• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PERANCANGAN SISTEM USULAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV PERANCANGAN SISTEM USULAN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

38

BAB IV

PERANCANGAN SISTEM USULAN

4.1. Tahapan Perancangan Sistem 4.1.1. Tahapan RAD

Berikut ini adalah tahap-tahap pengembangan aplikasi dari tiap-tiap fase pengembangan aplikasi.

1) Requirements Planning (Perencanaan Syarat-Syarat)

Dalam fase ini, pengguna dan penganalisis bertemu untuk mengidentifikasikan tujuan-tujuan aplikasi atau sistem serta untuk megidentifikasikan syarat-syarat informasi yang ditimbulkan dari tujuan-tujuan tersebut. Orientasi dalam fase ini adalah menyelesaikan masalah-masalah perusahaan. Meskipun teknologi informasi dan sistem bisa mengarahkan sebagian dari sistem yang diajukan, fokusnya akan selalu tetap pada upaya pencapaian tujuan-tujuan perusahaan 2) RAD Design Workshop (Workshop Desain RAD)

Fase ini adalah fase untuk merancang dan memperbaiki yang bisa digambarkan sebagai workshop. Penganalisis dan dan pemrogram dapat bekerja membangun dan menunjukkan representasi visual desain dan pola kerja kepada pengguna. Workshop desain ini dapat dilakukan selama beberapa hari tergantung dari ukuran aplikasi yang akan dikembangkan. Selama workshop desain RAD, pengguna merespon prototipe yang ada dan penganalisis memperbaiki modul-

(2)

modul yang dirancang berdasarkan respon pengguna. Apabila sorang pengembangnya merupakan pengembang atau pengguna yang berpengalaman, Kendall menilai bahwa usaha kreatif ini dapat mendorong pengembangan sampai pada tingkat terakselerasi

3) Implementation (Implementasi)

Pada fase implementasi ini, penganalisis bekerja dengan para pengguna secara intens selama workshop dan merancang aspek-aspek bisnis dan nonteknis perusahaan. Segera setelah aspek-aspek ini disetujui dan sistem-sistem dibangun dan disaring, sistem-sistem baru atau bagian dari sistem diujicoba dan kemudian diperkenalkan kepada organisasi

4.1.2. Analisis Kebutuhan A. Kebutuhan Pengguna

Dalam aplikasi SI-Bos ini terdapat satu pengguna yang mengolah data yaitu guru:

1. Mengelola data guru 2. Mengelola data siswa 3. Mengelola data penerimaan 4. Mengelola data pengeluaran 5. Cetak laporan

(3)

B. Kebutuhan Sistem

1. Guru harus login terlebih dahulu untuk dapat mengakses aplikasi ini dengan memasukkan email dan password agar privasi masing-masing pengguna terjaga keamanannya.

2. Guru harus melakukan logout setelah selesai menggunakan aplikasi 3. SIstem dapat menyimpan data guru

4. SIstem dapat menyimpan data data siswa 5. SIstem dapat menyimpan data data penerimaan 6. SIstem dapat menyimpan data data pengeluaran 4.1.2. Rancangan Diagram Use Case

Berikut ini rancangan use case diagram usulan untuk Si-Bos adalah sebagai berikut:

Cek Data Siswa Akses Sistem

Input Data Siswa

<<include>>

Guru

Memberikan Data SIswa

Kepala Sekolah

Dinas Melaporkan Data Siswa

Gambar IV.1 Use Case Diagram Penerimaan

(4)

Mengirim Bukti Pengiriman

Input Data Penerimaan Dana

Input Data Pengeluaran

Guru

Dinas Mengirim Dana Kepala Sekolah

<<extend>>

Gambar IV.2 Use Case Diagram Penyaluran Dana

Cetak Laporan Dana Bos

Guru

Kepala Sekolah Memberikan Laporan Dana Bos

Gambar IV.3 Use Case Diagram Laporan

(5)

Tabel IV.1 Deskripsi Use Case Diagram cetak laporan dana bos

Use Case Name Cetak laporan dana bos

Requirements Guru cetak laporan dana bos

Goal Laporan dana bos dicetak

Pre-Conditions Guru melaporkan pengeluaran Post-Conditions Guru memberikan laporan

Failed End Conditions Guru tidak dapat mencetak laporan dana bos

Actors Guru, kepala sekolah,inspektorat

Main Flow/Basic Path 1. Guru melaporkan pengeluaran 2. Guru mencetak laporan dana

bos

3. Guru memberikan laporan Alternate Flow/Invariant A Laporan dapat dicetak

Invariant B B1. Guru melaporkan pengeluaran

B2. Guru mencetak laporan dana bos B3. Guru memberikan laporan

4.1.3. Rancangan Diagram Aktivitas

Rancangan Diagram aktivitas usulan untuk Si-Bos dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

(6)

Akses Sistem

Input Data Siswa

Cetak Data Siswa

Memberikan Data Siswa

Tampil

Simpan Data

Tampil Data

Menerima Data siswa

Melaporkan

Data Siswa Menerima

Data siswa

Dinas Kepalasekolah

Data Sisw a Guru

Gambar IV.4 Diagram Aktivitas Penerimaan

(7)

Input Data Penerimaan

Input Data Pengeluaran

Simpan Data Penerimaan

Simpan Data Pengeluaran

Data Pengeluaran Data Penerimaan

Guru

Gambar IV.5 Diagram Aktivitas Penyaluran

Cetak Laporan

Memberikan Laporan

Tampil Laporan

Menerima Laporan

Kepalasekolah Laporan

Guru

Gambar IV.6 Diagram Aktivitas Laporan

(8)

4.1.4. Rancangan Dokumen Sistem Usulan a. Spesifikasi Bentuk Masukan

Bentuk spesifikasi dokumen-dokumen masukkan yang diusulkan adalah:

Nama Dokumen : Bukti Penerimaan Dana

Fungsi : sebagai bukti penerimaan dana BOS

Sumber : Sistem

Tujuan : Guru

Media : Dokumen Cetakan Komputer

Jumlah : 1 Lembar

Frekuensi : Setiap menerima dana

Bentuk : Lampiran C

b. Spesifikasi Bentuk Keluaran

Dokumen-dokumen keluaran yang digunakan pada sistem berjalan adalah:

Nama Dokumen : Laporan Dana Bos

Fungsi : sebagai laporan dana BOS

Sumber : Sistem

Tujuan : Guru

Media : Dokumen Cetakan Komputer

Jumlah : 1 lembar

Frekuensi : Setiap beberapa bulan

Bentuk : Lampiran D

(9)

4.1.5. Rancangan Prototype

Sebelum membuat aplikasi maka dilakukan Rancangan prototype terlebih dahulu. Berikut ini adalah rancangan prototype untuk sistem informasi Si-Bos:

(10)
(11)
(12)

4.2. Perancangan Perangkat Lunak 4.2.1. Entity Relationship Diagram

ERD yang terdapat pada sistem Si-Bos:

Mengelola NIP

N Nama

Username

Password

Guru 1 Pengeluaran

Nopengeluaran Jumlahsiswa

Tanggal Jenispengeluaran Jumlahpengeluaran Mempunyai

Penerimaan Nopenerimaan

Tgl Jumlah_siswa

Tahapke

Jumlah Mendapatkan

Siswa KodeSiswa

JumlahSiswa Kelas

Keterangan

1

N 1

1

Gambar IV.7 ERD Si-Bos

(13)

4.2.2. Logical Record Structure

Sedangkan LRS untuk Si-Bos adalah sebagai berikut:

GURU

NIP * Nama Username Password

SISWA

KodeSiswa*

JumlahSiswa Kelas Keterangan

PENGELUARAN

Nopengeluaran * Jumlahsiswa Tanggal Jenispengeluaran Jumlahpengeluaran NIP **

Nopenerimaan **

1

N

PENERIMAAN

Nopenerimaan * Tgl

Jumlah_siswa Tahapke Jumlah KodeSiswa **

N

1

1 1

Gambar IV.8 LRS Si-Bos 4.2.3. Spesifikasi File

a. File Guru

Nama File : File Guru Akronim : tabel Guru

Fungsi : untuk menyimpan data Guru

Tipe : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential Akses File : Random

Media Type : Hard Disk Panjang record : 66

Kunci Field : NIP

(14)

Software : MySql

Tabel IV.2 Tabel Guru

No Elemen Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1 NIP NIP String 16 Primary Key

2 Nama Nama String 30

3 Username Username String 10

4 Password Password String 10

b. File Siswa

Nama File : File Siswa Akronim : tabel siswa

Fungsi : untuk menyimpan data Siswa

Tipe : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential Akses File : Random

Media Type : Hard Disk Panjang record : 44

Kunci Field : KodeSiswa Software : MySql

Tabel IV.3 Tabel Siswa

No Elemen Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1 KodeSiswa KodeSiswa String 5 Primary Key

2 JumlahSIswa JumlahSIswa Int 3

3 Kelas Kelas String 3

4 Keterangan Keterangan String 30

(15)

c. File Penerimaan

Nama File : File Penerimaan Akronim : tabel Penerimaan

Fungsi : untuk menyimpan data Penerimaan Tipe : File Pengelolaan

Organisasi File : Indexed Sequential Akses File : Random

Media Type : Hard Disk Panjang record : 41

Kunci Field : NoPenerimaan Software : MySql

Tabel IV.4 Tabel Penerimaan

No Elemen Data Akronim Tipe Panjang Keterangan 1 NoPenerimaan NoPenerimaan String 5 Primary Key

2 Tgl Tgl Date 8

3 JumlahSiswa JumlahSiswa Int 3

4 Tahap ke- Tahap ke- String 5

5 Jumlah Jumlah Int 15

6 KodeSiswa KodeSiswa String 5

d. File Pengeluaran

Nama File : File Pengeluaran Akronim : tabel Pengeluaran

Fungsi : untuk menyimpan data Pengeluaran Tipe : File Pengelolaan

Organisasi File : Indexed Sequential

(16)

Akses File : Random Media Type : Hard Disk Panjang record : 57

Kunci Field : NoPengeluaran Software : MySql

Tabel IV.5 Tabel Pengeluaran

No Elemen Data Akronim Tipe Panjang Keterangan 1 NoPengeluaran NoPengeluaran String 5 Primary

Key

2 Tgl Tgl Date 8

3 JumlahSiswa JumlahSiswa Int 3

4 Jenispengeluaran Jenispengeluaran String 5 5 JumlahPengeluaran JumlahPengeluaran Int 15

6 NIP NIP String 16 Foreign

Key 7 NoPenerimaan NoPenerimaan String 5 Foreign

Key

4.2.4. Class Diagram

Berikut ini adalah penggambaran class diagram untuk usulan sistem Si-Bos adalah:

(17)

Gambar IV.9 Class Diagram Sistem Si-Bos 4.2.5. Sequence Diagram

Berikut ini adalah penggambaran sequence diagram untuk usulan sistem informasi Si-Bos adalah:

: Guru

: Guru Data SiswaData Siswa

: Kepala Sekolah

: Kepala Sekolah : Dinas : Dinas Akses Sistem

Input Data Siswa

Tampil

Simpan Cetak Data Siswa

Tampil

Memberikan Data Siswa

Melaporkan Data Siswa

Gambar IV.10 Sequence diagram Penerimaan Dana Bos

(18)

: Guru

: Guru Data

Penerimaan Data Penerimaan

Data Pengeluaran

Data Pengeluaran Input Data Penerimaan

Input Data Pengeluaran Simpan

Simpan

Gambar IV.11 Sequence diagram Penyaluran Dana Bos

4.2.6. Spesifikasi Hardware dan Software 1. Hardware

Perangkat keras berasal dari kata perangkat dan keras, dalam bahasa Inggris yaitu Hardware. Hardware itu sendiri berasal dari kata “computer heard-were”.

Istilah umum yang sering digunakan untuk hardware adalah mendeskripsikan seluruh elemen elektronik dan mekanik dari komputer, bersamaan dengan peralatan yang digunakan dengan komputer. Perangkat keras pendukung sistem komputerisasi ini adalah sebagai berikut:

a. Server 1) CPU

(19)

(a) Processor Intel® Pentium® Core 2 Duo (b) RAM DDR2 4 GB

(c) Hard Disk 500 GB 2) Mouse

3) Keyboard

4) Monitor dengan resolusi layar minimum 1024x768 5) Koneksi internet dengan kecepatan 2 Mbps.

b. Client 1) CPU

(a) Processor Intel® Pentium® 4 (b) RAM DDR2 1GB

(c) Hard Disk 20 GB 2) Mouse

3) Keyboard

4) Monitor dengan resolusi layar minimum 1024x768 5) Koneksi internet dengan kecepatan 56 kbps.

2. Software

Perangkat lunak berasal dari kata perangkat dan lunak dalam bahasa inggris yaitu software. Software merupakan komponen dalam data processing sistem yang berupa program-program dan teknik-teknik lain untuk mengontrol sistem. Pada umumnya, istilah umum yang sering digunakan untuk software adalah mendeskripsikan semua macam program yang bisa digunakan pada sistem komputer

(20)

bersama dengan dokumentasinya yang tergabung. Perangkat lunak yang mendukung pembuatan progran aplikasi ini adalah sebagai berikut:

1. Server

Sistem Operasi : windows 10 Program design : visual basic Database : MySql 2. Client

Sistem Operasi : windows 10 Program design : visual basic Database : MySql 4.3. Jadwal Implementasi

Pembuatan sistem Si-Bos harus mempunyai jadwal agar lebih terorganisir dengan baik. Berikut jadwal implementasi dari pembuatan sistem informasi Si-Bos:

Tabel IV. 6 Jadwal Implementasi

No KEGIATAN

WAKTU

BULAN I BULAN II BULAN III 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Persiapan data awal

2 Analisa

3 Desain Sistem 4 Desain Perangkat Lunak 5 Pembuatan Program

6 Tes Program

Referensi

Dokumen terkait

Jadi sebagaimana yang telah di jelaskan bahwa untuk membangun minat dan motifasi siswa terhadap mata pelajaran pendidikan jasmani haruslah menjadi suatu tugas

Komoditi Utaman: Di sektor perkebunan komoditi unggulannya adalah berupa kakao, kelapa sawit, karet dan kopi, Sektor perikanan dengan komoditi perikanan tangkap, budidaya

Pada Analisis Varians Univariat, keputusan yang dibuat terhadap hipotesis yang diajukan didasarkan pada satu statistik uji yaitu statistik F dari Fisher, dimana nilai

Jenis penelitian ini adalah PTKBK yang melakukan dalam dua siklus (siklus I dan siklus II), setiap siklus tiga pertemuan menjelaskan enam materi di 45 menit.

Berdasarkan permasalahan yang dibahas maka dapat disimpulkan Sistem ini dapat memudahkan Dinas Sosial dalam mempertimbangkan warga mana yang layak dalam menerima

[r]

Gerakan politik yang lain yang dilakukan ICMI ialah mendesak pemerintah MPR DPR dan pemerintah untuk segera melaksanakan Tap MPR yang mengamanatkan penghentian kerja sama dengan

Dalam hal terdapat perbedaan data antara DIPA Petikan dengan database RKA-K/L-DIPA Kementerian Keuangan maka yang berlaku adalah data yang terdapat di dalam database