FORMULASI KRIM KETOKONAZOL SEBAGAI ANTIJAMUR MENGGUNAKAN FASE MINYAK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) (Variasi Kadar Fase Minyak VCO 15 %, 20%, dan 25 %)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian tentang optimasi formula sediaan krim sunscreen ekstrak kering polifenol teh hijau dengan asam stearat dan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai fase minyak dilakukan
Penelitian tentang optimasi formula sediaan krim sunscreen ekstrak kering polifenol teh hijau dengan asam stearat dan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai fase minyak dilakukan
Hasil uji freeze-thaw selama 3 siklus pada krim VCO (Gambar 6) menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi xanthan gum, pemisahan fase semakin kecil yang ditunjukkan
Trietanolamin banyak digunakan dalam formulasi topikal, terutama dalam pembentukan emulsi .Bila dicampur dengan proporsi yang sama dengan asam lemak, seperti asam
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi kadar VCO (15%, 20% dan 25%) terhadap tipe emulsi karakteristik fisik (organoleptis,
Kesimpulan: Minyak kelapa murni (VCO) dapat diformulasikan dalam sediaan krim anti -aging dan minyak kelapa murni (VCO) 20% lebih baik dalam meningkatkan kadar air,
Lapisan epidermis terdiri atas lima lapisan, yaitu stratum korneum (lapisan tanduk) merupakan lapisan paling luar di permukaan kulit, stratum lusidum yang terdapat
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minyak zaitun ekstra murni dapat diformulasikan dalam sediaan krim sebagai anti-aging dan pemulihan kulit terjadi pada