tugas-tugas yang dikerjakan secara rinci, termasuk penyesuaian jam kerja berdasarkan cuti umum dan cuti perusahaan.
3.2 Ringkasan Aktiviti Latihan Industri (Minggu 1-18)
Bagian ini memberikan uraian rinci aktivitas yang dilakukan setiap minggu, mulai dari pengenalan perusahaan, penggunaan mesin, hingga penyelesaian proyek PolyClimber dan berbagai tugas lainnya. Uraian ini menjelaskan detail setiap tugas, kendala yang dihadapi, dan solusi yang diterapkan. Informasi ini memberikan gambaran komprehensif mengenai pengalaman OJT.
IV. LAPORAN TEKNIKAL
Bagian ini membahas secara teknis pekerjaan yang dilakukan selama OJT, khususnya mengenai penggunaan CNC Router Machine. Penjelasan meliputi proses, SOP, dan gambar pendukung untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang proses kerja.
4.1 Pengenalan CNC Router Machine
CNC Router merupakan mesin pemotong yang dikendalikan komputer, digunakan untuk memotong berbagai material keras seperti kayu, komposit, logam, dan plastik. Mesin ini menawarkan keunggulan dalam konsistensi, kualitas, dan produktivitas dibandingkan metode manual. Kemampuannya untuk menghasilkan produk secara one-off maupun massal menjadikannya alat yang serbaguna di industri manufaktur.
4.2 Tugas Atau Kerja Yang Diberikan Sepanjang Tempoh Latihan Industri
Selama OJT, mahasiswa diberi tugas merancang dan membuat proyek PolyClimber. Prosesnya meliputi pembuatan desain menggunakan software Inventor, pembuatan bingkai, pemotongan HDPE menggunakan CNC Router Machine, perakitan, dan pengelasan plastik. Mahasiswa juga mempresentasikan hasil proyek, termasuk analisis biaya, kelebihan, kekurangan, dan inovasi yang diterapkan.
4.2.1 Penerangan Kerja (SOP)
Proses pembuatan PolyClimber dimulai dari pembuatan desain di Inventor, mempertimbangkan faktor keamanan, ketahanan, dan biaya. Setelah desain disetujui, bingkai dibuat menggunakan mesin las MIG dan finishing menggunakan mesin canai. Pemotongan HDPE dilakukan dengan CNC Router Machine menggunakan software Artcam, dan proses terakhir adalah perakitan dan pengelasan plastik.
4.2.3 Gambarajah
Bagian ini akan memuat gambar-gambar pendukung yang menjelaskan secara visual proses pembuatan PolyClimber, mulai dari desain hingga produk jadi. Gambar-gambar tersebut memberikan gambaran konkret tentang langkah-langkah yang dilakukan dan hasil yang dicapai selama proses pembuatan proyek.
V. DAPATAN DAN CADANGAN
Bagian ini merangkum hasil yang diperoleh selama OJT, termasuk peningkatan keterampilan dan pengalaman. Diberikan juga beberapa saran dan rekomendasi untuk pengembangan program OJT di masa mendatang.
5.1 Dapatan
Selama OJT, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam lingkungan kerja nyata, mengaplikasikan ilmu yang dipelajari, meningkatkan kepercayaan diri, berinteraksi dengan rekan kerja dan menyelesaikan tugas dengan baik. Pengalaman ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dunia kerja dan mempersiapkan mahasiswa untuk karir profesional.
5.2 Cadangan
Beberapa saran diberikan untuk meningkatkan program OJT, seperti memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari lebih mendalam tentang proses kerja dan meningkatkan efisiensi kerja mahasiswa agar dapat lebih dipercaya. Saran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas program OJT dan mempersiapkan mahasiswa dengan lebih baik untuk memasuki dunia kerja.
VI. KESIMPULAN
Bagian ini memberikan kesimpulan umum dari seluruh laporan, menyoroti poin-poin penting dan hasil akhir dari program OJT. Kesimpulan ini harus mencerminkan keseluruhan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh mahasiswa.