• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

8

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG 3.1. Kedudukan dan Koordinasi

Selama penulis melakukan praktik kerja magang di PT. Red Basket Indonesia, penulis bekerja dan mengerjakan desain 2D yang dibimbing langsung dibawah Didit Indra selaku creative director dalam proses perancangan logo aplikasi Oresa, penulis juga dilibatkan langsung dalam pembentukan konsep melalui meeting dan brainstorm yang dilakukan bersama tim IT Support dalam pengembangan aplikasi berdasarkan mandatory dan briefing.

1. Kedudukan

Penulis menempati posisi atau kedudukan sebagai Graphic Design di PT. Red Basket Indonesia, yang memiliki 2 divisi berbeda pada tim kreatif yaitu graphic design dan product development.

Gambar 3.2. Bagan Kedudukan PT. Red Basket Indonesia (Sumber : Data Internal Perusahaan)

(2)

9

2. Koordinasi

Pada bagian ini berisikan tentang informasi dan alur kerja yang penulis lakukan selama proses praktik kerja magang di PT. Red Basket Indonesia.

Gambar 3.3. Bagan Koordinasi PT. Red Basket Indonesia (Sumber : Data Internal Perusahaan)

3.2. Tugas yang Dilakukan

Berikut tabel kegiatan yang penulis lakukan selama proses praktik kerja magang di PT. Red Basket Indonesia.

Tabel 3.1. Detail Pekerjaan Yang Dilakukan Selama Magang

Minggu Tanggal Proyek Keterangan

1 6 – 15 Jul 2020 Traveloka - Briefing

- Brainstorming - Membuat

layout pada Adobe Illustrator

(3)

10

- Memilih aset dari key visual

2 16 – 27 Jul 2020 Traveloka - Menyatukan

desain 2D pada Adobe Photoshop - Revisi - Final

3 3 – 7 Aug 2020 Coba Sampel - Briefing

- Brainstorming - Pemilihan

font - Pemilihan

aset key visual - Revisi

4 7 – 13 Aug 2020 Coba Sampel - Pembuatan

logo yang desain alternatif - Revisi

5 14 – 19 Aug 2020 Ulasampel - Pencarian

referensi - Pembuatan

logo baru - Revisi

6 24 – 27 Aug 2020 Ulasampel - Menunggu

feedback - Brainstorming - Revisi

7 28 Aug – 2 Sep 2020 Oresa - Briefing

- Brainstorming - Pemilihan

font

8 3 – 7 Sep 2020 Oresa - Pembuatan

logo Oresa - Pemilihan

warna - Final

(4)

11

3.3. Uraian Pelaksanaan Kerja Magang

Penulis melaksanakan praktik kerja magang di PT. Red Basket Indonesia pada masa pandemi yang diberlakukan mengikuti aturan pemerintah DKI Jakarta dengan diberlakukannya Work From Home dan sebagian Work From Office mengikuti aturan perusahaan jam kerja masuk pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, pekerjaan yang penulis kerjaan pada minggu awal yaitu dengan membuat desain 2D seperti logo dan untuk pillar branding, dan boom gate. Brief tersebut diberikan langsung dari Didit Indra selaku Creative Director sekaligus pembimbing lapangan, penulis mendapatkan beberapa key visual yang diberikan dan penulis melakukan penempatan pata setiap elemen key visual mengikuti brief yang penulis terima.

3.3.1. Proses Pelaksanaan

Berikut merupakan beberapa project yang penulis buat selama melaksanakan praktik kerja magang di PT. Red basket Indonesia.

3.3.1.1. Traveloka

Traveloka adalah perusahaan penyedia layanan tiket pesawat, hotel, kereta, secara daring / online yang berfokus pada destinasi domestik di Indonesia.

a. Brief

Dalam hal ini klien ingin membuat sebuah promosi melalui supermarket dan minimarket dengan memasang desain yang bertemakan liburan.

b. Brainstorming

Pada project Traveloka, penulis menggunakan dan membuat desain vector dari beberapa icon destinasi wisata dan membuat menggunakan software Adobe Illustrator CC 2018, seperti Tokyo tower, Menara Eifel, dll.

(5)

12

c. Digital

Setelah melakukan proses brainstorming dan menggabungkan konsep dengan pembimbing maka penulis melanjutkan membuat menggunakan software Adobe Illustrator CC 2018 lalu menggunakan Adobe Photoshop CC 2018 untuk menggabungkan desain vector beberapa icon destinasi wisata dengan foto yang telah disiapkan.

Gambar 3.4. Desain 2D Boom Gate

Pada desain yang penulis buat desain yang dipilih oleh pembimbing adalah desain yang memiliki bentuk diecut atau potongan, dapat dilihat pada desain pada artboard di Adobe Illustrator CC 2018 memiliki beberapa ikon destinasi wisata luar negeri yang sudah penulis atur agar memiliki bentuk yang dapat dibuat melengkung, atraktif dan tidak terlihat monoton seperti dua desain yang penulis buat dengan bentuk persegi yang nantinya akan dipasang pada boom gate.

(6)

13

Gambar 3.5. Pengaplikasian desain 2D Boom Gate

Kemudian penulis menyesuaikan desain 2D yang penulis buat pada Adobe Illustrator CC 2018 di import pada Adobe Photoshop CC 2018 dengan menggabungkan antara desain 2D dengan foto yang penulis dapatkan yang diberikan oleh pembimbing.

Gambar 3.6. Desain wall stickering

Pada desain berikutnya penulis mendapatkan brief dari pembimbing untuk membuat seperti papan keberangkatan seperti di bandara agar memberikan tema liburan seperti yang diinginkan client dengan nama-nama kota destinasi wisata.

(7)

14

Gambar 3.7. Pengaplikasian desain

Ketika sudah di approved oleh pembimbing maka penulis menggabungkan lalu menyesuaikan desain yang penulis buat dengan foto yang pembimbing berikan.

Gambar 3.8. Desain pillar branding

Pada desain pilar kemudian di revisi agar dibuat lebih sederhana dan lebih menonjolkan ikon pada detinasi wisata yang langsung dapat dilihat Ketika mengendarai kendaraan.

(8)

15

Gambar 3.9. Pengaplikasian desain yang sudah di revisi

Lalu penulis melanjutkan proses berikutnya dengan menggabungkan desain 2D yang sudah direvisi oleh pembimbing kemudian semua desain 2D dan foto yang telah di sesuaikan di Adobe Photoshop CC 2018 nantinya diserahkan dan di presentasikan kepada client desain mana yang akan dipilih dan akan di produksi.

Pada pengerjaan project Traveloka, penulis tidak terlalu mendapatkan kesulitan pada saat membuat desain 2D, karena penulis sudah memiliki bekal yang cukup pada software Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator ketika penulis mempelajari di kampus, namun kendala yang penulis hadapi dalam pengerjaan project ini yaitu pada brief yang kurang dimengerti antara penulis selaku pembuat dan juga client apa yang diinginkan.

3.3.1.2. Oresa

Oresa merupakan perusahaan penyedia sampling produk-produk yang baru atau produk impor berbasis daring melalui media aplikasi untuk ditawarkan kepada calon konsumen, guna untuk mengetahui peringkat dan keunggulan produk di pasar.

a. Brief

Pada brief yang penulis terima pertama kali di awal adalah coba sampel sebagai nama dari aplikasi sekaligus nama tersebut akan dibuat menjadi logo dengan menyasar kalangan wanita dan ibu-ibu usia 25-45 tahun.

(9)

16

b. Brainstorming

Brainstorming penulis lakukan bersama pembimbing guna mendapatkan bentuk dan jenis font, icon, warna yang sesuai dengan permintaan client.

c. Digital

Gambar 3.10. Pengajuan bentuk Font

Pada tahap pertama penulis mengajukan 6 jenis font yang berbeda yang nantinya akan digabungkan dengan logo, pemilihan jenis font pembimbing mengatakan untuk jenis font sesuai dan cocok untuk target konsumen aplikasi ini yaitu wanita atau ibu rumah tangga.

(10)

17

Gambar 3.11. logo

Setelah mendapatkan feedback maka tahap berikutnya yang sudah client pilih dua jenis font 2 dan 5 dengan meminta pada bentuk font 2 untuk dijadikan huruf kecil, kemudian penulis melanjutkan untuk merevisi desain dari feedback yang penulis terima dengan memberikan 3 desain berbeda dengan pemilihan warna flat hitam putih dan penempatan kata “coba sample” dan 1 desain dengan warna yang di arahkan oleh pembimbing yang nantinya kembali diberikan kepada client.

Gambar 3.12. logo 2

Pada feedback berikutnya client meminta untuk desain logo dibuat lebih sederhana dan lebih terlihat dewasa, kemudian penulis membuat desain revisi dengan membuat 2 desain yang berbeda dari yang sebelumnya dengan menggunakan font yang lebih tipis dengan menggunakan desain 1 tangan

(11)

18

yang memiliki arti memberi atau menerima seperti yang diarahkan oleh pembimbing, dan desain sampel digambarkan dengan ikon hati dengan pita dan desain alternatifnya yaitu box dengan bentuk pita yang lebih sederhana, lalu 2 desain kembali diberikan kepada client.

Gambar 3.13. logo 3

Lalu penulis mendapatkan feedback client yang meminta alternatif lain, lalu penulis dan pembimbing untuk brainstorming, pada revisi desain berikutnya penulis membuat 3 desain logo coba sampel yang lebih sederhana dengan aksen gradasi pada bentuk tangan di 2 desain dan desain yang pertama menggunakan kata “coba sampel” sebegai pengganti box dengan tetap menampilkan box itu sendiri pada satu huruf yaitu “O”, desain kedua penulis menggunakan bentuk desain seperti sebelumnya dengan bentukan pita yang lebih sederhana dengan jenis font pada kata “coba sampel” yang berbeda dengan posisi di sebelah tangan sama seperti desain awal yang penulis buat dengan jenis font yang lebih tipis dan sederhana, lalu pada desain ketiga penulis menghilangkan bentuk tangan dan hanya menggunakan ikon box yang dibuat hanya memiliki garis yang digambarkan seperti pita dengan penempatan kata “coba sampel” disebelah kanan seperti desain kedua dengan jenis font yang lebih tipis, kemudian ketiga desain tersebut diberikan kepada client.

(12)

19

Gambar 3.14. Perubahan font

Setelah proses pembuatan logo dengan desain terakhir seperti pada gambar 3.10. client meminta untuk mengganti nama menjadi ulasampel dan agar dibuat logo berdasarkan satu huruf yang dijadikan logo, penulis membuat logo dari huruf “S” pada kata ulasampel yang menjadikan huruf penyambung antara dua kata yaitu kata ulas dan sampel, penulis membuat bentuk huruf “S”

tersebut memiliki 2 bentuk arah panah yang mengartikan tentang in&out sebagai maksud dari order and deliver.

Penulis membuat desain awal logo ulasampel yang berwarna biru dan hijau dirubah menjadi warna magenta agar memberikan kesan yang lebih dewasa dengan merubah logo huruf “S” menjadi lebih dinamis, sekaligus merubah jenis font secara keseluruhan.

Lalu pengajuan desain pada logo ulasampel client meminta untuk merubah kembali nama yang akan dijaadikan aplikasi menjadi Oresa yaitu singkatan dari Online Research Sampling dengan tetap mempertahankan huruf “S”

sebagai logo utama pada desain Oresa.

(13)

20

Gambar 3.15. Desain logo Oresa

Setelah pembuatan desain coba sampel, ulasampel, bersamaan dengan alternatif yang diberikan kepada client hingga client memutuskan secara final dengan memilih Oresa yang akan digunakan menjadi nama aplikasi mengikuti nama perusahaannya memilih menggunakan desain logo yang penulis buat dengan jenis font serif yang memberikan kesan lebih dinamis dan tidak terlalu kaku dengan tetap mempertahankan huruf “S” sebagai logo utama dari Oresa.

Kendala pada pembuatan logo Oresa yang penulis buat, brief yang diberikan diawal membuat penulis harus berkali-kali dalam membuat sebuah logo hingga sempat berkali-kali mengganti nama, kendala tersebut yang membuat penulis tidak mendapat brief yang cukup jelas apa yang diinginkan oleh client, namun dalam proses pengerjaan pembuatan logo Oresa penulis tidak mendapatkan kendala dalam segi teknis pada software Adobe Illustrator karena penulis sudah mendapatkan bekal ilmu yang penulis pelajari di kampus.

3.3.2. Kendala yang Ditemukan

Kendala yang penulis temukan selama praktik kerja magang di PT. Red Basket Indonesia ialah :

1. Penulis yang berstatus magang dituntut agar dapat bekerja secara team work seperti karyawan yang lain dan selalu untuk bekerja cepat dan efisien, mengingat pembelajaran di kampus memiliki ritme kerja yang terbilang pelan.

(14)

21

2. Ketika penulis harus mempelajari dan memahami software 3D yang digunakan sama seperti yang digunakan di PT. Red Basket Indonesia khususnya pada divisi creative product yang sama sekali berbeda dengan software 3D yang dipelajari dikampus yaitu mempelajari software sketch up, penulis harus lebih sering dalam bertanya ketika jam kerja sudah selesai, penulis juga pulang agak larut malam untuk mempelajari dan mengulik software sketch up.

3. Kapasitas memori laptop yang sedikit, membuat penulis jadi bekerja lebih lama dan memakan waktu ketika melakukan proses pembuatan final artwork pada Adobe Illustrator CC 2018.

3.3.3. Solusi Atas Kendala yang Ditemukan

Berikut solusi yang penulis dapatkan dan penulis terapkan dalam kendala yang penulis temukan selama praktik kerja magang di PT. Red Basket Indonesia, yaitu:

1. Penulis berusaha untuk bertanya dan selalu untuk mencatat hal yang penulis dapatkan tentang informasi dari pembimbing lapangan atau staff creative product yang sebelumnya penulis tidak ketahui.

2. Penulis memakai waktu jam istirahat dan pulang agak larut pada hari jumat untuk mempelajari tentang penggunaan software 3D yang dipakai oleh tim creative product melalui internet/Youtube.

3. Menghapus data yang sudah penulis backup pada harddisk external.

Gambar

Gambar 3.2. Bagan Kedudukan PT. Red Basket Indonesia  (Sumber : Data Internal Perusahaan)
Gambar 3.3. Bagan Koordinasi PT. Red Basket Indonesia  (Sumber : Data Internal Perusahaan)
Gambar 3.4. Desain 2D Boom Gate
Gambar 3.5. Pengaplikasian desain 2D Boom Gate
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kemudian penulis menyerahkan beberapa desain yang telah dibuat oleh penulis kepada pembimbing magang untuk memilih logo akhir yang akan digunakan dan sesuai dengan visi dan misi

Penelitian ini terbatas pada variabel yang diteliti yaitu gender, tekanan ketaatan, kompleksitas tugas, pengalaman auditor dan persepsi etis, sedangkan masih terdapat

Untuk sahabat-sahabat terdekatku semuanya, terimakasih atas persahabatan yang telah kalian berikan kepada penulis selama ini, atas canda tawa kalian dan atas kebersamaan

Kondisi partisipasi yang difahami sebagai situasi dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan menunjukan motivasi dalam berpartisipasi, hasil analisis, yang

Apakah dengan citra merek global pada suatu merek produk tertentu, dan adanya positive word of mouth tentang produk, serta pengaruh persepsi kualitas dari negara

Atas rekomendasi dari Kepala Pelayanan yang bersangkutan dan Presiden staf medis yang secara khusus digambarkan bahwa hak istimewa klinis akan

Setelah penulis menyelesaikan desain vending machine, dan tidak ada revisi desain maka kemudian penulis diminta untuk membuat beberapa merchandise sebagai isi dari vending machine

Penulis mendapatkan handout dari pembimbing lapangan selama penulis menempuh proses kerja magang di saat penulis membuat konten artikel masing-masing mengenai