• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab I Pendahuluan 1.1. Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bab I Pendahuluan 1.1. Latar Belakang"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

 BAB I  BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1 1..11.. LLAATTAAR BR BEELLAAKKAANNGG

Model adalah sebuah gambaran deskriptif dari sebuah praktek yang bermutu yang Model adalah sebuah gambaran deskriptif dari sebuah praktek yang bermutu yang me

mewawakikili li sesesusuatatu u yayang ng nynyatata. a. MoModedel l kekeperperawawatatan an adadalalah ah aplaplikikasasi i dadari ri ststruruktktur ur  keperawatan itu sendiri yang memungkinkan seorang perawat untuk menerapkan cara keperawatan itu sendiri yang memungkinkan seorang perawat untuk menerapkan cara mereka bekerja.

mereka bekerja.

Model praktik keperawatan didasarkan isi dari sebuah teori dan konsep praktek, Model praktik keperawatan didasarkan isi dari sebuah teori dan konsep praktek, sed

sedangangkan kan teoteori ri dan dan konkonsep sep mencmencermerminkinkan an filfilosoosofi, fi, nilnilai ai dan dan keyakeyakinkinan an tententantangg manusia. Ada tiga komponen dasar dari praktek yaitu :

manusia. Ada tiga komponen dasar dari praktek yaitu : 1.

1. KeyKeyakiakinan daanan daan niln nilai yanai yang mendg mendasaasari sebri sebuah muah modelodel

Keyakinan dan nilai sebuah model praktek merupakan dasar dari seluruh Keyakinan dan nilai sebuah model praktek merupakan dasar dari seluruh model-model yang akan dibangun dan akan mempengaruhi praktek.

model yang akan dibangun dan akan mempengaruhi praktek. .

. !!uujujuan pan prrakakttek ek  "

"aaititu u tutujujuan an prprakaktitisi si apapa a yayang ng iningigin n didicapcapai ai ununtutuk k memembmbererikikan an pelpelayayanaanann  berdasarkan kebutuhan klien.

 berdasarkan kebutuhan klien. #.

#. $e$engngetetahahuauan dan keten dan keteramrampilpilanan $en

$engetgetahuahuan an dan dan ketketeramerampilpilan an mermerupakupakan an hal hal yanyang g ingingin in dibdibutuutuhkan hkan seoseoranrangg  praktisi untuk mengembangkan upaya pencapaian tujuan.

 praktisi untuk mengembangkan upaya pencapaian tujuan.

Keperawatan komunitas merupakan pelayanan profesional, yang pada prakteknya Keperawatan komunitas merupakan pelayanan profesional, yang pada prakteknya me

mememerlrlukukan an acacuauan n atatau au lalandandasasan n teteororititis is untuntuk uk menmenyeyelelesaisaikakan n atatau au memengangatatasisi fenomena yaitu penyimpangan dalam kebutuhan dasar komunitas.

fenomena yaitu penyimpangan dalam kebutuhan dasar komunitas. %eba

%ebagai gai seoseoranrang g petpetugas ugas keskesehaehatan tan khuskhususnusnya ya seoseoranrang g ahlahli i daldalam am keskesehaehatantan ma

masysyararakakatat, , peperlrlu u didipeperhrhatatikikan an babahwhwa a momodeldel-m-modeodel l kokonsnsepeptutual al yayang ng adada a titidak dak  se

semumuanyanya a dadapapat t diditeterarapkapkan n sesecarcara a sesendindiri-ri-sesendindiri ri atatau au tutunggnggal al papada da prprakaktetek k  ke

keperperawawatatan an komkomuniunitatas s hal hal inini i didisesebababkabkan n mamasising-ng-mamasising ng momodedel l memempmpunyunyaiai kekurangan dan kelebihan serta mempunyai keunikan masing-masing bila dilihat dari kekurangan dan kelebihan serta mempunyai keunikan masing-masing bila dilihat dari keempat konsep utama

keempat konsep utama paradiparadigma gma keperakeperawatan yang watan yang diterditerapkan dinegara apkan dinegara indoneindonesiasia yaitu manusia, lingkungan, kesehatan, dan keperawatan. &leh karenanya kombinasi dua yaitu manusia, lingkungan, kesehatan, dan keperawatan. &leh karenanya kombinasi dua atau lebih model yang dilakukan dapat mendukung dan memperkuat pelayanan didalam atau lebih model yang dilakukan dapat mendukung dan memperkuat pelayanan didalam keperawatan. Masing-masing model konseptual akan memberi penekanan tetentu pada keperawatan. Masing-masing model konseptual akan memberi penekanan tetentu pada konsep utama.

(2)
(3)

'ntuk lebih jelas dan memahami bagaimana cara menerapkan model konseptual 'ntuk lebih jelas dan memahami bagaimana cara menerapkan model konseptual sebagai acuan pada praktek keperawatan komunitas maka dibawah ini kami sajikan sebagai acuan pada praktek keperawatan komunitas maka dibawah ini kami sajikan  beberapa

 beberapa model model konseptual konseptual untuk untuk dibandingkan dibandingkan dan dan selanjutnya selanjutnya dapat dapat diaplikasikandiaplikasikan model yang mana secara tepat dapat diterapkan dalam praktek keperawatan dikomunitas. model yang mana secara tepat dapat diterapkan dalam praktek keperawatan dikomunitas.

1

1..22.. RRUUMMUUSSAAN N MMAASSAALLAAHH 1..1.

1..1. Apa itu peApa itu pengertingertian teori dan teori dan model koan model konseptunseptual (al ( 1...

1... Apa sajakaApa sajakah bentuk model konsh bentuk model konseptual dan teoreptual dan teori keperawati keperawatan komunitaan komunitas (s ( 1.

1..#.#.. ApApa a sasaja ja teteorori i kekepeperarawawatatan n kokomumuninitatas s dadan n pepenernerapaapan n momodedel l dan dan teteorori i dadalamlam komunitas (

komunitas (

1

1..33.. TTUUJJUUAAN N PPEENNUULLIISSAANN 1.#.1.

1.#.1. 'ntuk m'ntuk memahami emahami tentantentang pengeg pengertian rtian teori teori dan moddan model konsel konseptual.eptual. 1.#..

1.#.. 'ntuk 'ntuk memahamemahami tmi tentang entang model model konseptkonseptual ual dan tdan teori eori keperawkeperawatan atan komunikomunitas.tas. 1.#.#.

1.#.#. 'ntuk m'ntuk memahami emahami tentantentang penerapg penerapan model an model dan teordan teori dalam i dalam komunikomunitas.tas.

1

1..44.. MMAANNFFAAAAT T PPEENNUULLIISSAANN

)engan adanya pembelajaran tentang asuhan keperawatan komunitas hendaknya )engan adanya pembelajaran tentang asuhan keperawatan komunitas hendaknya mah

mahasiasiswa swa dapdapat at menmengetagetahui hui dan dan memmemahamahami i tententantang g ModModel el KonKonsepseptuatual l $ra$raktiktik k  Keperawatan Komunitas.

(4)

BAB II BAB II PEMBAHASAN PEMBAHASAN 2.1

2.1.. PEPENGNGERERTITIAN AN TETEORORI DI DAN AN MOMODEDEL L KOKONSNSEPEPTUTUALAL 2.1

2.1.1. .1. PePengengertrtin in TTee!ri!ri !e

!eori ori adaladalah ah hubhubungaungan n bebebeberapa rapa konkonsep sep ataatau u suasuatu tu kerkerangangka ka konskonsep, ep, ataatauu defini

definisi si yang yang membermemberikan ikan suatsuatu u pandangapandangan n sistsistematis terhadap ematis terhadap gejalagejala-geja-gejala la atauatau fenomena-fenomena dengan menentukan hubungan spesifik antara konsep-konsep fenomena-fenomena dengan menentukan hubungan spesifik antara konsep-konsep tersebut dengan maksud untuk menguraikan, menerangkan, meramalkan dan atau tersebut dengan maksud untuk menguraikan, menerangkan, meramalkan dan atau mengendalikan suatu fenomena. !eori dapat diuji, diubah atau digunakan sebagai mengendalikan suatu fenomena. !eori dapat diuji, diubah atau digunakan sebagai suatu pedoman dalam penelitian.

suatu pedoman dalam penelitian. !e

!eori ori kepekeperawrawataatan n diddidefiefinisnisikaikan n oleoleh h %te%te*en *en +1+1//, , sebsebagai agai usausaha ha untuntuk uk  me

mengngururaiaikakan n dadan n memenjnjelelasaskan kan berberbabagai gai fefenonomemena na daldalam am kekepeperarawatwatanan. . !!eeororii keperawatan berperan dalam membedakan keperawatan dengan disiplin ilmu lain dan keperawatan berperan dalam membedakan keperawatan dengan disiplin ilmu lain dan  bertujuan

 bertujuan untuk untuk menggambarkan,menjelaskan, menggambarkan,menjelaskan, memperkirakan memperkirakan dan dan mengontrol mengontrol hasilhasil asuhan atau pelayanan keperawatan yang dilakukan.

asuhan atau pelayanan keperawatan yang dilakukan.

!eori keperawatan menurut 0arnum tahun 1 merupakan usaha-usaha untuk  !eori keperawatan menurut 0arnum tahun 1 merupakan usaha-usaha untuk  men

mengurguraikaikan an ataatau u menmenjeljelaskaskan an fenfenomenomena a menmengenagenai i kepekeperawrawataatan. n. MelMelalualui i teoteoriri kep

keperawerawataatan n dapadapat t di di bedbedakaakan n apaapakah kah kepkeperaerawatwatan an tertermasmasuk uk disdisipliplin in ilmilmu u ataatauu akti*itas lainnya.

akti*itas lainnya. !e

!eori ori kepekeperawrawataatan n digdigunakunakan an untuntuk uk menmenyusyusun un suasuatu tu modmodel el konkonsep sep daldalamam keperawatan sehingga model keperawatan ini mengandung arti aplikasi dari struktur  keperawatan sehingga model keperawatan ini mengandung arti aplikasi dari struktur  keperawatan itu sendiri yang memungkinkan perawat untuk menerapkan cara mereka keperawatan itu sendiri yang memungkinkan perawat untuk menerapkan cara mereka  bekerja

 bekerja dalam dalam batas batas kewenangan kewenangan seorang seorang perawat. perawat. Model Model konsep konsep keperawatan keperawatan iniini digunakan dalam menentukan model praktek keperawatan, mengingat dalam model digunakan dalam menentukan model praktek keperawatan, mengingat dalam model  praktek

 praktek keperawatan keperawatan mengandung mengandung komponen komponen dasar dasar seperti seperti adanya adanya keyakinan keyakinan dandan nilai yang mendasari sebuah model. Adanya tujuan praktek yang ingin di capai dalam nilai yang mendasari sebuah model. Adanya tujuan praktek yang ingin di capai dalam memberikan pelayanan kepada kebutuhan semua pasien serta adanya pengetahuan memberikan pelayanan kepada kebutuhan semua pasien serta adanya pengetahuan san keterampilan dalam hal ini dibutuhkan oleh perawat dalam mengembangkan san keterampilan dalam hal ini dibutuhkan oleh perawat dalam mengembangkan tujuannya.

tujuannya.

 !eori merupakan sekelompok konsep yang membentuk sebuah pola yang nyata  !eori merupakan sekelompok konsep yang membentuk sebuah pola yang nyata ata

(5)

didasari fakta-fakta yang telah diobser*asi tetapi kurang absolut atau bukti secara langsung.

!eori keperawatan sebagai salah satu bagian kunci perkembangan ilmu keperawatan dan pengembangan profesi keperawatan memiliki tujuan yang ingin dicapai diantaranya :

. Adanya teori keperawatan diharapkan dapat memberikan alasan-alasan tentang kenyataan-kenyataan yang dihadapi dalam pelayanan keperawatan, baik bentuk  tindakan atau bentuk model praktek keperawatan sehingga berbagai  permasalahan dapat teratasi.

". Adanya teori keperawatan membantu para anggota profesi perawat untuk  memahami berbagai pengetahuan dalam pemberian asuhan keperawatan kemudian dapat memberikan dasar dalam penyelesaian berbagai masalah keperawatan.

#. Adanya teori keperawatan membantu proses penyelesaian masalah dalam keperawatan dengan memberikan arah yang jelas bagi tujuan tindakan keperawatan sehingga segala bentuk dan tindakan dapat dipertimbangkan.

$. Adanya teori keperawatan juga dapat memberikan dasar dari asumsi dan filosofi keperawatan sehingga pengetahuan dan pemahaman dalam tindakan keperawatan dapat terus bertambah dan berkembang.

2.1.2. Pengertin M!$e% K!n&e't(%

Model konseptual merupakan suatu kerangka kerja konseptual, sistem atau skema yang menerangkan tentang serangkaian ide global tentang keterlibatan indi*idu, kelompok, situasi, atau kejadian, terhadap suatu ilmu dan  pengembangannya.

Model konseptual keperawatan menguraikan situasi yang terjadi dalam suatu lingkungan atau stresor yang mengakibatkan seseorang indi*idu berupa menciptakan  perubahan yang adaptif dengan menggunakan sumber yang tersedia. Model konseptual keperawatan mencerminkan upaya menolong orang tersebut mempertahankan keseimbangan melalui pengembangan mekanisme koping yang  positif untuk mengatasi stressor ini. Melalui penjelasan tentang fenomena ini dan keterkaitan antara istilah umum dan abstrak maka model konseptual mencerminkan

(6)

langkah pertama mengembangkan formulasi teoritis yang diperlukan untuk kegiatan ilmiah.

Model konseptual sering tersusun sebagai hasil dari pendalaman intuitif seorang ilmuwan terutama terjadi dalam lingkup keilmuan disiplin terkait. %intesis yang terjadi dalam pengembangan skema konseptual baru sering mengakibatkan suatu hasil yang unik untuk lingkup keilmuan tersebut.

Model konseptual keperawatan telah memperjelas kespesifikan area fenomena ilmu keperawatan yang melibatkan empat konsep yaitu manusia sebagai pribadi yang utuh dan unik. Konsep kedua adalah lingkungan yang bukan hanya merupakan sumber awal masalah tetapi juga perupakan sumber pendukung bagi indi*idu. Kesehatan merupakan konsep ketiga dimana konsep ini menjelaskan tentang kisaran sehat-sakit yang hanya dapat terputus ketika seseorang meninggal. Konsep keempat adalah keperawatan sebagai komponen penting dalam perannya sebagai faktor   penentu pulihnya atau meningkatnya keseimbangan kehidupan seseorang +klien/.

Model konseptual keperawatan merupkn suatu cara untuk memandang situasi dan kondisi pekerjaan yg melibatkan perawat di dalamnya.

Model konseptual praktek keperawatan merupakan suatu kontruksi yg sistematik, berdasarkan ilmu pengetahuan dan logika , berkaitan dg konsep yg diidentifikasi pada komponen yg nyata pada praktek keperawatan.+2iehl and 2ay, 1/.

(7)

2.2. MODEL KONSEPTUAL KEPERA)ATAN KOMUNITAS

3ampir semua model keperawatan yang diaplikasikan dalam praktik keperawatan  professional menggambarkan empat jenis konsep yang sama, yaitu:

1. &rang yang menerima asuhan keperawatan . 4ingkungan +masyarakat/

#. Kesehatan +sehat atau sakit, kesehatan dan penyakit/

. Keperawatan dan peran perawat +tujuan atau sasaran, peran dan fungsi/

Model keperawatan dapat diaplikasikan dalam dalam kegiatan praktik, penelitian dan pengajaran. &leh karena itu model harus diperkenalkan kepada perawat atau calon  perawat guna memperkuat profesi keperawatan khususnya dalam mengkoreksi  pemikiran yang salah tentang profesi keperawatan seperti : perawat sebagai pembantu

dokter.

2.2.1. M!$e% *!n&e't(% *e'er+tn &,&te-  I-!gene M. King 1/01 

Komunitas merupakan suatu sistem komunitas yang terdiri dari sub sistem keluarga dan supra sistemnya adalah sistem yang sosial yang lebih luas. %ub sistem yang terdapat pada komunitas saling berinteraksi, interaksi dan interdependensi satu sama lain. Adanya gangguan stressor pada salah satu sub system yang akan mempengaruhi komunitas. Misalnya seperti adanya gangguan salah satu sub sistem  pendidikan. )imana masyarakat akan kehilangan informasi atau ketidaktahuan akibat dapat menimbulkan masalah kesehatan atau ketidaktahuan memodifikasi lingkungan sehingga memerlukan inter*ensi keperawatan.

Keluarga sebagai sub sistem komunitas merupakan sistem terbuka dimana terjadi hubungan timbal balik antar keluarga dengan komunitas, yang sekaligus sebagai umpan balik.

%esuai dengan model sistem untuk mengkaji masalah komunitas, maka dikaji keluarga yang merupakan sub sistem komunitas. 5nter*ensi keperawatan yang dilakukan terkait dua sasaran yaitu keluarga dan komunitas. )engan demikian keluarga merupakan unit pelayanan dasar dimasyarakat atau komunitas.

King memahami model konsep dan teori keperawatan dengan menggunakan  pendekatan sistem terbuka dalam hubungan interaksi yang konstan dengan

lingkungan, sehingga King mengemukakan dalam model konsep interaksi.

)alam mencapai hubungan interaksi konsep kerjanya yang meliputi adanya system personal, system interpersonal dan system social yang saling berhubungan satu dengan yang lain.

(8)

!erdiri atas konsep mengenai persepsi dirinya, pertumbuhan dan perkembangan,  body image, jarak dan waktu.

. %istem 5nterpersonal

Mengenai interaksi manusia, masyarakat, transaksi, peran dan stress. #. %istem %osial

&rganisasi, otoritas, kekuatan, status 6 pembuatan keputusan .

2.2.2. M!$e% K!n&e't(% Ke'er+tn A$'t&i  %i&t R!, 1/0 

5ndi*idu adalah makhluk biopsikososial sebagai satu kesatuan yang utuh. %eseorang dikatakan sehat jika mampu berfungsi untuk memenehi kebutuhan  biologis, psikologis dan sosial.

%etiap orang selalu menggunakan koping untuk dapat beradaptasi. Kemampuan beradaptasi dipengaruhi oleh tiga komponen yaitu :

- penyebab utama terjadinya perubahan - kondisi dan situasi yang ada

- keyakinan dan pengalaman dalam beradaptasi.

%etiap indi*idu berespons terhadap kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan konsep diri yang positif, kemampuan untuk hidup mandiri atau kemandirian serta kebutuhan akan kemampuan melakukan peran dan fungsi secara optimal utnuk  memelihara integritas diri.

5ndi*idu selalu berada pada rentang sehat sakit, yang berhubungan erat dengan keefektifan koping yang dilakukan untuk memelihara kemampuan  beradaptasi.

a. $engertian Adaptasi

"aitu bagaimana indi*idu mampu meningkatkan kesehatan dengan cara mempertahankan prilaku adaptif dan mengubah perilaku mal adaptif. 5ndi*idu atau manusia holistic adapti*e system yang selalu beradaptasi secara keseluruhan.

)ari pengertian diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan dari aplikasi model konseptual keperawatan komunitas menurut 2oy adalah untuk  mempertahankan perilaku adaptif dan merubah prilaku mal adaptif pada komunitas.

'paya pelayanan keperawatan yang dapat dilakukan seperti :

- untuk meningkatkan kesehatan dengan cara mempertahankan prilaku adaptif.

(9)

- inter*ensi keperawatan ditujukan untuk menekan stressor dan meningkatkan mekanisme adaptasi.

 b. Keyakinan dan tata nilai

Kunci utama dari model adaptasi 7. 2oy adalah sebagai berikut:

1. %etiap orang terintegarsi dalam biologis, psikologis dan social yang  berinteraksi dengan lingkungan.

. Agar terjadi homeostasis atau terintegrasi seseorang harus  beradaptasi sesuai dengan perubahan yang terjadi.

#. !ingkat adaptasi seseorang ditentukan oleh tiga hal yaitu :focal, conte8tual dan residual stimulasi.

. %istem adaptasi 2oy terdapat empat efector atau model adaptasi yaitu fungsi biologis, konsep diri, fungsi peran dan interdependen.

9. 5ndi*idu harus mampu meningkatkan energi guna adaptasi sehingga mampu melaksanakan tujuan untuk kelangsungan kehidupan  perkembangan, reproduksi dan keunggulan. !ujuan keperawatan untuk meningkatkan kesehatan seseorang dengan meningkatkan respon adaptif.

Melalui model adaptasi ini, masalah kesehatan komunitas diharapkan dapat diatasi dengan merubah atau meningkatkan mekanisme adaptasi.

2.2.3. M!$e% *!n&e't(% *e'er+tn He%t re  Bett, Ne(-n5 1/02  a. $engertian Model 3ealth 7are %ystem

Model keperawatan dari 0etty euman ini memberi penekanan pada  penurunan stress dengan cara memperkuat garis pertahanan diri yang bersifat fleksibel, normal dan residen. 5nter*ensi diarahkan terhadap ketiga garis  pertahanan tersebut yang terkait dengan tiga le*el pre*ensi.

 b. Keyakinan dan tata nilai

Model ini menganalisa interaksi empat *ariable yang menunjang dalam keperawatan komunitas yaitu :

• Aspek fisik  • Aspek psikologis • Aspek sosial

• Aspek kultural dan spiritual

Adapun tujuan keperawatan adalah stabilitas pasien dan keluarga dalam lingkungan yang dinamis. Asumsi yang dikemukakan oleh 0etty euman

(10)

tentang empat konsep utama yang terkait dengan keperawatan komunitas adalah sebagai berikut :

1. Manusia

Merupakan suatu sistem terbuka yang selalu mencari keseimbangan dari harmoni dan merupakan satu kesatuan dari *ariabel-*ariabel seperti fisiologis, psikologis, sosiokultural, perkembangan dan spiritual . 4ingkungan

"aitu meliputi semua factor internal dan eksternal pengaruh-pengaruh dari sekitar klien atau system klien.

#. %ehat

%uatu kondisi terbebasnya dari gangguan pemenuhan kebutuhan. %ehat merupakan keseimbangan yang dinamis sebagai dampak dari keberhasilan menghindari dan mengatasi stressor.

%ehat menurut model euman adalah suatu keseimbangan bio-psiko-sosio-kultural dan spiritual pada tiga garis pertahanan klien yaitu fleksibel, normal, dan resisten. Keperawatan ditujukan untuk mempertahankan keseimbangan tersebut dengan berfokus pada empat inter*ensi yaitu :

1. 5nter*ensi yang bersifat promosi

)ilakukan apabila gangguan yang terjadi pada garis pertahanan yang bersifat fleksibel yang berupa :

• $endidikan kesehatan

• Mendemonstrasikan keterampilan keperawatan dasar yang dapat

dilakukan klien di rumah atau komunitas yang bertujuan untuk  meningkatkan kesehatan atau keseimbangan garis pertahanan normal

. 5nter*ensi yang bersifat pre*ensi

)ilakukan apabila garis pertahanan normal yang terganggu yang berupa :

• )eteksi dini gangguan kesehatan atau gangguan keseimbangan garis

 pertahanan

Misalnya : deteksi dini tumbuh kembang balita, keluarga dan lain-lain.

• Memberikan ;at kekebalan pada klien yang bersifat indi*idu.

Misalnya : konseling pranikah.

#. 5nter*ensi yang bersifat kuratif dilakukan apabila garis pertahanan resisten yang terganggu

(11)

. 5nter*ensi yang bersifat rehabilitati*e pada inter*ensi ini dilakukan sama seperti pada upaya kuratif yaitu apabila garis pertahanan resistensi yang terganggu.

5nter*ensi yang bersifat kuratif dan rehabilitati*e untuk gangguan pada garis  pertahanan resistensi dapat berupa :

i. Melakukan prosedur keperawatan yang memerlukan kepakaran perawat. Misalnya : melatih klien duduk atau berjalan

ii. Memberikan konseling untuk penyelesaian masalah

iii. Melakukan kerjasama lintas program dan lintas sector untuk   penyelesaian masalah

i*. Melakukan rujukan keperawatan atau non keperawatan bisa lintas  program dan lintas sektor 

*. Keperawatan

5nter*ensi keperawatan bertujuan untuk menurunkan stressor melalui  pencegahan primer, sekunder, dan tersier.

Keperawatan sebagai ilmu dan kiat, mempelajari tidak terpenuhinya kebutuhan dasar klien +indi*idu, keluarga, kelompok dan komunitas/ yang  berhubungan dengan ketidakseimbangan yang terjadi pada ketiga garis pertahanan yaitu fleksibel, normal dan resistensi serta berupaya membantu mempertahankan keseimbangan untuk sehat.

)ari uraian diatas maka dapat dipahami bahwa penerapan model konseptual keperawatan komunitas dari betty euman ini memberi penekanan pada  penurunan stress dengan memperkuat garis pertahanan diri baik yang bersifat fleksibel, normal maupun yang resisten. 5nter*ensi diarahakan pada ketiga garis  pertahanan tersebut yang terkait dengan tiga le*el pre*ensi.

Aplikasi penerapan model konseptual keperawatan komunitas dari betty  euman. %esuai dengan teori euman seperti komunitas dilihat sebagai klien yang

(12)

1. $engkajian

"ang perlu dikaji pada komunitas atau kelompok adalah : a. 7ore Atau 5nti

)isini tanyakan mengenai data demografi kelompok atau komunitas yang terdiri dari umur yang beresiko, pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan, agama, nilai-nilai, keyakinan serta riwayat timbulnya kelompok atau komunitas.

 b . )elapan sub system yang mempengaruhi komunitas seperti c. $erumahan

$erumahan yang dihuni penduduk, bagaimana penerangannya, sirkulasi, kepadatannya merupakan stressor bagi penduduk 

d. $endidikan komunitas

Apakah ada saran pendidikan yang dapat digunakan untuk  meningkatkan pengetahuan.

e. Keamanan dan keselamatan

0agaimana keselamatan dan keamanan di lingkungan tempat tinggal, apakah tidak menimbulkan stress.

f. $olitik dan kebijakan pemerintah terkait kesehatan

Apakah cukup menunjang sehingga memudahkan komunitas mendapatkan pelayanan di berbagai bidang termasuk kesehatan

g. $elayanan kesehatan yang tersedia

'ntuk melakukan deteksi dini gangguan atau merawat atau memantau gangguan yang terjadi.

h. %istem komunikasi

%arana komunikasi apa saja yang tersedia dan dapat dimanfaatkan di komunikasi tersebut untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan gangguan penyakit.misalnya, tele*isi, radio, Koran atau leftlet yang diberikan kepada komunitas.

i. %istem ekonomi

!ingkat social ekonomi komunitas secara keseluruhan apakah sesuai dengan 'M2 +upah minimum regional/ di bawah di atas sehingga upaya pelayanan ditujukan pada anjuran untuk mengkonsumsi jenis makanan sesuai status ekonomi masing-masing

 j. 2ekreasi

Apakah tersedia sarana, kapan saja dibuka, biayanya apakah terjangkau komunitas atau tidak. 2ekreasi hendaknya dapat digunakan komunitas untuk membantu mengurangi stressor.

(13)

. )iagnosis keperawatan komunitas atau kelompok 

)iagnosis ditegakkan berdasarkan tingkat reaksi komunitas terhadap stressor yang ada. %elanjutnya di rumuskan dalam # komponen :

• $ +problem atau masalah / • < +etiologi atau penyebab /

• % +sistem atau manifestasi =data penunjang /

#. $erencanaan

$erencanaan yang dapat dilakukan berkaitan dengan diagnosis keperawatan komunitas diatas adalah :

• 4akukan pendidikan kesehatan tentang penyakit gangguan

kardio*askuler.

• 4akukan demonstrasi keterampilan cara menangani stress dan

teknik relaksasi.

• 4akukan deteksi dini tanda-tanda gangguan penyakit

kardio*askuler melalui pemeriksaan tekanan darah.

• 4akukan kerja sama dengan ahli gi;i untuk menetapkan diet yang

tepat bagi yang beresiko.

• 4akukan kerja sama dengan petugas dan aparat pemerintah

setempat untuk memperbaiki lingkungan atau komunitas apabila menjadi penyebab stressor.

• 4akukan rujukan kerumah sakit bila diperlukan.

. $elaksanaan

$erawat bertanggung jawab untuk melaksanakan tindakan yang telah direncanakan yang sifatnya seperti :

• 0antuan untuk mengatasi masalah-masalah gangguan penyakit

kardio*askuler di komunitas.

• Mempertahankan kondisi yang seimbang dalam hal ini sehat dan

melaksanakan peningkatan kesehatan.

• Mendidik komunitas tentang perilaku sehat untuk mencegah

gangguan penyakit kardio*askuler.

• %ebagai ad*okat komunitas yang sekaligus memfasilitasi

terpenuhinya kebutuhan komunitas. 9. <*aluasi

• Menilai respon *erbal dan non komunitas setelah dilakukan

inter*ensi.

• Mencatat adanya kasus baru yang di rujuk kerumah sakit.

(14)

Model proses kehidupan merupakan teori yang dicetuskan oleh Martha < 2oger. !eori 2oger didasarkan pada pengetahuan tentang asal usul manusia dan alam semesta seperti antropologi, sosiologi, astronomi, agama, filosofi, perkembangan sejarah dan mitologi. Kehidupan seseorang dipengaruhi alam sebagai lingkungan hidup manusia dan pula pertumbuhan dan perkembangan seseorang.

Asumsi dasar teori 2oger tentang manusia adalah:

1. Manusia adalah kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain.

. Manusia berinteraksi langsung dengan lingkungan disekelilingya.

#. Kehidupan setiap manusia adalah sesuatu yang unik. >alan hidup seseorang  berbeda dengan orang lain.

. $erkembangan manusia dapat dinilai dari tingkah lakunya.

9. Manusia diciptakan sebagai karakteristik dan keunikan tersendiri. Misalnya dalam hal sifat dan emosi.

2.2.7. M!$e% K!n&e' Dn Te!ri Ke'er+tn J!n&!n

Model konsep dan teori keperawatan menurut >ohnson adalah dengan  pendekatan sistem perilaku, dimana indi*idu di pandang sebagai sistem perilaku yang ingin selalu mencapai keseimbangan dan stabilitas, baik di lingkkungan internal maupun eksternal juga memiliki keinginan dalam mengatur dan menyesuaikan dari  pengaruh yang ditimbulkannya. %ebagai suatu sistem tersebut, diantara komponen

sub sistem yang membentuk sistem perilaku menurut >ohnson adalah :

1. 5ngestif yaitu sumber dalam memelihara integritas serta mencapai kesenangan dalam pencapaian pengakuan dari lingkungan.

. Achie*ement merupekan tingkat pencapaian prestasi melalui keterampilan yang kreatif.

#. Agresif merupakan bentuk mekanisme pertahanan diri atau perlindungan dalam berbagai ancaman yang ada di lingkungan.

. <liminasi merupakan bentuk pengeluaran dalam segala sesuatu dari sampah atau barang yang tidak berguna secara biologis.

9. %eksual digunakan dalam pemenuhan kebutuhan saling mencintai dan di cintai.

?. @abungan atau tambahan, merupakan bentuk pemenuhan tambahan dalam mempertahankan lingkungan yang kondusif dengan penyesuaian dalm kehidupan sosial, keamanan, dan kelangsungan hidup.

(15)

. Ketergantungan merupakan bagian yang membentuk sistem perilaku dalam mendapatkan bantuan, kedamaian, keamanan, serta kepercayaan.

0erdasarkan sub sistem tersebut di atas, maka akan terbentuk sebuah sistem  perilaku indi*idu, sehingga >ohnson memilki pandangan bahwa dalam mengatasi  permasalahan tersebut harus dapat berfungsi sebagai pengatur agar dapat menyeimbangkan sistem perilaku tersebut. Klien dalam hal ini adalah manusia yang mendpat bantuan perawatan dengan keadaan terancam atau potensial oleh kesakitan atau ketidakseimbangan penyesuain dengan lingkungan. %tatus kesehatan ingin dicapai adalah meraka yang mampu berprilaku untuk memelihara keseimbangan atau stabilitas dengan lingkungan.

2.2.. M!$e% *!n&e't(% *e'er+tn Or%n$!  1/02 

&rlando menggambarkan model teorinya dengan lima konsep utama yaitu tanggung jawab perawat, mengenal perilaku pasien, respon internal atau kesegeraan, disiplin proses keperawatan serta kemajuan.

1. !anggung jawab perawat

!anggung jawab perawat yaitu membantu apapun yang pasien butuhkan untuk  memenuhi kebutuhan tersebut misalnya kenyamanan fisik dan rasa aman ketika dalam mendapatkan pengobatan atau dalam pemantauan. $erawat harus mengetahui kebutuhan pasien untuk membantu memenuhinya. $erawat harus mengetahui benar peran profesionalnya, akti*itas perawat profesional yaitu tindakan yang dilakukan perawat secara bebas dan bertanggung jawab guna mencapai tujuan dalam membantu pasien. Ada beberapa akti*itas spontan dan rutin yang bukan akti*itas profesional perawat yang dapat dilakukan oleh  perawat, sebaiknya hal ini dikurangi agar perawat lebih terfokus  pada akti*itas-akti*itas yang benar-benar menjadi kewenangannya.

. Mengenal perilaku pasien

Mengenal perilaku pasien yaitu dengan mengobser*asi apa yang dikatakan  pasien maupun perilaku non*erbal yang ditunjukan pasien.

(16)

2eaksi segera meliputi persepsi, ide dan perasaan perawat dan pasien.2eaksi segera adalah respon segera atau respon internal dari perawat dan persepsi indi*idu pasien ,berfikir dan merasakan.

. )isiplin proses keperawatan

Menurut @eorge +19 hlm 1?/ mengartikan disiplin proses keperawatan sebagai interaksi total +totally interacti*e/ yang dilakukan tahap demi tahap, apa yang terjadi antara perawat dan pasien dalam hubungan tertentu, perilaku  pasien, reaksi perawat terhadap perilaku tersebut dan tindakan yang harus

dilakukan, mengidentifikasi kebutuhan pasien untuk membantunya serta untuk melakukan tidakan yang tepat.

9. Kemajuan

Kemajuan berarti tumbuh lebih, pasien menjadi lebih berguna dan produktif. !anggung jawab dari seorang perawat meliputi Bbagaimana menolong seorang  pasien dengan memenuhi kebutuhannya +misalnya kenyamanan fisik dan mental yang harus diupayakan sedapat mungkin selama proses keperawatan  berlangsung/. 3al ini merupakan tanggung jawab seorang perawat dalam

memenuhi kebutuhan pasien baik melalui usahanya sendiri maupun menggunakan bantuan tenaga lain. Kebutuhan Kebutuhan merupakan Bkeadaan dimana seorang pasien membutuhkan, nutrisi, menyembuhkan atau mengurangi rasa sakit, dan menumbuhkan perasaan yang adekuat untuk  sembuh. !ingkah 4aku yang !imbul dari $asien !ingkah laku yang timbul ini  berupa tingkah laku *erbal maupun non*erbal yang dapat dilihat oleh seorang  perawat. 2eaksi 4angsung 2eaksi spontan termasuk didalamnya persepsi dari

keduanya yaitu perawat dan pasien, pemikiran dan perasaan dari keduanya. )isiplin $roses Keperawatan )isiplin $roses Keperawatan termasuk di dalamnya komunikasi antara perawat dan pasien. )isiplin $roses Keperawatan atau disebut juga )elebrasi $roses Keperawatan inilah yang digambarkan pada buku pertama &rlando. 5mpro*isasi 5mpro*isasi di sini  berarti bagaimana berkembang lebih baik, untuk memberikan hasil, atau untuk 

menggunakan beberapa manfaat dari suatu hal. Manfaat dari $erawat Kegunaan dari seorang perawat adalah untuk memberikan bantuan apa saja dalam rangka memenuhi kebutuhan pasien untuk sembuh. !indakan %pontan

(17)

$erawat !indakan spontan dari seorang perawat adalah Bsegala tindakan  perawat yang dilakukan berdasarkan suatu alasan untuk memenuhi kebutuhan segera dari seorang pasien. !indakan )eleberatif $erawat !indakan dleberatif  adalah segala sesuatu yang diputuskan setelah mengetahui kebutuhan yang diperlukan dan kemudian berupaya untuk memenuhinya.

. A&(-&i P!*!* Te!ri Or%n$!

3ampir keseluruhan dari teori &rlando digambarkan secara implicit. %chmieding +1#/ memberikan beberapa asumsi dari hasil tulisan &rlando mengenai empat bidang dan elebotasi mengenai pandangan &rlando mengenai :

1. A&(&-&i -engeni Ke'er+tn

a. Keperawatan merupakan profesi yang berbeda dengan disiplin ilmu lain.  b. Keperawatan professional mempunyai fungsi dan dan menghasilkan

 produk yang berbeda +hasil/.

c. !erdapat perbedaan antara sekadar membaringkan dengan tindakan keperawatan yang professional.

2. A&(-&i -engeni P&ien

a. Kebutuhan pasien akan pertolongan merupakan suatu hal yang unik.  b. $asien memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan kebutuhannya

akan pertolongan

c. Ketika pasien tidak memperoleh kebutuhannya maka ia akan mengalami kemunduran.

d. !ingkah laku dari seorang pasien merupakan suatu hal yang memberikan makna

e. $asien mampu dan bersedia berkomunikasi secara *erbal +atau tidak  *erbal/

(18)

3. A&(-&i -engeni Per+t

a. 2eaksi seorang perawat terhadap pasiennya merupakan suatu hal yang unik.

 b. $erawat seharusnya tidak menambah tekanan pada seorang pasien

c. $emikiran dari seorang perawat merupakan alat utama dalam menolong seorang pasien.

d. $erawat menggunakan respon yang spontan dalam menjalankan tanggungjawab keperawatannya

e. $raktek keperawatan seorang perawat dikembangkan berdasarkan gambaran dari diri mereka masing-masing.

4. A&(-&i -engeni &it(&i ,ng ter8$i ntr P&ien $n Per+t

. %ituasi hubungan antar perawat dan pasien merupakan suatu hal yang dinamis

". 3al-hal yang terjadi dalam interaksi antara asien dan perawat merupakan bahan utama dalam mengembangkan pengetahuan seorang  perawat.

" . P!*!* Ut- Dri Te!ri Or%n$!

!eori &rlando menggambarkan mengenai fungsi dari keperawatan secara professional sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan pasien akan  pertolongan. Cungsi ini akan terpenuhi ketika seorang perawat dapat mencari tahu dan menemukan apa saja kebutuhan yang diperlukan dari seorang pasien. !eori &rlando difokuskan pada bagaimana menciptakan kemajuan pada tindakan dari seorang pasien. Kemajuan dari seorang pasien dapat dilihat dari tingkah laku dan tindakan yang dapat diamati oleh seorang perawat. $ersepsi seorang perawat terhadap tingkah laku dari pasiennya dapat menghasilkan suatu pemikiran yang dapat mempengaruhi perawat untuk mengembangkan kjemampuannya.

&rlando mengidentifikasi dan mendefiniskan beberapa elemen dari reaksi langsung seorang perawat sebagai berikut:

a/ $ersepsi, simulasi fisik dari tiap orang berdasarkan hasil dari panca inderanya.

(19)

 b/ $emikiran spontan mengenai persepsi yang berasal dari pemikiran seorang indi*idu

c/ %timulasi perasaan dari hasil pemikiran dimana dapat mengerakkan seseorang dari hasil persepsi, pemikiran dan perasaanya.

#. Pener'n D%- D(ni Ke'er+tn

$raktek Kesehatan !eori &rlando telah berhasil digunakan di rumah sakit umum dan rumah sakit jiwa. %eperti pengakuan yang gambarkan pada $usat Kesehatan Mental dan bagian klinik psikiatrik di 2umah %akit umum di beberapa negara. !eori &rlando juga diterapkan di praktek keperawatan milik pribadi )unia $endidikan !eori proses keperawatan &rlando merupakan kerangka konseptual yang dapat dikembangkan dan dipraktekkan secara langsung. $elatihan dari penerapan teori &rlando sangat berguna bagi perawat untuk  mengontrol proses keperawatanya dan meningkatkan perkembangan dari reaksi seorang pasien. $enelitian !eori &rlando secara terus menerus menjadi dasar dari  beberapa penelitian dibidang keperawatan dan diaplikasikan pada beberapa  pengaturan prtoses penelitian. 0eberapa peneliti yang mengembang teori &rlando diantaranya : )racup dan 0reu +1/, $ienschke +1#/, !hibau dabn 2eidy +1/ %chmiedhing +1/, %heafor +11/, 2onte 2eid +1/ dan banyak lagi  peneliti lain. @. $engembang !eori &rlando )isiplin 5lmu $roses keperawatan membutuhkan bagian yang integral pada murid dari sekolah keperawatan sehingga dapat diimplementasikan pada beberapa keadaan kondisi pada saat  praktek keperawatan. 0anyak dari pengguna !eori Keperawatan &rlando mengembangkannya dengan beberapa riset diantaranya 0euer dan Mc0rideDs +/ yang mengembangkanya pada proses perawatan dalam aspek penyakit  bipolar.

(20)

$emaparan ini menunjukkan bahwa teori 3ildegard <. $eplau+19/ berfokus  pada indi*idu, perawat dan proses interaktif yang menghasilkan hubungan antara  perawat dan klien. 0erdasarkan teori ini klien adalah indi*idu dengan kebutuhan  perasaan, dan keperawatan adalah proses interpersonal dan terapeutik. Artinya suatu hasil proses kerja sama manusia dengan manusia lainnya supaya menjadi sehat atau tetap sehat +hubungan antar manusia/. !ujuan keperawatan adalah untuk mendidik  klien dan keluarga dan untuk membantu klien mencapai kematangan perkembangan kepribadian. &leh sebab itu, perawat berupaya mengembangkan hubungan perawat dan klien melalui peran yang diembannya +nara sumber, konselor, dan wali/.

Adapun kerangka kerja praktik dari teori $eplau memaparkan bahwa keperawatan adalah proses yang penting, terapeutik, dan interpersonal. Keperawatan  berpartisipasi dalam menyusun struktur system asuhan kesehatan untuk 

menfasilitasi kondisi yang alami dari kecenderungan manusia untuk  mengembangkan hubungan interpersonal.

Model konsep dan teori keperawatan yang dijelaskan oleh $eplau menjelaskan tentang kemampuan dalam memahami diri sendiri dan orang lain yang menggunakan dasar hubungan antar manusia yang mencakup  komponen sentral yaitu klien, perawat, masalah kecemasan yang terjadi akibat sakit +sumber  kesulitan/, dan proses interpersonal.

a. Klien

%istem dari yang berkembang terdiri dari karakteristik biokimia, fisiologis, interpersonal dan kebutuhan serta selalu berupaya memenuhi kebutuhannya dan mengintegrasikan belajar pengalaman. Klien adalah subjek yang langsung dipengaruhi oleh adanya proses interpersonal.

 b. $erawat

$erawat berperan mengatur tujuan dan proses interaksi interpersonal dengan pasien yang bersifat partisipatif, sedangkan pasien mengendalikan isi yang menjadi tujuan. 3al ini berarti dalam hubungannya dengan pasien,  perawat berperan sebagai mitra kerja, pendidik, narasumber, pengasuh  pengganti, pemimpin dan konselor sesuai dengan fase proses interpersonal.

(21)

$endidikan atau pematangan tujuan yang dimaksud untuk  meningkatkan gerakan yang progresif dan kepribadian seseorang dalam  berkreasi, membangun, menghasilkan pribadi dan cara hidup bermasyarakat. $erawat mempunyai  peran sebagai berikut :

1. &rang asing +%tanger/, menerima klien dengan cara yang sama ketika  bertemu orang lain dalam situasi kehidupan lain yang menyebabkan

adanya suasana penerimaan yang membangun kepercayaan.

. Mitra kerja, berbagi rasa hormat dan minat yang positif pada pasien. $erawat menghadapi klien seperti tamu yang dikenalkan pada situasi  baru. %ebagai mitra kerja, 3ubungan $-K merupakan hubungan yang memerlukan kerja sama yang harmonis atas dasar kemitraan sehingga  perlu dibina rasa saling percaya, saling mengasihi dan menghargai.

#. ara sumber +resources person/ memberikan jawaban yang spesifik  terhadap pertanyaan tentang masalah yang lebih luas dan selanjutnya mengarah pada area permasalahan yang memerlukan bantuan. perawat mampu memberikan informasi yang akurat, jelas dan rasional kepada klien dalam suasana bersahabat dan akrab.

. $endidik +teacher/ merupakan kombinasi dari semua peran yang lain. $erawat harus berupaya memberikan pendidikan, pelatihan, dan  bimbingan pada klien=keluarga terutama dalam megatasi masalah

kesehatan.

9. Kepemimpinan +leadership/ mengembangkan hubungan yang demokratis sehingga merangsang indi*idu untuk berperan. $erawat harus mampu memimpin klien=keluarga untuk memecahkan masalah kesehatan melalui  proses kerja sama dan partisipasi aktif klien.

?. $erngasuh pengganti +surrogate/ membantu indi*idu belajar tentang keunikan tiap manusia sehingga dapat mengatasi konflik interpersonal. $erawat merupakan indi*idu yang dipercaya klien untuk berperan sebagai orang tua, tokoh masyarakat atau rohaniawan guna membantu memenuhi kebutuhannya.

. Konselor +consellor/ meningkatkan pengalaman indi*idu menuju keadaan sehat yaitu kehidupan yang kreatif, konstruktif dan produktif. $erawat harus dapat memberikan bimbingan terhadap masalah klien sehingga  pemecahan masalah akan mudah dilakukan.

(22)

c. %umber kesulitan

Ansietas berat yang disebabkan oleh kesulitan mengintegrasikan  pengalaman interpersonal yang lalu dengan yang sekarang ansietas terjadi apabila komunikasi dengan orang lain mengancam keamanan psikologi dan  biologi indi*idu. )alam model peplau ansietas merupakan konsep yang  berperan penting karena berkaitan langsung dengan kondisi sakit. )alam keadaan sakit biasanya tingkat ansietas meningkat. &leh karena itu perawat  pada saat ini harus mengkaji tingkat ansietas klien. 0erkurangnya ansietas

menunjukkan bahwa kondisi klien semakin membaik. d. $roses 5nterpersonal

)alam ilmu komunikasi, proses interpersonal didefinisikan sebagai  proses interaksi secara simultan dengan orang lain dan saling

pengaruh-mempengaruhi satu dengan lainnya, biasanya dengan tujuan untuk membina suatu hubungan. 0erkaitan dengan hal tersebut, maka proses interpersonal yang dimaksud antara perawat dan klien ini menggambarkan metode transpormasi energi atau ansietas klien oleh perawat yang terdiri dari  fase yaitu :

1. Case orientasi

4ebih difokuskan untuk membantu pasien menyadari ketersediaan  bantuan dan rasa percaya terhadap kemampuan perawat untuk   berperan serta secara efektif dalam pemberian askep pada klien.

!ahap ini ditandai dimana perawat melakukan kontrak awal untuk  membangun kepercayaan dan terjadi pengumpulan data.

. Case identifikasi

!erjadi ketika perawat memfasilitasi ekspresi perilaku pasien dan memberikan asuhan keperawatan yang tanpa penolakan diri perawat memungkinkan pengalaman menderita sakit sebagai suatu kesempatan untuk mengorientasi kembali perasaan dan menguatkan  bagian yang positif dan kepribadian pasien. 2espon pasien pada fase

identifikasi dapat berupa :

• $asrtisipan mandiri dalam hubungannya dengan perawat. • 5ndi*idu mandiri terpisah dari perawat.

• 5ndi*idu yang tak berdaya dan sangat tergantung pada

(23)

#. Case eksplorasi

Memungkinkan suatu situasi dimana pasien dapat merasakan nilai hubungan sesuai pandangan=persepsinya terhadap situasi. Case ini merupakan inti hubungan dalam proses interpersonal. )alam fase ini  perawat membantu klien dalam memberikan gambaran kondisi klien

dan seluruh aspek yang terlibat didalamnya. . Case resolusi

%ecara bertahap pasien melepaskan diri dari perawat. 2esolusi ini memungkinkan penguatan kemampuan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan menyalurkan energi ke arah realisasi  potensi.

Keempat fase tersebut merupakan rangkaian proses pengembangan dimana perawat membimbing pasien dari rasa ketergantungan yang tinggi menjadi interaksi yang saling tergantung dalam lingkungan sosial. Artinya seorang perawat berusaha mendorong kemandirian pasien.

I-'%e-ent&i Te!ri Pe'%(

$ada awalnya, $eplau mengembangkan teorinya sebagai bentuk  keprihatinannya terhadap praktik keperawatan B7ustodial 7areE, sehingga sebagai perawat jiwa, melalui tulisannya ia kemudian mempublikasikan teorinya mengenai hubungan interpersonal dalam keperawatan. )imana dalam memberikan asuhan keperawatan ditekankan pada perawatan yang bersifat terapeutik.

Aplikasi yang dapat kita lihat secara nyata yaitu pada saat klien mencari  bantuan, pertama perawat mendiskusikan masalah dan menjelaskan jenis  pelayanan yang tersedia. )engan berkembangnya hubungan antara perawat dan klien bersama-sama mendefinisikan masalah dan kemungkinan penyelesaian masalahnya. )ari hubungan ini klien mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan pelayanan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhannya dan  perawat membantu klien dalam hal menurunkan kecemasan yang berhubungan

dengan masalah kesehatannya.

!eori peplau merupakan teori yang unik dimana hubungan kolaborasi  perawat klien membentuk suatu Bkekuatan mendewasakanE melalui hubugan

(24)

Ketika kebutuhan dasar telah diatasi, kebutuhan yang baru mungkin muncul. 3ubungan interpesonal perawat klien digambarkan sebagai fase-fase yang saling tumpang tindih seperti berikut ini orientasi, identifikasi, penjelasan dan resolusi.

!eori dan gagasan $eplau dikembangkan untuk memberikan bentuk   praktik keperawatan jiwa. $enelitian keperawatan tentang kecemasan, empati,

instrument perilaku, dan instrument untuk menge*aluasi respon *erbal dihasilkan dari model konseptual $eplau.

Te!ri Inter'er&!n% $n Pr!&e& Ke'er+tn

• Keduanya berfokus pada hubungan terapeutic.

• Keduanya menggunakan teknik pemecahan masalah kolaborasi perawat

dan pasien, dengan tujuan akhir pemenuhan kebutuhan pasien.

• Keduanya obser*asi komunikasi dan recoding sebagai peralatan dasar 

yang disediakan oleh perawat.

A&&e&&-ent Peng*8in

• $engumpulan data dan analisa

+continuous=berkelanjutan/

• May not be a felt need

Orientti!n Orient&i

• $engumpulan data tidak

 berkelanjutan

• Celt need

• Menentukan kebutuhan

N(r&ing $ign!&i& Dign!& Ke'er+t-

P%nning Inter9en&i

I$enti:i#ti!n I$enti:i*&i

• !ujuan yang saling

(25)

• !ujuan akhir yang umum

I-'%e-entti!n I-'%e-ent&i

• Memulai perencanaan menuju

tujuan akhir 

• Mungkin dicapai oleh pasien,

 perawat atau keluarga

E;'%!itti!n E*&'%!r&i

• $asien dengan aktif mencari

dan menggambarkan  pertolongan

• )imulai oleh pasien

E9%(ti!n E9%(&i

• 0erdasarkan kelakuan umum

yang diharapkan

• 0isa membawa ke terminasi dan

memulai rencana baru

Re&!%(ti!n Re&!%(&i

• !erjadi setelah fase lain

 berhasil dengan sempurna

• Menuju ke terminasi

I-'%e-ent&i Te!ri Hi%$egr$ E. Pe'%( D%- Ke'er+tn K!-(nit& a. Menurut $eplau, tujuan keperawatan adalah untuk mendidik klien dan

keluarga dan membantu klien mencapai kematangan perkembangan kepribadian, hal ini membantu indi*idu +klien/ untuk mampu berinteraksi dalam komunitas atau lingkungan sosialnya.

 b. $eplau mengemukakan  peran perawat, ini dapat digunakan oleh perawat dalam beriteraksi dengan masyarakat + komunitas/.

c. $erawat sebagai orang asing +stranger/ akan menerima klien dengan cara yang sama dan tidak membeda-bedakan klien terutama dalam komunitas. d. $erawat sebagai mitra kerja akan membantu dalam membangunn kerja

(26)

e. $erawat sebagai nara sumber akan membantu masyarakat dalam pemberian informasi, terutama yang berhubungan dengan kesehatan.

f. $erawat sebagai nara sumber akan memberikan pendidikan, pelatihan dan  bimbingan kepada masyarakat +komunitas/.

g. $erawat sebagai konselor akan membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan memberikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terumata berkaitan dengan kesehatan.

h. $roses interpersonal yang dikemukakan $eplau akan sangat membantu  perawat dalam menjalin hubungan dengan masyarakat.

2.2.<. Te!ri $n M!$e% K!n&e't(% L,$i E. H%%

4ydia <. 3all memperkenalkan # teori lingkaran keperawatan dimana masing-masing lingkaran menunjukkan proses keperawatannya. "ang pertama menunjukkan tentang kepedulian +care/, kedua inti +core/, dan yang ketiga keperawatan +cure/.

a. 4ingkaran Kepedulian +care/

$ada lingkaran kepedulian ini perawat yang professional akan menyediakan kebutuhan pasien baik secara jasmani maupun rohani. Ketika kepedulian +care/ berfungsi perawat menerapkan pengetahuan yang alami dan ilmu pengetahuan biologi yang menjadi dasar ilmu keperawatan yang kuat. $erawat harus menciptakan suasana yang nyaman pada diri pasien, sehingga pasien itu menganggap perawat sebagai penghibur dan pemberi kenyamanan.

 b. 4ingkaran inti +core/

$erawat yang profesional dalam hubungannya dengan pasien bias membantu pasien untuk menyatakan perasaan=penyakit yang dideritanya. 5ntinya perawatharus mempedulikan pasien untuk kesembuhannya.$erawat yang professional dengan menggunakan tehnik berhadapan=berhubungan langsung dengan pasien guna untuk melihat status kesehatan sekarang dan yang akan datang.

(27)

c. 4ingkaran keperawatan +cure/

Kepedulian perawat terhadap pasien yang didasarkan pada ilmu  pengetahuan cara pengobatan suatu penyakit. $erawat yang professional adalah perawat yang bisa membantu si pasien agar cepat sembuh sehingga dapat meringankan beban keluarga.

Te!ri H%% $n 4 *!n&e' (t-

$roses keperawatan yang dikenalkan meliputi hubungan antara manusia,kesehatan,bersosialisasi dengan lingkungan dan keperawatan. 'raiannya dapat dijelaskan seperti dibawah ini.

1. Manusia atau seseorang yang berusia 1? tahun atau lebih yang mengalami suatu penyakit membutuhkan bantuan=proses keperawatan yang lebih. 5ndi*idu ini membutuhkan motifasi dari semua keluarganya agar cepat sembuh.

. Kesehatan yang optimal dapat dilihat dari perilaku manusia itu sendiri

#. Konsep lingkungan masyarakat yang dihadapkan dengan hubungan indi*idu akan menciptakan kesehatan yang merata dan menyeluruh.

. $roses keperawatan berhubungan dengan +kepedulian, inti, dan keperawatan/. !ujuan utama adalah untuk mencapai suatu hubungan antara indi*idu dengan indi*idu lain=antara perawat dengan pasien.

TEORI L=DIA E. HALL DAN PROSES KEPERA)ATAN

3all memberikan moti*asi pada pasien demi proses penyembuhan. Aspek  ini meliputi 9 proses keperawatan yaitu: penilaian, diagnosis, perencanaan, implementasi dan e*aluasi.

1. !ahap penilaian meliputi tentang status kesehatan indi*idu atau pasien. Menurut teori 3all proses pengumpulan data ditujukan demi kepentingan kesehatan pasien dibandingkan demi kepentingan perawat.

(28)

$engumpulan data ini harus mengarah pada peningkatan kesehatan indi*idu.

. !ahap yang kedua adalah diagnosa keperawatan, dimana perawat mengamati penyakit pasien sehingga dapat mengetahui penyakit yang dideritanya. %ehingga proses penyembuhannya akan lebih muda.

#. $erencanaan melibatkan prioritas utama pada pasien. $eran perawat adalah membantu pasien menjadi sadar dan mengerti akan pentingnya kesehatan bagi kehidupannya. 5nti dari perencanaan ini untuk membantu  pasien menjadi lebih mengerti dengan kebutuhan, perasaan dan moti*asi. $erawat bekerja sama dengan pasien untuk mencapai kesembuhan dengan pengobatan medis.

. 5mplementasi melibatkan institusi rencana kerja yang nyata. !ahap ini adalah merupakan tahap memberikan pelayanan yang nyata antara  perawat dengan pasien yang meliputi memandikan pasien, membalut luka, makan, memberikan kebutuhan kenyamanan dan lain-lain. $erawat  juga membantu pasien dan keluarga untuk memahami dan menerapkan

rencana yang medis.

9. <*aluasi adalah suatu proses untuk melihat kemajuan kondisi kesehatan  pada pasien. !ahap proses e*aluasi diarahkan kepada berhasil atau

tidaknya pasien dalam mencapai suatu kesehatan.

3all berpendapat proses keperawatan merupakan istilah yang digunakan dalam menentukan permasalahan klien, keluarga dan perawat agar dapat dipecahkan, di mana antara perawatan dan pengobatan terjadi interaksi dalam menentukan masalah klien.

I-'%e-ent&i Te!ri L,$i E. H%% D%- Ke'er+tn K!-(nit&

1. %esuai dengan teori yang dikemukan oleh 3all, yaitu # teori lingkaran menunjukkan pentingnya peran perawat dalam keperawatan komunitas, terutama dalam membantu proses penyembuhan masyarakat.

. 4ingkaran kepedulian +care/, menunjukkan kepedulian perawat kepada masyarakat, terutama terhadap masalah-masalah kesehatan yang  berkembang dalam masyarakat, dan memberikan informasi dan

(29)

 bimbingan kepada masyarakat dalam mencari solusi dari permasalahan yang di hadapi masyarakat.

#. 4ingkaran inti +core/, perawat sebagai inti dari lingkaran masyarakat +komunitas/, perawat sebagai tempat yang menampung seluruh aspirasi masyarakat dan keluhan-keluhan masyarakat terumata tentang masalah kesehatan.

. 4ingkaran keperawatan +cure/, pentingnya peran perawat dalam proses kesembuhan klien dan membantu perawatan klien yang dilakukan diluar  lingkungan rumah sakit, yaitu perawatan dalam masyarakat +perewatan rumah/.

2.2./. Te!ri $n M!$e% K!n&e't(% Erne&tine )ei$en"#

Fiedenbach mendefinisikan kunci umum yang digunakan dalam praktik  keperawatan.

a. !he patient +$asien/

• %emua indi*idu yang menerima beberapa jenis pertolongan mungkin

 perawatan, instruksi atau nasehat dari anggota profesi kesehatan atau dari pekerja di bidang kesehatan.

• $asien adalan semua orang yang sudah masuk sistem perawatan

kesehatan dan sedang menerima beberapa jenis pertolongan seperti  perawatan, pendidikan, atau nasehat.

• $asien tidak akan menjadi sakit sejak seseoran menerima pendidikan

yang berhungan dengan kesehatan yang akan mengGualify sebagai seorang pasien.

 b. A need-for-help + Kebutuhan akan $ertolongan/

• A need-for-help didefinisikan sebagai sebuah ukuran keinginan bagi

 pasien yang mempunyai potensi untuk mengembalikan atau menambah kemampuan untuk mempertahankan diri dari berbagai macam situasi kehidupan yang mengakibatkan efek kesehatan dan kesejahteraan.

• %angat penting bagi profesi keperawatan bahwa kebutuhan akan

(30)

c. urse +$erawat/

• $erawat adalah fungsi kemanusiaan

• $erawat tidak hanya bertindak, tetapi memikirkan dan merasakannya

 juga

d. Knowledge +$engetahuan/

• Knowledge meliputi semua yang berhubungan dan dipahami oleh

 pemikiran manusia.

• Knowledge dapat berupa:

- Cakta - spekulasi - praktik  

e. >udgment +$enilaian/

• 7linical >udgment+penilaian klinik/ mewakili persamaan perawat untuk 

membuat keputusan.

• Keputusan dibuat berdasarkan perbedaan fakta dari asumsi dan

hubungan sebab akibatnya.

• >udgment adalah hasil dari fungsi kedisiplinan pemikiran dan emosi,

dan meningkatkan dengan menambah ilmu pengetahuan dan menambah kejelasan dari tujuan.

f. ursing %kills +Keterampilan $erawat/

•  ursing %kills membawa kepada pencapaian spersifik pasien-tujuan

 pusat lebih baik dari melengkapi keterampilan skill itu sendiri menjadi tujuan akhir.

• %kill dibuat dari *ariasi tindakan dan karakteristik dari harmoni

 pergerakan, presisi, dan efekti*itas penggunaan diri perawat. g. $erson +&rang/

• Masing-masing orang +perawat atau pasien/, dilengkapi dengan potensi

yang unik untuk mengengembangkan sumber dasar diri.

• &rang biasanya tunduk kepada kebebasan dan pemenuhan tanggung

 jawab

• aktualisasi diri dan penerimaan diri adalah inti dari integritas personal

dan penghargaan diri.

• Apapun yang dilakukan oleh indi*idu pada setiap kesempatan yang

diberikan mewakili penilaian terbaik yang tersedia untuk orang tersebut  pada saat itu.

(31)

1. !he $hilosophy +filosofi/

• Cilosofi perawat adalah tingkah laku dan kepercayaan mereka tentang

hidup dan bagaimana efeknya bagi mereka

• Fiedenbach percaya bahwa ada # komponen inti yang berhubungan

dengan filosofi perawat:

- 2eferensi kehidupan

- $enghargaan pada martabat, nilai, otonomi dan indu*iality yang dimiliki masing-masing orang

- 2esolusi untuk bertindak secara personal dan dengan profesional membangun kepercayaan.

. !he $urpose +!ujuan/

• !ujuan perawat adalah yang diinginkan perawat untuk menyelesaikan apa

yang ia lakukan.

• 5tu adalah semua kegiatan langsung untuk semua kebaikan pasien.

#. !he $ractice +$raktik/

• $ractice adalah tindakan obser*asi perawat yang menimbulkan

kepercayaan dan perasaan tentang kebutuhan pasien akan pertolongan. . !he Art +%eni/

• %eni keperawatan meliputi of nursing includes

- Mengerti kebutuhan dan kepentingan pasien

- $engembangan tujuan dan tindakan penghargan untuk menambah kemampuan pasien

- Akti*itas langsung yang berhubung dengan rencana kesehatan untuk meningkatkan kondisi pasien.

• Keperawatan juga fokus pada pencegahan komplikasi yang berhubungan

 pada kekambuhan atau pengembangan dari kepentingan yang baru.

I-%e-ent&i Te!ri Erne&tine )ei$en"# D%- Ke'er+tn K!-(nit& 1. Menurut Feidenbach yang menerima perawatan adalah masyarakat

+komunitas/

. $erawat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhannya.

#. $erawat membantu masyarakat untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan.

(32)

. $erawat memberikan pendidikan pada masyarakat agar tidak menjadi sakit.

9. $hilosofi sangat dibutuhkan oleh perawat dalam menjalin hubungan yang  baik dengan masyarakat.

?. $erawat harus mempunyai tujuan +purpose/ dalam menjalankan tugasnya yaitu membantu masyarakat dalam menghadapi permasalahan kesehatan yang dihadapi.

2.3 TEORI KEPERA)ATAN KOMUNITAS DAN PENERAPANN=A

0eberapa !eori 6 Model yang dapat digunakan di dalam praktik keperawatan komunitas

1/ !eori lingkungan oleh ightingale +ightingaleDs theory of en*ironment/ / Self-Care Model  oleh &rem

#/  Adaptation Model  dari 2oy, %.7

/  Health Care System Model  oleh 0etty euman

1. !eori lingkungan

 ightingaleDs !heory of <n*ironment:

a. Cokus dari teori lingkungan ini adalah : pelayanan pencegahan pada populasi.  b. $ada Masa $erang 7rime dijelaskan bahwa lingkungan yang buruk 

meningkatkan angka kejadian penyakit infeksi dan kesehatan dapat ditingkatkan dengan menyediakan *entilasi, air bersih, kehangatan,  pencahayaan dan kebersihan yg cukup

c. >ika lingkungan kotor maka kesehatan akan menjadi buruk=sakit dan begitu  juga sebaliknya

3al-hal yang perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan kesehatan komunitas:

a. Kenapa pelayanan tersebut kita ciptakan

 b. %iapa yang mendapatkan keuntungan dari pelayanan tersebut c. %iapa yang membayar pelayanan tersebut

(33)

e. 0agaimana persepsi publik terhadap pelayanan tersebut

. %elf H care model

Model ini dapat digunakan untuk keperawatan keluarga karena tujuan akhir  dari keperawatan keluarga adalah kemandirian keluarga dalam melakukan upaya kesehatan yang terkait dengan lima tugas kesehatan keluarga yaitu : mengenal masalah, mengambil keputusan untuk mengatasi masalah, merawat anggota keluarga yang emngalami gangguan kesehatan, memodifikasi lingkungan yang dapat menunjang kesehatan dan menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan dengan cara tepat

3al-hal yang perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan kesehatan komunitas:

a. Kenapa pelayanan tersebut kita ciptakan

 b. %iapa yang mendapatkan keuntungan dari pelayanan tersebut c. %iapa yang membayar pelayanan tersebut

d. 0erapa harga yang harus dibebankan pada penerima pelayanan e. 0agaimana persepsi publik terhadap pelayanan tersebut

Ada tiga tipe Kebutuhan Self-Care :

 'ni*ersal yaitu umum untuk semua manusia, aktifitas Self-Care yang penting untuk 

memenuhi kebutuhan fisiologis dan psikologis

 )e*elopmental yaitu aktifitas penting untuk membantu seseorang untuk kemajuan

 perkembangan

 )e*iasi kesehatan : aktifitas yang dibutuhkan untuk membantu seseorang mengatasi

kemunduran tingkat sehat +wellness/

#. Adaptation model

$enekanan pada penurunan stress dengan cara memperkuat garis pertahanan diri yang bersifat fleksibelI normal dan resisten.

%ehat adalah %uatu keseimbangan bio-psiko-sosio kultural dan spritual pada tiga garis pertahanan klien yaitu fleksibel, normal dan resisten.

(34)

Askep ditujukan untuk mempertahanan keseimbangan tersebut dengan fokus pada empat inter*ensi yaitu : 5nter*ensi yang bersifat promosi, pre*ensi, kuratif dan rehabilitatif.

Aplikasi dari model adaptasi pada keperawatan komunikasi tujuannya adalah untuk mempertahankan perilaku adaptif dan merubah perilaku maladapti*e pada komunitas. Adapun upaya pelayanan keperawatan yang dilakukan adalah untuk  meningkatkan kesehatan dengan cara mempertahankan perilaku adaptif.

Model ini digunakan sebagai pedoman dalam memberikan perawatan pada anak-anak, lansia dan di komunitas dan lebih menekankan pada faktor psikologis

. 3ealth care system model

Aplikasi model neuman pada komunitas sesuai dengan teori neuman, kelompok atau komunitas dilihat sebagai klien dipengaruhi oleh d ua faktor utama yaitu komunitas yang merupakan klien dan penggunaan proses keperawatan sebagai pendekatan yang terdiri dari 9 tahap yaitu pengkajian, diagnosa, inter*ensi, implementasi, dan e*aluasi.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam perhitungan pembagian harta warisan maka harus diketahui terlebih dahulu berapa jumlah semua harta warisan yang ditinggalkan, berapa jumlah ahli waris yang berhak

kelompok blanko, krim ekstrak kulit manggis 2, 3, 4 dan 5% pada saat sebelum penyinaran, setelah penyinaran, serta pemulihannya pada minggu pertama, kedua, ketiga dan keempat ...

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketahanan bakteri Staphylococcus sciuri terhadap senyawa antimikrobial yang terkandung dalam jahe, kunyit, kencur,

Untuk menentukan adanya perbedaan antar perlakuan digunakan uji F, selanjutnya beda nyata antar sampel ditentukan dengan Duncan’s Multiples Range Test (DMRT).

Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut

Topografi Paras Laut Menggunakan Kombinasi Data Pasut, Altimetri Envisat, dan Model Geoid Hybrid untuk Unifikasi Sistem Tinggi (Lokasi Penelitin: 3 Stasiun Pasut di Pulau

Ibu menjadi bersikap negatif terhadap lingkungannya dengan tidak mau berbagi pengalamannya sebagai seorang ibu sehingga lingkungan tidak dapat memunculkan respon

pemasungan pada klien gangguan jiwa di Desa Sungai Arpat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar berdasarkan karakteristik pekerjaan pada masyarakat yang tidak bekerja