BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1 Kedudukan dan Koordinasi
Penulis melakukan praktik magang di Merah Putih Media sebagai reporter. Ketika wawancara dengan HRD perusahaan, penulis mengatakan bahwa penulis memiliki kemampuan dalam menulis berita seperti hardnews dan softnews. Penulis juga memberikan beberapa tulisan dari tugas-tugas sebelumnya selama kuliah. Selama mengikuti kerja magang di Merahputih.com, penulis dibantu oleh pembimbing lapangan yaitu Ananda Dimas Prasetya yang memberikan tugas dan membantu penulis ketika merasa kesulitan saat penulisan artikel. Reporter dan senior lainnya juga banyak membantu dan menjadi rekan selama di kantor. Di divisi ini juga penulis berkesempatan untuk meningkatkan kemampuan menulis.
Saat hari pertama penulis masuk kantor, penulis langsung mendapat tugas untuk menulis artikel feature yang bersangkutan dengan hari raya Imlek. Kemudian dilanjutkan lagi dengan tema bulanan yang ditetapkan sebelumnya pada saat rapat mingguan. Tugas yang diberikan juga hampir sama setiap hari yaitu menulis artikel harian untuk media online Merahputih.com. Terkadang penulis juga pergi liputan ke beberapa event atau acara yang bekerja sama dengan Merahputih.com sebagai media partner, seperti Indonesia Coffee Event 2020.
Dengan penugasan yang diberikan, penulis belajar banyak hal baru tentang bagaimana sebuah media menentukan tema dan cara penulisan yang baik untuk dibaca oleh masyarakar. Penulis juga jadi mengerti bagaimana
sebuah berita bisa sampai kepada pembaca. Liputan ke lapangan juga semakin mengasah ilmu yang sudah di dapat selama masa perkuliahan.
3.2 Tugas yang Dilakukan
Dalam praktik kerja magang, penulis melakukan penulisan artikel rutin dan beberapa kali melakukan liputan lapangan untuk Merahputih.com.
Tugas utama yang penulis dapatkan adalah penulisan artikel harian minimal 3 dan dikirim melalui email. Berikut adalah aktivitas yang penulis lakukan dalam kurun waktu 60 hari waktu magang di Merahputih.com:
Tabel 3.1 Tugas Mingguan Minggu
Ke-
Pekerjaan
1 Penulisan artikel harian bebas Penulisan artikel bertema “Imlek”
Rapat mingguan redaksi 2 Penulisan artikel harian bebas
Tema bulanan “Kopilaborasi”
Rapat redaksi mingguan
3 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel bertema “Valentine” untuk menyambut hari Valentine
Penulisan artikel bertema “Kopilaborasi”
Rapat redaksi mingguan
4 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “Kopilaborasi”
Liputan Indonesia Coffee Event 2020
Penulisan artikel running untuk event ICE 2020
Rapat redaksi mingguan
5 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “Kopilaborasi”
Rapat redaksi mingguan 6 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “Hypeburan”
Rapat redaksi mingguan 7 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “Hypeburan”
Liputan Acara Hari music Nasional
Penulisan artikel running event Acara Hari Musik Nasional Rapat redaksi mingguan
8 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “Hypeburan”
Penulisan berita Coronavirus diperbanyak Rapat redaksi mingguan
9 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “Hypeburan”
Penugasan berita Coronavirus Mulai Work From Home
10 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “April Bergerilya”
Penugasan berita Coronavirus 11 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “April Bergerilya”
Penugasan penulisan artikel positif mengenai Coronavirus 12 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “April Bergerilya”
Penugasan penulisan artikel Coronavirus
13 Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bertema “April bergerilya”
Penulisan artikel harian bertema Ramadhan
Tabel di atas merupakan tabel aktivitas yang penulis lakukan selama praktik kerja magang di Merahputih.com. Kemudian penulis merincikan tugas-tugas yang diberikan dan penulis lakukan selama praktik kerja magang.
a. Penulisan artikel harian bebas
Penulisan artikel harian bebas ini dimaksudkan dengan menulis artikel bebas yang diambil dari berita luar negeri atau informasi-informasi yang sedang tren. Berita-berita hard news yang sedang tren bisa digunakan juga untuk dijadikan referensi sebagai penulisan feature. Selama magang, penulis dibebaskan untuk menulis apapun selama bisa dipertanggungjawabkan dan menulis sumber berita yang diambil. Setiap harinya penulis juga harus memberikan report artikel apa saja yang sudah dikirim agar bisa diperiksa oleh editor.
Gambar 3.1 Report artikel harian
Sumber: Data Olahan Pribadi
Gambar 3.1 adalah sebuah percakapan di grup yang akan dilakukan setiap hari untuk memberitahu kepada editor dan teman penulis lainnya mengenai tema dan topik yang sudah ditulis dan dikirim ke email editor setiap harinya.
b. Penulisan artikel harian bertema
Setiap bulannya Merahputih.com memiliki tema bulanan yang bisa dijadikan sebagai acuan untuk tim melakukan penulisan artikel. Biasanya ada request tertentu juga baik sesuai tema maupun tidak sesuai dengan tema.
Berita yang di request bisa dibilang random sesuai dengan apa yang sedang tren saja.
Gambar 3.2 adalah salah satu contoh editor mengirim link berita yang ditugaskan kepada penulis untuk ditulis ulang atau sebagai bahan acuan untuk disadur. Biasanya link artikel yang diberikan merupakan suatu berita atau artikel yang sedang tren di hari itu atau suatu hal yang baru launching atau dikenalkan kepada public di hari itu.
Gambar 3.2 Request penulisan artikel
Sumber: Data Olahan Pribadi
c. Liputan lapangan
Liputan ke lapangan biasanya akan diumumkan lewat grup Whatsapp atau saat berada di kantor. Teman magang juga diberikan kesempatan untuk pergi liputan, tidak ada kewajiban dari pihak Merahputih.com untuk penulis dan teman magang pergi liputan. Jika penulis atau teman magang ingin pergi liputan bisa langsung mengajukan diri saja dan akan dicatat oleh senior yang akan menyusun jadwal liputan dan melakukan konfirmasi ke pihak yangbersangkutan di lapangan. Selain itu, teman magang akan ditemani oleh reporter yang akan membantu liputan selama di lapangan.
Gambar 3.3 adalah salah satu contoh penugasan liputna yang diberikan di grup chat, biasanya jika liputan diberikan melalui grup siapa saja boleh pergi liputan termasuk anak magang karena biasanya yang pergi liputan itu adalah reporter dan sudah diberikan kepada masing-masing reporter harus liputan kemana. Sedangkan jika di grup siapa saja diperbolehkan untuk mengajukan diri pergi liputan.
Gambar 3.3 Penugasan liputan lapangan
Sumber: Data Olahan Pribadi
3.2 Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
3.3.1 Menulis Artikel Feature
Tugas utama yang diberikan adalah menulis artikel feature dan diselingi dengan liputan lapangan. Penulisan artikel minimal tiga artikel setiap harinya. Selama praktik kerja magang, penulis melakukan dua kali liputan lapangan.
Seperti yang sudah diajarkan sebelumnya, penulis menerapkan beberapa jenis konsep yang relevan terhadap tugas rutin yaitu penulisan artikel feature atau soft news. Menjadi jurnalis tentu tidak bisa jika hanya bertahan dari satu keahlian saja, penulis harus mampu menulis berita dalam bentuk apapun. Yang berbeda dari feature adalah penulis bisa menggunakan bahasa yang lebih menarik untuk dibaca.
Feature secara singkat bisa dikatakan sebagai karya jurnalistik yang penulisannya menggunakan gaya bahasa sastra, bercerita atau bertutur (story telling), layaknya menulis cerpen atau novel (Romeltea, 2008). Dalam penulisan feature inilah penulis diuji kemampuannya dalam menghasilkan karya tulis yang baik.
Dalam proses penulisan berita feature, ada beberapa cara yang bisa digunakan oleh seorang penulis untuk mendapatkan tema atau ide penulisan.
Contohnya seperti wawancara langsung, observasi, menyadur. Penulis biasanya akan mencari ide penulisan melalui observasi atau menyadur.
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), menyadur adalah menyusun kembali cerita secara bebas tanpa merusak garis besar cerita, biasanya dari bahasa lain.
Penulis melakukan tiga jenis pekerjaan di Merahputih.com, yaitu penulisan artikel feature harian, feature tematik, dan juga liputan lapangan.
Ketiga jenis pekerjaan itu bisa dijabarkan sebagai berikut:
a. Penulisan artikel feature harian
Proses penulisan artikel harian di Merahputih.com bisa dilakukan dengan berbagai cara menyadur adalah salah satu cara untuk mendapatkan informasi yang akan ditulis ulang selama berada di Merahputih.com untuk menyelesaikan pengerjaan penulisan artikel.
Proses menyadur juga tidak bisa sembarangan karena harus memperhatikan website resmi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Atau bisa juga melalui observasi seperti melihat sekitar, melihat yang sedang tren atau melihat sesuatu yang menarik untuk dibaca oleh orang lain.
Proses penulisan artikel saduran di Merahputih.com bisa
diurutkan seperti:
1. Penugasan 2. Riset 3. Penulisan 4. Editing 5. Unggah
Penugasan diberikan oleh editor setiap harinya melalui grup chat atau penulis mencari ide sendiri mengenai tema atau topik apa yang akan ditulis dan tidak lupa dituliskan juga sumber media yang digunakan oleh penulis untuk menyadur. Jika hanya menggunakan satu sumber bisa diletakkan di awal atau akhir artikel untuk membantu editor dalam memasukkan sumber dan tidak tertukar antara sumber yang satu dengan yang lainnya. Jika menggunakan lebih dari satu sumber, disarankan untuk menaruh sumber di awal atau di akhir paragraf agar sumber bisa dimasukkan sesuai dengan tempatnya dan tidak tertukar antar sumber yang satu dengan yang lainnya.
Riset juga dilakukan untuk membantu penulis dalam menemukan informasi. Penulis biasa menggunakan tiga sampai empat sumber guna untuk memastikan keakuratan dari suatu tema agar tidak terjadi salah informasi dan memberikan informasi yang salah.
Sumber yang digunakan juga bukan dari sumber local melainkan sumber media luar negeri dan beberapa sumber local yang sudah kerjasama dengan Merahputih.com, contohnya adalah Alodok, Antara News, dan beberapa lainnya yang memang sudah resmi bergabung. Untuk media luar negeri, lebih bebas menggunakan media apa saja tapi yang terpenting adalah tidak lupa mencantumkan sumber di artikel.
Setelah menemukan beberapa sumber dilanjutkan dengan proses penulisan. Penulis akan menuliskan dalam bentuk list asal inti dari setiap sumber untuk membantu penulis mengingat dan menyusun tulisan yang akan dikerjakan.
Penulis akan mulai dari lead, isi, dan penutupan. Tidak
jarang juga penulis menulis dari isi terlebih dahulu. Penulisan seperti itu biasanya jika ada kutipan, wawancara langsung, atau liputan.
Penulisan artikel juga tidak ditentukan minimal kata agar jurnalis bisa lebih kreatif dan lebih lengkap dalam memberikan informasi.
Setelah melalui penulisan, artikel yang sudah jadi akan dikirim melalui email yang kemudian akan diperiksa dan diperbaiki oleh editor yang menerima email. Editor biasa memiliki shift bergantian setiap hari dari pagi sampai malam agar tidak terlalu banyak mengerjakan pekerjaan.
Jika ada perbaikan yang perlu diperbaiki oleh penulis, editor akan membalas email penulis untuk segera diperbaiki sebelum diunggah ke website Merahputih.com. Jenis kesalahan seperti tema penulisan yang sudah pernah ditulis, atau pemilihan kalimat yang tidak efektif, atau sumber informasi yang kurang lengkap akan dikembalikan untuk diperbaiki. Namun, kesalahan penulisan atau typo-typo akan diperbaiki oleh editor dan judul juga akan diperbaiki oleh editor agar lebih menarik untuk dibaca.
Proses editing judul kerap terjadi, penulis tidak terlalu bisa memberikan judul yang menarik untuk dibaca. Tetapi penulis sering mendapat masukan dari editor untuk membuat judul agar lebih menarik untuk dibaca. Contohnya seperti:
1. Penulis: Tak Hanya Lacak Pacar, Corona Juga Bisa Dilacak Melalui Aplikasi Ini. Editor: Aplikasi “Kepoin” Pacar Ini Bisa Juga Melacak Pandemi Corona.
2. Penulis: Ladyboy Atau Asli? Yuk Cari Tahu Bedanya.
Editor: Mengenal Ladyboy, Bunganya Wisata Thailand.
3. Penulis: Hujan dan Galau? Kok Bisa? Editor: Hujan Bikin Galau, Apa iya?
Itulah beberapa contoh judul yang mengalami perubahan saat proses editing dan tentu dengan adanya bantuan editor. Hampir 70% judul mengalami perubahan dalam proses editing dan tentunya ada perbaikan juga di dalam isi tulisan.
Contoh penulisan dengan topik hadiah yang bisa didapatkan
oleh Youtuber jika sudah mencapai sejumlah pengikut di platform YouTube berupa Youtube Play Button. Penulis memulai pencarian di beberapa media berbeda contohnya ada contentcareer.com, tubefilter.com, bobo.grid.id dan beberapa media lain sebagai pendukung informasi tambahan.
Penulis menggunakan media asing untuk mencari cara mendapatkan Youtube Play Button yang kemudian dicocokkan dengan yang ada di website resmi website resmi Youtube. Setelah didapatkan beberapa poin cara mendapatkan hadiah tersebut, penulis melakukan riset kepada siapa saja yang sudah pernah mendapatkan hadiah tersebut.
Pada saat itu penulis menggunakan kata kunci pencarian seperti “Who got the first ruby play button from Youtube?” dan juga dengan kata kunci seperti “Siapa Youtuber Indonesia yang sudah mendapat Silver Play Button dari Youtube?”. Setelah itu kedua informasi yang didapat itu akan digabungkan. Salah satu contohnya adalah penulisan artikel dengan judul “Kasta” Pada Youtube yang Perlu Kamu Tahu!
Pemilihan judul tersebut pada awalnya adalah 4 “Kasta”
Piagam Youtube yang Serinh Dipamerkan Youtuber. Setelah proses editing judul berubah jadi “Kasta” Pada Youtube yang Perlu Kamu Tahu! Pemilihan judul diawal karena penulis ingin menegaskan bahwa ada 4 jenis hadiah yang bisa didapat oleh para Youtuber.
Tetapi kemudian editor mengatakan bahwa lebih baik tidak usah diberitahu ada berapa banyak hadiah agar penulisan judul bisa lebih ringkas.
Berikut adalah salah satu contoh artikel yang penulis buat sesudah diunggah ke website Merahputih.com:
“Kasta” pada Youtube yang Perlu Kamu Tahu!
Menjadi Youtuber agaknya merupakan pilihan berkarier generasi milenials. Ada semacam kebanggaan bila kanalnya kemudian memiliki banyak pengikut. Tak hanya jumlah itu yang menyenangkan tapi uang akan ikut di belakangnya.
Nah, jumlah subcriber yang berlimpah ruah itu kemudian
dikategorikan oleh Youtube dan dihargai dengan plakat yang biasanya disebut dengan istilah Youtube Play Button. Kemudian inilah yang memunculkan ‘kasta’ pada Youtuber yang sering dipamerkan di kanalnya.”
“1. Silver Play Button merupakan “kasta” terendah dari 4 kasta Youtube Play Button ini. Plakat ini diberikan kepada Youtuber yang sudah mencapai 100.000 subscribers.
Di Indonesia sendiri sudah banyak subscribers yang memiliki Silver play button ini, seiring jalannya waktu semakin banyak juga anak muda kreativ yang masuk ke dunia Youtube dan bisa sampai ke dunia perfilman Indonesia juga.
2. Gold Play Button diberikan pada Youtuber yang sudah memiliki 1 juta subscribers, di Indonesia sendiri juga sudah banyak Youtuber atau artis yang ikut pindah ke Youtube dan sudah mendapatkan plakat yang satu ini. Mulai dari komedian Raditya Dika, Youtuber Arief Muhammad, sampai ke artis tanah air lainnya.
3. Diamond Play Button, untuk para Youtuber yang sudah mencapai 10 juta subscribers. Plakat ini memiliki warna perak dengan kristal di tengah seperti logo Youtube.
Plakat ini hadir di Asia pertama kali diberikan kepada Youtuber Indonesia Atta Halilintar dengan subscribers 11 juta pada saat diberikan dan sampai artikel ini ditulis Atta sudah mencapai 21 juta subscribers.
4. Custom Play Button, “kasta” tertinggi ini diberikan untuk Youtuber dengan subscribers 50 juta. Plakat ini diberikan dengan bebas meng-custom bentuk serta warna dari plakat tersebut. Youtuber asal Swedia yaitu PewDiePie sudah mendapat plakat ini dengan jumlah subscribers sekarang mencapai 92 juta orang dari seluruh dunia.
Konsistensinya dalam Youtube lah yang membuat ia bisa mendapatkan penghargaan tertinggi itu.
Itulah 4 kasta play button yang bisa diberikan Youtube kepada Youtuber yang berhasil dan tentunya tidak
mudah untuk bisa mencapai sekian banyak subscribers.
Perlu kesabaran dan konsistensi yang tinggi untuk mendapatkan plakat-plakat itu. Semangat ya!
Di bagian lead biasa penulis akan mengisinya dengan informasi umum yang dituliskan secara langsung mengenai apa yang akan dibahas di artikel tersebut. Sehingga memudahkan pembaca juga untuk mengerti maksud dan tujuan dari penulisan artikel tersebut.
Setelah lead, isi dari artikel dituliskan menggunakan poin- poin sesuai dengan tingkatan-tingkatan dari hadiah atau plakat tersebut. Poin tersebut juga menjelaskan detail berapa banyak jumlah pengikut yang harus didapatkan untuk bisa menerima hadiah Youtube Play Button.
Setiap poin-poin tersebut juga ditambahkan satu foto beserta caption yang berguna untuk melengkapi artikel dan informasi juga mengenai bentuk dari hadiah yang akan diterima oleh seorang Youtuber.
Setelah isi dari poin-poin tersebut dimasukkan, masuklah ke bagian penutup dari artikel. Biasa penulis akan menggunakan informasi tambahan atau kesimpulan dari isi artikel tersebut. Penulis juga terkadang menambahkan kalimat penutup seperti pertanyaan atau dukungan.
Setelah proses penulisan, penulis akan mengirim kepada editor untuk diperiksa dan diperbaiki. Untuk artikel yang ini, penulis tidak mendapat email balasan untuk diperbaiki. Beberapa bagian ada yang diperbaiki oleh editor seperti judul dan di bagian penutup ada sedikit perubahan tetapi tidak merubah isi dari penutup tersebut.
Setelah semuanya selesai, barulah tulisan diunggah ke website Merahputih.com, artikel diunggah oleh editor dan reporter karena penulis dan teman magang lainnya tidak memiliki akses ke CMS. Di akhir artikel biasa akan diberikan kredit berupa inisial nama penulis. Kredit yang dimiliki penulis adalah “Lio”.
b. Penulisan artikel tematik
Penulisan artikel tematik ini biasa didapatkan dari rapat mingguan yang dilakukan oleh jajaran redaksi untuk membahas perkembangan dan kejadian apa yang sedang tren dalam seminggu itu. Setiap bulannya juga memiliki tema berbeda seperti pada saat penulis resmi bergabung di Merahputih.com, bulan Februari memiliki tema “Kopilaborasi”. Di tema itu jurnalis diberikan tugas untuk membahas berbagai hal mengenai kopi dan acara-acara yang berkaitan dengan kopi.
Tetapi di bulan Februari juga bertepatan dengan adanya hari kasih saying atau hari valentine. Penulis juga ditugaskan untuk menulis berbagai hal yang berkaitan dengan hari valentine. Ketika sedang melakukan rapat mingguan, pemimpin redaksi dan yang lainnya termasuk jurnalis magang juga diberikan kesempatan untuk memberikan suara tentang apa yang akan ditulis, contohnya pada saat hari valentine, penulis ditugaskan untuk menulis artikel tentang tradisi unik valentine dari berbagai negara di dunia, lalu ada penulis lain yang ditugaskan untuk mengulas sejarah hari valentine dan lain sebagainya. Itu semua akan dicatat oleh sekretaris yang kemudian notulennya akan dibagikan di grup sehingga tidak terjadi kesamaan antar satu penulis dengan penulis lainnya.
Artikel Tematik tidak diwajibkan untuk ditulis setiap hari tiga artikel, tetapi disarankan minimal satu artikel tematik setiap harinya. Penulisan artikel tematik biasa memerlukan waktu lebih banyak untuk melakukan pencarian informasi dan juga apa saja yang sudah ditulis oleh jurnalis lainnya.
Step pengerjaan yang dilakukan sama seperti penulisan artikel harian tetapi ditambah satu step di awal yaitu cek di website Merahputih.com, apakah sudah ada tulisan yang sama atau yang sejenisnya. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kesamaan dengan artikel yang sudah ada sebelumnya.
c. Liputan lapangan
Dalam liputan lapangan, penulis jarang melakukannya karena biasa lebih diberikan kepada reporter lapangan. Penulis melakukan dua kali
liputan yaitu Indonesia Coffee Event 2020 dan Hari Musik Nasional.
Penulis liputan ke acara ICE 2020 karena Merahputih.com merupakan Media Partner utama dari acara tersebut, sehingga semua reporter dan jurnalis turun ke lapangan untuk membuat berita running. Tentu tidak semua pergi dalam satu hari bersamaan karena tetap harus ada yang berjaga di kantor untuk melakukan editing dan mengunggah ke website dengan cepat.
Proses penulisan dilakukan dengan step-step sebagai berikut:
1. Penugasan liputan 2. Observasi di tempat 3. Penulisan artikel
4. Pengiriman artikel melalui media yang sudah ditentukan 5. Editing
6. Pengunggahan
Biasanya penulisan artikel ini membutuhkan waktu penulisan yang lebih singkat agar bisa segera dikirim dan diunggah. Ketika melakukan penulisan ketika liputan ini, penulis merasa lebih tertantang dan banyak
mendapat pelajaran serta pengalaman nyata.
Contoh artikel tematik
Sumber: Data Olahan Pribadi
Contoh artikel liputan lapangan
Sumber: Data olahan pribadi
Contoh artikel harian
Sumber: Data Olahan Pribadi
3.3.2 Kendala dan Solusi
Selama proses magang berlangsung penulis mendapati beberapa kendala baik kendala teknis maupun non-teknis, hal tersebut dijabarkan sebagai berikut:
a. koneksi internet yang kadang terputus menghambat proses pencarian berita atau mencari gambar yang akan digunakan.
b. Beberapa kali terjadi pengulangan tema atau topik artikel karena terkadang penulis atau teman magang lupa report artikel harian.
c. Penulis terkadang menulis dengan kalimat yang terlalu bertele-tele dan sering terjadi pengulangan.
d. Minimnya informasi di beberapa topik yang membuat proses penulisan jadi lebih lama.
Solusi dari kendala yang penulis sebutkan di atas dapat dijabarkan sebagai berikut:
a. Perbaikan koneksi internet dengan segera agar semua orang yang bertugas bisa segera menyelesaikan tugasnya masing-masing.
b. Cek di Merahputih.com apakah sudah ada yang pernah menulis tema atau topik itu, bisa juga dengan bertanya kepada penulis lain. Selain untuk
mencegah terjadinya pengulangan, bisa juga untuk membuat komunikasi jadi lancer.
c. Belajar menulis dengan kalimat yang lebih efektif dan memerhatikan kalimat agar tidak terjadi pengulangan.
d. Berusaha mencari informasi dari berbagai media luar negeri agar informasi lebih lengkap di artikel.