• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK 5.1 Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.

Kurikulum seharusnya memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya yang mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi. Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi.

Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

5.1.1 Kompetensi

Uraikan secara ringkas kompetensi utama lulusan

Lulusan program studi MSDA IPDN yang profesional dan memiliki daya saing didukung kompetensi utama sebagai berikut :

1. Kemampuan mengindentifikasi masalah-masalah pribadi, sosial, belajar, dan karier.

2. Kemampuan menganalisis masalah-masalah bimbingan.

3. Kemampuan berpikir kritis, analitis terhadap masalah-masalah bimbingan 4. Pemahaman kepekaan dan daya tangkap terhadap masalah-masalah

bimbingan konseling

5. Kemampuan menemukan, menjelaskan, dan merumuskan cara penyelesaian masalah bimbingan

6. Kemampuan menerapkan pengetahuan dan ketrampilan layanan bimbingan Uraikan secara ringkas kompetensi pendukung lulusan

Disamping kompetensi utama, Program Studi Manajemen sumber daya aparatur IPDN juga berupaya menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan tambahan (penunjang). Kompetensi ini merupakan kompetensi keahlian di bidang Manajemen sumber daya aparatur yang merupakan pilihan/minat bagi mahasiswa untuk menguasai secara mendalam. Kompetensi ini menunjukkan keunggulan Program Studi Manajemen sumber daya aparatur IPDN, jika dibandingkan dengan program Studi Manajemen sumber daya aparatur perguruan tinggi lainnya. Kompetensi Pendukung lulusan berupa:

1. Kemampuan memahami secara personal dalam menghadapi permasalahan siswa.

2. Mampu berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terkait.

Mampu merencanakan sistem layanan Manajemen sumber daya aparatur berbasis teknologi informasi, Kompetensi ini diharapkan menjadi keunggulan lulusan yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja/sekolah

(2)

Uraikan secara ringkas kompetensi lainnya/pilihan lulusan

Program studi Manajemen sumber daya aparatur IPDN, berupaya untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi lainnya. Kompetensi ini merupakan keahlian diluar bidang Manajemen sumber daya aparatur yang diharapkan, dengan menguasai kompetensi tersebut akan meningkatkan daya saing lulusan dan kemudahan dalam peningkatan karir di dunia kerja. Kompetensi lainnya berupa.

1. Penguasaan kompetensi pedagogis 2. Penguasaan teknologi informasi.

3. Memiliki integritas dan etika yang tinggi.

Disamping kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya, Program Studi Manajemen sumber daya aparatur, juga membekali lulusanya berupa kompetensi skill, sebagai berikut.

1. Mampu belajar secara mandiri dan berkelanjutan (long life learner)

2. Mampu menganalisis masalah-masalah (studi kasus) dalam Praktik dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (analytical skills)

3. Kreatif dan inovatif dalam memberikan solusi terhadap masalah-masalah (studi kasus) (problem solving & creativeskills).

4. Mampu menyampaikan pendapat secara jelas baik secara lisan maupun tulisan serta menghargai pendapat orang lain dalam diskusi (communication skills).

5. Mampu bekerja dalam tim untuk menyelesaikan kasus-kasus (working in team skills).

Menghayati dan mengamalkan tujuan hidup untuk kesejahteraan bersama yang berlandaskan pada nilai-nilai Religius

Catatan: Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya dapat dilihat pada Kepmendiknas No. 045/U/2002.

(3)

5.1.2 Struktur Kurikulum

5.1.2.1 Jumlah SKS minimum untuk kelulusan PS : … SKS. Tuliskan struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK) semester demi semester, dengan mengikuti format tabel berikut:

Smt Kode MK Sandi MK

Nama Mata Kuliah* Bobot SKS

sks MK dalam

Kurikulum Bobot Tugas***

Kelengkapan****

Unit/ Jur/ Fak Penyelenggara Inti**

Insti-tusional

Deskripsi Silabus SAP

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

I MPK 101 Filsafat Ilmu 2    MSDA FMP

MPK 102 Pendidikan Pancasila 3    MSDA FMP

MPK 103 Pendidikan Agama 2    MSDA FMP

MPK 104 Pendidikan

Kewarganegaraan

2    MSDA FMP

MPK 105 Bahasa Indonesia 2    MSDA FMP

MPK 106 Bahasa Inggris 2    MSDA FMP

MKK 107 Sosiologi 3    MSDA FMP

MKK 108 Antropologi Budaya 3    MSDA FMP

MKK 109 Ilmu Pemerintahan 3    MSDA FMP

II MKK 110 Ilmu Politik 3    MSDA FMP

MKK 111 Ilmu Administrasi Politik 3    MSDA FMP

MKK 112 Ilmu Hukum 3    MSDA FMP

MKK 113 Ilmu Ekonomi 3    MSDA FMP

MKK 114 Ilmu Kependudukan 2    MSDA FMP

MKK 115 Ilmu Kewilayahan 2    MSDA FMP

MKK 116 Ekologi Pemerintahan 3    MSDA FMP

MKK 117 Sistem Pemerintahan

Indonesia

3    MSDA FMP

III MKK 218 Sistem Politik Indonesia 3    MSDA FMP

MKK 219 Sistem Adm. Publik 3    MSDA FMP

MKK 220 Sistem Ekonomi

Indonesia

3    MSDA FMP

MKK 221 Sistem Hukum Indonesia 3    MSDA FMP

(4)

MKB 223 Kebijakan Publik 2    MSDA FMP MKB 224 Organisasi dan Birokrasi

Pemerintahan

2    MSDA FMP

MKB 225 Kebijakan Publik 2    MSDA FMP

MKB 226 Pelayanan Publik 2    MSDA FMP

IV MKB 227 Kepemimpinan Pemerintahan 3    MSDA FMP MKB 228 Komunikasi dan Koordinasi Pemerintahan 2    MSDA FMP

MKB 229 Etika Pemerintahan 3    MSDA FMP

MKB 230 Pemerintahan Umum 2    MSDA FMP

MKB 231 Sistem Otonomi dan

Pemerintahan Daerah

2    MSDA FMP

MKB 232 Sistem Pemerintahan

Desa

2    MSDA FMP

MKB 233 Kesatuan Bangsa dan

Pembangunan Politik

2    MSDA FMP

MKB 234 Administrasi Keuangan Daerah

2    MSDA FMP

MKB 235 Pembangunan Daerah 2    MSDA FMP

MKB 236 Administrasi

Kependudukan

2    MSDA FMP

V MKB 337 Statistik Sosial 3    MSDA FMP

MKB 338 Pemberdayaan masyarakat 2    MSDA FMP MKB 339 Hukum Tata Pemerintahan 2    MSDA FMP MKB 340 Sistem informasi Manajemen Pemerintahan 2    MSDA FMP

MKB 341 Manajemen Sumber Daya

Aparatur 3    MSDA FMP MKB 342 Perencanaan Pembangunan Daerah 2    MSDA FMP MKB 343 Perencanaan Kepegawaian 3    MSDA FMP

(5)

MKB 344 Adminstrasi Perkantoran 2    MSDA FMP MKB 345 Hukum Administrasi Negara 2    MSDA FMP VI MKB 346 Sistem Administrasi Kepegawaian 2    MSDA FMP MKB 347 Pengawasan dan Pemeriksaan Pemerintahan 2    MSDA FMP

MKB 348 Analisis Potensi Wilayah dan Daerah 2    MSDA FMP MKB 349 Teknik Pembuatan Perundang-undangan 2    MSDA FMP MKB 350 Kewirausahaan 2    MSDA FMP

MKB 351 Hukum Adat 2    MSDA FMP

MKB 352 Sistem Pemilu 2    MSDA FMP

MKB 353 Metode Penelitian Sosial 3    MSDA FMP

MKB 354 Strategi Pelayanan Publik 2    MSDA FMP

MKB 355 Analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan

2    MSDA FMP

(6)

5.1.2.2 Tuliskan substansi praktikum/praktek yang mandiri ataupun yang merupakan bagian dari mata kuliah tertentu, dengan mengikuti format di bawah ini:

No. Nama Praktikum/Praktek Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokasi Praktikum/Praktek Judul/Modul Jam Pelaksanaan

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Implementasi Tugas Pembantuan

Implementasi Tugas Pembantuan 2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan

2 Tata Naskah

Kabupaten/Kota

Tata Naskah Kabupaten/Kota 2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan 3 Pemilihan Kepala

Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan

4 Penyusunan LKPD dan Evaluasi

Penyusunan LKPD dan Evaluasi 2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan 5 Pengembangan

Sumber Daya Aparatur

Pengembangan Sumber Daya Aparatur

2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan 6 Pelayanan Masyarakat Pelayanan Masyarakat 2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan 7 Manajemen Disaster Manajemen Disaster 2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan 8 Penataan Batas Daerah Penataan Batas Daerah 2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan 9 Pengelolaan Aset dan

Potensi Daerah

Pengelolaan Aset dan Potensi Daerah

2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan 10 Praktek Kerjasama

Antar Daerah

Praktek Kerjasama Antar Daerah 2 x 30 Menit Ruang Belajar Gedung Pelatihan

Keterangan:

 Praktikum adalah upaya pembuktian teori (validasi) atau pemahaman substansi yang diberikan dalam mata kuliah.  Praktek adalah upaya pengembangan dan peningkatan keterampilan untuk penerapan yang sesuai dengan standar.

(7)

5.2 Pelaksanaan Proses Pembelajaran

Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya.

Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber.

Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

5.2.1 Mekanisme Monitoring Perkuliahan

Jelaskan mekanisme untuk memonitor perkuliahan, antara lain kehadiran dosen dan mahasiswa, serta materi perkuliahan.

Perencanaan perkuliahan dinyatakan dalam bentuk GBPP dan SAP yang disusun oleh tim dosen Mata kuliah yang disampaikan kepada mahasiswa diawal perkuliahan. Materi dalam mata kuliah dirancang untuk mencapai kompetensi tertentu sesuai tujuan pembelajaran yang dinyatakan dalam GBPP dan SAP mata kuliah yang bersangkutan. Dari seluruh mata kuliah dibagi ke dalam beberapa kumpulan mata kuliah yang di arahkan untuk membentuk kompetensi Manajemen sumber daya aparatur.

1. Mata kuliah wajib. 2. Mata kuliah keahlian.

Perkuliahan dilaksanakan dengan pendekatan student centered learning (SCL), yang bertujuan agar mahasiswa terlibat aktif dalam perkuliahan. Perkuliahan dilaksanakan dalam bentuk tutorial, presentasi, diskusi, studikasus, penugasan diluar kelas yang bersifat individu maupun kelompok seperti membuat paper, identifikasi kasus dilapangan,dan menjawab daftar pertanyaan Kegiatan belajar mengajar (KBM) di monitor melalui berita acara perkuliahan yang diisi oleh dosen setiap selesai melaksanakan KBM, evaluasi oleh mahasiswa melalui kuisioner serta informasi yang diperoleh dalam forum penjaringan aspirasi mahasiswa. Monitoring kehadiran mahasiswa dilakukan melalui daftar hadir yang diisi oleh mahasiswa atau dosen setiap mengikuti perkuliahan. Pelaksanaan kajian KBM dilakukan dalam forum diskusi para dosen untuk melakukan evaluasi lebih lanjut dan perbaikan KBM. Sistim penilaian KBM mahasiswa mengacu pada pedoman penilaian KBM mahasiswa, yang dikelompokkan ke dalam mata kuliah teori dan mata kuliah praktek

Program studi merupakan pelaksana teknis penyelenggara kegiatan pendidikan

Sistem pengendalian mutu dilaksanakan oleh Unit Penjaminan Mutu di tingkat institusi dan gugus kendali tingkat program studi

Fakultas, Program Studi dan Bagian Akademik mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan kapasitas tenaga pendidik baik secara substantif, maupun teknik pembelajaran dengan tujuan agar visi misi dapat diimplementasikan di lapangan melalui tenaga pendidik

5.2.2 Berapa waktu yang disediakan untuk pelaksanaan real proses belajar mengajar yang diselenggarakan oleh program studi :

 Teori: 7110 jam per paket program

 Praktek: 57 jam per paket program

 Praktikum: ……… jam per paket program

(8)

Catatan: Satu paket program DIV = 4 tahun, satu paket program DIII = 3 tahun, satu paket program DII = 2 tahun, satu paket program DI = 1 tahun.

5.2.3 Lampirkan contoh soal ujian dalam 1 tahun terakhir untuk 5 mata kuliah keahlian berikut silabusnya.

5.3 Peninjauan kurikulum dalam 5 tahun terakhir

5.3.1 Jelaskan mekanisme peninjauan kurikulum dan pihak-pihak yang dilibatkan dalam proses peninjauan tersebut.

. Dibentuk Tim penyusunan kurikulum

Kurikulum merupakan pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan di lingkungan IPDN

Kurikulum mengacu pada kurikulum nasional Kurikulum mengacu pada kurikulum institut Kurikulum mengacu pada kurikulum fakultas

Kurikulum mengacu pada kurikulum program studi MSDA

Kurikulum Program Diploma IV dilaksanakan dalam 8 (delapan) semester dengan bobot sebesar 154 sampai dengan 158 SKS

Sebaran mata kuliah dalam kurikulum diatur dalam Peraturan Rektor IPDN Nomor; 423.5-212 Tahun 2008 tanggal 24 September 2008

Terbagi dalam kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian (MPK), kelompok mata kuliah keilmuan dan keterampilan (MKK), kelompok mata kuliah keahlian berkarya (MKB), kelompok mata kuliah perilaku berkarya (MPB), dan kelompok mata kuliah berkehidupan bermasyarakat (MBB).

Pihak-pihak yang dilibatkan Rektor IPDN, Wakil Rektor, Pembantu Rektor Bidang Akademik, Bagian Akademik, pengurus program studi dan Dosen IPDN, serta Nara Sumber dari luar 5.3.2 Tuliskan hasil peninjauan, khusus untuk silabus/SAP mata kuliah mengikuti format

tabel berikut. No. No. MK Nama MK MK Baru/ Lama/ Hapus Perubahan pada Alasan Peninjauan Atas usulan/ masukan dari Berlaku mulai Sem./Th. Silabus /SAP Buku Ajar (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

(9)

5.4 Sistem Pembimbingan Akademik

5.4.1 Tuliskan nama dosen pembimbing akademik /wali dan jumlah mahasiswa yang dibimbingnya dengan mengikuti format tabel berikut:

No Nama Dosen Pembimbing

Akademik/Wali Jumlah Mahasiswa Bimbingan Rata-rata Banyaknya Pertemuan/mhs/semester (1) (2) (3) (4)

1 Prof.Dr. H. Tjahya Supriatna, SU

2 Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si 25 4

3 Drs. H. Nasrudin, M.Si 27 4

4 Dr. Masana Sembiring, M.Si 28 4

5 Ir. H. Usfuri, S.Sos, M.Si 28 4

6 Drs. H.M. Cholid, M.Ag 28 4

7 Dr. Romli Arsyad, SH, M.Hum 29 4

8 Drs. H. Slamet Djunaedi, MM 28 4

9 Drs. H. Hasbullah Hasan, M.Si 21 4

10 Dr. H. Sudirman, M.Ag 21 4

11 Drs. H.Tumar Sumihardjo, M.Pd 21 4

12 Drs. H. Darwis Arifin, SH, M.Si 21 4

13 Dr. Prio Teguh, SH, M.Si 29 4

14 Drs. Sampara Lukman, MA 20 4

15 Dr. Hj. Faria Ruhana, SP, MP 21 4

16 Drs. Megandaru Widhi K, M.Si - 4

17 Dr. Ika Sartika, MT 21 4

18 Dra. Ayu Ambarawati, M.Si 18 4

19 M.Riva’I, S.Ag, M.Si 19 4

20 Dra. Ella Wargadinata, M.Si 20 4

21 Dra. Yosephine Hutabarat, MT 21 4

22 H. Yana Sahyana, SH, M.Si 21 4

23 H.Ismunarta, S.Sos, M.Si 18 4

24 Dra. Rusmiati, M.Hum - -

25 Akhmad Rifa’I, S.Pd, M.Si - -

Total

5.4.2 Jelaskan proses pembimbingan akademik yang diterapkan pada Program Studi ini dalam hal-hal berikut:

No Hal Penjelasan

(1) (2) (3)

1

Tujuan pembimbingan

Memberikan bimbingan, arahan dan solusi dalam rangka memperlancar proses belajar mengajar.

. 2

Pelaksanaan pembimbingan

Terjadwal setiap awal semester dan tidak terjadwal sesuai kebutuhan mahasiswa atau sesuai appointment. 3

Masalah yang dibicarakan dalam pembimbingan

Masalahak ademik (registrasi, alur kurikulum, key in, pembimbingan skripsi), administrasi akademik, bea siswa dan yang dapat menghambat penyelesaian studi, termasuk komunikasi.

4 Kesulitan dalam pembimbingan dan upaya untuk mengatasinya

Tidak semua mahasiswa aktif dalam pembimbingan, tidak semua mahasiswa

(10)

memanfaatkan untuk membicarakan masalahnya kepada Dosen pembimbing akademik dan Program studi. Solusi yang dilakukan adalah a) Pembimbingan secara kolektif,b) Pemanggilan mahasiswa yang memiliki masalah. 5

Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari pembimbingan

Informasi perkuliahan tersampaikan kepada mahasiswa, prosedur akademik tidak menghambat kelulusan mahasiswa yang menghambat studi dapat dicarikan solusinya. Manfaat yang diperoleh dari pembimbingan adalah mahasiswa studi lebih cepat dan tepat waktu.

5.5 Karya/tugas Akhir

5.5.1 Jelaskan bentuk karya/tugas akhir mahasiswa program diploma.

Karya Tugas Akhir / laporan akhir mahasiswa/Praja Program Studi Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil diwajibkan mengacu pada Panduan Penulisan Laporan Akhir yang dikeluarkan IPDN. Bentuk karya /tugas akhir mahasiswa/Praja Program Studi Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil berupa Tulisan ilmiah dengan tema / topik yang terkait dengan bidang Kependudukan yang di tulis sesuai dengan format yang telah ditentukan yaitu Buku Panduan Penulisan Laporan Akhir.

Dalam menyusun Tugas Akhir/ Laporan Akhir mahasiswa dibimbing oleh dua orang Dosen. Adapun jumlah pertemuan dosen dan mahasiswa selama proses penyusunan Laporan Akhir minimal 8 (delapan ) kali pertemuan

5.5.2 Pelaksanaan pembimbingan karya/tugas akhir.

5.5.2.1 Jelaskan bentuk dan pelaksanaan pembimbingan karya/tugas akhir yang diterapkan pada PS ini, termasuk informasi tentang ketersediaan panduan karya/tugas akhir. Jelaskan pula cara sosialisasi dan pelaksanaannya.

.

Sosialisasi : Pada saat pemograman skripsi mahasiswa diberikan buku pedoman umum, administrasi, penyusunan dan ujian skripsi, dan Dosen Pembimbing telah diberikan buku pedoman skripsi tersebut

Pelaksanaan : Mahasiswa yang telah mengumpulkan 151 sksdiperkenankan untuk mengajukan permohonan penyusunan skripsi dengan formolir permohonan penyusunan skripsi. Surat permohonan pengajuan skripsi setelah diterima dan setelah disetujui oleh Dekan cq Pembantu Dekan u.p Ketua Program Studi maka Dekan menunjuk dosen pembimbing skripsi (maksimal 2 orang) dengan menerbitkan surat keputusan penunjukan Dosen Pembimbing skripsi

5.5.2.2 Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen pembimbing karya/tugas akhir (TA mahasiswa/dosen TA (295 mahasiswa: 25 dosen = 12 mahasiswa/dosen TA. 5.5.2.3 Rata-rata jumlah pertemuan dosen-mahasiswa untuk menyelesaikan karya/tugas

(11)

5.5.2.4 Tuliskan nama-nama dosen yang menjadi pembimbing karya/tugas akhir, dan jumlah mahasiswa bimbingannya dengan mengikuti format tabel berikut:

No Nama Dosen Pembimbing Jumlah Mahasiswa

(1) (2) (3)

1 Prof.Dr. H. Tjahya Supriatna, SU 14

2 Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si 14

3 Drs. H. Nasrudin, M.Si 14

4 Dr. Masana Sembiring, M.Si 15

5 Ir. H. Usfuri, S.Sos, M.Si 13

6 Drs. H.M. Cholid, M.Ag 15

7 Dr. Romli Arsyad, SH, M.Hum 14

8 Drs. H. Slamet Djunaedi, MM 15

9 Drs. H. Hasbullah Hasan, M.Si 7

10 Dr. H. Sudirman, M.Ag 14

11 Drs. H.Tumar Sumihardjo, M.Pd 13

12 Drs. H. Darwis Arifin, SH, M.Si 14

13 Dr. Prio Teguh, SH, M.Si 12

14 Drs. Sampara Lukman, MA 14

15 Dr. Hj. Faria Ruhana, SP, MP 13

16 Drs. Megandaru Widhi K, M.Si 11

17 Dr. Ika Sartika, MT 13

18 Dra. Ayu Ambarawati, M.Si 8

19 M.Riva’I, S.Ag, M.Si 9

20 Dra. Ella Wargadinata, M.Si 11

21 Dra. Yosephine Hutabarat, MT 10

22 H. Yana Sahyana, SH, M.Si 9

23 H.Ismunarta, S.Sos, M.Si 8

24 Dra. Rusmiati, M.Hum 7

25 Akhmad Rifa’I, S.Pd, M.Si 8

5.6 Upaya Perbaikan Pembelajaran

Uraikan upaya perbaikan pembelajaran serta hasil yang telah dilakukan dan dicapai dalam tiga tahun terakhir dan hasilnya.

Butir Upaya Perbaikan

Tindakan Hasil (1) (2) (3) Materi 1. Sinkronisasi anta Mata kuliah. 2. Penambahan dan pengkayaan Materi seperti issue pengembangan diri dalam struktur Kurikulum di sekolah 1. Tidak terjadi duplikasi materi. 2. Materi lebih terstruktur dan terintegrasi. 3. Materi kuliah lebih Update dan lebih kaya.

(12)

Metode Pembelajaran 1. Penguatan pendekatan SCL 1. Kemampuan soft skill mahasiswa meningkat, .

Penggunaan Teknologi Pembelajaran

1. Penggunaan LCD. 2. CD Interaktif 1. Perkuliahan lebih Efektifitas 2. Pengusaan IT Mahasiswa meningkat. 3. Academicat mosphere meningkat. Cara-cara evaluasi 1. Sinkronisasi sistem evaluasi dengan kompetensi yang harus dicapai. 2. Penilaian dengan pendekatan proses dan hasil belajar 3. Evaluasi kompetensi

mencakup soft skill dan practical skill

Peningkatan kompetensi mahasiswa. ….. 1. Perluasan kerjasama dengan dunia pendidikan/sek olah 2. Memperbanyak kegiatan praktek di sekolah 1. Kemampuan adaptasi dan kreatifitas mahasiswa meningkat. 2. Tingkat serapan lulusan meningkat.

5.7 Peningkatan Suasana Akademik

5.7.1 Jelaskan kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik) serta ketersediaan dokumen pendukungnya.

Untuk menunjang keberhasilan Kegiatan belajar mengajar serta menghasilkan kompetensi yang diharapkan, Program Studi Manajemen sumber daya aparatur menetapkan beberapa kebijakan, mengadakan sarana dan prasarana serta kegiatan yang menciptakan suasana akademik yang mendukung. Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik).

Mahasiswa diberikan kebebasan seluas-luasnya untuk memperoleh sumber referensi dari manapun, dan berhak untuk memiliki metode atau cara pandang yang berbeda dengan dosen dalam kerangka ilmiah. Mahasiswa diberikan kebebasan dalam pengambilan minat kompetensi Pendukung sesuai dengan minat yang dikehendaki. Dalam pemilihan topik skripsi mahasiswa diberikan kebebasan dalam pemilihan topik skripsi dengan bimbingan dosen pembimbing skripsi (DPS

(13)

5.7.2 Jelaskan ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika, serta status kepemilikan prasarana dan sarana.

Program Studi Manajemen sumber daya aparatur bersama dengan Lembaga Pendidikan Komputer menyediakan sarana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara civitas akademika, seperti Fasilitas free internet, Wifi, perpustakaan dan ruang-ruang diskusi.

 Penyediaan sarana/prasarana, fasilitas pendidikan didukung penuh oleh lembaga dengan mengembangkan fungsi perpustakaan

 Pemanfaatan perkembanan IT dengan membentuk unit UPTIK yang melakukan berbagai upaya untuk menggunakan IT dalam pelaksanaan pendidikan, contoh: pelayanan nilai melalui SIAKAD, mata kuliah online, bahan ajar on-line, pelaksanaan teleconference untuk kuliah umum di beberapa kampus daerah-Jatinangor

5.7.3 Jelaskan program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran, yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif (misalnya seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama, pengenalan kehidupan kampus, dan temu dosen-mahasiswa-alumni) serta hasil yang diperoleh.

Program dan kegiatan akademik dan non-akademik.

Untuk menciptakan suasana akademik program Studi Manajemen sumber daya aparatur melaksanakan berbagai kegiatan akademik non kurikuler baik secara rutin maupun non rutin seperti: kegiatan kuliah umum, kuliah pakar, Bedah buku, Simposium, pelatihan, workshop dan diskusi ilmiah secara rutin bulanan yang pematerinya salah satunya dari mahasiswa. Bahkan beberapa karya ilmiah yang ditulis dosen dan mahasiswa yang diterima dalam simposium dan lokakarya, program studi mengutus mahasiswa yang bersangkutan sebagai pembicara dalam seminar/simposium/loka karya tersebut. Seperti dalam forum MGBK (Musyarah Guru Manajemen sumber daya aparatur)

5.7.4 Jelaskan interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, antar mahasiswa, serta antar dosen serta hasilnya.

Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, antar mahasiswa, serta antar dosen. Pengembangan perilaku kecendekiawanan.

Dosen di dorong untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian, pengabdian, magang bahkan pekerjaan non kurikuler yang relevan sesuai dengan kompetensi program studi. Beberapa penelitian dilakukan bersama oleh mahasiswa dan dosen serta berhasil diterima untuk dipresentasikan diforum profesi sektor publik yang berskala nasional

5.8 Pembekalan Etika Profesi

Apakah lulusan program studi ini dibekali dengan etika profesi sebelum mereka lulus ? [Ya / Tidak]. Coret yang tidak sesuai.

Bila Ya, jelaskan bentuk pembekalan tersebut.

Ya. Mahasiswa Program studi MSDA sebelum lulus dibekali beberapa materi tentang kepamongprajaan etika profesi melalui Pembekalan Mata kuliah Etika Pemerintahan yang mencakup materi dasar tentang etika,nilai dan norma; arti penting etika profesi dalam bekerja serta kode etik Pegawai Negeri Sipil ( PNS ).Materi etika Pemerintahan diarahkan untuk membelajarkan etika dan seluk beluknya sehingga dapat mengembangkan

(14)

kecerdasan emosional selain kecerdasan intelektual yang di dapat mahasiswa pada mata kuliah lainnya

5.9 Keselamatan Kerja

Upaya program studi untuk menumbuhkan budaya keselamatan kerja dalam kegiatan praktikum/praktek.

a. Apakah telah memiliki pedoman sistem keselamatan kerja praktikum/praktek : [Ya/Tidak]. Coret yang tidak sesuai.

b. Apakah sistem keselamatan kerja telah dilaksanakan dengan semestinya berdasarkan pedoman keselamatan kerja yang dimaksud pada pertanyaan 5.8.a di atas: [Ya/Tidak]. Coret yang tidak sesuai.

c. Tuliskan daftar peralatan dan bahan-bahan yang dipergunakan dalam sistem keselamatan kerja dimaksud.

No. Nama Peralatan/ Bahan Fungsi

(1) (2) (3)

Gambar

tabel berikut.  No.  No.  MK  Nama MK  MK  Baru/ Lama/ Hapus  Perubahan pada  Alasan  Peninjauan  Atas  usulan/  masukan  dari  Berlaku mulai  Sem./Th

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pengaruh Corporate Sosial Responsibility terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor industri barang

Penelitian ini masih berlangsung, dengan hasil tentative bahwa karakteristik gambar anak berkesulitan belajar disekolah untuk anak berkebutuhan khusus adalah garis-garis

Dapat menentukan bunyi panjang dan bunyi pendek pada lagu, semua benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa bagian lagu yang masih salah di identififkasi Dapat

Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian dirancang menjadi 3 (tiga) kegiatan, yaitu: Uji daya hasil pendahuluan galur harapan padi sawah introduksi IRRI dan

Dari hasil pengujian fungsional pada tiap komponen dalam kondisi baik sehingga saat dilakukan pengujian fungsional dalam sistem-sistem yang terdapat pada sistem

Berdasarkan hasil kajian tersebut diketahui bahwa sejumlah klon memiliki daya hasil tinggi dan stabil, tahan terhadap cekaman kekeringan, dan memiliki kandungan gizi

Sedangkan, orang yang memandang rendah dirinya sendiri kurang memiliki konsep diri yang jelas, merasa rendah diri, sering memilih tujuan kurang ralistis atau bahkan