ANALISIS SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI YANG EFEKTIF UNTUK FRONTLINER OUTSOURCE
(STUDI KASUS DI PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK.)
GELADIKARYA
Oleh :
BOBBY PRATAMA SARAGIH 147007044
MAGISTER MANAJEMEN SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2018
ii
PERSETUJUAN GELADIKARYA
Judul Geladikarya : ANALISIS SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI YANG EFEKTIF UNTUK FRONTLINER OUTSOURCE (STUDI KASUS DI PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK
Nama : Bobby Pratama Saragih NIM : 147007044
Program Studi : Magister Manajemen
Menyetujui Komisi Pembimbing
Prof. Dr. Ir. Harmein Nasution, MSIE Ketua
Dr. Ir.Iskandarini, MM Anggota
Ketua Program Studi Direktur Sekolah Pascasarjana
Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME Prof. Dr. Robert Sibarani, MS
iii
ANALISIS SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI YANG EFEKTIF UNTUK FRONTLINER OUTSOURCE (STUDI KASUS DI
PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK.)”
RINGKASAN EKSEKUTIF
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang fokus bisnisnya adalah jasa pengangkutan pax dan cargo. Dalam menjalankan bisnis prosesnya, perusahaan Garuda Indonesia menggunakan jasa perusahaan PT Perdana Perkasa Elastindo (Persaels) dalam menyediakan tenaga kerja outsource dibidang Frontliner. Dari data evaluasi kinerja Frontliner Outsource yang ditempatkan di Garuda Indonesia Tbk Kantor Cabang Medan untuk 3 tahun terakhir yaitu 2015, 2016 dan 2017, ditemukan bahwa sekitar 40% dari jumlah frontliner tersebut tidak menunjukkan kinerja yang baik sesuai kebutuhan perusahaan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukenali faktor-faktor apa saja yang ada dalam dimensi sistem rekrutmen dan seleksi yang menjadi kendala, serta merumuskan rancangan proses rekrutmen dan seleksi frontliner Outsource yang efektif untuk dilakukan oleh perusahaan penyedia jasa outsource sehingga terpenuhinya kebutuhan frontliner sesuai dengan kebutuhan perusahaan pengguna jasa outsource.
Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dari beberapa faktor dari dimensi rekrutmen dan seleksi yang ada menunjukkan bahwa faktor Jobdescription, Persyaratan Jabatan, Sumber rekrutmen, Proses wawancara dan Konsistensi dalam pelaksanaan tes seleksi adalah merupakan faktor yang menjadi penghambat dalam menghasilkan frontliner outsource yang kompeten sesuai kebutuhan perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
iv
LEMBAR PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa geladikarya yang berjudul :
“ANALISIS SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI YANG EFEKTIF UNTUK FRONTLINER OUTSOURCE (STUDI KASUS DI PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK.)”
adalah benar hasil karya sendiri yang belum pernah dipublikasikan oleh siapapun sebelumnya. Semua sumber data dan informasi yang digunakan telah penulis cantumkan sumbernya secara jelas dan sesuai dengan norma, kaidah, dan etika penulisan ilmiah.
Medan, Januari 2018 Yang Membuat Pernyataan
Bobby Pratama Saragih
v
RIWAYAT HIDUP
Bobby Pratama Saragih lahir di kota Pematangsiantar, tanggal 07 Juni 1989. Adalah anak pertama dari empat bersaudara, pasangan Bapak Drs. Mhd.
Ridwan Saragih dan Ibu Dra. Seniwati.
Riwayat Pendidikan
1995 – 2001 : SD N 122381 Pematangsiantar 2001 – 2004 : MTs N Pematangsiantar 2004 – 2007 : SMA N 2 Pematangsiantar
2007 – 2011 : Program S1 Ilmu Administrasi Negara FISIP USU Medan
Riwayat Pekerjaan
2012- 2015 : Human Capital Officer pada Unit Human Capital Management PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
2015- 2016 : Human Capital Analyst Region Sumatera PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
2016- Sekarang :Supervisor Human Capital PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Demikian daftar riwayat hidup ini saya perbuat dengan sesungguhnya.
Medan, Januari 2018
Penulis
vi
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala karunia dan ridho-Nya, sehingga geladikarya dengan judul
“Analisis Sistem Rekrutmen dan Seleksi Yang Efektif Untuk Frontliner Outsource (Studi Kasus di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.)” ini dapat diselesaikan, guna memenuhi salah satu syarat dalam memperoleh gelar Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa hormat dan menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Robert Sibarani, MS selaku Direktur Pascasarjana Universitas Sumatera Utara
2. Ketua Program Studi Pascasarjana Magister Managemen USU Ibu Dr.
Isfenti Sadalia, M.E
3. Bapak Prof. Dr. Ir. Harmein Nasution, MSIE dan Ibu Dr. Ir. Iskandarini, MM selaku Dosen Pembimbing yang telah banyak meluangkan waktu dan pemikiran untuk membantu penelitian ini.
4. Kepada Bapak dan Ibu dosen pengajar sekolah pascasarjana Magister Managemen yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengajaran ilmu yang sangat bermanfaat untuk penulis
5. Kepada seluruh staf dan pegawai yang telah banyak membantu penulis 6. Seluruh keluarga penulis yang telah banyak memberikan dukungan untuk
dapat menyelesaikan pendidikan pascasarjana di Magister Managemen USU
Penulis menyadari geladikarya ini masih banyak memiliki kekurangan, namun harapan penulis semoga geladikarya ini bermanfaat kepada seluruh pembaca. Semoga kiranya Tuhan Yang Maha Esa memberkati kita semua.
Amin.
Medan, Januari 2018
Bobby Pratama Saragih
vii DAFTAR ISI
Halaman
PERSETUJUAN GELADIKARYA ... ii
RINGKASAN EKSEKUTIF ... iii
LEMBAR PERNYATAAN ... iv
RIWAYAT HIDUP ...v
KATA PENGANTAR ... vi
DAFTAR ISI ... vii
DAFTAR TABEL... ix
DAFTAR GAMBAR ...x
DAFTAR LAMPIRAN ... xi
BAB I : PENDAHULUAN...1
1.1 Latar Belakang ...1
1.2 Rumusan Masalah ...5
1.3 Tujuan Penelitian ...6
1.4 Manfaat Penelitian ...6
1.5 Ruang Lingkup dan Batasan Penelitian ...7
BAB II : LANDASAN TEORI ...8
2.1 Teori Rekrutmen ...8
2.1.1 Pengertian Rekrutmen ...8
2.1.2 Proses Rekrutmen ...9
2.1.3 Sistem dan Metode Rekrutmen ...11
2.1.4 Kendala Dalam Rekrutmen ...13
2.2 Teori Seleksi ...16
2.2.1 Pengertian Seleksi ...16
2.2.2 Proses Seleksi ...17
2.2.3 Kendala Dalam Seleksi ...21
2.3 Tinjauan Outsourcing ...25
2.3.1 Pengertian Outsourcing ...25
2.3.2 Perusahaan Penyedia Tenaga Outsurcing ...26
2.3.3 Dinamika tentang Konsep Outsourcing ...27
2.4 Penelitian Terdahulu ...29
BAB III : KERANGKA KONSEPTUAL ...31
BAB IV : METODE PENELITIAN ...34
4.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian...34
4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ...34
4.3 Sumber dan Jenis Data ...34
4.4 Teknik Pengumpulan Data ...35
4.5 Teknik Analisis Data ...36
BAB V : GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ...37
5.1 Sejarah Perusahaan ...37
5.2 Organisasi dan Manajemen Perusahaan ...40
viii
BAB VI : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ...42
6.1 Hasil Penelitian...42
6.1.1 Sistem Rekrutmen ...42
6.1.2 Sistem Seleksi...43
6.2 Pembahasan ...45
6.2.1 Faktor Penyebab Rendahnya Efektifitas Sistem Rekrutmen dan Seleksi ...45
6.2.2 Rancangan Proses Rekrutmen dan Seleksi yang Efektif untuk mendapatkan frontliner oursource yang sesuai dengan kebutuhan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ...46
6.2.2.1 Menentukan job description untuk Posisi frontliner ...47
6.2.2.2 Penentuan Persyaratan Jabatan ...49
6.2.2.3 Mencari Sumber Pelamar untuk Posisi frontliner ...50
6.2.2.4 Melakukan Perbaikan Desain Sistem Seleksi ...50
6.2.3 Validasi Rancangan ...52
BAB VII : Kesimpulan dan Saran ...53
7.1 Kesimpulan ...53
7.2 Saran ...54
DAFTAR PUSTAKA ...55
Lampiran ...57
ix
DAFTAR TABEL
No. Judul Halaman
1.1 Hasil evaluasi frontliner tahun 2015 ………. 4
1.2 Hasil evaluasi frontliner tahun 2016 ………... 5
1.3 Hasil evaluasi frontliner tahun 2017………. 5
2.1 Penelitian terdahulu …………..……… 29
3.1 Indikator rekrutmen dan seleksi………... 32
6.1 Requirements frontliner ……..……….. 43
6.2 Data kebutuhan rekrutmen frontliner ……….. 43
6.3 Tahapan seleksi frontliner ……..………. 44
6.4 Jobdescription frontliner ……..……… 48
6.5 Tabel perbandingan persyaratan jabatan untuk posisi frontliner …..……… 49
6.6 Tabel proses seleksi dan rancangan seleksi ………. 50
x
DAFTAR GAMBAR
No. Judul Halaman
3.1 Kerangka konseptual……….. 31
5.1 Alur proses pelaksanaan pekerjaan ……… 39
5.2 Struktur organisasi PT Persaels ………. 41
xi
DAFTAR LAMPIRAN
No. Judul
Halaman
1 Daftar pertanyaan FGD……….. 57
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Berbagai jenis perusahaan saat ini sudah menerapkan sistem kerja Outsourcing. Diantaranya adalah perusahaan yang bergerak di bidang Industri,
Perhotelan, Perbankan, Asuransi, Telekomunikasi, Retail, dan lain-lain. Mengacu kepada undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, Sistem kerja outsourcing ini diterapkan pada jenis-jenis pekerjaan penunjang yang tidak berhubungan langsung dengan bisnis inti perusahaan. Level jabatan yang dioutsourcingkan-pun adalah level staf ke bawah, meskipun ada juga karyawan outsource yang menempati posisi manajerial. Tetapi, hal itu biasanya dilakukan
dalam pekerjaan dengan jangka waktu tertentu atau proyek.
Wijaya (2008) menjelaskan bahwa Outsourcing adalah merupakan proses memindahkan pekerjaan dan layanan kepada pihak ketiga yang dalam hal ini adalah perusahaan outsourcing. Outsource juga berarti usaha untuk mendapatkan tenaga ahli serta mengurangi beban dan biaya perusahaan dalam meningkatkan kinerja perusahaan agar dapat terus kompetitif dalam menghadapi perkembangan ekonomi dan teknologi global dengan menyerahkan kegiatan perusahaan kepada pihak lain yang tertuang dalam kontrak.
Sistem perekrutan tenaga kerja outsource sangat relatif dan sebenarnya
tidak jauh berbeda dengan sistem perekrutan karyawan pada umumnya. Mulai dari
proses lamaran kerja, pengisian formulir pendaftaran dan prosedur tes tertulis
hingga ke proses interview, dan melakukan medical checkup, sesuai dengan
2 prosedur yang berlaku. Perbedaannya, karyawan ini direkrut oleh perusahaan penyedia tenaga jasa outsource, bukan oleh perusahaan pemakai jasa. Oleh perusahaan penyedia tenaga jasa outsource, karyawan ini akan dikirimkan ke perusahaan (mitra usaha/perusahaan pemakai jasa) yang membutuhkannya. Jadi, orang tersebut sebenarnya dikelola oleh perusahaan penyedia jasa tenaga outsource, tetapi nantinya akan bekerja untuk perusahaan pemakai jasa.
Rekrutmen diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terencana, guna memperoleh calon-calon pegawai yang memenuhi syarat-syarat yang dituntut oleh suatu jabatan tertentu, yang dibutuhkan oleh suatu organisasi (Sirait, 2006). Oleh karena itu, Rekrutmen merupakan masalah yang penting bagi sebuah organisasi atau perusahaan dalam hal pengadaan tenaga kerja, termasuk dalam proses rekrutmen pegawai oleh pihak perusahaan outsourcing. Jika proses rekrutmen berhasil atau dengan kata lain banyak pelamar yang memasukan lamarannya, maka peluang perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang baik akan menjadi semakin terbuka lebar, karena perusahaan akan memiliki banyak pilihan yang terbaik dari para calon pelamar.
Rekrutmen yang efektif memerlukan tersedianya informasi yang akurat dan berkesinambungan mengenai jumlah dan kualifikasi individu yang diperlukan untuk melaksanakan berbagai pekerjaan dalam perusahaan. Aktifitas rekrutmen akan menyisihkan pelamar yang kurang tepat dan memfokuskan kemampuannya pada calon yang akan dipanggil kembali.
Setelah diselesaikannya proses rekrutmen, maka perusahaan akan
melaksanakan kegiatan seleksi. Hal ini berati telah terkumpul sejumlah pelamar
yang memenuhi syarat untuk kemudian dipilih mana yang dapat ditetapkan
3 sebagai karyawan dalam suatu perusahaan. Proses pemilihan ini yang dinamakan dengan seleksi.
Rivai (2011) menjelaskan bahwa seleksi adalah kegiatan dalam manajemen SDM yang dilakukan setelah proses rekrutmen selesai dilaksanakan.
Hal ini berati telah terkumpul sejumlah pelamar yang memenuhi syarat untuk kemudian dipilih mana yang dapat ditetapkan sebagai karyawan dalam suatu perusahaan. Proses pemilihan ini yang dinamakan dengan seleksi.
Proses seleksi sebagai sarana yang digunakan dalam memutuskan pelamar mana yang akan diterima. Proses dimulai ketika pelamar melamar kerja dan diakhiri dengan keputusan penerimaan. Berdasarkan pengertian itu maka kegiatan seleksi itu mempunyai arti yang sangat strategis dan penting bagi perusahaan.
Apabila dilaksanakan dengan prinsip-prinsip manajemen SDM secara wajar, maka proses seleksi akan dapat menghasilkan pemilihan karyawan yang dapat diharapkan kelak memberikan kontribusi yang positif dan baik.
Proses rekrutmen dan seleksi adalah gerbang utama yang sangat diperlukan untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan. Dengan demikian maka untuk memberikan kinerja yang baik kepada perusahaan pengguna jasa outsourcing, perusahaan penyedia jasa outsourcing harus melakukan rangkaian proses rekrutmen dan seleksi baik dan
terstruktur.
Salah satu Perusahaan yang menggunakan jasa tenaga kerja Outsourcing
adalah PT Garuda Indonesia (Pesero) Tbk Kantor cabang Medan, yaitu dalam
pemenuhan tenaga frontliner seperti Ticketing staff, Reservation staff, Customer
4 Service, dan Service Support. Dengan jumlah kebutuhan personel sekitar 42
orang.
Beberapa masalah yang selama ini dihadapi adalah seringnya perusahaan memberikan komplain dan laporan buruk mengenai kinerja frontliner yang ditempatkan oleh vendor penyedia jasa tenaga kerja Outsourcing di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Medan. Tentunya hal tersebut berpengaruh terhadap besarnya turnover frontliner di Garuda Indonesia ( Persero) Tbk dan meningkatnya cost training. Besarnya komplain yang disampaikan oleh PT Garuda Indonesia, memberikan inisiatif tersendiri untuk melakukan evaluasi internal terhadap kinerja Frontliner yang ditempatkan oleh vendor dalam tiga tahun terakhir (2015-2017).
Hasil evaluasi tersebut dapat dilihat dalam tabel ini : Tabel 1.1 Hasil evaluasi frontliner tahun 2015
Kriteria Jumlah SDM Persentase
Lulus 23 55%
Tidak Lulus 19 45%
Total 42 100%
Source: Unit Human Capital & General Affairs PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan
Tabel 1.2 Hasil evaluasi frontliner tahun 2016
Kriteria Jumlah SDM Persentase
Lulus 13 31%
Tidak Lulus 29 69%
Total 42 100%
Source: Unit Human Capital & General Affairs PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan
5 Tabel 1.3 Hasil evaluasi frontliner tahun 2017
Kriteria Jumlah SDM Persentase
Lulus 22 55%
Tidak Lulus 18 45%
Total 40 100%
Source: Unit Human Capital & General Affairs PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan